Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, RECORD, REVIEW (SQ4R) BERBANTUAN MEDIA EDUCANDY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Nurmahanani, Indah; Fajrussalam, Hisny; Robin, Shavega Julia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25147

Abstract

There are four main skills that learners must master when they want to master English, namely, listening, speaking, reading, and writing. These skills are influenced by how much vocabulary the learners master. This study is to test whether there is a relationship between reading and improving vocabulary mastery so that the SQ4R model is chosen. The research problem is to find out and analyze the improvement and influence of the SQ4R model assisted by Educandy media compared to students who get the TTW learning model. The method in this study uses quasi experiments non-equivalent pre-test post-test ontrol group with road safety material with a sample size of 50 students. There are instruments that are used to obtain data before and after students are given treatment or treatment. This study concluded that, there is an increase in mastery of English vocabulary and the effect on the effect of using the SQ4R learning model assisted by Educandy media is better than students who use the TTW model.
PENERAPAN MODEL READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN (RADEC) BERBANTUAN MEDIA LITERACY CLOUD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN BAHASA INGGRIS Anggia, Yosi; Indah Nurmahanani; Nadia Tiara Antik Sari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25154

Abstract

ABSTRACT English language skills are important in today's civilization. Schools are a good educational space to provide English subjects with the aim of improving and honing the English language skills of students. This happens, because the English language skills of Indonesian citizens are still low. Based on the results of preliminary observations of 6th grade students at SDS Kristen Pasundan, it shows that their reading comprehension skills in English are still lacking. Therefore, through this study aims to determine the activities of the application of the RADEC model assisted by Literacy Cloud media and determine the results of reading comprehension skills in English. The method used is Classroom Action Research (PTK). The results of this study showed that there was an increase in English reading comprehension skills from Cycle I - III. Keywords: RADEC Model, Literacy Cloud, Reading Comprehension ABSTRAK Kemampuan berbahasa Inggris menjadi hal yang penting di tengah peradaban saat ini. Sekolah menjadi ruang Pendidikan yang baik untuk menyediakan mata Pelajaran Bahasa Inggris dengan tujuan untuk meningkatkan serta mengasah kemampuan berbahasa Inggris peserta didik. Hal ini terjadi, karena kemampuan berbahasa inggris warga Indonesia masih rendah. Berdasarkan hasil observasi awal terhadap peserta didik kelas 6 di SDS Kristen Pasundan, menunjukkan kemampuan membaca pemahaman Bahasa Inggris masih kurang. Oleh karenanya, melalui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivtas penerapan model RADEC berbantuan media Literacy Cloud dan mengetahui hasil kemampuan membaca pemahaman Bahasa Inggris. Metode yang digunakan adalah dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca pemahaman Bahasa Inggris dari Siklus I – III. Kata Kunci: Model RADEC, Literacy Cloud, Membaca Pemahaman
PENGARUH MODEL GAME BASED LEARNING BERBANTUAN PERMAINAN EDUKATIF EDUCAPLAY TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA SEKOLAH DASAR Nurbaiti, Nisrina; Indah Nurmahanani; Jennyta Caturiasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.27582

Abstract

This study stems from the main issue, namely the low English vocabulary mastery among elementary school students. One of the causes is the use of monotonous teaching methods that rely heavily on textbooks, which leads to student boredom during lessons. One way to address the issue of low English vocabulary mastery among elementary school students is by using a game-based learning model assisted by the educational game platform Educaplay. The game-based learning model aims to provide interactive and enjoyable learning through the use of games. The purpose of this study is to determine the effect of using a game-based learning model assisted by the Educaplay educational game on improving elementary school students' English vocabulary mastery. This research uses a quantitative method with a quasi-experimental design. The sample in this study consisted of students from classes IV B and IV C at SDIT Al-Bina Purwakarta, which served as the experimental and control groups, respectively. In this study, the experimental class received treatment using the game-based learning model assisted by the Educaplay educational game, while the control class received treatment using the discovery learning model assisted by instructional video media. Based on the results of the simple linear regression test, it can be concluded that the use of the game-based learning model assisted by the Educaplay educational game had a more significant positive effect on improving elementary school students' English vocabulary mastery.
PENGARUH METODE READING GUIDE BERBANTUAN MEDIA FLIPBOOK TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR Nuroh, Rofatan; Indah Nurmahanani; Primanita Sholihah Rosmana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.28715

