Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penetapan Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) pada Ikan Kakap Putih, Ikan Kerapu dan Ikan Tigawaja di Perairan Kota Pekalongan Suryani, Irma; Nur, Achmad Vandian; Rahmasari, Khusna Santika; Wirasti, Wirasti
Jurnal Kimia Fullerene Vol 9 No 2 (2024): Fullerene Journal Of Chemistry
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/fjc.v9i2.694

Abstract

Kota Pekalongan adalah daerah industri batik yang limbahnya mengandung logam berat berakibat tercemarnya perairan. Pencemaran dapat mempengaruhi kualitas air serta diserap oleh biota perairan sehingga membuat hasil tangkapan ikan tercemar, sehingga jika dikonsumsi oleh manusia menyebabkan toksisitas. Logam kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) bersifat karsinogenik, memberikan efek genotoksik, sitotoksik, kerusakan pada paru-paru, ginjal, hati, sistem saraf dan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kandungan kadar logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) pada ikan kakap putih, ikan kerapu dan ikan tigawaja di Perairan Kota Pekalongan. Metode dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan instrumen AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kadmium (Cd) dalam ikan kakap putih sebesar 0,17 mg/Kg, ikan kerapu sebesar 0,22 mg/Kg dan ikan tigawaja sebesar 0,19 mg/Kg. Kandungan kadar timbal (Pb) pada ikan kakap putih, ikan kerapu dan ikan tigawaja secara berurutan sebesar 1,64 mg/Kg, 2,63 mg/Kg dan 1,35 mg/Kg. Ketiga sampel kadar kadmiumnya melebihi batas ambang yang ditetapkan oleh BPOM No. 5 Tahun 2018 sebesar 0,10 mg/Kg. Kadar timbal dalam ketiga sampel melebihi batas ambang yang ditetapkan oleh BPOM No. 9 Tahun 2022 sebesar 0,3 mg/Kg.
Transforming Discarded Mature Coconut Water into Carboxymethyl Cellulose as A Precursor Material for Bioplastics Khusna Santika Rahmasari; Achmad Vandian Nur; Eka Anydia Putri; Vanesa Maharani; Achmad Ridlo; Bayu Ishartono
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 3 (2025): July
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.3.698-711

Abstract

(DMCW) mixture into the market’s drainage ditches after opening mature coconuts, resulting in soil contamination and odor due to acetic acid produced during fermentation by soil bacteria. This study aimed to minimize soil pollution caused by these activities through converting DMCW into versatile biopolymers such as carboxymethyl cellulose (CMC). The synthesis was initiated through the fermentation of DMCW into bacterial cellulose (BC) in the form of nata de coco (NdC), subsequently undergoing alkalization and carboxymethylation to produce CMC. The efficacy of the synthesis process from DMCW to CMC was identified via spectroscopy, thermal, and physicochemical analysis. The characterization results demonstrated that NdC-based CMC and commercial CMC exhibited analogous functional groups, diffraction patterns, thermal degradation behaviors, and physicochemical properties. NdCbased CMC revealed characteristics like water solubility, elevated molecular weight, and high viscosity, despite its purity being spproximately 83.3%. Notwithstanding its rigidity, lack of transparency, and water solubility, this NdC-based CMC can be solvent cast into bioplastics and degraded in soil in four days. In the future, CMC-based bioplastics, enhanced through advanced treatments, will be expected as precursors for the creation of sustainable food packaging materials
Peningkatan Adopsi Teknologi Dome Pengering melalui Pelatihan Partisipatif pada Kelompok Tani "Tani Maju" Desa Bantarkulon Dewi, Alfa Yuliana; Prasetyo, Imam; Musyahar, Ghoni; Septiady, R. Kurniawan Dwi; Faradisi, Firman; Nur, Achmad Vandian; Waznah, Urmatul; Fajriyah, Nuniek Nizmah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi teknologi dome pengering oleh Kelompok Tani "Tani Maju" di Desa Bantarkulon. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya pemanfaatan teknologi pengeringan modern yang dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah hasil panen petani. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif aktif, yang melibatkan 25 anggota petani secara langsung melalui tanya jawab dan penjelasan mendalam mengenai manfaat dan prinsip kerja dome pengering. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga sesi yang meliputi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan alat, dan diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan minat petani terhadap teknologi dome pengering. Berdasarkan evaluasi pasca pelatihan, 80% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang baik mengenai prinsip kerja dome pengering, dan 75% menyatakan minat yang tinggi untuk mengimplementasikannya. Sebanyak 60% peserta menjadi lebih terampil dalam mengoperasikan alat setelah sesi praktik. Tingkat partisipasi aktif petani selama pelatihan mencapai rata-rata 90% kehadiran, yang menunjukkan adanya penerimaan positif terhadap teknologi baru ini. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan partisipatif aktif efektif dalam meningkatkan adopsi teknologi dome pengering pada Kelompok Tani "Tani Maju". Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kesadaran akan manfaat ekonomi dan kualitas yang dapat dicapai melalui penggunaan teknologi modern dalam pengelolaan hasil panen. Inovasi teknologi dome pengering yang diadaptasi dengan kondisi lokal memberikan solusi alternatif yang efektif untuk mengatasi masalah pengeringan hasil panen.
Analysis of Lead Metal Levels in Vaname Shrimp (Litopenaus vannamei) in the Coastal Area of ​​Pekalongan : Analisis Kadar Logam Timbal Pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Wilayah Pesisir Pekalongan Naila Izza Sabila; Achmad Vandian Nur; Khusna Santika Rahmasari; Eko Mugiyanto
BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 1 (2025): BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi - April 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbe.v10i1.7953

