Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN MINERAL BLOK SEBAGAI SUPLEMEN TERNAK RUMINANSIA DI UPTD PEMBIBITAN DAN PAKAN TERNAK DINAS PERTANIAN PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KAB. MAJENE Haloho, Ruth Dameria; haloho, ruth; yanti, irma; mahanani, Agni Ayudha; Indah, Andi Sukma; Ermanda, adli Putra; Ningtiyas, Weny Dwi; Pratiwi, Nita Adila; Palayukan, Jisril; -, Khatifah; nuraliah, siti
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v4i1.14456

Abstract

Pelatihan pembuatan mineral block sebagai suplemen ternak ruminansia di UPTD Pembibitan dan Pakan Ternak Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kab. Majene bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petugas tentang inovasi pengolahan pakan ruminansia dan transfer teknologi pembuatan mineral blok sebagai pakan suplemen. Metode  yang dilakukan meliputi tahapan Sosialisasi pembuatan mineral block sebagai suplemen ternak ruminansia, selanjutnya tahap diskusi dengan peserta dan pemecahan masalah-masalah yang dihadapi petugas di UPTD Pembibitan dan Pakan Ternak, dan terakhir  demonstrasi pembuatan mineral block. (daur ulang). Hasil kegiatan ini adalah peserta mengetahui pembuatan mineral block sebagai pakan suplemen ternak ruminasia. Pentingnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai inovasi dan teknologi pembuatan mineral block sebagai pakan suplemen ternak ruminansia.
SOSIALISASI PEMANFAATAN KEMBALI LIMBAH SAYUR DAN BUAH DII DESA LINGGA KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO Haloho, Ruth Dameria; Saragih, Chaula Lutfia; Azhimah, Fauzul; Sinulingga, Suranta; Togu, Yohanes; Algazali, Algazali
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jadm.v3i2.10894

Abstract

Pertanian merupakan bidang yang sangat strategis untuk dikembangkan bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Karo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki tujuan untuk memotivasi dan mengedukasi masyarakat di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan akibat sisa-sisa hasil panen yang tidak terjual atau tidak dimanfaatkan kembali seperti sayur-sayuran, dan buah-buahan yang dapat diolah kembali menjadi produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyuburkan tanaman yaitu kompos. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat dengan metode diskusi, tanya jawab dan praktik yang dikemas dalam kegiatan sosialisasi. Masyarakat khususnya Desa Lingga belum banyak yang melakukan pengolahan kembali dari limbah hasil pertanian tersebut. Hal ini merupakan permasalahan yang dialami oleh masyarakat minimnya pengetahuan dalam pemanfaatan kembali limbah organik. Adapun metode pengelolaan limbah organik  yaitu reduce (pengurangan), reuse (memanfaatkan kembali) dan recycle (daur ulang). Hasil kegiatan adalah masyarakat petani mampu diarahkan untuk mencintai lingkungan dengan diberikan edukasi tentang pemanfaatan dan pengelolaan kembali sisa-sisa hasil panen seperti sayuran, buah-buahan yang diolah sehingga menjadi pupuk kompos. Pengetahuan ini perlu dan penting diberlakukan sejak dini sebab dengan pengolahan yang tepat limbah organik akan menjadi pupuk yang bermanfaat untuk tanaman. 
Tingkat Pengetahuan Peternak Terhadap Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Pada Ternak Kambing di Kecamatan Balanipa Rusman, Rusman; Haloho, Ruth Dameria; Fahrodi, Deka Uli; Ningtiyas, Wenny Dwi; Ermanda, Adli Putra; Indah, Andi Sukma; Pratiwi, Nita Adillah; Susanti S, Irma; Nainggolan, Lyndon Parulian
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i2.1271

Abstract

Tujuan penelitian untuk  mengetahuitingkat pengetahuan peternak terhadap kasus penyakit mulut dan kuku pada ternak kambing di  Kecamatan Balanipa. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode survey. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriktif kuantitatif dan menggunakan teknik analisis data menggunakan skala likert. Adapun pengumpulan data penelitian menggunakan bantuan kuesioner terstruktur yang diberi angket pada skala likert. Jumlah responden sebanyak 40 peternak kambing. Hasil penelitian menunjukkanpeternak di Kecamatan Balanipa memiliki pengetahuan yang cukup baik tentang penyakit Mulut dan kuku pada kambing, Skor pengetahuan peternak mencapai 980, menempatkannya dalam kategori tahu terkait penyakit kasus PMK.
Pemberdayaan peternak melalui pembuatan pupuk organik integrasi kakao-kambing Desa Tinambung Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Irmayanti, Irmayanti; Suyono, Suyono; Haloho, Ruth Dameria; Ilham, Ilham; Palayukan, Jisril; Suriansyah, Suriansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29970

