Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pemberdayaan Desa Bantarkulon: Inovasi berbasis Alam Pelatihan Sabun Herbal Cair Ekstrak Cengkeh Aroma Kopi Dewi, Alfa Yuliana; Faradisi, Firman; Nur, Achmad Vandian; Waznah, Urmatul; Fajriyah, Nuniek Niezmah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bantarkulon memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, namun pemanfaatannya untuk produk olahan bernilai tambah masih terbatas, menyebabkan ketergantungan pada produk pertanian mentah dengan nilai jual rendah. Program pengabdian masyarakat ini hadir sebagai solusi dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun herbal cair ekstrak cengkeh aroma kopi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan partifipatif dan pendampingan, yang melibatkan masyarakat desa dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam membuat sabun herbal cair. Peserta pelatihan mampu mempraktikkan teknik pembuatan sabun dengan benar, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan produk. Produk sabun herbal cair yang dihasilkan memiliki aroma khas, tekstur lembut, dan sifat antibakteri serta antioksidan yang baik. Selain itu, terdapat potensi pasar yang besar untuk produk ini di Desa Bantarkulon dan sekitarnya, karena masyarakat tertarik dengan bahan-bahan alami dan manfaat yang ditawarkan. Kesimpulannya, program ini berhasil memberdayakan masyarakat Desa Bantarkulon melalui pengembangan produk inovatif berbasis sumber daya alam lokal dan peningkatan pendapatan masyarakat. Inovasi produk sabun herbal cair dengan kombinasi ekstrak cengkeh dan aroma kopi ini memberikan nilai tambah yang signifikan dibandingkan dengan produk sabun herbal yang sudah ada di pasaran.
Analsis Nilai Sun Protection Factor (SPF) Pada Losion Tabir Surya Yang Beredar di Kota Pekalongan Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Khoirunnisa, Elsa Septiana; Rahmasari, Khusna Santika; Wirasti, W; Nur, Achmad Vandian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Losion adalah sediaan kosmetika yang mengandung air lebih banyak dan termasuk golongan pelembut. Efektifitas dari suatu sediaan tabir surya dapat ditunjukkan dengan menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF), yang didefinisikan sebagai standar yang digunakan untuk mengukur potensi sediaan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV dan membentengi kulit dari paparan radiasi sinar UV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai SPF dari dua belas sampel losion tabir surya yang beredar di Kota Pekalongan berdasarkan kategori proteksi nilai SPF menurut FDA dan mengetahui pengaruh kepolaran pelarut terhadap nilai SPF. Sampel diuji dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 290-320 nm tiap interval 5 nm. Ekstraksi dilakukan menggunakan tiga pelarut yang berbeda (kloroform, etil asetat dan etanol), kemudian dianalisis dengan rumus persamaan Mansur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel yang diuji memiliki nilai SPF yang bervariasi dan masuk dalam kategori proteksi nilai SPF yang berbeda. Sampel dengan nilai SPF paling tinggi sebesar 12,36 dengan pelarut kloroform tmasuk dalam kategori proteksi maksimal, sedangkan sampel dengan nilai SPF paling rendah sebesar 1,10 dengan pelarut etanol mempunyai proteksi tabir surya tetapi tidak masuk dalam kategori proteksi menurut FDA karena nilai SPF yang didapat kurang dari minimal. Dua belas sampel yang diuji memiliki nilai SPF yang bervariasi dari ketiga pelarut yang berbeda berdasarkan tingkat polaritasanya, pelarut yang paling efektif untuk analisis SPF secara berturut adalah kloroform, etil asetat dan etanol. Nilai SPF dari tiga pelarut yang berbeda polaritasnya secara berturut turut pada pelarut kloroform, etil asetat dan etanol sebesar 12,36, 11,06 dan 7,79.
