Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU UNTUK MEDIA PERTUMBUHAN Candida albicans dan Candida sp. Endah Prayekti; Yauwan Tobing Lukiyono
Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53699/joimedlabs.v3i2.122

Abstract

Tofu pulp is a waste that is widely produced along with the increasing need for tofu. The advantages of tofu waste are high nutritional content, cheap and easy to obtain. The by-product of this tofu industry still contains 26.6% protein, 18.3% fat, and 41.3% carbohydrates for every 100 grams. Based on this, tofu pulp has the potential to be used as raw material for Candida spp growth media, replacing the gold standard medium, which is Potato Dextrose Agar. The ability of tofu pulp flour media to support the growth of Candida spp. need to be tested further for the number and morphology of Candida spp. The purpose of this study was to determine whether tofu pulp media could be used as a substitute for Potato Dextrose Agar media for the growth of Candida albicans and Candida spp. This study is an experimental study with a completely randomized design (CRD). The composition of the tofu dregs flour media used includes tofu dregs flour (0, 1, 2, 3, 4, 5gr); dextrose 2gr; agar 1.5gr; and 100mL aquadest.  Candida inoculation on tofu pulp flour and Potato Dextros Agar media was using a streak plate method. Observations included the number of colonies and the morphology of the tested Candida colonies. The number of Candida albicans and Candida sp colonies growing on tofu pulp flour media was much larger than on control media, but the size of the colonies was  small. Colony recovered from  Tofu pulp flour media with a ratio 5gr tofu pulp flour and 2 gr dextrose were 222.5 CFU/10uL for Candida albicans and 148 CFU/10Ul for Candida sp. The test results of Candida growth on gold standard media were 54.5CFU/10uL for Candida albicans and 50 CFU/10uL for Candida sp. Based on the results of this study, tofu dregs flour media was able to support the growth of Candida spp in terms of numbers but was not able to provide large colony sizes as in gold standard media. For further research, different methods can be used in making the media or adding additional materials for nitrogen sources in the media.
IMPLEMENTASI TERAPI BERJEMUR TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA USIA DEWASA DAN LANSIA DI DESA NGEPUNG KABUPATEN GRESIK Ary Andini; Endah Prayekti; Gilang Nugraha; Rizki Nurmalya Kardina; Ardyarini Dyah Savitri; Siti Husnul Khotimah; Arsya Tazkiya; Salman Firmansyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.185

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolic yang tiap tahun mengalami peningkatan tidak hanya diperkotaan, namun juga di pedesaan seperti desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Tujuan dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk mengimplemetasikan terapi berjemur di pagi hari secara rutin guna menurunkan resiko diabetes melitus dan memberikan alternatif bagi masyarakat terutama lansia untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai pencegahan terhadap penyakit diabetes melitus. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi penyuluhan diet sehat dan manfaat terapi berjemur di pagi hari dan pemeriksaan kadar glukosa darah pada hari ke-1 sebelum terapi berjemur dan ke-7 setelah melakukan terapi berjemur. Kegiatan penyuluhan diikuti 29 warga dengan target usia usia 40 tahun keatas. Implementasi berjemur di pagi hari dilakukan selama 10 menit selama 7 hari. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat untuk hidup sehat. Namun, untuk implementasi kegiatan terapi berjemur hanya diikuti 16 peserta pada hari ke-1 namun hari ke-7 sejumlah 9 orang.
Pelatihan Quality Control Pengecatan Gram Untuk Meningkatkan Kemampuan Laboratorium Pada SMK Kesehatan Surabaya Endah Prayekti; Yauwan Tobing Lukiyono; Ary Andini; Thomas Sumarsono; Marinda Dwi Puspitarini; Ibrahim Dwi Waluyo Putra; Husein Firdaus; Devita Rahma Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.385 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.805

