Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA  MASYARAKAT KELURAHAN PANYURAN, KEC. PALANG, KABUPATEN TUBAN Wahyu Tri Ningsih; Tanty Wulan Dari; Moch Bahrudin; Teresia Retna Puspitadewi; Binti Yunariyah; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Roudlotul Jannah; Su'udi; Yasin Wahyuriyanto; Titik Sumiatin; Siti Maimuna
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i2.6569

Abstract

Hypertension and diabetes are of concern because of their high prevalence and their role as major risk factors for heart and blood vessel disease. The aim of this community service is to increase public knowledge and awareness of the importance of prevention and early detection of Non-Communicable Diseases.Methods used in this community service are through counseling and interactive discussions. The target is the community of Panyuran Village, Palang District, Tuban Regency. The media used is leaflets. The results of this community service are increased public knowledge and awareness of Non-Communicable Diseases, especially diabetes mellitus and hypertension, as well as prevention and early detection. Counseling activities can be carried out continuously in collaboration with local health centers and health cadres. Monitoring of activities that have been carried out needs to be carried out periodically by conducting examinations of people at risk of experiencing Non-Communicable Diseases by local health cadres.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita di Desa Bangilan Wilayah Kerja Puskesmas Bangilan Kuswaningsih, Kuswaningsih; Yunariyah, Binti; Jannah, Roudlotul
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10530825

Abstract

Immunization is an effort to actively increase a person's immunity against a disease so that when exposed to the disease they will not get sick or only experience mild illness. In Indonesia the coverage of immunization has decreased, name there are 1.7 million babies who have not received basic immunization with a coverage of only 84% during the 2019-2021 period. The purpose of this study was to describe the knowledge and attitudes of mothers about giving complete basic immunization to toddlers in the village of Bangilan, the working area of the Bangilan Health Center. Descriptive research design with a cross-sectional approach. The study population was mothers who had toddlers in Bangilan village, totaling 89 people, with a sample size of 72 people. The sampling technique used is purposive sampling. The research variable is the mother's knowledge and attitude about giving complete basic immunization to toddlers. How to collect data with a questionnaire. The results showed that the majority of mothers who had toddlers had sufficient knowledge about giving complete basic immunization with a total of 49 respondents (68%) and that almost all mothers had a negative attitude about giving complete basic immunization to toddlers with a total of 58 respondents (81%). It is hoped that the Puskesmas can conduct counseling about giving complete basic immunization regarding the benefits, objectives, side effects and impacts of not being immunized on toddlers in Bangilan village to increase the knowledge and attitude of mothers so that no mother thinks that complete basic immunization for toddlers is not important.
Faktor Dominan Yang Menyebabkan Perilaku Merokok Pada Remaja Di Smk Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban Jasmine, Melinda Margareth; Yunariyah, Binti; Jannah, Roudlotul
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10646615

Abstract

Smoking is a big problem for public health. Apart from a health perspective, smoking can also affect the personality of the smoker himself. People's smoking behavior from year to year shows an increasing trend. This happens not only because of the behavior of adults but has spread among teenagers and also children. The number of teenage smokers has been getting higher in the last 5 years, starting from 18.3% to 19.2%. The purpose of this study was to determine the dominant factors that cause smoking behavior in adolescents at SMK Taruna Jaya Prawira. Descriptive research design with a cross-sectional approach. The study population was all students of SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban class X, Department of Light Vehicle Engineering (TKR) for the 2022/2023 academic year, totaling 171 people, with a sample size of 120 people. The sampling technique used is Simple Random Sampling. The research variable is the dominant factor that causes smoking behavior in adolescents. How to collect data by distributing questionnaires and then processing the data. The results showed that most of the adolescents (57.5%) did not smoke and almost half of them smoked (42.5%). And from the results of research on adolescents who smoke, it is found that the factors that can cause smoking behavior in adolescents are the influence of friends with a frequency (72.5%). This shows that early adolescence can be influenced by the attachments around them. Teenagers tend to imitate the behavior of their friends so when their friends smoke, they have the potential to imitate them. Therefore for respondents to consider and choose their peers and the environment in which they can grow, and are motivated to carry out better activities in the future
PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR TENTANG COVID-19 DI DESA KARANGAGUNG KECAMATAN PALANG KABUPATEN TUBAN Santa, Farah Salsabila; Yunariyah, Binti; Jannah, Roudlotul
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Volume 7, Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52020/jkwgi.v7i1.3649

