Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi Website COPIA (Corn Utopia) Salman Al-Farisi; salsi kirana sya'bani; Ika Septia Anggraeni; Muhammad Alif Vidi; Annisa Aulia Rohim; Gema Prasasti Mindara
Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jusiik-widyakarya.v2i1.2121

Abstract

Unequal and efficient distribution of crop yields is a challenge that is often faced in the corn farming industry. This can be detrimental to farmers because it results in a buildup of unsold corn crops in several areas. To overcome this challenge, a technology-based solution is needed so that it can reach customers easily by creating a website that aims to help equalize the distribution of corn harvests, with a more efficient system for managing corn supply and demand. By using an Agile approach in website development, It is hoped that it can produce a system that suits user needs in a short time. The design stage will be carried out using the Unified Modelling Language (UML) approach. In black box testing, it was proven that the use of websites to equalize agricultural products has been proven to be able to build a more efficient system for managing corn supply and demand. In addition, the services provided through the website can reduce product distribution costs and speed up the buying and selling process with customers. 
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Karakter Profil Pelajar Pancasila bagi Guru Yayasan Hidayatul Ulum Al Hasani Suriyana, Suriyana; Riyanti Nurdiana; Risdiana Andika F.; Elvani Hertati; Nizarrahmadi, Nizarrahmadi; Muhammad Sood; Salman Al- Farisi; Yuni Listiani
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 04 (2026): ISSUE APRIL
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun serta menerapkan perangkat pembelajaran berbasis karakter yang terintegrasi dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada hasil observasi awal di Yayasan Hidayatul Ulum Al Hasani, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, yang menunjukkan bahwa sebagian guru masih berfokus pada aspek kognitif pembelajaran dan belum optimal dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter moral, religius, dan kebangsaan ke dalam perangkat ajar. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan dilakukan melalui pelatihan intensif, penyampaian materi teori pendidikan karakter, workshop penyusunan RPP dan modul ajar berbasis karakter, diskusi, serta pendampingan praktik secara langsung selama dua hari. Kegiatan ini diikuti oleh 17 orang guru sebagai peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui diskusi reflektif dan pengisian angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis karakter, khususnya dalam mengintegrasikan nilai religius, gotong royong, mandiri, integritas, dan nasionalisme ke dalam tujuan, kegiatan, dan penilaian pembelajaran. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan kepuasan terhadap pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta penguatan pendidikan karakter di sekolah mitra.
Penerapan Kerangka CRISP-DM dalam Evaluasi Performa Logistic Regression dan Decision Tree untuk Prediksi Kelulusan Mahasiswa Nabarian, Tifanny; Wahyuni, Imelda; Farisi, Salman El
Indonesian Journal Computer Science Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ijcs.v5i1.12502

Abstract

Ketepatan waktu kelulusan mahasiswa sering digunakan sebagai salah satu indikator dalam menilai efektivitas penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi. Pemanfaatan data akademik melalui pendekatan machine learning dapat membantu mengidentifikasi mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan kelulusan secara lebih terukur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja algoritma Logistic Regression dan Decision Tree dalam memprediksi kelulusan mahasiswa berdasarkan faktor akademik. Dataset yang digunakan terdiri dari 351 mahasiswa Program Studi Teknik Informatika di STT Terpadu Nurul Fikri, angkatan 2021, dengan variabel input Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) serta Indeks Prestasi Semester (IPS) untuk setiap semester. Penelitian ini menggunakan metodologi CRISP-DM dengan pembagian data pelatihan serta pengujian 80:20. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix dengan metrik accuracy, precision, recall, serta F1-score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Logistic Regression memperoleh accuracy 92,96%, precision 90,91%, recall 97,56%, dan F1-score 94,12%, sedangkan Decision Tree memperoleh accuracy 88,73%, precision 88,37%, recall 92,68%, serta F1-score 90,48%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Logistic Regression menunjukkan performa yang lebih optimal dan lebih sesuai dalam memodelkan hubungan antara variabel akademik dan ketepatan kelulusan mahasiswa. Sebagai kontribusi utama, penelitian ini mengintegrasikan model Logistic Regression terbaik ke dalam purwarupa sistem deteksi dini (early warning system) berbasis web menggunakan Streamlit. Pendekatan ini memberikan keunggulan praktis bagi pemangku kepentingan program studi untuk memitigasi risiko keterlambatan kelulusan secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan intervensi akademik yang sepenuhnya digerakkan oleh data (data-drive decision making).
Challenges in Marriage Document Verification and Their Implications for Marriage Validity: An Empirical Study of KUA Tambaksari, Surabaya Syaddad Azizi; Saiful Ibnu Hamzah; Salman Al Farisi
SMART: Journal of Sharia, Traditon, and Modernity Vol. 5 No. 2 December (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/smart.v5i2.31597

Abstract

The circulation of forged marriage books demonstrates the weakness of the marriage administration verification system, which has resulted in legal uncertainty and the loss of protection of the civil rights of married couples and children. This study aims to analyze the problematics of marriage document verification at the Office of Religious Affairs (Kantor Urusan Agama/KUA) of Tambaksari District, Surabaya, as well as its legal implications for the validity of marriage and the protection of citizens’ rights. This study employs qualitative research with normative juridical and empirical approaches. Data were obtained through participant observation during internship activities, semi-structured interviews with KUA employees, and documentation studies concerning marriage-administration archives. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings demonstrate that the implementation of document verification at KUA Tambaksari has not yet operated optimally due to the absence of standardized operational procedures, weak archival management, verification processes that continue to depend upon subjective visual examination, and the low level of coordination with law enforcement authorities. These conditions create uncertainty regarding the legal status of marriage and burden married couples with the obligation to pursue isbat nikah proceedings in order to obtain state recognition. This study recommends strengthening integrated digital-based verification policies, formulating SOPs for handling problematic documents, and improving interinstitutional coordination in order to ensure legal certainty and the protection of citizens’ civil rights.
Qur’anic Marriage Values and Marriage Anxiety among Muslim Generation Z Salman Al Farisi; Stiawan, Thoat; Budiman, Mamdukh; Fakhruddin; Gandhung Fajar Panjalu
Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : South East Asia Regional Intellectual Forum of Qoran Hadith (SEARFIQH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.v23i1.33672

