p-Index From 2021 - 2026
7.358
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya JURNAL KONFIKS E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIP e-PROCEEDING Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PeTeKa LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Journal of Language and Literature Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat BAHASTRA Jurnal Pendidikan Non formal JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) An-Nas : Jurnal Humaniora JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PrinsipKerja Sama dalamTuturan di WA Grup:Penaatan, Pelanggaran, dan Faktornya AMILIA, FITRI
Sasando Vol 2 No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i2.68

Abstract

This study examined the compliance and violation in the principle of cooperation within a WA group in the University of Muhammadiyah Jember. There were several WA groups used as the data sources. The method for data collection method is documentation. The data analysis method is agih. To check the data validity triangulation of data sources was done by observing the data of speech in other WA groups outside the research data. The results of the study indicated the existence of compliance and violation of the maxim of quantity, quality, relevance, and manner. The maxim of quantity compliance appears in the provision of information appropriateness to the needs of WA group members.
The Representation Of Osing Dialetc In Kemiren As A Social Identity: A Sociolinguistic Study Azizah, Andini Fatima; Amilia, Fitri; Anggraeni, Astri Widyaruli
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2025): JURNAL KREDO VOL 9 NO 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v9i1.16121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi dialek Osing yang digunakan oleh masyarakat Desa Kemiren sebagai representasi identitas sosial. Penelitian ini berfokus pada bagaimana kosakata dan pelafalan khas Osing digunakan dalam interaksi sehari-hari dan makna sosial yang terkandung di dalamnya. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pencocokan intralingual digunakan untuk membandingkan tuturan dialek Osing dengan dialek Jawa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan tiga penutur asli Osing yang aktif dalam kegiatan sosial dan adat di Kemiren, Banyuwangi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dialek Osing memiliki ciri leksikal dan fonologis yang unik yang membedakannya dari bahasa Jawa, seperti penggunaan isun (saya), riko (kamu), madyang (makan), dan turau (tidur). Perbedaan-perbedaan ini tidak hanya menunjukkan variasi linguistik tetapi juga mencerminkan identitas dan solidaritas sosial masyarakat Osing. Penggunaan dialek Osing dalam upacara adat, komunikasi keluarga, dan percakapan sehari-hari menunjukkan perannya dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan memperkuat identitas sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian dialek lokal seperti Osing berperan krusial dalam menjaga solidaritas masyarakat, keberlangsungan budaya, dan keragaman bahasa di Indonesia. Lebih lanjut, temuan ini dapat menjadi referensi bagi kajian sosiolinguistik dan program pelestarian budaya yang bertujuan memperkuat identitas daerah di era globalisasi.
Sarkasme pada Kolom Komentar Media Sosial Alivia Rosita Wahyuni; Fitri Amilia; Hasan Suaedi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i2.2655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk kata serta kalimat sarkasme pada kolom komentar media sosial. Fokus penelitian diarahkan pada pola linguistik dan fungsi sosial dari sarkasme yang muncul dalam bentuk leksikal dan sintaksis. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan sosiosemantik untuk menelaah hubungan antara makna dan konteks sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan pencatatan. Analisis data mengacu pada teori sosiosemantik yang dikemukakan oleh Halliday, khususnya dalam konteks hubungan antara teks dan situasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarkasme dalam kolom komentar muncul dalam bentuk kata tunggal, kata majemuk (idiom), dan akronim. Pada tataran kalimat, ditemukan pola sarkasme berbentuk kalimat interogatif dan imperatif yang menyiratkan sindiran tajam. Struktur kalimat sarkastik umumnya mengikuti pola oposisi antara Subjek (S) dan Predikat (P), di mana makna yang muncul sering kali berlawanan dengan makna harfiah. Pola ini menciptakan efek sindiran yang kuat, sehingga sarkasme tetap terbaca meskipun mengalami variasi bentuk.
The The potential of words to become swearing: An ethno semantic study Amilia, Fitri; Astri Widyaruli Anggraeni; Anita Fatimatul Laeli; Kemal, Edwar
BAHASTRA Vol. 44 No. 2 (2024): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v44i2.1015