Abstract

Covid-19 menunjukkan penyebaran yang sangat signifikan cepat dan sudah banyak kematian yang diakibatkan dari virus ini. Hari kehari permasalahan ini bertambah dalam waktu singkat sampai perlu pengendalian secepatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan masyarakat pesisir tentang Covid-19 di Desa Karangagung Kecamatann palang Kabupaten Tuban. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional teknik sampling yang digunakan yaitu Quota Sampling dengan populasi 169 kepala keluarga dengan besar sampel 119 kepala keluarga. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan masyarakat pesisir tentang Covid-19. Teknik pengumpulan data yang digunakan merupakan kuesioner. Data di sajikan dalam bentuk tabel frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar 64 kepala keluarga (54%) berpengetahuan kurang tentang Covid-19, hampir seluruhnya kepala keluarga yang berpengetahuan kurang berusia lebih dari 65 tahun sebanyak 5 kepala keluarga (83,3%), hampir seluruhnya berpendidikan SD sebanyak 28 kepala keluarga (77%), dan sebagian besar kepala keluarga yang tidak bekerja sebanyak 9 orang (69, 2%). Pengetahuan tentang Covid- 19 sangat diperlukan oleh masyarakat pesisir. Adanya pengetahuan tentang Covid-19 akan mencegah penularan Covid-19. Untuk menambah wawasan perlu di tingkatkan adanya edukasi tentang Covid-19, Peran tenaga kesehatan bisa menjadi prioritas dalam memberikan edukasi tentang Covid-19 pada masyarakat pesisir.Kata Kunci : Pengetahuan, Mayarakat Pesisir, Covid-19
Kepatuhan Minum Obat Dengan Terjadinya Neuropati Diabetikum Pada Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Tuban Kabupaten Tuban Mirna Tri Cahyani; Su’udi; Titik Sumiatin; Binti Yunariyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1950

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, salah satunya neuropati diabetikum. Komplikasi ini sering muncul akibat hiperglikemia kronis yang tidak terkontrol, dan salah satu penyebabnya adalah ketidakpatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kejadian neuropati diabetikum pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Tuban Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh penderita diabetes melitus yang mengikuti program PROLANIS sebanyak 65 orang. Sampel diambil sebanyak 56 orang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner MMAS-8 untuk menilai kepatuhan minum obat dan DNS untuk mendeteksi neuropati diabetikum. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar (59%) penderita dengan kepatuhan rendah mengalami neuropati diabetikum, sedangkan pada penderita dengan kepatuhan tinggi, sebagian besar (30%) tidak mengalami komplikasi tersebut. Hasil uji Chi-Square menunjukkan P-value = 0,001 (P < 0,05), yang berarti ada hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kejadian neuropati diabetikum. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kepatuhan, semakin rendah risiko terjadinya neuropati diabetikum. Oleh karena itu, edukasi dan pemantauan rutin dari tenaga kesehatan sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan penderita dan mencegah komplikasi.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan tentang Hidup Bersih dan Sehat dalam Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Mukhtariyah Syafi'iyah 1 Beji Tuban Titik Sumiatin; Binti Yunariyah; Wahyu Tri Ningsih
Journal of Ners and Midwifery Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v4i1.ART.p023-027

