Claim Missing Document
Check
Articles

Factors Related to the Implementation of Facilitation Policies in the Prevention, Eradication, and Countermeasures of Narcotics Abuse and Illicit Trafficking (P4GN) by the North Sumatra Provincial National Narcotics Agency (BNN) Lubis, Laniah; Hakin, Lukman; Sirait, Asima
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i10.11842

Abstract

  Effective policy implementation is crucial in combating drug abuse and trafficking, influenced by various complex factors beyond technical and administrative aspects. These factors include the policy's size and objectives, communication, resources, disposition, characteristics of implementing agents, and social conditions. This study, focused on the National Narcotics Agency (BNN) in North Sumatra Province, employs a cross-sectional design involving 70 respondents through total sampling. Using structured questionnaires, multivariate analysis identifies the policy’s size and objectives as significantly impactful, with a value of 12,821 times. In conclusion, refining and optimizing policy size and objectives, enhancing communication, ensuring resources, fostering positive dispositions, and aligning agents' characteristics with policy goals are recommended for effective implementation. Further research should explore specific optimization strategies and the dynamic interaction of factors in drug policy implementation.  
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Dokter Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2021 Brahmana, Romeika Sembiring; Nababan, Donal; Sirait, Asima; Hakim, Lukman; Sipayung, Rosetty
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1706

Abstract

ABSTRAKStres dapat digambarkan sebagai perasaan yang berlebihan, tegang, khawatir. Sebagian besar orang pernah mengalami stres, terkadang untuk memotivasi menyelesaikan pekerjaan dan melakukannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi tingkat stres dokter di RS Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokter berjumlah  85 orang. Sampel penelitian mnggunakan Formula Slovin sehingga jumlah sampel yaitu 46 orang. Pengumpulan data diperoleh dari melalui kuesioner. Proses pengolahan data dimulai dari editing, coding, dan tabulasi. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Analisis multivariat dengan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian ada hubungan beban kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan kelelahan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan interaksi dengan atasan dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan interaksi dengan rekan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan keamanan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Faktor  yang paling dominan mempengaruhi  tingkat stres pada dokter adalah interaksi dengan rekan kerja dan interaksi dengan atasan.  Saran agar dokter ikut melakukan kegiatan diluar dari kegiatan pelayanan di rumah sakit sehingga menjadi penyebab tidak terjalin hubungan yang baik antara rekan kerja dan banyak rekan kerja dengan wajah baru (karyawan baru atau dokter baru) sehingga tidak begitu saling mengenal. Kata Kunci : Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Interaksi dengan Atasan, Interksi dengan Rekan Kerja, Keamanan Kerja, Tingkat Stres
ANALISIS PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN TAHUN 2021 Subarma, Didik; Ginting, Daniel; Sirait, Asima; Alyakin Dachi, Rahmad; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1700

Abstract

Keselamatan pasien merupakan merupakan program utama yang harus dijalan rumah sakit. Angka  insiden keselamatan pasien menjadi tolak ukur berjalannya program keselamatan pasien di rumah sakit. Untuk menekan tingginya angka insiden, rumah sakit harus menerapkan budaya keselamatan pasien. Survey awal didapatkan angka Insiden Keselamatan Pasien (IKP) semester pertama tahun 2020 di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan ditemukan ada 90 insiden yang terjadi dengan rincian Angka Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)  19 insiden (21,11%), Kejadian Nyaris Cedera (KNC)  69 insiden (76%), Kondisi Potensi Cedera (KPC) 1 insiden (1,1%), dan Kejadian Tidak Cedera (KTC) 1 insiden (1,1%). Persentase pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) dari rawat inap 9,4%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2021. Desain penelitian kualitatif dengan analisis domain yang bertujuan untuk mengetahui secara jelas respon perawat terhadap penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Data kualitatif didapatkan melalui wawancara mendalam dengan 18 informan dengan kriteria inklusi dan hasil observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan budaya ketebukaan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan baik. Penerapan budaya pelaporan di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan, namun masih banyak kendala. Penerapan budaya keadilan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan belum berjalan cukup baik. Penerapan budaya pembelajaran di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan berjalan baik. Penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan, namun belum optimal. Rekomendasi: Membuat kebijakan tentang penerapan budaya keselamatan pasien, program edukasi berkala dan ciptakan lingkungan yang mendukung untuk pelaporan insiden keselamatan pasien, hilangkan blaming culture dan ciptakan safety culture.Kata Kunci: Penerapan Budaya Keselamatan, Pasien Rawat Inap
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG PANYANG KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Marlina, Yani; Santoso, Heru; Sirait, Asima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1734