Abstract

Pengecatan gram merupakan Teknik rutin yang dilaksanakan pada laboratorium mikrobiologi. Penggunaan Teknik ini dilakukan dalam proses isolasi, identifikasi, hingga pemeliharaan kulturbakteri. Pembacaan hasil pengecatan gram dalam proses identifikasi akan sangat mempengaruhi keberlanjutan proses dan hasil akhir bakteri yang diidentifikasi. Seorang pemeriksa di laboratorium mikrobiologi harus memiliki kemampuan operasional dalam pengecatan gram, melakukan pemantapan mutu, dan memberikan penilaian terhadap penyimpangan pada proses teknis operasional. Jajak pendapat kepada lulusan siswa SMK Kesehatan yang melanjutkan jenjang Pendidikan ke tingkat diploma 4 Analis Kesehatan UNUSA, menunjukkan kurangnya pemahaman tentang Quality Control Pengecatan Gram. Selain itu, keterbatasan pemahaman juga disebabkan akses terhadap pembelajaran laboratorium sangat terbatas saat pandemi covid 19. Metode yang digunakan dalam pengebdian kepada masyarakat ini meliputi pemaparan materi mengenai Quality Control Pengecatan Gram, Praktik Pengecatan Gram di Laboratorium, dan melakukan evaluasi di akhir. Hasil pengamatan di lapangan, siswa yang mengikuti pelatihan pengecatan gram belum banyak terlatih untuk prosedur ini. Hal ini terjadi karena kurangnya pengalaman di laboratorium saat pandemi covid-19. 95,85% peserta menilai kegiatan ini sangat membantu mereka terutama pada sesi praktik di laboratorium. Evaluasi setelah magang menunjukkan bahwa sebanyak 73,9% peserta menjawab adanya manfaat yang diperoleh dari pelatihan untuk pelaksanaan magang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sangat membantu mitra dalam menyiapkan para siswanya untuk dapat memiliki kompetensi yang lebih baik lagi sebelum program magang dilakukan oleh mitra. 65,2% Siswa sebagai partisipan kegiatan ini menilai secara mandiri memiliki kemampuan diatas angka 6 dari maksimalangka 10.
Edukasi dan Implementasi Upaya Pencegahan Diabetes Melitus Melalui Terapi Berjemur di Pagi Hari Ary Andini; Rizki Nurmalya Kardina; Endah Prayekti; Evi Sylvia Awwalia; Wandara Sekar Ayu Pramesti; Brina Thursina Dibiasi; Satya Nugraha Wirayudha; Hamiduumajid Ballihg Ballihgoo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1344.863 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.919

Abstract

Angka kematian akibat Diabetes Mellitus (DM) meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, edukasi dan implementasi program pencegahan DM perlu dikembangkan di masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan program terbagi menjadi dua program, seperti Webinar Nasional “Cegah Diabetes Mellitus dengan Terapi Rutin Berjemur Pagi” dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Program Terapi Berjemur Pagi yang dilaksanakan di Desa Jumputrejo RT 028 RW 009 Sukodono Kecamatan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Webinar Nasional diikuti oleh 141 peserta dan kegiatan sunbathing therapy pada pagi hari diikuti oleh 26 peserta. Materi Webinar Nasional meliputi (1) Mengenali gejala awal DM, (2) Pola makan sehat untuk mencegah DM, dan (3) Peran terapi berjemur untuk mencegah DM. Berdasarkan evaluasi hasil pemahaman materi mencapai skor rata-rata 74,54. Kegiatan rutin berjemur di pagi hari menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang diperiksa menggunakan Point of Care Testing (POCT) dari rata-rata 163 mg/dl pada hari 1 menjadi 141 mg/dl dengan tingkat keberhasilan program sekitar 73% peserta. Kegiatan edukasi dan implementasi terapi berjemur di pagi hari guna pencegahan DM mampu meningkatkan kesadaran untuk melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
Pentingnya Asupan Zat Besi dan Gizi Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Persiapan Persalinan Di Era New Normal dr. Nathalya Dwi Kartika Sari, Sp.PK; dr Hartatiek Nila,Sp.OG; Endah Prayekti S.Si., M.Si; Sonia Fitriatul Qolbi; Hamiduumajid Ballihg Ballihgoo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.211 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.990

