p-Index From 2021 - 2026
6.535
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Dia: Jurnal Administrasi Publik JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Share : Social Work Journal Jurnal Administrasi Publik (JAP) Journal of Governance JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal Journal of Government and Civil Society Moderat Politicon : Jurnal Ilmu Politik Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Jurnal Hukum Bisnis MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat International Journal of Science and Society (IJSOC) Journal of Indonesian Rural and Regional Government (JIRReG) Journal of Comprehensive Science Eduvest - Journal of Universal Studies International Journal of Social Sciences Review JANE (Jurnal Administrasi Negara) Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Government & Resilience Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG FORMULIR DAN BUKU YANG DIGUNAKAN DALAM ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN MANGGARAI Agustinus Sutardi; Budiman Rusli; Rd. Ahmad Buchari
Responsive Vol 5, No 2 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v5i2.40930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang Implementasi Kebijakan tentang Formulir dan Buku Yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan di Kabupaten Manggarai dengan menggunakan teori Merile S. Grindle yang berpendapat bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tergantung pada content kebijakan dan context implementasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara semi-terstruktur pada 24 (dua puluh empat) orang, observasi dan studi dokumentasi. Temuan utama dalam penelitian ini adalah implementasi kebijakan dimaksud belum berjalan optimal pada aspek content kebijakan karena masyarakat yang masih gagap teknologi belum mendukung/resisten terhadap implementasi kebijakan ini dikarenakan belum dapat memenuhi persyaratannya yaitu memiliki email dan nomor telepon seluler pribadi, belum intensifnya komunikasi dan koordinasi antara Disdukcapil dengan Kecamatan/Desa/Kelurahan, jaringan internet yang belum menjangkau ke seluruh pelosok wilayah sehingga program digitalisasi administrasi kependudukan belum dapat dilaksanakan secara optimal, belum tersedianya fasilitas jaringan ASTINet untuk penerapan pelayanan secara online.  Sedangkan pada aspek context implementasi adalah Pemerintah Kabupaten Manggarai belum melaksanakan sosialisasi secara masif dan belum tersedianya standart operasional prosedur pelaksanaan pelayanan sesuai kebijakan dimaksud. This study aims to examine the Implementation of Policies regarding Forms and Books Used in Population Administration in Manggarai Regency using the theory of Merile S. Grindle who argues that the success of policy implementation depends on the policy content and implementation context. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques used in this study included semi-structured interviews with 24 (twenty four) people, observation and documentation studies. The main finding in this study is that the implementation of the intended policy has not run optimally in the aspect of policy content because people who are still technologically illiterate are not yet supportive/resistant to implementing this policy because they have not been able to fulfill the requirements, namely having an e-mail and personal cell phone number, not yet intensive communication and coordination between Disdukcapil and Sub-Districts/Villages/Kelurahans, internet networks that do not yet reach all corners of the region so that the population administration digitization program cannot be implemented optimally, ASTINet network facilities are not yet available for implementing online services. Meanwhile, in the implementation context aspect, the Manggarai Regency Government has not carried out massive outreach and there is no standard operating procedure for implementing services according to the intended policy.
Perumusan Strategi Pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang Arip Rahman Sudrajat; Asep Sumaryana; Raden Ahmad Buchari; Tahjan Tahjan
JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA) Vol. 6 No. 1 (2018): JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jppuma.v6i1.1600

Abstract

Penelitian ini mengenai perumusan strategi dalam mengelola Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang. Permasalahan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang adalah dalam perumusan strategi masih belum sepenuhnya mengikuti perkembangan kondisi dan situasi faktual, masih rendahnya pengetahuan para pengusaha/pedagang mengenai produk dan strategi pemasaran dan revitalisasi pasar tradisional hingga saat ini ternyata belum mampu memberikan daya saing terhadap pasar modern. Dalam membahas perumusan strategi pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang mencoba menggunakan tahapan dalam manajemen strategis yang mengacu pada salah satu elemen dari empat elemen dasar dari manajemen strategis menurut Hunger dan Wheelen (2003: 4), bahwa manajemen strategi mencakup pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, serta evaluasi dan pengendalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif, karena metode ini dapat memahami dinamika dan makna perumusan strategi pengelolaan Pasar di Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian menunjukan bahwa perumusan strategi pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang pada saat ini belum sesuai dengan elemen pada manajemen strategis secara utuh, dimana dalam merumuskan dan menetapkan strategi, para pimpinan belum memiliki analisis yang tepat tentang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang pada khususnya Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang itu sendiri, serta belum memberdayakan keunggulan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dikaitkan dengan tantangan lingkungan, dan belum sepenuhnya dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Sumedang.Kata kunci: perumusan startegi, pengelolaan pasar tradisional.
Pengamatan Lingkungan Pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang Arip Rahman Sudrajat; Asep Sumaryana; Raden Ahmad Buchari; Tahjan Tahjan
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v9i1.2232

