Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Model Evaluasi Keterampilan Berbasis Pemberdayaan pada Kelompok Belajar di PKBM Generasi Amanah Setiawan, Anugrah; Yusnadi, Yusnadi; Susanti, Sani; Subaedah , Sitti; D , Khodijah Tussolihat
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 11 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v11i1.65956

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pembelajaran berbasis keteramilan dan membuat model evaluasi yang baik di terapkan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah, Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan model pembelajaran berbasis keterampilan lokal terintegrasi melalui kesejahteraan masyarakat miskin pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah. (2) mengetahui kelayakan model pembelajaran berbasis pemberdayaan terintegrasi kesejahteraan masyarakat miskin pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah, dan (3) mengembangkan kemampuan Kewirausahaan lulusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah melalui pembelajaran berbasis keterampilan lokal terintegrasi kesejahteraan masyarakat miskin. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menggunakan desain Borg & Gall (research and information collecting, develop preliminary form of product, main field testing, final product revision). Validasi produk dilakukan oleh dua (2) dosen ahli Pendidikan Masyarakat dan satu dosen ahli Pembangunan Masyarakat satu (1) ahli Kesehatan Masyarakat. Subjek dalam penelitian ini adalah pengurus yayasan dan Fasilitator serta peserta didik/siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah. Pengumpulan data pada penelitian melalui observasi, angket, dan tes tertulis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.
STRATEGI ADAPTASI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN DALAM MENYONGSONG BONUS DEMOGRAFI Mutiara Zahara; Friska Rodayana Tambunan; Sabam Isay Sianipar; Anugrah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.41

Abstract

Indonesia sedang memasuki fase bonus demografi yang memberikan peluang besar sekaligus tantangan bagi pembangunan nasional. Namun, masih terdapat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri yang dapat menghambat pemanfaatan peluang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi adaptasi mahasiswa Universitas Negeri Medan dalam menyongsong bonus demografi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menelaah keterampilan, peran organisasi, dan kewirausahaan sebagai bentuk kesiapan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 15 mahasiswa FMIPA UNIMED yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui angket terbuka Google Form dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan adaptasi melalui peningkatan literasi digital, penguasaan bahasa asing, pengembangan soft skills, serta keterlibatan dalam organisasi, seminar, magang, dan kewirausahaan. Tantangan yang dihadapi mencakup persaingan kerja, keterbatasan lapangan pekerjaan, kesenjangan keterampilan, serta kendala internal seperti manajemen waktu dan kesehatan mental. Keterampilan abad 21 berupa kombinasi hard skills dan soft skills dinilai sebagai bekal utama, sedangkan organisasi kampus dan kewirausahaan berperan penting dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing sekaligus menciptakan lapangan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Negeri Medan memiliki kesadaran adaptif yang tinggi, meskipun masih diperlukan perluasan penelitian dengan lingkup yang lebih besar untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.  
STRATEGI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA Alya Anggriani Sinaga; Nia Novita Insani Sinaga; Putri Arga L. Munte; Anugrah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.43

Abstract

Korupsi masih menjadi masalah besar di Indonesia yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga moral, sosial, dan budaya. Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang efektif melalui jalur pendidikan, khususnya pendidikan anti korupsi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda, mengidentifikasi tantangan implementasi di sekolah maupun perguruan tinggi, serta menganalisis strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan keadilan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket online (Google Form) yang disebarkan kepada mahasiswa dan siswa sebagai representasi generasi muda. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta interpretasi kualitatif dari jawaban terbuka responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai pendidikan anti korupsi sebagai aspek yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Indikator kejujuran dan kepedulian sosial memperoleh persentase tertinggi (masing-masing 80%), diikuti oleh disiplin, tanggung jawab, dan keadilan. Temuan ini menegaskan adanya kesadaran kolektif generasi muda mengenai urgensi pendidikan anti korupsi, meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang belum menempatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai prioritas. Dengan demikian, pendidikan anti korupsi terbukti berperan signifikan sebagai instrumen strategis dalam membangun generasi berintegritas, serta perlu diimplementasikan secara sistematis, berkesinambungan, dan berbasis nilai Pancasila, agama, serta budaya bangsa.
ANALISIS FAKTOR PEMICU RADIKALISME PADA REMAJA SERTA DAMPAKNYA PADA DEMOKRASI Inna Umi Fadillah; Julia Agnesia Harianja; Wan Saskia Putri; Anugrah Setiawan
Journal of Golden Generation Education Vol. 1 No. 1 (2025): Juni 2025 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v1i2.56

