Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Loyalitas Karyawan Di Puskesmas Sawo Kabupaten Nias Utara Tahun 2020 Telaumbanua, Hendrikus; Nababan, Donal; Ginting, Daniel; Sirait, Asima; Sitorus, Mido Ester J.; Gulo, Adventy Riang Bevy
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v7i2.5811

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan suatu instansi salah satunya dipengaruhi oleh kinerja sumber daya manusianya. Pada instansi seperti puskesmas ada dua sumber daya manusia yang menjadi dasar keberhasilan penyelenggaraan jasa. Beberapa factor yang berhubungan dengan loyalitas karyawan puskesmas adalah kepemimpinan, tanggung jawab, kompensasi, disiplin dan partisipasi. Di Puskesmas Sawo melihat kurangnya kepatuhan dan kesetiaan karyawan Puskesmas Sawo seperti di bulan Januari 2020 tercatat 90,63% karyawan Puskesmas Sawo ijin dengan lama hari ijin tertinggi 13 hari. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Loyalitas Karyawan Puskesmas Sawo Tahun 2020 yang dilaksanakan pada Februari-Agustus 2020. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional, sampel diambil menggunakan total populasi dengan jumlah sampel 62 responden. Pengumpulan data emnggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan secara univariate, bivariate (chi-square) dan multivariate (regresi logistic ganda model prediksi). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan faktor gaya kepemimpinan transformasional yang secara statistik signifikan berhubungan dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo tahun 2020. Faktor lain yang berhubungan dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo adalah tanggungjawab, disiplin, dan partisipasi. Sedangkan faktor kompensasi secara statistik tidak berhubungan dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo. Berdasarkan hasil penelitian disarankan melakukan pelatihan kepemimpinan untuk peningkatan loyalitas dan menerapkan penilaian kinerja efektif bagi seluruh karyawan. Kesimpulan: Tidak ada hubungan kompensasi dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo tahun 2020; Ada hubungan tanggung jawab, disiplin, partisipasi, dan gaya kepemimpinan transformasional dengan loyalitas karyawan Puskesmas Sawo tahun 2020. Rekomendasi:Bagi Tim Manajemen Puskesmas Sawo Sebaiknya meningkatkan loyalitas dengan Pelatihan kepemimpinan Transformasional, Peningkatan loyalitas karyawan, Bagi Pemerintah Daerah, dan Penelitian selanjutnya.
RISK FACTORS FOR STUNTING IN CHILDREN AGED 24-59 MONTHS IN TUKKA DOLOK VILLAGE, PAKKAT DISTRICT, HUMBANG HASUNDUTAN REGENCY INDONESIA Sitorus, Grace Tina Sari; Pane, Masdalina; Asima Sirait; Donal Nababan; Netty Sembiring
Indonesia Epidemiological Journal Vol 2 No 1 (2023): Epidemiological Journal of Indonesia
Publisher : Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Stunting is a form of growth failure (growth faltering) due to the accumulation of insufficient nutrition that lasts for a long time starting from pregnancy until the age of 24 months. The purpose of this research to analyze the risk factors for stunting in children aged 24-59 months in Tukka Dolok Village, Pakkat District, Humbang Hasundutan Regency year 2022. Methods: This type of research observational using a case control study design. The population in this study were all households with children aged 24-59 months, the sample size in this study was calculate dusing random sampling namely as many as 63 children, 21 children as case samples and 42 children as control samples. Data were analyzed using univariate, bivariate and multivariate analysis using chi-square test and logistic regression analysis. Results: The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between mother's knowledge about food intake (p=0.001 <α=0.05), parenting patterns (p=0.007 <α=0.05), environmental health (p=0.001 <α=0.05 ), with the incidence of stunting. The results of multivariate analysis showed that the most dominantly related variable was environmental health (p=0.017; OR=5.075 95% CI 1.344-19.160). Conclusion: the influence of mother's knowledge about food intake and environmental health is very large on the incidence of stunting. So it is recommended to improve sanitation facilities in the household as well as increase the mother's knowledge about food intake until she is able to apply it.
Adherence with Antiretroviral (ARV) Treatment of People with HIV (ODHIV) at Teladan Medan Health Center Sarah Fadhila Siregar; Donal Nababan; Janno Sinaga; Daniel Ginting; Asima Sirait
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 6, No 2 (2024): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v6i2.23791

