Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Metode Resitasi Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Dan Budi Pekerti Kelas XI SMA Negeri 1 Ronggurnihuta Kabupaten Samosir Tahun Pembelajaran 2023/2024 Gresi Christina Batubara; Adiani Hulu; Baginda Sitompul; Betty A.S Pakpahan; Robert K.A Simangunsong
Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutipa.v1i4.204

Abstract

The aim of this research is to determine the positive and significant influence of the use of the Recitation method on students' active learning in teaching Christian Religious Education and Character in class The research method used is a quantitative research method. The population of all class Data was collected using a positive closed questionnaire with 30 items, namely 15 items for variable SMA Negeri 1 Ronggurnihuta Samosir Regency Academic Year 2023/2024: 1) Data processing results: a) positive relationship test obtained rxy = 0.476 > rtable(=0.05,n=52) = 0.297. b) Testing a significant relationship obtained a value of tcount= 3.827 > ttable(=0.05, dk=n-2=50)= 2.000. 2) Influence test: a) Regression equation test, obtained the regression equation Y ̂="27","68"+0.39X. b) Regression coefficient of determination test (r2) = 22.7%. 3) Test the hypothesis using the F test to obtain Fcount > Ftable=(=0.05, dk numerator k=19, dk denominator=n-2=52-2=50) namely 14.62 > 1.39. Thus Ha, that is, there is a positive and significant influence of the use of the Recitation method on students' learning activeness in learning Christian Religious Education and Character Education in class Therefore, it can be seen that Christian Religious Education teachers must use the Recitation method because it has an influence on students' active learning in learning Christian Religious Education and Character.
The Influence of Principal Academic Supervision and Work Motivation on State High School Teacher Performance in Toba Regency Hutauruk, Lenny M; Panjaitan, Binur Panjaitan; Sitompul, Baginda
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 9, No 2 (2024): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i2.7101

Abstract

The purpose of this research is 1) to analyze the influence of the Principal's academic supervision on the performance of State High School teachers in Toba Regency; 2) to analyze the influence of work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency; 3) to analyze the influence of the principal's academic supervision and work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency. The method used in this research is a quantitative research method. The population is all state high school teachers in Toba Regency, totaling 416 people and a sample of 84 people was determined, which is 20% of the total population. Data was collected using a closed questionnaire with 65 items. The results of data analysis show that: 1) the calculated F value > F table between the Principal's academic supervision on teacher performance is 22.590 > 3.15, so it is known that there is an influence of the Principal's academic supervision on the performance of State High School teachers in Toba Regency, namely 21, 6%, 2) calculated F value > F table between work motivation and teacher performance, namely 44.658 > 3.15, thus it is known that there is an influence of work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency, namely 35.3%, 3) F value calculate > F table between the principal's academic supervision and work motivation on teacher performance, namely 25.298 > 3.15, thus it is known that there is an influence of the principal's academic supervision and work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency, namely 38.4%. Ha is accepted and H0 is rejected.
Implementasi Pendidikan Agama Kristen pada Masa Bapa-Bapa Beriman dalam Keluarga Sitompul, Baginda; Sinaga, Sari Mutiara; Nainggolan, Ricki Martin
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 1: Pebruari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v4i1.63