Abstract

This study aims to examine the effect of the reading guide method assisted by flipbook media on improving reading comprehension skills of elementary school students. The low level of students' reading comprehension ability serves as the background for this research, which seeks to offer a more effective and engaging learning alternative. The research employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The subjects were two fourth-grade classes at SDN Setia Mulya 02 in Bekasi Regency: the experimental class received instruction using the reading guide method assisted by flipbook media, while the control class used the cooperative learning model of the jigsaw type. Data collection techniques included pre-tests, post-tests, observation sheets, and documentation. The results of data analysis indicated a significant improvement in reading comprehension skills among students in the experimental class compared to the control class. It can be concluded that the reading guide method supported by flipbook media is effective in enhancing elementary students' reading comprehension skills.  
LITERACY WORKSHOP AS A MEANS OF DEVELOPING EXPRESSION AND CREATIVITY TO BRING STUDENTS CLOSER TO READING ACTIVITIES Indah Nurmahanani; Anggita Okthaviani; Fitri Nur Fa'izah; Hijri Khoerunnisa
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca siswa dan kurang optimalnya pemanfaatan perpustakaan menjadi tantangan dalam penguatan budaya literasi di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan ketertarikan siswa terhadap membaca, memperluas akses bahan bacaan, serta melatih kemampuan merangkum melalui pemanfaatan literasi digital. Workshop dilaksanakan melalui penyampaian materi literasi, pengenalan platform Let’s Read dan LiteracyCloud, kuis interaktif Kahoot, serta kunjungan ke perpustakaan yang telah ditata ulang agar lebih nyaman digunakan. Siswa juga mengikuti kegiatan kreatif berupa pembuatan Pohon Literasi sebagai media menuliskan ringkasan bacaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme membaca, kemampuan merangkum, serta meningkatnya penggunaan perpustakaan dan sumber digital. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan budaya literasi yang aktif, menyenangkan, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
MEMBANGUN GENERASI GEMAR MEMBACA MELALUI KEGIATAN WORKSHOP LITERASI YANG INSPIRATIF DAN MENYENANGKAN Nurmahanani, Indah; Ramadhani, Moza Prameswari; Radianty, Adya Pramudya Dwi Permata; Iswanti, Renata Dwi; Afrilia, Afrilia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 06 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan menjadi faktor utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, namun rendahnya minat baca pada siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan yang pelu diperhatikan. Melalui kegiatan workshop literasi yang inspiratif dan menyenangkan, dilakukan upaya untuk menumbuhkan minat baca siswa dengan menghadirkan aktivitas kreatif seperti pengenalan literasi digital melalui Literacy Cloud dan Let’s Read, kuis interaktif menggunakan Kahoot, serta penulisan resensi pada kertas berbentuk daun yang ditempelkan pada pohon literasi. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 4–6 dan dilaksanakan secara partisipatif selama satu hari. Evaluasi berdasarkan keaktifan siswa, hasil kuis, dan kualitas resensi menunjukkan adanya peningkatan antusiasme, keterlibatan, serta pemahaman terhadap bacaan. Program ini membuktikan bahwa workshop literasi yang dipadukan dengan media kreatif dan teknologi digital efektif sebagai strategi alternatif dalam meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa sekolah dasar.
DAMPAK PAPARAN KONTEN YOUTUBE DAN TIKTOK TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA ANAK SEKOLAH DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Nala Kania; Siti Aisyah; Anggun Nur Andiany; Easter Simanjuntak; Indah Nurmahanani
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i2.6932

