p-Index From 2021 - 2026
7.553
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KONFIKS E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIP e-PROCEEDING Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PeTeKa LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Journal of Language and Literature Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat BAHASTRA Jurnal Pendidikan Non formal JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) An-Nas : Jurnal Humaniora JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Unpacking Identity Dynamics of the Main Character in the Novel Kimchi Confessions: Implications for Multicultural Education Nukha, Afifa Ulin; Amilia, Fitri; Dzarna, Dzarna; Mijianti, Yerry
Journal of Language and Literature Studies Vol. 4 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jolls.v4i4.2367

Abstract

The identity dynamics of a main character in a novel refer to how their sense of self, values, beliefs, and overall identity evolve throughout the narrative. These dynamics are shaped by psychological, emotional, and social factors, which influence how the character perceives themselves and is perceived by others. This process often occurs in response to the conflicts, experiences, or challenges the character faces. In literature, such transformations serve as powerful tools for examining broader societal themes, such as belonging, cultural assimilation, and personal growth. This research aims to analyze the identity dynamics of the main character in Kimchi Confessions by Xaviera Putri, exploring its implications for multicultural education in Indonesia. Employing a qualitative research method, this study uses a descriptive analysis approach to gain a deep understanding of the main character's identity development. The data source for this study is Kimchi Confessions, a novel inspired by Xaviera Putri’s personal experiences living in South Korea during her high school years. Published in 2023 by Gagas Media, the novel spans 200 pages. Data analysis is conducted using a discourse analysis approach to identify how the main character’s identity is represented throughout the narrative. The findings reveal that Xaviera’s experiences emphasize the importance of multicultural education in promoting cross-cultural understanding and inclusivity in Indonesia. This study highlights how literature can serve as a tool for fostering empathy and cultural awareness, suggesting that further research into identity dynamics in contemporary literature can enhance educational practices and societal integration.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Percakapan Terapeutik Pasien NAPZA: Kajian Pragmatik Klinis Fitriani Dwiyanti Putri; Astri Widyaruli Anggraeni; Fitri Amilia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif yang muncul dalam percakapan terapeutik antara terapis dan pasien yang mengalami penyalahgunaan NAPZA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mengklasifikasikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam percakapan terapeutik antara terapis dan pasien NAPZA terdapat berbagai bentuk tindak tutur, seperti tindak tutur langsung literal, tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, dan tindak tutur tidak langsung tidak literal. Bentuk-bentuk tindak tutur ini kemudian dikelompokkan berdasarkan kalimat deklaratif, imperatif, interogatif, dan eksklamatif yang masing-masing memiliki fungsi tertentu. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa tindak tutur ekspresif memiliki peran penting dalam memotivasi pasien, meningkatkan kepercayaan diri, dan mendukung proses pemulihan pasien. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik terapeutik serta memperkaya ilmu pengetahuan di bidang linguistik dan psikologi klinis. Selain itu, temuan ini dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi para terapis, guna mendukung keberhasilan terapi pasien NAPZA.
Sapaan Kekerabatan pada Masyarakat Jawa di Desa Blambangan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi Widianingsih, Novita; Mijianti, Yerry; Amilia, Fitri
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i2.1597

Abstract

tes
Analysis of language politeness among students of SMK Teknik Balung Kevin Ferdian Agarta; Fitri Amilia; Hasan Suaedi
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i2.3990

Abstract

The purpose of this study is to describe the language politeness of students at SMK Teknik Balung. The utterances taken are during teaching and learning activities and outside teaching and learning activities. This research uses qualitative method. The data and data sources are the speech of students in Balung technical vocational school which includes the maxims of wisdom, generosity, respect, simplicity, agreement and sympathy. The data collection techniques used are observation and documentation techniques in the form of free listening techniques, note taking, and recording techniques. Observation is done to find out whether the data source used is appropriate. Listening and recording techniques are used when collecting data. The recording technique was used to record the data. The data analysis is the intralingual pairing method with the comparative difference relation (HBB). The results of this study found the existence of the maxims of wisdom, generosity, respect, simplicity, agreement and sympathy. The data reflects that the students of SMK Teknik Balung have polite and well-mannered speech. The assumption given by others that students in SMK are not polite is wrong. The suggestions that can be given to future researchers are. Future researchers are expected to explain the factors that cause people to assume that students who have ethics are usually only high school students. Whereas vocational students also use polite language.  
Optimalisasi Keterampilan Menulis Pada Guru Hayati, Khodijah; Amilia, Fitri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4271

