Claim Missing Document
Check
Articles

Integrating Sufi Values in Aceh’s Dayah Salafiyah: Strategies and Challenges in Harmonizing Tradition with Modernity Wildan, Raina; Marwan, Ade Zahara; Zulfian, Zulfian; Marzuki, M. Fathin Shafly; Mazlan, Muhamad Fakarudin Bin
Jurnal Pemikiran Islam Vol. 4 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jpi.v4i2.25918

Abstract

Dayah Salafiyah in Aceh play a crucial role in preserving Islamic traditions and instilling Sufi values, particularly in the face of modernization and technological advancement. These institutions focus on developing ethical and spiritual resilience among students while addressing challenges posed by contemporary societal changes. This study investigates the methods employed by Dayah BUDI Mesja Lamno, Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Dayah MUDI Mesra Samalanga, and Dayah Ruhul Fata Seulimum Aceh Besar to internalize and adapt Sufi values in their educational frameworks. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, direct observations, and curriculum analysis. The study found that dayahs utilize methods such as the study of kitab turath, spiritual retreats (khalwat), daily rituals, and mentorship to foster virtues like humility, patience, and reliance on God. However, challenges persist, including technological distractions, societal pressures, and misconceptions about Sufism. The dayahs address these through strict discipline, critical engagement, and community support. The findings affirm the enduring relevance of Sufi values in navigating modern complexities while maintaining spiritual depth. By integrating traditional teachings with selective adaptation, Dayah Salafiyah provide a balanced model for education. 
Enhancing high school students’ understanding and skills in geophysical surveying and data processing: A service learning Jumarang, Muhammad Ishak; Putra, Yoga Satria; Muliadi, Muliadi; Ihwan, Andi; Sampurno, Joko; Faryuni, Irfana Diah; Zulfian, Zulfian; Adriat, Riza; Perdana, Radhitya; Muhardi, Muhardi
Community Empowerment Vol 10 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12716

Abstract

Knowledge and skills in geophysical surveying and data processing are unique areas for high school students interested in environmental conditions. This community engagement activity aimed to enhance the understanding and skills of high school students in Pontianak City regarding geophysical surveying and data processing through direct field observations. The activity spanned five months, from June to October 2024, and included several stages: preparation, implementation, and evaluation. Evaluation was conducted with 41 participants, achieving a success index of 90.54%. These evaluation results indicate that the activity met the expectations of most participants. Key aspects such as participant satisfaction, program utility, material comprehension, presenter/facilitator delivery, and time allocation received very high appreciation from the participants.
Studi Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut di Pesisir Kabupaten Ketapang Menggunakan Metode Wilson Gustiani, Siska; Putra, Yoga Satria; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i2.81305

Abstract

Pembangkit listrik energi terbarukan sangat dibutuhkan guna membantu Pemerintah mengatasi penggunaan listrik yang semakin tahun mengalami peningkatan. Salah satunya di Kabupaten Ketapang, yang produksi listrik dari tahun 2018 hingga 2021 mengalami peningkatan sebesar 62.477.359 KWh. Energi gelombang laut merupakan salah satu sumber energi pembangkit listrik terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat ditemukan di perairan Indonesia. Secara umum, energi gelombang laut adalah energi yang dihasilkan dari pergerakan gelombang laut menuju ke daratan atau sebaliknya. Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) telah banyak dikembangkan, diantaranya, yaitu teknologi buoy tipe, teknologi overtopping devices, dan teknologi Oscillating Water Column (OWC).Peramalan gelombang digunakan untuk mencari nilai tinggi signifikan gelombang laut dan periode gelombang laut. Karakteristik ombak yang menuju ke tepi pantai pada saat angin berhembus dapat diprediksi dengan metode Wilson. Periode datangnya gelombang dapat dihitung menggunakan persamaan yang disarankan dari Kim Niels. Daya listrik yang dihasilkan pada ketiga titik lokasi tersebut mempunyai daya listrik yang tinggi pada wilayah pantai Pulau Bawal. Pantai Pulau Bawal memiliki lokasi yang tidak menyatu dengan dengan daratan, sehingga hal ini yang menyebabkan pada lokasi tersebut memiliki nilai daya yang tinggi. Pertama, ketinggian signifikan gelombang laut di lokasi penelitian menggunakan metode Wilson memiliki ketinggian signifikan gelombang laut pada bulan Agustus yang berkisar antara 0,02-0,01 m dari tahun 2017-2021. Kedua, potensi daya listrik yang dihitung dari nilai signifikan gelombang laut dari metode Wilson, menghasilkan daya listrik yang tidak berpotensi untuk membangkitkan PLTGL. Karena, dari hasil daya listrik yang dihasilkan dari metode Wilsom kecil, berkisar antara 6,9-2,9 watt.
Identifikasi Keberadaan Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Di Desa Kapur Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Bayangkari, Emilia Kristin; Zulfian, Zulfian; Sutanto, Yuris
PRISMA FISIKA Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i2.81474

