Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Literasi STEM melalui Pelatihan Pemanfaatan Candi Muaro Jambi sebagai Sumber Belajar di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat Padhil Hudaya; Akhyaruddin; Deri Rachmad Pratama; Rahmawati; Nurfadilah
Proceedings National Conference Sinesia Vol. 1 No. 2 (2025): Accelerating SDGs Implementation in Indonesia towards a Golden Indonesia 2045
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/ncrcs-sinesia.v1i2.87

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut penerapan kurikulum dan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan kontekstual peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan dengan tuntutan tersebut adalah STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Namun, selama ini STEM sering dipahami hanya untuk bidang eksakta, padahal prinsip integratifnya juga dapat diterapkan dalam bidang non-eksakta seperti sejarah, bahasa, dan ilmu sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi STEM guru melalui pelatihan pemanfaatan Candi Muaro Jambi sebagai sumber belajar berbasis potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat dengan melibatkan 32 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi workshop, diskusi lintas bidang, dan pendampingan dalam perancangan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning). Guru dilatih untuk mengintegrasikan konsep sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan nilai budaya dan sejarah yang terkandung dalam Candi Muaro Jambi sebagai laboratorium belajar terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penerapan literasi STEM lintas disiplin, baik eksakta maupun non-eksakta. Guru berhasil merancang model pembelajaran adaptif yang menghubungkan konsep ilmiah dengan konteks budaya lokal, seperti proyek analisis arsitektur candi, pelestarian material bangunan, serta penulisan reflektif sejarah peradaban.
Bentuk Bahasa Sindiran dalam Tuturan Sehari-hari Masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro Kabupaten Kuantan Singingi Popy Aprilia Ningsih; Andiopenta Purba; Deri Rachmad Pratama
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4233

Abstract

Kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu yang tinggal di Desa Pulau Aro, Kabupaten Kuantan Singingi, sering menggunakan bahasa kiasan. Dalam situasi sosial tertentu, bahasa kiasan sering digunakan untuk menyindir. Tulisan ini membahas tentang bentuk bahasa sindiran yang dituturkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro. Adapun tujuan tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai bentuk sindiran yang ditemukan dalam tuturan orang Melayu Riau di Desa Pulau Aro. Selain itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna dan fungsi serta konteks penggunaan dari setiap bentuk sindiran yang ditemukan dalam interaksi sosial di masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data wawancara tak terstruktur. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung bahasa sindiran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bahasa sindiran dalam tuturan masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro terdiri atas lima bentuk yaitu ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan antifrasis, sedangkan bentuk innuendo tidak ditemukan dalam data. Setiap bentuk sindiran memiliki makna konotatif yang berbeda dan berfungsi sebagai sarana kritik sosial, teguran, nasihat, serta penilaian terhadap perilaku seseorang tanpa menyampaikan secara langsung.
Nilai-Nilai Budaya dalam Seloko Adat Pernikahan Masyarakat Desa Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi: Kajian Antropologi Sastra: Cultural Values in the Traditional Marriage Seloko of the Sungai Gelam Village Community, Muaro Jambi Regency: An Anthropological Literature Study Chika Yolanda; Liza Septa Wilyanti; Deri Rachmad Pratama
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam seloko adat pernikahan masyarakat Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi sastra. Data penelitian berupa 11  seloko adat yang diperoleh melalui metode observasi, wawancara mendalam bersama pemangku adat, dan perekaman langsung saat prosesi berlangsung. Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data melalui transkripsi dan pengelompokkan tema, penyajian data dalam bentuk uraian teks seloko, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seloko pernikahan mendokumentasikan lima dimensi nilai budaya secara utuh, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (ketakwaan dan berserah diri), alam (kesadaran ekologis), masyarakat (saling menghormati, musyawarah, kerukunan), orang lain (kebijaksanaan, memaafkan, kesopanan), dan diri sendiri (berani dan rendah hati). Temuan kebaruan penelitian ini mengungkap bahwa teks seloko bersifat polisemik dan multi-nilai; satu bait tuturan yang sama mampu memancarkan nilai vertikal-spiritual dan horizontal-sosial.
Modeling the Interrelationships of Critical Thinking Skills-Dispositions in Questioning Skills of Preservice Language Teachers Rahmawati, Sophia; Munawarah, Munawarah; @ Khalid, Kartini Aboo Talib; Octavia Kusuma Wardani, Diah; Rachmad Pratama, Deri
International Journal of Language Teaching and Education Vol. 10 No. 2 (2026): International Journal of Language Teaching and Education
Publisher : Universitas Jambi, Magister Program of English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijolte.v10i2.56911

