Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Ajaran Walisongo Terhadap Pendidikan Moral dan Karakter Generasi Muda di Sekolah Islam Masa Kini Marshela Tri Desta Damayanti; Fiaz Fauzi; Ani Marlia; Regi Mastio; Eka Oktayani; Maila Rosyadah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/smr4hr93

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis dampak ajaran Walisongo terhadap pengembangan moral dan karakter generasi muda di sekolah-sekolah Islam saat ini. Ajaran Walisongo menyimpan kekayaan nilai-nilai lokal yang sarat dengan aspek spiritual, etika, dan sosial, yang tetap relevan dalam konteks pendidikan masa kini. Walisongo dikenal tidak hanya sebagai penyebar Islam, tetapi juga sebagai pendidik yang menyisipkan nilai-nilai kehidupan dengan pendekatan yang humanis dan berbasis budaya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara dengan pendidik di institusi pendidikan Islam. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai ajaran Walisongo, seperti Moh Limo, sikap saling menghormati, dan contoh spiritual dapat diterapkan dalam pendidikan Islam melalui berbagai pendekatan, seperti pembiasaan, teladan dari pengajar, budaya pendidikan, dan aktivitas ekstrakurikuler. Penelitian ini menyatakan bahwa pengembangan pendidikan karakter yang berakar pada budaya lokal adalah strategi krusial untuk menciptakan generasi muda yang beriman, beretika baik, dan siap menghadapi tantangan global. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam kurikulum dan praktik pendidikan di sekolah Islam secara terencana dan terus-menerus.
Pendidikan Berbasis Nilai dalam Peradaban Islam Klasik: Solusi untuk Krisis Moral dalam Dunia Pendidikan Modern Tedy Dwi Cahyadi; Ani Marlia; M. Firman Al-Ikhsan; Nur Hidayah Adelia; Putri Andriani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ptgz3k12

Abstract

Krisis etika dalam pendidikan masa kini nampak jelas dari bertambahnya perilaku negatif di kalangan siswa, seperti bullying, penyalahgunaan teknologi, dan penurunan moral. Saat ini, sistem pendidikan sekarang lebih fokus pada aspek akademis dan kurang memperhatikan pengembangan karakter. Artikel ini membahas pendidikan Islam klasik sebagai jawaban untuk mengatasi krisis ini melalui analisis literatur mengenai pemikiran tokoh seperti Al-Ghazali dan Ibn Sina. Pendidikan Islam klasik menekankan pentingnya penggabungan antara ilmu pengetahuan, akhlak, dan nilai ketuhanan, serta menyoroti peran guru sebagai pembimbing moral. Kurikulum yang digunakan tidak hanya menitikberatkan pada aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini sangat relevan untuk diterapkan dalam pendidikan modern demi menciptakan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan integritas. Oleh karena itu, pendidikan Islam tradisional bisa menjadi model strategis dalam membentuk karakter dan moralitas generasi saat ini.
Nilai-Nilai Budaya Islam Klasik dalam Pembentukan Karakter: Upaya Revitalisasi untuk Generasi Bangsa Putri Rizki Utami; Ani Marlia; Sapta Putra; Agustina Dwiyanti; M. Ridwan; Arin Setiani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nzxrgk19

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran yang signifikan dalam membentuk generasi berkualitas bangsa. Nilai-nilai budaya Islam klasik yang bersumber dari ajaran Al-Qur'an dan Sunnah memiliki konten universal yang relevan untuk diterapkan dalam konteks pendidikan modern. Artikel ini menyelidiki pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan tanggung jawab ke dalam proses pendidikan karakter serta menawarkan strategi revitalisasi berupa penguatan Pendidikan Agama Islam, pembiasaan nilai-nilai religius, dan pengembangan budaya sekolah. Metode penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan mencari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam klasik dapat secara sistematis memperkaya dimensi afektif siswa serta memperbaiki lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan karakter mulia. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya sinergi antara institusi pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengoptimalkan pembentukan karakter generasi bangsa.
Ilmu Munasabah Ayat: Menyikapi Keterkaitan antar Ayat dalam Al-Qur'an Arinda Rahmi Auliani; Zaskia Berliana Zulfa; Ihsan Azhar; Gita Oktaviona4; Ani Marlia
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/jca.v2i1.592

