Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Tentang Pencegahan Stunting Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di BPM Mariana Lumbantoruan, Mestika; Asima Sirait; Netti Etalia Br Brahmana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting memberikan dampak yang buruk pada anak baik pada jangka pendek maupun panjang hingga dewasa, yang dapat mengakibatkan mengurangi kecerdasan, daya tahan tubuh yang lemah hingga beresiko rentan terhadap penyakit. Pengetahuan orangutan yang rendah tentang stunting beresiko lebih tinggi mengakibatkan anak stunting, oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan pemahaman kepada orangtua khususnya ibu melalui pemberian edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting melalui pemberian edukasi sebagai upaya pencegahan stunting di BPM Mariana. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 31 orang ibu yang memiliki bayi, balita dan anakusia prasekolah di Klinik BPM Mariana. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan (pemberian materi), diskusi, demonstrasi. Hasil kegiatan diperoleh edukasi tentang stunting berdampak meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting lebih baik dalam upaya pencegahan stunting pada anak bayi, balita dan anakusia pra sekolah. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin sering dilakukan dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik dan menggunakan media yang lebih inovatif.
Edukasi Upaya Penurunan Kecemasan Persalinan Melalui Terapi Komplementer Di BPM Mariana Sirait, Asima; Mestika Lumbantoruan; Rinawati Sembiring
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dan stress mampu menghambat produksi hormon oksitosin. Kecemasan yang dirasakan oleh ibu juga akan dapat mempengaruhi kesejahteraan janin. Kecemasan ini sering dialami oleh ibu hamil dan ibu bersalin terutama ibu dengan kehamilan maupun persalinan yang pertama (Sialagan, 2018). Penanganan yang terlambat akan berdampak terhadap fisik dan psikis pada ibu dan janin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang upaya penurunan kecemasan persalinan melalui terapi komplementer di BPM Mariana. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan (pemberian materi), diskusi, demonstrasi. Hasil kegiatan diperoleh edukasi mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang upaya penurunan kecemasan persalinan melalui terapi komplementer di BPM Mariana. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah penerimaan ibu atas pemberian terapi komplementar untuk mengurangi kecemasan dalam persalinan.
Pendidikan Kesehatan Tentang Bahaya Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Masyarakat Vierto Irennius Girsang; Laura Mariati Siregar; Asima Sirait
Jurnal Pengabdian Masyarakat Eka Prasetya Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Eka Prasetya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIE Eka Prasetya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47663/jpmep.v3i1.452

Abstract

Dengue Fever disease is a disease whose sufferers tend to increase. Dengue fever disease is an illness that is heard by Dengue virus. Increased cases of dengue high fever can be influenced by the population density factor. The population density factor affects the transmission or transfer of disease from one person to another associated with a vector of disease. This community service activity was carried out in the PB Selayang II Community Health Center Work Area on 18-19 June 2024. The health education media used were videos and leaflets. The implementation is carried out during the day for people who can come during the day. The average number of people attending is ten to twenty people. Health education about the dangers of dengue hemorrhagic fever was carried out in three sessions. After carrying out community service activities, it can be concluded that there has been an increase in public knowledge about the dangers of dengue hemorrhagic fever before and after this activity. After conducting health education, the public understands more about the dangers of dengue hemorrhagic fever.
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN Maulana Ramzi, Tengku; Alyakin Dakhi, Rahmat; Sirait, Asima; Nababan, Donal; Sembiring, Evarina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.23029

Abstract

Manajemen logistik rumah sakit memiliki fungsi yang terangkum dalam siklus logistik yang meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pemanfaatan, penghapusan dan pengendalian. Rumah Sakit Haji Medan diketahui bahwa sistim pengendalian logistik farmasi masih kurang baik, khususnya dalam pemusnahan farmasi serta prosedur yang kurang terstruktur dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis Sistem Pengendalian Logistik Farmasi Di Rumah Sakit Umum Haji Medan Tahun 2021, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada informan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Haji Medan, informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan manajemen logistik obat yang ada di Rumah Haji Medan sudah terlaksana dengan baik, dimana perencanaan sudah dibuat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Penganggaran manajemen obat sudah ada penganggaran yang tetap namun masih terdapat kekurangan dan kelebihan terhadap obat yang masuk, Pengadaan obat masih perlu dilakukan analisis dengan kebutuhan-kebutuhan, Penerimaan dan penyimpanan obat sudah sesuai SOP, pendistribusian sudah sesuai dengan peraturan Rumah Sakit saat mengeluarkan obat, sedangkan untuk  pemusnahan obat sudah dilakukan pemusnahan obat-obat yang kedaluarsa dan obat yang tidak layak pakai namun untuk penjadwalan belum terjadwal dengan baik.
STRATEGI PENGEMBANGAN KLINIK PRATAMA DANI TIGAPANAH BERDASARKAN ANALISIS SWOT TAHUN 2024 Dianta Ulina Ginting, Sri; Otniel Ketaren, Sinar; Roos Etty Nainggolan, Christine; Manurung, Kesaktian; Sirait, Asima
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35574