Abstract

Questioning skills, in most teacher education discourse, is treated as though it were a matter of technique as if asking better questions were simply a skill to be drilled. This study takes a different position. Drawing on Facione's critical thinking framework, we examine how dispositional and cognitive dimensions of critical thought shape the questioning practices of 111 preservice language teachers during microteaching. Using PLS-SEM, findings confirm that critical thinking disposition predicts both critical thinking skills (t = 5.203, p < .001) and questioning skills directly (t = 4.206, p < .001), while critical thinking skills independently predict questioning quality (t = 3.952, p < .001). CTD and CTS together explain 32% of variance in questioning skills. The remaining variance being, frankly, an invitation for researchers who assume questioning is reducible to pedagogy alone. What emerges from this data is uncomfortable but necessary is being preservice teacher cannot train someone to ask intellectually serious questions if they are not, at some level, an intellectually serious person. Teacher education programs would do well to sit with that.
Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Film Animasi Si Juki The Movie Karya Faza Meonk Widyanisa Septia Arfahni; Liza Septa Wilyanti; Deri Rachmad Pratama
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): June
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.10618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam film animasi Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet karya Faza Meonk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa dialog dalam film yang mengandung nilai pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan cara menonton film secara berulang dan mencatat bagian yang relevan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan nilai pendidikan karakter, yaitu kejujuran, tanggung jawab, keadilan, kepedulian, kontrol diri, keberanian, empati dan kerjasama. Nilai-nilai tersebut disajikan melalui dialog dan dianalisis secara kontekstual sehingga film animasi Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran anak karena mengandung nilai pendidikan karakter yang relevan dengan perkembangan peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa film animasi Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet mengandung berbagai nilai pendidikan karakter yang relevan untuk pembelajaran anak. 
Membongkar konstruksi wacana yang tersembunyi melalui lima pamflet bertagar #BBMNaik secara struktural: struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro KURNIAWAN, DANIL; Pratama, Deri Rachmad
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2026): Dikbastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v9i1.58034

Abstract

Tagar #BBM naik menjadi pemantik yang krusial dalam penelitian ini karena tagar ini membawa berbagai informasi berbentuk pamflet. Adapun pamflet yang diteliti mencakup lima pamflet dari akun yang berbeda. Metodologi dalam penelitian ini yaitu berpedoman pada penelitian dari kualitatif dengan diperkuat oleh teori wacana kritis Van Dijk. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik dari Miles dan Huberman. Pamflet kelima media sosial yang telah diteliti merepresentasikan sebuah spektrum ideologi yang sangat beragam. Media Instagram juga terbukti tidak hanya sekedar menyampaikan berita namun melakukan pembingkaian informasi secara strategis.  
Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia SMP Yusra Dewi; Dimas Anugrah Adiyadmo; Deri Rachmad Pratama; Sophia Rachmawati; Priyanto Priyanto
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol.7 No 1 (Maret 2026)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v7.i1.3711

Abstract

This community service program aims to enhance the competence of junior high school Indonesian language teachers in Tanjung Jabung Timur Regency in utilizing Artificial Intelligence (AI) for developing learning assessment instruments. In the era of digital transformation, teachers are required to produce assessment tools that are aligned with the curriculum, promote Higher Order Thinking Skills (HOTS), and can be developed efficiently. However, teachers often encounter challenges in creating varied, innovative, and high-quality test items within limited time constraints. The training was conducted using a participatory approach involving concept dissemination, hands-on practice with AI (ChatGPT), simulation of item construction, and reflective evaluation sessions. The results show that participants were enthusiastic and actively engaged in using AI, producing more diverse test items, although unstable internet connections were noted as a technical limitation. The novelty of this activity lies in the integration of AI technology into the design of Indonesian language evaluation instruments, thereby strengthening teachers’ digital literacy and supporting the digital transformation of education in the region. The implications include opportunities for further collaboration in curriculum development, AI-based item bank creation, and broader technology integration in teaching practices.
PENINGKATAN LITERASI STEM MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN CANDI MUARO JAMBI SEBAGAI SUMBER BELAJAR Padhil Hudaya; Akhyaruddin; Deri Rachmad Pratama; Rahmawati; Nurfadilah
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.650