Abstract

Abstract The increasing consumption of digital content among elementary school-aged children raises fundamental questions about its impact on Indonesian language development. International evidence from Scopus-indexed studies consistently shows that excessive screen exposure negatively associates with children's vocabulary and pragmatic development (Toth et al., 2026; Sundqvist et al., 2024), while content quality and parental mediation emerge as key moderating factors (Yang & Guan, 2024; Romano et al., 2025). This study is a systematic literature review (SLR) employing the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) protocol to systematically examine the influence of digital content viewing habits particularly through YouTube and TikTok on children's language competencies, encompassing vocabulary development, speaking ability, listening comprehension, and social communication. A three-database search (Google Scholar, Sinta, Scopus) yielded 127 initial articles, which were reduced to 12 eligible sources through four PRISMA selection phases (identification, screening, eligibility, inclusion). Analysis was conducted through narrative synthesis based on thematic categorization. Findings reveal a dual impact of digital content: educational and directed content demonstrably enriches vocabulary and improves speaking skills, while unmonitored entertainment content promotes non-standard language use, slang imitation, and reduced quality of direct verbal interaction. Key determinants of impact direction include content quality, exposure intensity, and active parental involvement. This study recommends integrated digital literacy strategies involving parents, educators, and policymakers.
Analisis Persepsi Guru Terhadap Pemanfaatan Permainan Tradisional Gobak Sodor Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar : Analysis of Teachers' Perceptions of the Use of the Traditional Game Gobak Sodor in Elementary School Learning Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Esti Yuliani; Shifa Aulia Sabna; Viona Christina Anatasya Lumbanraja; Indah Nurmahanani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru sekolah dasar terhadap pemanfaatan permainan tradisional Gobak Sodor dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 12 guru di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Bekasi yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berbasis Google Form dengan skala Likert yang terdiri dari 15 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan Gobak Sodor sebagai media pembelajaran. Permainan ini dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keaktifan dan antusiasme siswa, serta mudah diterapkan dalam pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu, sedangkan faktor fasilitas dan pengelolaan kelas tidak menjadi hambatan. Selain itu, guru juga menunjukkan minat dan kesiapan yang tinggi untuk menggunakan Gobak Sodor serta mendukung pelestarian permainan tradisional dalam pembelajaran. Dengan demikian, Gobak Sodor memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan kontekstual di sekolah dasar.
Eksplorasi Nilai Budaya Kaulinan Barudak Sunda Pada Permainan Oray-Orayan Dalam Pembelajaran Di SD: Exploration of the Cultural Values of Sundanese Barudak in the Oray-Orayan Game in Elementary School Learning Sahrany Nurmalasari; Aida Nurasyipha; Laila Puspita; Rita Nuraeni; Indah Nurmahanani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11048

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya eksistensi kaulinan barudak Sunda akibat perkembangan teknologi digital, sehingga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional mulai kurang dikenal oleh anak-anak. Salah satu permainan tradisional yang memiliki nilai budaya dan edukatif adalah permainan oray-orayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional oray-orayan serta relevansinya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui kajian terhadap berbagai artikel ilmiah dan literatur yang relevan mengenai permainan oray-orayan dan nilai budaya dalam pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis isi dengan mengelompokkan data berdasarkan indikator nilai budaya, yaitu nilai moral, nilai kearifan lokal, dan nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan oray-orayan mengandung nilai moral berupa sikap saling menghargai dan kebersamaan, nilai kearifan lokal berupa pelestarian budaya Sunda melalui bahasa, lagu, dan tradisi permainan, serta nilai karakter berupa kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab. Selain itu, permainan oray-orayan memiliki potensi sebagai media pembelajaran kontekstual yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar. Dengan demikian, permainan tradisional oray-orayan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sebagai upaya penguatan pendidikan karakter sekaligus pelestarian budaya lokal.
Pemahaman dan Praktik Pupuh Sinom Di Kalangan Mahasiswa Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Anisa Putri Mulyaningsih; Dian Christine; Rachmi Amalia Syafia Syams; Indah Nurmahanani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8846