Pengaruh Suhu Dan Waktu Penyimpanan Terhadap Penurunan Kadar Sirup Kering Cefadroxil Dengan Metode FTIR Alfarizi, Muhammad Bahtiar; Rahmasari, Khusna Santika; Slamet, S; Nur, Achmad Vandian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cefadroxil merupakan antibiotik golongan sefalosporin yang bersifat tidak stabil dan mengalami reaksi degradasi dalam larutan selama penyimpanannya karena adanya reaksi hidrolisis. Turunan 2,5-diketopiperazine merupakan senyawa hasil reaksi hidrolisis cefadroxil yang menyebabkan peningkatan efek toksisitas dan penurunan aktivitas antibakteri. Sediaan sirup kering dalam larutan sensitif terhadap suhu dan kelembapan udara sehingga dapat mempengaruhi stabilitasnya serta dapat terjadi pembentukan sedimentasi dan terjadinya caking. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu penyimpanan terhadap persentase penurunan kadar sirup kering cefadroxil. Sirup kering disimpan pada suhu ruang (15-30 oC), suhu sejuk (8-15 oC) dan suhu dingin (2-8 oC) yang terhindar dari cahaya matahari dan dianalisis kadarnya pada hari ke 0, 3, 5 dan 7. Analisis kadar cefadroxil ditentukan menggunakan Fourier Transform Infra Red (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu penyimpanan berpengaruh terhadap penurunan kadar cefadroxil, selama 7 hari penyimpanan telah terjadi penurunan kadar pada suhu ruang sebesar 7,67 %, suhu sejuk sebesar 40,16 % dan suhu dingin sebesar 51,93 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirup kering cefadroxil lebih stabil dalam penyimpanan suhu ruang dengan batas penggunaan sampai 7 hari penyimpanan.
Pemanfaatan Kulit Pisang Kapas (Musa paradisiaca Linn.) Sebagai Bioetanol Huda, Muhammad Syahrian; Rahmasari, Khusna Santika; Nur, Achmad Vandian; Pambudi, Dwi Bagus
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioetanol adalah etanol yang berasal dari tumbuhan melalui proses biologi (enzimatik atau fermentasi). Bahan baku bioetanol dapat berasal dari pati, gula, selulosa. Kulit pisang kapas mengandung selulosa yang dapat dijadikan sebagai bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kulit pisang kapas sebagai bahan baku pembuatan bioetanol dan mengetahui kadar bioetanol yang dihasilkan oleh kulit pisang kapas berdasarkan lamanya waktu fermentasi. Pembuatan bioetanol dilakukan dengan metode hidrolisis asam dan hidrolisis enzim dengan variasi waktu fermentasi yakni 4 dan 7 hari. Penentuan kadar bioetanol berdasarkan hasil analisis dengan metode Gas Chromatography (GC). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kulit buah pisang kapas dapat dimanfaatkan sebagai bioetanol. Kadar bioetanol yang diperoleh pada masing-masing variasi waktu fermentasi berdasarkan metode hidrolisis asam dan hidrolisis enzim yaitu sebesar 11 % dengan fermentasi 4 hari dan 18,47 % dengan waktu fermentasi 7 hari. Sedangkan pada metode hidrolisis enzim pada hari ke 4 dan 7 secara berturut-turut sebesar 12,54 % dan 22,54 %.