Abstract

Kemampuan dan keterampilan membaca menulis mutlak menjadi kompetensi yang harus dimiliki setiap guru. Kemampuan membaca dapat diukur dalam kegiatan berbicara dan menulis. Kemampuan menulis mencerminkan keterampilan berbahasa secara keseluruhan. Berdasarkan observasi, dibutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan menulis pada guru di desa Pakusari meliputi keterampilan menulis teks buku ajar dan artikel ilmiah.  Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian Masyarakat (Abdimas) bertema literasi di Desa Pakusari mulai tahun 2017 hingga 2019. Hasil pelaksanaan Abdimas pada guru Sekolah Dasar dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Desa Pakusari menunjukkan bahwa keterampilan menulis guru sudah baik. Luaran dalam kegiatan ini berupa buku cerita, buku bergambar, dan lembar kerja siswa menjadi bukti konkret keterampilan mereka. Namun, kurangnya motivasi, sarana, dan pembiasaan menulis menjadi hambatan dalam kegiatan menulis. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak agar kompetensi guru bisa terus menerus ditingkatkan. Kompetensi guru yang baik akan menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran.Kata Kunci: menulis; kompetensi guru. Optimization of Teacher's Writing SkillsABSTRACTThe reading and writing skills have absolutely become competency that must be possessed by teachers. Reading ability can be measured through speaking and writing activities. Writing skills reflect overall language skills. Based on observations, training and mentoring activities are needed to improve writing skills of textbook and scientific articles for teachers in Pakusari . This training and mentoring activity is the series of Community Service (Abdimas) on literacy-based theme activities in Pakusari from 2017 to 2019.  This activity was implemented for teachers of Elementary school and Early Childhood Education in Pakusari.  The results of the implementation show that the teacher's writing competency is good. The teachers have been able to create story books, picture books, and student worksheets as the concrete evidence of their ability in writing skills. However, lack of motivation, tools, and habit of writing, have become obstacles in writing activities. For this reason, collaboration between all parties is needed so that teacher’s competencies can continuously be improved. Competent teacher is the basis in the development of education and learning.Key Words: teacher competencies; writing.
KETERBACAAN KALIMAT DALAM BUKU TEKS CERDAS CERGAS BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA: KAJIAN SINTAKSIS Kusumaningtyas, Diny Fajariani; Amilia, Fitri; Anggraeni, Astri Widyaruli
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i3.6627

Abstract

This research is motivated by the potential mismatch between the readability level of sentences in the Smart and Smart Indonesian Language and Literature textbook and the cognitive abilities of Grade X high school/vocational high school students. The focus of this research is to analyze the readability level through syntax learning, with an emphasis on calculating the structure of long and short sentences. As an important step, this research uses a qualitative descriptive method with syntactic analysis of the Uncertain Direct Division (BUL) technique to dissect the structure and complexity of sentences. The main findings show that long sentences with complex structures and dense information tend to reduce the readability level, making it difficult for students to understand. Conversely, short sentences with a simple structure and conveying one main idea are proven to be more effective and easier to understand. The analysis also shows that breaking long sentences into two more concise sentences can significantly improve the clarity of meaning. In conclusion, the syntactic structure of sentences plays an important role in determining the readability of textbook texts, where the use of short, straightforward sentences is recommended to support an effective learning process. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya potensi ketidaksesuaian tingkat keterbacaan kalimat dalam buku teks Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia dengan kemampuan kognitif siswa SMA/SMK Kelas X. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat keterbacaan tersebut melalui kajian sintaksis, dengan menitikberatkan pada perbandingan struktur kalimat panjang dan kalimat pendek. Sebagai langkah penting, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis sintaksis Bagi Unsur Langsung (BUL) untuk membedah struktur dan kompleksitas kalimat. Temuan utama menunjukkan bahwa kalimat panjang yang memiliki struktur kompleks dan padat informasi cenderung menurunkan tingkat keterbacaan, sehingga menyulitkan pemahaman siswa. Sebaliknya, kalimat pendek yang berstruktur sederhana dan menyampaikan satu gagasan utama terbukti lebih efektif dan mudah dipahami. Analisis juga membuktikan bahwa memecah kalimat panjang menjadi dua kalimat yang lebih ringkas dapat meningkatkan kejelasan makna secara signifikan. Kesimpulannya, struktur sintaksis kalimat memegang peranan krusial dalam menentukan keterbacaan buku teks, di mana penggunaan kalimat pendek yang lugas lebih direkomendasikan untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif.
PEMBELAJARAN TEKS NEGOSIASI BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS X SMAN PAKUSARI Yudha, Putri Adinda; Dzarna, Dzarna; Amilia, Fitri
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 3 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i3.894-901

