Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PEMBERIAN BOOKLET TERHADAP PERUBAHAN SIKAP REMAJA PUTERI DI POSYANDU REMAJA DESA BINAWARA WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERAWATAN LASUNG TAHUN 2024 Wahyuni, Wahyuni; Hipni, Rubiati; Yuliastuti, Erni; Tunggal, Tri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i2.10869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian booklet sebagai strategi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai kesehatan reproduksi. Menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain kontrol grup, penelitian ini melibatkan 56 remaja putri di Desa Binawara, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol yang hanya menerima penyuluhan (28 orang) dan kelompok perlakuan yang menerima penyuluhan serta booklet (28 orang). Hasil menunjukkan bahwa kelompok perlakuan seluruhnya (100%) memiliki sikap positif terhadap kesehatan reproduksi, sementara pada kelompok kontrol terdapat 24 remaja (85,7%) dengan sikap positif dan 4 remaja (14,3%) dengan sikap negatif. Analisis statistik dengan uji T menghasilkan ρ value 0,000 (<0,005), mengindikasikan pengaruh signifikan pemberian booklet dalam meningkatkan sikap positif remaja putri. Kesimpulan menunjukkan bahwa kombinasi penyuluhan dan pemberian booklet lebih efektif dibandingkan penyuluhan saja dalam mendorong perubahan sikap positif remaja putri terhadap kesehatan reproduksi This study aimed to evaluate the effectiveness of providing booklets as an educational strategy to improve adolescent girls' knowledge and attitudes toward reproductive health. Using a quasi-experimental method with a control group design, the study involved 56 adolescent girls from Binawara Village, divided into two groups: a control group receiving counseling only (28 participants) and an intervention group receiving counseling along with booklets (28 participants). The results showed that all participants in the intervention group (100%) exhibited positive attitudes toward reproductive health, compared to the control group, where 24 participants (85.7%) displayed positive attitudes and 4 participants (14.3%) displayed negative attitudes. Statistical analysis using the T-test produced a ρ value of 0.000 (<0.005), indicating a significant influence of booklet distribution on improving positive attitudes among adolescent girls. The findings conclude that combining counseling with booklet distribution is more effective than counseling alone in fostering positive changes in adolescent girls' attitudes toward reproductive health
Hubungan Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet FE Dengan Anemia Ibu Hamil Di Puskesmas Perawatan Sebamban II Sari, Yashinta Karina; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.240

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe sangatlah penting karena jika ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumi tablet Fe maka akan menyebabkan anemia. Anemia yang terjadi pada ibu hamil sangat membahayakan bukan hanya ke ibu melainkan ke janin yang dikandungnya bahkan bisa mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang mendapatkan tablet Fe pada bulan Mei-September 2024 yang berjumlah 117 orang. Teknik sampel pada penelitian ini yaitu accidental sampling menggunakan rumus slovin. Instrumen penelitian ini yaitu lembar ceklis kontrol minum tablet Fe yang ada dibuku KIA dan each touch (GcHb). Analisa data atau uji statistik yang digunakan yaitu uji spearman rank. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan bahwa 52 (57,8%) ibu hamil tidak mengalami anemia dan 38 (42,2%) ibu hamil mengalami anemia. Sedangkan untuk kepatuhan 50 (55,6%) ibu hamil patuh dalam mengkonsumi tablet Fe dan 40 (44,4%) ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumi tablet Fe. Hasil uji menggunakan uji spearman rank didapatkan bahwa nilai p-value adalah 0,000 (r=0,956) yang mana < 0,05 dapat diartikan bahwa adanya hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia. Saran : Diharapkan dapat meningkatkan Promosi kesehatan tentang kepatuhan mengkonsumsi tablet FE dan dampak anemia
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Ekslsusif Di Puskesmas Tamban Tahun 2024 Rusmawati, Rusmawati; Hipni, Rubiati; Hapisah, Hapisah; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.245

