Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Effect of Employee Competence and Organizational Culture on Competitive Advantage in the Tourism Industry in Bali Kurnia Harahap, Muhammad Ade; Pratama, I Wayan Adi; Santi Diwyarthi, Ni Desak Made; Harsono, Iwan
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i03.741

Abstract

The tourism industry in Bali represents a dynamic and competitive landscape, where businesses strive to gain and maintain a competitive advantage in a global market. This study investigates the influence of employee competence and organizational culture on competitive advantage within the context of the tourism sector in Bali. A quantitative approach utilizing Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS) analysis was employed to analyze data collected from 170 participants working in various tourism-related businesses. The findings reveal significant positive relationships between employee competence, organizational culture, and competitive advantage. Employee competence was found to positively influence organizational culture and competitive advantage, while organizational culture was positively associated with competitive advantage. Furthermore, organizational culture partially mediated the relationship between employee competence and competitive advantage. These findings underscore the importance of investing in employee development and fostering a positive organizational culture to enhance competitiveness in the tourism industry in Bali.
Analysis of Cultural Tourism Development, Accessibility, and Community Involvement on the Attractiveness of Tourism Destinations in Bali Santi Diwyarthi, Ni Desak Made; Setiawati, Rahmi; Pratama, I Wayan Adi; Listya Cahya, Darmawan; Daroini, Muchlis
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 11 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i11.1447

Abstract

This study investigates the influence of cultural tourism development, accessibility, and community involvement on the attractiveness of tourism destinations in Bali. Employing a quantitative approach, data were collected from 210 respondents using a structured questionnaire with a Likert scale ranging from 1 to 5. The data were analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3). The results reveal that accessibility has the strongest positive effect on attractiveness, followed by community involvement and cultural tourism development. These findings underscore the importance of integrating infrastructure development, active community participation, and cultural preservation to enhance Bali's appeal as a global tourist destination. The study provides actionable insights for policymakers and tourism stakeholders to promote sustainable and inclusive tourism development.
Analysis of Risk Management, Visitor Satisfaction, and Destination Accessibility on Tourism Industry Reputation in Bali Pratama, I Wayan Adi; Santi Diwyarthi, Ni Desak Made; Suharto, Bambang
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 01 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i01.1633

Abstract

This study examines the influence of risk management, visitor satisfaction, and destination accessibility on the reputation of Bali’s tourism industry. Utilizing a quantitative approach, data were collected from 140 respondents and analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS 3). The findings reveal that visitor satisfaction is the most influential factor, followed by destination accessibility and risk management. Visitor satisfaction significantly enhances the reputation by providing high-quality experiences and fostering positive word-of-mouth. Destination accessibility is vital in ensuring seamless travel and inclusivity, while risk management builds trust through effective safety measures. The study underscores the need for an integrated approach that balances these factors to sustain Bali's position as a leading global tourist destination. Recommendations for policymakers and industry stakeholders are provided to enhance reputation through strategic interventions.
IMPLIKASI DIGITAL MARKETING PADA USAHA GLAMPING DI TABANAN BALI Pratama, I Wayan Adi; DIWYARTHI, NI DESAK MADE SANTI; YUDHAWIJAYA, MADE
PETA - Jurnal Pesona Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2023): Pesona Pariwisata
Publisher : Program Studi Pariwisata, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/peta.v2i1.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pemasaran digital pada bisnis akomodasi glamping di Tabanan, Bali. Metode survei, wawancara,observasi, dan dokumentasi digunakan untuk menganalisis manajemen pemasaran online dari 32 bisnis glamping di Tabanan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemasaran digital membantu bisnis glamping untuk meningkatkan popularitas dan jangkauan mereka di era new normal. Meskipunbeberapa kelemahan ditemukan, seperti keterbatasan dana dan keterampilan personel, pemasaran digital memberikan peluang seperti akses langsung kepelanggan, pesan yang ditargetkan, dan analisis data yang lebih baik. Strategi pemasaran digital yang disarankan meliputi pengembangan situs web,optimasi mesin pencari, pemanfaatan media sosial, pemasaran melalui email, pemesanan online, pemasaran influencer, dan pemantauan data secaraterus-menerus. Kata kunci: Akomodasi, digital, glamping, implikasi, pemasaran
MOTIVASI & KEPUASAN MAHASISWA SEBAGAI RELAWAN PADA PERHELATAN G20 INDONESIA DI NUSA-DUA, BALI Pratama, I Wayan Adi
PETA - Jurnal Pesona Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2023): Pesona Pariwisata
Publisher : Program Studi Pariwisata, UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/peta.v2i1.4