Abstract

Munasabah science is a branch of science in the Quran that examines the relationship and harmony between the poetry of the text and the surahs. Because the structure of the Quran is not chronological, but rather specific wisdom and insight, research on Munasabaayat is important for understanding God's perfect and profound message. The purpose of this study is to test systematic methods for addressing the relationships between verses to avoid misunderstandings when interpreting the verses of the Quran. Using a qualitative approach and literature review, this study demonstrates that Munasabaayat not only highlights the beauty of the Quran's linguistic structure but also strengthens understanding of its themes and context-related interpretations. Awareness of the connections between verses also helps build the integrity of understanding Islamic teachings. Therefore, the science of Munasaba is an important tool for maintaining the credibility and consistency of the Quran's importance in topics of intersection and cross-referencing.
Cultivation of Religious Moderation Values through Ngidang Tradition in Kelurahan 1 Ulu Palembang Achmad Fadil; Ani Marlia; Muhammad Ghazali; Dwi Setiawati; Agustri Regita Cahyani; Syarnubi, Syarnubi; Muhamad Fauzi; Septia Fahiroh
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 2 (2025): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tadrib.v11i2.25012

Abstract

This research discusses the "Cultivation of Religious Moderation Values through the Ngidang Tradition in Kelurahan 1 Ulu Palembang." Amid growing religious exclusivism and cultural erosion, this study addresses the lack of scholarly attention on how local traditions can serve as a medium for promoting religious moderation. The Ngidang tradition is explored as a cultural approach to instill religious moderation through local arts in Palembang, specifically in 1 Ulu Village. The research focuses on how Majelis Ta’lim An Nur utilizes this tradition to cultivate values such as I'tidal (fairness), Tasamuh (tolerance), Asy-Syura (deliberation), I'tiraf al-'Urf (cultural appreciation), and Al-Qudwah (leadership). Employing a qualitative method, data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The findings reveal that the Ngidang tradition remains preserved and actively practiced by the local community, supported by economic motives and government initiatives. However, challenges persist, including social prestige, limited cultural awareness, and economic constraints. This research makes a theoretical contribution to the discourse on integrating indigenous culture in fostering religious moderation, emphasizing its relevance in contemporary pluralistic societies.
Peran Guru PAI Dalam Membentuk Karakter Kreatif Siswa melalui P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Laysa Zahran; Tutut Handayani; Ani Marlia; Lutfiyani, Lutfiyani; Anggara, Baldi; Nuryanti, Eva
PAI RAFAH Vol 7 No 4 (2025): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pair.v7i4.27343

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Education (PAI) teachers in shaping students’ creative character through P5 activities at SMPN 10 Palembang.aims to analyze the role of Islamic Education (PAI) teachers in shaping students’ creative character. Data collection efforts were carried out through observation, interviews, and documentation. Once the necessary data was obtained, the researcher conducted data analysis to derive research findings. This process involved data reduction, followed by data display, and finally, drawing conclusions based on all the data collected. The validity of the data was ensured through support from relevant sources, making this study a qualitative research. This research is based on Role Theory proposed by Aris Adi Laksono and Creativity Theory by Drevdal. Based on the research findings obtained through the data collection and analysis process following established procedures, the researcher found that the role of PAI teachers in shaping creative character through P5 activities is highly significant. As coordinators and facilitators, PAI teachers design and implement activities that cultivate students' character, particularly their creativity. In this character-building process, PAI teachers provide encouragement, motivation, and guidance to help students complete their project tasks effectively. Additionally, they instill a fundamental understanding that Islamic teachings serve as the foundation for actions. As a result, the students' creative ideas and works are expected to be beneficial for themselves and their surroundings.
Pengelolaan Kurikulum yang Baik Sebagai Penunjang Keberhasilan Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Jihan Alfi; Latifah Tuzzakiyah; Meilani Aliya Sakinah; Muhammad Ali Maksum; Nadila Putri Andini; Widiya Lestari; Ani Marlia
Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Vol. 1 No. 2 (2024): COMPLEX - Agustus
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66341/complex.v1i2.18

