Claim Missing Document
Check
Articles

Determinants of Customer Satisfaction in Public Transportation Services: Studies on Solo-Yogyakarta Commuter Line Sarjiyanto, Sarjiyanto; Wahyudi, Lilik; Sarwoto, Sarwoto; Ma'Arif, Miftachul; Manshur Al Ahmad, Ana Shohibul
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v8i3.53260

Abstract

The Solo–Yogyakarta commuter line (KRL) has become a popular mode of transport due to its speed, affordability, connectivity, freedom from traffic congestion, and environmental benefits, offering a promising solution to reduce congestion in Solo and Yogyakarta. However, it has not yet attracted the majority of commuters. This research aims to evaluate customer perceptions of service quality on the Solo-Yogyakarta Commuter Line, with a focus on the impact of facilities, memorable experiences, and entertainment on customer satisfaction and loyalty. Using the SEM PLS method, the study found that Entertainment Experience strongly influences Loyalty but not Satisfaction, as KRL users prioritize safety and reliability over leisure. Facilities improve Satisfaction but have a limited impact on Loyalty, indicating that while they are essential, they are not sufficient to build long-term commitment. Memorable Experiences positively affect both Satisfaction and Loyalty, highlighting the importance of creating emotionally engaging moments. Satisfaction alone does not drive Loyalty, emphasizing the need for more meaningful and engaging experiences. Therefore, PT KAI should focus on balancing functional efficiency with emotionally engaging features to better meet customer expectations and foster long-term loyalty.
Efficiency of Special Autonomy of Papua: Does it Have an Effect on the Poverty Rate? Kumala, Sepviana Nur; Mulyanto, Mulyanto; Sarjiyanto, Sarjiyanto
Jurnal Borneo Administrator Vol. 20 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Puslatbang KDOD Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24258/jba.v20i3.1457

Abstract

Papua Province has received special autonomy funds since 2001. The provision of special autonomy funds is to help improve the development and welfare of the Papuan people. In this research, the level of welfare is measured by poverty. The efficiency of special autonomy needs to be considered so that budget allocation can be right on target. This research aims to analyse the efficiency of special autonomy in Papua and its influence on poverty levels in 2018 - 2022. Data Envelopment Analysis (DEA) and Panel Data Regression Analysis are the research methods used. The variables used in this research are education function expenditure, health function expenditure, public service expenditure, average length of schooling, life expectancy, percentage of households with adequate drinking water, and efficiency value with DEA. The research results show that several districts/cities in Papua have reached the efficiency level. Furthermore, the variables of efficiency level, adequate drinking water, life expectancy, and spending on education have a negative and significant effect on the poverty level in Papua. Meanwhile, the variables average length of schooling, expenditure on health functions, and expenditure on service functions do not affect the poverty level in Papua Province. The findings in this research could help the government and researchers know the efficiency of special autonomy. Furthermore, this study will show which factors help decrease the poverty rate in Papua Province
Strategi pengembangan potensi garam Pemongkong Lombok Timur melalui pendaftaran indikasi geografis Jaelani, Abdul Kadir; Sarjiyanto, Sarjiyanto; Kusumaningtyas, Reza Octavia; Firmandayu, Nilam; Yuniar, Riska Sasi
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.222

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu wilayah sentra penghasil garam di Indonesia. Namun, belum ada satu pun produk garam NTB yang terdaftar Indikasi Geografis. Padahal, potensi ini dapat dikembangkan dan mampu meningkatkan perekonomian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat terkait manfaat pendaftaran Indikasi Geografis dan membantu produk-produk unggulan di NTB dapat terdaftar Indikasi Geografis guna meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian hukum empiris dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwasanya garam pemongkong Lombok Timur memiliki potensi untuk dikembangkan karena memiliki kualitas dan ciri khas yang berbeda dengan garam di tempat lain. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan pendaftaran Indikasi Geografis terhadap Garam Pemongkong Lombok Timur tersebut yang akan dapat membawa banyak manfaat, seperti meningkatnya reputasi produk tersertifikasi indikasi geografis, meningkatnya nilai jual, dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf perekonomian masyarakat utamanya para petani garam di Pemongkong Lombok Timur. Perlu adanya kerjasama antar stakeholder terkait. Pihak yang memegang peran penting dalam menjaga keberlanjutan pemanfaatan dan komersialisasi produk Indikasi Geografis Garam Pemongkong Lombok Timur, diantaranya adalah pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan MPIG Garam Pemongkong Lombok Timur.
SURVEI MINAT ADOPSI PRAKTIK UMKM HIJAU DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE RURAL TOURISM DEVELOPMENT DI DUSUN PAYAKAN KABUPATEN MAGELANG (Studi Kasus Kelompok Tani Ngudi Rejeki) Hilmah Zuryani; Mafruhah, Izza; Sarjiyanto
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v12i1.1189