Abstract

This research is about observing the environment in managing Traditional Markets in Sumedang Regency. Problems involving external analysis are characterized by a lack of representation of facilities and infrastructure and limited storage of work documents, while internal analysis is characterized by assigning tasks to employees that are not based on the competencies of each employee. The theory used refers to the stages in strategic management that refer to one element of the four basic elements of strategic management, namely environmental observation. The method in this study uses a qualitative approach. The results showed that in the external analysis aspect carried out by the Department of Cooperatives, Small and Medium Enterprises, Trade and Industry of Sumedang Regency, not yet fully able to analyze the external conditions, namely the work environment and social environment in the Cooperative, Small and Medium Enterprises, Trade and Industry Sumedang Regency is to be used as a strength or carrying capacity in the implementation of strategic management of Traditional Market management in Sumedang Regency, marked by facilities and infrastructure to support a limited working environment and social environment that still leaves social problems from the weak handling of garbage and placement of street vendors. While internal analysis on cultural aspects must be improved in terms of employee work discipline and human resource competencies must be improved according to work completion requirements.
Bank Keliling Function for Society at Pasir Ipis Lembang in West Bandung Districts Adinda Prissilia; Wahju Gunawan; Ahmad Buchari
International Journal of Social Sciences Review Vol. 3 No. 2: October, 2022
Publisher : Epistemik Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.058 KB) | DOI: 10.57266/ijssr.v3i2.93

Abstract

In this research, author took the case of Bank Keliling function for society at Pasir Ipis Lembang. Bank Keliling is one of business entity that provide loans to people in the form of credit. The practice of Bank Keliling due to economy conditions society having income be inadequate to fulfill life need. Pasir Ipis Lembang is one of the village is in the village Jayagiri Bandung regency west where Bank Keliling system is a business entities that are attractive to people because of the villages that are distant from urban and living standard remain low make the community had no choice and the community borrowed through Bank Keliling system. The theory of functionalism structural Merton, there are manifest function and latent function who become review for an author in analyze research. The author use the qualitative method with descriptive analysis. The data obtained from the results of the collection of primary data and also secondary data by interviews. Data obtained form the results of the interview noted and collected. All the data obtained analyzed qualitatively so as to what lies behind such a reality can be unearthed. The result of research is that manifest function of Bank Keliling on community increase business capital of accessibility given a Bank Keliling while latent function through high interest and the Bank Keliling who did the violence when their billing loans. The conclusion of the research is that Bank Keliling having the function to community.
Inefisiensi Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum Idah Wahidah; Shinta Ningrum; Rd. Ahmad Buchari
Politicon : Jurnal Ilmu Politik Vol 1, No 1 (2019): Politicon : Jurnal Ilmu Politik
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/politicon.v1i1.5365

Abstract

Pembangunan Bendungan Jatigede untuk kepentingan umum tidak seimbang dalam implementasinya. Berdasarkan hasil pengamatan, peneliti melihat banyak masalah yang terjadi, termasuk pembebasan lahan mengeluarkan banyak regulasi, implementasinya cukup panjang, dan biaya yang dikeluarkan cukup besar. Peneliti menggunakan teori E. Bardach, untuk menentukan operabilitas administratif (otoritas, komitmen institusional, kapabilitas, dukungan organisasi) kriteria, untuk mengetahui dampak dari peneliti kebijakan menggunakan teori Thomas R. Dye. Metode dan pendekatan penelitian dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara terstruktur dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive dan validitas data dengan triangulasi data. Hasil penelitian ini menggunakan pendekatan kriteria operabilitas administratif tidak memenuhi kriteria secara optimal
Efektivitas Program Layanan Transjakarta Cares Bagi Penyandang Disabilitas di DKI Jakarta Alfredo Akbar; Darto Miradhia; Rd Ahmad Buchari
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i1.41277

