p-Index From 2021 - 2026
4.497
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) LingTera Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Sejarah dan Budaya Proceedings Education and Language International Conference Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Diglosia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Metamorfosa Journal on Education International Conference on Languages and Arts JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Educatio FKIP UNMA Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Cakrawala: Jurnal Pendidikan Journal of Social Research Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan SWARNA Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Society Journal of Counseling, Education and Society Indonesian Language Education and Literature Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

NOVEL BIDADARI-BIDADARI SURGA KARYA TERE LIYE DALAM RANGKA PEMBENTUKAN GENERASI INDONESIA YANG UNGGUL Muhammad Rohmadi; Kundharu Saddhono
Karsa: Journal of Social and Islamic Culture Vol. 22 No. 1 (2014): ISLAM, BUDAYA DAN PENDIDIKAN
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v22i1.546

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan maksud-maksudyang terkandung di balik tuturan direktif dalam novel Bidadari-Bidadari Surgakarya Tere Liye, serta mendeskripsikan dan menjelaskan nilai-nilai pendidikankarakter yang terkandung di dalamnya. Kajian ini merupakan kajian deskriptifkualitatif dengan objek penelitian semua tuturan dalam novel berjudul BidadaribidadariSurga karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan denganteknik purposive sampling sesuai dengan pokok permasalahan yang dikaji. Teknikanalisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan model mengalir, yaitu (1)pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikansimpulan. Kesimpulan dibuat dengan teknik deduktif, yaitu dari penjelasanumum menuju fakta-fakta khusus sebagai kesimpulan akhir. Hasil analisis  dansimpulan dalam penelitian ini adalah: (1) maksud-maksud yang terkandungdibalik tuturan direktif dalam novel Bidadari-Bidadari Surga karya Tere Liye,antara lain: menyuruh, memerintah, memohon, mengimbau, menyarankan  dan(2) nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam novel tersebutadalah religius dan toleransi;  disiplin; jujur, bertanggung jawab, rela berkorban;kerja keras; kreatif dan rasa ingin tahu; menghargai prestasi, kompetensi, danotonomi; demokratis; kepedulian sosial; peduli lingkungan, dan memiliki nilaikarakter menghargai/menghormati orang lain.
LANGUAGE POLITENESS PRINCIPLE IN INDONESIA LAWYERS CLUB TALKSHOW ON TV ONE Aditya Mahendra Ariputra; Muhammad Rohmadi; Sumarwati Sumarwati
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2018): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ojbs.v12i1.1766

Abstract

Indonesia Lawyers Club is a television program by TV ONE aired every Tuesday at 19:30 to 22:00 p.m and discussed the issues being discussed by the Indonesian people at that time. Indonesia Lawyers Club is a program in a talk show format, presenting experts discussing law, politics, religion, crime. From this event, people see a problem not only from a single point of view but from different perspectives. This happens because this talk show presented many experts in their fields, both for the pro and on the counter. Experts argue their opinions according to the channel hosted by a host named Karni Ilyas. This research has a purpose to explain the fulfillment of the politeness principle of language in talk show Indonesia Lawyer Club viewed from Leech’s perspective. This research is descriptive qualitative one. Data collection techniques were used were Uninvolved Conversation Observation Technique (SBLC), recording technique, and note-taking. The data obtained was described using a descriptive development pattern. This study showed the results of the fulfillment of usage of language politeness principle which included 6 maxims, they were maxim of wisdom, maxim of acceptance, maxim of mercy, maxim of humility, maxim of suitability, and maxim of conclusion.
KETIDAKADILAN PERAN GENDER TERHADAP PEREMPUAN DALAM CERITA PENDEK SURAT KABAR MEDIA INDONESIA TAHUN 2017 Sidiq Aji Pamungkas; Sarwiji Suwandi; Muhammad Rohmadi
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.178 KB)

