Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Kandungan Hidrokuinon Pada Lotion Whitening Yang Beredar Di Kota Pekalongan Dengan Metode High Performance Liquid Chromatography (Hplc) citra_dinda Wardany; Achmad Vandian Nur; Urmatul Waznah; Khusna santika rahmasari
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 5 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v5i1.811

Abstract

Lotion whitening mengandung bahan aktif yang digunakan sebagai pemutih kulit termasuk bahan aktif yang berbahaya seperti hidrokuinon. Hidrokuinon (C6H4O2) merupakan senyawa organik aromatik golongan fenol yang bekerja menghambat enzim tirosinase yang berperan dalam penggelapan kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan hidrokuinon dalam sampel lotion pemutih dan mengetahui kadar hidrokuinon yang telah diatur oleh BPOM RI No. 18 Tahun 2015 yaitu <2%. Sampel yang dipilih adalah lotion whitening yang beredar di Kota Pekalongan sebanyak 10 yang didapat secara offline. Penelitian dilakukan kualitatif menggunakan uji organoleptis, uji warna, serta uji kromatografi lapis tipis dengan fase gerak n-heksan dan aseton (3:2), sedangkan analisis kuantitatif menggunakan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan fase gerak metanol dan aquabides (55:45). Hasil yang diperoleh pada uji organoleptis menunjukkan bahwa hampir semua lotion memiliki bentuk kental, berwarna putih dan beraroma wangi. Pada uji warna didapatkan hasil warna hijau pekat dan uji KLT diperoleh nilai Rf sampel D dan standar hidrokuinon yang sama yaitu 0,625 cm, sehingga hasil yang diperoleh pada sampel D Kadar hidrokuinon sebanyak 7,80 % dapat disimpulkan bahwa sampel tersebut melebihi kadar hidrokuinon yaitu < 2% yang telah diatur oleh BPOM RI.
Indonesian anti-inflammation herbs mechanism: mini review Nuniek Nizmah. F Mochtar; Eko Mugiyanto; Wirasti wirasti; Vanesa Maharani; Novel Umarella; Hilda Fitria Wulandari; St. Rahmatullah; Widyastuti Handayani; Dwi Bagus Pambudi; Riska Kurnia Oktaviani; Achmad Vandian Nur; Yuliah Wahyu Permadi; Ainun Muthoharoh; Thanh-Hoa Vo; Muh. Nur Khoiru Wihadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v16i2.1453

Abstract

This mini-review aims to provide an overview of some commonly used anti-inflammatory herbs in Indonesia. Inflammation is a complex physiological response that plays a role in various diseases, and herbal remedies have been used traditionally in Indonesian culture for their potential anti-inflammatory properties. We utilize Portal Garuda as the primary database for searching herbs with anti-inflammatory activity using the keyword "anti-inflamasi”. The selected herbs discussed in this review include turmeric (Curcuma longa), ginger (Zingiber officinale), clove (Syzygium aromaticum), and cinnamon (Cinnamomum sp.). These herbs have been reported to possess anti-inflammatory effects through various mechanisms, such as inhibition of pro-inflammatory enzymes and cytokines, antioxidant activity, and modulation of immune responses. Moreover, these herbs have also demonstrated safety profiles in traditional use. However, further scientific research is needed to elucidate the specific bioactive compounds responsible for their anti-inflammatory effects and to determine the optimal dosages and formulations for therapeutic use. The exploration of Indonesian anti-inflammatory herbs could contribute to the development of natural and affordable options for managing inflammatory conditions, complementing conventional treatments, and promoting overall health and well-being.
Analysis of Cr and Pb in Green Mussels from the Fish Auction Site, Klidang Lor, Batang Using AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) Kholisatuz Zahro; Khusna Santika Rahmasari; Achmad Vandian Nur; W Wirasti
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v12i3.73817