Abstract

Scabies dikenal di Indonesia sebagai penyakit kulit. Lebih sering dikenal dengan penyakit gudik yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi terhadap saccoptes scabiei. Skabies juga dikenal sebagai penyakit menular yang mendunia dengan estimasi 300 juta kasus setiap tahunnya. Prevalensi ini bervariasi dan fluktuatif setiap waktunya. Prevalensi penyakit skabies di Indonesia adalah sekitar 6-27% dari populasi umum. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perubahan pengetahuan tentang hidup bersih dan sehat santri  setelah diberikan pendidikan kesehatan. Desain penelitian menggunakan Pre Experimental design. Populasinya adalah seluruh santri yang   di pondok pesantren Mukhtariyah Syafi’iyah 1 di Desa Beji, Kec. Jenu Kab. Tuban. Sample ditentukan secara random sampling yaitu 80 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan uji statistik Spearman dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan Santri pondok pesantren tentang hidup bersih dan sehat dalam mencegah penyakit skabies sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan setelah diberikan pendidikan kesehatan mengalami peningkatan. Sesuai hasil uji Analisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test pada data pretest dan post-test menghasilkan nilai p=0,000 (<0,05), yang berarti sangat signifikan. Pendidikan kesehatan sangat efektif dalam merubah pengetahuan santri, sehingga sangat disarankan untuk lebih meningkatkan pelaksanaan pendidikan kesehatan di pondok-pondok yang ada di wilayah Kabupaten Tuban.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Sikap Hidup Bersih dan Sehat dalam Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Mukhtariyah Syafi'iyah 1 Beji Tuban Titik Sumiatin; Binti Yunariyah
Journal of Ners and Midwifery Vol 4 No 3 (2017)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v4i3.ART.p224-227

Abstract

Scabies is known in Indonesia as skin diseases commonly known as a skin disease caused by infestation and sensitization to saccoptes scabiei. Scabies is also known as infectious disease worldwide with an estimated 300 million cases annually. This prevalence varies and fluctuates every time. The prevalence of  scabies in Indonesia is around 6-27% of the general population. The purpose of this study was to determine changes in attitude about clean and health life of  students after being given health education. The research  design was  Pre Experimental design. The population was all students  in boarding school Mukhtariyah Shafi'ites 1 in Beji village, district. Jenu Kab. Tuban. The sample was 80 people determined by random sampling . The Data were collected using a questionnaire which is then analyzed by Spearman and Wilcoxon tests. The results showed attitude of  boarding schoolstudents about clean and healthy life in preventing the  scabies disease before being given health education and after being given health education has increased. The  test results analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test showed  pretest and post-test yield value of p = 0.000 (<0.05), which means it's very significant. Health education was very effective in changing attitude of students, so it was advisable to further improve the implementation of health education at the boarding school in the district of Tuban.
Dampak penggunaan smartphone pada remaja Sumiatin, Titik; Ningsih, Wahyu Tri; Yunariyah, Binti; Nugraheni, Wahyuningsih Triana; Agnes, Yeni Lufiana Novita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 9 (2025): Volume 19 Nomor 9 (edisi khusus konference)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i9.2093