Abstract

Abstrak Hipertensi pada kehamilan sering terjadi dan merupakan penyebab utama kematian ibu melahirkan, serta memiliki efek serius lainnya saat melahirkan. Hipertensi pada kehamilan terjadi pada 5% dari semua kehamilan. Di Indonesia, hipertensi dalam kehamilan menduduki peringkat kedua tertinggi penyebab kematian ibu setelah perdarahan. Berdasarkan data dari Puskesmas Padang Panyang diperoleh data jumlah ibu hamil pada tahun 2018 yang menderita hipertensi adalah sebanyak 23 orang dari total 284 kehamilan, pada tahun 2019 terdapat 61 orang ibu hamil yang menderita hipertensi dari total 307 kehamilan dan pada tahun 2020 terdapat 38 orang ibu hamil yang menderita hipertensi dari total 283 kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil hamil di wilayah kerja puskesmas Padang Panyang, dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang dengan pembagian 47 kasus dan 47 kontrol (1:1). Metode pengumpulan data dengan mengisi lembar cheklist). Uji analisa yang digunakan adalah chi square Test. Berdasarkan hasil analisa bivariate di peroleh variabel yang memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil adalah variabel riwayat hipertensi (p=0,000) (OR = 262.287, 95%CI : 30.997-2229.018), variabel obesitas (p=0,002) (OR = 15.771, 95% CI = 1.957-127.107), variabel kebiasaan minum kopi (p=0,000) (OR = 194.222, 95% CI = 23.543-1602.291). Kesimpulan kejadian hipertensi pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir disebabkan oleh faktor riwayat hipertensi, obesitas dan kebiasaan minum kopi. Saran diharapkan kepada ibu hamil agar dapat menghindari faktor resiko yang dapat meningkatkan terjadinya hipertensi dalam kehamilan dan diharapkan kepada para petugas kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan dan pendidikan kesehatan sejak dini kepada ibu hamil agar mereka dapat menghindari faktor resiko penyebab hipertensi. Kata Kunci : Faktor Yang Berhubungan, Hipertensi, Ibu Hamil
ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS ( PROLANIS ) DI PUSKESMAS PARSOBURAN KOTA PEMATANGSIANTAR TAHUN 2021 Manullang, Hanna Junima; Dachi, Rahmat A.; Sitorus, Mido Ester J.; Priajaya, Sonny; Sirait, Asima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1663

Abstract

ABSTRAK Program Pengelolaan  Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mengelola penyakit kronis yaitu diabetes mellitus dan hipertensi, yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan. Puskesmas Parsoburan sudah melaksanakan prolanis sejak Tahun 2013 dan memiliki jumlah peserta prolanis terbanyak di Kota Pematangsiantar  pada Tahun 2021, yaitu sebanyak  480 orang. Persentase  rata-rata kunjungan  ke puskesmas 49%.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Parsoburan Kota Pematangsiantar.  Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriftif. Data diperoleh dari  wawancara mendalam kepada 3 narasumber utama dan 4 narasumber triagulasi untuk keabsahan data, serta data juga diperoleh dari  hasil observasi dan  dokumentasi.  Analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang kemudian disajikan dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa implementasi prolanis di Puskesmas Parsoburan belum mencapai indikator 75%, komunikasi belum berjalan dengan optimal, walaupun  dimensi transformasi dan konsisitensi informasi sudah berjalan dengan baik, namun dimensi kejelasan informasi masih kurang ; sumber daya sudah  tersedia  dengan baik mencakup sumber daya anggaran, sumber daya manusia dan fasilitas; disposisi atau sikap pelaksana  dalam implementasi Prolanis pada umumnya sudah  baik;  dan  struktur birokrasi belum berjalan dengan maksimal  dimana  fragmentasi sudah berjalan dengan baik melalui koordinasi dengan BPJS  dan koordinasi internal di puskesmas  tapi  SOP dalam dalam pelaksanaan prolanis belum tersedia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Parsoburan belum berjalan dengan optimal.Kata Kunci :    Prolanis,  Implementasi
HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN DUKUNGAN KELUARGA PENDERITA DM-II TERHADAP PENCEGAHAN POTENSI PENULARAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KESATRIA KOTA PEMATANGSIANTAR TAHUN 2021 Bakkara, Renasti; Santoso, Heru; Nababan, Donal; Sirait, Asima; Bangun, Henny Arwina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1594