Abstract

This study aims to describe the implementation of negotiation text learning integrated with local wisdom among tenth-grade students at SMAN Pakusari. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, consisting of three main stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that teachers incorporated local cultural contexts—such as community deliberations, traditional market transactions, and family interactions—into the negotiation text learning activities. This approach positively influenced students’ understanding, engagement, and character development by reinforcing cultural values such as politeness, mutual cooperation, and tolerance. Despite some challenges, including students' difficulties in distinguishing negotiation texts from other types and organizing complete text structures, the integration of local wisdom proved effective in enhancing the quality of Indonesian language learning. This research recommends the development of contextual teaching materials based on local culture to improve literacy while preserving cultural values in education.
Fungsi Senyapan dalam Gelar Wicara Mata Najwa Rahmawati, Fadilah; Amilia, Fitri; Anggraeni, Astri Widyaruli
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1576

Abstract

This study aims to describe the forms of silent and filled silences, while analyzing their functions. The method used is descriptive qualitative with a psycholinguistic approach. The data collection technique was carried out through the listening and note-taking method, namely by repeatedly listening to the speech in the podcast, then transcribing the conversation between the source and interviewer verbatim. The transcribed data were marked with sections containing silences, both silent and filled, to be later classified. The data analysis technique was carried out through several stages, namely identifying silences based on form, classifying them according to psycholinguistic categories, analyzing functions based on the context of the speech, and interpreting the meaning and role of silence in the communication dynamics between the source and interviewer. The results of the study show that silent silences appear more frequently in PT, with the main function being a means of providing time to think, controlling emotions when discussing sensitive issues, and strengthening rhetorical effects to emphasize statements. Filled silences, on the other hand, are more dominantly used by Najwa Shihab in her role as an interviewer. Their main function is to maintain speaking turns, smooth transitions between topics, and provide rhetorical pressure to increase the intensity of the conversation. Furthermore, filled silences also function interpersonally, creating a more natural conversational atmosphere and building rapport with the audience. Therefore, silences in podcasts should not be viewed as meaningless pauses, but rather as communication strategies with cognitive, affective, rhetorical, and interactive value. This research confirms that the presence of silences in public conversations plays a crucial role in shaping the quality of communication, both for the interviewee and the interviewer. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk senyapan diam dan senyapan terisi, sekaligus menganalisis fungsi-fungsi yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikolinguistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat, yakni dengan menyimak secara berulang tuturan dalam gelar wicara, kemudian mentranskripsikan percakapan narasumber dan pewawancara secara verbatim. Data hasil transkripsi ditandai bagian yang mengandung senyapan, baik diam maupun terisi, untuk kemudian diklasifikasikan. Teknik analisis data ditempuh melalui beberapa tahap, yaitu mengidentifikasi senyapan berdasarkan bentuk, mengklasifikasikan sesuai kategori psikolinguistik, menganalisis fungsi berdasarkan konteks tuturan, serta menafsirkan makna dan peran senyapan dalam dinamika komunikasi antara narasumber dan pewawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyapan diam lebih banyak muncul pada PT, dengan fungsi utama sebagai sarana memberi waktu berpikir, mengendalikan emosi ketika membahas isu sensitif, dan memperkuat efek retoris untuk menekankan pernyataan. Senyapan terisi, sebaliknya, lebih dominan digunakan oleh Najwa Shihab dalam perannya sebagai pewawancara. Fungsi utamanya adalah menjaga giliran berbicara, memperhalus transisi antar topik, serta memberikan tekanan retoris untuk meningkatkan intensitas percakapan. Selain itu, senyapan terisi juga berfungsi secara interpersonal untuk menciptakan suasana percakapan yang lebih alami dan membangun kedekatan dengan audiens. Dengan demikian, senyapan dalam gelar wicara tidak dapat dipandang sebagai jeda tanpa makna, melainkan strategi komunikasi yang memiliki nilai kognitif, afektif, retoris, dan interaktif. Penelitian ini menegaskan bahwa keberadaan senyapan dalam percakapan publik berperan penting dalam membentuk kualitas komunikasi, baik dari sisi narasumber maupun pewawancara.
Senyapan Keraguan Tuturan Narasumber Sujiwo Tejo dalam Tayang Bincang Karni Ilyas Club Rahayu, Febrianti Dwi; Amilia, Fitri; Hima, Rofiatul
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v17i1.20541