Abstract

Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesialistik, diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis tenaga kesehatan dan dipimpin oleh seorang tenaga medis. Salah satu dampaknya adalah kondisi persaingan antar klinik yang semakin ketat sehingga untuk bertahan dan unggul dalam persaingan, klinik dituntut untuk memiliki keunggulan dan mampu mengantisipasi serta beradaptasi terhadap perubahan lingkungan yang dinamis. Pada saat ini di Kabupaten Karo semakin banyak pilihan rumah sakit maupun klinik yang dapat melayani kesehatan dan juga masyarakat Kabupaten Karo sangat kritis terhadap pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan di Klinik Pratama Dani Tigapanah, untuk mengetahui faktor yang menjadi peluang dari pelaksanaan pelayanan di Klinik Pratama Dani Tigapanah, untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang menjadi hambatan dari pelaksanaan pelayanan di Klinik Pratama Dani Tigapanah, dan untuk mengetahui strategi pengembangan yang sesuai untuk Klinik Pratama Dani Tigapanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti mendapatkan hasil bahwa standar pelayanan yang telah diterapkan di Klinik Pratama Dani Tigapanah telah sesuai, strategi pengembangan klinik dibagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah strategi internal untuk menambah kekuatan dan yang kedua adalah strategi eksternal untuk mendapatkan peluang. Strategi internal terdiri dari aspek pelayanan klinik, aspek fasilitas, aspek biaya tarif, pelayanan pada masyarakat, organisasi, kesejahteraan dan kinerja SDM. Strategi eksternal terdiri dari fasilitas dan biaya/keuangan.
PENGETAHUAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI BPM MARIANA Sidabukke, Idaria R; Sirait, Asima; Lumbantoruan, Mestika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i1.4361

Abstract

Kondisi gagal tumbuh pada bayi hingga anak usia pra sekolah (0-59 bulan) atau anak terlalu pendek dibandingakan anak dengan seusianya disebut sebagai anak dengan stunting. Anak dengan stunting berisiko lebih besar terkena gangguan otak, kecerdasan, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Rendahnya pengetahuan ibu dan keluarga tentang stunting merupakan salah satu factor penyebab terjadinya stunting selain dikarenakan rendahnya asupan nutrisi, anak terkena penyakit infeksi, rendahnya ketahanan pangan keluarga, pola asuh terhadap anak yang kurang baik, dan kurnag mendukungnya pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran pengetahuan ibu tentang dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk melihat gambaran pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah. Lokasi penelitian di Balai Pengobatan Swasta Mariana dengan populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia pra sekolah yang sedang datang berkunjung ke Balai Pengobatan Swasta Mariana pada saat penelitian berlangsung (1-14Februari 2023) pengambilan sampel menggunakan accidental sampling berjumlah 31 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan data yang diperoleh dianalisa dengan secara univariat. Hasil penelitian didapati mayoritas responden memiliki gambaran sikap ibu dalam pencegahan stunting pada anak usia pra sekolah mayoritas negatif (58%). Perlunya karya-karya inovasi dalam proses pendidikan/promosi kesehatan yang menarik sehingga dapat meningkatkan pengetahuan hingga perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik.
PENGARUH POS KESEHATAN REPRODUKSI PEREMPUAN (PKRP) TERHADAP PENGETAHUAN PEKERJA PEREMPUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Girsang, Vierto Irennius; Mendrofa, Priska Helni Swandy; Siregar, Laura Mariati; Sirait, Asima; Purba, Yunita
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v9i2.5697