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) pada masa bapa-bapa beriman berfokus pada pengajaran dari sumber-sumber utama seperti Alkitab dan tradisi lisan, serta praktik kehidupan sehari-hari. Keluarga dan lingkungan gereja menjadi tempat utama dalam mendapatkan pendidikan agama Kristen pada masa itu. Terdapat beberapa masalah yang mungkin dihadapi oleh keluarga dalam mengimplementasikan Pendidikan Agama Kristen (PAK ) di keluarga, di antaranya kesibukan dengan pekerjaan atau aktivitas lainnya, kurangnya pemahaman ajaran agama Kristen, lingkungan sekitar kurang mendukung nilai-nilai agama Kristen, kecanduan teknologi dan media sosial. Untuk mengatasi masalah ini, adapun solusi yang kami tawarkan adalah, orang tua menggunakan berbagai sumber untuk memperdalam pemahaman, melibatkan anak-anak dalam kegiatan keagamaan, orang tua dan anak menggunakan teknologi modern untuk memperkaya Pendidikan Agama Kristen (PAK). Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library researh), yang dimaksud dengan penelitian kepustakaan adalah kegiatan penelitian yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data berupa buku, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan objek penelitian ini. 
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA ELEKTRONIK DI MASA PANDEMIK COVID - 19 TERHADAP PERTUMBUHAN IMAN PEMUDA REMAJA DI GEREJA KRISTUS RAHMANI INDONESIA JEMAAT INJILI MISI AGAPE LANGKAT Sembiring, Ngadap; Nainggolan, Beltazar; Gultom, Patar Aprizal; Sol, Yannes; Sitompul, Baginda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Desember Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27717

Abstract

Di era globalisasi media online merupakan sebuah media komunikasi dan informasi yang sangat diperlukan oleh semua kalangan masyarakat. Banyak manfaat media online bagi sesama pengguna media online yakni lebih, cepat mudah, ekonomis dan akurat, mudah dikelola serta nyaman. Semakin canggihnya teknologi komputer notebook yang sudah dilengkapi modem dan teknologi wireless, serta akses pengiriman berita teks, foto, dan video melalui internet atau via satelit, telah memudahkan komunikasi yang meliput di medan paling sulit sekalipun. Media online mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan para pemuda. Bagi mereka, media online seakan sudah menjadi kegiatan utama. Pemuda Remaja menggunakan media sosial seperti facebook; messenger, whatshap. Pemuda remaja di Gereja Kristus Rahmani Indonesia Jemaat Injili Misi Agape Langkat saat ini 100% menggunakan handphone. Pada masa Pandemi Covid – 19, tidak diizinkan ada mobilitas dan perkumpulan diberbagai tempat, termasuk beribadah di Gereja. Oleh karena itu, diadakan penelitian apakah ada Pengaruh Pemanfaatan Media Elektronik pada Masa Pandemi Covid – 19 terhadap pertumbuhan Iman Pemuda Remaja di Gereja Kristus Rahmani Indonesia Jemaat Injili Misi Agape Langkat Tahun 2021.
PENGARUH INTEGRITAS GEMBALA SIDANG TERHADAP PERTUMBUHAN ROHANI JEMAAT DI GEREJA KRISTUS RAHMANI INDONESIA JEMAAT INJILI MISI AGAPE LANGKAT Sembiring, Ngadap; Hutagalung, Derisna; Aprizal, Patar; Padang, Setianna; Sitompul, Baginda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Desember Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v5i2.27718