Abstract

Tujuan penelitian ini ada lima yakni memetakan sebaran luas lahan sawah, memetakan sebaran jumlah penduduk, memetakan potensi desa di Magelang, menganalisis minat UMKM dalam praktik ekonomi hijau dalam mendukung sustainable rural tourism development dan menganalisis faktor-faktor mempengaruhi minat adopsi praktik umkm hijau dengan mengambil studi kasus kelompok tani ngudi rejeki di Dusun Payakan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan aplikasi Geo-Maps Orange Data Mining dan analisis kuantitatif deskriptif yakni analisis regresi linear berganda menggunakan alat software E-Views dengan mengambil sampel 60 dari anggota tani ngudi rejeki. Hasil penelitian nya adalah Minat UMKM dalam Praktik Hijau di Dusun Payakan adalah Tinggi dengan skor 4,15. Variabel pengetahuan memiliki pengaruh signifikan positif sebesar 0.0761, sedangkan Kebiasaan juga menjadi variabel yang berpengaruh terhadap minat adopsi UMKM hijau sebesar 0.23%.
Pendampingan Rencana Pendirian BUMDes di Desa Tegalrejo Kabupaten Boyolali: Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Partisipasi dan Kesejahteraan Ekonomi Desa Sarjiyanto, Sarjiyanto; Sarwoto, Sarwoto; Suyono, Joko; Sunaryo, Sinto; Wahyudi, Lilik; Atmaji, Atmaji; Manshur Al Ahmad, Ana Shohibul; Maghrifani, Dila; Permatasari, Wulan; Risgiyanti, Risgiyanti
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(1).18-25

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini adalah rendahnya keswadayaan masyarakat dalam proses pengembangan ekonomi masyarakat melalui perencanaan pendirian BUMDes di Desa Tegalrejo Sawit Boyolali. Sasaran dan tujuan pengabdian adalah  peningkatan partisipasi masyarakat, dan peran BUMDes dalam meningkatkan pendapatan dan kewsadayaan masyarakat desa. Berdasarkan studi awal, terdapat 3 (tiga) permasalahan utama yang dihadapi oleh Mitra (Pemdes Tegalrejo); 1. Masih rendahnya kesadaran partisipasi dan keswadayaan masyarakat terlibat dalam pembangunan desa., 2. Penguasaan keterampilan orgasisasi yang berbasis masyarakat dan berorientasi bisnis bagi masyarakat Tegalrejo masih perlu di tingkatkan., 3. Pengetahuan tata cara dan mekanisme pembentukan BUMDes belum sepenuhnya dipahami oleh perangkat kelembagaan Desa, Tim Metodologi pengabdian telah merancang 3 (tiga) strategi solusi yang akan diimplementasikan dalam permasalahan; 1. Menciptakan kesadaran akan pentingnya partisipasi dan keswadayaan masyarakat (konsep Community Driven Development) melalui sosialisasi dan pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan Desa Mitra, 2. Melakukan pendampingan tata cara pembentukan rintisan BUMDes dari proses sosialisasi massa, pembuatan aturan bersama, hingga legalitas BUMDes, 3. Memberikan bantuan fasilitasi untuk legalitas hukum akta notaris pendirian BUMDes, Dokumen AD/ART BUMDes dan Dokumen Rencana Bisnis Strategis BUMDes. Hasil Pengabdian ini adalah munculnya keswadayaan masyarakat dalam mengelola potensi desa melalui usaha Bersama dalam kelembagaan BUMDes. Kata kunci: Keswadayaan Masyarakat, Pembangunan ekonomi lokal, Partisipasi masyarakat, dan BUMDes.
Komoditifikasi Budaya pada Pemberdayaan Masyarakat Desa Bagor Kecamatan Miri-Sragen Melalui Event Budaya Grebeg Klobot Sarjiyanto; Sarwoto; Ma'Arif, Miftachul; Wahyudi, Lilik; Atmaji
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.792

