Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTATION OF VR AUTOMOTIVE WORKSHOP ON MOOC AS AN ACTUALIZATION OF PROSSER’S FIRST PRINCIPLE FOR TRAINING INDUSTRY-STANDARD AUTOMOTIVE EQUIPMENT Mindarta, Erwin Komara; Rudiyanto, Eddy; Juharyanto, Juharyanto
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 12, No 2 (2025): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Faculty of Administrative Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The growing disparity between vocational education and industry standards, particularly in the automotive sector, has prompted the search for innovative training solutions that provide authentic, accessible, and engaging learning environments. This study aims to develop and evaluate a Virtual Reality-based Automotive Workshop integrated into a Massive Open Online Course platform as a means to simulate industry-standard automotive procedures and operational environments. Using a mixed-methods design, the research involved pretest and posttest assessments, structured observations, user perception surveys, and expert validation. Participants consisted of vocational students and trainees who completed interactive VR training modules embedded in a self-paced online course. The instructional model followed the ADDIE development framework, ensuring alignment with pedagogical principles and industry practices. Findings revealed a significant improvement in learners’ technical competencies, as reflected in increased posttest scores and moderate-to-high learning gains. Observational data showed high task completion rates and procedural accuracy, while user responses indicated strong motivation and satisfaction with the VR experience. Expert reviewers confirmed the simulation’s fidelity and relevance to real-world automotive contexts. These results suggest that immersive digital environments can replicate industry-relevant tasks, support procedural mastery, and enhance learner engagement. The integration of VR and online platforms also extends the reach of vocational education, particularly for institutions with limited access to physical workshops. This study contributes to the evolving landscape of digital vocational education by demonstrating how immersive simulations grounded in pedagogical theory can strengthen workforce readiness. The findings support the application of authentic, context-rich learning environments to improve educational outcomes and reduce the skills gap in technical fields.
Penerapan Teknologi Ginger Slicing Machine Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kapasitas Proses Perajangan Jahe Pada UMKM Susu Jahe 76, Di Bunulrejo, Kec. Blimbing, Kota Malang Eddy Rudiyanto; Erwin Komara Mindarta; Marji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3491

Abstract

Meningkatnya permintaan minuman herbal di pasar pascapandemi telah memperkuat kebutuhan akan metode produksi yang efisien dan berkualitas tinggi di kalangan usaha mikro dan kecil (UMKM). Namun, metode pengolahan manual tradisional, khususnya dalam mengiris jahe, sering kali menyebabkan inefisiensi, kualitas yang tidak konsisten, dan ketegangan fisik pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan Mesin Pengiris Jahe di UMKM minuman herbal tradisional, “Susu Jahe 76,” di Malang, Indonesia, sebagai bentuk teknologi tepat guna untuk meningkatkan kinerja operasional dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok, yaitu pra-uji-pasca-uji, dengan mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur peningkatan waktu pemrosesan, konsistensi pemotongan, hasil produksi, dan kepuasan pengguna. Intervensi meliputi pemasangan mesin pemotong semi-otomatis, pelatihan operator, dan evaluasi pra/pasca menggunakan instrumen standar. Temuan menunjukkan pengurangan waktu pemotongan sebesar 55% dan peningkatan hasil produksi sebesar 8,4%, bersamaan dengan penurunan signifikan dalam deviasi ketebalan dari ±1,9 mm menjadi ±0,6 mm. Hasil ini menunjukkan peningkatan produktivitas, keseragaman produk yang lebih baik, dan limbah yang diminimalkan. Lebih jauh, umpan balik kualitatif dari pengguna menyoroti manfaat ergonomis mesin, kemudahan penggunaan, dan peningkatan kualitas produk yang dirasakan. Pembahasan menegaskan bahwa mesin yang murah dan sesuai konteks—bila diintegrasikan dengan pelatihan langsung—dapat secara efektif mengatasi inefisiensi produksi di UMKM. Pembahasan ini juga menekankan peran desain yang berpusat pada manusia dan transfer teknologi kejuruan dalam memastikan keberlanjutan dan skalabilitas intervensi tersebut. Studi ini memberikan kontribusi pada bidang teknologi tepat guna dengan memberikan bukti empiris tentang penerapan praktisnya dalam lingkungan UKM di dunia nyata. Studi ini menggarisbawahi potensi inovasi skala kecil untuk mendorong produktivitas dan pemberdayaan di sektor makanan tradisional dan minuman herbal, serta menawarkan model yang dapat diskalakan untuk kemajuan teknologi berbasis masyarakat.
Penerapan Teknologi Automotic Young Coconut Splitting Machine Untuk Meningkatkan Efisiensi Proses Produksi Kelapa Muda Warga Desa Gandusari, Kec. Gandusari, Kabupaten Blitar Erwin Komara Mindarta; Eddy Rudiyanto; Marji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3492

