Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Peran Manajemen Humas dalam Menarik Minat Calon Peserta Didik Di SMKN 1 Pasarwajo Kabupaten Buton Fera, Fera; Kamaruddin, Syamsu A
EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 1 Oktober 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/edustudent.v4i1.43423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Peran Manajemen Humas dalam Menarik Minat Calon Peserta Didik. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran humas sebagai komunikator (penghubung) publik internal melalui rapat formal dan upacara bendera sedangkan untuk publik eksternal melalui presentasi profil sekolah, rapat wali murid, kerja sama dengan DUDI, dan penyampaian informasi sekolah kepada masyarakat, 2) Peran humas sebagai pembina hubungan (relationship) melalui kegiatan rapat formal, kegiatan pensi, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, dan juga kerjasama antara pihak DUDI, 3) Peran humas sebagai back up management (pendukung manajemen) yaitu a) dalam perencanaan humas, b) dalam pelaksanaan, c) dalam pelaksanaan evaluasi, 4) Peran humas sebagai pembentuk citra (corporate image) untuk publik internal dengan menciptakan suasana yang kondusif di sekolah, dan pelayanan terhadap publik. Sedangkan untuk publik eksternal melalui bakti sosial dan partisipasi dengan kegiatan masyarakat.
Diskontinuitas Kurikulum Pendidikan Indonesia Tamrin, Sopian; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i1.16713

Abstract

Pendidikan di Indonesia tidak pernah benar-benar dirumuskan secara mendalam dan beorientasi jangka panjang. Hal ini terbukti dengan perubahan kurikulum dari waktu-waktu. Kurikulum di Indonesia setidaknya mengalami perubahan sebelas kali. Perubahan tersebut paling sering terjadi pada transisi pergantian kekuasaan dalam pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji patahan historis kurikulum pendidikan di Indonesia melalui perspektif teori diskontinuitas Michel Foucault. Penelitian ini merupakan jenis studi literature dan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis historis. Data dikumpulkan melalui sumber literatur yang relevan, seperti artikel jurnal, buku, laporan penelitian, serta kebijakan pendidikan yang pernah diterapkan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum di Indonesia menunjukkan adanya perubahan diskursus dominan setiap rezim kekuasaan. Oleh karena itu, perkembangan kurikulum di Indonesia tidaklah bersifat linear dan berkelanjutan melainkan sekumpulan patahan historis dari waktu ke waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang lebih berkesinambungan dan berorientasi jangka panjang sangat diperlukan dalam perumusan kurikulum di Indonesia agar mampu menciptakan sistem pendidikan yang stabil dan berorientasi jangka panjang. 
Analisis Sosial Terhadap Fenomena Mahasiswa Pekerja Studi Universitas Negeri Makassar Tahir, Muhammad Imran; Kamaruddin, Syamsu A; ., Najamuddin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i2.18119

