Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA KONSUMSI SAYUR DAN PRODUK OLAHANNYA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Rasmikayati, Elly; Wiyono, Sulistyodewi Nur; Saefudin, Bobby Rachmat
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3790

Abstract

Strong immune system is needed to prevent Covid-19. One of these efforts is to eat enough vegetables. Consumption patterns are influenced by internal factors and external factors. This research aims to analyze what internal and external factors influence the consumption patterns of vegetables and processed products among students during pandemic. The research method used in this study was a survey method. The data analysis tools used are crosstab analysis and chi square test. The research show that internal factors, namely motivation factors, influence the number of types of processed vegetables consumed, frequency of consumption, and amount of consumption, but motivation factors do not influence the number of types of vegetables consumed. The preference factor influences the type of vegetables consumed and the amount consumed, but does not influence the number of types of processed vegetables consumed or the frequency of consumption. Meanwhile, the knowledge factor has no effect on all variables of vegetable consumption patterns among students. Meanwhile, external factors, namely the role of parents, the role of media and price factors, do not influence all variables in student vegetable consumption patterns, except for the number of types of processed vegetables consumed by students which is influenced by media factors. Keywords: processed vegetables, consumption patterns, consumption patterns. INTISARIDiperlukan sistem imunitas tubuh yang kuat untuk mencegah Covid-19. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengonsumsi sayur yang cukup. Pola konsumsi dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal apa saja yang mempengaruhi pola konsumsi sayur dan olahannya pada mahasiswa pada saat pandemi. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah metode survei. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis crosstab dan chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor internal yaitu faktor motivasi mempengaruhi terhadap jumlah jenis olahan sayur yang dikonsumsi, frekuensi konsumsi, dan jumlah konsumsi, tetapi faktor motivasi tidak berpengaruh terhadap jumlah jenis sayuran yang dikonsumsi. Faktor preferensi/kesukaan berpengaruh terhadap jenis sayur yang dikonsumsi dan jumlah konsumsi, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah jenis olahan sayur yang dikonsumsi, frekuensi konsumsi. Sementara faktor pengetahuan tidak berpengaruh terhadap semua variabel pola konsumsi sayur pada mahasiswa. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor peran orang tua, faktor peran media dan faktor harga tidak berpengaruh terhadap semua variabel pola konsumsi sayur pada mahasiswa, kecuali jumlah jenis olahan sayur yang dikonsumsi mahasiswa yang dipengaruhi oleh faktor media. Kata kunci: olahan sayur, pola konsumsi, pola konsumsi.
ANALISIS KORELASI KARAKTERISTIK KARYAWAN DENGAN KINERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN AGRIBISNIS BUAH NAGA Rasmikayati, Elly; Irawan, Akbar Adiputra; Saefudin, Bobby Rachmat; Zikriawan Purnama, Mochamad Dafa; Bayu Utomo Sumarsah, Muhammad Nugroho
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2508

Abstract

Indonesia merupakan sebuah negara agraris yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah serta sektor pertanian yang memiliki peran penting untuk perekonomian di indonesia. Saat ini banyak perusahaan atau industri yang ingin meningkatkan produktivitas dan kinerjanya, salah satu faktor yang dapat mempengaruhi adalah sumber daya manusia (SDM). PT. Trisna Naga Asih adalah salah satu perusahaan pertanian yang membutuhkan sumber daya manusia yang berkompetensi dengan baik untuk menjalankan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik karyawan dengan kinerja karyawan di PT Trisna Naga Asih. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan studi literatur dan pengambilan data sekunder dengan sampel berukuran 62 orang karyawan di PT Trisna Naga Asih. Metode analisis yang digunakan pada penilitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif, analisis crosstab dan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terjadi korelasi yang positif dan signifikan pada variabel karakteristik dan kinerja karyawan diantaranya antara tingkat pendidikan dengan kemampuan menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik dan benar serta bertanggung jawab, antara tingkat pendidikan dengan kemampuan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, antara jenis kelamin dengan kemampuan untuk menjalin hubungan baik antar sesama pekerja, dan antara umur karyawan dengan kepedulian untuk saling membantu sesama pekerja apabila ada kesulitan dalam pekerjaan.
DESKRIPSI DAN KORELASI ANTARA PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KONSUMEN MINUMAN FERMENTASI Rasmikayati, Elly; Wiyono, Sulistyodewi Nur; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 1 (2025): EDISI JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i1.52

