Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGUATAN KEMAMPUAN BACA-TULIS DAN HITUNG PADA ANAK-ANAK DENGAN PENINGKATAN GRAFIS MELALUI KARTU FLASH DI SLB X KUDUS Fatmawati, Nurul Fidya; Rohmah, Sinvi Faido; Ruby, Arcivid Chorynia
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 5 No 1 (2025): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v5i1.1406

Abstract

This study aims to determine how the use of flashcard media can help improve basic literacy and numeracy skills in mildly mentally retarded students at SLB X Kudus. Mentally retarded students generally have difficulty in understanding letters and numbers due to cognitive limitations, memory, and concentration, so they need a concrete and enjoyable learning approach. This study uses a qualitative approach with a case study method on one student in class VIII-C1 with the initials DK. Data were collected through observation, interviews, and documentation during eight learning meetings. The results showed that before the use of flashcards, DK was not yet able to recognize vowels, distinguish consonants, mention numbers 1–10, and match numbers with the number of objects. After the flashcards were consistently applied, DK showed an increase in learning interest, focus, and the ability to recognize and mention letters and numbers in a guided manner. The discussion confirms that flashcard media which is visual, interesting, and interactive is suitable for the learning style of mentally retarded children who find it easier to understand concrete information. In conclusion, flashcards have proven effective in supporting the development of basic literacy and numeracy in mildly mentally retarded students, and can be a relevant visual learning strategy in the context of inclusive education.
Evektifitas Pelatihan Psychological First Aids (PFA) untuk Meningkatkan Helping Behavior Mahasiswa Faqihuddin, Ahmad; Ratri, Prapti Madyo; Ruby, Arcivid Chorynia; Kawuryan, Fajar; Gudnanto
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i2.6568

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji efektivitas pelatihan PFA dalam meningkatkan helping behavior mahasiswa psikologi. Hipotesis yang diajukan yaitu adanya pengaruh positif pelatihan PFA terhadap helping behavior mahasiswa psikologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain eksperimen pretest - posttest control group design. Subjek dalam penelitian ini sejumlah (N) ±50 mahasiswa, dengan pembagian ±25 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen dan ±25 mahasiswa sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengukuran data menggunakan skala likert Helping Behavior dengan α .927. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah uji paired bootstrap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan Mean pada kelompok eksperimen sebesar  yang berarti ada perubahan helping behavior yang signifikan pada kelompok eksperimen. Pada kelompok kontrol, Mean mengalami peningkatan yang berarti perubahan yang terjadi pada kelompok kontrol tidak signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan PFA efektif dalam meningkatkan helping behavior mahasiswa psikologi.
Analisis Kemampuan Membaca Menggunakan Media Panka (Papan Kata) Bagi Siswa Tunagrahita Kelas VI SLB Chusna, Alfina Zahrotul; Gustia, Rusmalinda; Ruby, Arcivid Chorynia
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i4.3964

Abstract

This research was conducted at SLB P Kudus from April 9 to May 8, 2025 with a qualitative case study approach. The subjects of the study were nine moderate intellectually retarded students in grade VI and their class teachers. The media used was a word board (Panka) measuring 50 x 70 cm complete with letter cards, pictures, and colorful words. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed thematically. The results showed that the use of Panka media was effective in improving students' reading skills, including letter recognition, syllables, and reading and writing simple words. The implications of this study support the use of visual and interactive media in learning similar ABK groups. Theoretically, this research strengthens the theory of visual and kinesthetic-based learning which states that students with special needs, such as moderate intellectual disabilities, require a concrete and multisensory approach in understanding academic concepts, especially reading.
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning pada Peserta Didik Slow Learner Kelas V Di SD 1 Sadang Safitri, Dinar; Anjelifa, Shollu Maulida; Ruby, Arcivid Chorynia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.441

