Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Antibacterial Activity of 70% Ethanol Extract of Red Hanjuang (Cordyline fruticosa L.) Leaves Against Staphylococcus aureus Nurviana, Vera; Faridah, Ida; Zustika, Diana Sri
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v10i3.395

Abstract

Productive cough is a common symptom of bacterial respiratory infections. Red hanjuang (Cordyline fruticosa L.) leaves have been traditionally used to relieve such conditions. This study aimed to standardize red hanjuang leaf plant material and evaluate the antibacterial activity of its 70% ethanol extract against Staphylococcus aureus. Phytochemical screening revealed the presence of flavonoids, saponins, tannins, polyphenols, quinones, steroids, monoterpenoids, and sesquiterpenoids. Antibacterial activity was tested using the well diffusion method at concentrations of 10%, 25%, 35%, and 50%, with minimum inhibitory concentration (MIC) tests ranging from 10% to 0.8%. Specific and non-specific standardization showed water-soluble extract at 34.593%, ethanol-soluble extract at 31.663%, moisture content at 4.67%, drying loss at 9.57%, total ash content at 7.70%, and acid-insoluble ash at 0.89%. The extract demonstrated strong antibacterial activity at all tested concentrations. The lowest active concentration was 10%, with an MIC value at 8%, forming an inhibition zone of 2.43 mm. These findings support the potential of red hanjuang leaves as an herbal antibacterial agent.
Penyuluhan Mengenai Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Dusun Cipanagon Desa Linggalaksana Kecamatan Cikatomas Nurviana, Vera; Pratama, Arryza Azriel; Dewi, Riska Nurmala; Agustiani, Cica; Nurfadhillah, Siti; Nurhasanah, Hana; Mentari, Nur Samsi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.16575

Abstract

ABSTRAK Penggelolaan obat yang salah (tidak tepat, tidak sesuai dengan takaran dan indikasinya serta kesalahan dalam penyiman dan pembuangan obat) dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Hal tersebut dapat terjadi karena tingkat  pengetahuan masyarakat terkait penggunaan obat yang tepat dan benar relatif kurang. Kegiatan penyuluhan DAGISUBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) obat merupakan salah satu upaya kami dari tim KKN Universitas Bakti Tunas Husada dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan meningatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai cara pengelolaan obat yang tepat dan benar melalui kegiatan penyuluhan yang laksanakan di mesjid DKM Riyadul Jannah,  dusun Cipanagon, desa Linggalaksana, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan informasi melalui metode ceramah dan pemberian leaflet, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan. Data hasil pengisian kuesiner baik pre maupun post diolah menggunakan softwere SPSS dengan uji paired sample t-test. Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang peserta.  Hasil pre- testmenunjukkan nilai rata-rata sebesar 49,67 dan nilai rata-rata hasil post- test adalah sebesar 96,33 dengan output paired sample test menunjukkan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000<0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan bermakna antara rata-rata hasil pre- test dan post- test yang menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan DAGUSIBU yang dilakukan di Dusun Cipanagon, Desa Linggalaksana, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan Masyarakat.  Kata Kunci: DAGISIBU, Obat, Penyuluhan, Kesehatan  ABSTRACT Incorrect drug management (inappropriate, not by the dosage and indications as well as errors in storing and disposing of drugs) can endanger public health. This can happen because the level of public knowledge regarding the proper and correct use of drugs is relative. The DAGISUBU (Get, Use, Store, Discard) drug counseling activity is one of our efforts as the KKN team of Tunas Husada University to improve public health by increasing public knowledge and awareness regarding the proper and correct way to manage drugs through counseling activities carried out at the DKM Riyadul Jannah’s mosque, Cipanagon hamlet, Linggalaksana village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency. This activity was carried out by providing information through lecture methods and leaflets, followed by a question and answers session, and filling out questionnaires before and after the activity took place to evaluate the success of the activity. The data from filling out the questionnaires, pre-and post, were processed using SPSS software with a paired sample t-test. This activity was attended by 60 participants. The pre- test results showed an average value of 49.67 and the average value of the post- test results was 96.33 with the output of the paired sample test showing a Sig. (2 tailed) value of 0.000 <0.05. Then H0 is rejected and Ha is accepted so that it can be concluded that there is a significant difference between the average results of the pre- test and post- test which shows that the DAGUSIBU counseling activities carried out in Cipanagon Hamlet, Linggalaksana Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency have an effect on increasing community knowledge. Keywords: DAGISIBU, Medicine, Counseling, Health
Role of PHBS Education in Promoting Healthy Life at SDN 3 Sukaratu Novitriani, Korry; Nurviana, Vera; Cahyani, Regita Putri; Maulida, Zahra Annisa; Wulandari, Ratna; Arif, Kirana Johar; Abdilah, Rizki Fuzia Putra; Az-zahra, Nurtsalits; Khoeruman, Elan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pe992p09

