Articles
Gambaran Dukungan Keluarga terhadap Self-Management Penderita Hipertensi
Ardhika Putri Utami;
Dian Hudiyawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.732 KB)
Self-management pada penderita hipertensi merupakan managemen penyakit dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan perawatan dan pengontrolan tekanan darah tinggi sebagai upaya pencegahan komplikasi. Dalam hal ini dukungan keluarga sangat berperan terhadap self-management penderita hipertensi. Keluarga berperan dalam kemampuan mengenali masalah kesehatan, mengambil keputusan, serta merawat anggota keluarganya yang sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap self-management penderita hipertensi di Desa Lengking, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif dengan pendekatan eksploratif. Dari seluruh populasi didapatkan sampel sebanyak 100 responden, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan yaitu dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas penderita hipertensi dengan dukungan keluarga yang rendah mimiliki self-managament yang kurang (16,0%), penderita hipertensi dengan dukungan keluarga sedang mayoritas memiliki self-managament yang sedang pula (20,0%), sedangkan penderita dengan dukungan keluarga tinggi mayoritas memiliki self-managament yang baik (46,0%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan self-management menuju arah yang positif. Oleh karena itu diharapkan keluarga lebih meningkatkan peran dalam pengelolaan self-management penderita hipertensi demi meningkatkan derajat status kesehatan penderita terutama pada dukungan emosional.
Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Musik Klasik terhadap Perubahan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi
Eka Lavenia Martini;
Dian Hudiyawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.867 KB)
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menuntut penderitanya untuk mengubah gaya hidup, seperti menjaga berat badan, menghindari rokok, mengatur pola makan, serta pengelolaan stress dalam menyesuaian diri terhadap kondisi kesehatannya yang tidak menentu. Kekhawatiran dan tuntutan tersebut dapat menyebabkan penderita mengalami kecemasan, yang apabila dibiarkan dapat menyebabkan perburukan kondisi kesehatan. Selama ini penanganan masalah kecemasan jarang diperhatikan oleh tenaga kesehatan, terutama kecemasan pada penderita hipertensi. Intervensi non farmakologis yang secara evidence-based practice dapat menurunkan kecemasan yaitu terapi musik klasik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap perubahan tingkat kecemasan penderita hipertensi. Desain pada penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen one group pre test and post test, dan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon, kemudian sampel penelitian ini adalah penderita hipertensi yang mengalami kecemasan di desa Lengking sebanyak 81 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan perempuan lebih banyak mengalami kecemasan (67,9%) dengan rentan usia 56-65 (51,9%) dan mayoritas berpendidikan SD (54,3%). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap perubahan tingkat kecemasan penderita hipertensi (p < 0,001). Oleh karena itu, diharapkan kepada tenaga kesehatan terutama puskesmas dapat menerapkan atau mengajarkan terapi musik klasik terhadap masyarakat.
STRATEGI DAN PERAN TENAGA KESEHATAN UNTUK MENANGANI MASALAH KESEHATAN DENGAN BIAYA RENDAH SELAMA COVID- 19 : LITERATUR REVIEW
Egidia Tiffany;
Dilla Nurfatika Sari;
Intan Roesyati;
Dian Hudiyawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (856.851 KB)
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrompernapasan akut coronavirus 2 atau Sars-CoV-2 dan pertama kaliditemukan pada bulan Desember tahun 2019 di kota Wuhan, China.Sejak saat itu, virus menyebar dengan sangat cepat diseluruh duniasehingga mengakibatkan pandemi Covid-19. Berbagai upayapencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan oleh pemerintah disetiap negara di dunia untuk memutus rantai penyebaran virus ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji “Strategy andMedical Role” dalam mengatasi masalah kesehatan di lingkunganmasyarakat khususnya di era Pandemi coronavirus-disease 2019(COVID-19) dengan biaya yang rendah sehingga dapat memberikanpenguatan dalam hal percepatan penanganan sehingga terbentukpemulihan ekonomi yang adekuat dalam memerangi pandemiCOVID-19. Literature review ini ditulis dengan metode naratifdengan menggunakan empat database yaitu BMJ Journals,ScienceDirect, Research Gate, Clinical Key dan menghasilkan 11jurnal untuk ditindaklanjuti. Strategi dan peran tenaga kesehatanuntuk menangani masalah kesehatan dengan biaya rendah bisadengan Non-invasive ventilator, Artificial Intelegance, AmbuBox,Low-cost Miniature Robot, Vaccine for global health, PlantBiotechnology, Facial mask filtration, Low-Cost ContactThermometry, SARS-Cov-2 RapidPlex, dan Suraksha mampumemberikan pengaruh terhadap percepatan penanganan COVID-19dan efektif digunakan untuk mengurangi beban ekonomi terkaitstrategi pemulihan ekonomi yang adekuat di masa pandemi COVID19.