Abstract

ABSTRAK Pada saat pandemi COVID-19 ini masyarakat cenderung takut untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan. Ketakutan masyarakat untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan ini dapat mengakibatkan pasien diabetes mengurangi kepatuhan dalam menjalankan pengobatan dan memeriksa kadar gula darahnya, sehingga apabila kepatuhan ini berkurang dan gula darah naik dari kisaran target, pasien diabetes berisiko tinggi untuk mengalami komplikasi di masa depan walaupun tidak terinfeksi COVID-19. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan sikap dan dukungan keluarga penderita DM-II terhadap pencegahan potensi penularan Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kesatria Kota Pematangsiantar Tahun 2021. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan fenomenologi kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kesatria Kota Pematangsiantar. Waktu Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2020 sampai bulan Agustus 2021. Informan penelitian ini adalah informan utama yaitu 2 orang penderita komorbid DM-II sedangkan 3 informan lainnya adalah petugas program PTM (Penyakit Tidak Menular), petugas pelayanan obat dan keluarga penderita DM-II di Puskesmas. Pengumpulan data menggunakan wawancara, metode observasi dan dokumentasi serta menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui pengetahuan, sikap dan dukungan bagi penderita DM II terhadap pencegahan potensi penularan Covid-19 sudah dianggap baik, hal ini diketahui dari protokol kesehatan yang sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak dan membatasi kegiatan pertemuan atau perkumpulan dengan anggota keluarga lain. Disarankan bagi kepala puskesmas dalam meningkatkan peran serta petugas kesehatan dalam memberikan edukasi bagi keluarga dan bagi penderita DM II untuk mendukung kualitas hidup penderita DM-II di masa pandemi Covid 19 dan bagi penderita DM-II agar dapat menerapkan prokes bila berada di luar rumah dan menjaga kondisi kesehatan keluarganya agar terhindar dari potensi penularan Covid 19Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Dukungan, Penderita DM II,Potensi  Penularan             Covid 19
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Imunisasi Dasar Pada Bayi Baru Lahir di Ruangan Bayi RSU. Bina Kasih Medan Sunggal Tahun 2021 Rizki, Hudeni; Siagian, Mindo; Sirait, Asima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2322

Abstract

Berdasarkan data tahun 2019 imunisasi dasar lengkap di Indonesia terdapat jumlah sebesar 93,7%.  Angka ini sudah memenuhi target Renstra tahun 2019 yaitu sebesar 93%. Sedangkan menurut provinsi, terdapat 15 provinsi yang mencapai target Renstra tahun 2019.  Diketahui bahwa seluruh bayi di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Jambi, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Sedangkan provinsi dengan capaian terendah yaitu Aceh (50,9%). Tujuan pemberian imunisasi adalah untuk memberikan kekebalan kepada bayi agar dapat mencegah penyakit dan kematian bayi serta anak yang disebabkan oleh penyakit yang sering berjangkit. Penelitian ini di lakukan di RSU Bina Kasih Medan Sunggal. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Imunisasi Dasar Pada Bayi Baru Lahir. Metode pendekatan yang digunakan adalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini ibu dari bayi baru lahir sebanyak 38 orang. Sampel penelitian terdiri dari 38 ibu dari bayi baru lahir dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Analisis dari data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara umur ibu dengan P value < 0,046, pendidikan ibu dengan P value < 0,025, pengetahuan ibu dengan P value < 0,017, dukungan keluarga terhadap keberhasilan imunisasi dengan P value < 0,037. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan untuk para orang tua dari bayi baru lahir atau saat masa kehamilan menjelang melahirkan banyak mempelajari hal-hal yang khususnya diberikan kepada bayi baru lahir agar lebih memahami dan mengerti tentang apa yang baik yang diberikan ke bayi terutama hal tentang imunisasi dasar lengkap.Kata    Kunci  : Faktor-Faktor Yang Berhubungan, Keberhasilan Imunisasi                         Dasar Lengkap, Bayi Baru Lahir In 2019, complete basic immunization in Indonesia was 93.7%. This figure has met the 2019 Strategic Plan target of 93%. Meanwhile, by province, there were 15 provinces that achieved the 2019 Strategic Plan target. It is known that all infants in the provinces of Bali, West Nusa Tenggara, East Java, South Sumatra, Jambi, DI Yogyakarta, and Central Java have received complete basic immunization. Meanwhile, the province with the lowest achievement was Aceh (50.9%). The purpose of immunization is to provide immunity to infants in order to prevent illness and death of infants and children caused by frequent infectious diseases. This research was conducted at RSU Bina Kasih Medan Sunggal. The purpose of this study was to look at the factors that influence the success of basic immunization in newborns. The approach method used is analytical research with a cross-sectional design. The population of this study were 38 mothers of newborns. The research sample consisted of 38 mothers of newborns with total sampling technique. Analysis of the data using the Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between maternal age with P value < 0.046, maternal education with P value < 0.025, mother's knowledge with P value < 0.017, family support for immunization success with P value < 0.037. The suggestion from this research is that it is hoped that parents of newborns or during pregnancy before giving birth learn a lot of things that are especially given to newborns in order to better understand and understand what is good for babies, especially about basic immunizations. complete.Keywords: Related Factors, Immunization Success, Complete Basics, Newborn Bayi
HUBUNGAN PERILAKU PENCEGAHAN TERHADAP KETERPAPARAN MIOPIA PADA SISWA-SISWI SMP N 3 KECAMATAN ONAN GANJANG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2021 Silaban, Lidia; Marlindawani Purba, Jenny; Manurung, Kesaktian; Santoso, Heru; Sirait, Asima
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1814