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor pemicu radikalisme pada remaja serta dampaknya terhadap demokrasi di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur, penelitian ini menelaah sumber dari jurnal dan buku. Hasil kajian menunjukkan bahwa radikalisme remaja dipicu oleh beberapa faktor utama, yaitu ideologis, psikologis (krisis identitas), sosial-budaya (diskriminasi, eksklusivitas budaya), ekonomi (ketidakadilan dan kesenjangan), serta pengaruh media digital. Fenomena ini berdampak serius pada demokrasi, antara lain terkikisnya nilai toleransi, ancaman terhadap kebebasan beragama, meningkatnya polarisasi sosial, melemahnya partisipasi politik sehat, hingga berkurangnya kepercayaan publik terhadap institusi demokratis. Penelitian ini menegaskan bahwa radikalisme remaja bukanlah masalah individu semata, melainkan persoalan kolektif yang mengancam keberlanjutan demokrasi. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara sinergis melalui peran keluarga, pendidikan, pemerintah, media, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan generasi muda.
Pengaruh Pancasila sebagai Sistem Filsafat terhadap Pembentukan Karakter Mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran Stambuk 2024 Universitas Negeri Medan di Era Digital Deci Lahira Sari; Elphan Dwi Yanto; Grace Sianipar; Intan Yosy Blandina Munte; Raja Holong Michael Napitupulu; Anugrah Setiawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh Pancasila sebagai sistem filsafat terhadap pembentukan karakter mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran di era digital. Masalah utama penelitian berfokus pada belum optimalnya pemahaman mahasiswa tentang Pancasila dan tantangan karakter akibat perkembangan teknologi. Tujuan penelitian adalah menggambarkan pemahaman mahasiswa, menganalisis penerapan nilai Pancasila, serta menjelaskan pengaruhnya terhadap perilaku akademik dan etika digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami nilai Pancasila secara dasar, namun internalisasi pada perilaku digital belum maksimal. Kesimpulannya, Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter, tetapi perlu penguatan melalui pembelajaran yang aplikatif.
Relevansi Nilai-Nilai Pancasila dalam Menjawab Tantangan Moral Generasi Z di Era Digital Ali Sahbana Nasution; Eprain Sormin; Arkan Fahlevi; Hari Eycal Riski Adinta Ginting; Anugrah Setiawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi generasi Z untuk berkembang, namun juga menghadirkan tantangan moral seperti penyebaran hoaks, menurunnya sopan santun digital, perilaku konsumtif, individualisme, serta degradasi sikap gotong royong. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi moral dalam membentuk karakter generasi Z di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah literatur berupa jurnal, buku, laporan sosial, dan data relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap sila Pancasila memiliki kontribusi konkret dalam mengatasi persoalan moral generasi Z, terutama melalui penguatan etika digital, literasi digital, kontrol sosial, serta pembiasaan nilai kebajikan. Penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi Pancasila perlu dilakukan melalui pendidikan digital, peran keluarga, sekolah, dan media sosial.
HUBUNGAN DAN IMPLIKASI ANTARA SUPERVISI PENDIDIKAN DENGAN KINERJA GURU PADA SMA YOS SUDARSO MEDAN Aditia Hizki Pranata Tarigan Tambak; Berlianta Saragih; Enjel Mitra Wati Hulu; Meiriati Simanjuntak; Yuda Sanrico Manullang; Anugrah Setiawan
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the relationship and implications between educational supervision and teacher performance at SMA Yos Sudarso Medan. The research is grounded in the importance of the teacher’s role in improving the quality of education and the need for effective strategies to support teacher professionalism, one of which is through educational supervision. Supervision functions as a systematic mentoring and guidance tool to assist teachers in planning, implementing, and evaluating the learning process more effectively. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews and observations. The findings reveal a strong correlation between educational supervision and improved teacher performance. Consistent and effective supervision practices at SMA Yos Sudarso have had a positive impact on teachers’ abilities in lesson planning, classroom management, and reflective teaching practices. The implications of these findings indicate that supervision serves not only as a monitoring tool but also as a strategy for continuous professional development, contributing to the realization of higher quality education.
PENINGKATAN KOMPETENSI LITERASI DATA GURU DALAM PEMBUATAN KARYA ILMIAH DAN INSTRUMEN BERBASIS HOTS DI SMA NEGERI 1 BATANG KUIS Andi Taufiq Umar; Nasrullah Hidayat; Nur Hudayah M; Anugrah Setiawan; St Mardiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48788

