Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Perangkat Pembelajaran IPS Model TPS dengan Media Video untuk Meningkatkan Karakter, Aktivitas, dan Hasil Belajar Siswa Setyasto, Novi; Wijayama, Bayu
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v2n2.p128-133

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil observasi awal di SDN Sadeng 03 ditemukan masalah dalam pembelajaran IPS di kelas V. Siswa merasa kesulitan dalam menghafal tokoh-tokoh atau pelaku sejarah, tempat, dan waktu kejadian sehingga hasil belajar siswa rendah dan kurang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terbagi menjadi tiga siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter, aktivitas, dan hasil belajar siswa dengan mengimplementasikan perangkat pembelajaran yang sudah dikembangkan dengan model TPS dan media video. Sample penelitian ini berjumlah 23 siswa kelas V. Data diperoleh melalui observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran efektif untuk menanamkan karakter pada siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan skor karakter dari 27,3 (Siklus 1), 27,8 (Siklus 2), dan 28,9 (Siklus 3). Selain itu, aktivitas siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan peningkatan aktifitas dari kategori tinggi (siklus 1) menjadi kategori sangat tinggi pada Siklus 1 dan Siklus 2. Penerapan perangkat pembelajaran juga berhasil meningkatkan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan peningkatan skor rata-rata hasil belajar IPS siswa dari 55 (Pra siklus) menjadi 81 (Siklus 3).  Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan perangkat pembelajaran model TPS dengan media video efektif untuk meningkatkan karakter, aktivitas, dan hasil belajar siswa kelas V SDN  Sadeng 03.  AbstractBased on preliminary observation in Sadeng 03 Semarang elementary school has been found some challenges which needed to be overcome in the learning process of social studies, especially in 5th grade students. Students often face difficulties to memorize historical people, places, time, and events which happened in the past. Thus, their learning outcomes were low and they tended to be passive learners.  This was classroom action research which was divided into three cycles. This study aimed to enhance students’ characters, activities, and learning outcomes by applying the learning tools which have been developed using TPS model and video media. The samples of this research were 23 students of 5th grade. Data was derived from observation, test, field note, and documentation. Qualitative and quantitative description were used in this research. The results showed that the learning tools were effective to foster students’ characters which showed by the increase of their characters’ score of 27.3 (1st cycle), 27.8 (2nd cycle), and 28.9 (3rd cycle). Their implementation also could improve students’ activities proved by the improvements of students’ activities form 1st cycle (high category) to the 2nd and 3rd cycle (very high category). In addition, there were found improvements of students’ learning outcomes in every cycle which showed by the increases of average scores from 55 (pre-cycle) to 81 (3rd cycle). In conclusion, the learning tools using TPS Model and Video Media were effective to level up the students’ characters, activities, and learning outcomes of social studies in 5th grade of Sadeng 03 elementary school.Keywords: learning tools, TPS, video media, social studies, learning outcomes
The Implementation of Problem-Based Learning Model and SETS Vision in Sadeng 03 Elementary School to Enhance 4th Grade Students’ Activities and Learning Outcomes Setyasto, Novi; Wijayama, Bayu
Proceedings of the UR International Conference on Educational Sciences 2018: Proceedings of the 2nd UR International Conference on Educational Sciences
Publisher : Proceedings of the UR International Conference on Educational Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on preliminary observation in Sadeng 03 Semarang elementary school has been found some challenges which needed to be overcome in the learning process, especially in 4th grade. Teacher has not implemented yet problem-based learning whichis suggested byRegulation of Education and Culture Minister Number 22/ 2016 about Process Standardto be implemented in the learning process. Students tended to be passive learners and their learning outcomes were low. This was classroom action research which was divided into three cycles. This study aimed to enhance students’ activities, and learning outcomes by applying problem-based learning model and science, environment, technology, society (SETS) Vision in the learning process. The samples of this research were 30 students of 4th grade. Data was derived from observation, test, field note, and documentation. Qualitative and quantitative description were used in this research.The results showed that implementation ofPBL and SETS vision was effective to improve students’ activities proved by the improvements of students’ activities from 1st cycle (high category) to the 2nd and 3rd cycle (very high category). In addition, there were found improvements of students’ learning outcomes in every cycle which showed by the increases of average scores from 60 (pre-cycle) to 80 (3rd cycle). In conclusion, the implementation of PBL and SETS vision was effective to level up the students’activities, and learning outcomes of 4th grade students of Sadeng 03 elementary school.
THE EFFECTIVENESS OF THE TAKE AND GIVE MODEL ASSISTED BY FLASHCARD MEDIA ON IPS LEARNING RESULTS Khoirul Muna, Nala; Widihastrini, Florentina; Setyasto, Novi
Elementary School Teacher Vol 3, No 2 (2019): Elementary School Teacher
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/est.v3i2.29023