Abstract

Kerang merupakan biota yang populer digunakan untuk mendeteksi pencemaran karena hubungannya dengan sedimen, sifatnya yang filter feeder, dan kemampuannya untuk mengakumulasi polutan. Logam berat yang terpapar dalam kerang, kemudian dikonsumsi oleh manusia akan menimbulkan efek toksik pada manusia bila terakumulasi pada konsentrasi tinggi, serta dapat bersifat neurotoksik, karsinogenik, mutagenik atau teratogenik bahkan menimbulkan kematian. Kromium (Cr(VI)) dapat mempengaruhi saluran pernapasan, ginjal, pembuluh darah, dan kulit, sedangkan paparan timbal (Pb(II)) dapat mempengaruhi saraf, pernapasan, saluran kemih, dan dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Cr(VI) dan Pb(II) pada kerang hijau yang di peroleh dari Tempat Pelelangan Ikan, Klidang Lor, Kabupaten Batang. Penelitian ini dilakukan secara secara kuantitatif menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Hasil pengujian menunjukkan bahwa kerang hijau mengandung kromium sebesar 2,84 mg/Kg. Kadar Cr(VI) dalam sampel kerang hijau melebihi batas 1 mg/Kg yang ditetapkan oleh Centre Food Safety, Hong Kong pada tahun 2018. Kandungan Pb(II) kerang hijau sebesar 5,62 mg/Kg. Sampel kerang hijau melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh BPOM dan SNI setara dengan 1,5 mg/Kg.
SOSIALISASI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING BAGI UMKM DI DESA BLIMBING WULUH Vandian Nur, Achmad; Purwanto, Teguh; Ramadhani, Salsabila Ayu; Syahdiva, Vipin Elrima; Nugroho, Adi; Alfayyadh, Hilmi; Ali, M Ghufanil Muta; Nursepti, Tika; Sahriswati, Sahriswati; Handoyo, Aries; Wijaya, Nanda Arif; Hadana, Marisa
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 01 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i01.30313

Abstract

Teknologi digital sangat akrab di era sekarang ini bahkan untuk segala usia. Pemanfaatan teknologi digital yang tepat dapat memberikan dampak yang sangat positif bagi parea penggunanya. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan pemasaran produk usaha yang dimiliki oleh UKM. Namun, minimnya pengetahuan dan pendidikan para pengusaha UKM mengakibatkan kurangnya optimal dalam pemanfaatan internet untuk mendukung usahanya. Salah satu pemanfaatan internet dalam manajemen bisnis adalah digital marketing, yaitu   media social untuk mendapatkan target pasar yang lebih luas. Produk UKM yang dimiliki pelaku usaha di Desa Blimbing Wuluh merupakan produk jasa dan pemasarannya masih hanya dilakukan dengan cara penjualan langsung dengan menawarkan produk secara tatap muka. Sulit menjangkau target pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, pemberian pelatihan dan Pendidikan terkait penggunaan digital marketing dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam pemasaran produk yang dijualnya. Data yang telah penulis kumpulkan, dapat disimpulkan bahwa dengan memberikan pelatihan pemasaran digital terhadap masyarakat terutama para pelaku UMKM Desa Blimbing Wuluh diharapkan dapat memberi pengaruh yang sangat besar terhadap peningkatan volume penjualan dan juga meningkatkan keuntungan bagi pengusaha UMKM terutama di desa tersebut.
Penetapan Kadar Cd2+ dan Pb2+ pada Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) dengan Metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry Rahmasari, Khusna Santika; Safitri, Arista; Nur, Achmad Vandian; Wirasti, Wirasti
JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia dan Terapannya Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : State University of Malang or Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0260v7i22023p001