Pengaruh Pelarut Ekstraksi Pada Pembuatan Pemanis Dari Buah Lemba (Curculigo latifolia) Terhadap Kadar Total Gula Kamilah, Rasya Rizqi; Rahmasari, Khusna Santika; Wirasti, W; Nur, Achmad Vandian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah Lemba (Curculigo latifolia) adalah buah yang memiliki rasa manis, apabila mengkonsumsi buah tersebut rasa manis akan tertinggal pada mulut. Kandungan gula pada buah lemba dapat dipisahkan dengan menggunakan pelarut yang berbeda-beda melaui proses maserasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total gula dan pengaruh pelarut terhadap kadar total gula pada pemanis dari buah lemba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah lemba (Curculigo latifolia) yang diambil di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Buah lemba di maserasi dengan lima pelarut yang berbeda yaitu aquadest, etanol, metanol, etil asetat dan n-heksan, selanjutnya dipisahkan filtrat dan diuapkan menggunakan evaporator pada suhu dibawah 50ºC. Analisis dilakukan secara kuantitatif menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan metode anthrone pada panjang gelombang 628 nm. Hasil kadar gula total pada masing-masing sampel yaitu sampel ekstrak aquadest 1,625 gram/500 gram buah lemba, ekstrak etanol 0,920 gram/500 gram buah lemba, ekstrak metanol 0,803 gram/500 gram buah lemba, ekstrak etil asetat 0,325 gram/500 gram buah lemba dan kadar sampel ekstrak n-heksana 0,205 gram/500 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut berpengaruh terhadap kadar total gula yang diperoleh. Kadar gula total paling tinggi terdapat pada ekstrak aquadest dengan kadar total gula 1,625 gram/500 gram buah lemba.
Analisis Kadar Besi (Fe) Dan Seng (Zn) Pada Daun Selada Air (Nasturtium Officinale R.Br) Berdasarkan Ketinggian Tempat Tumbuh Menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (Ssa) Fitriani, Adelia; Nur, Achmad Vandian; Rahmasari, Khusna Santika; Wirasti, W
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besi (Fe) merupakan mikromineral yang sangat diperlukan dalam darah guna pembentukan hemoglobin (Hb). Seng (Zn) merupakan zat mineral essensial yang berfungsi untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Selada air memiliki kandungan antara lain protein, kalsium, fosfor, zat besi, seng, flavonoid, fenol dan vitamin A, E, dan C. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan kadar besi dan seng daun selada air berdasarkan ketinggian tempat tumbuhnya dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Daun Selada Air (Nastutrium officinale,R.Br) yang diambil dari ketinggian ±519 mdpl (sampel A) dan ±734 mdpl (sampel B). Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Spektrofotometri serapan atom (SSA) pada panjang gelombang 248,3 nm (Fe) dan 231,9 (Zn). Kadar Fe dalam sampel yang diteliti yaitu sampel A sebesar 0,441 mg/100 gr dan sampel B sebesar 1,421 mg/100 gr sedangkan kadar Zn dalam sampel A sebesar 0,007 mg/100 gr dan sampel B sebesar 0,173 mg/100 gr. Dari penelitian ini diketahui bahwa kadar Fe dan Zn tertinggi terdapat pada sampel B. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa ketinggian tempat berpengaruh terhadap kadar Fe dan Zn pada tanaman.
Analisis Kadar Seng (Zn) dan Besi (Fe) Pada Kangkung Air (Ipomoea aquatica Forssk.) Berdasarkan Tempat Tumbuh Dengan Metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) Khoirunnisa, Aishwarya; Nur, Achmad Vandian; Rahmasari, Khusna Santika; WIrasti, Wirasti
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 25 No 2, Tahun 2023
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2023.57317

Abstract

Water spinach (Ipomoea aquatica Forssk.) is a vegetable that is widely found and consumed by the public, containing among others protein, calcium, phosphorus, iron, potassium, zinc and vitamins A, B1 and C. Zn is a micronutrient that functions for growth and development of bone metabolism. Fe is a micromineral for the formation of hemoglobin in the blood. The purpose of this study was to determine the content and amount of zinc and iron in water spinach based on different growing places using the AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) method. The sample used in this study was water spinach (Ipomoea aquatica Forssk.) taken from 3 locations, namely Sapugarut, Coprayan and Kandang Panjang. The method in this study was qualitatively using color testing and quantitatively using AAS. The results of qualitative testing on Fe produced a brownish color and Zn produced a clear solution with a white precipitate. Quantitative test results using the AAS method at a wavelength of 248.3 nm for zinc and 213.9 nm for iron. The Zn content in the sample obtained was sample A of 0.3869 mg/100 g, sample B of 0.5199 mg/100 g and sample C of 0.2556 mg/100 g while the level of Fe in sample A was 2.502 mg/100 g, sample B was 2.275 mg/100 g and sample C was 1.925 mg/100 g. The results of the study showed that the Zn and Fe levels had different levels, this was because the nutrient content in the soil had different nutrients.