Abstract

Pada usia sekolah dasar, anak berada dalam masa pertumbuhan yang signifikan, baik dari segi fisik, psikologis, maupun interaksi sosial. Sebagai calon generasi penerus bangsa, mereka perlu dibekali pemahaman dan keterampilan untuk menjaga kesehatannya sejak dini. Salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung hal tersebut adalah melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Masa sekolah dasar merupakan masa yang sangat penting untuk mengembangkan pilihan gaya hidup sehat. Tujuan dari pendidikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SDN 3 Sukaratu mencakup kegiatan pendidikan PHBS yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas lima tentang praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Metode pengabdian diawali dengan pre test dan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan post test. Pentingnya tata cara cuci tangan yang baik dengan metode bernyanyi (ice breaking). Indikator keberhasilan dari pengabdian ini yaitu peningkatan pengetahuan anak sekolah mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Menggunakan metode analisis kuantitatif dengan deskriptif analitik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan. Edukasi dengan metode visual dan praktik langsung terbukti efektif dalam menanamkan perilaku hidup bersih sejak dini.
Analisis Peran Status Gizi Terhadap Anemia Dengan Menilai Hubungan Antara IMT Dan Kadar Hb Pada Wanita Usia Subur Dengan Anemia Ringan Ririn Lestari; Vera Nurviana; Arifah Septiane
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.362

Abstract

Anemia pada wanita usia subur masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi dan berdampak pada kualitas hidup serta kesehatan reproduksi. Status gizi yang digambarkan melalui Indeks Massa Tubuh (IMT) berperan penting dalam ketersediaan zat gizi yang menunjang pembentukan hemoglobin (Hb). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara IMT dengan kadar Hb pada wanita usia subur dengan anemia ringan. Desain penelitian adalah potong lintang dengan 30 responden berusia 18–35 tahun, Hb &lt;12 g/dL. Data IMT dihitung dari berat badan dan tinggi badan, sedangkan Hb diperiksa menggunakan POCT Easy Touch. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data Hb (p=0,003) dan IMT (p=0,039) tidak berdistribusi normal, sehingga analisis menggunakan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan adanya korelasi positif lemah antara IMT dan Hb (r=0,337; p=0,069), namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa responden dengan status gizi lebih baik cenderung memiliki Hb lebih tinggi, tetapi hubungan ini tidak dapat disimpulkan secara kuat karena ukuran sampel kecil dan variasi data sempit. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan status gizi pada wanita usia subur sebagai upaya promotif dan preventif anemia. Disarankan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar, variabel biomarker gizi tambahan, dan desain longitudinal agar keterkaitan status gizi dan anemia dapat dipahami lebih mendalam.
Antibacterial Activity of Defatted Ethanolic Extract of Cordyline fruticosa (L.) A.Chev Leaves Against Respiratory Pathogen Vera Nurviana; Eka Indriyani; Ira Rahmiyani
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 13 No 1 (2026): J Sains Farm Klin 13(1), April 2026
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.13.1.8-14.2026

Abstract

Introduction: Red hanjuang (Cordyline fruticosa L.) leaves have traditionally been used to treat respiratory tract infections, including productive cough caused by Staphylococcus aureus. The increasing prevalence of antibiotic resistance highlights the need for natural antibacterial agents. Objective: This study aimed to evaluate the antibacterial activity of the 70% ethanol extract of red hanjuang leaves against S. aureus. Methods: Leaves were dried, powdered, and extracted through maceration with 70% ethanol after defatting with n-hexane. Physicochemical and phytochemical analyses were performed. Antibacterial activity was assessed via the well diffusion method, measuring inhibition zones and determination of the Minimum Inhibitory Concentration (MIC). Data were analyzed with SPSS (p < 0.05). Results: The simplicia met quality standards. Phytochemical screening revealed flavonoids, polyphenols, tannins, and saponins. All extract concentrations (5%, 20%, 35%, 50%) inhibited bacterial growth, with the largest inhibition zone at 50% (16.45 mm). Amoxicillin (positive control) produced 12.826 mm, while DMSO showed no inhibition. The MIC was 0.7% with an inhibition zone of 1.83 mm. Statistical analysis confirmed significant differences among concentrations. Conclusion: The 70% ethanol extract of red hanjuang leaves demonstrated strong antibacterial activity against S. aureus, supporting its potential as a natural therapeutic option for respiratory tract infections
Mucolytic Activity of Ethanolic Extract of Red Hanjuang Leaves (Cordyline fruticosa L.): An In Vitro Study Using Duck Egg White as a Simulated Mucus Model Vera Nurviana; Vilsa Purnama; Tresna Lestari
Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia Vol. 18 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jtoi.v18i2.2698