Abstract

Latar Belakang: ASI Eksklusif adalah memberikan hanya ASI saja tanpa memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur 6 bulan. Dari data capaian  ASI Eksklusif di Puskesmas Tamban  tahun 2023 masih rendah yaitu 150 (64,2%), karena faktor ibu yang bekerja. Tujuan penelitian Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 54 ibu yang mempunyai bayi usia > 6 – 12 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tamban dengan pengambilan sampel secara total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia, pendidikan, pekerjaan. Variabel dependen adalah pemberian ASI Eksklusif.  Analisa data menggunakan uji Chi square dengan nilai Confidence Interval (CI) 95 % dan tingkat kemaknaan adalah (α) 0,05. Hasil Penelitian : Hasil analisis univariat ibu yang memberikan ASI Eksklusif 17 (31,4%), mayoritas ibu berusia 20-35 tahun sebanyak 46 (85,2%), Ibu pendidikan dasar 44 (81,5%) dan ibu bekerja 33 (61,1%). Hasil analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif ( ρ < α = 0,05). Kesimpulan Pekerjaan ibu merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif. Temuan ini memperlihatkan bahwa pekerjaan ibu dapat menjadi hambatan dalam memberikan ASI Eksklusif pada bayinya, oleh karena itu program edukasi yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak tetap diperlukan untuk meningkatkan angka pemberian ASI Eksklusif di kalangan ibu bekerja dan yang memiliki pendidikan rendah.
Hubungan Usia Ibu, Paritas Dan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Terhadap Kejadian Pre Eklampsi Di Puskesmas Pelambuan Tahun 2024 Rahmatika, Novia; Tunggal, Tri; Yuliastuti, Erni; Hipni, Rubiati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.247

Abstract

Latar Belakang: Penyebab tingginya AKI di Indonesia pada tahun 2020 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 1.066 kasus (25,2%), sekota Banjarmasin, 5 kasus disebabkan akibat dari Hipertensi dalam kehamilan (Hipertensi, Preeklampsia, Eklamsi). Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Pelambuan ditemukan sebanyak 8 (9,30%) kasus preeklampsia pada tahun 2023 dan ditemukan sebanyak 6 kasus pada Januari-Juni tahun 2024. Tujuan: Mengindentifikasi dan menganalisa hubungan usia ibu, paritas dan kenaikan berat badan  ibu hamil terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Metode Penelitian Menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil triwulan II dan triwulan III di Puskesmas Pelambuan sejumlah 988 orang. Pengambilan jumlah sampel menggunakan perbandingan 1:2 menggunakan teknik simple random sampling, Instrumen penelitian menggunakan buku register dan kohort ibu hamil di Puskesmas Pelambuan. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian Didapatkan bahwa dari 57 ibu hamil, responden yang mengalami kejadian preeklampsia 19 orang (33,33%). Responden usia berisiko 30 orang (52,60%). Responden dengan paritas tidak aman 26 orang (45,60%). Responden dengan kenaikan berat badan tidak normal 24 orang (42,10%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan usia ibu hamil (ρ = 0,024) terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan paritas (ρ = 0,851) dan kenaikan berat badan (ρ = 0,255) terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Kesimpulan: Adanya hubungan usia ibu hamil terhadap kejadian preeklampsia, tidak ada hubungan paritas dan kenaikan berat badan terhadap kejadian preeklampsia
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Balita Dengan Kunjungan Ke Posyandu Di Kelurahan Pelaihari Puskesmas Pelaihari Tahun 2024 Ratnaningtyas, Devi Vemmy; Dewi, Vonny Khresna; Rusmilawaty, Rusmilawaty; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.251