Abstract

This study was conducted to identify the effectiveness of the Transjakarta Cares service program for persons with disabilities in DKI Jakarta to be able to determine the extent to which the Transjakarta Cares service program is able to provide the needs according to the wishes of persons with disabilities. In this study, the author uses the theory issued by Edy Sutrisno which measures the effectiveness of the program with five aspects, namely understanding the program, being on target, being on time, achieving goals, and real change. Then the researchers in this study used qualitative methods to be able to explain in detail the effectiveness of the Transjakarta Cares service program. According the results of the research that researchers have done, it can be seen that the Transjakarta Cares service program for persons with disabilities in DKI Jakarta has not been effective. This is reviewed through five aspects that are considered to have not been able to be fulfilled to the maximum. From the aspect of understanding the program, it can be assessed that not all parties have a good understanding of the Transjakarta Cares program, the timely aspect that has not been carried out according to the procedure, and the aspect of achieving the goals that have not been achieved. Because of this, the Transjakarta Cares service program is considered ineffective and requires program evaluation to be able to improve the service program provided to persons with disabilities. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi terkait dengan efektivitas dari program layanan Transjakarta Cares bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta untuk dapat mengetahui sejauh mana program layanan Transjakarta Cares mampu memberikan kebutuhan yang sesuai dengan keinginan dari penyandang disabilitas. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori yang dikeluarkan oleh Edy Sutrisno yang mengukur efektivitas program dengan lima aspek yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Kemudian peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk dapat menjelaskan secara rinci terkait efektivitas dari program layanan Transjakarta Cares. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan dapat diketahui bahwasanya program layanan Transjakarta Cares bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta belum efektif. Hal ini ditinjau melalui lima aspek yang dinilai belum mampu terpenuhi dengan maksimal. Dari aspek pemahaman program yang dapat dinilai belum semua pihak memhami dengan baik program Transjakarta Cares, aspek tepat waktu yang belum sesuai prosedur, serta aspek tercapainya tujuan yang belum tercapai. Oleh karena ini hal ini membuat program layanan Transjakarta Cares dinilai belum efektif dan membutuhkan evaluasi program untuk dapat meningkatkan program layanan yang diberikan kepada penyandang disabilitas.
Perencanaan Program Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah pada Masa Pandemi Covid-19 di Badan Keuangan Kota Bukittinggi Sarah Fahira; Rd. Ahmad Buchari; Nunung Runiawati
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i1.41321

