p-Index From 2021 - 2026
7.553
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL KONFIKS E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIP e-PROCEEDING Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PeTeKa LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Jurnal Paedagogy Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Journal of Language and Literature Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat BAHASTRA Jurnal Pendidikan Non formal JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) An-Nas : Jurnal Humaniora JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Developing Electronic School Report (E-Rapor) for Strengthening the Profile of Pancasila Students Amilia, Fitri; Nurkamilah, Nurkamilah; Rachman, Angraeny Unedia
Jurnal Paedagogy Vol. 11 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i4.11671

Abstract

The research aims to develop an electronic school report (e-report/e-rapor) to assess the achievement of competencies profiling Pancasila students. The development of this e-report facilitated the needs of schools that did not have an assessment system for the implementation of the Enhancing Pancasila Student Profiles Project (EP4). The e-report was developed in accordance with the Decision Letter of the Education Standards, Curriculum, and Assessment Agency (BSKAP) number 009. The development of this e-report used the development method approach, commonly known as Research and Development (R&D). To test the feasibility of the developed e-report, it was evaluated based on two aspects: content validity and effectiveness. The respondents in this research were 30 teachers and/or school principals. The data analysis technique for analyzing data from the interactive e-report development process was descriptive to explain the process and the effectiveness for the product. The results of the e-report validity on the accuracy of dimensions and elements were as follows: 54% very accurate, 40% accurate, and 6% fairly accurate. Meanwhile, the accuracy of the assessment was 54% very accurate, 43% accurate, and 3% fairly accurate. The accuracy of other components was 57% very accurate, 37% accurate, and 6% fairly accurate. The e-report effectiveness on ease of use was as follows: 50% very easy, 47% easy, and 3% fairly easy. Then, the e-report attractiveness was 43% very attractive, 47% attractive, and 10% fairly attractive. The conformity of appearance with the EP4 concept was 60% very suitable, 34% suitable, and 6% fairly suitable. As a result, the e-report was recommended in assessing the implementation of EP4.
PrinsipKerja Sama dalamTuturan di WA Grup:Penaatan, Pelanggaran, dan Faktornya AMILIA, FITRI
Sasando Vol 2 No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v2i2.68

Abstract

This study examined the compliance and violation in the principle of cooperation within a WA group in the University of Muhammadiyah Jember. There were several WA groups used as the data sources. The method for data collection method is documentation. The data analysis method is agih. To check the data validity triangulation of data sources was done by observing the data of speech in other WA groups outside the research data. The results of the study indicated the existence of compliance and violation of the maxim of quantity, quality, relevance, and manner. The maxim of quantity compliance appears in the provision of information appropriateness to the needs of WA group members.
The Representation Of Osing Dialetc In Kemiren As A Social Identity: A Sociolinguistic Study Azizah, Andini Fatima; Amilia, Fitri; Anggraeni, Astri Widyaruli
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2025): JURNAL KREDO VOL 9 NO 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v9i1.16121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi dialek Osing yang digunakan oleh masyarakat Desa Kemiren sebagai representasi identitas sosial. Penelitian ini berfokus pada bagaimana kosakata dan pelafalan khas Osing digunakan dalam interaksi sehari-hari dan makna sosial yang terkandung di dalamnya. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pencocokan intralingual digunakan untuk membandingkan tuturan dialek Osing dengan dialek Jawa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan tiga penutur asli Osing yang aktif dalam kegiatan sosial dan adat di Kemiren, Banyuwangi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dialek Osing memiliki ciri leksikal dan fonologis yang unik yang membedakannya dari bahasa Jawa, seperti penggunaan isun (saya), riko (kamu), madyang (makan), dan turau (tidur). Perbedaan-perbedaan ini tidak hanya menunjukkan variasi linguistik tetapi juga mencerminkan identitas dan solidaritas sosial masyarakat Osing. Penggunaan dialek Osing dalam upacara adat, komunikasi keluarga, dan percakapan sehari-hari menunjukkan perannya dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan memperkuat identitas sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian dialek lokal seperti Osing berperan krusial dalam menjaga solidaritas masyarakat, keberlangsungan budaya, dan keragaman bahasa di Indonesia. Lebih lanjut, temuan ini dapat menjadi referensi bagi kajian sosiolinguistik dan program pelestarian budaya yang bertujuan memperkuat identitas daerah di era globalisasi.
Sarkasme pada Kolom Komentar Media Sosial Alivia Rosita Wahyuni; Fitri Amilia; Hasan Suaedi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i2.2655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk kata serta kalimat sarkasme pada kolom komentar media sosial. Fokus penelitian diarahkan pada pola linguistik dan fungsi sosial dari sarkasme yang muncul dalam bentuk leksikal dan sintaksis. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan sosiosemantik untuk menelaah hubungan antara makna dan konteks sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan pencatatan. Analisis data mengacu pada teori sosiosemantik yang dikemukakan oleh Halliday, khususnya dalam konteks hubungan antara teks dan situasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarkasme dalam kolom komentar muncul dalam bentuk kata tunggal, kata majemuk (idiom), dan akronim. Pada tataran kalimat, ditemukan pola sarkasme berbentuk kalimat interogatif dan imperatif yang menyiratkan sindiran tajam. Struktur kalimat sarkastik umumnya mengikuti pola oposisi antara Subjek (S) dan Predikat (P), di mana makna yang muncul sering kali berlawanan dengan makna harfiah. Pola ini menciptakan efek sindiran yang kuat, sehingga sarkasme tetap terbaca meskipun mengalami variasi bentuk.
The The potential of words to become swearing: An ethno semantic study Amilia, Fitri; Astri Widyaruli Anggraeni; Anita Fatimatul Laeli; Kemal, Edwar
BAHASTRA Vol. 44 No. 2 (2024): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v44i2.1015