Abstract

The objectives of this research were: 1) to describe the learning outcomes of 4th grade students in elementary school of the Ikan Mas Cluster, North Semarang; 2) to describe the activities of 4th grade students in elementary school of the Ikan Mas Cluster, North Semarang; 3) to analyze the effectiveness of take and give model assisted flashcard on social studies learning outcomes. Based on interview, documentation, and observation,it was found that social studies learning outcomes were not optimal because the lack of learning model variation and facilities. Direct Instruction model made students believe that the teacher will explain all the material that they have to know. The population of this study amounted to 163 students. The samples used Kuningan 02 elementary school as control class with 39 students and Kuningan 03 elementary school as experimental class with 25 studens in 2019/2020 school year. The result showed experimental group had better result compared to control group in grades and activeness score respectively. The experimental group had higher grades (76,10) than the control group (61,30). The activeness score of the experimental group was higher (75%) than the control group (59%). Both, grades and student's activeness of experimental group were higher than control group.Hypothesis test results showed that tcount> ttable (3.0462> 1.9990), which meant Take and Give model assisted by flashcard media was more effective on the social studies learning outcomes of 4th grade students. The conclusion of this research was that Take and Give learning model assisted by flashcard media was effectively used in social studies learning material of Hindu, Buddha, and Islam Kingdoms in Indonesia than Direct Instrucruon model and could improve learning outcomes and activities of4th grade students of the Ikan Mas Cluster, North Semarang.
Augment Reality (AR) Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Guru Sekolah Dasar , Isa Ansori, Novi Setyasto, Sutaryono
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.534 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v12i1.33223

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda negara Indonesia, memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan. Tidak terkecuali pendidikan di Kota Semarang yang mengalami masa peralihan dari konvensional ke pendidikan berbasis digital. Kesiapan guru dan orang tua dalam mendidik putra putrinya mengalami permasalahan yang signifikan, Guru-guru yang melaksanakan kegiatan secara daring memerlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi tersebut. Pemanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran mulai digunakan sebagai alternatif. Tidak menutup kemungkinan dengan adanya teknologi semakin maju, membuat literasi siswa menjadi berkurang mengenai konsep pembelajaran yang akan diberikan. Karena siswa akan lebih mudah mengakses bebas informasi secara digital apabila tidak dibarengi dengan pengawalan yang ketat dari orang tua dan guru. Khalayak sasaran pada kegiatan pengabdian ini yaitu guru-guru kelas sekolah dasar, baik guru kelas rendah dan tinggi di SDN Pudakpayung 01 sebanyak 20 orang sebagai pionir sosialisasi ke depannya kepada orang tua siswa. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu melalui pelatihan dengan metode Darling (Daring dan Luring) yang bernama “Literation Media Development Training Program”. Pelatihan yang diberikan terdiri atas dua tahap yang dilaksanakan secara daring. Pada tahap pertama guru-guru SD kelas maupun kelas tinggi di SDN Pudakpayung 01 tersebut diberikan pelatihan pembuatan media literasi berbasis teknologi AR yang terdiri atas: a) pelatihan menganalisis kompetensi dasar dan tema untuk dikembangkan dalam media literasi berbasis teknologi AR, b) pelatihan membuat media literasi berbasis teknologi AR, c) pelatihan mengoperasikan atau menggunakan media literasi berbasis teknologi AR melalui buku panduan/ video tutorial yang sudah disusun. Pada tahap ke dua akan dilakukan sesi konsultasi apabila dibutuhkan oleh guru saat membuat media pembelajaran berbasis teknologi AR. Pengabdian masyarakat ini merupakan pengabdian masyarakat yang bermitra dengan SDN Pudakpayung 01. Luaran pengabdian masyarakat meliputi 1) artikel di jurnal nasional terakreditasi, 2) artikel publikasi di media masa online maupun offline, dan produk media pembelajaran berbasis teknologi AR.
DEVELOPMENT OF RATTAN PUPPET MEDIA AGAINST CLASS V JAVANESE LANGUAGE LEARNING OUTCOMES Sari, Intan Purnama; Setyasto, Novi
Elementary School Teacher Vol 4, No 2 (2020): Elementary School Teacher
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/est.v4i2.29029