Abstract

Indonesia is the 5th most at-risk country for HIV/AIDS in Asia. HIV/AIDS cases have become a problem in the world and are the 4th leading cause of death. In overcoming the issue of HIV/AIDS, patients must take antiretroviral drugs which only improve the quality of life. However, in reality, there are still many sufferers who are not compliant with the treatment being carried out. This study aims to analyze the factors that influence compliance with ARV treatment at the Teladan Medan Health Center. This study uses a quantitative research type with a descriptive approach. The study was conducted on PLHIV at the Teladan Medan Health Center starting from September 2023 - March 2024. The study population was 1,356 people, and the sample was taken from 150 people using a purposive sampling technique. The instruments used were adopted from previous studies that had been tested for validity and reliability and for the saturation variable using the medication saturation questionnaire by the Maslach Burnout Inventory. The results of the study showed that the majority of knowledge of PLHIV at Teladan Medan Health Center was in the good category as many as 121 (80.7%), the distance of PLHIV health services to the Health Center was mostly far as many as 90 (60%), the majority of PLHIV had experienced side effects as many as 111 (74%), the majority of PLHIV had experienced stigma as many as 89 (59.3%), boredom as many as 98 (65.3%) and the majority of PLHIV did not receive support in ARV treatment as many as 114 (76%). It can be concluded that the factors that influence adherence to ARV treatment are knowledge, distance of service, side effects of drugs, stigma, boredom and family support. Keywords: Antiretroviral, Human Immunodeficiency Virus , Compliance
EVALUASI DAMPAK PEMICUAN STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI LINGKUNGAN II DAN IV KELURAHAN HUTA TONGA-TONGA, KECAMATAN SIBOLGA UTARA, KOTA SIBOLGA TAHUN 2019 Munthe, Seri Asnawati; Ginting, Elliwati; Sirait, Asima; Siregar, Ronni Naudur
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2020)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi dampak pemicuan Stop Buang air Besar Sembarangan (BABS).Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan di Lingkungan II dan Lingkungan IV Kelurahan Huta Tonga-Tonga Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga. Populasi penelitian sebanyak 50 orang (KK) dan sampel diperoleh sebanyak 33 orang (KK). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pemicuan Stop BABS di Lingkungan II dan Lingkungan IV Kelurahan sudah baik. Masyarakat merasa jijik dan malu BAB sembarangan, takut terkena penyakit, merasa berdosa, mengingatkan perempuan karena tidak sopan BAB sembarangan, memiliki rasa tanggungjawab. Tetapi masih ada yang tidak mau menganjurkan anggota keluarga dan tetangga agar tidak BABS, tidak menjelaskan kepada keluarga dan tetangga tentang BABS yang memiliki banyak negatif terhadap kesehatan.Evaluasi dampak pemicuan BABS sudah membuat atau memiliki jamban, jamban terbuat dari bahan yang kuat, membangun jamban dengan dana sendiri,membuat jamban di dalam rumah,jarak jamban dan sumur gali lebih dari 10 meter, jamban tidak menimbulkan bau yang menyengat. Tetapi sebagian lagi membuat jamban dari dana dinas PU, memiliki septic tank yang kurang baik (bocor/merembes), air kotoran dari jamban dialirkan ke parit langsung, tidak sabun untuk mencuci tangan setelah buang air besar, masih ada yang tidak tersedia air bersih yang cukup di dalam kamar mandi/jamban.
ANALISIS KEPUASAN PASIAN ATAS PELAYANAN RAWAT JALAN DI POLI PENYALIT DALAM RSU. ESHMUM MEDAN Haryantari, Rizky; Manurung, Kesaktian; Sirait, Asima; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i1.5967