Abstract

This research on the planning of the Local Revenue (PAD) Optimization Program at Financial Agency of Bukittinggi City was motivated by the failure to achieve one of the performance indicator targets of the PAD Optimization Program in 2020, precisely when the Covid-19 pandemic began to hit Bukittinggi City. The pandemic that has occurred has prompted the government to implement several policies such as the policy of limiting community activities, Refocusing Policy and Budget Reallocation which have an impact on the sluggish community economy which is marked by a significant decrease in PAD compared to previous years. The decrease in PAD has an impact on not achieving the PAD Optimization Program targets. With these problems, this study seeks to find out, understand and analyze the PAD Optimization Program planning carried out by the Financial Agency of Bukittinggi City, especially during the 2020 Covid-19 Pandemic. This study uses the theory of the program planning process according to Pawlak and Vinter in 2004 with qualitative research methods. There were 4 informants in this study, namely, Head of Revenue, Head of Subdivision of Determination, Head of Subdivision of Planning and Finance of the Financial Agency of Bukittinggi, and Head of Research and Development of the Research and Development Planning Agency (Bapelitbang) of Bukittinggi City. Data was collected by means of observation, interviews, and literature study. The data analysis technique in this study was carried out through 3 stages, namely, the data reduction stage, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that overall, the planning of the PAD Optimization Program has not been carried out properly by the Financial Agency of Bukittinggi City, because there were still two planning stages that are not in accordance with the program planning theory proposed by Pawlak and Vinter. Penelitian mengenai perencanaan Program Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Badan Keuangan Kota Bukittinggi ini dilatarbelakangi oleh tidak tercapainya salah satu target indikator kinerja dari Program Optimalisasi PAD pada tahun 2020 lalu, tepatnya ketika Pandemi Covid-19 mulai melanda Kota Bukittinggi. Pandemi yang terjadi mendorong pemerintah untuk menerapkan beberapa kebijakan seperti kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, Kebijakan Refocusing dan Realokasi Anggaran yang berdampak pada lesunya perekonomian masyarakat yang ditandai dengan penurunan PAD yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan PAD tersebut berimbas pada tidak tercapainya sasaran Program Optimalisasi PAD. Dengan adanya permasalahan tersebut, penelitian ini berusaha untuk mengetahui, memahami dan menganalisis perencanaan Program Optimalisasi PAD yang dilakukan oleh Badan Keuangan Kota Bukittinggi terutama pada masa Pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu. Penelitian ini menggunakan teori proses perencanaan program menurut Pawlak dan Vinter tahun 2004 dengan metode penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yaitu, Kepala Bidang Pendapatan, Kasubbid Penetapan, Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Badan Keuangan Kota Bukittinggi, serta Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bukittinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi pustaka. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu, tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, perencanaan Program Optimalisasi PAD belum dilakukan dengan baik oleh Badan Keuangan Kota Bukittinggi, karena masih terdapat dua tahap perencanaan yang belum sesuai dengan teori perencanaan program yang dikemukakan oleh Pawlak dan Vinter.
PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KOTA BANDUNG : SUATU STUDI TENTANG EFEKTIVITAS PROGRAM KANGPISMAN DI KELURAHAN SUKAMISKIN Salma Hasna Zulfa; R Ira Irawati; Rd Ahmad Buchari
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i1.41273

Abstract

This research is entitled "Organic Waste Management in Bandung City: A Study on the Effectiveness of the KangPisman Program in Sukamiskin Village". The author uses the theory of Program Effectiveness from Riant Nugroho which consists of the right policy dimensions, the right implementers, the right targets, the right environment and the right process. The research method is descriptive quantitative research method. From the results of the research conducted, it shows that the effectiveness of the organic waste management program in Sukamiskin Village based on the dimensions of the right policy, the right implementer, the right target, the right environment, and the right process are in the high category. These results are known based on the questionnaire distributed to the respondents, namely 100 residents of Sukamiskin Village. Although the results of the study show high effectiveness, there are still some aspects that need to be improved. Penelitian ini berjudul “Pengelolaan Sampah Organik di Kota Bandung: Suatu Studi Tentang Efektivitas Program KangPisman di Kelurahan Sukamiskin”. Penulis menggunakan teori Efektivitas Program dari Riant Nugroho yang terdiri dari dimensi tepat kebijakan, tepat pelaksana, tepat target, tepat lingkungan dan tepat proses. Metode penelitian yaitu metode penelitian kuantitatif deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa efektivitas program pengelolaan sampah organik di Kelurahan Sukamiskin berdasarkan dimensi tepat kebijakan, tepat pelaksana, tepat target, tepat lingkungan, dan tepat proses berada pada kategori tinggi. Hasil ini diketahui berdasarkan angket yang dibagikan terhadap responden yaitu 100 orang warga Kelurahan Sukamiskin. Walaupun hasil penelitian menunjukkan efektivitas yang tinggi, namun masih terdapat beberapa aspek yang harus diperbaiki.
PROSES KOLABORATIF DALAM PENGEMBANGAN GEOPARK PONGKOR SEBAGAI KAWASAN PARIWISATA DI KABUPATEN BOGOR Karina Widya Aristy; Candradewini Candradewini; Rd Ahmad Buchari
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2021): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v13i1.35064