Abstract

Integritas pemimpin dewasa ini menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan dalam diskusi dan seminar oleh kalangan akademis dan pakar etika di berbagai belahan dunia. Gary Yukl mengatakan: “Diskusi mengenai kepemimpinan etis selalu melibatkan konsep integritas pribadi. Integritas pribadi adalah sebuah atribut yang membantu menjelaskan efektivitas kepemimpinan. Dalam penelitian lintas budaya mengenai ciri penting untuk kepemimpinan yang efektif, integritas hampir berada di puncak daftar dalam semua budaya yang dipelajari. Kebanyakan sarjana menganggap integritas menjadi sebuah persyaratan untuk kepemimpinan etis. Seiring dengan perkembangan dunia saat ini, segala bidang kehidupan membutuhkan pemimpin yang berkualitas. Kemajuan dalam bidang kepemimpinan sekuler tersebut berpengaruh pada kepemimpinan pastoral dalam gereja dan lembaga gereja di Indonesia. Hal ini disebabkan keterbukaan para pemimpin Kristen untuk mengadopsi konsep dan teori yang netral dari kepemimpinan sekuler untuk melengkapi kepemimpinan pastoral. Gembala adalah istilah yang dipakai oleh Alkitab bagi pemimpin pastoral yang terlibat dalam pelayanan di tengah-tengah jemaat Tuhan. Gembala merupakan salah satu karunia yang dianugerahkan Tuhan (Efesus 4:11). Karunia gembala diberikan kepada orang-orang tertentu. Tugas penggembalaan sangat erat kaitannya dengan relasi spiritual gembala dengan Tuhan, pemeliharaan kesehatan mental dirinya, interaksi sosial dengan jemaat, dan kesehatan fisik. Gereja membutuhkan seorang gembala yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Seorang gembala yang profesional mampu membawa gereja sampai ke tujuan utama visi dan misi gereja, yakni “teguh berpegang pada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus yang adalah Kepala” (Efesus 4:15). Metode yang digunakan dalam penelitian ini Kuantitatif. Berdasarkan data penelitian, ditemukan Integritas Gembala Sidang Gereja Gereja Kristus Rahmani Indonesia Jemaat Injili Misi Agape Langkat.
TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB GEREJA: PERAN GEREJA TERHADAP PERSELINGKUHAN DALAM KELUARGA KRISTEN Sitompul, Baginda; Sitohang, Ketler; Habahayan, Ova Eniwati; Siringringo, Juspen; Marbun, Robinson; Lumbantoruan, Simon Petrus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32263

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini akan membahas bagaimana tugas dan tanggungjawab gereja terhadap masalah perselingkuhan dalam keluarga Kristen, dan cara mencegah dan mengatasi permasalahan perselingkuhan dalam kelurga Kristen. Perselingkuhan adalah hubungan individu antara laki-laki dengan perempuan yang sudah menikah maupun tidak. Vaughan menyebutkan bahwa perselingkuhan adalah keterlibatan seksual dengan orang lain yang bukan merupakan pasangan resminya. Data yang diperoleh Hawari menyebutkan bahwa perselingkuhan yang besar terjadi di kota Jakarta, 90% dilakukan oleh suami dan 10% dilakukan oleh istri. Sesunguhnya Rumah tangga adalah lembaga moral yang terbesar dalam masyarakat. Di rumah tanggalah setiap individu memperoleh pendidikan mendasar. Suami dan istri seharunya memerankan tugasnya secara moral hampir 50% berada di rumah tangga. Dari cara mendidik anak-anaknya, komunikasi, tata krama, life survive semuanya digambarkan begitu gamblang di rumah tangga. Ketika seseorang tidak lagi menyadari fungsi rumah tangga sebagai lembaga moral terbesar, maka ia benar-benar jatuh 50% dari hakekat moralnya. Wajar kalau semua agama menghukum berat pelaku selingkuh, sebab kalau dibiarkan sama dengan 50% keruntuhan moral masyarakat. Seperti kita mengenal dalam ajaran Islam, selingkuh berarti mati, dan sekaligus cerai. Demikian pula dalam Kristiani, perceraian menjadi mungkin karena salah satu pihak telah berzina. Dalam Hindu pun selingkuh memperoleh hukuman yang berat. Bahkan, semua budaya primitif sekalipun menganggap selingkuh sebagai sebuah aib dari 10 aib terbesar.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB GEREJA KEPADA PEMUDA/PEMUDI Sitompul, Baginda; Nadeak, Devi Sere; Halawa, Famarudi; Siburian, Ivan; Toruan, Simon Petrus Lumban; Marbun, Robinson
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tugas dan tanggungjawab gereja tentang pendidikan agama Kristen bagi pemuda. Metode Penelitian yang digunakan ialah mengumpulkan data dan informasi melalui studi literatur, baik dari sumber-sumber teologis maupun penelitian terkait dan menggunakan pendekatan kualitatif dalam menganalisis dan menginterpretasikan data yang telah dikumpulkan. Melalui pendidikan agama Kristen, pemuda diajarkan tentang kehidupan rohani yang sehat dan membangun hubungan yang kuat dengan Tuhan. Tugas dan tanggungjawab gereja yang sangat penting diantaranya membekali pemuda dengan pengetahuan, membantu pemuda untuk memahami dan menginternalisasi nilai-nilai moral, membangun hubungan yang kuat dengan Tuhan dan mengembangkan kehidupan rohani yang sehat, serta membantu pemuda untuk mengenali dan mengatasi tantangan dan godaan yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat tetap teguh dalam iman mereka.
Amanat Agung sebagai Tugas Misi: Apa dan Siapa yang Ditugaskan Baginda Sitompul; Tomson Sihol Sianturi; Jefpri Sihombing; Riki Toni Situmeang; Dantoni Manalu
Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi Vol. 1 No. 2 (2024): JULI: Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi
Publisher : LPPM - STT Kadesi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54765/silihasuh.v1i2.49