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi data dan kemampuan pembuatan karya ilmiah serta instrumen berbasis HOTS (High Order Thinking Skills) bagi semua guru di SMA Negeri 1 Batang Kuis. Masalah yang teridentifikasi adalah rendahnya kemampuan guru dalam menggunakan data hasil belajar untuk menyusun karya ilmiah dan instrumen evaluasi yang mampu merangsang keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Ada 5 tahapan dalam pelaksanaan program ini yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Proses pelatihan dilakukan secara intensif yang melibatkan teori dan praktik dengan pendekatan partisipatif yang memungkinkan guru berinteraksi langsung dengan semua partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengolah data untuk perencanaan pembelajaran, menyusun karya ilmiah berbasis data, serta merancang instrumen evaluasi berbasis HOTS yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan presentase sebesar 52,86% dan 45% dari hasil evaluasi pre-test dan post-test guru terkait pemahaman dan pengetahuan dalam pembuatan karya ilmiah dan instrumen berbasis HOTS. Hasil ini menjadi penting sebagai referensi model kegiatan yang bisa dikembangkan dan diterapkan pada program lain dengan tujuan yang relatif sama di seluruh instansi pendidikan yang ada di Indonesia
Development of Local Culture-Based Digital Storytelling Media as a Preventive Strategy for Juvenile Delinquency Fauzi Kurniawan; Anugrah Setiawan; Ibnu Hajar; Anifah; Vidya Dwi Amalia Zati; Marisa Almarind; Fira Aprilia
International Journal of Educational Practice and Policy Vol. 4 No. 2 (2026): June-July 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/ijepp.v4i2.566

Abstract

Juvenile delinquency among adolescents has become a growing concern in non-formal educational environments, particularly due to negative social influences, weak parental supervision, and limited understanding of moral and cultural values. This study aims to develop and evaluate local culture-based digital storytelling media as a preventive strategy against juvenile delinquency among adolescents at the Laskar Pelangi Community Learning Center (PKBM). The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. The participants were 30 adolescents aged 10–15 years selected through purposive sampling. Data were collected through pre-test and post-test questionnaires, observation sheets, and expert validation, and analyzed using normality tests, paired-sample t-tests, and linear regression analysis. The findings revealed that the developed digital storytelling media effectively improved participants’ understanding of moral values, cultural awareness, and social behavior. The paired-sample t-test showed a significant difference between pre-test and post-test scores (Sig. = 0.000 < 0.05), while the regression analysis indicated that the media significantly contributed to juvenile delinquency prevention, with a coefficient of determination (R²) of 79%. In addition, participant engagement reached 85%, indicating strong interest and active involvement during the learning process. The study concludes that local culture-based digital storytelling is an effective and engaging educational medium for strengthening character education, promoting cultural identity, and reducing tendencies toward juvenile delinquency among adolescents in non-formal education settings.
Desain Model Sekolah Pra Nikah Perspektif Islam Berbasis Kebutuhan Generasi Z Anugrah Setiawan; M Rifai Harahap; Sitti Subaedah; Michael Yudha Pratama; Nurhudayah Muharayu
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.27530