Abstract

Fermented drinks are healthy drinks that play an important role in culture and tradition in Indonesia. Drinks that have health benefits have become a trend due to increasing public awareness of health. However, there is limited public knowledge about fermented beverage products which have an important role in shaping a person's consumption behavior. This study aims to describe and analyze the correlation between knowledge and behavior of fermented beverage consumer. The research method uses a survey method to 56 fermented drink consumers from the results of simple random sampling techniques. Data analysis uses descriptive statistics and chi square tests. The results of the study include showing a significant correlation between knowledge of the benefits of fermented beverage, knowledge of many types of fermented beverage, and knowledge of the lack of fermentation in consumer knowledge variables with reasons for consuming fermented beverage and many brands of fermented beverage consumed in consumption behavior variables.
POTENSI DAN KENDALA YANG DIHADAPI PETANI MANGGA DALAM MENGAKSES LEMBAGA PEMASARAN (STUDI KASUS DI KECAMATAN GREGED KABUPATEN CIREBON) Rasmikayati, Elly; Azizah, Mentari Nur; Saefudin, Bobby Rachmat
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 1 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i1.2233

Abstract

Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar dalam mengembangkan dan meningkatkan produksi mangganya namun trennya berfluktuatif dari tahun ke tahun. Salah satu penyebabnya adalah masalah sulitnya petani mengakses lembaga pemasaran mangga yang lebih bersaing dalam harga jual mangganya seperti pasar induk, pasar modern atau pasar ekspor. Kecamatan Greged yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Beber dan Kecamatan Astanajapura merupakan kecamatan yang paling berpotensi dalam pengembangan agribisnis mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kendala petani dalam mengakses lembaga pemasaran di Kecamatan Greged. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan alat analisis data yaitu analisis statistika deskriptif dan analisis crosstabulation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi petani manga di Kec. Greged dalam mengakses lembaga pemasaran diantaranya mudahnya akses mendapatkan Informasi Pemasaran, system pembayaran tunai, pengetahuan mengenai informasi harga jual manga di pasar, kendali penentuan harga yang sudah banyak ditentukan oleh pihak petani dari pada pembeli, kemudahan syarat mengakses pasar dan sudah tersedianya sarana transportasi. Sedangkan kendala yang dihadapi petani mangga dalam mengakses lembaga pemasaran diantaranya cara penjual manga yang masih banyak dilakukan petani melalui perantara dan pembeli mangga yang sebagian besar masih ke pedagang pengepul atau bandar. Lebih lanjut, kebijakan revitalisasi kelembagaan mangga terutama lembaga kelompok tani harus dilakukan agar lembaga ini lebih berperan dalam memasarkan hasil mangga dari para petani. Selain itu petani harus lebih didorong untuk mampu menjual hasil panennya ke pasar secara langsung baik pasar tradisional, pasar induk, pasar modern maupun pasar ekspor. Kata Kunci: Akses Petani, Lembaga Pemasaran, Petani Mangga, Kelompok Tani.
PERILAKU AGRIBISNIS PETANI MANGGA DI KECAMATAN PANYINGKIRAN KABUPATEN MAJALENGKA PROVINSI JAWA BARAT Rasmikayati, Elly; Saefudin, Bobby Rachmat; Nadapdap, Hendrik; Supriyadi, Supriyadi
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 2 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i2.3154

Abstract

Agribisnis hendaknya menjadi budaya dalam mengelola perusahaan agribisnis maka otomatis pendapatan dan kesejahteraan petani pun akan meningkat. Namun demikian, masih rendahnya kualitas dan kuantitas hasil produksi mangga yang disebabkan teknologi yang masih sederhana dan perilaku petani yang sulit untuk mengikuti arahan penyuluh pertanian dalam kegiatan agribisnis mangganya. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis perilaku agribisnis petani mangga di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat pada semua subsistem agribisnisnya. Hasil penelitian didapatkan bahwa kebanyakan petani mangga di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka menggunakan sumber modal sendiri dalam usahatani, sumber saprotan membeli sendiri, memiliki tenaga kerja 1 orang dari keluarga sendiri dan 0-3 orang selain dari keluarga, menerapkan teknologi off season, pengendalian OPT menggunakan pestisida dan perangkap hama, memiliki hasil panen dengan kualitas grade A dan B berkisar 50-70%, dan produktivitas mangga 100 – 300 kg/pohon. Mayoritas petani menggunakan lahan kebun/ladang untuk bertanam mangga dan menjual hasil panen ke pedagang pengumpul/tengkulak, jarak ke pasar < 10 km, dan penetapan harga jual mangga hampir 90% oleh pembeli. Kata Kunci: Perilaku Agribisnis, Sistem Agribisnis, Petani Mangga.  
FENOMENA PERALIHAN USAHATANI MANGGA KE PADI DI KECAMATAN SEDONG, KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Saefudin, Bobby Rachmat; Rasmikayati, Elly; Dwirayani, Dina; Awaliyah, Fitri; AD Rachmah, AD Rachmah
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 2 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i2.3156