Abstract

This research aims to describe the potential of words as swear words through an ethno semantic study. This research differs from other swearing studies examining the form and meaning of swear words. This study presents the potential of words to become swear words. This research employs a phenomenological approach. Swear words are expressive words that convey emotions and are easily found in both oral and written forms, whether directly or on social media. The data collection technique for swear words is documentation. The steps in documentation include recording sentences that contain swear words and classifying them based on the characteristics of swear words. The analysis technique for swear words uses conceptual meaning analysis. Based on the classification of the data, the words are analyzed for their components of meaning, both lexically and in terms of meaning derived from cultural associations and societal thought. Thus, the findings reveal the potential of each lexical word to become a curse word using an ethno semantic approach. Through an ethno semantic study, two potentials exist for words to become swear words. First, conceptual meaning is added due to the speakers' ideas, thoughts, knowledge, and culture. Second, there is a loss of conceptual meaning in the form of functional components in the lexical meaning of a word.
Language and literacy planning anomaly: A case study on detached fishermen’s children from their ethnic language Laeli , Anita Fatimatul; Amilia, Fitri; Setiawan , Slamet; Nurkamilah, Nurkamilah
BAHASTRA Vol. 45 No. 1 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i1.1322

Abstract

Indonesia is a multilingual country that has various ethnic languages based on its ethnicity and region. For that, maintaining the ethnic language is a crucial issue in Indonesia. The purpose of this study is to portray fisherman children’s ability to read in the ethnic language (Madurese language) and investigate how the local Education policy supports the ethnic language of the fisherman community. The present study approach employed a mixed-method design. Sixteen (aged around 10 – 11 years old) Madurese children were involved in this study. Reading aloud, reading comprehension tests, and interview were used as the instruments in this study. The study was conducted within 3 weeks. The results of the study revealed that (1) the children's reading comprehension is much affected by the Madurese speech level (formal and informal) of vocabulary mastery and topics in the text. (2) children’s reading aloud was influenced by the L2 (National language) orthography system.  (3) the absence of teachers who can teach the Madurese language is the most prominent reason for not providing the Madurese Language as local content in the primary school. This study highlights the critical need for local government intervention to provide qualified Madurese language teachers in school to preserve and promote ethnic language literacy. Additionally, it underscores the importance of early childhood exposure to literacy practices in within language within the family environment.
KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN PADA KARANGAN NARASI SISWA IMIGRANDI SANGGAR BIMBINGAN KAMUS GOMBAK UTARA KUALA LUMPUR Pahlawan, Sunan Reza; Amilia, Fitri; Suaedi, Hasan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 1 (2023): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i1.246-258