Abstract

Perempuan secara kultural dipandang memainkan peran gender hanya di ranah domestik, bukan di ranah publik seperti laki-laki. Sementara, peran gender merupakan buah dari kesepakatan sosial berdasar kultur peradaban. Peran gender terbentuk berdasarkan perilaku-perilaku yang dilakukan/diperankan sehingga menciptakan suatu budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidakadilan peran gender terhadap perempuan dalam cerita pendek surat kabar Media Indonesia 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling dimana mengambil teks cerpen yang memuat isu gender dalam surat kabar Media Indonesia tahun 2017. Validitas data memanfaat triangulasi, yaitu triangulasi teori dan triangulasi peneliti. Hasil penelitian sebagai berikut. Cerpen-cerpen yang tersiar di surat kabar Media Indonesia melukiskan ketidakadilan peran gender perempuan berupa stereotip (pelabelan negatif) dan beban kerja yang lebih dominan dibanding laki-laki. Pelabelan negatif (stereotip) tersebut antara lain perempuan mudah menaruh percaya sehingga mudah dirayu-dibodohi, perempuan terlalu emosional menonjolkan perasaan sehingga perempuan mudah terpengaruh suasana untuk membuka diri tanpa berpikir panjang, dan perempuan mudah depresi karena tidak sanggup tertekan. Sementara, beban kerja perempuan lebih dominan di ranah domestic, yaitu perempuan bertanggung jawab penuh dalam mengasuh anak.Women are culturally seen to play gender roles only in the domestic sphere, not in the public domain like men. Meanwhile, gender roles are social agreement based on the culture of civilization. Gender roles are formed based on behaviors that are performed so as to create a culture. This study aims to describe the unfairness of gender roles towards women in the short story of Media Indonesia newspaper on 2017. This research is a qualitative descriptive study with content analysis techniques. The sampling technique applied a purposive sampling technique in which the short story text contains gender issues in Media Indonesia newspapers. Data validity applied triangulation, namely theory triangulation and researcher triangulation. The results indicates two finding. Short stories published in Media Indonesia newspapers depict the injustice of women's gender roles in the form of stereotypes (negative labeling) and workloads that are more dominant than men. These stereotypes include women who are easy to believe so they are easily seduced, women are too emotional to highlight feelings so that women are easily influenced by the atmosphere to open themselves without thinking, and women are easily depressed because they cannot be depressed. Meanwhile, women's workload is more dominant in the domestic sphere, ie women are fully responsible for taking care of children.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v12i22017p109
Alih kode dan campur kode tuturan di lingkungan pendidikan Ruth Remilani Simatupang; Muhammad Rohmadi; Kundharu Saddhono
LingTera Vol 5, No 1: May 2018
Publisher : Department of Applied Linguistics, Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.015 KB) | DOI: 10.21831/lt.v5i1.19198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode yang digunakan oleh penutur di lingkungan SMK di Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahasa-bahasa yang digunakan oleh guru dan siswa pada saat pembelajaran bahasa Indonesia. Objek dalam penelitian ini adalah tuturan penggunaan alih kode dan campur kode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah teknik pengamatan, teknik wawancara dan teknik rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode yang terjadi ialah bahasa Inggris,bahasa Batak, dan bahasa Indonesia. Jenis alih kode yang ditemukan adalah bahasa Indonesia ke bahasa Batak. Jenis campur kode yang ditemukan adalah campur kode ke dalam dan campur kode keluar  dengan menggunakan  bahasa Indonesia,bahasa Inggris, dan bahasa Batak dengan bentuk kata, kelompok kata, kata ulang, ungkapan dan klausa.Code Switching and Code Mixing on the Speech of Education Environment AbstractThe research aims to describe code switching and code mixing that are used by speaker in vacation high school at Medan. This research is a qualitative descriptive. The subject of this research is languages used by teacher and students in learning Indonesian. The object of this research is code switching and code mixing used on learning Indonesian.The method used to collecting the data are observational echniques, interview techniques and recording techniques. The result shows that languages undergoing code switching and code mixing are English, Bataknese and indnesian. The type of code switching found is Bataknese languages to Indonesian languages.furthermor, the type of code mixing found is inner code-mixing and outer code -mixing by using Indonesian language, English and Bataknese with the form of the word, group of words, repetition of word, expression and clause.
