Claim Missing Document
Check
Articles

Telaah Kritis Aksiologi Sains Modern Persepektif Al-Attas Dan Implementasinya Dalam Komunikasi Ilmiah Riskiyatul Mawaddah; Alfina Wildatul fitriyah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i3.152

Abstract

Revolusi sains modern, yang oleh Thomas Kuhn disebabkan oleh pergeseran paradigma sains, membawa perubahan besar bagi perkembangan teknologi, khususnya pada abad 20. Di samping sains modern membawa banyak manfaat bagi manusia, ternyata juga membawa efek samping luar biasa, di antaranya kerusakan alam terus-menerus dan bencana kemanusiaan, sebagaimana dinyatakan pula oleh Naquib Al-Attas. Tantangan ilmu yang dibawa kebudayaan Barat mengakibatkan sains modern yang berkembang sarat dengan pandangan alam Barat terhadap realitas dan kebenaran. Salah satu unsur peradaban Barat adalah tragedi yang menunjukkan pencarian kebenaran serta hakikat dan tujuan hidup tanpa akhir, sehingga ia senantiasa dalam pencarian, namun tak pernah mencapai apa yang dicari. Cara pandang demikian turut memengaruhi perkembangan sains modern. Tulisan ini berupaya mengangkat secara eksplisit efek samping dari sains modern, serta pandangan Naquib Al-Attas terhadap sains modern dari sisi aksiologinya. Metode yang digunakan adalah pengkajian literatur mendalam. Dari tulisan ini dapat dinyatakan secara pasti bahwa khazanah keilmuan Islam telah memberikan pondasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya sains. Hal ini terbukti dalam sejarah peradaban Islam bagaimana para ulama dan ilmuwan muslim memberikan rambu yang jelas dalam perkembangan ilmu. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah maqashid syari’ah bagi perkembangan sains. Cara pandang terhadap alam sebagai objek dan manusia sebagai subjek harus mengacu kepada cara pandang Islam dalam memandang realitas dan kebenaran. Di samping itu, paradigma perkembangan dan kemajuan sains modern harus mengacu pada paradigma yang berlandaskan worldview Islam yang menegaskan bahwa perkembangan dan kemajuan perlu tertuju pada satu hal yang tetap, yaitu tujuan dan makna hidup manusia sebagai khalifah di Bumi. Kerangka berpikir tersebut dapat menjadi acuan bagi komunitas ilmiah agar mampu memerankan peran khalifah di Bumi dengan sebenar-benarnya, sehingga dapat mencegah kerusakan alam dan bencana manusia lebih lanjut.
Ahli Waris Pengganti dalam Penerapan Pasal 185 Kompilasi Hukum Islam : Studi Analisis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Jember Nomor: 1378/Pdt.G/2019/PA. Jember Alfina Wildatul Fitriyah
Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 1 (2022): Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/af.v4i1.6

Abstract

Compilation of Islamic Law is a set of rules of Islamic Law that contains descriptions or certain law materials, Law opinions or legal rules. The heirs in the Compilation of Islamic Law are classified into three groups, namely Dzawi al-furudl al-muqad, ' Ashabah, and surrogate heir. The surrogate heir is the person who gets the inheritance to replace the real heir because he died earlier than the heir. In this study the author wants to describe clearly and in detail about The Surrogate Heirs in the Application of article 185 of the Complication of Islamic Law (Analytical Study of the Decisions of the Jember Religious Court Number: 1378/Pdt.G/2019/PA. Jember). The study used qualitative research methods. From the results of the study, the authors have two conclusions, namely: First The Surrogate Heirs in the Application of article 185 of the Complication of Islamic Law The concept of surrogate heir is not only on the upward and downward path, but can also be carried out on the sideways path and the share of the surrogate heir should not exceed from the share of the heirs who are equal to and replaced. Second, the decision of the Jember Religious Court judge number /Pdt.G/2019/PA.Jember gives a share to sons and daughters of sisters (nieces) on the grounds that they are surrogate heir can be justified based on the views of the Jember Religious Court judges. and Islamic law. Because the surrogate heir are relevant to the lafadz al-mawaali in the snippet of verse 33 of Surah An-Nisa’  
PELATIHAN PRODUK TAHU INOVATIF UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI MELALUI KREATIVITAS DI DESA KALIANYAR Sofiatus Sobriyah; Saini Saini; Qoidul Khoir; R.A. Harum Sukmo Ningratna(; Alfina Wildatul Fitriyah
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v2i2.1247