Abstract

Latar belakang: Data rendahnya capaian D/S di tingkat posyandu dimana pada tahun 2023 capaian D/S rata-rata kunjungan ibu ke posyandu di bawah 50% dari 2026 ibu balita yang berada diwilayah kerja Puskesmas Pelaihari. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap Ibu balita dengan kunjungan ibu ke Posyandu di Kelurahan Pelaihari Tahun 2024. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Jumlah sampel penelitian 96 responden, Teknik sampling  Proportionate Stratified Random Sampling. Variabel independen adalah Tingkat Pengetahuan (X1) dan Sikap Ibu (X2), variabel dependen adalah Kunjungan ke Posyandu (Y). Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisa menggunakan uji Unvariat dan Bivariat dengan signifikansi α=0.05. Menggunakan data primer dengan menggunakan uji statistik SPSS versi 25.0. Hasil: Ibu yang ke posyandu aktif sebanyak 72 orang (25%), ibu tidak aktif 24 orang (25%), Ibu yang berpengetahun baik sebanyak 73 orang (76%), tingkat pengetahun kurang sebanyak 23 orang (24%) dan Ibu yang memiliki sikap positif sebanyak 73 orang (76%), Ibu yang memiliki sikap negatif sebanyak 23 orang (24%). Secara Bivariat Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kunjungan keposyandu dengan dan ada hubungan antara sikap ibu balita dengan kunjungan keposyandu. Kesimpulan:Berhubungan tingkat pengetahuan dengan kunjungan ibu balita keposyandu
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Si SMA Negri 1 Kusan Hilir Tahun 2024 Normalia, Normalia; Rusmilawaty, Rusmilawaty; Kristiana, Efi; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.254

Abstract

Latar Belakang: Remaja memiliki peranan yang sangat penting akan keberlangsungan masa depan, karena pada masa remaja sering kali disebut masa kritis. Remaja putri yang mengalami anemia berisiko menjadi wanita usia subur dengan anemia, yang kemudian dapat menjadi ibu hamil dengan anemia. Pengetahuan dan sikap yang baik dapat meningkatkan kesadaran akan risiko anemia dan pentingnya pencegahan melalui konsumsi tablet tambah darah dan gizi seimbang. SMAN 1 Kusan Hilir merupakan wilayah Puskesmas Perawatan Pagatan dengan tingkat anemia tertinggi 132 (33,5%) dari 394 remaja putri mengalami anemia. Tujuan penelitian : Penelitian ini Menggunakan desain penelitian kuantitatif observasional dengan metode survei analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri sebanyak 394 siswi, sampel 198 responden. Pengambilan jumlah sampel menggunakan Purposive Sampling yaitu teknik penentuan sampel yang dilakukan oleh peneliti, Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang di gunakan adalah Chi-Square. Hasil Penelitian : Didapatkan bahwa dari 198 remaja putri, mengalami anemia 115 orang (58,1%). Pengetahuan cukup 124 orang (62,6%), pengetahuan baik (23,2%). Sikap negatif 115 orang (58,1). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan pengetahuan baik dengan kejadian anemia sebanyak 53,0%  (p-value = 0,000), ada hubungan sikap negatif dengan kejadian anemia sangat tinggi 99,1% (p-value = 0,000). Kesimpulan Adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kusan Hilir tahun 2024.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Besi (Fe) Di Wilayah Kerja Puskesmas Pudi Kecamatan Kelumpang Utara Kabupaten Kotabaru Tahun 2024 Bangun, Vebry Erika Yanti; Rafidah, Rafidah; Tunggal, Tri; Suhrawardi, Suhrawardi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.256

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan suatu kondisi dimana berkurangnya jumlah sel darah merah, kapasitas hemoglobin dan volume hematokrit dibawah nilai normal. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh ibu hamil. Di Indonesia, kejadian anemia pada ibu hamil masih cukup sering dijumpai. Salah satu cara untuk mencegah anemia pada ibu hamil adalah dengan mengonsumsi tablet besi (Fe). Namun, kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi masih rendah, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti pengetahuan dan sikap yang nantinya akan mempengaruhi terbentuknya perilaku kesehatan. Tujuan penelitian Mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Besi (Fe) di Wilayah Kerja Puskesmas Pudi Kecamatan Kelumpang Utara Kabupaten Kotabaru Tahun 2024. Metode penelitian: Observational analytic dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan metode accidental sampling dengan responden sebanyak 100 orang. Analisis data yang digunakan pada penelitian meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian : Hasil Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang kurang yaitu 44%, dan sebagian besar responden memiliki sikap yang sangat negatif yaitu 39%, serta mayoritas responden yaitu 56% responden tidak patuh. Dibuktikan dengan uji statistik chi-square menunjukkan hubungan pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet besi (Fe). Kesimpulan ; Dari hasil Penelitian ini disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet besi.
Hubungan Pola Pemberian makanan Pada Balita Dengan Kejadian Stunting di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru Tahun 2024 Roslinawati, Selvia; Tunggal, Tri; Yuliastuti, Erni; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.272