Abstract

This research was motivated by the results of Javanese language learning on some students who have not reached theMinimum Completion Criteria (MCC). One of the main factors causing these problems was the limitations of learningmedia. This type of research was development research. This study aimed to develop rattan puppet media, test thefeasibility of rattan puppet media, and test the effectiveness of rattan puppet media. The subjects of this study were gradestudents at elementary school Karasgede Rembang. The researcher used a saturated samples with 30 students. Datacollection used observation, interview, anghet, test, and documentation techniques. The researcher processed the data usingproduct data analysis, preliminary data analysis, and final data analysis, namely the t-test and gain test. The results showedthat rattan puppet media was very feasible to be used with the percentage of material experts evaluating by 95% and mediaexperts at 97%. Based on learning outcomes there were differences in average through the t-test of 7.047 and an averageincrease (gain) of 0.44796 with medium criteria. The conclusion of this study was that rattan puppet learning media wasvery feasible and effective to be used in Javanese language learning.
The Effectiveness of the Microsoft Sway Assisted Discovery Learning Model Afnyya, Nuni; Setyasto, Novi
Elementary School Teacher Vol 5, No 2 (2021): Elementary School Teacher
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/est.v5i2.33839

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the Discovery Learning model assisted by Microsoft Sway on PPKn learningoutcomes and to describe students in PPKn learning. This type of research is a quasi experimental design withnonequivalent control group design. The population of this study were fourth grade students of Gugus Wahidin, GrabagDistrict and the samples were fourth grade students of SDN Pesidi as the experimental class and fourth grade students ofSDN Ketawang 02 as the control class using cluster random sampling technique. Data collection using tests, observation,and documentation. The learning outcomes test used in the form of a pretest and posttest in the form of multiple choices.The data analysis used was hypothesis testing, gain test, and descriptive analysis. The results showed that the experimentalclass was 77% higher than the control class, namely 64%. The conclusion of this research is that the Discovery Learningmodel assisted by Microsoft Sway which is used in PPKn learning material forms of socio-cultural diversity in Indonesiacan improve learning outcomes. so as to develop student social interactions that include aspects of cooperation,communicative, and solidarity.Keywords: Discovery Learning; Microsoft Sways; PPKn
PELATIHAN IMPLEMENTASI MODEL INQUIRY BASED LEARNING (IBL) BERMUATAN SIX PILLARS OF CHARACTER SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PROFESIONAL GURU-GURU SD GUGUS GANESHA WINDUSARI MAGELANG Hartati, Hartati; Setyasto, Novi; Sutikno, Putri Yanuarita
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16554

Abstract

Pemberlakuan Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses berimplikasi terjadinya pergeseran paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran, penggunaan pendekatan ilmiah (scientific), dan tematik terpadu sehingga perlu diterapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem based learning). Namun kenyataan di lapangan berbeda. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Gugus Ganesha Windusari Magelang yang beranggotakan 50 Guru SD dan terletak di lereng gunung Sumbing, menunjukkan bahwa kurang lebih 80% guru (atau sekitar 40 orang guru) masih mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis penyingkapan/penelitian di kelas, terlebih dalam pembuatan perangkat pembelajaran yang memuat penanaman sikap atau nilai karakter yang sesuai dengan standar proses. Solusi yang dapat diterapkan adalah dengan pengadaan kegiatan pelatihan Implementasi Model Pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) Bermuatan Six Pillars of Character. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru SD di Gugus Ganesha dalam mengimplementasikan model IBL yang bermuatan six pillars of character dalam pembelajaran di SD. Metode kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan kepada para guru-guru SD di Gugus Dewadaru II.  Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi. Kegiatan pelatihan ini diikuti 38 orang guru SD Gugus Ganesha dengan lokasi pelatihan di SDN Banjarsari Kecamatan Windusari, Magelang. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan guru yang ditunjukkan dengan: 1) tersusunnya 30 perangkat pembelajaran dengan model IBL bermuatan six pillars of character; 2) peningkatan rata-rata hasil postets (75,4) dibandingkan rata-rata hasil pretest (32,6); 3) 25 dari 38 peserta memberikan respons sangat positif terhadap kualitas materi pelatihan dan 13 peserta memberikan respons positif dengan skor rata-rata 4,66.
Pelatihan Implementasi Model Pembelajaran PBL Berbantuan Miracast untuk Meningkatkan Keterampilan Profesional dan Literasi Teknologi Guru-Guru SD Gugus Drupadi Gunungpati Kota Semarang Setyasto, Novi; Hartati, Hartati; Sutaryono, Sutaryono; Sutikno, Putri Yanuarita
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i1.16553

