Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pemahaman Membaca Kritis Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako Irwansyah, Irwansyah; Ulinsa, Ulinsa; Sitti Harisah; Nur Halifah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4400

Abstract

Studi ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemahaman membaca kritis mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako. Jenis studi ini adalah kualitiatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dalam studi ini mencakup observasi dan wawancara, dokumetasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih kurang mampu memahami aktivitas membaca kritis berdasarkan keterampilan membaca kritis model Facione melalui soal tes yang disajikan. Keterampilan membaca kritis model Facione terbagi atas enam keterampilan dengan setiap sub keterampilan memiliki indikator. Kemampuan mahasiswa dalam membaca kritis pada berita menunjukkan hasil yang cukup baik dengan memperoleh nilai rata-rata 68 dengan kualifikasi cukup baik, terdapat 3 mahasiswa memperoleh nilai dengan kualifikasi baik, 23 mahasiswa mendapatkan nilai dengan kualifikasi cukup baik, dan 4 mahasiswa mendapatkan nilai dengan kualifikasi kurang baik.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Interaksi Remaja di Desa Sibado Cindy Afitasari; Ulinsa, Ulinsa; Arum Pujining Tyas; Yunidar, Yunidar; Asrianti, Asrianti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif  dalam interaksi remaja di Desa Sibado. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan berupa teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat terhadap data lisan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tindak tutur ekspresif remaja di Desa Sibado meliputi lima bentuk dan fungsi utama: (1) mengucapkan terima kasih, (2) memberi selamat, (3) meminta maaf, (4) menyalahkan, dan (5) memuji. Bentuk terima kasih dicirikan dengan adanya ucapan terima kasih karena suatu bantuan, bentuk dengan adanya ucapan selamat karena suatu hal yang spesial atau membahagiakan, bentuk meminta maaf karena adanya rasa penyesalan atas kesalahan, bentuk menyalahkan karena adanya sebuah kejadian yang tidak dapat diterima atau membuat kesal, dan bentuk memuji karena adanya sesuatu yang menggagumkan atau penghargaan yang diterima.
Code Switching in Communication in Donggala Community Jamiluddin, Jamiluddin; Ulinsa, Ulinsa; nasfa, Widya
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v2i4.88

Abstract

The focus of the problems for this research are: (1) Determining the form of code-switching in communication in the community of Gunung Bale Village, Donggala, (2) The factors causing code-switching in communication among the community of Gunung Bale Village, Donggala. The aims of this study are (1) to describe the form of code-switching in communication among the community of Gunung Bale Village, Donggala, (2) to describe the factors that cause code-switching in communication in the community of Gunung Bale Village, Donggala. This study uses a qualitative method. The process of obtaining data and data sources Is through oral data in the community of Gunung Bale Village, Donggala. Data collection techniques used are recording technique, observing technique, and note-taking techniques Data analysis techniques through the process of (1) data collection, (2) data reduction, and (3) data verification. The results showed that the forms of code-switching from the results of this study are the internal form of code-switching in the form of code-switching from Bugis to Indonesian, the external code-switching in the form of (1) code-switching from Indonesian to Kaili, Undepu dialect, (2) code-switching from Kaili, Undepu dialect to Indonesian. The factors that caused code-switching to Kaili, Undepu dialect in the Gunung Bale Village community, Donegal, are (1) speaker factors, (2) speech partner factors, (3) third-person presence factors, and (4) topic change factors.
THE FORMS AND MEANINGS OF ANTHROPOMORPHIC METAPHORS IN PAE LANGUAGE Bustan, Fransikus; Semiun, Thresia Trivict; Ulinsa, Ulinsa
Jurnal Edulanguage: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Edulanguage: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : English Study Program, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/edulanguage.8.1.2022.11-19

Abstract

This study describes the forms and meanings of anthropomorphic metaphors in Pae dialect in view of cultural linguistics. This study is descriptive. The methods of data collection were observation, interview, and documentary study. The techniques of data collection were recording, elicitation, and note-taking. The sources of data were the native speakers of Pae language represented by two key informants. Data were analyszed qualitatively by using inductive method. The results of study show that the forms and meanings of anthropomorphic metaphor in Pae language have unique and specific characteristics, as can be seen in such terms as ulung wae, mata wae, kinga kue, wewa kue, nggolo kue, lime kerosi, tuka nepe, tedu nepe, wa’i woko, and tedu woko. The results of study might be beneficial to support the study of language as the mirror of culture shared by a people as members of an ethnic group with special reference to Pae language as the mirror of Pae culture serving both as the sense of identity and as the symbol of identity for Pae people as members of Pae ethnic group.
Lanskap Linguistik Lembaga Pemerintah dan Swasta di Kota Surakarta Sri Wahyuni; Enita Istriwati; Ulinsa Ulinsa; Asri M. Nur Hidayah
SAWERIGADING Vol 29, No 2 (2023): Sawerigading, Edisi Desember 2023
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v29i2.1047