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial secara utuh tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya. Untuk menjaga dan memelihara kesehatan reproduksi pada perempuan pekerja sangat disarankan setiap tempat kerja mempunyai Pos Kesehatan Reproduksi Perempuan. Pos kesehatan reproduksi perempuan adalah upaya kesehatan berbasis masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari oleh untuk dan bersama masyarakat pekerja melalui pemberian pelayanan kesehatan dengan pendekatan utama promotif dan preventif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor pengetahuan pekerja perempuan tentang kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan Pos Kesehatan Reproduksi Perempuan. Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan model One group pretest posttest design yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja perempuan yang bekerja secara rutin di Juragan Dimsum dengan menggunakan metode total sample sehingga sampel berjumlah 30 orang. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian rata-rata pengetahuan responden sebelum intervensi adalah 49,80 dan rata-rata pengetahuan responden sesudah intervensi adalah 71,90 dengan beda rata-rata adalah 22,1 dengan standar deviasi 14,73. Kesimpulan : Maka disimpulkan terdapat perbedaan skor pengetahuan pekerja perempuan tentang kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa metode Pos Kesehatan Reproduksi dapat meningkatkan pengetahuan pekerja perempuan. Pelaksanaan PKRP sebaiknya dilakukan dengan membuat kontrak atau kesepakatan jadwal dengan perusahaan supaya Pos Kesehatan Reproduksi Perempuan tidak mengganggu produktivitas pekerja. Selain itu pemeriksaan kesehatan pada meja 2 baiknya ditambah dengan pemeriksaan lainnya seperti pengukuran tinggi badan, dan lain lain yang dirasa perlu.
Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Ibu Rumah Tangga Di Desa Tanjung Beringin I Kecamatan Sumbul Tahun 2024 Siregar, Laura Mariati; Asima Sirait; Yunita Purba; Vierto Irennius Girsang; Priska Mendrofa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat mencakup fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada segala hal yang berkaitan dengan sistem dan fungsi juga proses reproduksi. Dalam hal ini bukan hanya bebas dari penyakit namun juga seseorang dapat memiliki kehidupan seksual yang aman dan memuaskan. Kegiatan pengabdian masyarakat pendidikan kesehatan reproduksi diberikan pada ibu rumah tangga di Desa Tanjung Beringin I Kecamatan Sumbul. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Metode yang diguanakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi. Pada bagian ceramah tim pengabdian masyarakat menggunakan batuan powerpoint untuk mempresentasikan tentang kesehatan reproduksi perempuan. Kegiatan pengabdian masyarakat dihadiri oleh ibu rumah tangga, perangkat desa, bidan desa dan kader posyandu. Jumlah seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 45 orang. Ibu rumah tangga yang merupakan peserta dalam kegiatan pengabdian sangat antusias menerima informasi tentang kesehatan reproduksi wanita. Disarankan kepada ibu rumah tangga agar lebih sering mengakses informasi tentang kesehatan reproduksi pada wanita. Saran kepada bidan desa mengupdate informasi kesehatan reprodusi wanita pada ibu rumah tangga pada setiap pelaksanaan posyandu.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Loyalitas Karyawan Di Puskesmas Sawo Kabupaten Nias Utara Tahun 2020 Telaumbanua, Hendrikus; Nababan, Donal; Ginting, Daniel; Sirait, Asima; Sitorus, Mido Ester J.; Gulo, Adventy Riang Bevy
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v7i2.5811