Abstract

This research aims to describe the potential of words as swear words through an ethno semantic study. This research differs from other swearing studies examining the form and meaning of swear words. This study presents the potential of words to become swear words. This research employs a phenomenological approach. Swear words are expressive words that convey emotions and are easily found in both oral and written forms, whether directly or on social media. The data collection technique for swear words is documentation. The steps in documentation include recording sentences that contain swear words and classifying them based on the characteristics of swear words. The analysis technique for swear words uses conceptual meaning analysis. Based on the classification of the data, the words are analyzed for their components of meaning, both lexically and in terms of meaning derived from cultural associations and societal thought. Thus, the findings reveal the potential of each lexical word to become a curse word using an ethno semantic approach. Through an ethno semantic study, two potentials exist for words to become swear words. First, conceptual meaning is added due to the speakers' ideas, thoughts, knowledge, and culture. Second, there is a loss of conceptual meaning in the form of functional components in the lexical meaning of a word.
Language and literacy planning anomaly: A case study on detached fishermen’s children from their ethnic language Laeli , Anita Fatimatul; Amilia, Fitri; Setiawan , Slamet; Nurkamilah, Nurkamilah
BAHASTRA Vol. 45 No. 1 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i1.1322

Abstract

Indonesia is a multilingual country that has various ethnic languages based on its ethnicity and region. For that, maintaining the ethnic language is a crucial issue in Indonesia. The purpose of this study is to portray fisherman children’s ability to read in the ethnic language (Madurese language) and investigate how the local Education policy supports the ethnic language of the fisherman community. The present study approach employed a mixed-method design. Sixteen (aged around 10 – 11 years old) Madurese children were involved in this study. Reading aloud, reading comprehension tests, and interview were used as the instruments in this study. The study was conducted within 3 weeks. The results of the study revealed that (1) the children's reading comprehension is much affected by the Madurese speech level (formal and informal) of vocabulary mastery and topics in the text. (2) children’s reading aloud was influenced by the L2 (National language) orthography system.  (3) the absence of teachers who can teach the Madurese language is the most prominent reason for not providing the Madurese Language as local content in the primary school. This study highlights the critical need for local government intervention to provide qualified Madurese language teachers in school to preserve and promote ethnic language literacy. Additionally, it underscores the importance of early childhood exposure to literacy practices in within language within the family environment.
KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN PADA KARANGAN NARASI SISWA IMIGRANDI SANGGAR BIMBINGAN KAMUS GOMBAK UTARA KUALA LUMPUR Pahlawan, Sunan Reza; Amilia, Fitri; Suaedi, Hasan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 1 (2023): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i1.246-258

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai bentuk kesalahan penggunaan ejaan yang ditemukan pada karangan narasi siswa imigran di sangar bimbingan kamus Gombak Utara Kuala Lumpur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa dokumen tertulis, yang bersumber dari karangan narasi siswa imigran di sanggar bimbingan kamus Gombak Utara Kuala Lumpur. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumentasi berupa teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kesalahan penggunaan ejaan telah disimpulkan bahwa fenomena mengenai kesalahan penggunaan ejaan masih banyak dilakukan oleh siswa saat menulis karangan narasi. Adapaun jenis-jenis kesalahan yang dialami oleh siswa yaitu sebagai berikut; 1) kesalahan penggunaan huruf ditemukan meliputi kesalahan penggunaan huruf kapial. Kesalahan penggunaan huruf kapital disebabkan oleh kesalahan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat dan kesalahan penggunaan huruf kapiatal sebagai huruf pertama unsur nama orang, 2) kesalahan penulisan kata ditemukan kesalahan yang meliputi: kesalahan penulisan kata dasar yang disebabkan oleh kata dasar yang tidak ditulis secara satu kesatuan atau di singkat, kata depan yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata depan di- , partikel yang disebabkan oleh kesalahan penulisan partikel -lah , dan kata ganti yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata ganti -nya, 3) kesalahan penggunaan tanda baca yang meliputi: kesalahan penggunaan tanda titik yang disebabkan oleh kesalahan penggunaan tanda titik di akhir kalimat, tanda koma yang disebabkan oleh kesahan penggunaan tanda koma sebelum kata penghubung, dan tanda petik yang disebabkan oleh kesalahan penggunaan tanda petik dalam pembicaraan, 4) kesalahan penulisan unsur serapan yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata serapan dari bahasa arab. Kesalahan dapat terjadi disebabkan karena interferensi bahasa dimana siswa sanggar bimbingan berasal dari latar belakang bahasa melayu dan kurangnya pemahaman siswa dalam penggunaan (EYD V), karena kurangnya pemahaman tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan penggunaan ejaan.
Personifikasi dalam Lirik Lagu karya Rekah : Kajian Semansintaksis Audy Yourdiansyah Firdaus; Fitri Amilia; Astri Widyaruli Anggraeni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7217