Abstract

Pengolahan kelapa muda secara manual di masyarakat pedesaan masih padat karya, tidak efisien, dan berbahaya, sehingga membatasi produktivitas dan potensi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Mesin Pembelah Kelapa Muda Otomatis dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kualitas produk di Desa Gandusari, Indonesia. Dengan mengatasi tantangan metode tradisional, penelitian ini menyelidiki apakah teknologi yang tepat dan dirancang secara ergonomis dapat meningkatkan kinerja kegiatan agroindustri skala mikro. Studi ini menggunakan desain metode campuran partisipatif, yang memadukan pengukuran pra dan pascaintervensi di seluruh indikator kinerja utama. Data kuantitatif dikumpulkan mengenai waktu pemrosesan, hasil produksi, kualitas produk, dan kelelahan pengguna, sementara wawasan kualitatif dikumpulkan melalui wawancara, survei kepuasan, dan catatan lapangan observasional. Hasilnya menunjukkan pengurangan waktu pemrosesan sebesar 55,2%, dengan hasil hampir dua kali lipat dari 55–65 menjadi 110–130 kelapa per jam. Kelelahan pengguna menurun secara signifikan, dengan rata-rata Borg Rating of Perceived Exertion turun dari 7,1 menjadi 3,8. Kualitas produk meningkat, dengan 83% hasil dinilai sebagai "sangat baik," yang mencerminkan peningkatan presisi dan kebersihan pemotongan. Kepuasan pengguna sangat tinggi (skor rata-rata 4,78/5), yang menunjukkan penerimaan luas terhadap teknologi tersebut. Peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan menyatakan aspirasi untuk ekspansi bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa mengintegrasikan desain partisipatif dengan teknologi ergonomis dapat menghasilkan peningkatan substansial dalam efisiensi agro-processing pedesaan dan kesejahteraan pekerja. Sebagai kesimpulan, studi ini menunjukkan bahwa teknologi yang tepat, jika dikembangkan bersama dengan pengguna akhir, dapat mengatasi tantangan operasional yang kritis dalam konteks agroindustri pedesaan. Intervensi tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas dan keselamatan, tetapi juga mendorong pemberdayaan pengguna dan kesiapan pasar. Hasil ini menawarkan implikasi yang berharga untuk meningkatkan skala teknologi serupa di lingkungan pedesaan lainnya, yang berkontribusi pada pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan ekonomi lokal.
Penerapan Teknologi Mini Factory Pellet Organic Sebagai Solusi Pengadaan Pakan Ikan Secara Mandiri Pada UMKM Gubug Lele Di Desa Blimbing, Kec. Gudo, Kabupaten Jombang Syarif Suhartadi; Erwin Komara Mindarta; Eddy Rudiyanto; Marji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3493