Abstract

The Great Commission was the last message that gave by Jesus to His disciples before His ascension to heaven. It is an absolute command that must do by all believers who have faith in Christ. It also must be a cornerstone for evangelical activity. Goal of the great commission's activity is to share that salvation has provided in Jesus so since that is also God's grace and love it can be felt by everyone who give response and believe. To have a correct understanding so that capable to get the conclusion based on the truth, observation using exegetical method according to excavation from the original language could be support the discovery. The main purpose of Great Commission is "to make all the nations Christ's disciple." The process to make discipleship started by mission, followed by baptizing and teaching. The phrase of "to make all nations disciple" has meaning to make all nonJewish or people who unknown God, unbelievers, and gentiles, become Christ's followers. The Lord God willing to that all nations to be His disciples. Discipleship needs an obedience to produce multiplication from the devout of disciples themselves as well. Church or believers must realize to this mission (marturia) as the main task that must be done. l. Evangelism must be done immediately and become a lifestyle of all believers. Means that evangelism must be done anytime and anywhere. When believers don't do evangelism, then it proves that they don't care about the salvation of others. And when do not care about salvation of others, hence in this case church sinned. Sinned because of disobeying the Lord's commandment.
Pengaruh Metode Ice Breaking Dan Interaksi Edukatif Guru Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Dan Budi Pekerti Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarutung Tahun Pembelajaran 2024/2025 Ova Eniwati Habayahan; Baginda Sitompul; Betty A. S Pakpahan
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 6 No. 6 (2025): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v6i6.4738

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat tidaknya 1) pengaruh metode ice breaking terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti di kelas VIII SMP Negeri 1 Tarutung tahun ajaran 2024/2025; 2) pengaruh interaksi edukatif guru terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti di kelas VIII SMP Negeri 1 Tarutung tahun ajaran 2024/2025; dan 3) pengaruh metode ice breaking dan interaksi edukatif guru terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti di kelas VIII SMP Negeri 1 Tarutung tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif inferensial. Populasi adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarutung Tahun Pembelajaran 2024/2025 sebanyak 159 orang dan ditetapkan sampel sebanyak 80 orang menggunakan teknik random sampling. Uji coba instrumen dilakukan kepada 30 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarutung Tahun Pembelajaran 2024/2025 sehingga diketahui bahwa semua instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel karena telah memenuhi kriteria nilai validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji koefisien determinasi diperoleh pengaruh variabel X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap Y sebesar 42,1% dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak
Ekoteologi: Menjawab Krisis Lingkungan dalam Terang Iman Kristen : Materi Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen dan Mahasiswa Prodi S-2 PAK IAKN Tarutung Tahun 2025 di Desa Situmeang Pintu Bosi Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara Liberto Ripan Petrus Hutagalung; Hisardo Sitorus; Baginda Sitompul
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 6 (2025): December: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i6.1802