Abstract

Identifikasi air tanah di Desa Kapur Kabupaten Kubu Raya telah berhasil dilaksanakan. Metode yang digunakan untuk identifikasi tersebut adalah metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Res2Dinv untuk memperoleh penampang resistivitas 2D di bawah permukaan pada lokasi penelitian. Lintasan yang dibuat sebanyak 2 lintasan dengan panjang lintasan masing-masing 120 m. Jarak antar elektroda adalah 5 m .Dari hasil inversi lapisan tanah pada daerah penelitian berupa tanah gambut, lempung dan pasir. Air tanah diduga terdapat pada lapisan gambut yang merembes ke lapisan lempung dan terakumulasi pada lapisan pasir dengan nilai resistivitas (1,00 "“ 128) Ω𝑚. Keberadaan air tanah diduga dari kedalaman (1,25 - 19,8) m dengan nilai resistivitas (1 "“ 4,01) Ω𝑚. Dari interpretasi ini, air tanah pada daerah penelitian berjenis akuifer bebas dan dangkal yang terletak pada lapisan gambut, lempung dan pasir. Informasi terkait keberadaan air tanah ini dapat digunakan oleh warga sekitar untuk melakukan pengeboran air tanah. Pengeboran air tanah disarankan pada jarak (45-80) m pada lintasan 1 dan pada jarak (60- 66) m untuk lintasan 2 pada kedalaman (17-19,8) m dan lapisan pasir.
Perbedaan Indeks Trombosit (PDW, MPV, P-LCR, PCT) dan Jumlah Trombosit Antara Pasien Infeksi Dengue Primer dan Sekunder Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Hidayat, Hidayat; Triwahyuni, Tusy; Zulfian, Zulfian; Ayuningsih, Vita Lestari
Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 6 No 1 (2021): JOURNAL OF HEALTH SCIENCE (JURNAL ILMU KESEHATAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jik.v6i1.1306

