Claim Missing Document
Check
Articles

Sisi Edukatif Pendidikan Islam Dan Kebermaknaan Nilai Sehat Masa Pandemi Covid-19 Di Kalimantan Selatan Agustina, Anita; Suwandewi, Alit; Tunggal, Tri; Daiyah, Isrowiyatun; Latifah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan atau (library reaseach), yaitu melakukan analisis sisi edukatif pendidikan islam dan kebermaknaan nilai sehat masa pandemi Covid-19. sisi edukasi pendidikan Islam dan kebermaknaan sehat memiliki makna yang selaras dengan peraturan dari dinas kesehatan dan aturan mengenai hidup sehat dalam Islam. Paling tidak terdapat empat nilai Pendidikan Islam yang terkandung dalam edukasi dan kebermaknaan kesehatan yakni nilai aqidah, akhlak, ibadah dan nilai sosial. Secara Aqidah ia selaras dengan perintah Tuhan untuk melindungi diri dan orang lain. Hal ini juga dapat menjadi bagian dari Akhlak dan sosial karena upaya untuk mencegah keburukan pada orang lain. Membangun hubungan baik secara vertikal dan horizontal melalui keta’atan pada protokol kesehatan memiliki nilai ibadah dalam pandangan Islam.
Hukum Bayi Tabung Dalam Agama Islam Latifah; Karinda, Merlin; Vaira, Rizky; Daiyah, Isrowiyatun; Tunggal, Tri
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 1 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research method used is library research based on the Al-Quran, hadiths and decisions from MUI fatwas and laws related to legal sources regarding IVF laws in Islam. The sources taken are from several views of the law of artificial insemination in humans (IVF). One of them is according to the opinion of Prof. Dr. Masjfuk Zuhdi, Central MUI Decision. the decision of Nahdlatul Ulama was based on the results of the Alim Ulama National Conference Forum in Kaliurang Yogyakarta in 1981, the Muhammadiyah Tarjih Institute in 1980, the Islamic Fiqh Institute in 1986, which resulted in a conclusion with strengthened legal basis from the Al-Quran and Hadith. In the fatwa of the Indonesian Ulema Council (MUI) it is stated that if IVF with sperm and egg cells of a husband and wife is legal according to mubah law, it is permissible. This can happen because it enters into endeavors based on religious principles. However, the scholars forbid the use of IVF technology from married couples who use another woman's womb as a means and this is unlawful. The scholars emphasized that in the future, this might cause difficult problems related to inheritance. In their fatwa, the MUI scholars also made a decision if IVF derived from sperm that had been frozen from a deceased husband is also unlawful because it would cause problems related to determining lineage or inheritance. Meanwhile, the process of IVF originating from sperm and egg cells that do not originate from a legal husband and wife, the MUI fatwa has expressly stated that this is unlawful with the same status as opposite sex relations outside of legal marriage or adultery.
Hubungan Anemia dan KEK dengan Kejadian BBLR Mulianisaa, Rakhma; Tunggal, Tri; Suhrawardi, Suhrawardi
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v5i2.81

Abstract

Low Birth Weight (LBW) will become a global public health problem both in the short and long term. Based on data from the South Borneo Provincial Health Office. This study aims to determine the relationship between anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women with LBW incident. Based on data from the Provincial Mortality Rate in South Borneo (2019) the highest cause was LBW with 226 cases with the highest overall in Hulu Sungai Selatan with 41 cases and Hulu Sungai Utara with 30 cases in pregnant women with LBW incident. Low birth weight can also be caused by factors of anemia and CED. This study aims to determine the relationship between anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women with the incidence of Low Birth Weight (LBW)Methods: This research method uses the literature study method. The analysis uses descriptive . Analysis by taking 7 journals, namely 5 Nationals journals and 2 Internasional journals. The results of the research in 7 journals found LBW as much as (53% - 81,3%), CED as much as (16,7% - 96,8%), The results of statistical tests showed that there was a relationship between Anemia in pregnant women with LBW (p = 0,001; 0,000; 0,012; 0,000), a relationship between CED in pregnant women with LBW (p = 0,000; 0,023; 0,001; 0,001; 0,001). The conclusion of research from 7 journals is that there is a relationship between Anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women with LBW incident it’s advisable to improve health service specifically at KIA, so that more information is provided about LBW during pregnancy checks so that pregnant women can take early prevention.Keywords: Incidence of Low Birth Weight, Anemia and Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Balita Dibawah Garis Merah (BGM) Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Barat Kabupaten Banjar Tahun 2019 Luthfia, Luthfia; Maslani, Noorhayati; rusmilawaty, rusmilawaty; Tunggal, Tri
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 7 No 02 (2023): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v7i02.119