Abstract

The environmental crisis is a global issue that has become increasingly evident and directly affects human life, including rural communities. Deforestation, environmental pollution, and changes in human lifestyles reflect an imbalanced relationship between humanity and nature. From a Christian faith perspective, the environmental crisis is not merely an ecological or social problem. This article aims to examine ecotheology as a foundation of Christian faith in responding to environmental crises, while also describing its practical implementation through a Community Service program conducted by lecturers and students of the Master’s Program in Christian Religious Education at IAKN Tarutung in 2025 in Situmeang Pintu Bosi Village, Sipoholon District, North Tapanuli Regency. The method employed is a qualitative approach using a participatory service model, which includes ecotheological material presentations, Bible-based reflective discussions, and the accompaniment of simple environmental care actions with the local community. The service materials emphasize the understanding of God as the Creator and Owner of all creation, the cultural mandate and stewardship, the reality of sin and its impact on the degradation of creation, and the role of the church and believers in preserving environmental integrity. The results indicate an increased theological understanding among the community regarding Christian responsibility toward the environment, along with the growth of ethical awareness to care for nature through concrete actions in daily life. This activity affirms that ecotheology is not merely conceptual, but has practical relevance in fostering faith-based ecological awareness.
Co-Authors Adiani Hulu Albiner Siagian Anderson, Septian Andrianus Nababan Anrian Simamora Aprizal, Patar Ardina Gajah Ariawan, Sandy Bella D.O Lumbantoruan Betty A. S Pakpahan Betty A.S Pakpahan Binsar Simanjuntak Binur Panjaitan Dame Taruli Simamora Dantoni Manalu Debora Sitohang Eben H. Telaumbanua Esra Sitompul Evanni Sihombing Frainskoy Rio Naibaho Goklas J. Manalu Gresi Christina Batubara Gultom, Patar Aprizal Habahayan, Ova Eniwati Halawa, Famarudi Halima Marisa Nababan Hasudungan Simatupang Hisar R. Panjaitan Hisardo Sitorus Hutabarat, Nunut Hutagalung, Derisna Hutauruk, Lenny M Irene Tampubolon Jefpri Sihombing Juan Andreas Manurung Kartika Marbun Lamria H. Lumbanbatu Lasmaria Lumbantobing Lastri Menalia Sijabat Lesti Simanjuntak Liberto Ripan Petrus Hutagalung Limmarten Simatupang Lince R.T Simamora Lumbantobing, Sandro M Lumbantoruan, Simon Petrus Lustani Samosir Manalu, Afriani Marbun, Robinson Meilan Pakpahan Melda A. Simarmata Nadeak, Devi Sere Nadia Sitanggang Nainggolan, Beltazar Nainggolan, Ricki Martin Noviyanti Herlina Oktavia Andini Simanullang Oktober Tua Aritonang Oktober Tua Aritonang, Oktober Tua Ova Eniwati Habayahan Padang, Setianna Panjaitan, Binur Panjaitan Purba, Aknes Tiorida Rawatri Sitanggang Riki Toni Situmeang Risma Darma Ulima Banurea Robert K.A Simangunsong Robert K.A. Simangunsong Sembiring, Ngadap Senida Harefa Siahaan, Marihot Renaldi Sibarani, Yosua Siburian, Ivan Sihombing, Grace Metaria Sihombing, Talup Simanjuntak, Michael Simanungkalit, Relina M Simion Harianja Simon Simbolon Sinaga, Junita D Sinaga, Sari Mutiara Siregar, Murniasi Siringringo, Juspen Sitohang, Ketler Sitompul, Arip Surpi Sitompul, Rosalinda Situmorang, Riduan Sol, Yannes Sudarman Lubis Tahadodo Waruwu Tomson Sihol Sianturi Toruan, Simon Petrus Lumban Wilson Simanjuntak Yanti Panggabean Ziraluo, Dasriana