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah pemberdayaan Desa Bagor yang strategis karena desa ini terletak diantara tiga kawasan berlian wisata Sragen (Gunung Kemukus, Gedung Ombo dan Museum Sangiran). Hal ini tentunya merupakan suatu keberuntungan bagi masyarakat di Desa Bagor, karena berpotensi menjadi desa yang potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Sragen. Metode pemberdayaan dirancang dalam 3 pendekatan kegiatan; menggali kearifan lokal budaya pertanian jagung sebagai ikon pariwisata, dengan menciptakan berbagai atribut pariwisata bersumber dan berbahan dasar dari jagung. Merancang event budaya yang dapat dikomoditifikasi; yaitu membuat gunungan dari hasil olahan tanaman jagung dan kemudian menciptakan event budaya festival gunungan antar kelompok tani jagung se Desa Bagor. Puncak kegiatan adalah membuat kegiatan event budaya “Grebeg Klobot”. Budaya sebagai agen perubahan melaui penciptaan event budaya “Grebeg Globot” yang diselenggarakan sebagai agenda tahunan di Desa Wisata Bagor Miri-Sragen sebagai komoditifikasi budaya. Hasil pengabdian menunjukkan komoditifikasi budaya dapat menjadi daya tarik yang efektif. Penyelenggaran “Grebeg Klobot” dipilih sebagai event budaya terbukti mampu menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan keberadaan Desa Wisata Bagor Miri-Sragen yang secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sustainable Halal Tourism Regulation Based on Local Wisdom in Indonesia and Uzbekistan Jaelani, Abdul Kadir; Reza Octavia Kusumaningtyas; Sarjiyanto, Sarjiyanto; Bobur Sobirov
Journal of Human Rights, Culture and Legal System Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human Rights, Culture and Legal System
Publisher : Lembaga Contrarius Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53955/jhcls.v5i1.671

Abstract

Halal tourism plays a pivotal role in driving economic growth, particularly in countries with significant Muslim populations. However, the absence of comprehensive and harmonized regulatory frameworks remains a critical legal gap in advancing sustainable halal tourism. This research aims to construct a model of sustainable halal tourism regulation grounded in local wisdom by conducting a comparative normative legal study between Indonesia and Uzbekistan. Employing a conceptual, legislative, and comparative approach, the study reveals several key findings. First, in Indonesia, regulatory ambiguity and inconsistency exist regarding the definition and implementation of halal tourism, resulting in fragmented policies across regions. Central government regulations remain limited, while decentralization efforts have yet to empower local governments effectively. The minimal involvement of local authorities and communities in formulating halal tourism policies represents a significant shortfall, especially when local wisdom should be at the center of sustainable tourism development. Second, in contrast, Uzbekistan has developed a more integrated approach where sustainable tourism policies emphasize environmental preservation and cultural heritage, aligning more closely with the principles of halal tourism. Uzbekistan's model demonstrates the potential for integrating local values into national tourism policies as a foundation for sustainability. Third, the findings underscore the urgency for Indonesia to harmonize its halal tourism regulatory framework by integrating local wisdom and increasing the participatory role of local communities. A culturally contextualized legal approach is essential to ensure the long-term sustainability, legitimacy, and community acceptance of halal tourism practices.
SURVEI MINAT ADOPSI PRAKTIK UMKM HIJAU DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE RURAL TOURISM DEVELOPMENT DI DUSUN PAYAKAN KABUPATEN MAGELANG (Studi Kasus Kelompok Tani Ngudi Rejeki) Hilmah Zuryani; Mafruhah, Izza; Sarjiyanto
Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Dinamika Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah, Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/jdes.v12i1.1189

Abstract

Tujuan penelitian ini ada lima yakni memetakan sebaran luas lahan sawah, memetakan sebaran jumlah penduduk, memetakan potensi desa di Magelang, menganalisis minat UMKM dalam praktik ekonomi hijau dalam mendukung sustainable rural tourism development dan menganalisis faktor-faktor mempengaruhi minat adopsi praktik umkm hijau dengan mengambil studi kasus kelompok tani ngudi rejeki di Dusun Payakan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan aplikasi Geo-Maps Orange Data Mining dan analisis kuantitatif deskriptif yakni analisis regresi linear berganda menggunakan alat software E-Views dengan mengambil sampel 60 dari anggota tani ngudi rejeki. Hasil penelitian nya adalah Minat UMKM dalam Praktik Hijau di Dusun Payakan adalah Tinggi dengan skor 4,15. Variabel pengetahuan memiliki pengaruh signifikan positif sebesar 0.0761, sedangkan Kebiasaan juga menjadi variabel yang berpengaruh terhadap minat adopsi UMKM hijau sebesar 0.23%.
Grebeg Penjalin: Komoditifikasi Budaya pada Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Rotan Trangsan-Sukoharjo Sarjiyanto, Sarjiyanto; Shohibul, Ana; Sarwoto, Sarwoto; Mulyadi, Mulyadi; Istiqomah, Suryadari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i2.4903

Abstract

The purpose of community service in the Trangsan Rattan Tourism Village is to maintain the sustainability of the existence of the rattan industry center. This activity also aims to empower the potentials that are in the location and synergize the socio-economic and cultural potential in an effort to increase empowerment and improve the welfare of citizens in Rotan Tourism Village. The dedication method uses a study-action and participatory approach. Culture as an agent of change through the creation of the cultural event "Grebeg Penjalin" which is held as an annual agenda in the Tangsan Rotan Tourism Village as a cultural commoditization. The results of dedication indicate the commoditization of culture can be an effective attraction. The holding of the Braiding “Grebeg Penjalin" chosen as a cultural event has proven to be able to be an effort to maintain the existence of the Trangsan Rattan Tourism Village which directly contributes to the improvement of the welfare of the people in Trangsan.
Dari Limbah Jadi Manfaat: Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah dan Edukasi DBD Fauziyah, Nabila; Sarjiyanto, Sarjiyanto; Wardhana, Aditya Wisnu; Saputra, Alamsyah Riyo; Ariani, Ayu Oka; Azizah, Fatna Roudhotul; Wijaya, Nayla Khanza; Noviani, Prasetyati; Pattikawa, Tiara Vionadita; Hadjar Safitri, Nur Malikah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 09 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i09.2653