Abstract

Rendahnya pengetahuan ibu hamil terhadap tanda bahaya dalam kehamilan dapat menyebabkan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Sehingga dengan tingginya pengetahuan ibu mengenai tanda bahaya kehamilan dapat mendeteksi dini tanda & bahaya yang mengancam jiwa ibu dan bayi. Metode: sosialisasi mengenai pentingnya asupan zat besi dan gizi pada ibu hamil sebagai upaya persiapan persalinan di era New Normal yang dilakukan secara hybrid sosialisasi offline dilakukan di RSI Surabaya A. Yani dan sosialisasi online dilaksanakan melalui media sosial PKRS Islam Surabaya A. Yani. Data diolah secara observasional dan analitik untuk mengetahui hubungan kadar iron dengan Hb dalam tubuh ibu hamil. Hasil dan pembahasan: sosialisasi mengenai pentingnya asupan zat besi dan gizi ibu hamil serta meningkatkan pengetahuan pada ibu hamil sebagai bentuk upaya mengurangi AKI. Menurut penelitian sebelumnya menyatakan prevalensi rerata 35-75% ibu hamil mengalami anemia, hal ini selaras dengan hasil uji pemeriksaan analitik yang dilakukan terhadap 14 ibu hamil yang mengikuti seminar secara offline untuk menghitung kadar serum iron dan Hb. Hasil pemeriksaan didapatkan Hb dibawah normal (<12 g/dl) sebanyak 9 dari 14 sedangkan kadar Iron dibawah normal (37-145 g/dl) didapatkan sebanyak 4 orang. Kesimpulan: wanita hamil cenderung mengalami anemia sehingga membutuhkan asupan nutrisi berupa zat besi lebih banyak dibandingkan sebelum hamil. Maka dari itu diperlukan edukasi tentang pentingnya zat besi dan makanan bergizi selama kehamilan sebagai persiapan persalinan.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : PENGGUNAAN LAPISAN ANTIBAKTERI UNTUK MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PEMBENTUK BIOFILM PADA KATETER Zahrotul Illiyin; Endah Prayekti; Thomas Sumarsono
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 1 No. 1 (2020): Prosiding National Conference for Ummah (NCU) 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Urinary Tract Infection (UTI) is an infection caused by the growth of pathogenic microorganisms. This infection most often occurs due to the use of hospital equipment, one of which is a catheter. The use of a long and permanent catheter can make the bacteria adhere to form biofilm bacteria. To prevent the growth of biofilm-forming bacteria, one effort that must be made is to use an antibacterial layer on the catheter surface. This Systematic Literature Review This aims to determine the antibacterial layer that can be used to inhibit the growth of biofilm-forming bacteria on the catheter surface. This research methods was colleting research journal form google scholar and clinical key database using the PRISMA flow guidelines. Journal for data extraction were obtained from 5 main reference journals. Criteria used for obtaining reference journal were journal using experimental design, completely rendomized desingn (CRD), not late than 2015, and synthetic antibacterial layer for chatheter surface. The results of the review show that the ACNS layer, CHX-NS layer, PPX-N layer, AG-PTFE layer, and Ag-NPs layer can inhibit the growth of the tested bacteria with different variations in the presentation of resistance from one another. In Conclusions, the antibacterial coating applied to the cathetersurfece can inhibit the growth of Escherichia coli biofilm as main caused of UTI. keywords: UTI; biofilm; antibacterial coating; catheter. Abstrak: Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroorganisme patogen infeksi ini paling sering terjadi karena kesalahan penggunaan peralatan rumah sakit, salah satunya yaitu kateter. Penggunaan kateter yang lama dan menetap dapat menjadikan media perlekatan bakteri membentuk bakteri biofilm. Untuk mencegah pertumbuhan bakteri pembentuk biofilm salah satu upaya yang harus dilakukan yaitu dengan menggunakan lapisan antibakteri pada permukaan kateter. Penelitian Systematic Literatur Review ini bertujun untuk mengetahui jenis lapisan antibakteri yang dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri pembentuk biofilm pada permukaan kateter. Metode penelitian yang digunakan adalah mengumpulkan jurnal dari penelitian pada database google scholar dan clinical key dengan pedoma PRISMA flow. Jurnal yang digunakan untuk ektraksi data didapatkan 5 jurnal acuan utama. Kriteria pemilihan jurnal berdasarkan pada jenis penelitian ekperimental, Rancangan Acak Lengkap, tahun publikasi diatas 2015, menggunakan lapisan antibakteri sintetik pada permukaan kateter. Hasil review menunjukkan bahwa Lapisan ACNS, lapisan CHX-NS, lapisan PPX-N, lapisan AG-PTFE, dan lapisan Ag-NPs dapat menghambat pertumbuhan bakteri uji dengan variasi presentasi hambatan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Kesimpulan Systematic literatur review ini bahwa lapisan antibakteri yang digunakan pada permukaan kateter dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembentuk biofilm penyebab ISK utama yaitu Escherichia coli. Kata kunci: ISK; biofilm; lapisan antibakteri; kateter.
SOSIALISASI PENGGUNAAN EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) DALAM UPAYA PENANGANAN LARVA AEDES SP. DI DESA SIMO ANGIN-ANGIN WONOAYU SIDOARJO Yauwan Tobing Lukiyono; Endah Prayekti; Dini Setiarsih; Salfa Salsabilah Zain; Yuni Nur Malita Sari; Ngiluhtara Aditiya Putri; Elsya Octaviani Cantika Putri; Eva Rosa Dwi Febrianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17708