Abstract

Pemberlakuan Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses berimplikasi terjadinya pergeseran paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran, penggunaan pendekatan ilmiah (scientific), dan tematik terpadu sehingga perlu diterapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem based learning). Namun kenyataan di lapangan berbeda. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Gugus Drupadi Gunungpati Kota Semarang yang beranggotakan 53 Guru SD, menunjukkan bahwa kurang lebih 75% guru (atau sekitar 40 orang guru) masih mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis pemecahan masalah di kelas dan masih kesulitan dalam mengaplikasikan teknologi dalam pembelajaran di kelas yang sesuai dengan standar proses. Solusi yang dapat diterapkan adalah dengan pengadaan kegiatan pelatihan Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Miracast. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan mengajar dan literasi teknologi guru-guru SD di Gugus Drupadi melalui kegiatan pelatihan implementasi model PBL berbantuan Miracast di SD. Peserta kegiatan ini adalah 40 orang guru SD. Metode kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan kepada para guru-guru SD di Gugus Dewadaru II.  Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini adalah bertambahnya pengetahuan, literasi teknologi dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan PBL berbantuan Miracast yang ditunjukkan dengan: 1) tersusunnya 34 perangkat pembelajaran dengan model PBL, 2) sejumlah 27 dari 40 peserta pelatihan memberikan respons sangat positif terhadap kualitas materi pelatihan dan 13 peserta memberikan respons positif dengan skor rata-rata 4,68.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran SD dengan Model Problem Based Learning (PBL) Bervisi Science, Environment, Technology, and Society (SETS) Berbantuan MIRACAST Novi Setyasto; Putri Yanuarita Sutikno
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4 No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p18-24

Abstract

Pemberlakuan Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses memberikan konsekuensi adanya pergeseran paradigma pengajaran ke pembelajaran, penggunaan pendekatan scientific, dan tematik sehingga perlu diterapkan pembelajaran berbasis masalah serta guru diharuskan memiliki literasi teknologi. Namun kenyataan di lapangan berbeda. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dilakukan di beberapa SD Gugus Drupadi Gunungpati Semarang, ditemukan perangkat pembelajaran yang digunakan masih belum sesuai dengan standar proses dan dalam pelaksanaan pembelajaran guru masih jarang menggunakan media pembelajaran dengan teknologi modern mengakibatkan peserta didik kurang aktif dan hasil belajar kurang maksimal. Solusi yang diterapkan adalah dengan pengembangan perangkat pembelajaran model PBL bervisi SETS berbantuan Miracast. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan mengacu model 4-D dari Thiagarajan tetapi dibatasi pada tahap develop. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, efektif, dan praktis (applicable) serta sesuai standar proses. Subjek uji coba adalah 42 peserta didik kelas IV SDN Sadeng 02, dan 03. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, pengamatan, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi tiga orang ahli terhadap perangkat pembelajaran telah memenuhi kriteria valid. Perangkat pembelajaran efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan hasil uji N-gain didapat nilai gain <g> sebesar 0,48 dalam kategori sedang dan peningkatan rata-rata nilai hasil belajar dari pretest 56 menjadi 77 pada saat posttest. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik menunjukkan rata-rata skor 33 berada pada ketegori sangat tinggi. Kepraktisan perangkat pembelajaran terlihat dari respons sangat positif yang diberikan guru dan peserta didik terhadap perangkat pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, diketahui perangkat pembelajaran sudah memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktis.
Penerapan Perangkat Pembelajaran IPS Model TPS dengan Media Video untuk Meningkatkan Karakter, Aktivitas, dan Hasil Belajar Siswa Novi Setyasto; Bayu Wijayama
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 2 No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.592 KB) | DOI: 10.26740/jp.v2n2.p128-133

