Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Website Menggunakan Wordpress Di Desa Tegaren Kabupaten Trenggalek Santoso, Nurudin; Pramono, Djoko; Amalia, Faizatul; Yudi Setiawan, Nanang
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v4i2.47

Abstract

Desa Tegaren Kabupaten Trenggalek belum memiliki website desa sebagai salah satu media promosi. Website desa memuat informasi dasar mengenai desa, visi dan misi desa, sejarah, sampai dengan peta wilayah desa, menyajikan tampilan statistik dari berbagai data yang ada di desa yang mudah dipahami oleh masyarakat, menampilkan berbagai dokumentasi kegiatan, berita-berita di desa dan sekaligus menampilkan kalender kegiatan. Oleh karena itu, penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini akan mencakup pengenalan dan pemahaman tentang pembuatan website desa sebagai media pemasaran potensi desa dan produk lokal dalam mendukung upaya peningkatan ekonomi desa. Luaran yang dihasilkan adalah peningkatan kemampuan petugas desa untuk membuat dan mengelola website desa serta mampu memanfaatkan layanan teknologi informasi dalam proses pembuatan konten website desa yang menarik dan informatif. Pelaksanaan dari Pengabdian ini dilakukan dalam tiga tahap, yang pertama adalah melakukan identifikasi permasalahan pada mitra, kedua adalah penyusunan modul serta pelaksanaan pelatihan, dan yang terakhir adalah evaluasi untuk melihat keberhasilan dari kegiatan Pengabdian yang telah dilaksanakan dengan peserta yang terdiri dari para perangkat pemerintahan desa. Pengabdian yang telah dilaksanakan dengan peserta yang terdiri dari para perangkat pemerintahan desa dan juga masyarakat desa sejumlah 13 orang peserta. Kegiatan telah dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2024 di balai desa Tegaren Kabupaten Trenggalek. Peserta pelatihan menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini bermanfaat dan juga memberikan ilmu baru terkait dengan teknologi yang dapat menunjang pekerjaan mereka sebagai pegawai pemerintah desa. Namun kekurangan dari pelaksanaan pelatihan ini diantaranya adalah penyampaian materi yang terburu-buru dan juga sarana dan prasarana yang dirasa kurang memfasilitasi peserta pelatihan.   Abstract Tegaren Village, Trenggalek Regency does not yet have a village website. The village website contains basic information about the village, such as vision and mission, history, a map of the village area, presents a statistical display of various data in the village that is easy for the community to understand, displays various activities documentation, news in the village and also displays an activity calendar. Therefore, the training activity will include an introduction and understanding of creating a village website as a marketing medium for village potential and local products in supporting efforts to improve the village economy. The output produced is an increase in the ability of village officers to create and manage village websites and utilize information technology services in creating attractive and informative village website content. The implementation of this Community Service is carried out by identifying problems, preparing modules and training, and evaluating the success of the Community Service activities that have been carried out with participants consisting of village government officials. The Community Service that has been carried out with participants consisting of village government officials and also the village community totaling 13 participants. The activity was carried out on July 17, 2024, at the Tegaren village hall, Trenggalek Regency. Training participants stated that this training activity was useful and also provided new knowledge related to technology that could support their work as village government employees. However, the shortcomings of the implementation of this training include the hasty delivery of materials and also facilities and infrastructure that were felt to be inadequate in facilitating training participants.  
Pelatihan Chatgpt dalam Menunjang Pelaksanaan Pembelajaran Di SMK Santoso, Nurudin; Kurniawan, Tri Astoto; Amalia, Faizatul; Yasmin Arifin, Naylah; Damayanti Tikna Wardani, Alvina
DIMASLOKA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Informasi dan Informatika Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/dimasloka.v5i1.71

Abstract

SMKN 1 Turen merupakan salah satu sekolah kejuruan yang terletak di kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang tak lepas dari penggunaan artificial intelligence (AI). AI dapat digunakan untuk memberikan jawaban dari pertanyaan yang diberikan, meskipun jawaban harus dicek kembali kebenarannya. Berdasarkan hasil wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, perlu adanya peningkatan keterampilan guru dengan pemanfaatan AI yang dapat digunakan dalam menunjang pembelajaran. Oleh karena itu, penyelenggaraan kegiatan pelatihan teknologi berbasis andragogi ini diperlukan untuk dilaksanakan dalam meningkatkan kemampuan guru. Pemanfaatan metode pelatihan teknologi berbasis andragogi melalui ceramah, demonstrasi, praktik, pendampingan dan studi kasus. Selain metode, terdapat modul yang digunakan sebagai bahan belajar peserta pelatihan dan juga lembar kerja yang digunakan untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 21-22 Agustus 2025. Pada saat pelatihan dilaksanakan, peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 28 guru yang berasal dari keilmuan yang berbeda. Sebelum dan sesudah pelatihan, peserta mendapatkan pre-test dan post-test yang bertujuan untuk mengukur ada atau tidaknya peningkatan kemampuan peserta pelatihan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, diperoleh bahwa terdapat perbedaan pada kemampuan peserta pelatihan dari sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan melalui uji Wilcoxon dengan nilai 0,007. Effect size juga digunakan untuk mengetahui besar pengaruh dari pelatihan ini terhadap kemampuan peserta pelatihan, dan diperoleh sebesar 0,47 yang memiliki makna pelatihan ini memberikan pengaruh sedang dalam membantu guru membuat perangkat pembelajaran. Selain itu, hasil evaluasi pelatihan yang telah diberikan kepada peserta melalui kuesioner, diperoleh bahwa peserta merasakan kepuasan selama melaksanakan pelatihan yang dilihat dari aspek pemateri, sarana dan prasarana, suasana dan materi pelatihan.   Abstract SMKN 1 Turen is a vocational school located in Turen District, Malang Regency, East Java, which is inseparable from the use of artificial intelligence (AI). AI can be used to provide answers to questions given, although the answers must be double-checked for accuracy. Based on the results of interviews with the Vice Principal for Academic Affairs, there is a need to improve teacher skills by utilizing AI that can be used to support learning. Therefore, the implementation of andragogy-based technology training activities is necessary to be implemented to improve teacher capabilities. Utilization of andragogy-based technology training methods through lectures, demonstrations, practice, mentoring and case studies. In addition to the methods, there are modules used as learning materials for training participants and also worksheets used to practice what has been learned. This training was held on August 21-22, 2025. At the time of the training, 28 teachers who participated in the activity came from various disciplines. Before and after the training, participants received a pre-test and post-test aimed at measuring whether or not there was an increase in the training participants' abilities. Based on the results of the pre-test and post-test, it was found that there was a difference in the abilities of the training participants before and after the training through the Wilcoxon test with a value of 0.007. The effect size was also used to determine the extent of the influence of this training on the abilities of the training participants, and was obtained at 0.47, which means this training had a moderate influence in helping teachers create learning tools. In addition, the results of the training evaluation that had been given to participants through a questionnaire, obtained that participants felt satisfied during the training as seen from the aspects of the material, facilities and infrastructure, atmosphere and training materials.