Respon Psikologis Mahasiswa Keperawatan pada Masa Pandemi Covid-19
Hunain Suci Kamila;
Dian Hudiyawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (184.943 KB)
Latar Belakang : Kecemasan dapat mempengaruhi rasa percaya diri, serta dapat mengganggu kehidupan dan pikiran seseorang. Mahasiswa kesehatan mungkin juga mengkhawatirkan kesehatan mereka sendiri dan kesehatan orang lain, termasuk kinerja mereka serta ketakutan yang berkaitan dengan bencana atau pandemi yang sedang terjadi saat ini. Tujuan : Mengetahui Respon Psikologis Mahasiswa Keperawatan UMS pada Masa Pandemi Covid-19. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 21 yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, kemudian disebarkan menggunakan google forms. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil : Terdapat 105 responden dengan mayoritas jenis kelamin perempuan (84.8%), usia rata-rata : 22 tahun, mayoritas mengalami kecemasan sedang (41%). Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tingkat akhir mengalami gejala kecemasan karena pandemi covid-19.
Overview Of Life Satisfaction And Coping In Congestive Heart Failure Patients At UNS Surakarta Hospital
Tiyas Priyanti;
Dian Hudiyawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (334.786 KB)
Gagal jantung kongestif adalah sindrom klinis dimana jantung tidak mampu melakukan perfusi jaringan untuk mencukupi kebutuhan metabolisme tubuh. Penurunan kondisi fisik pada pasien gagal jantung akan berdampak pada kehidupan penderitanya baik secara fisik maupun mental. Pasien gagal jantung akan merasakan sesak nafas sehingga diperlukan pembatasan aktivitas yang berakibat pada kepuasan hidupnya dimana peningkatan keparahan gagal jantung akan menurunkan kepuasan hidup, selain itu akan timbul perasaan takut dan cemas yang membutuhkan penyesuaian koping. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepuasan hidup dan koping pada pasien gagal jantung di Rumah US Surakarta. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan The Brief-COPE. Klasifikasi kepuasan hidup berdasarkan SWLS dibagi menjadi kurang puas, cukup puas, dan puas. Sedangkan koping berdasarkan The Brief-COPE dikategorikan menjadi Problem Focused Coping (PFC), Emotion Focused Coping (PFC), dan Dysfunctional Coping. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survey. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 57 orang (57%) memiliki kepuasan hidup cukup puas, dan 51 orang (51%) menggunakan koping kategori Emotion Focused Coping (EFC) dengan karakteristik sebagian besar berjenis kelamin laki – laki, kelompok usia 56 – 65, berpendidikan SMA, bekerja, menderita gagal jantung selama 1 - 5 tahun, dan status fungsional NYHA II. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pasien gagal jantung sebagian besar memiliki kepuasan hidup cukup dan koping berfokus pada emosi.
Gambaran Dukungan Keluarga terhadap Self-Management Penderita Hipertensi
Utami, Ardhika Putri;
Hudiyawati, Dian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Self-management pada penderita hipertensi merupakan managemen penyakit dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan perawatan dan pengontrolan tekanan darah tinggi sebagai upaya pencegahan komplikasi. Dalam hal ini dukungan keluarga sangat berperan terhadap self-management penderita hipertensi. Keluarga berperan dalam kemampuan mengenali masalah kesehatan, mengambil keputusan, serta merawat anggota keluarganya yang sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap self-management penderita hipertensi di Desa Lengking, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kuantitatif dengan pendekatan eksploratif. Dari seluruh populasi didapatkan sampel sebanyak 100 responden, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan yaitu dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas penderita hipertensi dengan dukungan keluarga yang rendah mimiliki self-managament yang kurang (16,0%), penderita hipertensi dengan dukungan keluarga sedang mayoritas memiliki self-managament yang sedang pula (20,0%), sedangkan penderita dengan dukungan keluarga tinggi mayoritas memiliki self-managament yang baik (46,0%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan self-management menuju arah yang positif. Oleh karena itu diharapkan keluarga lebih meningkatkan peran dalam pengelolaan self-management penderita hipertensi demi meningkatkan derajat status kesehatan penderita terutama pada dukungan emosional.
Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Musik Klasik terhadap Perubahan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi
Martini, Eka Lavenia;
Hudiyawati, Dian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menuntut penderitanya untuk mengubah gaya hidup, seperti menjaga berat badan, menghindari rokok, mengatur pola makan, serta pengelolaan stress dalam menyesuaian diri terhadap kondisi kesehatannya yang tidak menentu. Kekhawatiran dan tuntutan tersebut dapat menyebabkan penderita mengalami kecemasan, yang apabila dibiarkan dapat menyebabkan perburukan kondisi kesehatan. Selama ini penanganan masalah kecemasan jarang diperhatikan oleh tenaga kesehatan, terutama kecemasan pada penderita hipertensi. Intervensi non farmakologis yang secara evidence-based practice dapat menurunkan kecemasan yaitu terapi musik klasik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap perubahan tingkat kecemasan penderita hipertensi. Desain pada penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen one group pre test and post test, dan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon, kemudian sampel penelitian ini adalah penderita hipertensi yang mengalami kecemasan di desa Lengking sebanyak 81 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan perempuan lebih banyak mengalami kecemasan (67,9%) dengan rentan usia 56-65 (51,9%) dan mayoritas berpendidikan SD (54,3%). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian terapi relaksasi musik klasik terhadap perubahan tingkat kecemasan penderita hipertensi (p < 0,001). Oleh karena itu, diharapkan kepada tenaga kesehatan terutama puskesmas dapat menerapkan atau mengajarkan terapi musik klasik terhadap masyarakat.