Abstract

Vannamei shrimp is one of the fishery commodities with high economic potential, but vulnerable to heavy metal contamination due to environmental pollution. This study aims to analyze the content of heavy metal lead (Pb) in vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) in Pekalongan coastal area. Atomic Absorption Spectrophotometry (SSA) method was used to analyze Pb levels in shrimp samples with age variations of 40, 50, 60, and 70 days. The results showed that lead levels in all shrimp samples exceeded the threshold set by BPOM RI, which is 0.5 mg/Kg. The highest Pb level was found in 70-day-old shrimp with a concentration of 10.57 mg/Kg, while the lowest level was in 40-day-old shrimp at 3.40 mg/Kg. These results indicate the potential dangers of consuming vaname shrimp exposed to heavy metals for human health, so that mitigation measures against heavy metal pollution in the region are needed.
DETEKSI DINI PEMERIKSAAN DAN PENGUKURAN FLATFOOT PADA MURID SEKOLAH DASAR DI SDN 03 SAWANGAN DESA SAWANGAN KECAMATAN DORO KABUPATEN PEKALONGAN Syifa, Aleyda Asy; Irawan, Heru; Billa Sujadi, Anastasya Shalsa; Syifa, Annisa Nazhifatus; Rifqi, Zaimur; Mairiza, Anis Nabila; Abdurrachman, A; Nur, Achmad Vandian
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1738

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan pada anak diawali dengan koordinasi tubuh, duduk, tegak, berdiri, dan diakhiri dengan berjalan yang sangat dipengaruhi oleh kekuatan otot, tulang, dan koordinasi untuk menjaga keseimbangan. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan pada anak yaitu gangguan muskuloskeletal berupa kelainan bentuk telapak kaki ( Flatfoot ). Pembentukan arcus yang paling bagus pada anak-anak berusia 7-12 tahun. Metode pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu berupa observasi lokasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari 20 siswa/i yang mengikuti proses pemeriksaan ini diperoleh 3 siswa/I yang mengalami flatfoot ditandai dengan hasil cap kaki yang datar atau tidak terdapat lengkungan pada arcus. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Wet Foot Print dapat digunakan sebagai metode untuk mengetahui bentuk lengkung telapak kaki.
ANALISIS CEMARAN Escherichia coli DAN Salmonella typhi PADA JAMU GENDONG DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER (MPN) Salsabila, Salma Fi; Rahmasari, Khusna Santika; Nur, Achmad Vandian; Pambudi, Dwi Bagus
Kartika : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/kjif.v9i3.809