TOKOH PROBLEMATIK DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA SEBAGAI PUSAT STRUKTUR KARYA SASTRA PERSPEKTIF STRUKTURALISME GENETIK Jaki Yudin; Suyitno Suyitno; Muhammad Rohmadi
ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/estetika.v2i2.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tokoh problematik yang menjadi pusat struktur karya sastra dalam novel Orang-Orang Biasa. Data dalam penelitian ini berupa data tokoh problematik yang berbentuk kutipan dialog, kalimat, dan paragraf dalam novel sebagai pusat struktur. Sumber datanya adalah novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi untuk menemukan dan menentukan data yang relevan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang meliputi tiga komponen, yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pusat struktur novel tersebut dibangun oleh tokoh Debut Awaludin, Inspektur Abdul Rojali, Dinah, Salud, dan Bastardin. Hubungan antartokoh Debut Awaludin dengan tokoh lain menunjukkan keterjalinan antara peristiwa satu dengan peristiwa lain yang meliputi penindasan terhadap Salud, perjuangan hak pendidikan anak Dinah, kepercayaan terhadap sahabat-sahabatnya (kelompok perampok), pembalasan terbaik, dan moralitas kaum marginal.
Membangun Sinergi Guru dan Dosen Profesional, Berkarakter dalam Rangka Mencerdaskan Kehidupan Bangsa di Era Global Muhammad Rohmadi
International Conference on Languages and Arts Proceeding of the 1st ISLA 2012
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuatnya arus pembelajaran berarti kuatnya guru dan dosen, kuatnya guru dan dosen berarti kuatnya pendidikan, dan kuatnya pendidikan berarti kuatnya bangsa Indonesia. Guru dan dosen adalah teladan bagi peserta didik dan mahasiswa di ranah pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Keteladanan guru dan dosen dapat dilihat dari berbagai aspek dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai guru dan dosen profesional dalam bidang humaniora, khususnya bahasa dan sastra Indonesia. Dalam rangka mewujudkan penguasaan empat kompetensi yang wajib dimiliki guru, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadiam harus dilakukan pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi bagi guru dan dosen dalam bidangnya masing-masing. Dengan demikian akan tercetak guru dan dosen yang cerdas dan berkarakter kuat dalam bidang keahliannya. Salah satu solusi alternatif dalam pembentukan guru dan dosen berkarakter dapat dilakukan dengan  meneladani karakter Rasulullah Muhammad saw. Karakter yang harus diteladani sebagai landasan pembentukan guru dan dosen berkarakter adalah:  (1) sidiq yang berarti benar/jujur, (2) amanah, artinya dapat dipercaya, (3) tabliqh, artinya menyampaikan kebenaran, dan (4) fatanah, artinya cerdas. Merujuk pemikiran di atas, apabila guru dan dosen meneladani karakter-karekter Rasulullah tersebut dan mengimplementasikan secara benar dalam pembelajaran  di kelas  atau di luar kelas maka akan mampu membentuk guru dan dosen berkarakter secara bertahap. Dengan terbentuknya karakter guru dan dosen sesuai dengan teladan Rasulullah, inysallah akan terjadi peningkatan kualitas proses dan hasil dalam pendidikan di ranah pendidikan dasar, menengah, dan tinggi di seluruh wilayah Indonesia. Peningkatan kualitas pendidikan, dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia secara tidak langsung akan menyiapkan calon-calon pemimpin bangsa yang cerdas dan berkarakter di masa yang akan datang.   Kata kunci: guru, dosen, cerdas, karakter, dan rasulullah.
Improvement of Exposition Text Writing Motivation and Skills Through the Application of the Problem Based Learning Model Martanti Dwi Kristyanawati; Sarwiji Surwandi; Muhammad Rohmadi
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 2, No 2 (2019): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, May
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birle.v2i2.296