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai bentuk kesalahan penggunaan ejaan yang ditemukan pada karangan narasi siswa imigran di sangar bimbingan kamus Gombak Utara Kuala Lumpur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa dokumen tertulis, yang bersumber dari karangan narasi siswa imigran di sanggar bimbingan kamus Gombak Utara Kuala Lumpur. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumentasi berupa teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kesalahan penggunaan ejaan telah disimpulkan bahwa fenomena mengenai kesalahan penggunaan ejaan masih banyak dilakukan oleh siswa saat menulis karangan narasi. Adapaun jenis-jenis kesalahan yang dialami oleh siswa yaitu sebagai berikut; 1) kesalahan penggunaan huruf ditemukan meliputi kesalahan penggunaan huruf kapial. Kesalahan penggunaan huruf kapital disebabkan oleh kesalahan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat dan kesalahan penggunaan huruf kapiatal sebagai huruf pertama unsur nama orang, 2) kesalahan penulisan kata ditemukan kesalahan yang meliputi: kesalahan penulisan kata dasar yang disebabkan oleh kata dasar yang tidak ditulis secara satu kesatuan atau di singkat, kata depan yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata depan di- , partikel yang disebabkan oleh kesalahan penulisan partikel -lah , dan kata ganti yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata ganti -nya, 3) kesalahan penggunaan tanda baca yang meliputi: kesalahan penggunaan tanda titik yang disebabkan oleh kesalahan penggunaan tanda titik di akhir kalimat, tanda koma yang disebabkan oleh kesahan penggunaan tanda koma sebelum kata penghubung, dan tanda petik yang disebabkan oleh kesalahan penggunaan tanda petik dalam pembicaraan, 4) kesalahan penulisan unsur serapan yang disebabkan oleh kesalahan penulisan kata serapan dari bahasa arab. Kesalahan dapat terjadi disebabkan karena interferensi bahasa dimana siswa sanggar bimbingan berasal dari latar belakang bahasa melayu dan kurangnya pemahaman siswa dalam penggunaan (EYD V), karena kurangnya pemahaman tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan penggunaan ejaan.
Personifikasi dalam Lirik Lagu karya Rekah : Kajian Semansintaksis Audy Yourdiansyah Firdaus; Fitri Amilia; Astri Widyaruli Anggraeni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7217