Abstract

This study aims to determine: 1) the social motives of UNM students who study while working, 2) the social orientation of UNM students who study while working, and 3) the relationship between social motives and social orientation of UNM students who study while working. This research uses a qualitative descriptive approach with a case study method. The study is directed at describing the conditions or phenomena of UNM students who study while working, the social orientation of these students, and the relationship between their social motives and social orientation. The technique used to determine informants is purposive sampling, with a total of 15 informants. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data validity was ensured through triangulation of sources, time, and techniques. The data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings of this research reveal that the social motives of UNM students who study while working consist of four primary factors: economic needs, the desire to become more independent, the aim to enrich their experiences, and the intention to build social relationships. In terms of social orientation, these students tend to prioritize relationships in the workplace, experience limited participation in campus activities, and maintain social relationships with their families and friends. Furthermore, the study finds a clear relationship between social motives and social orientation: economic motives encourage students to prioritize work-related social relationships; the desire to gain work experience often leads to decreased involvement in campus life; and the pursuit of independence motivates students to form social networks that support their future careers.
Filsafat di Balik Angka: Mengungkap Dimensi Metafisika dalam Matematika Al-Khawarizmi Patta, Rahmawati; Kamaruddin, Syamsu A; Sinring, Abdullah; Latri, Latri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Khawarizmi adalah tokoh besar dalam sejarah matematika yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan aljabar, sistem angka Hindu-Arab, dan algoritma. Namun, karyanya juga mengandung dimensi filosofis yang menggambarkan hubungan mendalam antara angka dan realitas. Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran Al-Khawarizmi dalam konteks metafisika matematika, terutama terkait angka nol, yang ia perkenalkan sebagai representasi konsep ketiadaan dan simbol hubungan logis dalam struktur matematika modern. Al-Khawarizmi memadukan pemikiran matematis dengan wawasan filosofi tidak hanya menggunakan matematika sebagai alat teknis, tetapi juga sebagai medium untuk menjelaskan fenomena alam dan memahami realitas. Pemikirannya menunjukkan bahwa angka memiliki nilai lebih dari sekadar simbol abstrak, mereka merepresentasikan hubungan yang nyata dalam dunia fisik. Penelitian ini menyoroti pentingnya filsafat matematika Al-Khawarizmi sebagai jembatan antara tradisi intelektual Timur dan Barat, sekaligus sebagai dasar bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern. Dengan demikian, karya Al-Khawarizmi tetap relevan dalam memahami sejarah dan perkembangan matematika sebagai disiplin yang holistik.
Menggali Potensi: Analisis Pengembangan Kurikulum untuk Pendidikan Berkelanjutan Firdaus, Muhammad Aryan; Kamaruddin, Syamsu A; Ahmadin, Ahmadin; Najamuddin, Najamuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kurikulum pendidikan berkelanjutan penting untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketimpangan sosial. Penelitian ini menganalisis pendekatan strategis dalam pengembangan kurikulum melalui analisis kualitatif terhadap jurnal, buku, dan dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan pentingnya integrasi nilai keberlanjutan, pemanfaatan teknologi, pembelajaran berbasis proyek, dan desain kurikulum yang inklusif serta adaptif. Kebijakan inovatif dan pelatihan guru menjadi kunci keberhasilan implementasi. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, peluang melalui kolaborasi multisektoral dan kebijakan pendukung memberikan optimisme. Kurikulum berorientasi keberlanjutan dapat menciptakan generasi kompeten yang berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan.
Social Media as a Virtual Public Sphere in Health Education: A Systematic Review from the Perspective of Habermas' Public Sphere Theory Nangi, Mohamad Guntur; Kamaruddin, Syamsu A; Adam, Arlin; Lestari, Sari Arie
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 4 No 1: April 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v4i1.225

Abstract

Social media has become an important platform in health education. It allows individuals to connect and share information about health. However, no studies have systematically explored the role of social media as a virtual public space in health education. This systematic review aims to explore the role of social media as a virtual public sphere in health education, from the perspective of Habermas' public sphere theory. The review was conducted by searching for research articles published in reputable scientific journals between 2010 and 2023. The method used to write this article is a systematic literature review (SLR). The systematic literature review method used in this research is the PRISMA method. Article search, article extraction, and article classification using the Watase UAKE application. The article search was conducted online using two (2) database sources, namely Scopus (Q1-Q4) and Semantic Scholar. The review showed that social media has the potential to be an effective virtual public sphere in health education. This platform can be used to. Increase awareness and understanding of health Provide information and support for individuals in need, strengthen community participation in health education, However, social media also has some limitations in supporting health education. These limitations include: Disinformation and misinformation, Polarization of opinion Conflict of interest. In this review concludes that social media can be a valuable tool for health education. However, it is important to be aware of its limitations and take steps to overcome them.
THE ROLE OF CHARACTER EDUCATION IN REDUCING THE RECIDIVISM RATE Masni, Masni; Kamaruddin, Syamsu A; Asriadi, Muhammad
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 6 No 1 (2024): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v6i1.1139

Abstract

This research explores the role of character education in reducing recidivism among former inmates, with a focus on the Class II Penitentiary in Polewali Mandar. The issue of recidivism reflects weaknesses in the rehabilitation and social reintegration of inmates, which can be addressed through character education. Character education aims to develop moral and ethical values, as well as the ability to adapt in new social environments, helping former inmates recognize and correct past mistakes. A qualitative method with a case study approach was used to collect data through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results show that inmates who participate in character education programs exhibit positive changes in behavior and a decrease in the recidivism rate by 20-30%. The implementation of this program was successful through collaboration between correctional institutions, government, and non-governmental organizations. This research concludes that character education plays a significant role in reducing recidivism and recommends enhancing instructor training, psychosocial support, ongoing monitoring, and community collaboration for the success of the program
ANALISIS STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM: MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF Azis, Nurafifahtul Khasanah; Kamaruddin, Syamsu A; Ahmadin, Ahmadin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41546