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menggalakkan MKJP lebih dari 10 tahun yang lalu namun hingga saat ini MKJP masih belum menjadi pilihan mayoritas pasangan usia subur di Indonesia. Rendahnya pemakaian kontrasepsi IUD disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu pengalaman, rasa takut penggunaan IUD terhadap efek sampingnya, biaya mahal, prosedur yang rumit, pengaruh dan pengalaman akseptor lain, sosial ekonomi, serta persepsi yang salah tentang IUD. Banyak mitos yang dipercayai oleh masyarakat antara lain kontrasepsi IUD dapat berpindah-pindah tempat sendiri, IUD dapat menyebabkan tumor pada rahim, IUD dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi, dan IUD dapat menyebabkan hubungan seksual tidak nyaman. Keikutsertaan PUS di Puskesmas Darul Imarah untuk menggunakan MKJP masih sangat rendah. Penggunaan IUD 0,5% dari keseluruhan pengguna KB. Alasan tidak menggunakan IUD karena takut efek samping IUD dan tidak mendapatkan izin suami. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan persepsi individu dengan minat PUS dalam pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah PUS pengguna kontrasepsi sederhana, pil dan suntikan berjumlah 79 orang. Pengambilan sampel secara Accidental Sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1-30 Juni 2020. Analisa data dengan menggunakan  uji chi square diperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dengan minat PUS menggunakan MKJP di Puskesmas Darul Imarah. (ρ=0,001 CI 1,8-13,0). Kesimpulan diperoleh bahwa persepsi yang positif tentang MKJP mempengaruhi minat PUS untuk menggunakan MKJP. Disarankan kepada Bidan untuk meemberikan informasi yang jelas dan lengkap tentang MKJP, serta memberi dukungan kepada ibu untuk menggunakan MKJP. Kata Kunci                 : AKDR, persepsi, minat
DARI TAHU JADI MAMPU: PENDIDIKAN KESEHATAN PRAKTIS BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS Sirait, Asima; Siregar, Laura Mariati; Irennius Girsang, Vierto; Simarmata, Nurpina; Aprilyani, Ramanda
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6735

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui perawatan diri yang efektif. Namun, banyak pasien masih mengalami kesulitan dalam menerjemahkan pengetahuan kesehatan ke dalam praktik sehari-hari, sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang bersifat praktis diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan keterampilan perawatan diri. Tujuan:. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri secara praktis pada pasien diabetes melitus melalui pendidikan kesehatan yang terstruktur dan aplikatif. Metode: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan November 2025 di aula Puskesmas Simarmata, Kabupaten Samosir, dengan melibatkan 20 pasien diabetes melitus. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif. Materi edukasi meliputi pengertian diabetes melitus, faktor risiko, pencegahan, pengaturan pola makan, kepatuhan minum obat, aktivitas fisik, pemantauan kadar glukosa darah, serta perawatan kaki. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet dan presentasi PowerPoint. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tingkat partisipasi yang baik selama sesi berlangsung. Keterlibatan aktif terlihat dalam sesi diskusi, dan peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai diabetes melitus. Selain itu, peserta juga menyatakan adanya peningkatan motivasi dan komitmen untuk menerapkan pola makan sehat, mematuhi regimen pengobatan, serta melakukan perilaku perawatan diri secara rutin. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan yang bersifat praktis diterima dengan baik oleh pasien diabetes melitus dan berpotensi meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien dalam mengendalikan diabetes serta mencegah terjadinya komplikasi.
PATIENT KNOWLEDGE AS DETERMINANT OF MEDICATION ADHERENCE IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS AT SIMARMATA PRIMARY HEALTH CENTER, SAMOSIR REGENCY Siregar, Laura Mariati; Simarmata, Nurpina; Girsang, Vierto Irennius; Sirait, Asima
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Ners
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmn.v9i1.6716