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa personifikasi dalam lirik lagu karya Rekah dengan pendekatan semansintaksis, yakni gabungan analisis sintaksis dan semantik. Personifikasi diartikan sebagai pemberian sifat atau tindakan manusia kepada benda mati, waktu, dan konsep abstrak agar tampak hidup dan bermakna. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui teknik simak catat dan dianalisis menggunakan metode agih serta analisis komponen makna untuk mengidentifikasi pola hubungan antara subjek dan predikat pada penggunaan personifikasi. Data dikumpulkan melalui metode simak catat dan dianalisis menggunakan metode agih serta komponen makna untuk mengenali pola hubungan subjek dan predikat pada personifikasi. Hasil menunjukkan adanya pola subjek dan predikat yang bermakna berlawanan sebagai ciri khas personifikasi dalam lirik lagu. Personifikasi ditemukan tidak hanya memperindah bahasa, tetapi juga memperkuat makna emosional dan nilai estetika lirik lagu. Temuan ini memberikan kontribusi pemahaman linguistik bagi penulis lagu dan pengajaran sastra melalui pengenalan pola semansintaksis dalam personifikasi.
The Representation Of Osing Dialetc In Kemiren As A Social Identity: A Sociolinguistic Study Azizah, Andini Fatima; Amilia, Fitri; Anggraeni, Astri Widyaruli
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KREDO VOL 9 NO 1 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v9i1.16121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi dialek Osing yang digunakan oleh masyarakat Desa Kemiren sebagai representasi identitas sosial. Penelitian ini berfokus pada bagaimana kosakata dan pelafalan khas Osing digunakan dalam interaksi sehari-hari dan makna sosial yang terkandung di dalamnya. Pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pencocokan intralingual digunakan untuk membandingkan tuturan dialek Osing dengan dialek Jawa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan tiga penutur asli Osing yang aktif dalam kegiatan sosial dan adat di Kemiren, Banyuwangi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dialek Osing memiliki ciri leksikal dan fonologis yang unik yang membedakannya dari bahasa Jawa, seperti penggunaan isun (saya), riko (kamu), madyang (makan), dan turau (tidur). Perbedaan-perbedaan ini tidak hanya menunjukkan variasi linguistik tetapi juga mencerminkan identitas dan solidaritas sosial masyarakat Osing. Penggunaan dialek Osing dalam upacara adat, komunikasi keluarga, dan percakapan sehari-hari menunjukkan perannya dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan memperkuat identitas sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian dialek lokal seperti Osing berperan krusial dalam menjaga solidaritas masyarakat, keberlangsungan budaya, dan keragaman bahasa di Indonesia. Lebih lanjut, temuan ini dapat menjadi referensi bagi kajian sosiolinguistik dan program pelestarian budaya yang bertujuan memperkuat identitas daerah di era globalisasi.
Anjing sebagai Umpatan Kajian Sosiokultural Nadia, Khoirun; Amilia, Fitri; Mijianti, Yerry
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 4 (2025): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/h6ngmk52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kata anjing dan variasinya sebagai bentuk kegunaan dalam konteks sosiokultural masyarakat Indonesia. Kajian ini menggunakan teori sosiokultural Vygotsky (1978) yang menekankan bahwa bahasa berfungsi sebagai alat budaya menengahi hubungan antara individu dan masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 102 responden dari berbagai kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai, norma, dan kebiasaan memainkan peran penting dalam menentukan makna dan fungsi kata umpatan. Bagi generasi muda, kata anjing dan variasinya seperti anjir atau anjay tidak selalu dianggap sebagai penghinaan, melainkan sebagai ekspresi spontanan keakraban sosial. Sebaliknya, generasi tua menilai bahwa penggunaan kata tersebut bertentangan dengan norma kesopanan dan nilai moral budaya. Fenomena ini menegaskan adanya pergeseran makna dan makna norma bahasa yang dipengaruhi oleh konteks sosial, media digital, serta perkembangan budaya populer. Secara sosiokultural, penggunaan umpatan mencerminkan proses internalisasi nilai-nilai budaya dan dinamika sosial yang terus berubah dalam masyarakat Indonesia. Kata Kunci: kata anjing, umpatan, kajian sosiokultural
Co-Authors Agus Prasetyo Utomo Aini, Adhisa Nur Ali Usman Alivia Rosita Wahyuni Aliyyuana, Yaumil Ulum Amaliatuz Zahrah Amaliatuz Zahrah Anggraeni, Astri Widyaruli Angraeny Unedia Rachman Anita Fatimatul Laeli Arini Ika Ramadhanti Astri Widyaruli Anggraeni Astri Widyaruli Anggraeni Audy Yourdiansyah Firdaus Azizah, Andini Fatima Belva Yulvia Doviani Belva Yulvia Doviani Budinuryanta Yohanes cantika kunthi Cantika Kunthi Prabandari Chusnul Khotimah Galatea Cindy Aulia Ainur Ajie Cindy Aulia Ainur Ajie Citraningrum, Dina Merdeka Dian Ratno , Vito Noer Dzarna Dzarna Dzarna, Dzarna Erdita Rachmawati Ewi Ismaredah Faridzya, Syefty Yunda Syan Al Fatin, Idhoofiyatul Febiana, Adelia Puspa Febrianti Dwi Rahayu Firmansyah, Bagas Eko Fitriani Dwiyanti Putri Fitriani Dwiyanti Putri Fitrianingsih, Rina Ayu Gitta Rowindi Gitta Rowindi Gusmawandi Gusmawandi Hasan Suaedi Hasanah, Lina Umayatul Hayati, Khodijah Hayati, Khodijah Hima, Rofiatul Ika Priantari Ika Priantari Indah Werdiningsih Kamila, Devi Faricha Rahman Kevin Ferdian Agarta Khadijah Hayati Khodijah Hayati Khodijah Hayati Khoiriyah Khoiriyah Khoiriyah Khoiriyah Kisyani Laksono Kukuh Munandar Kusumaningtyas, Diny Fajariani Laeli , Anita Fatimatul Laeli, Anita Fatimatul Madinah, Tasya Maulida, Ellyana Mijianti, Yerry Mulyono Mulyono Nadia, Khoirun Ningtyas, Yoga Dwi Windy Kusuma Nova Ali Vardani, Eka Nova Ali Vardhani, Eka Nukha, Afifa Ulin Nur Kamilah Nurkamilah , Nurkamilah Nurkamilah Nurkamilah Nurkamilah, Nurkamilah Pahlawan, Sunan Reza Permatasari, Marsella Putri Rachma Widiastuti Rachman , Angraeny Unedia Rahayu, Febrianti Dwi Rahmawati, Erdita Nur Rahmawati, Fadilah Ratnaningwati, Umi Rika Susanti Rofiatul Hima Rohar, Rintan Amalia Rohmad Tri Aditiawan S, Suparti Sari, Febriani Permata Ratna Septiana, Fina Dwi Setiawan , Slamet Sofi Yunianti, Sofi Suparti S Susetyo, Agus Milu Sutoyo Sutoyo Syahrul Mubaroq Tazqiyah Presty Laksita Tri Aditiawan, Rohmad Tri Endang Jatmikowati Vardani, Eka Nova Ali Vardani, Eka Nova Ali Vio Laudy Vince Viska Fitriastuti Viska Fitriastuti Widianingsih, Novita Widianti, Chincin Marhaenisma Widyaruli, Astri Yerry Mijianti Yerry Mijianti Yoga Dwi Windy Kusuma Ningtyas Yudha, Putri Adinda Yuli Silvi Mukharomah Yunita Suryani