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa personifikasi dalam lirik lagu karya Rekah dengan pendekatan semansintaksis, yakni gabungan analisis sintaksis dan semantik. Personifikasi diartikan sebagai pemberian sifat atau tindakan manusia kepada benda mati, waktu, dan konsep abstrak agar tampak hidup dan bermakna. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui teknik simak catat dan dianalisis menggunakan metode agih serta analisis komponen makna untuk mengidentifikasi pola hubungan antara subjek dan predikat pada penggunaan personifikasi. Data dikumpulkan melalui metode simak catat dan dianalisis menggunakan metode agih serta komponen makna untuk mengenali pola hubungan subjek dan predikat pada personifikasi. Hasil menunjukkan adanya pola subjek dan predikat yang bermakna berlawanan sebagai ciri khas personifikasi dalam lirik lagu. Personifikasi ditemukan tidak hanya memperindah bahasa, tetapi juga memperkuat makna emosional dan nilai estetika lirik lagu. Temuan ini memberikan kontribusi pemahaman linguistik bagi penulis lagu dan pengajaran sastra melalui pengenalan pola semansintaksis dalam personifikasi.
Anjing sebagai Umpatan Kajian Sosiokultural Nadia, Khoirun; Amilia, Fitri; Mijianti, Yerry
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 4 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/h6ngmk52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kata anjing dan variasinya sebagai bentuk kegunaan dalam konteks sosiokultural masyarakat Indonesia. Kajian ini menggunakan teori sosiokultural Vygotsky (1978) yang menekankan bahwa bahasa berfungsi sebagai alat budaya menengahi hubungan antara individu dan masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 102 responden dari berbagai kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai, norma, dan kebiasaan memainkan peran penting dalam menentukan makna dan fungsi kata umpatan. Bagi generasi muda, kata anjing dan variasinya seperti anjir atau anjay tidak selalu dianggap sebagai penghinaan, melainkan sebagai ekspresi spontanan keakraban sosial. Sebaliknya, generasi tua menilai bahwa penggunaan kata tersebut bertentangan dengan norma kesopanan dan nilai moral budaya. Fenomena ini menegaskan adanya pergeseran makna dan makna norma bahasa yang dipengaruhi oleh konteks sosial, media digital, serta perkembangan budaya populer. Secara sosiokultural, penggunaan umpatan mencerminkan proses internalisasi nilai-nilai budaya dan dinamika sosial yang terus berubah dalam masyarakat Indonesia. Kata Kunci: kata anjing, umpatan, kajian sosiokultural
PENGGUNAAN UMPATAN PADA PLAYER GAME MOBILE LEGENDS Tazqiyah Presty Laksita; Fitri Amilia; Yerry Mijianti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i2.898

Abstract

The aim of this research is to describe forms based on references used by Mobile Legends players. This research uses qualitative research. This research data is in the form of words or phrases containing swear words based on the form of condition references, references to animal names, references to body parts, references to kinship, references to professions, references to activities, references to spirits, and references to objects. The data source used in this research is speech in the comments column that contains swear words, which has been provided by Moonton. The form of speech is taken from comments in the photo album provided, and also the message column in the Mobile Legends game. The data collection technique in this research is documentation in the form of listening and note-taking techniques. The data collection instrument used was the researcher himself. This research uses an extralingual matching method with a continuous contrast comparison technique. The application of the comparative technique in this research is that the researcher will compare the differences between the forms of swearing they use. In this case, data analysis is presented by describing the forms of swearing used by Mobile Legends Game Players.
PUJIAN DALAM KOLOM KOMENTAR TIKTOK KAJIAN SOSIOLINGUISTIK cantika kunthi; cantika Kunthi Prabandari; Amilia, Fitri; Nova Ali Vardhani, Eka
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 4 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/43phn075