Abstract

Ikan mujair (Oreochromis mossambicus) merupakan ikan yang tahan terhadap kondisi lingkungan dan mudah ditemukan yang apabila terpapar logam berat serta dikonsumsi dalam jangka panjang akan menimbulkan efek neurotoksik, karsinogenik, mutagenik ataupun teratogenik bahkan sampai kematian. Cd2+ dan Pb2+ merupakan logam berat berbahaya yang bersifat toksik serta dapat mencemari organisme perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Cd2+ dan Pb2+ pada ikan mujair di tambak Kota Pekalongan. Sampel berasal dari tambak Jeruksari, Panjang, dan Slamaran. Analisis kadar logam berat menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Hasil penelitian menunjukkan ikan mujair di tambak Jeruksari, Panjang dan Slamaran mempunyai kadar Cd2+ sebesar 0,07; 17,38 dan 0,02 mg/Kg, serta kadar Pb2+ sebesar 10,26; 6,08 dan 8,62 mg/Kg. Kadar Cd2+ pada tambak Panjang melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh BPOM yaitu 0,1 mg/Kg, sedangkan kadar Pb2+ pada ketiga tambak melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh BPOM yaitu 0,2 mg/Kg.
Comparison of activity test of ethanol extract and palm root infusion (Arenga pinnata) as an aphrodisiac Rochmat, M. Idhar Khoirul; Mugiyanto, Eko; Waznah, Urmatul; Nur, Achmad Vandian
Farmasains : Jurnal Farmasi dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/farmasains.v8i2.36346

Abstract

The palm tree (Arenga pinnata) contains secondary metabolites such as saponins, phenols, triterpenoids, alkaloids, and flavonoids that can be used as medicine, particularly as an aphrodisiac. Aphrodisiacs are natural substances, medications, or herbal supplements that have the potential to increase sexual arousal. The use of herbal aphrodisiac drugs has been increasing year by year in Indonesia. This study aims to determine the aphrodisiac activity of palm root water extract (Arenga pinnata) in test animals (Web Wiester mice). The preparation of the extract begins with the processing of palm roots, which are then made into an infusion of palm root water (Arenga pinnata). The method of making the palm extract uses infusion and maceration techniques. The aphrodisiac potential test was conducted in vivo using 32 Web Wiester mice, which were divided into 5 groups; the dosage was determined by dividing the mice into five groups (positive control, negative control, 0.5 ml infusion, 1 ml infusion, and extract). The characterization of aphrodisiac properties in the extract included testing the libido of mice (Mus musculus). The results showed that the extract test group with a dose of 250 Mg/KgBW had the highest mating retention among the other test groups.
Pemberdayaan Kualitas Hidup Masyarakat Desa Sumub Kidul Kabupaten Pekalongan dengan Pengenalan Bank Sampah dan Prinsip Ekonomi Syariah Fitry, Nuranisa'ul; Aini, Rahma Felia; Alya, Nabila; Setyowati, Yuni; Amelia, Reza; Arifiyanto, Muhammad; Nur, Achmad Vandian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1890

Abstract

Kegiatan yang diselenggarakan saat KKN berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengenalan bank sampah dan prinsip ekonomi syariah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan penerapan prinsip ekonomi syariah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta penerapan nilai-nilai syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Kesimpulannya, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini memberikan dampak positif dan disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dalam pengelolaan sampah dan penerapan prinsip ekonomi syariah
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH BAKAU MINYAK (Rhizophora apiculata) Silvia Rizkiani; Pambudi, Dwi Bagus; Urmatul Waznah; Achmad Vandian Nur
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3 No 02 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i02.5102