Abstract

Latar belakang: Pelayanan poli rawat jalan yaitu jenis layanan medis di rumah sakit yang dirujuk kepada pasien waktu kurang dari 24 jam, hingga tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Layanan ini bertujuan untuk melaksanakan observasi, menetapkan diagnosis, memberikan terapi, melakukan rehabilitasi, serta menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan lainnya Tujuan: untuk mengevaluasi keterkaitan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan rawat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam RSU Eshmun Medan Metode: menggunakan pendekatan analitis dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi melibatkan seluruh pasien rawat jalan yang datang ke Poliklinik Penyakit Dalam RSU Eshmun Medan selama bulan Juni 2023, yang berjumlah 283 orang. Sampel diambil sebanyak 96 orang, menggunakan rumus penentuan sampel untuk estimasi proporsi, dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Simpulan: bahwa ada hubungan yang signifikan antara mutu layanan dan kepuasan pasien (α < 0,05). Dengan kata lain, semakin baik kualitas pelayanan yang disediakan oleh rumah sakit, maka tingkat kepuasan pasien pun akan semakin tinggi Hasil: diharapkan dapat memberikan saran bagi pihak rumah sakit agar meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap semua aspek layanan, baik dari segi struktural maupun fungsional. Setiap unit layanan dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih profesional, berkualitas, dan fokus pada kepuasan pasien
EDUKASI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PADA ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI METODE STORYTELLING: KISAH SI UCOK MENGUSIR SI TBC Irennius Girsang, Vierto; Siregar, Laura Mariati; Sirait, Asima; Purba, Yunita; Br Tarigan, Ramanda Aprilyani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6142

Abstract

Latar belakang: Anak-anak termasuk kelompok rentan karena sistem imunnya yang belum berkembang sempurna. Paparan dari lingkungan tempat tinggal atau kontak erat dengan penderita TBC dewasa menjadi faktor utama penularan. Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa sekitar 10–15% dari total kasus TBC di Indonesia merupakan kasus pada anak, sebagian besar berasal dari transmisi di rumah atau sekolah. Tujuan: utama pengabdian masyarakat ini tujuan memberikan edukasi pencegahan TBC melalui metode storytelling berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC”. Metode: pengabdian masyarakat ini adalah storytelling. Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis dilaksanakan selama satu bulan pada Mei 2025. Hasil: pengabdian masyarakat ini diikuti oleh seluruh siswa kelas V dan VI, dengan total peserta sebanyak 95 anak. Kegiatan dilakukan di dalam kelas masing-masing untuk menjaga suasana pembelajaran yang kondusif. Cerita berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC” disampaikan secara naratif, disertai media visual seperti gambar karakter dan poster ilustratif untuk membantu siswa memahami alur cerita dan pesan kesehatan yang disampaikan. Kesimpulan: Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis (TBC) melalui metode storytelling terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang gejala, penularan, dan pencegahan TBC. Metode ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta didukung secara aktif oleh guru dan pihak sekolah.
TUBERKULOSIS DALAM LANSKAP KEPADATAN DAN HUNIAN: STUDI SPASIAL DI PULAU NIAS Girsang, Vierto Irennius; Ziliwu, Meriberlina; Sirait, Asima; Siregar, Laura Mariati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i1.6255