Abstract

This research uses a cross sectional approach. The independent variables are family income, meal frequency, basic immunization status and the dependent variable is the incidence of under-five children (BGM). Samples were taken using a type-type sampling technique of 237 toddlers. The research instruments used KMS for toddlers, questionnaires, registers for toddlers, and scales. Data processing using the Chi square statistical test with α = 0.05 with a confidence level of 95%. The results of the study showed that there was a relationship between family income and the incidence of BGM under five (ρ=0.000), a relationship between eating frequency and the incidence of BGM under five (ρ=0.003), and a relationship between basic immunization status and the incidence of BGM under five (ρ=0.004). The results of this research show a relationship between family income, frequency of eating, basic immunization status and the incidence of BGM in the West Martapura Health Center work area in 2019.
HUBUNGAN PREEKLAMSI BERAT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSUD DR H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN Antung Mariah; Zakiah; Nur Rohmah Prihatanti; Tri Tunggal
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkgs.v3i1.191

Abstract

Preeklamsia berat adalah penyebab kasus rujukan terbanyak yang menyebabkan terjadinya angka sectio caesarea meningkat. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan preeklamsi berat dengan kejadian persalinan sectio caesarea Di RSUD Dr H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian case control. Sampel pada penelitian ini semua ibu bersalin yang mengalami kejadian Sectio Caesarea berjumlah 134 (kasus) dan semua ibu bersalin tidak Sectio Caesarea yang berjumlah 134 (kontrol). Teknik pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan total sampling dan kelompok kontrol menggunakan random sampling. Dari 268 responden, ibu yang mengalami sectio caesarea sebanyak 134(50%) dan yang preeklamsi berat sebanyak 104(38,8%). Hasil uji chi square menunjukkan nilai p value = 0,033 nilai OR 1,768 yang artinya ada hubungan preeklamsi berat dengan kejadian persalinan sectio caesarea di Rsud dr H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Kata Kunci: Ibu bersalin; Preeklamsia Berat; Persalinan Sectio Caesarea
HUBUNGAN UMUR DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN SIMPANG EMPAT TAHUN 2024 Rahmawati, Tri Tunggal, Erni Yuliastuti, Rafidah
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 01 Februari (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan. Berdasarkan studi pendahuluan Puskesmas Perawatan Simpang Empat banyak ditemukan ibu hamil yang anemia sebesar 10,2%. Sehingga peneliti ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Umur dan Tingkat Pengetahuan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Perawatan Simpang Empat Tahun 2024. Populasi sebanyak 215 ibu hamil dan ditemukan sampel sebanyak 68 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Simpang Empat. Penelitian menggunakan metode cross sectional. Sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian ini telah mendapatkan surat Penerimaan Ethical Clearance dari KEPK Polttekkes Kemenkes Banjarmasin dengan No.915/KEPK-PKB/2024. Responden mengalami anemia sebanyak 43 responden (63,2%). Umur berisiko sebanyak 40 responden (58,8%) dan pengetahuan ibu hamil yang kurang ditemukan sebanyak 28 responden (41,2%). Analisis uji Chi Square diperoleh hasil dengan ρ-value = 0,000 bahwa ada hubungan umur dan tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Ibu hamil yang umurnya tidak berisiko maka kecil kemungkinan untuk mengalami anemia dan semakin baik tingkat pengetahuan ibu hamil maka semakin besar terhindar dari kejadian anemia. Disarankan pada petugas kesehatan lebih intensif dalam memberikan informasi pada ibu hamil tentang anemia dan penanganannya misalnya dengan melakukan Promosi Kesehatan atau penyuluhan pada kelas Ibu Hamil dengan pemberian leaflet sebagai bahan bacaan.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERAWATAN SIMPANG EMPAT TAHUN 2024 Ria Megawati, Tri Tunggal, Rubiati Hipni, Erni Yuliastuti
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 01 Februari (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia ibu hamil menjadi penyebab utama terjadinya perdarahan. Berdasarkan data Puskesmas Perawatan Simpang Empat dalam 4 tahun terakhir mengalami peningkatan, yang terakhir terdapat 60 kasus dalam setengah tahun. Tujuan: untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan dan Paritas Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas Perawatan Simpang Empat Tahun 2024. Metode: Penelitian menggunakan metode cross sectional. Sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Populasi 258 ibu hamil dan sampel sebanyak 157 ibu hamil di Puskesmas Perawatan Simpang Empat. Instrumen yang digunakan adalah data primer register kohort ibu hamil. Hasil: Responden mengalami anemia sebanyak 103 responden (65,6%). Tingkat pendidikan dasar (SD-SMP) sebanyak 88 responden (56,1%) dan paritas yang beresiko (1 dan >3) ditemukan sebanyak 83 responden (52,9%). Hasil analisis uji Chi Square diperoleh hasil ρ-value = 0,000 bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini telah mendapatkan surat Penerimaan Ethical Clearance dari KEPK Polttekkes Kemenkes Banjarmasin dengan nomor Kode etik No.1018/KEPK-PKB/2024. Kesimpulan: Tingkat pendidikan seorang ibu hamil akan berpengaruh dalam menjaga kesehatan dirinya maupun janin dalam kandungannya. Paritas tinggi memiliki resiko lebih besar mengalami anemia karena semakin sering ibu melahirkan maka frekuensi zat besi didalam tubuh berkurang. Disarankan petugas kesehatan lebih intensif dalam memberikan informasi pada ibu hamil tentang anemia misalnya dengan melakukan promosi Kesehatan dengan memberikan leaflet sebagai bahan bacaan.  
PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA KALIUKAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASTAMBUL Dewi, Vonny Khresna Dewi; Rusmilawaty; Tunggal, Tri
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Rakat Sehat
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jrs.v4i2.118