Abstract

Bidang pendidikan saat ini harus berkembang untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman dan memastikan relevansinya. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sangat penting bagi para pendidik profesional untuk memahami dan merumuskan masalah belajar dengan jelas agar bisa menanganinya secara lebih efektif dan efisien. Banyak anak yang lambat belajar mengalami kesulitan dalam membaca dan berhitung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif. Dalam penelitian kualitatif, peneliti melakukan studi secara objektif terhadap kenyataan subjektif yang diteliti. Fokus utama dalam penelitian kualitatif adalah validitas data, yaitu memastikan bahwa data yang dicatat sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan kelas V SD 1 Sadang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Dalam pembelajaran berbasis proyek, siswa belajar dengan melakukan proyek-proyek dunia nyata yang relevan. Anak yang lamban belajar mempunyai kemampuan kognitif di bawah rata-rata namun tidak dapat disebut disabilitas. Namun anak yang belajar lambat memerlukan waktu yang lebih lama untuk memperoleh kemampuannya, dan akan lebih bermanfaat jika kegiatan belajar dilakukan secara tepat sasaran.
Analisis Gaya Belajar Anak Tugrahita pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 5 C SLB Purwosari Prameswari, Andin; Lathif, Muhammad Ichsan Abdul; Ruby, Arcivid Chorynia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia serta Gaya belajar peserta didik tunagrahita di kelas 5 C SLB Purwosari. Subjek yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah  1 peserta didik kelas 5 Tunagrahita di SLB Purwosari Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara kepada guru kelas dan subjek, observasi (pegamatan), dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis yang bersifat deskriptif. Setelah mendapatkan data, selanjutnya peneliti mengolah menjadi satu gambaran dari permasalahan, dianalisis dan dibandingkan dengan teori ilmiah yang dikaji, lalu menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan subjek memiliki kecenderungan gaya belajar visual. Dengan ciri utama, subjek lebih memahami materi apabila disertai media visual seperti gambar. subjek kurang bisa mengingat informasi apabila hanya disampaikan melalui lisan.
Peer Social Support and Resilience as Determining Factors of Academic Burnout in College Students Puspaningrum, Ananda Eka; Ruby, Arcivid Chorynia
Developmental and Clinical Psychology Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dcp.v5i2.17094

Abstract

Academic burnout is a significant issue among students, characterized by emotional exhaustion, depersonalization, and feelings of incompetence in academic tasks, often caused by chronic stress. The relevance of this issue is highlighted by the role of peer social support and resilience as independent variables influencing academic burnout. This study aims to evaluate the relationship between peer social support and resilience on academic burnout among students. The research sample consisted of 381 students selected through quota sampling. Data were collected using Likert scales, including scales for academic burnout, peer social support, and resilience. The analysis results show a correlation coefficient rx12y of 0.354 with a significance of 0.001 (p<0.01), and an effective contribution of 12.5%, indicating a significant relationship between peer social support and resilience on academic burnout. Further analysis shows that peer social support has a significant positive correlation with academic burnout (rx1y = 0.348, p<0.01), while resilience does not show a significant relationship with academic burnout (rx2y = 0.134, p>0.05). In conclusion, peer social support is significantly associated with academic burnout, while resilience does not have a significant impact. These results indicate that academic pressure and heavy workloads influencing academic burnout. Additionally, social pressure and competition within the educational system can also affect the levels of academic burnout. Universities need to develop intervention programs that not only focus on social support and resilience but also on stress and time management skills for their students.
Pelatihan Pengaplikasikan Ecoprint Pada Media Totebag Dalam Upaya Menekan Penggunaan Tas Plastik di Desa Wonosekar Adilla, Farida; Putri, Jauwhanes Julia; Ruby, Arcivid Chorynia
Jurnal Muria Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jmpm.v1i2.13253

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan tema pelatihan Ecoprint dilatarbelakangi oleh ketidaktahuan peserta dalam mengelola dedaunan, bunga akar dan batang dari sebuah tanaman di lingkungan sekolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai daya jual dan menekan penggunaan tas plastik. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ecoprint ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi serta dilakukan praktek secara langsung. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengelola dedaunan dan bunga menjadi sebuah produk yang bermanfaat. Bahan dan alat yang diperlukan adalah daun atau bunga, kain katun tote bag, , dan palu. Dari hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ecoprint ini menjadikan masyarakat memiliki keterampilan dalam membuat ecoprinting menggunakan kain tote bag, yang hasilnya dapat mereka aplikasikan dalam membuat suatu bentuk kerajinan, salah satunya batik totebag yang dapat menekan penggunaan tas plastik.Selain itu kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada masyarakat untuk meningkatkan kreativitas.
ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN MENGENAL HURUF VOKAL PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLB NEGERI PURWOSARI KUDUS Berlianti, Dessy Fitria; Abid, Ashfa Al; Ruby, Arcivid Chorynia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28895