Abstract

Background: Diabetes mellitus management includes dietary restrictions, increased physical activity, an appropriate medication regimen, regular medical follow-up, and periodic metabolic monitoring through laboratory examinations. Adherence of diabetes mellitus patients to therapy that has been indicated and prescribed by physicians will lead to positive therapeutic effects. Purpose: The aim of this study is to identify the relationship between patient knowledge and medication adherence among type 2 diabetes mellitus patients at Simarmata Primary Health Center, Samosir Regency. Methods: This study employed a quantitative research approach with a cross-sectional design. The population consisted of all diabetes mellitus patients who were undergoing routine medical follow-up at the health center, totaling 32 individuals. The sample was selected using a total sampling technique, resulting in 32 respondents. Results: The study findings showed that 56.3% of respondents had good knowledge, with 34.4% demonstrating adherence to medication and 21.9% non-adherence. Respondents with moderate knowledge accounted for 37.5%, of whom 34.4% were non-adherent and only 3.1% adherent. The statistical test resulted in a significance value of Sig. = 0.001, which was lower than 0.005, indicating a significant relationship between knowledge and medication adherence. Conclusion: It can therefore be concluded that there is a significant relationship between patient knowledge and medication adherence among people with type 2 diabetes mellitus. Respondents are encouraged to further improve their adherence to prescribed medication in order to increase the likelihood of successful treatment outcomes and achieve a higher rate of recovery.
Co-Authors A.Dachi, Rahmat Afif Husain Faizar Agnes Purba Agnes Purba Agnes Purba Aprilyani, Ramanda AZRIANA . Bakkara, Renasti Bangun, Henny Arwina Bevy Gulo, Adventy Riang Br Tarigan, Ramanda Aprilyani Brahmana, Nettietalia Br Brahmana, Romeika Sembiring Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Dewi R Bancin Dianta Ulina Ginting, Sri Donal Nababan Donal Nababan Donal Nababan Donald Nababan Elliwati Ginting Evi Sri Junita Sitohang Fitri Debby Sitohang Frida Lina Tarigan Fridalina Tarigan Ginting, Elliwati Hafizuddin Hafizuddin Hakin, Lukman Haryantari, Rizky Heru Santoso Hulu, Darto Eli Syah Putra IDARIA SIDABUKKE Irawaty A. Kahar Irennius Girsang, Vierto Ismi Ilaika Janno Sinaga Jek Amidos Pardede Juneris Aritonang Kesaktian Manurung Kristimone Andayani Lasria Kartika Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Lubis, Laniah Lukman Hakim Lumbantoruan, Mestika Lumbantoruan, Mestika Manullang, Hanna Junima Manurung, Kesaktian Masdalina Pane Maulana Ramzi, Tengku Mendrofa, Priska Helni Swandy Meriberlina Ziliwu Mestika Lumbantoruan Mido Ester Sitorus Mindo Tua Siagian MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI CRIE HANDINI Netti Etalia Br Brahmana Netty Sembiring Nurcahaya Putri Nasution Nurpina Simarmata Nurwijayanti Otniel Ketaren, Sinar Panjaitan, Finta Berliana Pardede, Jek Amidos PRIAJAYA, SONNY Priska Mendrofa Purba, Jenny Marlindawani Purba, Yunita Rahmat Alyakin Dakhi Resmi Pangaribuan Rinawati Sembiring Rizki, Hudeni Rizky Haryantari Ronni Naudur Siregar Ronni Naudur Siregar Roos Etty Nainggolan, Christine Sarah Fadhila Siregar Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Siagian, Mindo Siagian, Mindo Tua Sidabukke, Ida Ria Royentina Sidabukke, Idaria R Silaban, Lidia Simamora, Elsiana Simarmata, Nurpina Sinaga, Taruli Rohana Sipayung, Rosetty Siregar, Laura Mariati Sitorus, Ester J. Sitorus, Grace Tina Sari Sitorus, Mido Ester SONNY PRIAJAYA Sri Dearmaita Purba Subarma, Didik Surya Kusuma Purba SUSIANI . Swandy Mirsal Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Hendrikus Toni Wandra Vierto Yani, Fatimah Yunita Purba Ziliwu, Meriberlina