Abstract

Larvasida adalah jenis pestisida yang berbentuk butiran atau briket yang digunakan untuk aplikasi pengendalian larva atau jentik nyamuk penyebab DBD. Larvasida tersebut adalah Abate 1% yang mengandung bubuk temephos. Abate 1% dikenal ampuh dalam membunuh larva nyamuk Aedes sp.. Namun, dampak yang ditimbulkan dari bubuk Abate 1% ini juga dapat mencemari lingkungan apabila tidak digunakan dengan benar. Di Indonesia, ada banyak sekali bahan-bahan alam yang dapat berpotensi sebagai biolarvasida. Salah satu bahan alam tersebut adalah bunga telang (Clitoria ternatea L.). Bunga telang mengandung senyawa metabolit sekunder jenis flavonoid dan tanin yang dapat berperan sebagai racun pencernaan dan pernapasan larva nyamuk Aedes sp. Mayoritas masyarakat Desa Simo Angin- Angin saat ini dalam membasmi larva nyamuk masih menggunakan larvasida dari bahan kimia. Maka dari itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menanggulangi hal tersebut dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada ibu-ibu Jumantik tentang bahan alami yang dapat digunakan sebagai biolarvasida. Berdasarkan hasil observasi, didapatkan peningkatan pengetahuan ibu-ibu Jumantik dalam penanganan larva nyamuk Aedes sp.
Edukasi Kelor Antibakteri Herbal dan Pelatihan Teh Kelor untuk Warga Desa Simoangin Muhammad Taufiq Hidayat; Endah Prayekti; Maki Zamzam; Yauwan Tobing Lukiyono; Muhammad Afwan Romdloni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JPMI - Agustus 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1529

Abstract

Infeksi bakteri dan resistensi antibiotik merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar. Oleh karena itu, tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Analis Kesehatan UNUSA melakukan kegiatan “Edukasi dan Diseminasi Hasil Penelitian Kelor sebagai Antibakteri Herbal serta Pelatihan Pembuatan Teh Kelor untuk Warga Desa Simoangin-angin”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan penyakit bakteri menggunakan obat herbal kelor. Metode yang digunakan adalah seminar dan pelatihan. Seminar membahas potensi ekstrak kelor sebagai antibakteri berdasarkan hasil penelitian tim dan penerapannya yang bijak. Pelatihan membahas cara pembuatan teh kelor dan manfaatnya sebagai alternatif pengobatan. Brosur edukasi juga dibagikan kepada peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman masyarakat tentang kelor sebagai antibiotik herbal dan penggunaan antibiotik yang bijak, serta ada peningkatan keterampilan masyarakat dalam pembuatan teh kelor. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat Desa Simoangin-angin. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan konsep MBKM (merdeka belajar kampus merdeka) dan mendukung pencapaian IKU (indikator kinerja utama perguruan tinggi) dengan memberikan pengalaman belajar di luar kampus bagi mahasiswa dan melibatkan dosen dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pengujian Stabilitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus Dari Eksrak Etanol Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) Dengan Perlakuan Suhu Penyimpanan Endah Prayekti; Mirshall Abiedama Prayoga
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.690