Abstract

Pendidikan haruslah dilakukan keseluruhan oleh siapa saja baik manusia dengan jasmani dan rohani secara normal maupun anak yang memiliki kebutuhan khusus (ABK) seperti Anak tunagrahita. Anak tunagrahita umumnya mengalami gangguan kecerdasan atau bisa kecerdasannya dibawah rata-rata. Pada tahapan observasi awal di sdlb Negeri Purwosari kudus, yakni di kelas 2c dengan anak penyandang Tunagrahita ringan, ditemukan bahwa siswa masih kesulitan dan belum mampu dalam mengenali huruf vokal maupun menulis. Peneliti melakukan penelitian dengan jenis penelitian kualitatif studi kasus, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan wali kelas untuk menggali informasi lebih dalam mengenai kebutuhan yang diperlukan siswa SLB kategori Tunagrahita ringan untuk mempelajari materi huruf vokal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menindaklanjuti apa saja kebutuhan yang diperlukan siswa tunagrahita dalam pembelajaran mengenal huruf vokal sehingga pembelajaran menjadi lebih optimal. Dihasilkan, bahwa penelitian ini berhasil menjadikan siswa tunagrahita belajar lebih optimal dalam mengenal dan menulis huruf dengan menggunakan media berupa flashcard dan LKPD yang menarik sehingga siswa termotivasi dan menjadi lebih bersemangat dalam pembelajaran.
ANALISIS MEDIA FLASHCARD PADA ANAK TUNAGRAHUTA RINGAN DALAM BERHITUNG Manjilah, Eva Lailatul; Shofa, Ira Maya; Ruby, Arcivid Chorynia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29092

Abstract

Anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan berhak mendapatkan pendidikan layak baik anak normal maupun anak berkebutuhan khusus. Anak tunagrahita ringan adalah anak yang memiliki tingkat kecerdasan rendah (IQ 55-75). Jenis penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang didapatkan peneliti yaitu salah satu peserta didik tunagrahita ringan Kelas IV di SLBN Purwosari Kudus yang pada awalnya belum bisa berhitung 1 sampai 10 dengan adanya media flashcard peserta didik tunagrahita tersebut sudah mulai bisa dalam berhitung dan menulis angka 1 sampai 10.
RESPONS MOTORIK SISWA TUNAGRAHITA MELALUI AKTIVITAS MEWARNAI DAN MENEMPEL DI SLBS SUNAN MURIA KABUPATEN KUDUS Dwi Putri, Anggi; Mudrikatunnisa’, Mudrikatunnisa’; Ruby, Arcivid Chorynia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29672

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan: (1) Proses pengenalan warna siswa tunagrahita di SLBS Sunan Muria Kabupaten Kudus melalui warna dan mempel. (2) Hasil kegiatan mewarnai dan menempel siswa tunagrahita di SLBS Sunan Muria Kabupaten Kudus. (3) Respon motorik dalam tugas mewarnai dan menempel siswa tunagrahita di SLBS Sunan Muria Kabupaten Kudus. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini adalah SLBS Sunan Muria Kabupaten Kudus. Analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa ketika siswa tunagrahita melihat bentuk karya berupa coretan berwarna atau gambar yang ditempel tentang unsur atau prinsip yang tidak dapat dipahaminya, maka respon motorik siswa tunagrahita cenderung menjadi tidak stabil. Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya pendidik selalu memperhatikan siswa ketika sedang menuangkan kreativitasnya dalam karya seni seperti  mewarnai dan menempel. Hal ini relevan bagi pendidik yang dapat melatih peserta didik menciptakan karya yang beragam. Dengan kegiatan tersebut membiasakan otot jari siswa akan terlatih.