Abstract

AbstrakBerdasarkan hasil observasi awal di SDN Sadeng 03 ditemukan masalah dalam pembelajaran IPS di kelas V. Siswa merasa kesulitan dalam menghafal tokoh-tokoh atau pelaku sejarah, tempat, dan waktu kejadian sehingga hasil belajar siswa rendah dan kurang aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terbagi menjadi tiga siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter, aktivitas, dan hasil belajar siswa dengan mengimplementasikan perangkat pembelajaran yang sudah dikembangkan dengan model TPS dan media video. Sample penelitian ini berjumlah 23 siswa kelas V. Data diperoleh melalui observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran efektif untuk menanamkan karakter pada siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan skor karakter dari 27,3 (Siklus 1), 27,8 (Siklus 2), dan 28,9 (Siklus 3). Selain itu, aktivitas siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan peningkatan aktifitas dari kategori tinggi (siklus 1) menjadi kategori sangat tinggi pada Siklus 1 dan Siklus 2. Penerapan perangkat pembelajaran juga berhasil meningkatkan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan peningkatan skor rata-rata hasil belajar IPS siswa dari 55 (Pra siklus) menjadi 81 (Siklus 3).  Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan perangkat pembelajaran model TPS dengan media video efektif untuk meningkatkan karakter, aktivitas, dan hasil belajar siswa kelas V SDN  Sadeng 03.  AbstractBased on preliminary observation in Sadeng 03 Semarang elementary school has been found some challenges which needed to be overcome in the learning process of social studies, especially in 5th grade students. Students often face difficulties to memorize historical people, places, time, and events which happened in the past. Thus, their learning outcomes were low and they tended to be passive learners.  This was classroom action research which was divided into three cycles. This study aimed to enhance students characters, activities, and learning outcomes by applying the learning tools which have been developed using TPS model and video media. The samples of this research were 23 students of 5th grade. Data was derived from observation, test, field note, and documentation. Qualitative and quantitative description were used in this research. The results showed that the learning tools were effective to foster students characters which showed by the increase of their characters score of 27.3 (1st cycle), 27.8 (2nd cycle), and 28.9 (3rd cycle). Their implementation also could improve students activities proved by the improvements of students activities form 1st cycle (high category) to the 2nd and 3rd cycle (very high category). In addition, there were found improvements of students learning outcomes in every cycle which showed by the increases of average scores from 55 (pre-cycle) to 81 (3rd cycle). In conclusion, the learning tools using TPS Model and Video Media were effective to level up the students characters, activities, and learning outcomes of social studies in 5th grade of Sadeng 03 elementary school.Keywords: learning tools, TPS, video media, social studies, learning outcomes
Co-Authors Afifah, Siti Muvidah Nur Afkarina, Nur Izza Afnyya, Nuni Ahmad Tegar Febriansyah Aldina Eka Andriani Amirahma, Sabila Andarini Permata Cahyaningtyas Artha, Alfian Nur Ayu Kusuma Dewi, Oktavia Bayu Wijayama Devara Yogiska Ardanti Devita Dwi Permatasari Dwika Yafi Muharromi Failasufah, Meilia Faiza Alvi Millati Fajar Aunurofiq Fajriatus Arfani Fatza Hermayanti Ferdyan Hanif Katsirun Nawwal Florentina Widihastrini Ghaisani, Nabeella Rachma Tika Guntoro Jati Hafizhah, Fathin Jauharah Hanifah, Chansa Salwa Hanuma, Holy Latifah Hartati Hartati Hartati Hartati Ibtida’iyah, Ibtida’iyah iin Farlina, iin Imeldania, Pranisma Salsa Inayati, Ainy Inayati, Dika indahputrinurfebrianti Indira Rachmayani Indriyani, Widia Innayatu Intan Purnama Sari Irawaty Irawaty Isma Salsabila Prasetyowati Ita Mutiara Dewi Jayanti, Wilda Kartika, Alya Wahyu Khasanah, Nikmatul Khoirul Muna, Nala Kinasih, Estining Titah Kiptiyah, Siti Maryatul Lestari, Endriyani Lulus Wiji Lestari M, Nadhifa Ginayu H. M. Fathurrahman Manzilatul Rochmah, Fajar Ardina Maryati, Titik Masrifah, Amilatul Milasari, Devi Moh. Farizqo Irvan Moh. Fathurrahman Moh. Fathurrahman Muchammad Shidqon Prabowo Muhamad Azril Gibran Muhammad Wahyu Agung Risqiyono Muna Alawiyah Munawaroha, Eem Ngatiningsih, Ngatiningsih Ningsih, Ayup Suran Nova Dwiyanti Nugrahani, Arshanda Gusti Nur Indah Wahyuni Nutria, Diah Ayu Parahita, Syifana Dila Pratama, Arga Pratama, Darmawan Putri Yanuarita Sutikno Putri Yanuarita Sutikno Putri, Salsabila Arya Renggani Renggani Rifda Ananing Sekarjene Rizka Istianah Rosyid, Yusuf Rosyid Ridho S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sagita Ayuk Lestari Salsabela Dima Ayu Fitriana Salwa Hanan Andini Shinta Afifah Ramadhan Siti Maryatul Kiptiyah Sofia, Virda Andhara Subagyo, Norita Agustina Sukma, Shinsya Arika Suratno Suratno Sutikno, Putri Yanuarita Tri Andika Rahman Trianda, Okta Utari, Purwanti Vina Indriana Rukmana Wardani, Novia Wahyu Wijayama, Bayu Wijayama, Bayu Wulan Aulia Azizah Wulandari, Evita Yulia Rahmawati, Yulia Yusnia, Irma