Abstract

The phenomenon of gamophobia, or excessive fear of marriage, is increasingly observed among Muslim Generation Z due to family trauma, economic uncertainty, and exposure to negative narratives about marriage on social media. This situation creates tension between Islamic teachings that present marriage as a source of sakinah, mawaddah, and rahmah and the perceptions of young Muslims who often associate marriage with risk and emotional burden. This study aims to explore how Muslim Generation Z perceive marriage, identify factors contributing to marriage anxiety, and examine how Qur’anic marriage values are understood and interpreted in relation to these concerns. Employing a qualitative approach within the Living Qur’an framework of Ahmad Rafiq, data were collected through in-depth interviews with ten participants in Surabaya, including students, young professionals, a family counselor, and a religious counselor. The data were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that marriage anxiety is shaped by family conflict experiences, economic pressures, social media influence, and limited internalization of Qur’anic marriage values. Although most participants were familiar with concepts such as sakinah, mawaddah, rahmah, mutual support, and responsible partnership, these values were often understood at a cognitive level and had not always been translated into emotional confidence regarding marriage. The study identifies a gap between normative religious understanding and personal readiness for marital commitment. The findings suggest that strengthening reflective and contextual engagement with Qur’anic marriage values may contribute to helping Muslim youth develop more constructive perspectives on marriage. This study contributes to Living Qur’an scholarship by examining how Qur’anic teachings on marriage are interpreted within the context of contemporary marriage anxiety among Muslim Generation Z.
Islamic Philanthropy Transformation: Redefining Asnāf Zakat to Strengthen Family Resilience Gandhung Fajar Panjalu; Salem Mohammad Salem; Salman Al Farisi; Abd. Hadi; Sholihul Huda
Mazahib Vol. 25 No. 1 (2026): VOLUME 25, ISSUE 1, 2026
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sultan Aji Muhamamd Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/mj.v25i1.12755

Abstract

The traditional distribution of zakat, which focuses on individual charitable aid to the eight categories of recipients (asnāf), is increasingly seen as less effective at addressing the multidimensional vulnerabilities of modern Muslim families. This socio-legal research underscores the necessity of repositioning zakat from a predominantly consumptive tool into a transformative mechanism for strengthening family resilience. Using Froma Walsh’s Family Resilience Theory as an analytical lens, this study examines the strategic redefinition of the eight asnāf. The research employs a socio-legal approach, combining normative legal analysis of fiqh texts with an examination of contemporary zakat policies and practices to develop an integrative analytical framework. The findings indicate that redefining the asnāf enables zakat distribution to move beyond consumptive assistance toward a more integrated and preventive approach that supports multiple dimensions of family resilience, including economic stability, relational cohesion, and value reinforcement. This study proposes a family-centered zakat distribution framework, in which zakat not only fulfills basic needs but also actively strengthens systemic resilience, in line with the maqāṣid al-sharÄ«”˜ah, particularly the protection of progeny (ḥifẓ al-nasl) and wealth (ḥifẓ al-māl).
Analisis Perbandingan Kinerja IndoBERT dan TF-IDF dalam Mengklasifikasikan Sentimen EDOM Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor: Comparative Analysis of IndoBERT and TF-IDF Performance in Classifying EDOM Sentiments Using the K-Nearest Neighbor Algorithm Nabarian, Tifanny; Nurhalizah, Siti; Farisi, Salman El
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 6 No. 2 (2026): MALCOM April 2026
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v6i2.2614

Abstract

Dalam konteks pendidikan tinggi, dosen berkontribusi besar terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Di Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STT NF), Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) dilaksanakan setiap akhir semester dan menghasilkan data komentar mahasiswa. Namun, analisis masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan berpotensi subjektif. Selain itu, belum terdapat kajian komparatif mengenai metode representasi yang sesuai untuk digunakan bersama algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) khususnya pada data EDOM. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan membandingkan kinerja IndoBERT dan TF-IDF dalam merepresentasikan teks untuk klasifikasi sentimen komentar EDOM menggunakan KNN. Metode penelitian mengacu pada tahapan CRISP-DM dengan dataset komentar EDOM tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IndoBERT+KNN menghasilkan accuracy sebesar 0,903 serta menunjukkan nilai precision, recall, dan F1-score yang lebih seimbang antarkelas dibandingkan TF-IDF+KNN yang memperoleh accuracy sebesar 0,820 dengan performa metrik evaluasi yang cenderung kurang seimbang antarkelas. Hasil ini menunjukkan representasi kontekstual IndoBERT lebih efektif dalam menangani kompleksitas komentar EDOM dan algoritma KNN yang berbasis jarak dibandingkan dengan pendekatan berbasis frekuensi kata pada TF-IDF. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan pemilihan metode representasi teks yang lebih optimal untuk pengembangan analisis sentimen secara lebih objektif dan efisien