Abstract

This research aims to describe the duration of the shortest, medium and longest silent silences as well as the form of filled silences in Sujiwo Tejo's speech on the Karni Ilyas Club talk show. The method used in this research is descriptive qualitative. At the data collection stage, this research uses documentation, listening and note-taking techniques. Data analysis in this study used the HBB advanced technique matching method and the agih method with an advanced technique in the form of the lesap technique. The results of this study showed that the shortest silent silence duration was 285 ms when saying Yes // [285] and 297 ms when saying logic // [297]. Silent silences of medium duration were obtained with a duration of 462 ms, 371 ms when saying I use //[462] and screenshoot //[371] and 492 ms when saying there //[492]. Meanwhile, long silent silences have a duration of 3251 ms when saying baseball //[3251], and 3809 ms when saying Pak Karni //[3809]. The form of filled silences in Sujiwo Tejo's speech consists of filled sounds and words.
Sinisme dalam Dialog Film Komedi Viska Fitriastuti; Astri Widyaruli Anggraeni; Fitri Amilia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk sinisme yang terdapat dalam dialog film komedi dan menganalisis fungsi sinisme dalam membentuk karakter tokoh dalam film komedi. Fokus pada penelitian ini terletak pada bentuk-bentuk dan fungsi sinisme yang digunakan dalam dialog film, serta bagaimana sinisme tersebut mempengaruhi pembentukan karakter tokoh dalam film Imperfect: Karier, Cinta dan Timbangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan dialog yang secara eksplisit dan implisit mengandung sindiran sinisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinisme dalam dialog film komedi memiliki peran penting tidak hanya sebagai elemen humor, tetapi juga sebagai alat naratif yang kuat untuk membangun karakter. Sinisme dalam film ini muncul dalam bentuk verbal langsung, subtil, dan situasional. Dialog sinis digunakan untuk menciptakan karakter yang kritis dan reflektif, seperti tokoh Rara yang berani menentang tekanan sosial terhadap penampilan fisik. Selain itu, sinisme juga berfungsi membangun konflik internal dan eksternal, menggambarkan kedalaman emosi tokoh, serta menghadirkan humor yang menghibur sekaligus bermakna.
Co-Authors Agus Prasetyo Utomo Aini, Adhisa Nur Ali Usman Alivia Rosita Wahyuni Aliyyuana, Yaumil Ulum Amaliatuz Zahrah Amaliatuz Zahrah Anggraeni, Astri Widyaruli Angraeny Unedia Rachman Anita Fatimatul Laeli Arini Ika Ramadhanti Astri Widyaruli Anggraeni Astri Widyaruli Anggraeni Audy Yourdiansyah Firdaus Azizah, Andini Fatima Belva Yulvia Doviani Belva Yulvia Doviani Budinuryanta Yohanes cantika kunthi Cantika Kunthi Prabandari Chusnul Khotimah Galatea Cindy Aulia Ainur Ajie Cindy Aulia Ainur Ajie Citraningrum, Dina Merdeka Dian Ratno , Vito Noer Dzarna Dzarna Dzarna, Dzarna Erdita Rachmawati Ewi Ismaredah Faridzya, Syefty Yunda Syan Al Fatin, Idhoofiyatul Febiana, Adelia Puspa Febrianti Dwi Rahayu Firmansyah, Bagas Eko Fitriani Dwiyanti Putri Fitriani Dwiyanti Putri Fitrianingsih, Rina Ayu Gitta Rowindi Gitta Rowindi Gusmawandi Gusmawandi Hasan Suaedi Hasanah, Lina Umayatul Hayati, Khodijah Hayati, Khodijah Hima, Rofiatul Ika Priantari Ika Priantari Indah Werdiningsih Kamila, Devi Faricha Rahman Kevin Ferdian Agarta Khadijah Hayati Khodijah Hayati Khodijah Hayati Khoiriyah Khoiriyah Khoiriyah Khoiriyah Kisyani Laksono Kukuh Munandar Kusumaningtyas, Diny Fajariani Laeli , Anita Fatimatul Laeli, Anita Fatimatul Madinah, Tasya Maulida, Ellyana Mijianti, Yerry Mulyono Mulyono Nadia, Khoirun Ningtyas, Yoga Dwi Windy Kusuma Nova Ali Vardani, Eka Nova Ali Vardhani, Eka Nukha, Afifa Ulin Nur Kamilah Nurkamilah , Nurkamilah Nurkamilah Nurkamilah Nurkamilah, Nurkamilah Pahlawan, Sunan Reza Permatasari, Marsella Putri Rachma Widiastuti Rachman , Angraeny Unedia Rahayu, Febrianti Dwi Rahmawati, Erdita Nur Rahmawati, Fadilah Ratnaningwati, Umi Rika Susanti Rofiatul Hima Rohar, Rintan Amalia Rohmad Tri Aditiawan S, Suparti Sari, Febriani Permata Ratna Septiana, Fina Dwi Setiawan , Slamet Sofi Yunianti, Sofi Suparti S Susetyo, Agus Milu Sutoyo Sutoyo Syahrul Mubaroq Tazqiyah Presty Laksita Tri Aditiawan, Rohmad Tri Endang Jatmikowati Vardani, Eka Nova Ali Vardani, Eka Nova Ali Vio Laudy Vince Viska Fitriastuti Viska Fitriastuti Widianingsih, Novita Widianti, Chincin Marhaenisma Widyaruli, Astri Yerry Mijianti Yerry Mijianti Yoga Dwi Windy Kusuma Ningtyas Yudha, Putri Adinda Yuli Silvi Mukharomah Yunita Suryani