Abstract

Abstrak Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui transfer teknologi embuatan pupuk organik merupakan upaya untuk memanfaatkan potensi bahan lokal sekitar yaitu kotoran ternak kambing. Pupuk adalah salah satu unsur strategis yang berperan dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari sistem usaha tani. Desa Tinambung memiliki potensi perkebunan seperti tanaman kakao dan peternakan kambing yang tinggi. Ketersediaan pupuk yang terbatas sehingga dilakukan upaya untuk beralih  kepenggunaan pupuk organik. Tujuan kegiatan ini untuk memanfaatkan potensi desa Tinambung dan memberikan dampak positif untuk masyarakat Desa Tinambung, utamanya dalam memanfaatkan limbah kotoran Kambing menjadi pupuk organik untuk menunjang ketersediaan pupuk bagi tanaman kakao sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman kakao. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode society parcipatory peningkatan wawasan dan keterampilan terhadap inovasi teknologi pengolahan limbah ternak dan  pembuatan pupuk organik berbasis kotoran hewan kambing, dan metode persuasive approach yaitu  penyuluhan  pemanfaatan  limbah kotoran kambing menjadi  produk  baru  yang  bermanfaat  seperti  pupuk organik kompos. Metode  kegiatan  dilakukan dengan  empat tahap,  yaitu  tahap survey, tahap penyuluhan,  pelatihan pembuatan  pupuk  organik, dan monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sebesar 87,29% berdasarkan hasil pre test dan post test. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini telah membantu mitra menjadi lebih mandiri utamanya dalam menghadapi masalah pemanfaatan kotoran hewan kambing melalui pembuatan pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas ternak. Program ini berhasil membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan pertanian organik, yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi dan kepuasan peserta. Kata kunci: pupuk organik; integrasi; kotoran kambing. AbstractThe implementation of community empowerment through the transfer of technology for producing organic fertilizer aims to utilize local resources, such as goat manure. Fertilizer is a strategic element that plays a significant role in enhancing plant productivity and is an integral part of farming systems. Tinambung Village has substantial potential in cocoa farming and goat husbandry. Due to the limited availability of fertilizer, efforts were made to transition to the use of organic fertilizers. This initiative aims to harness the potential of Tinambung Village and provide positive impacts for the community, especially by converting goat manure into organic fertilizer to support the availability of nutrients for cocoa plants and thereby increase cocoa production. The methods utilized in this activity include Society participatory method: enhancing awareness and skills in applying technological innovations for processing livestock waste and producing organic fertilizer from goat manure. Persuasive approach method: Educating the community on turning goat manure waste into valuable products, such as compost-based organic fertilizer. The activities were conducted in four stages: Survey stage, Education stage, Training on organic fertilizer production, Monitoring and evaluation stage. The results of the organic fertilizer production training showed an 87.29% increase in knowledge and skills among farmers, based on pre-test and post-test results. This indicates that the training successfully helped partners become more independent, especially in addressing the challenge of utilizing goat manure through the production of organic fertilizer to boost agricultural productivity. This program effectively raised community awareness about the importance of waste management and organic farming, as reflected in the high levels of participation and satisfaction among the participants. Keywords: organic fertiliser; integration; goat manure.
PEMBUATAN PAKAN PELLET BERBASIS TEKNOLOGI INTEGRASI KAKAO-KAMBING DI DESA TINAMBUNG KECAMATAN PAMBOANG KABUPATEN MAJENE Irmayanti, Irmayanti; Haloho, Ruth Dameria; Ilham, Ilham; Suyono, Suyono; Sarman, Aco Parawansa; Suardi, Suardi; Minanga, Yunus Tandi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1969