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemahaman, praktik, faktor penghambat, dan potensi pelestarian Pupuh Sinom di kalangan mahasiswa PGSD UPI Kampus Purwakarta sebagai bentuk upaya menjaga warisan budaya Sunda di tengah arus globalisasi dan menurunnya penggunaan bahasa daerah. Pupuh Sinom dipandang sebagai salah satu bentuk sastra lisan Sunda yang memiliki nilai estetika, moral, dan pendidikan, sehingga penting untuk dikenalkan kembali kepada generasi muda, khususnya calon guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap 33 responden. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang digunakan sebagai indikator kecenderungan makna, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman konseptual yang cukup umum mengenai Pupuh Sinom, tetapi belum diikuti dengan penguasaan teknis yang memadai dalam praktik melantunkan maupun memahami struktur pupuh. Praktik penggunaan Pupuh Sinom juga masih tergolong sangat rendah karena lebih banyak mahasiswa mengenal pupuh sebagai pengetahuan budaya daripada sebagai praktik budaya yang hidup. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi dominasi budaya populer, rendahnya kebiasaan menggunakan bahasa daerah, serta kurangnya fasilitasi akademik dalam pembelajaran budaya Sunda. Meskipun demikian, mahasiswa menunjukkan sikap positif dan kesediaan untuk terlibat sebagai agen pelestarian budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa pelestarian Pupuh Sinom belum berjalan optimal sesuai indikator pelestarian budaya dalam Permendagri No. 52 Tahun 2007. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik melalui kurikulum, workshop, dan kolaborasi budaya di perguruan tinggi.
Co-Authors Acep Ruswan Acep Ruswan Acep Ruswan Adrias Afrilia, Afrilia Ahmad, Alifia Nur Azizah Habibillah Aida Nurasyipha Alfat, Virlee Isfalana Alsina Raisa Dzakira Robbaniah Althamiranda, Alfira Andoyo Sastromiharjo Anggia, Yosi Anggita Okthaviani Anggun Nur Andiany Anisa Putri Mulyaningsih Anti Damayanti Kosasih Apriliyani, Annisa Aulia Fitri Syahidah Cintia Marsela D. Wahyudin, D. Dea Aldina Lestari Debi Septiani Dede Wahyudin Desta Tiara Rahmawan Dewi Nur Mauliddiah Dian Christine Easter Simanjuntak Eko Rubiyanto Enes Oryza Sativa Erna Suwangsih Erta Alvani Esti Yuliani Farradhillah, Septy Qurrotu Aini Fasha Putri Audina Febriana, Natasya Ferdiansyach, Achmad Fitri Nur Fa'izah Fitri Rahmida Ghessiani, Luthfiannisa Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Hijri Khoerunnisa Hisny Fajrussalam Iswanti, Renata Dwi Jennyta caturiasari Laila Puspita Lala Amelia Liana Wahyuningsih Liya Lisnawati Mayanti, Iis Mifta Aulia Fitriyani Mila Marliana Muhammad Alfigo Mulyani , Srie Munir Munir Munir Munir, Munir Nabilah, Khairun Nadia Sari Nadia Tiara Antik Sari Nadia Tiara Antik Sari Nahrowi Adjie Nala Kania Neneng Sri Wulan Neneng Sriwulan Nia Rosniati Ninda Washilatul Hasanah Ninis Andini Wafa Tufahati Nur Azhar, Muthia Nurbaiti Syifa Widaningsih Nurbaiti, Nisrina Nurdiansyah Nuroh, Rofatan Nurrohmat, Titin Nyimas Amelia Andri Oksanti, Mila Primanita Sholihah Rosmana Putri, Basya Amaral Tidya Rachmi Amalia Syafia Syams Radianty, Adya Pramudya Dwi Permata Rahman, Elsa Amelia Rajasa, Gilang Ramadhani, Moza Prameswari Rayhansyach Genevieve Kurniawan Rita Nuraeni Robin, Shavega Julia Roka, Rania Rosmana, Primanita Sholihah Ruswan, Acep Sahrany Nurmalasari Salsabilla, Maghfira Sari, Nadia Tiara Antik Setianingsih, Desti Shifa Aulia Sabna Sholihah Rosmana, Primanita Sholihah Rosmana, Primanitas Siti Aisyah Sofyan Iskandar, Sofyan Solihin, Agisni Maulina Syavaqilah, Widia Syifaul Fuada Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani Tiara Antik Sari, Nadia Tiara Yogiarni Ulhaq, Sintia Viona Christina Anatasya Lumbanraja Wangsa, Aisyah Nina Widia Triyana Yayan M.A Nurbayan Yuni Widianingsih Yuwan Fijar Anugrah Zuraida Juniar Nastiti