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan kurikulum untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur atau kepustakaan dengan mengumpulkan berbagai sumber data dari buku dan artikel jurnal yang sesuai dan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara strategi pengembangan kurikulum dalam mewujudkan pembelajaran efektif terletak pada keselarasan antara kebutuhan siswa, metode pembelajaran yang variatif, dan konteks pembelajaran yang relevan. Kurikulum yang dikembangkan dengan strategi yang tepat akan memberikan dasar yang kuat bagi terciptanya pembelajaran yang efektif di mana siswa tidak hanya mempelajari materi secara teoritis namun siswa juga harus mampu menginternalisasi nilai-nilai yang dipelajari, sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan relevan bagi kehidupan siswa.
KURIKULUM IPS YANG RESPONSIF : ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI Hasana , Fauziatul; Kamaruddin, Syamsu A; Ahmadin, Ahmadin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41722

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kebutuhan pendidikan dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di era globalisasi, sebuah periode yang ditandai dengan perkembangan teknologi, interkoneksi global, dan perubahan sosial yang cepat. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, artikel ini mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber terpercaya, termasuk publikasi akademik, laporan kebijakan pendidikan, serta studi kasus yang relevan dengan pengembangan kurikulum IPS. Hasil analisis menunjukkan bahwa di era globalisasi, kebutuhan kurikulum IPS menjadi semakin kompleks, mencerminkan tantangan dan peluang yang dihadapi masyarakat global saat ini. Kurikulum tidak hanya harus mencakup isu-isu lokal, tetapi juga perlu mengintegrasikan isu-isu global kontemporer, seperti perubahan iklim, migrasi, kesetaraan sosial, keberagaman budaya, dan keberlanjutan ekonomi. Selain itu, penggunaan teknologi pendidikan yang inovatif sangat diperlukan untuk meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya pengalaman belajar, dan memperdalam pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan.Guru memiliki peran kunci dalam mendukung implementasi kurikulum IPS yang adaptif. Mereka harus mampu mengajar secara profesional dengan menerapkan metode pembelajaran abad ke-21 yang interaktif, berbasis proyek, dan berpusat pada siswa. Hal ini mencakup kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital, mengembangkan materi pembelajaran yang relevan, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Lebih jauh, pengembangan alat penilaian yang efektif menjadi salah satu elemen penting. Alat penilaian tersebut harus mampu mengukur secara holistik berbagai kompetensi yang dibutuhkan siswa, termasuk pemahaman konseptual, keterampilan analitis, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan bekerja sama dalam tim. Selain itu, akses terhadap teknologi pendidikan yang merata juga menjadi tantangan utama, terutama bagi siswa di wilayah terpencil atau dengan keterbatasan sumber daya. Artikel ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pembuat kebijakan, dan komunitas masyarakat dalam merancang dan menerapkan kurikulum IPS yang adaptif, relevan, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini harus didasarkan pada penelitian mendalam, pertimbangan kebutuhan lokal dan global, serta komitmen untuk membangun generasi yang mampu menghadapi tantangan era globalisasi dengan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang tepat. Dengan pendekatan ini, diharapkan kurikulum IPS dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mempersiapkan siswa untuk menjadi warga dunia yang bertanggung jawab dan berdaya saing.
Analisis Dispensasi Nikah Di Kabupaten Sinjai Awaru, Andi Octamaya Tenri; Kamaruddin, Syamsu A; Najamuddin, Najamuddin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 3 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i3.78557

Abstract

Child marriage remains a persistent social phenomenon in Sinjai Regency, despite the minimum legal age for marriage stipulated in Law No. 16 of 2019. This study aims to analyze the current condition of marriage dispensation applications over the past five years and to identify the key factors driving such applications. Using a quantitative approach, data were collected through a survey of 84 respondents, including couples married through dispensation, parents or guardians who submitted requests, and officials from the Religious Court and the Office of Religious Affairs (KUA). The findings show that socially, marriage dispensation is still perceived as frequently occurring; 59.5% of respondents indicated that applications remain common, even though administrative records show a sharp decline from 385 cases in 2021 to only 2 cases in 2025. This discrepancy highlights a gap between formal records and ongoing social practices, particularly in rural areas. The main factors driving dispensation applications include premarital pregnancy (41.7%), economic hardship (28.6%), and sociocultural pressure (25%) related to safeguarding family honor. Overall, the study demonstrates that marriage dispensation serves as a legally sanctioned social mechanism to address moral, economic, and cultural pressures. Therefore, efforts to prevent child marriage must integrate legal enforcement with educational, cultural, and economic empowerment strategies.