Pengaruh Penambahan Zat Aditif pada Perebusan Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz) Terhadap Kadar Besi (Fe) Menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom Fadillah, Rahma Ayu; Nur, Achmad Vandian; Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul
Jurnal Kimia Fullerene Vol 9 No 1 (2024): Fullerene : Journal Of Chemistry
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/fjc.v9i1.619

Abstract

Zat besi merupakan salah satu mikromineral yang penting dalam tubuh karena peranan dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi dapat ditemukan pada sayuran hijau, salah satunya daun singkong (Manihot esculenta Crantz). Perebusan dilakukan supaya daun singkong menjadi empuk dan lunak. Namun, proses perebusan dengan penambahan zat aditif masakan yang umumnya dilakukan oleh masyarakat dapat memberikan perubahan terhadap ketersediaan zat gizi yang terkandung didalamnya termasuk zat besi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan zat aditif pada perebusan pada daun singkong terhadap kadar besi (Fe) menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA). Sampel yang digunakan adalah daun singkong yang direbus dengan air biasa, air garam serta air garam ditambah baking soda. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometri serapan atom (SSA) pada panjang gelombang 248,3 nm. Kadar Fe dalam sampel yang diteliti yaitu pada sampel yang direbus air sebesar 2,611 mg/100 gr, sampel yang direbus air garam sebesar 2,090 mg/100 gr, dan sampel direbus air garam dan baking soda sebesar 1,651 mg/100 gr. Dari penelitian ini diketahui bahwa kadar Fe tertinggi terdapat pada sampel yang direbus air dan penambahan zat aditif berpengaruh terhadap kandungan zat Besi.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENGHAMBATAN ENZIM KOLAGENASE EKSTRAK ETANOL UWI UNGU (Discorea alata L): Uji Aktivitas Antioksidan dan Penghambatan Enzim Kolagenase Ekstrak Etanol Uwi Ungu (Discorea Alata L) Izzudin, Muhammad Izzudin Lutfi; Wirasti, Wirasti; Waznah, Urmatul; Nur, Achmad Vandian
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 6 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v6i2.824

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang berperan dalam menangkal radikal bebas. Radikal bebas merupakan senyawa yang bersifat reaktif dan tidak stabil selain itu memiliki sifat yang merusak sel dan jaringan. Antioksidan yang berasal dari bahan alam teruji secara klinis efektif dalam menangkal radikal bebas. Uwi ungu (Dioscorea alata L.) merupakan umbi yang memiliki kandungan tinggi antioksidan karena adanya senyawa flavonoid. Antioksidan ini dapat digunakan dalam penghambatan enzim kolagenase dalam memicu terbentuknya kerutan pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan penghambatan enzim kolagenase pada ekstrak etanol uwi ungu. Uwi ungu diesktraksi secara maserasi lalu dilakukan pengujian antioksidan dengan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl) dan penghambatan enzim kolagenase menggunakan FALGPA sebagai substrat dan 1,10-Phenanthroline sebagai kontrol positif dan Buffer kolagen sebagai control inhibitor. Aktivitas antioksidan dan penghambatan enzim kolagenase dinyatakan dalam (Inhibiton Concentration 50) IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol uwi ungu memiliki IC50 yaitu sebesar 64,59 µg/mL dan juga memiliki aktivitas penghambatan enzim kolagenase sebesar 23,80 %. Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui perbedaan antar kelompok perlakuan dan kelompok perlakuan yang terbaik.Kata kunci : Ekstrak uwi ungu, antioksidan, DPPH, enzim kolagenase, IC50