Abstract

Kalianyar Village, known as the center of the tofu manufacturing industry with 22 active tofu factories, has great economic potential. However, the products produced are mostly still in the form of traditional tofu, which does not provide added value and new business opportunities for the community. The purpose of this Community Service Program (PKM) is designed to empower mothers in the village by providing training in processing tofu into various innovative products with high economic value. This training method involves direct demonstrations, joint practice, and interactive discussions, participants are introduced to various tofu processing techniques into products such as thau donuts, tofu sticks, Kentucky tofu and tofu meatballs. This training not only focuses on the technical aspects of processing, but also on marketing strategies to increase product competitiveness in local and regional markets. The results of this activity show an increase in participants' skills in processing tofu and the emergence of initiatives to start small businesses based on tofu processing. The positive impact of this program can be seen from the opening of new business opportunities that are expected to contribute significantly to improving the economy of families and communities in Kalianyar Village.
Co-Authors Abdul Djamil ABDUL MUIS Abdullah Aji, Yunita Abdullah Hanapi Afiatul Kamilah Al Hamidi, Muhammad Fauzi Bahzar, Moh. Bella Putri Sabilla Canasta Rafanza Faris Chumaida Amelia Putri Dafid Ginting Desta Amelia Dewi Dina Firnanda Sari Egisca Mauly Sagita Elok Ayu Nandari Elsa Maulidyah Syafira Faesiyatul Lailiyah Faizatul Maula Faizatur Robiatil Adawiyah Fina Zaidatul Istiqomah Ginting, Dafid Hafideh Hafideh Haidi Hajar Widagdo Haidi Hajar Widagdo Holisatur Rahma I’zaati, Lailatul Ifka Ramadhani Ihsan Indah Robiatil Adawiyah Izza, Rifda Jamilatul Hamdiyah Kholisatul Umami Lailatul I’zaati Lailatus Sa’diah Lutfiatul Hasanah M. Afief Mundzir M. Ikrom Zainal Kudsi Mabrurotul Mahallifah Maulidatul Nabila Maulidya Hasanah Metria Dicky Putra Moch Holil Mochamad Tholib Khoiril Waro Muhamad Iqbal Ramadhan Muhammad Eka Pramudani Muhammad Farhan Fiddaroeni Musran Munizu Musran Munizu Mutia Tsamratus Sabrina Nanda Saputra Nayla Zulfina Yuliandarini Ningsih, Indah Wahyu Noviana Putri Nurul Andiana Oktaviani Putri Melinda Putri Elitya Qoidul Khoir R.A. Harum Sukmo Ningratna( R.A. Harum Sukmo Ningratna( Riskiyatul Mawaddah Risqullah Akmaludin Rofikoh Rofikoh Rohematus Sya’diah Roifatul Munawaroh Saini Siti Afita Rustia Ningsih Siti Andini Siti Munawati Siti Nafilatul Rohmah Siti Nur Hasanah Sitti Wahyuni Sjeddie Watung Sofia Amaliah Umroti Sofiatus Sobriyah Sofiatus Sobriyah Sumarno . Sunarno Sunarno Syamsul Ma’arif Tasya Arnita Tasya Aulia Arsul Masfufah Thasa Oktafiana Vina Atiqatul Maula Wingkolatin, Wingkolatin Yaturrochmah, Naili Yazid Habibullah Yulianto Abas Zainul Bakir Fauzi Zarkasi