Articles
MENGHITUNG KEBERLANJUTAN: PERAN GREEN ACCOUNTING DALAM MENANGANI TANTANGAN IKLIM 2024
Nia Ade Bela;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran green accounting dalam mencapai keberlanjutan perusahaan di tengah tantangan iklim yang semakin kompleks pada tahun 2024. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi pustaka, data dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder, termasuk jurnal akademik dan laporan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan green accounting memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja lingkungan dan kinerja keuangan perusahaan. Meskipun kinerja lingkungan tidak dapat memediasi hubungan antara green accounting dan keberlanjutan, ia tetap menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas implementasi green accounting. Studi kasus PT IDM TP Tbk menunjukkan bahwa langkah-langkah sistematis dalam identifikasi dan pengukuran dampak lingkungan, pencatatan biaya, serta pengungkapan informasi yang transparan dapat meningkatkan kepedulian lingkungan perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa green accounting bukan hanya alat pelaporan, tetapi juga strategi penting untuk mencapai keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang dalam dunia bisnis yang semakin sadar akan isu-isu lingkungan.
DAMPAK PENERAPAN GREEN ACCOUNTING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DI PASAR MODAL
Rani, Rani;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan akuntansi hijau terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan di pasar modal. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi hijau secara signifikan meningkatkan profitabilitas dan reputasi perusahaan di mata investor. Perusahaan yang aktif melaporkan kinerja lingkungannya cenderung memiliki nilai pasar yang lebih tinggi, yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan pemangku kepentingan terhadap komitmen keberlanjutan perusahaan. Meskipun manfaat penerapan akuntansi hijau cukup jelas, tantangan seperti biaya awal dan kurangnya standar akuntansi yang jelas masih menjadi penghalang bagi banyak perusahaan. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah dan badan profesional diperlukan untuk mendorong adopsi praktik ini secara lebih luas. Penelitian ini menegaskan bahwa akuntansi hijau tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga strategi bisnis yang cerdas untuk mencapai keberlanjutan dan keuntungan jangka panjang.
IMPLEMENTASI AUDIT SOSIAL LINGKUNGAN DALAM PROYEK INFRASTRUKTUR: STUDI KASUS JALAN TOL BERBASIS HIJAU
Karena sanda;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji penerapan Environmental Social Audit (ESA) dalam proyek infrastruktur, dengan fokus pada jalan tol hijau. ESA berfungsi sebagai alat untuk mengevaluasi dampak lingkungan dan sosial dari proyek, serta memastikan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan. Melalui pendekatan kualitatif dan desk study, penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur untuk mengidentifikasi prinsip dasar dan praktik terbaik dalam implementasi ESA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ESA dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan pemangku kepentingan lokal, yang berkontribusi pada keberhasilan proyek. Selain itu, penggunaan teknologi ramah lingkungan dan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi juga terbukti efektif dalam mengurangi dampak negatif. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman tentang pentingnya ESA di antara pengembang perlu ditangani melalui peningkatan kapasitas dan peraturan yang lebih kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ESA harus menjadi bagian integral dari setiap proyek infrastruktur untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang seimbang antara aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.