Abstract

This study aims is to improve: (1) student learning motivation; and (2) students' writing skills in writing exposition texts of class VIII on State of Junior High School 3 Surakarta through the application of the Problem Based Learning model. This type of research is Class Action Research (CAR). This research was conducted in three cycles. This research was conducted in State of Junior High School 3 Surakarta in the first semester of the 2018/2019 academic year. This research was conducted in five months, starting from July to November 2018. The subjects of this study were students of class VIII- 9 in the first semester of the 2018/2019 academic year with a total of 32 students. The method of data collection is done by using tests, observations, questionnaires and document techniques. Data analysis techniques are carried out using critical analysis. Based on the analysis, the study concluded that: (1) the application of the Problem Based Learning model was able to increase students' motivation in learning Indonesian. This is indicated by an increase in the average score of learning motivation and the number of students with a learning motivation score of classification A (Very Good) and B (Good) in each cycle performed; and (2) the application of the Problem Based Learning model is able to improve students' writing skills in writing exposition texts of class VIII SMP Negeri 3 Surakarta in the first semester of the academic year 2018/2019. This is indicated by an increase in the average student score and the level of student mastery throughout the cycle. The average score of students' writing skills in exposition text writing, increased from 63.09 in the initial conditions, increased to 73.00 at the end of the first cycle, increased to 76.78 at the end of the second cycle, and then increased to 80.22 at the end from Cycle III. The level of mastery of student learning increased from 12.50% in the initial conditions, increasing to 43.75% at the end of the first cycle, increasing to 68.75% at the end of the second cycle, then increasing to 100.00% at the end of cycle III.
Religious Education Values in Gita Savitri Devi's Rentang Kisah and Andori Andriani's Doriyaki Novels Oktaviana Araminta Putriyanti; Retno Winarni; Muhammad Rohmadi
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 2, No 4 (2019): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, Novemb
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religious education is one pillar in human life. This article aims to determine the values of religious education contained in literary works, one of which is a novel. Novels are literary works that attract the readers’ attentions the most because of the plot. Many modern novels containing the values of religious education can be imitated. The RentangKisah by Gita Savitri Devi and Doriyaki by AndoriAndriani are modern novels which contain the values of religious education. These can be seen in the life stories of both. Different family life and social environment make these two novels have different religious education values in their stories. This study is a qualitative descriptive study. The data were collected by taking a note the excerpts of Gita and Dori which contain religious education values. This study aims to determine the values of religious education in the RentangKisah and Doriyaki novels. The results of this study are the values of religious education shown by Gita and Dori.
Character Education Values in Animation Movie of Nussa and Rarra Riskiana Widi Astuti; Herman J Waluyo; Muhammad Rohmadi
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 2, No 4 (2019): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v2i4.610

Abstract

Character education value is needed in the education world. This study discussed a study of character education values through animation movie object of nussa and rarra, i.e. (1) religious character education value, (2) curiosity character education value, (3) friendly/communicative character education value, (4) social care character education value, (5) responsibility character education value. The researcher only limited five values of character education and used an animation movie object of nussa and rarra because the movie was trending in Indonesia. This study used survey methods and content analysis with qualitative research type because the data generated in the form of descriptions of speech fragments in the animation movie of nussa and rarra, then it divided into five types of utterances that contained the character education values and last, it analyzed. The result revealed that speech in an animation movie of nussa and rara, only five types of character education were found
Ragam Fungsi Gestur pada Tuturan Deiksis dalam Film 3 Srikandi: Analisis Multimodal Korpus Destiani Destiani; Andayani Andayani; Muhammad Rohmadi
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 3, No 2 (2018): VOLUME 3 NUMBER 2 SEPTEMBER 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.478 KB) | DOI: 10.26737/jp-bsi.v3i2.726