Abstract

Latar Belakang: Di Kabupaten Kotabaru memiliki 28 puskesmas. Dari data cakupan gizi Kotabaru yaitu Puskesmas Kotabaru yang memiliki 6 desa dengan 630 balita dengan balita  stunting berjumlah 40 balita (6,35%). Dari keseluruhan data Desa Hilir Muara memiliki balita stunting pada tahun 2024 yaitu 23 balita (7,69%) dari 299 balita yang ditimbang. Tujuan penelitian : Menganalisis pola pemberian makan  pada balita dengan kejadian Stunting yang ada di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan studi analitik korelasional dengan pendekatan  case-control. Populasi penelitian ini anak usia 12-59 bulan  sebanyak 299 balita. Sampel berjumlah 69 balita. Sampel kasus stunting 23 balita dan sebagai kontrol 46 balita dengan perbandingan 1:2. Dengan tekhnik simple random sampling .Pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk menguji hubungan antara variabel pola pemberian makan dengan kejadian stunting. Hasil Penelitian : Penelitian  menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan  kejadian stunting. Data hasil Univariat untuk pemberian makan tidak tepat pada kelompok tidak stunting berjumlah 46 responden, di dapatkan sebanyak 10 responden (21,70) dan pemberian makan yang tepat 36 responden (78,3%) hasil uji chi square p-value = 0,000 Kesimpulan terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan  kejadian stunting.
Faktor Yang Berhubungan Dengan ASI Ekslusif di Posyandu Desa Sumber Sari Wilayah Kerja Puskesmas Lontar Tahun 2024 Jannah, Raudatul; Yuliastuti, Erni; Tunggal, Tri; Megawati, Megawati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.274

Abstract

Latar Belakang: Di Posyandu Desa Sumber Sari Wilayah Kerja Puskesmas Lontar meskipun sejumlah besar perempuan 96% menyusui, hanya 42% dari bayi yang berusia di bawah 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif. Rendahnya ketercapaian ASI Esklusif di Posyandu Desa Sumber Sari Wilayah Puskesmas Lontar disebabkan oleh beberapa faktor. Tujuan penelitian Tujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan ASI Eksklusif di Posyandu Desa Sumber Sari Wilayah Kerja Puskesmas Lontar Tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan metode Probability Sampling dengan teknik Total Sampling. Jumlah sampel sebanyak 32 ibu yang mempunyai bayi berusia 7-36 bulan di Di Posyandu Sumber Sari Wilayah Kerja Puskesmas Lontar tahun 2024. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini usia paling tinggi yaitu usia tidak berisiko (20-35 Tahun) sebanyak 30 responden (93,8%), dan pekerjaan ibu paling tinggi sebagai ibu rumah tangga sebanyak 23 responden (71,9%), Pemberian ASI yang tidak Eksklusif sebanyak 18 responden (56,3%), dan pengetahuan ibu yang paling tinggi dengan pengetahuan baik 19 responden (59,4%), pemberian makanan tamabahan yang tinggi pada ≥ 6 bulan sebanyak 17 responden (53,1%). Hasil p value antara hubungan pendidikan ibu, pengetahuan ibu dan pemberian makanan tambahan nilai p value 0,001. Kesimpulan ; Ada hubungan pendidikan ibu ,pengetahuan ibu dan pemberian makanan tambahan terhadap pemberuan ASI ekslusif
Hubungan Pengetahuan Dengan Minat Keikutsertaan Laki-Laki Pasangan Usia Subur (PUS) Menjadi Akseptor KB Di kecamatan Pulau Laut Barat Tahun 2024 Citrawati, Risma Novi; Yuliastuti, Erni; Tunggal, Tri; Kristiana, Efi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.279