Abstract

Latar belakang: Penyakit tuberkulosis adalah salah satu penyakit yang dipengaruhi oleh lingkungan. Diantaranya yaitu, kepadatan penduduk dan cakupan rumah sehat. Penyakit tuberkulosis paru. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepadatan penduduk dan cakupan rumah sehat dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif. Desain yang dipakai adalah desain penelitian ekologi. Sumber data penelitian diperoleh dari Dinas Kesehatan di Kepulauan Nias, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan BPS Provinsi Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita tuberkulosis di Pulau Nias yang ada pada TB 03 tahun 2023. Penelitian ini menggunakan total sampling dimana seluruh data penderita Tuberkulosis di Pulau Nias. Analisa data menggunakan analisa spasial. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kepadatan penduduk cukup padat dengan kasus tuberkulosis rendah sebanyak 16 kecamatan. Wilayah dengan kepadatan penduduk cukup padat dengan kasus rendah sebanyak 14 kecamatan. Tidak ada hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Ada hubungan cakupan rumah sehat tinggi dengan kasus tuberkulosis. Simpulan: Tidak ada hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Ada hubungan cakupan rumah sehat tinggi dengan kasus tuberkulosis. Dinas Kesehatan di Pulau Nias, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan BPS Provinsi Sumatera Utara lebih meningkatkan ketersediaan data-data kasus tuberkulosis per kecamatan serta melengkapi data-data terkait kasus tuberkulosis dan jumlah penduduk di Pulau Nias.
FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BUHIT Panjaitan, Finta Berliana; Wandra, Toni; Sirait, Asima
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25046