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia menjadi kebutuhan penting yang mendukung kesuksesan penyelenggaraan acara, termasuk strategi pengelolaan relawan seperti proses rekrutmen dan memahami motivasi relawan yang masih pelajar ataumahasiswa. Bagi industri dan akademisi, dirasa penting untuk menganalisis aspek motivasi yang menggerakkanmahasiswa untuk berpartisipasi sebagai relawan. Menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif berupawawancara mendalam kepada mahasiswa jurusan pariwisata khususnya perguruan tinggi swasta yang terlibat sebagairelawan di KTT G20 Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa memilih terlibat sebagai relawan karena inginmengembangkan diri dan aspirasi karir (intrinsik) serta mendapatkan peluang karir di masa depan (ekstrinsik). Mahasiswamerasa cukup puas sebagai relawan di KTT G20 Indonesia, namun merasa perlunya dilakukan perbaikan metodekomunikasi oleh koordinator kepada relawan yang bertugas. Kata Kunci: Motivasi Relawan, Kepuasan Relawan, G20 Indonesia
Pendampingan Penguatan Minat dan Ketrampilan Masyarakat Desa Wisata dalam Era Industry 4.0 dan Society 5.0 Diwyarthi, Ni Desak Made Santi; Wiartha, Nyoman Gede Mas; Sadjuni, Ni Luh Gde Sri; Sulistyawati, Ni Luh Ketut Sri; Sabudi, I Nyoman Sukana; Pramana, I Dewa Putu Hendri; Pratama, I Wayan Adi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v2i2.239

Abstract

The Community Service Activity by the Hospitality Management Program, Bali Tourism Polytechnic, took place on Saturday, May 27, 2023. This activity was conducted through training and hands-on practice for 25 MSME (Micro, Small, and Medium-sized Enterprises) owners in Cemagi Tourism Village. The Community Service Activity with the topic of Strengthening the Interests and Skills of Cemagi Tourism Village Residents has had a positive impact in preparing the community to participate in the era of Industry 4.0 and Society 5.0. The development of tourism and the skills of the local community are crucial for improving the well-being and economic potential in Cemagi Tourism Village. The selection of the topic to strengthen interests and skills as baristas was a wise choice, considering the growth of restaurants and accommodations in Badung Regency that require skilled workers in the coffee shop industry
Kolaborasi Pentahelix Dalam Penguatan Pengelolaan Event Budaya Yang Ramah Lingkungan Dan Berkelanjutan: Studi Kasus Event Mekotekan Di Desa Wisata Munggu Diwyarthi, Ni Desak Made Santi Diwyarthi; Pratama, I Wayan Adi; Made, Darmiati
Sehati Abdimas Vol 7 No 1 (2024): Prosiding Sehati Abdimas 2024
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v7i1.901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model kolaborasi pentahelix dalam pengelolaan event budaya Mekotekan di Desa Wisata Munggu, Bali, dengan fokus pada aspek keberlanjutan budaya dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, dan analisis data tematik. Tradisi Mekotekan di Desa Munggu, Kabupaten Badung, Bali, merupakan warisan budaya yang mengintegrasikan nilai spiritual, sosial, dan seni melalui prosesi ritual unik yang melibatkan tongkat kayu pulet serta tarian tradisional. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol kekuatan, solidaritas, dan keharmonisan desa, tetapi juga berfungsi sebagai sarana promosi budaya lokal dan pemberdayaan masyarakat. Dampak positif dari Mekotekan mencakup peningkatan kesadaran dalam melestarikan budaya, keterlibatan aktif komunitas, serta peningkatan ekonomi melalui penjualan produk lokal selama event berlangsung. Meski demikian, tantangan terkait keberlanjutan lingkungan, seperti pengelolaan energi dan pengunjung, masih memerlukan perhatian lebih. Melalui kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, komunitas, bisnis, dan media, tradisi ini dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya sakral sekaligus daya tarik wisata ramah lingkungan yang memperkenalkan kearifan lokal Bali kepada dunia. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan pemerintah, komunitas lokal, akademisi, pelaku bisnis, dan media secara sinergis mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan selama event berlangsung. Novelty dari penelitian ini adalah implementasi model pentahelix yang terintegrasi dengan prinsip-prinsip green event management. Hasilnya memberikan panduan praktis bagi pengelolaan event budaya di desa wisata lain di Indonesia untuk menciptakan harmoni antara pelestarian budaya, pertumbuhan ekonomi lokal, dan kelestarian lingkungan.
Kolaborasi Pentahelix di Desa Wisata Keliki Gianyar dalam Mendukung Pengembangan Wisata Budaya Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan Wiartha, Nyoman Gede Mas; Diwyarthi, Ni Desak Made Santi Diwyarthi; Adnyana, I Made Sucipta; Jata, I Wayan; Darmiati, Made; Pratama, I Wayan Adi
Sehati Abdimas Vol 7 No 1 (2024): Prosiding Sehati Abdimas 2024
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/sehati_abdimas.v7i1.903