Abstract

Mangga merupakan jenis buah yang diminati oleh konsumen, baik di dalam negeri maupun di luar negeri sehingga agribisnis mangga seharusnya dapat memberikan keuntungan yang besar bagi petani mangga. Namun demikian, saat ini banyak petani mangga di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon mulai meninggalkan usahatani mangga dan beralih ke usahatani padi. Tujuan penelitian ini diantaranya adalah menganalisis perbedaan karakteristik petani yang bertahan dalam usahatani mangga dan yang beralih ke usahatani padi dan mengkaji penyebab petani memutuskan untuk tetap bertahan pada usahatani mangga atau beralih ke usahatani padi. Metode penelitian yang digunakan adalah survey kepada sampel petani di Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon yang terdiri dari 30 orang petani yang melakukan usahatani mangga dan pernah melakukan usahatani padi dan 35 orang untuk petani mangga yang beralih ke padi. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perbedaan produktivitas mangga, penggunaan teknologi off season, status penguasaan lahan mangga, luas lahan mangga, pendapatan usahatani mangga dan keanggotaan kelompok tani mangga antara petani mangga yang bertahan di usahatani mangga dan yang beralih ke usahatani padi. Petani mangga yang bertahan umumnya merupakan petani skala besar dan memiliki tingkat adopsi yang tinggi. Petani mangga yang beralih ke padi uumnya merupakan petani skala kecil dengan tingkat adopsi teknologi yang rendah. Sementara itu, pendapatan yang tinggi menjadi alasan petani untuk tetap melanjutkan usahatani mangga. Namun disisi lain, keterbatasan modal merupakan alasan terbesar dibalik keputusan petani mangga yang beralih ke usahatani padi.  Kata Kunci: Peralihan Usahatani, Alih Usahatani, Petani Mangga, Usahatani Padi.  
Efisisensi Pemasaran Komoditas Mangga Gedong Gincu Di Kabupaten Cirebon Awaliyah, Fitri; Saefudin, Bobby Rachmat
Paradigma Agribisnis Vol 3 No 1 (2020): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/.v3i1.3543

Abstract

Mangga gedong gincu merupakan komoditas unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis saluran pemasaran mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon, menganalisis margin pemasaran, profit marjin farmer’s share dan efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran mangga gedong gincu yang terjadi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling, teknik pengambilan data menggunakan metide wawancara dan focus group discussion . Metode analisis data menggunakan analisis saluran pemasaran, analisis marjin pemasaran, analisis farmer’s share dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 saluran pemasaran pada pemasaran mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon yang melibatkan beberapa lembaga pemasaran antara lain petani, pedagang pengumpul, pedagang besar, pedagang pengecer, pedagang luar pulau, pedagang retail modern dan eksportir. Marjin pemasaran dan profit marjin terbesar terjadi pada eksportir. Persentse farmer’s share tertinggi berada pada saluran pemasaran yang memlalui kios pengecer dan pasar luar pulau. Efisiensi pemasaran terjadi pada semua saluran, namun hasil analisis menunjukkan saluran pemasaran melalui kios pengecer dan pasar luar pulau mempunyai nilai paling efisien di banding saluran retail modern dan ekspor. Kata- kata Kunci : Efisiensi, pemasaran, mangga, gedong gincu, Cirebon.
Karakteristik Individu Dan Usahatani Petani Mangga Yang Melakukan Kemitraan Pemasaran Di Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Majalengka Rasmikayati, Elly; Budi Kusumo, Rani Andriani; Sukayat, Yayat; Arisyi, Yudistira Haikal; Saefudin, Bobby Rachmat
Paradigma Agribisnis Vol 3 No 1 (2020): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/.v3i1.3544