Abstract

Upaya percepatan penurunan AKI dan AKB pemerintah telah membuat kebijakan agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas, pada ibu hamil mendapatkan pelayanan Antenatal Care yang berkualitas dan terpadu mencakup 10 T (timbang berat badan & ukur tinggi badan tekanan darah diperiksa tetapkan status gizi tinggi fundus uteri diperiksa tentukan presentasi janin & detak jantung janin, berikan vaksinasi tetanus, pemberian tablet zat besi, tes laboratorium rutin dan khusus, tata laksana khusus, temu wicara) dan diberikan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Tujuan penelitian untuk untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir tahun 2023. Jenis penelitian dengan studi analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dengan usia kehamilan (37-40 minggu) yang berada di wilayah kerja Puskesmas Buhit ada sebanyak 102 orang dimana sampel dengan total populasi. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square dan selanjutnya menggunakan regresi logistik untuk melihat faktor paling berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p=0.000), sikap (p=0.000), dan tidak ada hubungan umur (p=0.408).
The Relationship Between Mother's Knowledge And Exclusive Breast Feeding To Infants In Medan Labuhan Public Health Center Sinaga, Taruli Rohana; Sri Dearmaita Purba; Asima Sirait; Agnes Purba; Lasria Kartika
TOUR HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): TOUR HEALTH JOURNAL
Publisher : Akupun Tour Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose : Exclusive breastfeeding is breast milk given to babies from birth for six months without adding or replacing it with other foods or drinks. Methode : Exclusive breastfeeding should be provided for the first six months of life to achieve optimal growth, development and health. The purpose of this study was to determine the relationship between mother's knowledge and exclusive breastfeeding for infants at the Medan Labuhan Public Health Center. The type of research used is Quantitative Analytical with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies aged 7-24 months who were in the working area of the Medan Labuhan Puskesmas. The sample in this study were 84 respondents, with the sampling technique using Accidental Sampling. Data collection used a questionnaire, and data were analyzed using the chi-square test. Results : The results of this study indicate that the majority of mothers' knowledge about exclusive breastfeeding is lacking and the majority of exclusive breastfeeding to infants is not given in the Medan Labuhan Health Center work area. Disscusion and Conclusion: The conclusion is that there is a relationship between mother's knowledge about exclusive breastfeeding and exclusive breastfeeding for babies in the working area of the Labuhan Health Center.
ANALYSIS OF COMMUNITY PARTICIPATION IN ACHIEVING THE FIRST PILLAR OF COMMUNITY-BASED TOTAL SANITATION AT UPT PUSKESMAS SIPEA-PEA, WEST SORKAM SUB-DISTRICT, CENTRAL TAPANULI DISTRICT YEAR 2023 Simamora, Elsiana; Sirait, Asima
TOUR HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 3 (2023): TOUR HEALTH JOURNAL
Publisher : Akupun Tour Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Environmental health issues are still one of the focus of health problems in Indonesia. In this regard, in order to support the achievement of the National Medium-Term Development Plan (RPJMN) targets including Universal Access 2019, by the end of 2019 100% of villages must implement Community-Based Total Sanitation (STBM), and 50% of STBM villages must achieve verified Open Defecation Free (ODF). In this case the government produces a new paradigm, namely giving a greater role to the community and placing it as the object as well as the subject of development. Purpose: The purpose of this study is to determine the forms of community participation, to determine the level of participation, and to determine the factors that influence community participation in Pasaribu Tobing Jae Village. This type of research uses qualitative research with a phenomenological approach. Method: The data collection is obtained from observations to see facts in the field, interviews and documentation. Using research informants taken from respondents who are responsible for determining policies and decisions and supervision related to the implementation of the STBM Program, Head of Puskesmas, Sanitarian Officers, community leaders and Communities who participate in the STBM program in Pasaribu Tobing Jae Village. Results: The results show that the form of participation of thinking and giving energy has been carried out in the development of the program, but in the form of property participation the community has not provided financial assistance or property in the implementation of STBM, for the level of participation of each informant, participating based on their respective levels of participation, and for factors that influence the community to participate, namely economic factors, knowledge and attitudes that are still low towards caring about latrine construction. Disscusion and Conclusion: Suggestions for optimizing the work of puskesmas sanitarians in triggering socialization through community involvement in planning, development to pre-triggering evaluation.
Co-Authors A.Dachi, Rahmat Afif Husain Faizar Agnes Purba Agnes Purba Aprilyani, Ramanda AZRIANA . Bakkara, Renasti Bangun, Henny Arwina Bevy Gulo, Adventy Riang Br Tarigan, Ramanda Aprilyani Brahmana, Nettietalia Br Brahmana, Romeika Sembiring Daniel Ginting Daniel Ginting Dewi R Bancin Dianta Ulina Ginting, Sri Donal Nababan Donal Nababan donal nababan Elliwati Ginting Fitri Debby Sitohang Frida Lina Tarigan Ginting, Elliwati Gulo, Mery Kristinawati Hafizuddin Hafizuddin Hakin, Lukman Haryantari, Rizky Heru Santoso Hulu, Darto Eli Syah Putra IDARIA SIDABUKKE Irawaty A. Kahar Irennius Girsang, Vierto Janno Sinaga Janno Sinaga Jek Amidos Pardede Juneris Aritonang Kristimone Andayani Lasria Kartika Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Lubis, Laniah Lukman Hakim Lumbantoruan, Mestika Lumbantoruan, Mestika Manullang, Hanna Junima Manurung, Kesaktian Marlina, Yani Marlindawani Purba, Jenny Masdalina Pane Maulana Ramzi, Tengku Mendrofa, Priska Helni Swandy Mestika Lumbantoruan Mindo Tua Siagian MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Netti Etalia Br Brahmana Netty Sembiring Nurcahaya Putri Nasution Nurwijayanti Otniel Ketaren, Sinar Panjaitan, Finta Berliana Pardede, Jek Amidos PRIAJAYA, SONNY Priska Mendrofa Purba, Surya Kusuma Purba, Yunita Rahmat Alyakin Dakhi Resmi Pangaribuan Rizki, Hudeni Ronni Naudur Siregar Roos Etty Nainggolan, Christine Sarah Fadhila Siregar Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Siagian, Mindo Siagian, Mindo Tua Sidabukke, Ida Ria Royentina Sidabukke, Idaria R Silaban, Lidia Simamora, Elsiana Simarmata, Nurpina Sinaga, Taruli Rohana Sipayung, Rosetty Siregar, Laura Mariati Sitorus, Ester J. Sitorus, Grace Tina Sari Sitorus, Mido Ester SONNY PRIAJAYA Sri Dearmaita Purba Subarma, Didik SUSIANI . Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Hendrikus Toni Wandra Vierto Yani, Fatimah Yunita Purba Ziliwu, Meriberlina