Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Guna Mewujudkan Gerakan Aceh Mandiri Pangan di Kampung Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah Fuqara, Fantashir Awwal; Aulia, Muhammad Reza; Nasution, Anisah; Safrika, Safrika; Tanjung, Yulia Windi; Andriani, Dewi; Ovianalisa, Ovianalisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.10135

Abstract

Food availability is a condition where household food needs are met sufficiently, both in terms of quantity and quality and affordable. The yard is one of the closest sources to produce food needs to meet family nutritional needs, and reduce shopping needs and and can increase household income. The purpose of this activity is to improve the community's capability in managing the yard and provide insight, knowledge and expertise in cultivating vegetables. The method of community service activities is observation or survey, socialization, monitoring and evaluation. The results of this activity are able to increase public awareness of family health and nutrition by 85.9%, motivate the community to cultivate vegetables by 93.3% and increase 100% of people who are able to cultivate food crops and horticulture. This community service activity is expected to provide knowledge about sustainable food houses, as well as skills in cultivating plants so that healthy and nutritious vegetables are obtained in every house in Jagong Jeget Village, Aceh Tengah Regency
TUMBUH BERSAMA: MEMBANGKITKAN SEMANGAT ENTREPRENEURSHIP MAHASISWA PERANTAU IMSU DI KABUPATEN ACEH BARAT Nasution, Aswin; Handayani, Sri; Nasution, Anisah; Baihaqi, Akhmad; Agustiar, Agustiar; Latif, Abdul; Syauqi, Teuku M
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30223

Abstract

Hampir semua kalangan sependapat bahwa kewirausahaan memiliki peran istimewa dalam pertumbuhan perekonomian dan menekan pengangguran, sehingga konsep kewirausahan perlu dikenalkan lebih dalam bagi generasi muda khususnya mahasiswa. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan kewirausahaan terhadap mahasiswa Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMSU) ini dilakukan agar mereka tidak hanya fokus sebagai pencari pekerja pasca lulus perkuliahan, namun mampu kerja sendiri dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Pelatihan kewirausahaan yang dilakukan telah memberikan pemahaman yang lebih dalam apa itu kewirausahaan, bagaimana memulai, melaksanakan, mensiasati ketidakgagalan, dan arti pentingnya kewirausahaan. Hal ini menjadi lebih penting agar mereka dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi terhadap lingkungan sosial masyarakat, dan perekonomian nasional. Hasil pelatihan kewirausahaan yang dilakukan menunjukkan ada peningkatan pemahaman dan keinginan mahasiswa terhadap dunia wirausaha. Namun hendaknya pelatihan ini perlu dilakukan terhadap seluruh anggota IMSU, dan berlanjut pada pelatihan terhadap objek usaha.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Pembudidaya Ikan Kumis Jaya melalui Pelatihan Formulasi Bahan Pakan Alternatif Lele Nasution, Anisah; Mudastsir; Rahmawati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v10i2.12889

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of the Fish Farmers Group (POKDAKAN) Kumis Jaya in independently formulating catfish feed. The main problems faced by the partner are their dependence on expensive commercial feed and limited knowledge about fish nutritional needs, particularly the ideal protein content. These issues result in high production costs and suboptimal fish growth. The activities included delivering material on catfish nutritional requirements, introducing locally available feed ingredients, and providing training on feed formulation using the Pearson Square method. A participatory approach was applied to ensure that group members actively understood the basic concepts while also practicing formulation calculations. The evaluation results showed a significant increase of 75% in participants’ understanding. They recognized the importance of 25–30% protein content in feed to support healthy catfish growth and were able to calculate feed formulations independently using local ingredients. This activity successfully improved the independence of Kumis Jaya in feed formulation, while also providing opportunities to reduce production costs and strengthen the sustainability of catfish farming.
Pengaruh Infinite Mindset Melalui Keputusan Jangka Panjang dan Adaptabilitas Terhadap Sustainable Business Kedai Kopi Muhammad Reza Aulia; Anisah Nasution; Junita Rahmah; Fantashir Awwal Fuqara; Keumala Fadhiela; Alfis Suhendra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i3.195

Abstract

Dalam era globalisasi dan digitalisasi, adaptabilitas juga menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan usaha kedai kopi. Berdasarkan pra penelitian  yang telah dilakukan di lapangan, terdapat beberapa kedai kopi yang tutup yang disebabkan oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pola pikir tidak terbatas melalui keputusan jangka panjang dan adaptabilitas terhadap sustainable business. Penelitian ini akan dilakukan di Kabupaten Aceh Barat mulai dari bulan Desember  2023 sampai dengan bulan Januari 2023. Pemilihan lokasi dipilih secara sengaja (purposive). Hal ini dikarenakan Kabupaten Aceh Barat merupakan daerah yang memiliki potensi yang tinggi usaha kedai kopi. Data yang digunakan pada penelitian ini hanya menggunakan data primer. Data primer adalah data yang diperoleh langsung oleh peneliti kepada objek penelitian yang dituju, dalam penelitian ini, data primer diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Squer (PLS) karena dapat menganalisa pengaruh langsung atau tidak langsung. Partial Least Squares (PLS) adalah sebuah metode analisis statistik yang digunakan dalam analisis persamaan struktural (SEM). Infinite mindset, adaptabilitas, dan keputusan jangka panjang memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha kedai kopi. Temuan ini menyoroti pentingnya sikap mental yang terbuka terhadap inovasi, kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan, dan pengambilan keputusan strategis yang berkelanjutan dalam mendukung kesuksesan bisnis di industri kopi.
Pengaruh Infinite Mindset Melalui Keputusan Jangka Panjang dan Adaptabilitas Terhadap Sustainable Business Kedai Kopi Muhammad Reza Aulia; Anisah Nasution; Junita Rahmah; Fantashir Awwal Fuqara; Keumala Fadhiela; Alfis Suhendra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i3.195