Abstract

Demam berdarah dengue termasuk penyakit endemik yang disebabkan oleh virus dengue. Manifestasi klinis ditandai oleh trombositopenia. Trombositopenia terjadi melalui mekanisme supresi sumsum tulang, destruksi dan pemendekan masa hidup trombosit. Selain jumlah trombosit, terdapat indeks trombosit yang diketahui sebagai aktivasi trombosit yaitu PDW, MPV, P-LCR dan PCT. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan indeks trombosit (PDW, MPV, P-LCR, PCT) dan jumlah trombosit pada pasien infeksi dengue primer dan sekunder di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode analitik cross-sectional. Populasi yaitu pasien infeksi dengue primer dan sekunder menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 pasien. Data diperoleh dari rekam medis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Analisis data dengan uji independent T test dan uji Mann Whitney. Dari 35 data didapatkan hasil yang terinfeksi dengue primer sebanyak 13 orang (37,1%) dan 22 orang (62,9%) terinfeksi dengue sekunder. Median PDW infeksi dengue primer 9,7±1,24% dan sekunder 10,75±1,87%. Median MPV infeksi dengue primer 9,7±2,25fL dan sekunder 10,087±0,84fL. Rerata P-LCR infeksi dengue primer 20,58±7,93% dan sekunder 25,33±6,84%. Median PCT infeksi dengue primer 0,17±1,07% dan sekunder 0,18±0,07%. Rerata jumlah trombosit infeksi dengue primer 169.523,08±57.590,713/µL dan sekunder 179.318,18±75.082,422/µL. Hasil uji statistik didapatkan nilai p; PDW nilai p=0,068, MPV nilai p=0,538, P-LCR nilai p=0,101, PCT nilai p=0,973 dan jumlah trombosit nilai p=0,393. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara indeks trombosit (PDW, MPV, P-LCR, PCT) dan jumlah trombosit untuk infeksi dengue primer dengan sekunder. Dengue hemorrhagic fever is endemic disease caused by dengue virus.. Clinical symptomp marked by trombositopenia. Trombositopenia occurs through in mechanism of bone marrow suppresion, destruction and shortening of platelet life span. Morever platelet count, there are platelet index who known as platelet activator are PDW, MPV, P-LCR and PCT. This research to determine the difference platelet index (PDW, MPV, P-LCR, PCT) and platelet count between primary and secondary dengue infection patient at Regional General Hospital Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province. The research use analytic observational method with cross-sectional research design. Population are patient who diagnosed with primary and secondary dengue infection and using total sampling method for sampling with 35 patient. Data obtained from Regional General Hospital Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province. Data were analyzed by independent T test and Mann Whitney test. Based on 35 data from medical records, the patient who diagnosed as primary dengue infection are 13 people (37,1%) and 22 people (62,9%) who diagnosed as secondary dengue infection. Median of PDW primary dengue infection was 9,7±1,24% and secondary dengue infection was 10,75±1,87%. Median of MPV primary dengue infection was 9,7±2,25fL and secondary dengue infection was 10,087±0,84fL. Mean of P-LCR primary dengue infection was 20,58±7,93% and secondary dengue infection was 25,33±6,84%. Median of PCT primary dengue infection was 0,17±1,07% and secondary dengue infection was 0,18±0,07%. Mean of platelet count primary dengue infection was 169.523,08±57.590,713/µL and secondary dengue infection was 179.318,18±75.082,422/µL. Based on the result of statistical analyisis data, PDW p value =0,068, MPV p value=0,538, P-LCR p value=0,101, PCT p value=0,973 and platelet count p value=0,393.There are no significant differences platelet index (PDW, MPV, P-LCR, PCT) and platelet count in primary with secondary dengue infection.
Identifikasi Lapisan Bawah Permukaan Sekitar Sumur Air Garam di Desa Manis Raya dengan Metode Geolistrik Resistivitas Purba, Indra Sanjaya; Muhardi, Muhardi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v13i1.77608