INDIKATOR LINGKUNGAN PADA TINGKAT PERTANIAN: RELEVANSI DAN IMPLEMENTASI AKUNTANSI HIJAU DI EROPA
Dea Amelisa;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji relevansi dan implementasi akuntansi hijau di sektor pertanian di Eropa, dengan fokus pada manfaat dan tantangan ekonomi yang dihadapi. Metode kualitatif dengan pendekatan desk study digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi hijau berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional, pengurangan biaya jangka panjang, dan peningkatan transparansi dalam pelaporan dampak lingkungan. Selain itu, perusahaan yang menerapkan akuntansi hijau cenderung lebih baik dalam mengelola risiko lingkungan dan memenuhi harapan pemangku kepentingan. Namun, tantangan seperti kesulitan dalam mengukur biaya lingkungan secara akurat dan kurangnya standar pelaporan yang konsisten masih menjadi hambatan yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah dan edukasi yang memadai untuk meningkatkan pemahaman tentang akuntansi hijau. Penelitian ini menegaskan bahwa akuntansi hijau tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga langkah penting menuju pertanian yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
ANALISIS ISLAMIC SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
Fadila Hasanah;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR) terhadap loyalitas pelanggan di perusahaan yang menerapkan prinsip syariah. Melalui pendekatan desk study, data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber literatur, termasuk artikel ilmiah, laporan tahunan, dan dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ICSR transparan yang berfokus pada keadilan sosial dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan loyalitas merek. Program ICSR yang efektif, seperti dukungan untuk pendidikan dan pengurangan kesenjangan sosial, berkontribusi pada citra positif perusahaan di mata masyarakat. Studi ini juga menegaskan pentingnya komitmen manajemen dan budaya organisasi dalam implementasi ICSR. Temuan ini memberikan wawasan bagi perusahaan untuk mengembangkan strategi ICSR yang tidak hanya memenuhi tanggung jawab sosial tetapi juga meningkatkan hubungan dengan konsumen. Dengan demikian, ICSR menjadi alat strategis bagi perusahaan untuk mencapai keberlanjutan bisnis dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
AKUNTANSI PROAKTIF UNTUK KEBERLANJUTAN: MEMBANGUN STRATEGI BISNIS KOLABORATIF YANG TRANSPARAN
Nina Al Azizah;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam konteks bisnis yang terus menjadi lingkungan serta berorientasi pada keberlanjutan, akuntansi proaktif jadi perlengkapan berarti buat mengintegrasikan aspek sosial serta area ke dalam strategi industri Postingan ini mangulas gimana pendekatan akuntansi proaktif bisa menolong industri dalam mengenali serta mengelola akibat area dan sosial mereka, dengan tujuan buat tingkatkan transparansi serta kerja sama di antara seluruh pemangku kepentingan. Dengan mempraktikkan prinsip-prinsip akuntansi yang berkepanjangan industri tidak cuma bisa penuhi tuntutan regulasi, namun pula membangun reputasi positif di mata konsumen serta warga. Berikutnya postingan ini mengeksplorasi bermacam aplikasi terbaik dalam implementasi akuntansi proaktif, tercantum berartinya komunikasi yang terbuka serta partisipatif. Lewat kerja sama yang efisien antara manajemen serta karyawan, dan keterlibatan aktif dari pemangku kepentingan eksternal, industri bisa menghasilkan budaya kerja yang menunjang keberlanjutan. Riset ini pula menyoroti tantangan yang bisa jadi dialami dalam proses implementasi serta membagikan saran strategis buat mengatasinya. Dengan demikian, akuntansi proaktif tidak cuma berperan selaku perlengkapan pengukuran kinerja, namun pula selaku pendorong inovasi serta perkembangan yang berkepanjangan.
AKUNTANSI HIJAU INOVATIF SEBAGAI ALAT TRANSFORMASIONAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN DI KALANGAN STAKEHOLDER
Rahmatun lailani;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Akuntansi hijau inovatif berperan selaku perlengkapan transformasional yang berarti dalam tingkatkan pemahaman area di golongan stakeholder. Dalam konteks ini, akuntansi hijau tidak cuma mencakup pengukuran serta pelaporan akibat area dari kegiatan bisnis, namun pula berfungsi dalam memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih berkepanjangan Dengan menggunakan teknologi digital serta sistem data area industri bisa mengumpulkan informasi secara akurat menimpa emisi, pemakaian sumber energi serta limbah, yang membolehkan mereka buat mengenali zona revisi serta mengimplementasikan strategi keberlanjutan yang lebih efisien Riset oleh Ekananda et angkatan laut (AL) (2021) menampilkan kalau integrasi teknologi dalam akuntansi hijau bisa tingkatkan visibilitas aplikasi industri serta mendesak transparansi dalam laporan keberlanjutan. Lebih jauh lagi, akuntansi hijau inovatif bisa membangun keyakinan di antara pemangku kepentingan dengan sediakan data yang relevan serta bisa diandalkan menimpa komitmen industri terhadap keberlanjutan. Kala industri secara aktif memberi tahu akibat area mereka serta menampilkan langkah-langkah konkret buat kurangi jejak karbon, perihal ini tingkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap integritas industri Riset oleh Sarni et angkatan laut (AL) (2023) menegaskan kalau laporan keberlanjutan yang transparan serta berbasis informasi bisa tingkatkan loyalitas pelanggan dan menarik investor yang mempunyai pemahaman besar terhadap isu-isu area Dengan demikian, akuntansi hijau inovatif tidak cuma berkontribusi pada tujuan keberlanjutan industri namun pula menghasilkan nilai tambah untuk seluruh pihak yang ikut serta