Abstract

The Farmers in Tinambung Village, Pamboang Subdistrict, Majene Regency mostly raise goats as a side job to support their income. Cocoa shells, which are cocoa plantation waste, have not been utilized so far, only as waste that pollutes the environment. The farmer-livestock group “Siparare” is a partner in community service activities totaling 35 people. This activity aims to provide education on the utilization of cocoa shells as animal feed and skills in making feed in the form of pellets. The methods used in this activity are survey, counseling, training, and monitoring and evaluation. Measurement of farmers' knowledge was done through pre-test and post-test. The results show that the knowledge and skills of farmers have increased significantly from 6.43% to 76.29% in processing cocoa shell waste into feed pellets as an alternative to fulfill quality feed needs, especially during the dry season. Pellets as an alternative in fulfilling the need for quality feed, especially during the dry season. Based on the results of observations during the activity, the results of questions and answers and the enthusiasm of the participants, it can be seen that new partners are aware of the existence of innovative feed processing technology and the importance of the role of feed as a source of nutrition for livestock, willingness to apply pellet feed processing technology, and enthusiasm in adopting the material provided, so overall this activity can be said to be quite successful. Farmers have been able to make feed pellets from cocoa shells independently as a solution in providing quality feed as well as a product with economic value so as to increase farmers' income, and can utilize and reduce waste that can pollute the environment.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK INTEGRASI AREN-SAPI KELOMPOK TANI-TERNAK “BUKIT HARAPAN” DI DESA LIMBORO RAMBU-RAMBU KECAMATAN SENDANA KABUPATEN MAJENE Haloho, Ruth Dameria; Irmayanti, Irmayanti; Sari, Dwi Ratna; Rahim, Abdul; Ya'la, Zakirah Raihani; Yeheskiel, Yeheskiel; Rein, Rein; Yosua, Yosua; Nurmalasari, Nurmalasari; Usman, Al Zaima
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2242

Abstract

Fertilizer is one of the strategic elements that plays a role in increasing productivity and unity part of the farming system. The current difficulty for farmers is the scarcity and inaccessibility of fertilizer subsidies, forcing them to seek alternatives to reduce fertilizer purchase costs. An alternative that can be used with organic fertilizer, which can be made using cow dung and aren plant waste, is bokashi fertilizer. The purpose of implementing this Community Service Program is to provide information related to technological innovations in processing aren waste and animal manure as organic fertilizer/compost to increase farmers' income and its application on plants. The implementation method of the activity includes preparation such as location surveys, discussions and explanations on bokashi fertilizer production, outreach and training through material presentation and demonstrations/practice on how to make bokashi fertilizer, as well as monitoring and evaluation. The results of the activity show a significant increase in knowledge and skills among the Bukit Harapan farmer group participants. Before the implementation of the community service activity, the partners' knowledge of waste processing as organic fertilizer was only 4.43%. After the community service activities, the partners' skills increased to 92.29%. The results of the mentoring for the Bukit Harapan Farmers Group were successfully achieved. This is evident from the bokashi, which is mature, has a dark color, a fine texture, and is odorless.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA DALAM PENGOLAHAN LIMBAH (BY PRODUCT) UNGGAS MENJADI PRODUK PANGAN HEWANI BERKUALITAS UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DI DESA ALU KECAMATAN ALU Haloho, Ruth Dameria; Irmayanti, Irmayanti; Minanga, Yunus Tandi; Urfani, Yulinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 5 No. 02 (2025): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v5i02.616

Abstract

Chicken is one of the most widely raised and cultivated poultry for human use. The most widely raised types of chicken are llayers and broilers. Alu Village, located in A District in Polewali Mandar District, has a large population of farmers and livestock breeders. The population of chicken farms is quite large in this area and produces quite a lot of chicken farm waste. This is what makes it necessary to carry out the tridharma of higher education, namely community service by conducting training to make chicken feet and intestine chips in order to provide new knowledge and skills in processing poultry waste for the Bocco Tallu women's farmer group. The methods used consist of: providing material on the benefits and nutritional content of intestines and feet, demonstrations of making intestines and feet. The results of the implementation of community service in processing poultry waste and feet are that 95% of participants understand the making of intestines and feet chips, participants are able to understand and know how to make intestine and feet chips as well as poultry waste processing technology and packaging poultry waste products, participants are interested in starting a chicken feet sales business, participants are able to calculate the profit from chicken feet sales by 90%. Based on the results of the business analysis, the income that can be obtained from the sale of chicken feet and intestine chips is IDR 35,000 / kg. This community service needs to be improved further so that it is able to produce large-scale intestine and chicken feet chips so that it can open up employment opportunities and absorb workers.
Analisis Pendapatan Usaha Ternak Ayam Ras Petelur di Kota Samarinda Anindyasari, Dinar; Wibowo, Ari; Haloho, Ruth Dameria
AGRIMOR Vol 9 No 1 (2024): AGRIMOR - January 2024
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ag.v9i1.2318

Abstract

The R/C ratio of laying chickens and the breeders' earnings from rearing laying hens over a year are being researched in this study. This study was carried out in the Lempauke District of Samarinda. Since the laying hen breeding sector is sufficiently large and contains more animals than other industries, a purposeful sample was utilized for the study. The average profit for laying hen farmers in Samarinda is now known to be Rp. 1,378,263,000 for a single period year with a total of 5,000 chickens raised, and the results of the calculation of the level of enterprise efficiency R/C ratio of 2,68 indicate that the Layer chicken Farming in the city of Samarinda is suitable to operate.
Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Agroeduwisata Desa Batulaya dengan Teknologi Hidroponik dan Vertikal Garden Berbahan Sampah Plastik Nurdin, Rizaldi; Ariandi; Haloho, Ruth Dameria; Masniawati, Andi; Muis, Nurmuliayanti; Manguntungi, Baso
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2570