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat melalui pelatihan pemanfaatan situs sejarah Candi Muaro Jambi sebagai sumber belajar kontekstual. Literasi STEM dipandang penting dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, khususnya untuk membangun kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan pemecahan masalah. Teknik pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi pembukaan, penyampaian materi inti oleh tim pengabdian, diskusi interaktif lintas mata pelajaran, serta workshop perancangan pembelajaran berbasis STEM bagi guru. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 2 Tanjung Jabung Barat pada tanggal 14 Agustus 2025 dengan melibatkan 35 guru dari berbagai bidang studi, baik eksakta maupun sosial humaniora. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep literasi STEM dan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan potensi lokal sebagai media pembelajaran. Guru memberikan respon positif terhadap model pembelajaran kontekstual berbasis Candi Muaro Jambi dan berhasil menghasilkan rancangan ajar yang mengaitkan aspek sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan nilai-nilai budaya lokal. Implikasi kegiatan ini terlihat dari tumbuhnya kesadaran guru akan pentingnya pembelajaran lintas disiplin dan berbasis kearifan lokal. Penerapan hasil pelatihan di kelas diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar dan memperkuat keterampilan abad ke-21 siswa melalui pengalaman belajar yang relevan dengan konteks lingkungan dan budaya mereka.
Nilai Moral dalam Novel Algrafi Karya Dwi Berliana Sisi Leri Rahayu Putri; Nazurti Nazurti; Deri Rachmad Pratama
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan wujud nilai moral yang terdapat dalam novel Algrafi karya Dwi Berliana. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori Nurul Zuriah mengenai nilai moral yang dijadikan pisau bedah. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data pada penelitian ini berupa kalimat yang mengandung nilai moral. Sumber data berupa novel Algrafi karya Dwi Berliana terbitan tahun 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik studi kepustakaan, yaitu membaca secara menyeluruh isi novel dan menandai kalimat atau paragraf yang mengandung nilai moral dalam novel Algrafi karya Dwi Berliana dan juga teknik catat guna mencatat data-data berupa dialog yang mengandung nilai moral. Teknik analisi data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, lalu dilanjutkan dengan verifikasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan nilai moral berupa sikap tolong-menolong, keramahan, keberanian, kasih sayang, terus terang, sederhana, sopan, kepatuhan, pengendalian diri, dan keyakinan. Kata Kunci: Nilai moral, novel, sosiologi sastra.
Honorifik dalam Bahasa Kerinci di Desa Diilir, Jambi, Kajian: Sosiolinguistik: Honorific in Kerinci Language in Diilir Village, Jambi Study: Sosiolinguistics Wahyunda Muhelya; Andiopenta Purba; Deri Rachmad Pratama
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.19756

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa klasifikasi jenis honorifik, serta deskripsi bentuk, fungsi, dan makna penggunaan honorifik dalam bahasa Kerinci. Data dikumpulkan melalui percakapan lisan dan rekaman suara dari penutur asli. Sumber data utama berupa tuturan yang mengandung sistem honorifik, diperoleh dari informan yang merupakan tokoh adat sekaligus orang tua yang memiliki pengetahuan dan wawasan luas tentang bahasa Kerinci di Desa Dusun Diilir, Kecamatan Hamparan Rawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk honorifik tersebut terdiri atas kata, singkatan kata, kelompok kata, dan kelompok singkatan kata. Adapun jenis honorifik dalam bahasa Kerinci, yang diklasifikasikan berdasarkan penamaan diri, kata ganti, jabatan tradisional, profesi, kekerabatan, dan ciri fisik. Fungsi honorifik digunakan untuk menunjukkan sikap sopan santun dan penghormatan terhadap orang lain, meninggikan lawan tutur, serta memperlihatkan kedekatan hubungan antara penutur. Penggunaan honorifik yang tepat, sesuai dengan kedudukan dan status sosial dalam masyarakat, dapat membangun hubungan yang harmonis antara penutur dan mitra tutur.