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas persoalan pernikahan pada Generasi Z yang dipengaruhi oleh perubahan sosial, budaya digital, serta rendahnya kesiapan emosional dan spiritual dalam membangun keluarga. Program pra nikah yang ada cenderung bersifat normatif dan belum sepenuhnya adaptif terhadap karakteristik generasi muda muslim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Sekolah Pra Nikah perspektif Islam yang berbasis pada kebutuhan Generasi Z. Metode yang digunakan adalah studi literatur dipadukan dengan analisis kebutuhan melalui kajian dokumen, observasi konseptual, dan telaah penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan teknik reduksi data, kategorisasi tema, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan perlunya model pembelajaran integratif yang memadukan nilai maqashid syariah, pendidikan karakter, literasi digital, kesiapan psikologis, dan perencanaan ekonomi keluarga. Model yang dirancang menekankan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan aplikatif sesuai karakter digital native Generasi Z. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum pra nikah yang sistematis dan kolaboratif antara lembaga pendidikan, komunitas dakwah, dan instansi keagamaan.
Co-Authors Aditia Hizki Pranata Tarigan Tambak Ali Sahbana Nasution Alya Anggriani Sinaga Amenobelia Sitepu Andi Taufiq Umar Angel Chasita Anggita Anifah Arkan Fahlevi Astri Conia Berlianta Saragih Cindy Nadya D , Khodijah Tussolihat Deci Lahira Sari Delli Suci Dhea Isfani Putri AP Lubis Efata Sianturi Ela Saputri Ela Sari Br Ginting Elphan Dwi Yanto Enjel Mitra Wati Hulu Eprain Sormin Fadjaryah Afifah Fatma Pane Fauzi Kurniawan Fira Aprilia Fira Aprilia Fitri Salsabila Friska Rodayana Tambunan Friska Rodayana Tambunan Geovani A K br Sitepu Grace Sianipar Hangelika Oktavia Butar-Butar Hari Eycal Riski Adinta Ginting Heflindo Sinaga Ibnu Hajar Imelda Sari Inna Umi Fadillah Intan Yosy Blandina Munte Jelita Tessalonika Jenneri Arbinto Toraja Sitepu Jubaidah Hasibuan Jubaidah Hasibuan Julia Agnesia Harianja Khairunnisa Khairunnisa Khodijah Tussolihat Dalimunthe Khodijah Tussolihat Dalimunthe M Rifai Harahap Marisa Al Marind Marisa Almarind Marisa Nabila Meiriati Simanjuntak Mian Michael Yudha Pratama Miranda Afriza Muhammad Takwin Machmud Mutiara Zahara Mutiara Zahara Nadya Jollin Wahyudi Nasrullah Hidayat Nia Novita Insani Sinaga Nilam Artika Sari Nurhidayah Muharayu Nurhudayah Manjani Nurhudayah Muharayu Nurul Khairunisa Nurul Mukhlisa Omthajit Pansri Oriza Salsabila Putri Arga L. Munte Radini Radini Radini Radini Raja Holong Michael Napitupulu Reny Furnawati Sitanggang Rifa Wahyuni Rista Triwani Romi Anggun Rosela Hartati Harefa Sabam Isay Sianipar Sabam Isay Sianipar SANI SUSANTI Sani Susanti Sani Susanti Sitti Subaedah St Mardiana Subaedah , Sitti Sugianto Sugianto Tari Patunnisa Thomas Thomas Tri Mawar Sianturi Vidya Dwi Amalia Zati, Vidya Dwi Amalia Wahyu Nur Ihsan Wan Saskia Putri Yolanda Pretty Marpaung Yuda Sanrico Manullang Yuni Naibaho Yusnadi Yusnadi Yusnadi, Yusnadi Zulfitrah, Zulfitrah