Canva-Based Logo and Packaging Design Training for the "Tani Maju" Farmer Group of Bantarkulon Dewi, Alfa Yuliana; Septiady, R. Kurniawan Dwi; Faradisi, Firman; Nur, Achmad Vandian; Waznah, Urmatul; Fajriyah, Nuniek Nizmah; Harismah, Kun; Nuryulia, Aflit; Sofyan, Aan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i2.2669

Abstract

Purpose: This study aimed to empower the "Tani Maju" Farmer Group by improving their product visualization through Canva-based logo and packaging design training, addressing their limited design skills that hinder market competitiveness. Method: A participatory action research (PAR) approach guided four interactive sessions. Data were collected via pre- and post-training questionnaires (5-point Likert scale) and analysis of design outputs, with paired t-tests and thematic analysis applied. Practical Applications: Findings show that accessible digital tools like Canva enhance branding for agricultural MSMEs, enabling cost-effective, professional packaging design, improving marketability and sales potential.  Conclusion: Training significantly boosted participants’ design knowledge, skills (up to 122.22%), and confidence (up to 153.33%). The study demonstrates how digital literacy empowers rural communities, strengthens local economies, and bridges the gap between traditional farming and modern marketing.
Co-Authors Aan Sofyan Abdurrachman, A Achmad Ridlo Adelia Fitriani Adi Nugroho Aflit Nuryulia Praswati Aini, Rahma Felia Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Alfarizi, Muhammad Bahtiar Alfayyadh, Hilmi Ali, M Ghufanil Muta Alya, Nabila Amelia, Reza apt. Eko Mugiyanto, Eko Arifiyanto, Muhammad Arum Dwi Nanda, Arum Ayu Setyowati Bayu Ishartono Billa Sujadi, Anastasya Shalsa citra_dinda Wardany Dewi, Alfa Yuliana Dwi Bagus Dwi Bagus Pambudi Eka Anydia Putri Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Elsa Septiana Khoirunnisa Fadillah, Rahma Ayu Fajriyah, Nuniek Niezmah Firman Faradisi Fitriani, Adelia Fitry, Nuranisa'ul Hadana, Marisa Handoyo, Aries Hilda Fitria Wulandari Huda, Muhammad Syahrian Imam Prasetyo Irawan, Heru Irma Suryani Izzudin, Muhammad Izzudin Lutfi Kamilah, Rasya Rizqi Khoirunnisa, Aishwarya Khoirunnisa, Elsa Septiana Kholisatuz Zahro Khusna Santika Rahmasari Kun Harismah Mahdanya Putri AB Mairiza, Anis Nabila Muh. Nur Khoiru Wihadi Muhammad Bahtiar Alfarizi Muhammad Syahrian Huda Muhammad Zidni Rizqon Zidni Musyahar, Ghoni Naila Izza Sabila Ningrum, Wulan Agustin Novel Umarella Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah. F Mochtar Nursepti, Tika Nurul Janah, Fatimah Nuryulia, Aflit Pambudi, Dwi Bagus Purwanto, Teguh R.Kurniawan Dwi Septiady Rahma Ayu Fadillah Ramadhani, Salsabila Ayu Rasya Rizqi Kamilah Rifqi, Zaimur Riska Kurnia Oktaviani Rizqi, Innas Iffat Rochmat, M. Idhar Khoirul S Slamet S Slamet, S Safitri, Arista Sahriswati, Sahriswati Salsabila, Salma Fi Salsabila, Salma Fi Sigit Prasojo Silvia Rizkiani Slamet . Slamet Slamet Slamet, Slamet St. Rahmatullah Syahdiva, Vipin Elrima Syifa, Aleyda Asy Syifa, Annisa Nazhifatus Thanh-Hoa Vo Urmatul Waznah Vanesa Maharani Vanesa Maharani W Wirasti Widyastuti Handayani Wijaya, Nanda Arif Wirasti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Woro Sumarni Yuliah Wahyu Permadi Yuni Setyowati