Abstract

Penelitian ini berjudul Pujian dalam Kolom Komentar TikTok Kajian Sosiolinguistik yang fokus pada bagaimana bahasa digunakan oleh pengguna TikTok untuk menyampaikan pujian dalam ruang komunikasi digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa bahasa di media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai representasi identitas sosial, moral, dan keagamaan masyarakat digital. Melalui tuturan pujian, pengguna tidak sekadar menyampaikan kekaguman, tetapi juga menegaskan nilai-nilai kesopanan, spiritualitas, serta hubungan sosial antarindividu di dunia maya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat sebagai metode pengumpulan data, serta metode padan (Sudaryanto, 2015) dalam analisis data. Data penelitian berupa tuturan pujian yang diambil dari kolom komentar empat kreator TikTok Indonesia dengan konteks penampilan fisik, kepribadian, dan ekspresi religius. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga bentuk pujian utama , yaitu: (1 ) pujian dengan kata penegas seperti sungguh , sungguh , cuantik , dan uwangi yang menegaskan kekaguman terhadap penampilan fisik dan karakter positif; (2) pujian dengan kata-kata religius seperti Tabarakallah , Masyallah , dan Alhamdulillah yang menonjolkan nilai spiritual dan kesopanan berbahasa; serta (3) pujian berupa paduan penegas dan religius seperti Subhanallah banget dan MashaAllah selalu yang menggabungkan intensitas emosional dengan nilai keagamaan. Secara fungsional, pujian terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu pujian terhadap penampilan fisik dan terhadap kepribadian. Kebaruan (kebaruan) penelitian ini terletak pada analisis ungkapan pujian di ruang digital TikTok sebagai fenomena kebahasaan masyarakat kontemporer yang merepresentasikan kreativitas linguistik, ekspresi emosional, serta kesadaran religius modern. Gap penelitian yang terisi adalah minimnya kajian sosiolinguistik yang meneliti bentuk dan fungsi pujian dalam konteks media sosial berbasis video, khususnya dengan menyoroti keterpaduan antara bahasa, moralitas, dan identitas sosial dalam komunikasi digital. Kata Kunci: Pujian,;media sosial;Tiktok, Sosiolinguistik;Ekspresi Religius
Co-Authors Agus Milu Susetyo Agus Prasetyo Utomo Aini, Adhisa Nur Ali Usman Alivia Rosita Wahyuni Aliyyuana, Yaumil Ulum Amaliatuz Zahrah Amaliatuz Zahrah Andini Fatima Azizah Anggraeni, Astri Widyaruli Angraeny Unedia Rachman Anita Fatimatul Laeli Anita Fatimatul Laeli Arini Ika Ramadhanti Astri Widyaruli Anggraeni Astri Widyaruli Anggraeni Astri Widyaruli Anggraeni Audy Yourdiansyah Firdaus Azizah, Andini Fatima Belva Yulvia Doviani Belva Yulvia Doviani Budinuryanta Yohanes cantika kunthi Cantika Kunthi Prabandari Chusnul Khotimah Galatea Cindy Aulia Ainur Ajie Cindy Aulia Ainur Ajie Citraningrum, Dina Merdeka Dian Ratno , Vito Noer Dzarna Dzarna Dzarna, Dzarna Erdita Rachmawati Ewi Ismaredah Faridzya, Syefty Yunda Syan Al Fatin, Idhoofiyatul Febiana, Adelia Puspa Febrianti Dwi Rahayu Firmansyah, Bagas Eko Fitriani Dwiyanti Putri Fitriani Dwiyanti Putri Fitrianingsih, Rina Ayu Gitta Rowindi Gitta Rowindi Gusmawandi Gusmawandi Hasan Suaedi Hasanah, Lina Umayatul Hayati, Khodijah Hayati, Khodijah Hima, Rofiatul Ika Priantari Indah Werdiningsih Kamila, Devi Faricha Rahman Kevin Ferdian Agarta Khadijah Hayati Khodijah Hayati Khodijah Hayati Khoiriyah Khoiriyah Khoiriyah Khoiriyah Kisyani Laksono Kukuh Munandar Kusumaningtyas, Diny Fajariani Laeli , Anita Fatimatul Maulida, Ellyana Mijianti, Yerry Mulyono Mulyono Nadia, Khoirun Ningtyas, Yoga Dwi Windy Kusuma Nova Ali Vardani, Eka Nova Ali Vardhani, Eka Novita Widianingsih Nukha, Afifa Ulin Nur Kamilah Nurkamilah , Nurkamilah Nurkamilah Nurkamilah Nurkamilah, Nurkamilah Pahlawan, Sunan Reza Permatasari, Marsella Putri Rachma Widiastuti Rachman , Angraeny Unedia Rahayu, Febrianti Dwi Rahmawati, Erdita Nur Rahmawati, Fadilah Ratnaningwati, Umi Rika Susanti Rofiatul Hima Rohmad Tri Aditiawan Ruaidah Ruaidah S, Suparti Sari, Febriani Permata Ratna Septiana, Fina Dwi Setiawan , Slamet Sofi Yunianti, Sofi Suparti S Susetyo, Agus Milu Sutoyo Sutoyo Syahrul Mubaroq Tazqiyah Presty Laksita Tri Aditiawan, Rohmad Tri Endang Jatmikowati Vardani, Eka Nova Ali Vardani, Eka Nova Ali Vio Laudy Vince Viska Fitriastuti Viska Fitriastuti Widianti, Chincin Marhaenisma Widyaruli, Astri Yerry Mijianti Yerry Mijianti Yoga Dwi Windy Kusuma Ningtyas Yudha, Putri Adinda Yuli Silvi Mukharomah Yunita Suryani