Abstract

Petani mangga di Kecamatan Sindang Kasih, Kabupaten Majalengka sudah cukup lama melakukan kemitraan dengan UD Wulan Jaya sebagai upaya menjangkau pemasaran mangga yang lebih luas hingga pasar ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik individu dan usahatani petani yang bermitra dengan UD Wulan Jaya dan menggali bagaimana harapan petani dalam pelaksanaan kemitraan tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dan metoda survey kepada petani mangga yang bermitra aktif dengan UD Wulan Jaya menggunakan manga, Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu petani mangga yang bermitra dengan UD Wulan Jaya mayoritas berjenis kelamin laki-laki, berusia 46-64 tahun, berpendidikan SD, pekerjaan utamanya usahatani mangga, Pendapatan dari berusahatani mangga umumnya berkisar 11 juta hingga 32 juta rupiah per tahun. Mayoritas dari mereka sudah cukup berpengalaman dalam berusahatani mangga dan mangga semua petani menggunakan modal pribadi mereka sebagai sumber modal usahatani mangga. Sementara itu untuk karakteristik usahatani mangga umumnya dilakukan di luas lahan sedang yang berstatus lahan milik atau sewa. Jumlah pohon mangga yang mereka kuasai umumnya dibawah 150 pohon tetapi ada juga yang di atas 600 pohon, sedangkan produktivitas mangga per pohonnya umumnya dibawah 100 kg. Harapan para petani mangga terkait kemitraan ini adalah dikembangkannya mangga, pengolahan mangga dan pengembangan pola kemitraan yang lebih informatif dan terbuka. Kata kunci: karakteristik petani; karakteristik usahatani; kemitraan pemasaran mangga; petani mangga, pasar ekspor
Edukasi Olah Makan dan Olah Minum untuk Menggapai Sehat Rohani dan Jasmani (SEROJA) Rasmikayati, Elly; Djuwendah, Endah; Saefudin, Bobby Rachmat
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13815

Abstract

Masyarakat khususnya ibu rumah tangga seyogyanya sudah memahami dan melakukan pola makan dan minum yang benar dan tepat agar menjadikan keluarganya sehat jasmani dan Rohani. Tetapi kenyataannya banyak keluarga yang pola makan dan minumnya tidak diatur, sehingga mereka menjadi rentan untuk terkena penyakit ringan atau penyakit berat dalam jangka waktu yang lebih lama. Pengabdian Masyarakat “Sosialisasi Olah Makan dan Olah Minum untuk Menggapai Sehat Jasmani dan Rohani (SEROJA)” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu di Desa Cipacing, tentang pentingnya hidup sehat dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan dalam aksi sosial ini mencakup sosialisasi dan praktik olah makan dan olah minum, dengan fokus pada urutan makan yang benar dan menyehatkan serta cara dan waktu minum yang tepat. Metode yang dilaksanakan melewati beberapa tahap, mulai dari perencanaan, administrasi kegiatan, dan penyusunan materi. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan presentasi materi teori tentang makan dan minum yang sehat dan benar, kemudian sesi tanya jawab, praktek langsung olah makan dan olah minum oleh peserta, dan penutupan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan tingginya antusiasme dari ibu-ibu dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka cukup terkejut dalam mengikuti materi, serta praktek olah makan dan minum, dikarenakan porsi nasi yang biasanya dimakan oleh ibu-ibu menjadi berkurang sekitar 50% dari biasanya. Hal lainnya Ketika minumnya diatur, ibu-ibu juga langsung merasakan bahwa perutnya tidak kembung. Kedepannya Pengetahuan yang diberikan mengenai pengaturan makan dan minum ini dapat diimplementasikan oleh ibu-ibu dan keluarganya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga keluarga ibu-ibu dapat menggapai sehat Rohani dan jasmani (SEROJA) dan mudah merasa bahagia.
Penyuluhan Perluasan Pemilihan Pasar Mangga Melalui Identifikasi Potensi dan Kendala Dalam Usahataninya Rasmikayati, Elly; Djuwendah, Endah; Saefudin, Bobby Rachmat
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13818