Abstract

ABSTRACTThis research explains the collaborative process in the development of the Pongkor Geopark in Bogor Regency. The story of the Geopark area is motivated by the need to improve the local economy sustainably without losing the function of the area. Developing the Pongkor Geopark area involves several stakeholders consisting of government, business, academia, and community. Realizing the Pongkor Geopark as a sustainable and competitive tourism destination, which contributes greatly to economic development, requires optimal and synergic collaboration among stakeholders. However, the natural condition is that the collaborative process was still out of expectation. This study uses a qualitative method that aims to analyze the collaborative process in developing the Pongkor Geopark through 5 (five) aspects of the collaborative process from Ansell and Gash (2008). The results showed that the collaborative process that was not optimal was caused by the lack of synergy between collaborative stakeholders. The implementation has not considered essential aspects, namely communication that has not been established between stakeholders, low trust, shared understanding and commitment, and the absence of perceived outcomes. ABSTRAKPenelitian ini menjelaskan tentang proses kolaborastif dalam pengembangan Geopark Pongkor di Kabupaten Bogor. Pengembangan kawasan geopark tersebut dilatarbelakangi dari adanya kebutuhan untuk meningkatkan ekonomi lokal secara berkelanjutan tanpa menghilangkan fungsi wilayah. Pelaksanaan pengembangan Geopark Pongkor melibatkan pemangku kepentingan yang terdiri dari stakeholder pemerintah, bisnis, akademisi, dan masyarakat/komunitas. Untuk mewujudkan Geopark Pongkor sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing, serta berkontribusi besar dalam pembangunan ekonomi diperlukan kolaborasi yang optimal dan sinergis diantara para pemangku kepentingan. Namun, dalam kenyataannya kolaborasi yang dilakukan masih belum sesuai dengan harapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis proses kolaboratif dalam pengembangan Geopark Pongkor melalui 5 (lima) aspek proses kolaboratif dari Ansell dan Gash (2008). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kolaboratif yang belum optimal disebabkan oleh belum sinergisnya stakeholder kolaborasi. Pelaksanaannya belum mengindahkan aspek-aspek penting yaitu komunikasi yang belum terjalin di antara stakeholder, rendahnya kepercayaan, pemahaman bersama, dan komitmen, serta belum adanya hasil yang dirasakan.  
INOVASI KEBIJAKAN E-MONEVLAP (ELEKTRONIK MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN) PADA BAGIAN PROGRAM DESAIN KUALITAS DAN PEMABNGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA BANDUNG Pelangi Bening; Elisa Susanti; Rd Ahmad Buchari
JANE - Jurnal Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2022): JANE (Jurnal Administrasi Negara)-Agustus 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jane.v14i1.41269