Abstract

Radikal bebas merupakan suatu senyawa reaktif baik atomik maupun molekuler yang memiliki satu bahkan lebih elektron yang tidak berpasangan. Radikal bebas akan mencari pasangan baru agar mudah bergabung dengan zat lain seperti lemak, protein dan DNA di dalam tubuh, hal ini dapat memicu kerusakan sel dan berbagai jenis penyakit degeneratif. Cara untuk mencegah radikal bebas yaitu dengan senyawa antioksidan. Senyawa Fenol dan flavonoid yang terdapat pada buah bakau minyak (Rhizophora apiculata) dapat digunakan sebagai penangkal radikal bebas. Tumbuhan ini memiliki kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, triterpenoid, steroid dan saponin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan buah bakau minyak menggunakan metode FRAP. Untuk pengukuran aktivitas antioksidan menggunakan spektrofotometer UV-Vis Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maserasi. Pelarut yang digunakan pada proses maseraasi adalah etanol 96%. Buah bakau minyak mempunyai aktivitas antioksidan Karenna memiliki kandungan metabolit sekunder fenol dan flavonoid. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan ekstrak buah bakau minyak mengandung kadar total fenol sebesar 139 mg GAE/g ekstrak, sedangkan kadar total flavonoid sebesar 19,6 mg QE/g ekstrak. Aktivitas antioksidan ekstrak buah bakau minyak diukur melalui spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang sebesar 596,5 nm. Hasil aktivitas antioksidan buah bakau minyak diperoleh sebesar 200,72 µmol/ Fe2+/g yang terdapat pada konsentrasi 100 µg/mL. Kata Kunci: Buah bakau minyak, Fenol, Flavonoid, Antioksidan
Analisis Antibakteri Ekstrak Pacar Kuku (Lawsonia Inermis L.) Sthaphylococcus Aureus Dengan Metode Turbidimetri Nurul Janah, Fatimah; Nur, Achmad Vandian; Rahmasari, Khusna Santika; Mugiyanto, Eko
BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 3 (2024): BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi - December 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbe.v9i3.7925

Abstract

The leaves of henna are commonly used by local communities to treat burns, inflammation, and skin diseases. This plant contains lawsone (2–hydroxy-1,4-naphthoquinone) and various phenolic glycosides, flavonoids, tannins, alkaloids, and quinones, which are believed to contain antibacterial activity. This study aims to determine whether ethanol extracts from the leaves and stems of henna exhibit antibacterial activity and to assess their inhibitory effects against Staphylococcus aureus. The methods employed in this study include maceration and turbidimetric analysis. The extraction method was maceration with 96% ethanol as the solvent. The antibacterial activity was tested using the turbidimetric method with extract concentrations of 15%, 25%, and 30%. Chloramphenicol was used as a positive control, and NaCl served as a negative control. The results revealed that the leaf extracts of henna exhibited antibacterial activity in the leaves and stems of henna nails by comparing the average absorbance values before and after incubation. At concentrations of 15%, 25% and 30% of the leaves of henna na na experienced shedding after incubation which showed that the growth of bacteria had been inhibited. Meanwhile, in the henna nail stem extract, the concentration of 15% decreased after incubation and the concentration of 25%, 30% showed an increase in absorbance value after the incubation process.
ANALISIS KANDUNGAN BAHAN KIMIA OBAT NATRIUM DIKLOFENAK PADA SEDIAAN JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KABUPATEN PEKALONGAN DENGAN METODE KCKT (KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI) Ayu Setyowati; Achmad Vandian Nur; Slamet Slamet; Khusna Santika Rahmasari
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v13i1.315