Abstract

This community service aims to enhance agro-edutourism management in Batulaya Village through training on hydroponic and vertical garden technology, utilizing plastic waste as a planting medium. The agro-edutourism in this village has great potential but faces challenges in managing limited land and high levels of plastic waste. The training program involved 65 participants, including local farmers, village youth, and agro-edutourism managers. A qualitative method was used to collect data through questionnaires and observations, which were then analyzed using thematic analysis. The results show that the training successfully improved participants' knowledge and skills in applying hydroponic and vertical garden technology. A total of 85% of participants were able to understand the basic concepts of the technology, and 70% could utilize plastic waste as a planting medium. The activity concludes that training and improving agro-edutourism management based on hydroponics and vertical gardens in Batulaya Village not only succeeded in enhancing the community's technical capacity but also provided innovative solutions to environmental issues. However, challenges in accessing resources and technology need to be addressed to ensure the sustainability of this program.
Analisis Pengaruh Karakteristik Peternak terhadap Pendapatan Peternak Sapi Aceh di Kota Langsa Zain.Basriwijaya, Kiagus Muhammad; Anindyasari, Dinar; Haloho, Ruth Dameria
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 20 No. 2 (2023): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v20i2.1114

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Langsa Barat, Langsa Timur, Langsa Lama dan Langsa Baro Kota Langsa Provinsi Aceh mulai Juli 2020 sampai Agustusi 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh profil peternak terhadap pendapatan peternak. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan unit responden keluarga yang memelihara ternak Sapi Aceh. Sampel diperoleh melalui metode Proportional Stratified Random Sampling dan diperoleh 40 orang peternak sebagai sampel, yaitu dari desa Simpang wie, desa Medang ara, desa Asam Peutik, desa Meurandeuh Tengoh, desa Payo Bujok  dan desa Karang Anyar masing-masing berjumlah 6, 3, 9, 2, 8,  dan 12 orang peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala usaha berpengaruh positif terhadap pendapatan peternak.Tingkat pendidikan dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh negatif terhadap pendapatan peternak. Umur peternak, pengalaman beternak, tingkat generasi peternak dan sistem pemeliharaan menberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap pendapatan peternak Sapi Aceh di 4 Kecamatan Kota Langsa.
Co-Authors A. Setiadi Abdul Rahim Adli Putra Ermanda Agni Ayudha Mahanani Agni Ayudha mahanani Algazali, Algazali Andi Sukma Indah Anindyasari, Dinar Ari Wibowo Ariandi Besse Mahbuba We Tenri Gading Christy, Julieta Dahang, Donatus Daniel Gea Daniel Maruli Tua Gultom Deka Uli Fahrodi Dwi Ratna Sari, Dwi Ratna Elvany Tarigan Fauzul Azhimah Febrina, Bunga Putri haloho, ruth Ilham Ilham Irma Susanti S Irma Yanti Irmayanti Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Julieta Christy Julieta Christy Khatifah Kiki Pagar S.M. Munthe Lyndon Parulian Lyndon Parulian Nainggolan Lyndon Parulian Nainggolan mahanani, Agni Ayudha Manguntungi, Baso Marsudi Marsudi Masni Masni Minanga, Yunus Tandi Muhammad Adnan Muhammad Irfan Muis, Nurmuliayanti Nainggolan, Lyndon Parulian Ningtiyas, Wenny Dwi Nita Adillah Pratiwi Nurdin, Rizaldi Nurmalasari Nurmalasari Palayukan, Jisril Posman HP Marpaung Pratiwi, Nita Adila Rein, Rein Relius Buulolo Riduan Sembiring Robert Sinaga Rusman Rusman S. Marzuki S.I. Santoso Saragih, Chaula Lutfia Sarman, Aco Parawansa Seringena Br Karo Sinaga, Robert Sinulingga, Suranta Siti Nuraliah, Siti Suardi, Suardi Suhartina Suhartina Suranta Sembiring Suranta Sinulingga Suranta Sinulingga Suriansyah, Suriansyah Suyono Suyono Swati Sembiring Taufik Dunialam Khaliq Taufiq Dunialam Khaliq Togu, Yohanes Tulus Fernando Silitonga Urfani, Yulinda Usman, Al Zaima W. Roessali Weny Dwi Ningtiyas Weny Dwi Ningtyas Widya Satya Nugraha Yeheskiel, Yeheskiel Yosua Yosua Zain.Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zakirah Raihani Ya’la