Abstract

The consumption of jamu kunyit asam and beras kencur is an integral part of Indonesian culture. Jamu kunyit asam, a mixture of turmeric and tamarind, is believed to enhance the immune system and aid digestion. Jamu beras kencur, made from rice and aromatic ginger, is known for boosting stamina and alleviating fatigue. However, the traditional production of jamu, often lacking strict hygiene standards, can lead to contamination by pathogenic microorganisms such as Escherichia coli and Salmonella typhi. This study aims to detect the presence of E. coli and S. typhi in jamu kunyit asam and beras kencur, and to analyze whether these traditional herbal drinks sold across districts in Pekalongan City comply with the established quality standards for traditional medicine. The analysis of pathogenic microorganisms using the Most Probable Number (MPN) method revealed that MPN values in the presumptive test using Lactose Broth and the confirmatory test using Brilliant Green Lactose Broth ranged from 0 to 18.98 MPN/mL. Out of four samples of jamu kunyit asam, one did not meet the permissible contamination limits, and three out of four samples of jamu beras kencur were non-compliant. The complementary tests showed that seven samples were positive for E. coli (samples coded A1, A2, B1, B2, C2, D1, and D2) and four samples were positive for S. typhi (samples coded A1, D1, C2, and D2).
Pelatihan Pembuatan Wedang Herbal Kapulaga (Amomum compactum) Bagi Kelompok Tani Dan Ibu-Ibu PKK Desa Bantarkulon Dewi, Alfa Yuliana; Faradisi, Firman; Waznah, Urmatul; Nur, Achmad Vandian; Fajriyah, Nuniek Nizmah; Harismah, Kun; Praswati, Aflit Nuryulia; Sofyan, Aan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i2.6455

Abstract

Kapulaga merupakan rempah yang bernilai jual tinggi, umum dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. Meskipun panen kapulaga melimpah di Desa Bantarkulon, sebagian besar petani dan ibu-ibu PKK belum memiliki pengalaman dalam mengolahnya, sehingga buah kapulaga selama ini hanya dijual mentah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang khasiat kapulaga untuk kesehatan, sekaligus melatih keterampilan membuat produk olahan bernilai ekonomi berupa wedang herbal kapulaga dalam bentuk teh celup. Kegiatan ini dilakukan melalui metode penyuluhan dan pelatihan yang meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta berpartisipasi aktif dalam seluruh proses, mulai dari pengolahan buah kapulaga, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk. Hasil yang dicapai dari program ini adalah peningkatan pengetahuan peserta tentang manfaat kapulaga sebagai bahan alami berkhasiat, seperti sifat antibakteri dan kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, peserta juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah kapulaga menjadi produk wedang herbal teh celup yang memiliki nilai guna dan nilai jual yang lebih tinggi.
Molecular Docking Metabolit Sekunder Buah Buas-Buas (Premna pubescens Blume) sebagai Antiinflamasi pada Aterosklerosis: Pendekatan In-Silico Nur, Achmad Vandian; Slamet, Slamet; Rizqi, Innas Iffat; Salsabila, Salma Fi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.635 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i2.2653

Abstract

Kanker Aterosklerosis digambarkan sebagai reaksi inflamasi kronis dari dinding pembuluh darah sebagai respons terhadap dislipidemia bersama dengan gangguan endotel termasuk penarikan leukosit dengan aktivasi sel vaskular lokal. Gangguan endotel merangsang produksi sitokin proinflamasi dimediasi oleh NF-κΒ sehingga mendukung terbentuknya plak ateroma.  Nuclear Factor Kappa B (NF-κB) adalah jalur pensinyalan utama yang terlibat secara ekstensif dalam pertumbuhan dan  metastasis kanker serta dapat mengatur proses inflamasi. NF-κB dapat digunakan sebagai metode untuk menentukan sifat antiinflamasi suatu senyawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan senyawa metabolit sekunder dari buah Buasbuas yang memiliki energi ikatan terbaik untuj antiinflamasi pada ateroklesrosis. Berdasarkan hasil analisis dengan Autodocktools Vina, Flavonol dalam buasbuas memiliki aktivitas dalam memperlambat kejadian inflamasi yaitu myricetin dengan nilai energi ikatan gibbs mendekati kontrol positif doksorubicin.
Validation of Methods and Determination of Curcumin Levels in Carrying Herbal Medicine of Turmeric Tamarind Using UV-Vis Spectrophotometer Arum Dwi Nanda, Arum; Khusna Santika Rahmasari, Khusna; Achmad Vandian Nur, Vandian; apt. Eko Mugiyanto, Eko
Indonesian Journal of Chemical Science Vol. 14 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Chemical Science
Publisher : Prodi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v14i2.14192