Abstract

This research was motivated by the rise of writing in public spaces prioritizing something other than the state language. Surakarta City is an observation area because of its historical elements and rapid development. The purpose of this study is to describe the linguistic landscape and language misuse in public spaces of government and private institutions in Surakarta City. In this study, the researchers used observation and interview methods for collecting data. Researchers use descriptive methods to analyze the data. The results showed various language systems and language errors in the public space of Surakarta City. The language systems used are monolingual, bilingual, and multilingual. Monolinguals in Indonesian are widely used in government institutions, while private institutions commonly use them in English. The languages spoken are Indonesian, Javanese, English, and Arabic. Meanwhile, language errors are in the form of errors in writing letters, words, abbreviations, and punctuation. Local governments and every author writing in the inner public space can expect to find the results of this study useful. Therefore, the socialization of good language use must be more massive to increase public awareness of using language in public areas.  AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi dengan maraknya tulisan di ruang publik yang kurang mengutamakan bahasa negara. Kota Surakarta menjadi daerah pengamatan karena unsur sejarah dan perkembangan kotanya yang pesat. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan lanskap linguistik dan kesalahan penggunaan bahasa pada ruang publik lembaga pemerintah dan swasta di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara untuk pengumpulan data. Data kemudian dianalisis melalui metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beragam sistem bahasa dan kesalahan berbahasa pada ruang publik Kota Surakarta. Sistem bahasa yang digunakan, yaitu monobahasa, dwibahasa, dan multibahasa. Monobahasa dalam bahasa Indonesia banyak digunakan pada lembaga pemerintah, sedangkan dalam bahasa Inggris banyak digunakan pada lembaga swasta. Bahasa yang digunakan, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Inggris, dan bahasa Arab. Adapun, kesalahan berbahasa berupa kesalahan penulisan huruf, kata, singkatan, dan tanda baca. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi pemerintah daerah dan setiap pembuat tulisan di ruang publik. Oleh karena itu, sosialisasi penggunaan bahasa yang baik harus lebih masif dilakukan supaya kesadaran masyarakat semakin tinggi dalam menggunakan bahasa di ruang publik.
REPRESENTASI NILAI DALAM RITUAL BALIA TAMPILANGI ETNIK KAILI: KAJIAN HERMENEUTIK (Representation of Value in Balia tampilangi Rituals of Kaili Ethnic: Hermeneutic Study) Gazali Gazali; Ulinsa Ulinsa; Yunidar Yunidar; Indra Indra
SAWERIGADING Vol 29, No 1 (2023): Sawerigading, Edisi Juni 2023
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v29i1.1172

Abstract

The tradition of treating diseases of the Kaili tribe, commonly called balia, is a traditional treatment that is believed to cure diseases brought by spirits. This study is expected to reveal the values contained in the balia tampilangi custom through hermeneutic studies. Hermeneutics is one of the approaches used to analyze a text. Currently, hermeneutics is widely used in text studies in almost all scientific fields. In this study, the hermeneutic model of Richard E Palmer (2016) is used to interpret the representation of values contained in traditional Kaili medicine. This research focused on analyzing the values contained in the Balia tampilangi ritual. The purpose of this research is to describe the form of value, meaning of value and function in the Kaili ethnic balia tampilangi ritual. The method used in this research is descriptive method with qualitative research form. The research data sources consist of interviews with sando, recordings, literature studies, field recordings and documentation. Based on the results of the research, it was found that there are three values contained in the Kaili ethnic balia performangi ritual, namely: religious value, philosophical value and ethical value. The form of religious values consists of faith and social values. While the philosophical value consists of humans as creatures of God, sustaining life and praying to God. The ethical value is as a unifier of society, especially people who are afflicted with disease, instilling a sense of loyalty and submission to applicable rules, and maintaining norms in society so that they are always obeyed by the community. AbstrakTradisi mengobati penyakit suku Kaili yang biasa disebut balia ini merupakan pengobatan tradisional yang dipercaya dapat menyembuhkan sakit yang dibawa oleh mahluk halus. Kajian ini diharapkan dapat mengungkap nilai-nilai yang terkandung dalam adat balia tampilangi melalui kajian hermeneutika. Hermeneutika merupakan salah satu pendekatan yang digunakan untuk menganalisis suatu teks. Saat ini hermeneutika banyak digunakan dalam kajian teks hampir segala bidang keilmuan. Pada kajian ini digunakan hermeneutika model Richard E Palmer (2016) untuk menafsirkan representasi nilai-nilai yang terkandung dalam pengobatan tradisional suku Kaili. Penelitian ini difokuskan pada analisis nilai-nilai yang terkandung dalam ritual balia tampilangi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk nilai, makna nilai, dan fungsi dalam ritual Balia tampilangi etnis Kaili. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian terdiri atas wawancara dengan sando, hasil rekaman, studi literatur, hasil rekaman lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat tiga nilai-nilai yang terkandung dalam ritual balia tampilangi etnik Kaili, yaitu: nilai religi, nilai filosofis dan nilai etika. Bentuk nilai nilai religi terdiri atas nilai keimantauhidan dan nilai sosial, sedangkan nilai filosofis manusia sebagai mahkluk tuhan, melangsungkan hidup, dan berdoa kepada tuhan. Adapun nilai etika sebagai pemersatu masyarakat, terutama masyarakat yang ditimpa penyakit, menanamkan rasa setia dan tunduk kepada aturan yang berlaku, dan menajaga norma di masyarakat agar selalu dipatuhi oleh masyarakat.
Mengungkap Bentuk dan Fungsi Feminisme Liberal dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais Gazali Gazali; Ulinsa Ulinsa; Iqlima Iqlima
Aksara Vol 35, No 2 (2023): Aksara, Edisi Desember 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i2.889.249--263