Abstract

ABSTRACT Kaliukan Village is located in Astambul District, Banjar Regency, with 34 6-month-old babies, based on May 2024 data. Of the 6-month-old babies in Kaliukan Village who faced problems with exclusive breastfeeding, 33 were not exclusively breastfed, representing 97% of the total. The solution used is to provide counseling on the importance of providing exclusive breastfeeding, correct breastfeeding techniques and methods, breast care methods, Oxytocin Massage, how to express breast milk and how to store breast milk properly, especially with limited knowledge and inadequate practices and lack of support from husbands/families. by providing education and assistance related to providing exclusive breastfeeding, so as to increase the understanding and awareness of mothers, husbands/families and cadres about the importance of providing exclusive breastfeeding for optimal health and growth of babies. The method we will implement includes mentoring 20 parents and 5 cadres, through education and mentoring on Exclusive Breastfeeding including providing Exclusive Breastfeeding, correct breastfeeding techniques and methods, breast care methods, Oxytocin Massage, how to express breast milk and how to store breast milk properly by involving cadres. The contribution of target partners and target groups is responsible for facilitating the location of community service activities and maintaining the sustainability of the implementation of community activities for parents. The target of this community service is to increase the number of cadres and parents regarding exclusive breastfeeding, improve infant health and growth (BB/TB), and improve good nutrition in infants. Mandatory output targets are publication in online electronic media on the Poltekkes Banjarmasin YouTube, videos, leaflets and increased empowerment of partners. The implementation of community service activities and evaluations revealed that mothers understood and were able to practice them, and that breast milk flowed smoothly. This success was also due to the good collaboration between midwives and Posyandu cadres, as well as the support of husbands and families.
Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi di Desa Telang Baru Wilayah Puskesmas Telang Siong Tahun 2025 Rini Astuti; Tri Tunggal; Vonny Khresna Dewi; Erni Yuliastuti
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Barito Timur Regency Health Office in 2024 reported that 66.3% of couples were active family planning participants. At Telang Siong Community Health Center, there were 1,207 active FP participants, with 2.48% using IUDs, 46.89% injections, 30.24% pills, 16.48% implants, and 2.65% MOW, MOP, or condoms. This study used an analytic survey design with a cross-sectional approach and an accidental sampling technique involving 73 respondents. The instrument used was a questionnaire, and data were analyzed using the Chi-Square test. Results showed that 74.0% of acceptors used non-long-term contraceptive methods (non-LTCM), 52.1% had low knowledge, 61.6% had negative attitudes, and 58.9% did not receive husband support. There was a significant correlation between knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.000), and husband support (p = 0.000) with the selection of contraceptive methods. Health workers are advised to provide clear and appropriate counseling so that the community is informed about the benefits, types, and advantages of contraceptive methods.   Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur tahun 2024 melaporkan penggunaan KB aktif sebesar 66,3%. Di Puskesmas Telang Siong terdapat 1.207 peserta KB aktif dengan 2,48% menggunakan AKDR, 46,89% suntik, 30,24% pil, 16,48% implan, dan 2,65% MOW, MOP, atau kondom. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan potong lintang dan teknik accidental sampling terhadap 73 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan 74,0% akseptor menggunakan kontrasepsi non-MKJP, 52,1% memiliki pengetahuan rendah, 61,6% bersikap negatif, dan 58,9% tidak mendapatkan dukungan suami. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,000), dan dukungan suami (p = 0,000) dengan pemilihan alat kontrasepsi. Disarankan tenaga kesehatan memberikan penyuluhan yang jelas dan tepat agar masyarakat mengetahui manfaat, jenis, dan keunggulan alat kontrasepsi. Kata Kunci: Alat Kontrasepsi, Dukungan Suami, Pengetahuan, Sikap  
Hubungan Pola Makan Dan Pola Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Telang Siong Tahun 2025 Melda Hayati Rahmi; Tri Tunggal; Efi Kristiana; Hapisah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Telang Siong Health Center is ranked first for female adolescents with anemia 55.74, there are 235 adolescents and 131 teenagers suffering from anemia. Objective: To determine the relationship between dietary patterns and menstrual patterns with the incidence of anemia in the work area of the Telang Siong Community Health Center. Method: Analytical research with cross-sectional design. The number of female adolescents in the Telang Siong Community Health Center (UPTD) in 2025 was 235 people. Sampling was done using purposive sampling technique. The research instrument was a questionnaire and HB examination sheet, and the analysis was carried out using the Chi-Square test. Results: The results of the characteristics of age, class and place of residence affect the eating patterns of adolescents. There is a relationship between eating patterns and the incidence of anemia in adolescent girls with a p value of 0.000. There is a relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia in adolescent girls with a p value of 0.001. There is a relationship between the menstrual cycle and the incidence of anemia in adolescent girls with a p value of 0.000. Conclusion: Adolescent girls with unhealthy diets, inadequate nutrient intake, especially iron, and a habit of consuming fast food tend to have a higher risk of anemia. Furthermore, irregular menstrual patterns, with longer periods and heavier blood loss, also contribute to an increased risk of anemia. Adopting a healthy diet and regularly monitoring menstrual patterns are crucial for preventing anemia in adolescent girls. Latar Belakang: Puskesmas Telang Siong berada diurutan pertama remaja putri dengan anemia 55,74, terdapat 235 remaja dan 131 remaja yang menderita anemia. Tujuan: mengetahui hubungan pola makan dan pola menstruasi dengan kejadian anemia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Telang Siong. Metode: Penelitian analitik dengan desain cross sectional. Jumlah remaja putri UPTD Puskesmas Telang Siong pada tahun 2025 sebanyak 235 