Abstract

Acute respiratory tract infection (ARI) is an infectious condition involving the upper and lower respiratorytract, with one of the symptoms being a cough with phlegm. Conventional treatment usually involves theuse of mucolytic agents such as acetylcysteine and ambroxol. The use of these drugs is reported to havepotential side effects, so alternative herbal-based mucolytic therapy is needed. The purpose of this studywas to evaluate the mucolytic effectiveness of ethanol extract of red hanjuang (Cordyline fruticosa (L.) A.Chev.) leaves. Extraction was performed using the maceration technique with 70% ethanol as the solvent.,with the maceration process directly on pure simplicia, and also on simplicia that had undergone a defattingprocess to obtain ethanol extract of red hanjuang leaves (EEH) and ethanol extract purification of redhanjuang leaves (EEPH). Mucolytic activity was assessed by measuring the viscosity of duck egg white usinga Brookfield viscometer. Acetylcysteine was used as a positive control, while a mixture of duck egg whiteand phosphate buffer at pH 7 served as a negative control. The mucolytic activity of EEH and EEPH wastested at concentrations of 0.5%, 1%, and 1.5%. Data were analyzed using one-way ANOVA followed by theLSD post hoc test. The results indicated that EEH and EEPH possessed mucolytic activities comparable tothe positive control (p > 0.05). Among the tested samples, EEPH at 1% concentration exhibited the strongestmucolytic effect, significantly outperforming the positive control (p < 0.05). Keywords: ARI, Sputum, Mucolytic, Red Hanjuang Leaves, Cordyline fruticosa L.
Co-Authors Abdilah, Rizki Fuzia Putra Ade Yeni Aprilia Agustiani, Cica Alifia Nurfadhilah S Alifiar, Ilham Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anisa Pebiansyah Anna Yuliana, Anna Annisa Pebiansyah Annisa Pebiansyah Arif, Kirana Johar Arifah Septiane Aulia Nurlatifah Az-zahra, Nurtsalits Azahra, Fildza Fathila Cahyani, Regita Putri Citra Dewi Salasanti Deliani Deliani Dewi, Riska Nurmala Diana Sri Zustika Diana Sri Zustika, Diana Sri Dini Febianeu Eka Indriyani Eka Kartika Nuraini FAJAR SETIAWAN Faridah, Ida Fathurohman, Mochamad Firman Gustaman Fuzi Khoirurifa Gatut Ari Wardani Gina Yulias Triyani Gunarti, Neni Sri HAMIDAH, MIDA Hendy Suhendy Hermanto, Fauzi Juniawan Ilham Alifiar Ilham Alifiar Ilham Alifiar Indra, Indra Ira Rahmiyani Ira Rahmiyani Keni Idacahyati Keni Idacahyati Khoeruman, Elan Korry Novitriani, Korry Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah, Lilis Lusi Nurdianti, Lusi M. Faturohman Maulida, Zahra Annisa Mentari, Nur Samsi Mida Hamidah Mitha Anggitha Mitha Anggitha Mochamad Fathurahman Mochamad Fathurohman Muharam Priatna Muharam Priatna Nur Laili Dwi Hidayati Nur Rahayuningsih Nur Rahayuningsih, Nur Nurfadhillah, Siti Nurhasanah, Hana Pratama, Arryza Azriel Pratita, Anindita Tri Kusuma Rahmawati Rahmawati Ratna Wulandari Ririn Lestari Rivaldi Muhsin Rukmana, Dea Helyani Ruswanto, Ruswanto Saeful Amin Taufik Hidayat Tira Mutiara Utami Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti, Tita Tresna Lestari Tresna Lestari, Tresna Ummahat, Sayla Amaliatul Vilsa Purnama Wildan Rizki Asilmi Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Yadi Aditya Prawira