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan suatu instansi salah satunya dipengaruhi oleh kinerja sumber daya manusianya. Pada instansi seperti puskesmas ada dua sumber daya manusia yang menjadi dasar keberhasilan penyelenggaraan jasa. Beberapa factor yang berhubungan dengan loyalitas karyawan puskesmas adalah kepemimpinan, tanggung jawab, kompensasi, disiplin dan partisipasi. Di Puskesmas Sawo melihat kurangnya kepatuhan dan kesetiaan karyawan Puskesmas Sawo seperti di bulan Januari 2020 tercatat 90,63% karyawan Puskesmas Sawo ijin dengan lama hari ijin tertinggi 13 hari. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Loyalitas Karyawan Puskesmas Sawo Tahun 2020 yang dilaksanakan pada Februari-Agustus 2020. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional, sampel diambil menggunakan total populasi dengan jumlah sampel 62 responden. Pengumpulan data emnggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan secara univariate, bivariate (chi-square) dan multivariate (regresi logistic ganda model prediksi). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan faktor gaya kepemimpinan transformasional yang secara statistik signifikan berhubungan dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo tahun 2020. Faktor lain yang berhubungan dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo adalah tanggungjawab, disiplin, dan partisipasi. Sedangkan faktor kompensasi secara statistik tidak berhubungan dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo. Berdasarkan hasil penelitian disarankan melakukan pelatihan kepemimpinan untuk peningkatan loyalitas dan menerapkan penilaian kinerja efektif bagi seluruh karyawan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan kompensasi dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo tahun 2020; Ada hubungan tanggung jawab, disiplin, partisipasi, dan gaya kepemimpinan transformasional dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo tahun 2020. Rekomendasi:Bagi Tim Manajemen Puskesmas Sawo Sebaiknya meningkatkan loyalitas dengan Pelatihan kepemimpinan Transformasional, Peningkatan loyalitas karyawan, Bagi Pemerintah Daerah, dan Penelitian selanjutnya.
RISK FACTORS FOR STUNTING IN CHILDREN AGED 24-59 MONTHS IN TUKKA DOLOK VILLAGE, PAKKAT DISTRICT, HUMBANG HASUNDUTAN REGENCY INDONESIA Sitorus, Grace Tina Sari; Pane, Masdalina; Asima Sirait; Donal Nababan; Netty Sembiring
Indonesia Epidemiological Journal Vol 2 No 1 (2023): Epidemiological Journal of Indonesia
Publisher : Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Stunting is a form of growth failure (growth faltering) due to the accumulation of insufficient nutrition that lasts for a long time starting from pregnancy until the age of 24 months. The purpose of this research to analyze the risk factors for stunting in children aged 24-59 months in Tukka Dolok Village, Pakkat District, Humbang Hasundutan Regency year 2022. Methods: This type of research observational using a case control study design. The population in this study were all households with children aged 24-59 months, the sample size in this study was calculate dusing random sampling namely as many as 63 children, 21 children as case samples and 42 children as control samples. Data were analyzed using univariate, bivariate and multivariate analysis using chi-square test and logistic regression analysis. Results: The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between mother's knowledge about food intake (p=0.001 <α=0.05), parenting patterns (p=0.007 <α=0.05), environmental health (p=0.001 <α=0.05 ), with the incidence of stunting. The results of multivariate analysis showed that the most dominantly related variable was environmental health (p=0.017; OR=5.075 95% CI 1.344-19.160). Conclusion: the influence of mother's knowledge about food intake and environmental health is very large on the incidence of stunting. So it is recommended to improve sanitation facilities in the household as well as increase the mother's knowledge about food intake until she is able to apply it.
Co-Authors Agnes Purba Agnes Purba Alyakin Dachi, Rahmad Alyakin Dakhi, Rahmat Aritonang, Juneris AZRIANA . Bakkara, Renasti Bangun, Henny Arwina Bevy Gulo, Adventy Riang Br Tarigan, Ramanda Aprilyani Brahmana, Nettietalia Br Brahmana, Romeika Sembiring Dachi, Rahmat A. Daniel Ginting Dianta Ulina Ginting, Sri donal nababan Elliwati Ginting Fitri Debby Sitohang Frida Lina Tarigan, Frida Lina Ginting, Elliwati Hafizuddin Hafizuddin Hakin, Lukman Haryantari, Rizky Heru Santoso Hulu, Darto Eli Syah Putra IDARIA SIDABUKKE Irawaty A. Kahar Irennius Girsang, Vierto Jek Amidos Pardede Juneris Aritonang Kristimone Andayani Lasria Kartika Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Lubis, Laniah Lukman Hakim Lumbantoruan, Mestika Lumbantoruan, Mestika Manullang, Hanna Junima Manurung, Kesaktian Marlina, Yani Marlindawani Purba, Jenny Masdalina Pane Maulana Ramzi, Tengku Mendrofa, Priska Helni Swandy Mestika Lumbantoruan Mindo Tua Siagian Munthe, Seri Asnawati MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Netti Etalia Br Brahmana Netty Sembiring Nurwijayanti Otniel Ketaren, Sinar Panjaitan, Finta Berliana Pardede, Jek Amidos PRIAJAYA, SONNY Priska Mendrofa Purba, Surya Kusuma Purba, Yunita Resmi Pangaribuan Rizki, Hudeni Ronni Naudur Siregar Roos Etty Nainggolan, Christine Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Siagian, Mindo Siagian, Mindo Tua Sidabukke, Ida Ria Royentina Sidabukke, Idaria R Silaban, Lidia Simamora, Elsiana Sinaga, Taruli Rohana Sipayung, Rosetty Siregar, Laura Mariati Siregar, Ronni Naudur Sitorus, Ester J. Sitorus, Grace Tina Sari Sitorus, Mido Ester SONNY PRIAJAYA Sri Dearmaita Purba Subarma, Didik SUSIANI . Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Hendrikus Toni Wandra Vierto Yani, Fatimah Yunita Purba Ziliwu, Meriberlina