Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN POLRESTABES MAKASSAR DALAM MENANGGULANGI KASUS PENIPUAN ONLINE BERBASIS PESAN ELEKTRONIK Rifdan, Rifdan; Dahri, Irsyad; Baharsa, Pratiwi
Humano: Jurnal Penelitian Vol 16, No 1 (2025): PERIODE JUNI
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/humano.v16i1.9416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) menganalisis tantangan yang dihadapi Polrestabes Makassar dalam menangani kasus penipuan online yang berbasis pesan elektronik (2) solusi yang telah diterapkan Polrestabes Makassar guna menanggulangi kasus penipuan online yang berbasis pesan elektronik . Jenis Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan yang melibatkan wawancara dengan petugas kepolisian terutama bagian Sat Reskrim serta analisis dokumen terkait kebijakan penanganan kasus penipuan online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tantangan utama yang dihadapi Polrestabes Makassar mencakup kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, jaringan pelaku lintas provinsi dan batasan hukum Selain itu, rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat memperbesar risiko menjadi korban penipuan online. (2) upaya penanggulangan, Polrestabes Makassar telah melaksanakan berbagai upaya, seperti sosialisasi dan edukasi kesadaran masyarakat, penerapan Undang-Undang ITE dan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, kampanye di media sosial dan penegakan hukum yang tegas. penelitian ini memiliki implikasi dalam menekan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penggunaan teknologi dalam upaya penanggulangan penipuan online berbasis pesan elektronik di era digital.
UPAYA KEPOLISIAN RI POLRESTABES MAKASSAR DALAM MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN ZEBRA CROSS INDRAYANI, DEWI; DAHRI, IRSYAD
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 2, Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.125 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i2.3730

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan : 1) Untuk mengetahui kesadaran hukum masyarakat dalam penggunaan zebra cross dikota Makassar. 2) Untuk mengetahui upaya pihak kepolisian RI Polrestabes Makassar dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam penggunaan zebra cross dikota makassar. 3) Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi upaya kepolisan RI Polrestabes Makassar dalam meningkatakan kesadaran masyarakat dalam penggunaan zebra cross. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Tekink anlisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat pengguna zebra cross sebanyak 4 orang dan pihak kepolisian Lalu Lintas 2 orang. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa : 1) Kesadaran hukum masyarakat dalam penggunaan zebra cross dikota Makassar masih sangat rendah. 2) Upaya pihak kepolisian RI Polrestabes Makassar dalam  meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam penggunaan zebra cross dikota Makassar adalah melakukan Penyuluhan tertib lalu lintas kepada instansi terkait, Penyuluhan tertib lalu lintas kepada awak pengemudi becak,dan pejalan kaki, Penyuluhan tertib lalu lintas kepada para ulama se kota Makassar, Penyuluhan tertib lalu lintas kepada pengemudi taxi, Penyuluhan tertib lalu lintas kepada anggota TNI, serta Penyuluhan tertib lalu lintas kepada melalui public address dan juga memberikan teguran langsung 3) Faktor yang mempengaruhi upaya kepolisan RI Polrestabes Makassar dalam meningkatakan kesadaran masyarakat dalam penggunaan zebra cross adalah faktor penegak hukum (polisi), faktor pengguna jalan, dan faktor pengemudi. Kata Kunci : Upaya, Kesadaran Hukum,  dan Pengguna Zebra Cross  ABSTRACT: This study aims: 1) To know the legal awareness of the community in the use of zebra cross in the city of Makassar. 2) To know the efforts of Police Polrestabes Makassar police in raising awareness of community law in the use of zebra cross in the city of Makassar. 3) To know the factors that affect the effort Police RI Polrestabes Makassar in raising public awareness in the use of zebra cross. This research uses data collecting technique that is observation and interview. Tekink anlisis data used is descriptive qualitative. population and sample in this study is the community of users of zebra cross as many as 4 people and the traffic police 2 people. The results of this study indicate that: 1) Public legal awareness in the use of zebra cross in the city of Makassar is still very low. 2) Police effort of RI Polrestabes Makassar in raising awareness of public law in the use of zebra cross in the city of Makassar is to conduct an orderly drill of traffic to the relevant institutions, the orderly of traffic to the crew of pedicab drivers, and pedestrians, city of Makassar, Counseling of orderly traffic to taxi driver, Coordination of orderly traffic to TNI member, and Coordination of orderly traffic to through public address and also give direct reprimand 3) Factors influencing effort of Police RI Polrestabes Makassar in raising public awareness in the use of zebra cross is a law enforcement factor (police), a factor of road users, and driver factors. Keywords: Effort, Legal Awareness, and Zebra Cross Users
BRAND EQUITY ON CONSUMER PURCHASING DECISIONS Roby Ahada; Irsyad Dhahri; Iyad Abdallah Al- Shreifeen
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 3 No. 4 (2025): APRIL
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the effect of brand equity on consumer purchasing decisions, focusing on various dimensions such as brand awareness, perceived quality, and brand loyalty in the context of consumer behavior. The research method carried out in this study uses the literature research method. The results showed that brand equity has a significant and positive influence on consumer purchasing decisions. Brand awareness proved to be a crucial starting point in the purchase decision process, attracting consumers' attention and making them more open to information about the product or service. Perceived quality was found to be an important factor influencing consumer expectations and satisfaction, which in turn influences purchasing decisions. Brand loyalty is reinforced by consistent positive experiences, contributing to repeat purchases and word-of-mouth recommendations, which increase the long-term value of the brand in a competitive market. The findings of this study underscore that brand equity is a critical element that shapes and influences consumer purchasing decisions. Investments in brand equity strategies that focus on building awareness, maintaining positive quality perceptions, and increasing consumer loyalty can help companies not only in attracting new customers but also in retaining existing customer groups. Therefore, strategic management of the elements of brand equity is the key to improving the competitiveness and sustainability of the company in a dynamic market.
Implementasi Hukum Dalam Penyalahgunaan Obat Tramadol Pada Remaja Nur Ningsih; Irsyad Dhahry; Nurharsyah Khaer Hanafie
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v9i1.343