Abstract

Jamu pegal linu merupakan salah satu produk obat tradisional yang banyak diminati oleh masyarakat, dapat menghilangkan pegal linu, nyeri otot, tulang dan dapat memperlancar peredaran darah. Bahan kimia obat natrium diklofenak merupakan obat yang digunakan sebagai obat anti nyeri tetapi disalahgunakan oleh produsen jamu untuk menambah efek pada produk jamunya agar mempunyai efek yang cepat. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis sediaan jamu pegal linu yang beredar di Kabupaten Pekalongan dan untuk mengetahui kadar BKO natrium diklofenak dalamnya. Metode yang digunakan adalah uji kualitatif menggunakan KLT dengan fase diam silika gel F60 254 nm dan fase gerak etil asetat:n-heksana (9,5:0,5) dan uji kuantitatif menggunakan KCKT dengan fase gerak methanol:aquabidestilata (80:20). Hasil analisis kualitatif dengan KLT dari 14 sampel jamu pegal linu yang terdeteksi bahan kimia obat natrium diklofenak terdapat pada 6 sampel dengan nilai Rf natrium diklofenak 0,68 cm sedangkan pada sampel B, D, E, F, dan K diperoleh nilai Rf 0,65 cm dan sampel G diperoleh nilai Rf 0,68 cm. Sedangkan analisis kuantitatif dengan KCKT setiap kemasan 7 gram sampel B mengandung kadar sebanyak 3 mg, sampel D mengandung kadar sebanyak 0,69 mg, sampel E mengandung kadar sebanyak 2,11 mg, sampel F mengandung kadar sebanyak 1,18 mg, sampel G mengandung kadar sebanyak 1,55 mg dan sampel K mengandung kadar sebanyak 3,20 mg. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa sampel jamu pegal linu yang beredar di Kabupaten Pekalongan dari 14 sampel jamu, 6 sampel mengandung natrium diklofenak.
Co-Authors Aan Sofyan Abdurrachman, A Achmad Ridlo Adelia Fitriani Adi Nugroho Aflit Nuryulia Praswati Aini, Rahma Felia Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Alfarizi, Muhammad Bahtiar Alfayyadh, Hilmi Ali, M Ghufanil Muta Alya, Nabila Amelia, Reza apt. Eko Mugiyanto, Eko Arifiyanto, Muhammad Arum Dwi Nanda, Arum Ayu Setyowati Bayu Ishartono Billa Sujadi, Anastasya Shalsa citra_dinda Wardany Dewi, Alfa Yuliana Dwi Bagus Dwi Bagus Pambudi Eka Anydia Putri Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Elsa Septiana Khoirunnisa Fadillah, Rahma Ayu Fajriyah, Nuniek Niezmah Firman Faradisi Fitriani, Adelia Fitry, Nuranisa'ul Hadana, Marisa Handoyo, Aries Hilda Fitria Wulandari Huda, Muhammad Syahrian Imam Prasetyo Irawan, Heru Irma Suryani Izzudin, Muhammad Izzudin Lutfi Kamilah, Rasya Rizqi Khoirunnisa, Aishwarya Khoirunnisa, Elsa Septiana Kholisatuz Zahro Khusna Santika Rahmasari Kun Harismah Mahdanya Putri AB Mairiza, Anis Nabila Muh. Nur Khoiru Wihadi Muhammad Bahtiar Alfarizi Muhammad Syahrian Huda Muhammad Zidni Rizqon Zidni Musyahar, Ghoni Naila Izza Sabila Ningrum, Wulan Agustin Novel Umarella Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah. F Mochtar Nursepti, Tika Nurul Janah, Fatimah Nuryulia, Aflit Pambudi, Dwi Bagus Purwanto, Teguh R.Kurniawan Dwi Septiady Rahma Ayu Fadillah Ramadhani, Salsabila Ayu Rasya Rizqi Kamilah Rifqi, Zaimur Riska Kurnia Oktaviani Rizqi, Innas Iffat Rochmat, M. Idhar Khoirul S Slamet S Slamet, S Safitri, Arista Sahriswati, Sahriswati Salsabila, Salma Fi Salsabila, Salma Fi Sigit Prasojo Silvia Rizkiani Slamet . Slamet Slamet Slamet, Slamet St. Rahmatullah Syahdiva, Vipin Elrima Syifa, Aleyda Asy Syifa, Annisa Nazhifatus Thanh-Hoa Vo Urmatul Waznah Vanesa Maharani Vanesa Maharani W Wirasti Widyastuti Handayani Wijaya, Nanda Arif Wirasti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Woro Sumarni Yuliah Wahyu Permadi Yuni Setyowati