STRATEGI DAN PERAN TENAGA KESEHATAN UNTUK MENANGANI MASALAH KESEHATAN DENGAN BIAYA RENDAH SELAMA COVID- 19 : LITERATUR REVIEW
Tiffany, Egidia;
Sari, Dilla Nurfatika;
Roesyati, Intan;
Hudiyawati, Dian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sindrompernapasan akut coronavirus 2 atau Sars-CoV-2 dan pertama kaliditemukan pada bulan Desember tahun 2019 di kota Wuhan, China.Sejak saat itu, virus menyebar dengan sangat cepat diseluruh duniasehingga mengakibatkan pandemi Covid-19. Berbagai upayapencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan oleh pemerintah disetiap negara di dunia untuk memutus rantai penyebaran virus ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji “Strategy andMedical Role” dalam mengatasi masalah kesehatan di lingkunganmasyarakat khususnya di era Pandemi coronavirus-disease 2019(COVID-19) dengan biaya yang rendah sehingga dapat memberikanpenguatan dalam hal percepatan penanganan sehingga terbentukpemulihan ekonomi yang adekuat dalam memerangi pandemiCOVID-19. Literature review ini ditulis dengan metode naratifdengan menggunakan empat database yaitu BMJ Journals,ScienceDirect, Research Gate, Clinical Key dan menghasilkan 11jurnal untuk ditindaklanjuti. Strategi dan peran tenaga kesehatanuntuk menangani masalah kesehatan dengan biaya rendah bisadengan Non-invasive ventilator, Artificial Intelegance, AmbuBox,Low-cost Miniature Robot, Vaccine for global health, PlantBiotechnology, Facial mask filtration, Low-Cost ContactThermometry, SARS-Cov-2 RapidPlex, dan Suraksha mampumemberikan pengaruh terhadap percepatan penanganan COVID-19dan efektif digunakan untuk mengurangi beban ekonomi terkaitstrategi pemulihan ekonomi yang adekuat di masa pandemi COVID19.
Respon Psikologis Mahasiswa Keperawatan pada Masa Pandemi Covid-19
Kamila, Hunain Suci;
Hudiyawati, Dian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Kecemasan dapat mempengaruhi rasa percaya diri, serta dapat mengganggu kehidupan dan pikiran seseorang. Mahasiswa kesehatan mungkin juga mengkhawatirkan kesehatan mereka sendiri dan kesehatan orang lain, termasuk kinerja mereka serta ketakutan yang berkaitan dengan bencana atau pandemi yang sedang terjadi saat ini. Tujuan : Mengetahui Respon Psikologis Mahasiswa Keperawatan UMS pada Masa Pandemi Covid-19. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 21 yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, kemudian disebarkan menggunakan google forms. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil : Terdapat 105 responden dengan mayoritas jenis kelamin perempuan (84.8%), usia rata-rata : 22 tahun, mayoritas mengalami kecemasan sedang (41%). Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tingkat akhir mengalami gejala kecemasan karena pandemi covid-19.
Overview Of Life Satisfaction And Coping In Congestive Heart Failure Patients At UNS Surakarta Hospital
Priyanti, Tiyas;
Hudiyawati, Dian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gagal jantung kongestif adalah sindrom klinis dimana jantung tidak mampu melakukan perfusi jaringan untuk mencukupi kebutuhan metabolisme tubuh. Penurunan kondisi fisik pada pasien gagal jantung akan berdampak pada kehidupan penderitanya baik secara fisik maupun mental. Pasien gagal jantung akan merasakan sesak nafas sehingga diperlukan pembatasan aktivitas yang berakibat pada kepuasan hidupnya dimana peningkatan keparahan gagal jantung akan menurunkan kepuasan hidup, selain itu akan timbul perasaan takut dan cemas yang membutuhkan penyesuaian koping. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepuasan hidup dan koping pada pasien gagal jantung di Rumah US Surakarta. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan The Brief-COPE. Klasifikasi kepuasan hidup berdasarkan SWLS dibagi menjadi kurang puas, cukup puas, dan puas. Sedangkan koping berdasarkan The Brief-COPE dikategorikan menjadi Problem Focused Coping (PFC), Emotion Focused Coping (PFC), dan Dysfunctional Coping. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survey. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 57 orang (57%) memiliki kepuasan hidup cukup puas, dan 51 orang (51%) menggunakan koping kategori Emotion Focused Coping (EFC) dengan karakteristik sebagian besar berjenis kelamin laki – laki, kelompok usia 56 – 65, berpendidikan SMA, bekerja, menderita gagal jantung selama 1 - 5 tahun, dan status fungsional NYHA II. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pasien gagal jantung sebagian besar memiliki kepuasan hidup cukup dan koping berfokus pada emosi.