Abstract

This study aims: (i) To find out how far the implementation of legal provisions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima district. (ii) To find out the appropriate sanctions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima Regency. This research method uses a type of qualitative research with a descriptive approach, the data sources used are primary and secondary data, using observation, interview and documentation data collection techniques and using source triangulation analysis techniques. Research results show that, (i) Implementation of legal provisions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima Regency is conducting counseling related to the provisions of the Narcotics and Health Law, as well as holding religious activities and placing banners containing the crime of Narcotics Abuse, which already includes including Tramadol medicine, involving Bhabinkamtibmas, village heads, community leaders, religious leaders, youth leaders and community elements. (ii) Appropriate sanctions related to tramadol drug abuse in adolescents in Bima Regency, namely the Narcotics Unit and the Bima Regency Health Office put juridical emphasis and implementation of health regulations. As explained in article 197 below: If a person deliberately produces or distributes and trades and uses illegally, for his actions, the alleged perpetrator is subject to Article 196 in conjunction with Article 197 of Law Number 36 of 2009 concerning Health with a penalty of 10 to 15 years in prison and also in Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics namely in articles 111 to article 121. Thus the efforts made by the Bima Regency government have been quite optimal.
Analisis Sosio-Legal terhadap Praktik Perkawinan Usia Dini: Studi pada Masyarakat Pedesaan Muh. Sudirman; Irsyad Dahri; Nurwana Nurwana
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the legal provisions of marriage in relation to early marriage practices, identify their causal factors, and examine community responses to such practices in Pallawa Village, Tellu Limpoe District, Bone Regency. The research employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through interviews and documentation involving village officials, community members, and individuals engaged in early marriage. The findings indicate that Article 7 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974, as amended, stipulates that the minimum legal age for marriage for both males and females is 19 years. Nevertheless, early marriages continue to occur through marriage dispensation granted by the Religious Court. The primary contributing factors include promiscuity, economic pressure, premarital pregnancy, and personal desire. In general, community members express disapproval of early marriage because it contradicts legal regulations and is considered to have potential negative social, psychological, and educational impacts on couples. These findings highlight a gap between legal norms and social realities, suggesting the need for strengthened legal awareness, family guidance, and institutional intervention to reduce early marriage rates and promote compliance with marriage law provisions.
Studi Tentang Perlindungan Dan Pembinaan Gelandangan Anak Di Kota Makassar NURHIDAYATI .; IRSYAD DAHRI
Jurnal Tomalebbi Volume III, Nomor 2, Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.638 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i2.2044