Abstract

Studi ini mengkaji penerapan sistem produksi pelet organik pabrik mini yang dirancang untuk mengatasi tantangan biaya pakan ikan yang tinggi dan ketergantungan pada pemasok komersial di kalangan usaha mikro akuakultur pedesaan. Bertempat di Desa Blimbing, Jawa Timur, inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan UKM pembudidaya ikan lele lokal dengan memperkenalkan model produksi pakan yang hemat biaya dan dioperasikan oleh masyarakat berdasarkan limbah organik pertanian dan rumah tangga yang bersumber secara lokal. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja aksi partisipatif yang dipadukan dengan metode campuran, menggabungkan uji coba produksi teknis, evaluasi ekonomi, pengujian palatabilitas, dan analisis persepsi pemangku kepentingan. Intervensi melibatkan empat siklus produksi menggunakan mesin sederhana yang disesuaikan untuk lingkungan pedesaan, disertai dengan pelatihan langsung dan pengumpulan umpan balik kualitatif dari peserta aktif. Hasil menunjukkan kelayakan teknis dan operasional model, dengan efisiensi konversi pakan rata-rata 77,6% dan tingkat keberhasilan batch lengkap. Secara ekonomi, biaya pakan yang diproduksi secara lokal 42,2% lebih rendah daripada alternatif komersial, menghasilkan penghematan substansial bagi perusahaan. Ikan merespons pakan secara positif, dengan konsumsi terjadi dalam jangka waktu yang optimal. Peserta melaporkan kepuasan yang tinggi, khususnya dalam hal manfaat ekonomi dan kegunaan teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa sistem produksi pakan yang terdesentralisasi dapat meningkatkan keberlanjutan akuakultur pedesaan, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan keterlibatan dan otonomi masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa model pabrik mini menawarkan solusi yang dapat direplikasi untuk akuakultur skala kecil di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya. Model ini berkontribusi pada wacana yang lebih luas tentang akuakultur berkelanjutan dengan menyelaraskan prinsip ekonomi sirkular dengan inovasi lokal. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas analisis nutrisi dan skalabilitas di berbagai lingkungan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agung Abdillah Agus Sholah Ahmad, Baihaqi Aisyah Larasati Anda Permadani Andan Kusuma Dwi Purwanti Andika Bagus Nur Rahma Putra, Andika Bagus Nur Rahma Andreas Abraham Steven Loppies Andri Wisnu Andri Wisnu Wardana Andri Wisnu Wardhana Anshori, Mohamad Isa Arda, Pilar Anugerah Ramadhan Ariyanto, Sudirman Rizki Asfani, Khoirudin Ashar, Muhammad Avita Ayu Permanasari Azzahra, Prestika Dilla Bagus Nur Rahma Putra, Andika Cahyo Bagus Sulisdiantoro Citra Kurniawan Dani Irawan Dani Irawan Denny Afrikhudin Desinta, Kintan Didin Zakaria Lubis Didin Zakariya Lubis Didin Zakariya Lubis Dwi Bayu Handayani Eddy Rudiyanto Eddy Rudiyanto Eddy Sutadji Edy, Duwi Leksono Effendi, Muhammad Idris Eko Prastyo Utomo Eko Susilo Emdi Ramadana Emdi Ramadana Putra Erdiano Adila Suryadinata Eridani Budi Darmawan, Vertic Esa Arijuna Priyananda febriyanti febriyanti Froidah, Nadia Fuad Indra Kusuma Grace Leksana Gumelar, Muslikh Ridho Wiyan Rahmat Gunawan, Fikri I'zas Hadi Wibowo Haekal Harsya Kamil Hanura, Sulthan Ezzra Salwa Shada Haque, Salma Ayu Hasan Ismail Hervindo, Michael Regifta Putra Imam Muda Nauri Imam Sudjono Juharyanto Juharyanto Khulidi, Ahmad Munawwirul Furqonul Khusnul Yulio Pratama Komarudin Komarudin Komarudin Komarudin Kurniawan, Aldo Laksono Trisnantoro M, Ken Aulia Azizi M. Anas Thohir M. Ihwanudin Mardji Mardji Mardji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Marji Moch Harly Mohammad Reihan Y. Monika Dwi Laily Muchammad Harly Mufida Khurotul Aini Mufida Khurotul Aini Muhammad Ilhamni Uluumal Hikam Muhammad Mukhsin J. Mustofa, Rifkya Agus Nadia Furoidah Nailul Insani Nugraha, Erlangga Aditama Nur Ali Ridho Nurdiansyah Rudi Pangestu, Wiyan Dwi Partono Partono Paryono Permadani, Anda Prihanto Trihutomo Prihatono Putra, Emdi Ramadhana Putri Nadia Furoidah Rachmat, Bagus Rahmatullah Rahmatullah Redyarsa Dharma Bintara Retno Wulandari Retno Wulandari Riza, Fahru Romadhon, Afif Rizqi Nizar Safarudin Hisyam Tualeka Sandi Surya Wijaya Setiadi, Arvieka Sabilla Putri Setiawan, Rama Adi Sukardi Sukardi Sumarli Sumarli Sumarli Sumarli, Sumarli Syaifulloh, Muchammad Nur Syarif Suhartadi Taupik Yuhana Taupik Yuhana Thoriq, Muhammad Syiva Tualeka, Safarudin Hisyam Utama, Nyoman Yoga Vidya Purnamasari Widiyadi Widiyanti Widiyanti Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Widowati, Tamara Rahma Windra Irdianto Wisnu, Andri Wiyan Dwi Pangestu Wulandari, Gita Yoto Yoto Yudha Rian Pratama Zahro, Nazila Tasbikhatuz