Abstract

Mangga merupakan salah satu komoditas hortikultur unggulan Indonesia. Potensi tersebut seyogyanya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan petaninya, juga dengan produksi yang berlimpah seharusnya mereka dapat melakukan pemilihan pasar bagi mangganya dengan lebih bebas.  Tetapi kenyataannya akses pasar para petani masih terbatas, bahkan di pasar ekspor mangga Indonesia masih sangat minim. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan mengindentifikasi Potensi dan kendala dalam pemasaran mangga di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan informasi tersebut adalah dengan metode FGD. Metode yang dilaksanakan melewati beberapa tahap, mulai dari perencanaan, administrasi kegiatan, dan pengumpulan informasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan tingginya antusiasme dari para petani mangga dalam mengikuti rangkaian kegiatan, yang ditunjukan dengan banyaknya partisipan dalam kegiatan FGD ini. Kemudahan dalam mendapat modal usaha, terbiasanya menggunakan Teknik budidaya mangga dan persentase mangga yang berkualitas tinggi merupakan Potensi dari usahatani mangga di Kecamatan Panyingkiran.  Sedangkan kendala yang sering  dihadapi petaninya adalah kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga biaya pemeliharan tanaman mangga menjadi mahal dan kualitas mangga menjadi tidak terkontrol. Diharapakan dengan mengetahui potensi dan kendala yang dihadapi, para petani dapat melakukan pemilihan pasar yang lebih luas, tidak hanya tengkulak, bandar, atau pasar tradisional tapi dapat memasarkan mangga juga ke bandar besar, supermarket, pasar luar provinsi dan eksport.
Co-Authors AD Rachmah AD Rachmah AD Rachmah, AD Rachmah Adi Nugraha Agriani Hermita Sadeli Ahmad Choibar Tridakusumah Ai Sri Hartati Akbar Adiputra Irawan Alvi Nurin Deanier Alvi Nurin Deaniera Alvi Nurin Deaniera Amallia Ridhatillah Andung Rokhmat Hudaya Anne Charina Anton Eisa Putra Arisyi, Yudistira Haikal Aurelia Fadhilah Sari Aurelia Fadhilah Sari Azizah, Mentari Nur Bayu Utomo Sumarsah, Muhammad Nugroho Dika Supyandi Dika Supyandi Dina Dwirayani Dini Rochdiani Dwirayani, Dina Eddy Renaldi Eka Purna Yudha Elfadina, Ellisa Agri Ellisa Agri Elfadina Elly Rasmikayati Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Eti Suminartika Fadilla Deviani Fellingga Cahayu Garwa Widadari Budoyo Fitri Awaliyah Fitriana Wati Gema Wibawa Mukti Gunardi Judawinata Hanifatur Aziz Nur Ishmah Hanipradja, R.A. Sukma Ayu Hendrik Johannes Nadapdap Hendrik Nadapdap Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami Ilham Fauzan Irawan, Akbar Adiputra Kevin Marsa Tilano Khairuna Utami Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Lies Sulistyowati Lucyana Trimo Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Mahra Arari Heryanto Mentari Nur Azizah Mentari Nur Azizah Mochamad Dafa Zikriawan Purnama Mufti Helmi Mufti Helmi Muhammad Nugroho Bayu Utomo Sumarsah Nadyla Rizka Nur Amelia Nur Halimah Amir Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nur Syamsiyah Nurisa Asrienda Shafira O Hasbiansyah Pandi Pardian Rachmah, Alisabela Dhiya Raden Ajeng Sukma Ayu Hanipradja Rahman Syakur Rani Andriani Budi Kusumo Riky Rizkiansyah Risyad M. Ikhsan Ronnie S. Natawidjaja Ronnie Susman Natawidjaja SETIAWAN, IWAN Sintia Afriyanti Siti Aulia Dwi Maulidah Siti Tari Syamsiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sulistyodewi Nur Wiyono Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Wati, Fitriana Yassirly Amridha Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat Yayat Sukayat, Yayat Yayi Suryo Prabandari Yomitha Faradina Yudistira Haikal Arisyi Yudistira Haikal Arisyi Yudistira Haikal Arisyi Yulia Sari Yuniar Dianti Fauziah Yuniar Dianti Fauziah Yuniar Dianti Fauziah Zikriawan Purnama, Mochamad Dafa