Abstract

Background: Smartphone use among adolescents has become a problem widely perceived by parents. The increasing duration of smartphone use over the years has also become a serious issue, prompting complaints from various parties. The various impacts that are beginning to be felt due to smartphone use have prompted some parties to take preventative measures. Purpose: To determine the impact of smartphone use on adolescents. Method: The research design used a descriptive approach, with a population of all adolescents at State Senior High School 2 Tuban. The sample size was 224 respondents, and the sampling technique used was simple random sampling. The research instruments used were a knowledge questionnaire and the Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) translated into Indonesian. Results: Of the 224 teenagers who used smartphones, more than half were addicted (61.6%). Impacts found on teenagers due to smartphone use included 78.6% experiencing poor mental health, 31.7% experiencing poor social relationships, the majority (92.9%) experiencing emotional instability, 30.8% engaging in risky behavior, and more than half (60.0%) having inactive physical activity. Conclusion: Smartphone use among adolescents negatively impacts mental health, social relationships, emotional well-being, risky behavior, and physical activity.   Keywords: Adolescents; Impact; Smartphone.   Pendahuluan: Penggunaan smartphone pada remaja saat ini telah menjadi masalah yang banyak dirasakan oleh orang tua.  Peningkatan durasi penggunaan smarthphone dari tahun ke tahun juga menjadi masalah serius yang dikeluhkan berbagai pihak. Banyaknya dampak yang mulai dirasakan akibat penggunaan smartphone, menyebabkan beberapa pihak telah mengambil tindakan pencegahan. Tujuan: Untuk mengetahui dampak penggunaan smartphone pada remaja. Metode: Desain penelitian menggunakan diskriptif dengan populasi seluruh remaja di SMAN 2 Tuban, besar sampel yang digunakan sebanyak 224 responden, teknik pengambilan sampel  simple random sampling. Instrumen penelitian mengadopsi dari kuesioner pengetahuan dan Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) yang telah dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil: Sebanyak 224 remaja yang menggunakan smartphone, lebih dari separuh termasuk dalam kecanduan (61.6%). Dampak yang ditemukan pada remaja akibat penggunaan smartphone, antara lain 78.6% memiliki kesehatan mental yang buruk, 31.7% memiliki hubungan sosial buruk, mayoritas (92.9%) memiliki emosional yang tidak stabil, 30.8% mempunyai perilaku berisiko, dan lebih dari separuh (60.0%) memiliki aktivitas fisik dalam kategori tidak aktif. Simpulan: penggunaan smartphone pada remaja memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental, hubungan sosial, emosional, perilaku berisiko, dan aktivitas fisik.   Kata Kunci: Dampak; Remaja; Smartphone.
Tingkat Stres Dengan Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di MTs Negeri 3 Tuban Anggita Intan Cahyani; Binti Yunariyah; Roudlotul Jannah; Wahyu Tri Ningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1893

Abstract

Dismenore atau nyeri saat menstruasi merupakan salah satu gangguan reproduksi yang umum dialami oleh remaja putri dan dapat memengaruhi aktivitas harian. Dismenore disebabkan oleh rasa nyeri akibat ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam memperparah nyeri dismenore adalah tingkat stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di MTS Negeri 3 Tuban. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi MTSN 3 Tuban TA. 2024/2025 dengan besar sampel sejumlah 107 mahasiswa dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner stres yaitu Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan kuisioner nyeri yaitu Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja mengalami stres dengan kategori sedang dan hampir setengahnya remaja mengalami intensitas nyeri dengan kategori sedang. Hasil uji Spearman Rank Correlation didapatkan p-value = 0,002 yang berarti < 0,05 sehingga ada hubungan antara tingkat stres dengan intensitas nyeri dismenore. Stres berkaitan erat dengan intensitas nyeri dismenore. Artinya, saat seseorang mengalami stres, maka kemungkinan besar intensitas nyeri dismenore yang dirasakan akan lebih berat. Oleh karena itu, bagi remaja putri sebisa mungkin mengelola stres dengan baik agar nyeri menstruasi yang dialami tidak semakin parah. Stres sebaiknya dijadikan sebagai dorongan untuk beradaptasi dan belajar mengatasi tantangan, bukan menjadi tekanan yang memperburuk kondisi fisik, termasuk nyeri saat menstruasi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Ibu Dalam Pemenuhan Kebutuhan Gizi Dengan Status Gizi Pada Balita Dipuskesmas Semanding Sabila Dhiyaul Auliya; Wahyu Tri Ningsih; Wahyuningsih Triana N; Binti Yunariyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1910