orang., pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dengan Instrumen penelitian kuesioner dan lembar pemeriksaan HB, selanjutnya analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil karakteristik umur, kelas dan tempat tinggal mempengaruhi pola makan remaja, Ada hubungan antara  pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri  dengan hasil  p value sebesar 0,000,Ada hubungan antara Pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri dengan hasil  p value sebesar 0,001,Ada hubungan antara siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri dengan hasil  p value sebesar 0,000. Kesimpulan: Remaja putri dengan pola makan yang tidak sehat, asupan zat gizi terutama zat besi yang tidak mencukupi, serta kebiasaan konsumsi makanan yang instan cenderung memiliki risiko anemia lebih tinggi. Selain itu, pola menstruasi yang tidak teratur, dengan lama menstruasi yang lebih panjang dan jumlah darah yang keluar lebih banyak, juga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko anemia. Pentingnya penerapan pola makan sehat dan pemantauan pola menstruasi secara rutin sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Kata Kunci: Pola Makan, Pola Menstruasi, Kejadian Anemia Remaja
Co-Authors . Zakiah Angraini, Dika Tri Anita Agustina Anita Agustina, Anita Antung Mariah Arie Heryanti Ariyani, Eka Ariyani, Eka Astuti, Sekar Sriwahyu Wulan Asy-Syifa Nashriyah Asy-Syifa Nashriyah Bangun, Vebry Erika Yanti Chairiyah Chairiyah Chairiyah Chairiyah Citrawati, Risma Novi Daiyah, Isrowiyatun Damanik, Romewahni Br Efi Kristiana Efi Kristiana Efi Kristiana Endo Argo Kuncoro Erni Setiawati Erni Yuliastuti Erni Yuliastuti Fitria Jannatul Laili Fitria Jannatul Laili Hapisah Hapisah Hapisah Hapisah, Hapisah Harmanda, Fidel Hasbi Hasbi Hilda Agustina Isnaniah Isnaniah Isrowiyatun Daiyah Isrowiyatun Daiyah Isrowiyatun Daiyah Kadek Yunita Sari Karinda, Merlin Kirana , Rita Laili , Fitria Jannatul Latifah LATIFAH Latifah Latifah Leny Agustini Lia Nurhayati Luh Putu Ratna Sundari Luthfia Luthfia Marollita, Dewi maslani, noorhayati Megawati , Megawati Megawati - Megawati Megawati Melda Hayati Rahmi Merlin Karinda Mina Yumei Santi Mina Yumei Santi Mulianisaa, Rakhma Nike Ichwan Rahayu Noor Adha Noor Adha Aprilea Norlaila Sofia Norviana, Pebia Nor’alina, Nor’alina Novi Ismarini Nur Rohmah Prihatanti Nurhidayah Nurhidayah Nurmawaty, Eka Olivia Ritanty Prihatanti , Nur Rohmah Prihatanti, Nur Rohmah Prihatanti, Nur Rohmah Putri, Veby Angela Rafidah Rafidah Rafidah Rafidah Rahmatika, Novia Ratnaningtyas, Devi Vemmy raudatul jannah Raudhatul Jannah Rinawati Rinawati Rini Astuti Riska Yunita Rita Kirana Rizani, Akhmad Rizky Vaira Rosliana Ernida Roslinawati, Selvia Rubiati Hipni Rusda Mariati Rusmawati Rusmawati, Rusmawati Rusmilawaty Santi, Ais Sari, Yashinta Karina Shafa, Hidayuatun Siti Yulia Sari Sufiawati, Desy Suhrawardi Suhrawardi suhrawardi, suhrawardi Suwandewi, Alit Syamsuddin Alan Syamsuddin Syamsuddin Tamaria Panggabean Vaira, Rizky Vonny Khresna Agung Suhadi Mohammad Hakimi Dewi Vonny Khresna Dewi Vonny Kresna Dewi wahyuni wahyuni Wenny Mai Ridatillah Wiyono, Nurlita Sari Wulandari Wulandari Yuli Astuti Yuliana Yuliana Yuliastuti, Erni Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti YUNIARTI YUNIARTI Yuningsih, Delma Zubay, Irma Damayanti Zulfikar Ali As, Zulfikar Ali