Abstract

Penelitian terkait penerapan metode geolistrik resistivitas untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan sekitar sumur air garam telah dilakukan di Desa Manis Raya Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner-schlumberger   dengan 3 lintasan yang memiliki panjang masing-masing 195 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lapisan bawah permukaan daerah penelitian terdiri dari 3 lapisan hingga 39,4 m. Lapisan pertama diidentifikasi sebagai lapisan gambut dengan nilai resistivitas 0,134 sampai dengan 0,766 Ωm. Lapisan kedua berupa lapisan lempung yang berada di bawah tanah gambut dengan nilai resistivitas 0,863 Ωm sampai dengan 2,18 Ωm. Lapisan ketiga berupa pasir berada di bawah lapisan lempung dengan nilai resistivitas 4,57 Ωm   sampai dengan   38,7 Ωm. Lapisan pasir ini diduga sebagai lapisan akuifer yang menjadi wadah terakumulasinya air garam di lokasi penelitian yang berasal dari connate water dengan ketebalan mencapai 35 m.
Penentuan Nilai Penyerapan Suara Pada Panel Dinding Beton Busa Sebagai Panel Alternatif Yang Ramah Lingkungan Zulfian, Zulfian; Abdullah, Abdullah; Fahridhal, Fahridhal
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel of foam concrete wall is a type of membrane panel which has maximum sound absorption and can create quite and environmentally friendly room. The purpose of this study was to determine the magnitudeof the sound absorption value using the Sabine formula in Reverberation Chamber at Syiah Kuala University acoustic laboratory. The result of this study show that peak value curve sound absorption of 0.67 accurs at the frequency of 250 Hz, and painting of the panel surface can increase the value of sound absorption to be 0.76 at the frequency of 250 Hz,but the slope of sound absorption value sharply decreased to be 0.07at the frequency of 1000 Hz. Treatment on the panel surface can increase or decrease the value of sound absorption especially at the low frequency regions.Keywords: Panel of foam concrete wall, Sabine formula, The value of sound absorption
Kajian tentang Kemungkinan Pemanfaatan Bahan Serat Ijuk sebagai Bahan Penyerap Suara Ramah Lingkungan Zulfian, Zulfian; Sajidin, Muhammad
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The probability of application of palm fibre from arenga pinnata appear as best treatment for sound absorption material which can be used in controlling noise. The objective of this study is to determine sound absorption coefficient value of palm fibre through a testing the absorbent material, by applying sabine reverberation time formulation in reverberation chamber at Thermal and acoustics laboratory Syiah Kuala University. Result of this study show that sound absorption coefficient value is obtained 0.97, at 2000 Hz. Whereas thickness of material 20 cm with density of 150 kg/m3. Addition of density can increase sound absorption coefficient value in frequency range 1/3 octave. Proven that a comparison palm fibre and artificial material and consequently palm give better quality values because it economic value and friendly environment.Keywords: palm fiber, reverberation chamber, sound absorption coefficient
Pemodelan Inversi Metode Gravitasi Menggunakan Simulated Annealing Hakim, Yusuf Umar Al; Arman, Yudha; Zulfian, Zulfian
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.261-267.2023

Abstract

Metode gravitasi telah terbukti mampu menunjukkan jenis batuan dan mineral di bawah permukaan bumi dengan mengetahui perbedaan nilai densitasnya. Penentuan nilai densitas material ini perlu melibatkan proses inversi untuk mempersingkat waktu perhitungan. Metode inversi simulated annealing diterapkan pada data anomali gravitasi untuk menentukan jenis batuan, komponen posisi, dan struktur geologi bawah permukaan. Pada penelitian ini dibuat sebuah model sintetik berupa empat bola homogen. Ruang model berukuran 1000×1000 m dengan interval 200 m dan jumlah data 36. Parameter model yang digunakan yaitu posisi koordinat (x, y, z), jari-jari (r), dan densitas (ρ). Model sintetik yang digunakan ditambahkan noise sebesar 10% dengan sebaran seragam agar dapat dianggap sebagai data observasi. Hasil dari inversi ini diperoleh bahwa model inversi mendekati model sintetik yang diplot ke dalam peta kontur anomali gravitasi dan pencocokan kurva antara kurva anomali gravitasi observasi dan kurva anomali gravitasi inversi, serta dibuktikan juga dengan RMSE sebesar 0,0664.
Analisis Data Batimetri untuk Penentuan Alur Pelayaran Sungai Kapuas Desa Balai Belungai Kabupaten Sanggau Muqsit J.A, Ibrahim; Zulfian, Zulfian; Putra, Yoga Satria
JFT : Jurnal Fisika dan Terapannya Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jft.v12i2.56211