Abstract

Dalam era globalisasi dan digitalisasi, adaptabilitas juga menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan usaha kedai kopi. Berdasarkan pra penelitian  yang telah dilakukan di lapangan, terdapat beberapa kedai kopi yang tutup yang disebabkan oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh pola pikir tidak terbatas melalui keputusan jangka panjang dan adaptabilitas terhadap sustainable business. Penelitian ini akan dilakukan di Kabupaten Aceh Barat mulai dari bulan Desember  2023 sampai dengan bulan Januari 2023. Pemilihan lokasi dipilih secara sengaja (purposive). Hal ini dikarenakan Kabupaten Aceh Barat merupakan daerah yang memiliki potensi yang tinggi usaha kedai kopi. Data yang digunakan pada penelitian ini hanya menggunakan data primer. Data primer adalah data yang diperoleh langsung oleh peneliti kepada objek penelitian yang dituju, dalam penelitian ini, data primer diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Squer (PLS) karena dapat menganalisa pengaruh langsung atau tidak langsung. Partial Least Squares (PLS) adalah sebuah metode analisis statistik yang digunakan dalam analisis persamaan struktural (SEM). Infinite mindset, adaptabilitas, dan keputusan jangka panjang memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha kedai kopi. Temuan ini menyoroti pentingnya sikap mental yang terbuka terhadap inovasi, kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan, dan pengambilan keputusan strategis yang berkelanjutan dalam mendukung kesuksesan bisnis di industri kopi.
LOCAL WISDOM IN LEARNING: A REVIEW OF LEARNING FORMS AND TECHNIQUES Erni, Sukma; Ernita, Mahdar; Munajar, Adhi; Nasution, Anisah; Selviani, Rini
TSAQIFA NUSANTARA: Jurnal Pembelajaran dan Isu-Isu Sosial Vol 5, No 1 (2026): Vol 05. No. 01 2026 (Maret)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/tsaqifa.v5i1.39510

Abstract

The article is based on the assumption that the current generation is increasingly distant from its own culture as a result of technological developments. By using the distribution of open google form questioners for teachers at the elementary to university levels, 53 teachers/lecturers were obtained who filled out. The data is mapped according to the existing theme to see teachers' innovations in designing the learning process by making local wisdom materials part of the learning process. The findings obtained are that teachers learn local wisdom by enriching, inserting and integrating with the material learned. The forms of wisdom used include teaching/taboos, culinary, traditions, carvings, medicines, crafts, games, folklore, batik, including measuring instruments. Through learning that adds local wisdom to the teaching material, teachers realize how important it is to remind students of the importance of local wisdom so that it is maintained from generation to generation.
Model Edukasi Konservasi melalui Pendekatan Layanan Ekosistem Lamun bagi Anak Sekolah Dasar Eka Lisdayanti; Rahmawati Rahmawati; Anisah Nasution; Nurul Najmi; Abdiel Khaleil Akmal
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.615

Abstract

Lingkungan laut mengalami tekanan yang dalam banyak kasus menyebabkan kerusakan permanen, sementara kesadaran anak usia sekolah dasar terhadap pentingnya ekosistem lamun masih relatif Anak-anak umumnya hanya mengenal hutan mangrove dan terumbu karang sebagai ekosistem pesisir, sehingga lamun kurang mendapat perhatian meskipun memiliki fungsi ekologis penting sebagai penyerap karbon, habitat biota, dan penahan sedimen, serta penyedia jasa ekosistem bagi kehidupan pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model edukasi konservasi melalui pendekatan layanan ekosistem lamun sebagai sarana meningkatkan literasi laut, pengetahuan, dan sikap peduli lingkungan pada anak sekolah dasar. Model yang dikembangkan menekankan keterkaitan antara manfaat ekosistem lamun dengan kehidupan sehari-hari secara kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif melalui permainan edukatif, pembuatan poster kreatif, observasi sederhana, serta diskusi kelompok yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan anak dari 34,66% menjadi 74,66%, yang diikuti dengan partisipasi aktif, kemampuan mengaitkan peran lamun dengan kehidupan sehari-hari, serta munculnya sikap peduli terhadap lingkungan pesisir. Model ini juga terbukti mampu menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual dan mudah dipahami. Dengan demikian, pengenalan ekosistem lamun sejak dini menjadi langkah strategis dalam membentuk kesadaran lingkungan dan mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.