Abstract

Meningkatkan keberhasilan belajar siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) membutuhkan sinergi berbagai faktor, termasuk kurikulum dan sarana prasarana yang memadai. Penelitian ini, menggunakan pendekatan studi literatur kualitatif, mengkaji peran penting kedua faktor tersebut dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif. Data dikumpulkan melalui berbagai sumber terpercaya seperti buku, artikel ilmiah dari jurnal bereputasi, koran, dan majalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kurikulum yang baik secara signifikan berdampak positif pada pencapaian hasil belajar siswa. Pengelolaan kurikulum yang terencana dengan matang, tersusun rapi, dan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, menjadi kunci utama dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Sekolah dengan pengelolaan kurikulum yang baik, terbukti mampu meningkatkan tingkat keberhasilan belajar siswanya. Oleh karena itu, investasi dalam pengembangan kurikulum dan penyediaan sarana prasarana yang memadai, menjadi langkah krusial bagi MI dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang berprestasi.
Implementation of the BUGEMM (Culture of Reading and Writing) Program in Training Students' Scientific Writing Skills Winda Andini; Febriyanti; Ani Marlia
PAI RAFAH Vol 8 No 1 (2026): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pair.v8i1.32676

Abstract

The Budaya Gemar Baca dan Tulis (BUGEMM) Program was developed by SMA Plus Negeri 17 Palembang as a strategy to strengthen the school's literacy culture and enhance students' scientific writing skills. This study aims to explore the implementation of the BUGEMM Program and to identify its supporting and inhibiting factors. The research employed a qualitative field-based approach. Data were collected through on-site observations, in-depth interviews, and document analysis. Participants were selected purposively and included the vice principal for curriculum affairs, the BUGEMM program coordinator, mentor teachers, and students involved in the program. Data analysis was conducted through data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the BUGEMM Program is implemented in an organized and systematic manner through several stages, including program socialization, appointment of supervising teachers, student grouping, topic selection, reference searching, outline preparation, drafting, and scientific paper presentation. Supervising teachers play a crucial role by providing guidance, intensive supervision, and continuous evaluation throughout the writing process. Supporting factors include strong school policies, adequate literacy facilities, teacher competence, parental involvement, and consistent scheduling. Meanwhile, inhibiting factors consist of low student engagement in literacy activities and limited parental support at home. Overall, the results demonstrate that the BUGEMM Program contributes positively to improving students' scientific writing skills and strengthening the literacy culture within the school environment.
Co-Authors Achmad Fadil Ade Iman Sari Adela Agustin Agustina Dwiyanti Agustri Regita Cahyani Ahmad Zainuri Aisyah Tsabitah Al Panes Ali Machmud Badarudin Aliyyah Berliana Alvina Mei Khasanah Anggara, Baldi Anita Kurnia Sari Annisa Ayu Sabrila Arief Armando Arin Setiani Arinda Rahmi Auliani Aulia Azzahra Ayu Enggar Wahyuni Ayuni Sartika Dealfi Anggun Fratiwi Devita Syaharani Dwi Setiawati Eka Oktayani Elsa Oktapia Erda Uswatun Hasanah Eva Dwi Susanti Fadhilah Fatihah Febriyanti Fiaz Fauzi Fitri Yanalia Gita Oktaviona4 Hari Kurniawan Ibrahim Ibrahim Ihsan Azhar Ilham A. Imelda Indi Novita Sari Istiqomah Syafitri Jihan Alfi Juairiah Juairiah Latifah Tuzzakiyah Laysa Zahran lidia oktavia Lili Rahmawati Lisa Septiani Lutfiyani, Lutfiyani M. Dzaki Almaulidi M. Dzaki Permana M. Firman Al-Ikhsan M. May Diansyah M. Ridwan Maila Rosyadah Marshela Tri Desta Damayanti Maulina Safitri Mega Fatimah Rosana Meidika Meilani Aliya Sakinah Meri Noktaria Mohammad Harist Al Agam Muhamad Fauzi Muhammad Ali Maksum Muhammad Ghazali Muhammad Rafli Wijaya Muhammad Rivaldo Ferdiansyah Nadila Putri Andini Natasyah Ifah Faridhona Nola Riski Amelia Nova Marisa Nur Azizah Nur Hidayah Adelia Nur ‘Azah Nuryanti, Eva Pebri Anti Amelia Putri Andriani Putri Aprilia Sari Putri Rizki Utami Rahma Titi Nurrahayu Raihan Hidayatullah Regi Mastio Reva Alvionita Rizky Angelina Sadri Zulkiffli Sapta Putra Septia Fahiroh Siti Mariyah Sodikin Syarnubi, Syarnubi Taufiq Fathurrahman Tedy Dwi Cahyadi Tira Mulia Tutut Handayani Widiya Lestari Winda Andini Yulia Arwiyah Nst Zakiah Putri Pratiwi Zaskia Berliana Zulfa