Abstract

Program pengabdian masyarakat bertajuk “Dari Limbah Jadi Manfaat: Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah dan Edukasi DBD” dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kelompok 365 Universitas Sebelas Maret di Desa Adiwarno sebagai bentuk integrasi pengelolaan lingkungan dan peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui gerakan 3M Plus, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan langsung kepada peserta yaitu Ibu-Ibu PKK Desa Adiwarno. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang melebihi target, keaktifan dalam sesi diskusi, serta kesungguhan dalam praktik pembuatan lilin. Program ini memberikan manfaat ganda, yaitu mengurangi potensi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah sembarangan sekaligus membuka peluang usaha rumahan melalui produk lilin aromaterapi yang ramah lingkungan. Selain itu, edukasi kesehatan terkait pencegahan DBD meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan demikian, kegiatan KKN ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis partisipasi masyarakat mampu menghasilkan solusi berkelanjutan yang menyentuh aspek lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi secara bersamaan.
Co-Authors Abdul Kadir Adnan Effendi Afiffah Nur Arifin Ahmad, Ana Shohibul Manshur Al Ana Shohibul Ana Shohibul Manshur Al Ahmad Ana Shohibul Manshur Al Ahmad Ana Shohibul Manshur Al Ahmad, Ana Shohibul Ariani, Ayu Oka Arif Rahman Hakim Ary Setyawan Asep Yudha Wirajaya Atmaji Atmaji Atmaji Atmaji Atmaji Atmaji, Atmaji Azizah, Fatna Roudhotul Bella Kusumawati Bhimo Rizky Samudro Bhimo Rizky Samudro, Bhimo Rizky Bobur Sobirov Cahyaningrum, Adhilia Mega David Andrean Dewi Ismoyowati, Dewi Dila Maghrifani Dwi Prasetyani Evi Gravitiani Fauziyah, Nabila Firmandayu, Nilam Hadjar Safitri, Nur Malikah Haer, Jamhul Handayani Tri Septian Hilmah Zuryani Istiqomah, Suryadari Ivan Santono M. T. Hutapea Izza Mafruhah Joko Suyono Joko Suyono Joko Suyono Kumala, Sepviana Nur Kusumaningtyas, Reza Octavia Kusumawati, Bella Latifah Romadhoni Leny Noviani Libra Hari Inagurasi, Libra Hari Lilik Wahyudi Lilik Wahyudi Ma'Arif, Miftachul Mafruhah, Izza Maghrifani, Dila Malik Cahyadin Manshur Al Ahmad, Ana Shohibul Marina Ramdhani Ciptaningtyas Marwoto, Irmawati Meisa Amanda Mulki, Yoganingtisas Aulia Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyanto Mulyanto Mulyanto Mulyanto Noviani, Prasetyati Nurul Istiqomah Nurul Istiqomah Pattikawa, Tiara Vionadita Perdana, Dian Noor Citra Permatasari, Wulan Pram Suryanadi R. B. Radin Firdaus Retno Larasatie Reza Octavia Kusumaningtyas Risgiyanti Risgiyanti Risgiyanti Risgiyanti Risgiyanti Risgiyanti Risgiyanti, Risgiyanti Risgiyanti, Risgiyanti Romadhoni, Latifah Salma Nur Aini Sanefaro Infun J Saputra, Alamsyah Riyo Sarwoto Sarwoto Sarwoto Sarwoto Sarwoto SARWOTO SARWOTO Sarwoto Sarwoto, Sarwoto Sarwoto, Sarwoto Shohibul MA, Ana Shohibul, Ana Shohibul, Ana Shuo Wu Sinto Sunaryo Sinto Sunaryo Sinto Sunaryo Sudarsana Sunaryo, Sinto Suryadari Istiqomah Suryandari Istiqomah Suryanto Suryanto Suryanto Suryanto Suyono, Joko Suyono, Joko Tamaulina Br Sembiring Tuhana Wahyudi, Lilik Wahyudi, Lilik Wardhana, Aditya Wisnu Wijaya, Nayla Khanza Wulan Permatasari Yasinta Falentina Bele Yudi Rinanto Yuniar, Riska Sasi Zhennan Lyu