Abstract

Status gizi balita sangat dipengaruhi oleh peran ibu yang berperan menjadi pengambil keputusan utama pada pemenuhan kebutuhan gizi anak. Pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi gizi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam pemenuhan kebutuhan gizi dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Semanding. Penelitian ini menggunakan desain analitik melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini tersusun atas ibu yang mempunyai balita, yang diambil mempunyai metode purposive sampling, yang bisa diperoleh sampel sejumlah 114. Data diambil melalui kuesioner dan pengukuran status gizi balita. Analisis data dilangsungkan melalui uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Temuan penelitian menjabarkan Sebagian besar ibu tingkat pengetahuan baik mempunyai balita dengan berat badan kurang (87%) hasil uji chi square diperoleh (p value=0,008) terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita, temuan menunjukkan mayoritas ibu dengan sikap cukup mempunyai balita dengan berat badan kurang (73%) temuan uji chi square menunjukkan skor (p value =0,016), mengindikasikan terdapat hubungan sikap ibu dengan status gizi balita,hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar ibu dengan perilaku cukup mempunyai balita dengan berat badan kurang (75%) temuan uji chi square diperoleh(p value=0,012) terdapat hubungan perilaku ibu dengan status gizi balita. Terdapat hubungan yang signifikansi antara tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu dengan status gizi pada balita. Upaya peningkatan edukasi gizi kepada ibu sangat diperlukan untuk mencegah masalah gizi pada balita.
Co-Authors Agnes, Yeni Lufiana Novita Ananda Dwi Octavia Anggita Intan Cahyani Ani Intiyati Bagus F, Mochamad Yanuar Christyaningsih , Juliana Denny Eka Prasetyawan Dita Aprilia Nur Kofifah Dwi Syahrani, Aulia Ervi Husni, Ervi Evi Pratami Evi Yunita Nugrahini Farika Izaz Salsabila Firnanda Gita Putri Oktavia Riningsih Ginarsih, Yuni Helmi Chentia Hermiyanti, Pratiwi Hery Sumasto Hilmi Yumni Ira Puspita Sari Ira Rahayu Tiyar Sari Irmanda Mufida Istanto, Wisnu Jasmine, Melinda Margareth Julia Novita Putri Kasiati, Klanting Kharisma Kusumaningtyas Kuswaningsih, Kuswaningsih Lenny Putri Yunita Gayatri Luluk Widarti, Luluk Mamik Mirna Tri Cahyani Moch. Bahrudin Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Iqbal Tawakal Mujayanto Nabila Nur Cahyani Nugraheni, Wahyuningsih Triana Nurwening Tyas Wisnu Puspita Dewi, Teresia Retna Putri Dwi Yanti Rahayu Sumaningsih Rahayu, Yustika Dyah Retna Puspitadewi, Teresia Rijanto Rokhmalia, Fitri Roudhlotul Jannah Roudhotul Jannah ROUDLOTUL JANNAH Roudlotul Jannah Sabila Dhiyaul Auliya Santa, Farah Salsabila Sasongko, Ajek Satria Jesicka Kurnia Dini Setiawan Setya Budi, Oka Shafira Salsa Adinda Shovia Mei Sanggar Wati Siswari Yuniarti Siti Maimuna Siti Munawaroh Siti Nur Aisyah Sri Utami SU'UDI Su'udi, Su'udi Sukesi . Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan Sumaningsih, Rahayu Su’udi Su’udi, Su’udi, Su’udi Tanty Wulan Dari Teresia Retna P Teresia Retna Puspitadewi,S.Kep,Ns,M.Kes Titi Maharrani Titik Sumiatin Triana N, Wahyuningsih Triana N., Wahyuningsih Triana, Wahyuningsih Vera Feriska A Wahyu Tri Ningsih Wahyuningsih TN Wahyuningsih Triana N Wahyurianto, Yasin Widyastuti, Dwi Utari Windi, Yohanes Kambaru Wisnu, Nurwening Tyas Yasin Wahyuriyanto Yuni Ginarsih