Abstract

This research aims to describe the forms and functions of liberal feminism in the novel "Bulan Terbelah di Langit Amerika" by Hanum Salsabiela Rais. It employs a qualitative descriptive research design using the liberal feminist theory approach. The data is sourced from the 2015 edition of the novel "Bulan Terbelah di Langit Amerika" by Hanum Salsabiela Rais. Data collection is conducted through reading and note-taking techniques. Data analysis consists of three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data reduction is intended to sharpen, categorize, guide, and eliminate unnecessary data. Data presentation is carried out by grouping the data according to their respective sub-sections related to liberal feminism. The conclusion-drawing step is based on organizing information using inductive techniques. Based on the research findings, the forms and functions of liberal feminism are identified. The functions and forms of liberal feminism mutually support each other, particularly in the fields of politics, culture, economy, and society.  AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi feminisme liberal dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori feminisme liberal. Data bersumber   dari novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais cetakan tahun 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik baca dan teknik catat. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data dimaksudkan untuk menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang data yang tidak diperlukan. Penyajian data dilakukan dengan mengelompokkan data sesaui dengan sub-babnya masing-masing yang berkaitan dengan feminisme liberal. Adapun langkah penarikan kesimpulan dilakukan berdasarkan pengorganisasian informasi dengan menggunakan teknik induktif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bentuk dan fungsi feminisme liberal. Fungsi dan bentuk feminism liberal tersebut saling mendukung, yaitu bidang politik, budaya, ekonomi, dan sosial.
Co-Authors Abdul Gafur Marzuki Abdul Kamaruddin Ade Nurul Izatti G. Yotolembah Agung Surya Laksana Aldri Frinaldi Ali Karim Ali Karim ARDIN, ANITA SAFITRI Arum Pujining Tyas Arum Pujiningtias Asri M. Nur Hidayah Asrianti, Asrianti Azis, Sulihin B, M. Asri Cindy Afitasari Dandi Golontalo Deni Karsana Deni Karsana Efendi Enita Istriwati Erizar Erizar Erizar Erizar Erizar Erizar, Erizar Ervina Ervina Fadila Fadila Fadila Fadila, Fadila Ferawati Ferawati Fransikus Bustan Fransiskus Bustan Gazali Lembah Gladys Gisella Suade Gusti Ketut Alit Suputra Harmisa Harmisa Harmisa, Harmisa Hidayah, Asri M. Nur Himawan, Romi I Wayan Yudana Ida Nuraeni Idris Patekkai Idris Patekkai Idris Pattekai Idris Pattekai Indra Indra Iqlima Iqlima Irwansyah Irwansyah Irwansyah Irwansyah Istriwati, Enita Jamiluddin, Jamiluddin Julia Marfuah Juniati Juniati Laindjong, Nadia Pratiwi Lini Andriani M. Asri B M. Asri B M. Asri B Moh. Reza Muhammad Nasir Muhammad Nasir Muslimin Muslimin Muthia Aryuni Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Mutmainah Mutmainah nasfa, Widya Nelis Pradesa Nina Wati Ninawati Syahrul Noviana, Manda Eva Nur Fadilah Nur Halifah Nur Halifah Nuraedah Nursyamsi Nursyamsi Oringo, Vincent PERTIWI, GITA Purwaningsi, Utari Rinaldi Rinaldi Sahrudin Barasandji Salsabila, Unik Hanifah Samad, Muhammad Ahsan Santiana Santiana Santiana Santiana Sitti Harisah Solly Aryza Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulihin Azis Susanti, Ariska Susi Sri Handayani Syamsuddin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Taqyuddin Bakri Thresia Trivict Semiun Tungga, Jefri Utari Purwaningsi Wahyudi Rahmat Yunidar