Abstract

Bahasa Indonesia beberapa tahun terakhir ini makin banyak dipelajari oleh berbagai negara. Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) memerlukan multimedia untuk menunjang unsur gestur pada materi deiksis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keragaman fungsi gestur pada tuturan deiksis dalam Film 3 Srikandi. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan data penelitian melputi unsur verbal dan nonverbal. Data verbal berupa deiksis, sedangkan unsur nonverbal berupa berbagai gestur yang hadir saat tokoh mengucapkan deiksis. Pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Sementara itu, data diolah dengan menggunakan analisis isi dengan pendekatan multimodal. Hasil penelitian menunjukkan tuturan deiksis yang disampaikan para tokoh dapat menampilkan beberapa gestur sehingga fungsi gestur pun beragam. Penggunaan multimedia Film 3 Srikandi membantu proses pembelajaran deiksis dengan adanya unsur nonverbal yang melekat pada dialog tokoh. Pengajar BIPA dapat menggunakan film sebagai media pembelajaran yang membantu untuk menjelaskan materi deiksis. Selain itu, multimedia dapat menstimulus mahasiswa dalam berkomunikasi serta memperbanyak kosakata baru yang diperoleh di kelas bahasa.
Co-Authors Aditya Mahendra Ariputra Agus Yuliyanto Aida Azizah Amalia Farhani Amandasari Mardiana Andayani Angelina Sangap Sembiring Ani Rakhmawati Anisah Kartika Putri Annisa Maftukatul Faizah Antoni Agus Nugroho Arifatul Hikmah Aziz Fauzi Basyaroh Purbania Basyaroh Purbania Bintang Eka Priyangga Biya Ebi Praheto Budhi Setiawan Budhi Setiawan Chafit Ulya Colin Widi Widawati Destiani Destiani Dewi Puspita Sari Dicky Pramana Putra Dwi Rahayu Retno Wulan Edy Suryanto Edy Tri Sulistiyo Edy Tri Sulistiyo Edy Tri Sulistyo Elisabeth Nugraheni Eko Wardani Elyariza Devy Aulia Firdaus Erni Rahayu Fatmawati Fatmawati Fauzi, Aziz Fendy Yogha Pratama Harun Joko Prayitno Hasan Zainnuri Herman J Waluyo Herman J. Waluyo Hikmah, Arifatul Jaki Yudin Joko Nurkamto Kaleb Edison Simanungkalit Khusnul Khotimah Kundharu Saddhono Kundharu Shaddono Lisda Muhammad 'Afiif Martanti Dwi Kristyanawati Martanti Dwi Kristyanawati Memet Sudaryanto Murtianis Murtianis Natanael Feby Raenaldi Nova Putri Ramadhani Oktaviana Araminta Putriyanti Oktaviani Windra Puspita Raditya Ranabumi Raditya Ranabumi Raheni Suhita Rahman Adib Destyawan Rakhmawati, Ani Retno Winarni Retno Winarni Riskiana Widi Astuti Rois Abdul Fatah Rudi Permono Putro Rudi Permono Putro Rulyandi Rulyandi Ruth Remilani Simatupang Ruth Remilani Simatupang Ruth Remilani Simatupang Sahid Teguh Widodo Sarwaji Surwandi Selvina Dewi Anggraini Sidiq Aji Pamungkas Sidiq Aji Pamungkas Simanungkalit, Kaleb E. Slamet Subiyantoro Suhailee Sohnui Sumarwati Sumarwati, Sumarwati Suniyah Suniyah Suniyah Suniyah Sunu Setiawan Utama Suwandi, Sarwiji Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Veronika Unun Pratiwi Wahidah Nasution