Abstract

Pembangunan ekonomi berkelanjutan merupakan fokus utama dalam kebijakan nasional dan internasional, termasuk di Indonesia. Penelitian ini melakukan kajian peningkatan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media diakui sebagai solusi inovatif untuk memanfaatkan potensi lokal secara optimal. Metode yang digunakan mencakup observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi di Desa Wisata Keliki di Gianyar, Bali. Hasil penelitian memperlihatkan potensi besar dan pengembangan wisata budaya desa ini menghadapi tantangan berupa koordinasi yang lemah, rendahnya adopsi teknologi, serta keterbatasan sumber daya. Pendekatan pentahelix di Desa Keliki berhasil mendorong peningkatan pariwisata budaya melalui inovasi seperti pengembangan pertanian organik, pelatihan masyarakat, dan promosi digital. Selain itu, keterlibatan perempuan dalam pengelolaan homestay dan kerajinan lokal menunjukkan pentingnya pemberdayaan komunitas dalam pembangunan berkelanjutan. Namun, tantangan seperti kurangnya dana riset dan rendahnya partisipasi masyarakat masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Dengan meningkatkan koordinasi lintas sektor, alokasi dana untuk inovasi, dan pelatihan partisipatif, Desa Keliki berpotensi menjadi model desa wisata berkelanjutan yang mengintegrasikan ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan sosial secara seimbang.
Evolusi Konsep Work-Life Balance dalam Literatur Akademis: Tinjauan Bibliometrik Judijanto, Loso; Syamsulbahri, Syamsulbahri; Pratama, I Wayan Adi; Jata, I Wayan; Kristiono, Natal
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 2 No 01 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v2i01.883

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menganalisis evolusi konsep Work-Life Balance (WLB) dalam literatur akademis. Dengan melibatkan lebih dari 980 publikasi dari tahun 1998 hingga 2024, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang tren penelitian, kontributor kunci, dan kolaborasi peneliti terkait WLB. Analisis jaringan penulis dan klaster tema mengidentifikasi isu-isu penting yang berkembang seiring waktu. Implikasi penelitian ini mencakup pemahaman mendalam tentang dampak transformasi global pada angkatan kerja, perubahan fokus akibat pandemi COVID-19, serta tren penelitian yang akan datang. Selain itu, penelitian ini menyediakan dasar untuk kolaborasi penelitian lebih lanjut, memfasilitasi pengembangan penelitian yang holistik dan berkelanjutan.
Tantangan Komunikasi dalam Negosiasi Bisnis Lintas Budaya Putranto, Algooth; Febrian, Wenny Desty; Sanjaya, Feri; Haryati, Haryati; Santosa, Sonny; Pratama, I Wayan Adi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1037

Abstract

Penelitian ini mendalami tantangan komunikasi yang timbul dalam konteks negosiasi bisnis lintas budaya, sebuah aspek yang semakin penting dalam pendidikan global di era saat ini. Dengan meningkatnya integrasi global, interaksi bisnis lintas budaya tidak hanya menjadi umum tetapi juga semakin kompleks. Faktor-faktor seperti perbedaan budaya, bahasa, dan konteks sosial-politik memainkan peran penting dalam proses negosiasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi komunikasi dalam konteks negosiasi bisnis lintas budaya dan implikasinya dalam konteks pendidikan. Metode studi literatur digunakan untuk menganalisis berbagai sumber informasi yang relevan, termasuk artikel, buku, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang perbedaan budaya, bahasa, dan konteks sosial-politik sangat penting dalam mencapai kesuksesan dalam negosiasi lintas budaya, yang juga relevan dalam konteks pendidikan global. Rekomendasi disarankan bagi lembaga pendidikan dan para profesional di bidang pendidikan untuk memberikan perhatian khusus terhadap pelatihan komunikasi lintas budaya serta menciptakan lingkungan belajar yang beragam budaya untuk meningkatkan efektivitas pendidikan lintas budaya.