Abstract

The Kapuas River is a river located in West Kalimantan. Especially in Balai Blungai Village, Toba District, Sanggau Regency, this area has an important role in the distribution of goods and the mobility of barges carrying sand and bauxite to the Kapuas estuary. The depth of the river can be determined based on bathymetry data. Bathymetry is a measure of the height and low contour of the water base (depth). The purpose of this study was to determine the variation in river depth and determine recommendations for transportation routes on the Kapuas River channel, Balai Belungai Village, Toba District, Sanggau Regency based on bathymetry data. The research method used is the interpolation method used for bathymetry refinement is the triangulation with linear interpolation method by calculating the value of a point against three points that have the closest distance so that in the end the depth contour value is obtained. The tracks for barymetric data parallel to the river are 3 tracks with a track length of 2.7 km to 4.5 km and 6 tracks intersect the three tracks with a track length of 906 m to 971 m. The distance between measurement points is 3 m. The results of the study showed that the bathymetry and current in the Kapuas River, Balai Belungi Village, Toba District, Sanggau Regency vary, with depths between -2 m to -10 m and surface currents of 1.31 m / s to 2.40 m. The recommended shipping lane for loaded ships and barges is at a depth of -5 m to -10 m, with a shipping lane width of 200 m to 500 m.
Co-Authors . Apriansyah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Muid Abdullah Abdullah Abriyanti, Okta Adi Rahmad Adiningsih, Nadia Adityo Raynaldo Agung, Medha Pradipta Alhuda, Ervan Andi Ihwan Apriany, Rina Asifa Asri Asifa Asri Auliansyah, Auliansyah Ayuningsih, Vita Lestari Azrual Azwar Azrul Azwar Bayangkari, Emilia Kristin Bintoro Siswo Nugroho Boni Pahlanop Lapanporo Can, Bella Ankara Carita, Hilda Grey Gayu D. Wahyuni Danti, Namira Deni Alpito Saputra Dian Rahmawati Dwihastuty, Leny Dwiria Wahyuni dzulfahmi, dzulfahmi Esau Cornelius Fahridhal Fahridhal Febriyadi Romadhan Fitriana, Zuliya Eka Galuh Utamia Dillayati Gustiani, Siska H. Gemma Hakim, Yusuf Umar Al Harmawanda, Salsabila Hartono Hartono Hasanuddin Hasanuddin Hendri Hendri Hidayat Hidayat Hidayat, Erik Saputra Hosea, Jeremi Huaan, Hildegordis Ilyas, Nail Radhy Indah Yuliastuti, Indah Indra Sanjaya Purba, Indra Sanjaya Irawan, Muhamad Fajar Irfana Diah Faryuni Isbiantoro, Ryan Isharianto, Isharianto Jakarius, Jakarius Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Sampurno Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Juwaini Juwaini Kanyawan, Oktavia Erviana Karno - Karno Kushadiwijayanto, Arie Antasari Kusumardana, Setra Maghfianti, Azzahara Marwan, Ade Zahara Marzuki, M. Fathin Shafly Mazlan, Muhamad Fakarudin Bin Mega Nurhanisa Mega Sari Juane Sofiana Muh. Ishak Jumarang Muhammad Sajidin Muhammad Yusuf Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Multazam, Multazam Muqsit J.A, Ibrahim Noviandita, Dwi Ishika Novianti, Teti Amalia Nurhasanah Nurhasanah Nursalam, Lodri Khairul Oktavia, Dwi Intan Okto Ivansyah Pangestu, Yogi Prabowo Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Pranata, Dedy Pratomo, Rizky Dwi Purnama, Freddy Surya Purry, Allishya Purwaningrum, Ratna Putra, Novfreezal Iskandar Putra, Nurdin Satria Radhitya Perdhana Rahayu Rahayu Rahma, Aulia Rasyidin, Muhammad Amrul Rifatul Auzan Risko, Risko Riza Adriat Rolita, Devia Rudianto, Arif Rusmayanti, Rusmayanti Rusmini, Hetti Safira, Cut Siska Santi, Maria Aventri Satria Putra, Yoga Septiansyah, Muhammad Riyan Sri Rahayu Ningsih Sunardi Sunardi Suryani Suryani Susanto, Yuris Suwiryo, Karto Tegar Dharmawan Triningsih, Endang Triyono Triyono Tusy Triwahyuni Utami, Pratita Budi Vietsaman, Dionisius Endy Vikki Vikki Waras Selviani Octavia Widyastuti, Anggi Wildan, Raina Yesi Dwi Jayanti Yoga Satria Putra Yudha Arman Yuliana Nurmala Dewi Yuris Sutanto Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Umar Al Hakim Zibar, Zan