Abstract

This study explains about the City of Bandung in its governance, making policy innovations in the form of an e-Monevlap system (Electronic Monitoring, Evaluation and Reporting) against the background of the low realization of budget absorption in order to accelerate regional development in the City of Bandung which is carried out by the Program, Design and Quality Development Section of the Secretariat Bandung. The purpose of this study is to describe and analyze the implementation of e-Monevlap Policy Innovations (Electronic Monitoring, Evaluation and Reporting in the Design and Quality Development Program Section of the Bandung City Regional Secretariat. The research method used is a qualitative approach. The technique of determining informants uses Purposive Techniques. Researchers use guidance theory A Framework for Analyzing the Implementation of Innovation by Steelman (2010). The results show that the agency has not paid attention to several component factors in implementing e-Monevlap policy innovations, especially on individual factors, structure and culture.From the individual factors in this study the problems that occur caused by the human resources of 74 regional apparatuses in the city of Bandung which have not been maximized in carrying out reporting on budget realization as well as the physical progress of the implementation of each program and activity. From structural factors, it is hampered by policy makers and In this case, the Design and Development Quality Program Division ignores SOPs in the implementation of e-Monevlap and there are no special rules governing the implementation of e-Monevlap, so that this causes e-Monevlap to not be optimal in its implementation. And from the cultural aspect, what is discussed in this factor is the framing component where the policy innovation of the e-Monevlap system cannot solve existing problems, as researchers found that e-Monevlap has not been able to convey to its object, namely the Bandung City regional apparatus, so this implementation still not optimal. Penelitian ini menjelaskan tentang Kota Bandung dalam tata kelola pemerintahan nya membuat Inovasi kebijakan berupa sistem e-Monevlap (Elektronik Monitoring Evaluasi dan Pelaporan) di latarbelakangi rendahnya realiasi penyerapan anggaran guna  percepatan pembangunan daerah di Kota Bandung yang dilaksanakan oleh Bagian Program, Desain dan Kualitas Pembangunan Sekretariat Kota Bandung. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan Inovasi Kebijakan e-Monevlap (Elektronik Monitoring Evaluasi dan Pelaporan di Bagian Program Desain dan Kualitas Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bandung.  Metode Penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan Teknik Purposive. Peneliti menggunakan guidance theory A Framework for Analyzing the Implementation of Innovation oleh Steelman (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa instansi belum memperhatikan beberapa komponen faktor dalam melaksanakan inovasi kebijakan e-Monevlap khususnya pada factor individual, struktur dan budaya. Dari factor individual dalam penelitian ini permasalahan yang terjadi disebabkan oleh SDM dari 74 OPD di Kota Bandung yang belum maksimal dalam melaksanakan pelaporan realisasi anggaran serta progress fisik pelaksanaan setiap program dan kegiatan. Dari faktor struktur terhambat disebabkan oleh pembuat kebijakan dalam hal ini Bagian Program Desain dan Kualitas Pembangunan mengabaikan SOP dalam pelaksanaan e-Monevlap juga tidak adanya aturan khusus yang mengatur pada pelaksanaan e-Monevlap, sehingga hal tersebut menyebabkan e-Monevlap belum optimal dalam pelaksanaannya. Dan dari aspek budaya, yang dibahasa dalam faktor ini adalah komponen framing dimana inovasi kebijakan sistem e-Monevlap ini tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada, seperti yang peneliti temukan e-Monevlap belum mampu tersampaikan pada objek nya yakni OPD Kota Bandung, sehingga pelaksanaan ini masih belum optimal.
Co-Authors Abas, Azlan Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah AD. Saefullah Adi Susetyaningsih Adinda Prissilia Adzan, Galuh Efnol Agustinus Sutardi Ahmad Azka Nubala Ahmad Zaini Miftah Aiyub, Kadaruddin Alfredo Akbar Anisa Wulan Sari Arip Rahman Sudrajat Asep Sumaryana Asep Sumaryana Ashrina Qurrotu A’yunina Azlan Abas Bertrand Nathaniel Sibarani, Dominicus Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Candradewini Candradewini Darto Darto Darto Darto Darto Miradhia Darto Miradhia Diani Rizkia Alawiyah Didin Muhafidin Dinar Roosdinar Eka Nurcahya Eka Nurcahya Eka Nurcahya Eka Nurcahya Eka Nurcahya Elisa Susanti Entang Adhy Muhtar Entang Adhy Muhtar Farah Tri Apriliani Fildzah, Jovancha Qisty Adinda Gumelar, Rizky Hamid, Nasim Abdul Herri Saksono Heru Nurasa Heru Nurasa Hidayat, Dasep Sanju Hirzi Fathul Hakim Ida Widianingsih Idah Wahidah Imanudin Kudus Iqbal Saputra Zana Ivan Darmawan Jovancha Qisty Adinda Fildzah Kadaruddin Aiyub Kamila, Nabila Karina Widya Aristy Kurnia Muhamad Ramdhan Kurnia Muhamad Ramdhan Kurnia Muhamad Ramdhan Liiklai K. Felfina Marlina, Nina Mas Dadang Enjat Munajat Mia Rosmiati Miftah, Ahmad Zaini Miradhia, Darto Muh. Sofyan Budiarto Muhammad Fahrezi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara Muharam, Riki Satia Muhtar, Entang Adhy Muhtar, Entang Adhy Nabila Kamila, Nabila Kamila Nandang A. Deliarnoor Niken Nurmiyati Nita Astuti Suryana Nunung Runiawati, Nunung Nurillah Jamil Achmawati Novel Ona Martha Nurron Pelangi Bening Qisty, Jovanscha R Ira Irawati R. Anang Muftiadi Ramadhan Pancasilawan Ramdhan, Kurnia Muhamad Rayinda Nur Annisa Ridwan Akhmad Nugraha Rifqi Abdul Hafidh Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Rosita Novi Andari Saifullah Zakaria Salma Hasna Zulfa Sandjaya, Teguh Santoso, Meilanny Sarah Fahira Sawitri Budi Utami Shinta Ningrum Sinta Ningrum Sulaiman Zuhdi Suseytaningsih, Adi Tahjan Tahjan Tahjan Tahjan Tahjan, Tahjan Wahju Gunawan Yanhar Jamaluddin Yanhar Jamaluddin Yustika Siti Mukaromah