Abstract

Studi Tentang Perlindungan dan Pembinaan Gelandangan Anak Di Kota Makassar”. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengetahui bentuk perlindungan dan pembinaan anak gelandangan yang dilakukan oleh pemerintah kota Makassar (2) Mengetahui kendala apa yang dihadapi pemerintah kota Makassar dalam  upaya meminimalisir gelandangan  di kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif Kualitatif, yang mendeskripsikan tentang Perlindungan dan Pembinaan Gelandangan Di Kota Makassar. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling dan yang menjadi informan adalah pegawai Dinas Sosial berjumlah lima orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk pembinaan dan perlindungan Gelandangan Di Kota Makassar terdiri dari pembinaan pencegahan, pembinaan lanjutan, dan usaha rehabilitasi. (2) dalam penelitan ini tidak ditemukan kendala-kendala dalam meminimalisir gelandangan Di Kota Makassar karena pada umumnya Dinas Sosial Kota Makassar telah efektif dalam menjalankan tugas dan kewajibannya hal ini dikarenakan adanya: tersedianya regulasi, terjalinnya kerjasama yang baik, sumber daya yang memadai, tersedianya sarana dan prasarana, serta anggaran yang mencukupi. Kata Kunci: Implementasi Perda No. 2 Tahun 2008, Gelandangan Studies on the Protection and Development of Children Homeless In Makassar ". Pancasila and civic education. Faculty of Social Science. Makassar public university. This study aims to determine: (1) Determine the form of protection and development of homeless children by the government of Makassar (2) Knowing the obstacles faced Makassar city government in an effort to minimize the bums in the city of Makassar. This research is a qualitative descriptive study, which is described on the Protection and Development of Homeless In Makassar. Selection of the samples in this study with a purposive sampling and the informant was an employee of the Social Service of five people. Data collection techniques used in this study is observation, interview, and documentation. The results showed that (1) the form of guidance and protection Homeless In Makassar consists of fostering prevention, advanced training, and rehabilitation efforts. (2) in this research did not find obstacles in minimizing bum In Makassar because generally the Social Service of Makassar have been effective in carrying out its duties and responsibilities this is due to: unavailability of regulation, establishment of good cooperation, adequate resources, the availability of facilities and infrastructure, as well as a sufficient budget.Keywords: Implementation Regulation No. 2 In 2008, Homeless
Analisis Perilaku Masyarakat Pesisir Topejawa Terhadap Lingkungan Hidup Andi Kasmawati; Irsyad Dahri; Muhajirin Muhajirin
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i1.71148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perilaku masyarakat pesisir Topejawa terhadap lingkungan hidup. (2) peran pemerintah dalam memenuhi lingkungan yang baik dan sehat terhadap masyarakat pesisir Topejawa. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perilaku masyarakat pesisir Topejawa masih sering membuang sampah pada area pesisir pantai Topejawa. Hal tersebut dipengaruhi karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, adanya persepsi masyarakat yang menganggap bahwa laut dapat menelan sampah-sampah yang dibuang ke laut, serta kurangnya sarana dan prasarana yang memadai untuk pembuangan sampah. Masyarakat pesisir Topejawa cenderung membuang sampah-sampah yang tidak memiliki nilai ekonomis ke laut. Selain itu, lunturnya kebudayaan masyarakat pesisir Topejawa juga berpengaruh terhadap kebiasaan membuang sampah di laut.. (2) Pemerintah desa Topejawa telah berupaya dalam memenuhi lingkungan yang baik dan sehat untuk masyarakat pesisir Topejawa. Program yang dijalankan seperti sosialisasi, pengadaan fasilitas tempat sampah dan jum’at bersih yang melibatkan peserta didik pada sebuah sekolah dasar yang ada di desa Topejawa. Namun, program-program yang dijalankan belum terlaksana secara efektif dan masih cenderung menggunakan paradigma lama (hasil akhir) dalam mengatasi problematika yang terjadi di desa Topejawa.