Abstract

Latar Belakang: Program KB merupakan salah satu alternatif untuk menunda kehamilan, mengatur jumlah anak dan mengatur jarak kehamilan. Berdasarkan laporan KB Puskesmas Lontar tahun 2023, di Kecamatan Pulau Laut Barat keikutsertaan laki-laki PUS menjadi akseptor KB hanya sebesar 1,2% dari target yang ditetapkan sebesar 5,33%. Ketimpangan keikutsertaan laki-laki PUS menjadi akseptor KB salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian Tujuan penelitian  ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan dengan minat keikutsertaan laki-laki PUS menjadi akseptor KB Di Kecamatan Pulau Laut Barat Tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 1.383 orang. Jumlah sampel 94 responden, diambil menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independent penelitian adalah  pengetahuan laki-laki PUS tentang KB laki-laki. Variabel dependent  penelitian adalah minat keikutsertaan laki-laki PUS menjadi akseptor KB. Instrumen penelitian berupa kuisioner. Analisa data menggunakan chi-square (α=0,05). Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan dari 94 responden terdapat 86 laki-laki PUS dengan minat keikutsertaan menjadi akseptor KB rendah (91,5%) dan laki-laki PUS yang memiliki pegetahuan rendah tentang KB laki-laki sebanyak 56 orang (59,6%). Hasil analisa menunjukkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan minat keikutsertaan laki-laki PUS menjadi akseptor KB di Kecamatan Pulau Laut Barat tahun 2024 (p value 0,000). Kesimpulan ; Semakin tinggi pengetahuan laki-laki PUS tentang KB laki-laki, semakin tinggi minat keikutsertaan laki-laki PUS menjadi akseptor KB
Co-Authors Alit Suwandewi Angraini, Dika Tri Anita Agustina Anita Agustina, Anita Antung Mariah Arie Heryanti Astuti, Sekar Sriwahyu Wulan Bangun, Vebry Erika Yanti Chairiyah Chairiyah Chairiyah Chairiyah Citrawati, Risma Novi Daiyah, Isrowiyatun Damanik, Romewahni Br Dewi, Vonny Khresna Dewi, Vonny Khresna Dewi Efi Kristiana Endo Argo Kuncoro Erni Setiawati Erni Yuliastuti Erni Yuliastuti Fitria Jannatul Laili Hapisah Hapisah Hapisah Hapisah Hapisah Hapisah, Hapisah Harmanda, Fidel Hasbi Hasbi Hilda Agustina Isnaniah, Isnaniah Isrowiyatun Daiyah Isrowiyatun Daiyah Karinda, Merlin Kirana , Rita Kristiana, Efi Laili , Fitria Jannatul Latifah LATIFAH Latifah Latifah Luh Putu Ratna Sundari Luthfia Luthfia Marollita, Dewi maslani, noorhayati Megawati , Megawati Megawati - Melda Hayati Rahmi Merlin Karinda Mulianisaa, Rakhma Noor Adha Aprilea Normalia, Normalia Norviana, Pebia Nor’alina, Nor’alina Novi Ismarini Nur Rohmah Prihatanti Nurhidayah Nurhidayah Nurmawaty, Eka Olivia Ritanty Prihatanti , Nur Rohmah Prihatanti, Nur Rohmah Putri, Veby Angela Rafidah Rafidah Rahmatika, Novia Ratnaningtyas, Devi Vemmy raudatul jannah Rini Astuti Rita Kirana Rizani, Akhmad Rizky Vaira Roslinawati, Selvia Rubiati Hipni Rubiati Hipni, Rubiati Rusmawati Rusmawati, Rusmawati Rusmilawaty Santi, Ais Sari, Yashinta Karina Shafa, Hidayuatun Siti Yulia Sari Sofia, Norlaila Sufiawati, Desy suhrawardi, suhrawardi Suwandewi, Alit Syamsuddin Alan Syamsuddin Syamsuddin Tamaria Panggabean Vaira, Rizky vonny khresna dewi Vonny Khresna Dewi wahyuni wahyuni Wiyono, Nurlita Sari Wulandari Wulandari Yuli Astuti Yuniarti , Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuniarti Yuningsih, Delma Zakiah Zubay, Irma Damayanti Zulfikar Ali As, Zulfikar Ali