ISLAMIC GREEN BANKING DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS
Nurul Fitriani;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Beberapa negara dihadapkan pada trade-off antara pertumbuhan ekonomi dan degradasi lingkungan termasuk Indonesia. Permasalahan ini kemudian mendorong para pemangku kepentingan untuk menciptakan instrumen keuangan yang fokus pada pendanaan proyek yang sesuai dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs). Hal tersebut sejalan dengan pinsip-prinsip perbankan syariah yang dapat menjadi kekuatan penggerak keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas sebuah konsep Islamic Green Banking sebagai paradigma baru perbankan syariah yang mengintegrasikan peran Islamic Banking dan Green Banking dalam kegiatan operasional serta kontribusinya mencapai Sustainable Development Goals di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur (literature review) dengan mengkompilasi artikel jurnal menggunakan software Publish or Perish dan analisis data menggunakan teknik analisis konten. Hasil dari penelitian ini adalah konsep Islamic Green Banking yang terbagi menjadi 5 perspektif yakni (a) Islamic Green Banking dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs) (b) Islamic Green Banking dalam perspektif Teknologi (c) Islamic Green Banking dalam perspektif Green Finance: (d) Islamic Green Banking dalam perspektif Operasional Perusahaan (e) Islamic Green Banking dalam perspektif Maqasid Syariah. Mampu memberikan dampak dan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Hal tersebut berdampak berbagai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
IMPLEMENTASI PSAK 105 TENTANG AKAD MUDHARABA PADA PEMBIAYAAN PERBANKAN SYARIAH
Novita Ayu Ningtyas;
Muhammad Iqbal Fasa;
Ersi Sisdianto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi PSAK 105 tentang akuntansi mudharabah dalam praktik pembiayaan mudharabah di bank syariah .dariPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PSAK 105 tentang akuntansi pembiayaan mudharabah bank syariah. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis kasus pada beberapa bank syariah digunakan adalah.Studi literatur dan analisis kasus beberapa bank syariah Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara umum perbankan syariah di Indonesia telah berhasil menerapkan PSAK 105 dalam transaksi mudharabah. masih terdapat beberapa permasalahan dan tantangan yang perlu ditangani,seperti kompleksitas transaksi murabahah,perbedaan penafsiran terhadap PSAK 105 dan kurangnya sumber daya manusia. Belajar membuatini rekomendasi untuk bank Islam bank untuk terus meningkatkan untuk terus meningkatkan kualitas operasi PSAK 105 serta bagi Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) untuk melakukan analisis sosial dan pemurnian PSAK 105. kualitas operasional PSAK 105 serta Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) untuk melakukan analisis sosial dan pemurnian PSAK 105 .
ANALISIS DAMPAK DIGITALISASI LAYANAN BANK SYARIAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH BANK SYARIAH BANDAR LAMPUNG
Farhah Lailatul Mustaghfiroh;
Ersi Sisdianto;
Muhammad Iqbal Fasa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana digitalisasi layanan bank berdampak pada kepuasan nasabah, khususnya dengan melihat kasus bank syariah di Bandar Lampung. Digitalisasi layanan perbankan telah menjadi salah satu cara utama untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya saing di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada nasabah bank syariah Bandar Lampung. Variabel digitalisasi layanan seperti kemudahan akses, efisiensi waktu, keamanan, dan keandalan berkorelasi dengan tingkat kepuasan nasabah. Metode yang digunakan untuk menganalisis data ini adalah menggunakan metode regresi. Penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi layanan bank sangat memengaruhi kepuasan pelanggan. Faktor-faktor penting yang meningkatkan kepuasan pelanggan termasuk transparansi dalam transaksi, kemudahan akses ke layanan melalui aplikasi mobile, dan respons cepat terhadap keluhan pelanggan. Namun, ada beberapa masalah, seperti kendala teknis dan keterbatasan literasi digital bagi beberapa pelanggan. Menurut penelitian ini, optimalisasi digitalisasi layanan dapat menjadi pilihan strategis untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, khususnya dalam perbankan syariah. Disarankan untuk meningkatkan pendidikan digital dan memperkuat infrastruktur teknologi untuk mendukung keberlanjutan digitalisasi layanan di masa depan.