Abstract

Turmeric contains curcumin which works to increase the body's defense system against viruses or bacteria. The study aims to determine the validity parameters in the form of linearity, precision, accuracy, LOD, LOQ and determine the curcumin levels in carrying herbal medicine of turmeric tamarind. Method validation aims to ensure that the method to be used meets the requirements for the analytical application and can be justified for its correctness. The method was quantitative one using UV-Vis spectrophotometer. The results showed that the method met the linearity requirements with r: 0.9995, accuracy with a recovery value of 99.43%, precision with an RSD value of 0.49%, and LOD and LOQ with values of 0.0054 µg/mL and 0.0163 µg/mL. The curcumin content in the herbal medicine of turmeric tamarind sold at Ulujami Market, Pemalang in herbal medicine sample A was 0.09% and herbal medicine sample B was 0.07%.  
ANALISIS KARAKTERISTIK NANOPARTIKEL PADA SEDIAAN SUSPENSI EKSTRAK ETANOL BUAH BAKAU MINYAK (RHIZOPHORA APICULATA) Dwi Bagus; Wirasti; Achmad Vandian Nur
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 4 No 01 (2025): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ethanol extract of Rhizophora apiculata fruit was utilized in this study with the aim of formulating it into active nanoparticles, which were then prepared in the form of a suspension dosage and evaluated for stability. The nanoparticles were produced using the ionic gelation method, followed by particle characterization using a Particle Size Analyzer (PSA) and zeta potential measurement. The characterization results showed a particle size of 126.7 ± 2.170 nm, a polydispersity index of 0.601 ± 0.1005, and a zeta potential of 34.38 ± 0.2850 mV. Overall, these findings indicate that the Rhizophora apiculata fruit extract nanoparticles are stable and suitable for further development as a suspension dosage form.
Co-Authors Aan Sofyan Abdurrachman, A Achmad Ridlo Adelia Fitriani Adi Nugroho Aflit Nuryulia Praswati Aini, Rahma Felia Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Alfarizi, Muhammad Bahtiar Alfayyadh, Hilmi Ali, M Ghufanil Muta Alya, Nabila Amelia, Reza apt. Eko Mugiyanto, Eko Arifiyanto, Muhammad Arum Dwi Nanda, Arum Ayu Setyowati Bayu Ishartono Billa Sujadi, Anastasya Shalsa citra_dinda Wardany Dewi, Alfa Yuliana Dwi Bagus Dwi Bagus Pambudi Eka Anydia Putri Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Elsa Septiana Khoirunnisa Fadillah, Rahma Ayu Fajriyah, Nuniek Niezmah Firman Faradisi Fitriani, Adelia Fitry, Nuranisa'ul Hadana, Marisa Handoyo, Aries Hilda Fitria Wulandari Huda, Muhammad Syahrian Imam Prasetyo Irawan, Heru Irma Suryani Izzudin, Muhammad Izzudin Lutfi Kamilah, Rasya Rizqi Khoirunnisa, Aishwarya Khoirunnisa, Elsa Septiana Kholisatuz Zahro Khusna Santika Rahmasari Kun Harismah Mahdanya Putri AB Mairiza, Anis Nabila Muh. Nur Khoiru Wihadi Muhammad Bahtiar Alfarizi Muhammad Syahrian Huda Muhammad Zidni Rizqon Zidni Musyahar, Ghoni Naila Izza Sabila Ningrum, Wulan Agustin Novel Umarella Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah. F Mochtar Nursepti, Tika Nurul Janah, Fatimah Nuryulia, Aflit Pambudi, Dwi Bagus Purwanto, Teguh R.Kurniawan Dwi Septiady Rahma Ayu Fadillah Ramadhani, Salsabila Ayu Rasya Rizqi Kamilah Rifqi, Zaimur Riska Kurnia Oktaviani Rizqi, Innas Iffat Rochmat, M. Idhar Khoirul S Slamet S Slamet, S Safitri, Arista Sahriswati, Sahriswati Salsabila, Salma Fi Salsabila, Salma Fi Sigit Prasojo Silvia Rizkiani Slamet . Slamet Slamet Slamet, Slamet St. Rahmatullah Syahdiva, Vipin Elrima Syifa, Aleyda Asy Syifa, Annisa Nazhifatus Thanh-Hoa Vo Urmatul Waznah Vanesa Maharani Vanesa Maharani W Wirasti Widyastuti Handayani Wijaya, Nanda Arif Wirasti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Woro Sumarni Yuliah Wahyu Permadi Yuni Setyowati