Abstract

Bawang dayak merupakan salah satu tanaman yang biasanya digunakan sebagai obat tradisional di daerah Kalimantan. Bawang dayak diketahui mengandungan bebebrapa senayawa fitokimia seperti alkaloid, tanin, flavonoid dan glikosida yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan secara in-vitro dengan teknik kertas cakram (Kirby- Bauer) dengan menguji ekstrak umbi bawang dayak terhadap salah satu faktor fisik yaitu suhu penyimpanan. Pengujian kemampuan antibakteri dilakukan pada Staphylococcus aureus. Konsentrasi ekstrak bawang dayak yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 40%. Suhu penyimpanan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4oC, 20oC, dan 40oC . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suhu 4oC didapatkan diameter zona hambat dengan rata-rata 25,33 mm, pada suhu 20oC didapatkan diameter zona hambat dengan rata-rata 32,5 mm dan pada suhu 40oC didapatkan diameter zona hambat dengan rata-rata 29,83 mm. Hasil uji Kruskal Wallis didapatkan nilai signifikansi 0,00 yang berarti suhu berpengaruh terhadap stabilitas ekstrak etanol bawang dayak dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Suhu penyimpanan yang paling optimal untuk menyimpan ekstrak umbi bawang dayak adalah pada suhu 20oC.
PELATIHAN 3R DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MENJADI RAMAH LINGKUNGAN DI PP. AL FITRAH AS-SALAFIYAH SURABAYA Mochamad Faishal Riza; Wiwik Winarningsih; Endah Prayekti; Fauziyatun Nisa; Akbar Reza Muhammad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21787

Abstract

Pondok pesantren menjadi salah satu tempat dengan jumlah volume sampah harian yang besar. Tanpa pengelolaan sampah yang baik, sampah dapat mencemari lingkungan hingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) yang tepat oleh santri dapat membantu pengelolaan sampah di tingkat dasar sehingga menjadi ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Santri juga diberikan pembelajaran patisipatif dengan kegiatan pelatihan penerapan 3R mulai dari individu hingga perkamar dan perkelas. Mitra PKM yang ikut serta sebanyak 40 santri dan santriwati Pondok Pesantren Alfitrah Assalafiyah Surabaya. Hasil pengabdian masyarakat diketahui bahwa santri lebih mudah memahami penerapan prinsip 3R dengan partisipasi langsung. Santri yang hadir juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan datang tepat waktu dan aktif bertanya sekaligus diskusi. Kesimpulan yang didapatkan adalah santri yang memiliki pengetahuan dan memahami penerapan prinsip 3R mampu membantu pengelolaan sampah di pondok pesantren sehingga berkontribusi mencegah kerusakan lingkungan
Co-Authors Akbar Reza Muhammad Akhmad, Nur Faradila Althofur Hilman Rifki Andini, Ary Andreas Putro Ragil Santoso, Andreas Putro Ragil Ardyarini Dyah Savitri Arsya Tazkiya Asma' Denaya Psari Yuwono Awaliyah, Arisma Putri Baihaqi, Muhammad Azhari Brina Thursina Dibiasi Devita Rahma Putri Devyana Dyah Wulandari dr Hartatiek Nila,Sp.OG Elsya Octaviani Cantika Putri Endah Budi Permana Putri Ersalina Nidianti Eva Rosa Dwi Febrianti Evi Sylvia Awwalia Fadillah Triasmoro Fakurazi, Sharida Gilang Nugraha Gilang Nugraha Hamiduumajid Ballihg Ballihgoo Hamiduumajid Ballihg Ballihgoo Hidayat, Muhammad Taufiq Husein Firdaus Ibrahim Dwi Waluyo Putra Imraatul Mukarramah Indah Nur Kamaliyah Indaryanti, Reski Novita Junaedy, M Dwinanda Kamelia, Dina Kardina, Rizki Nurmalya Khiliah Navis Khiliah Navis Khusnah, Hidayatul Kifli, Nurolaini Lili Susan Rahmawati Luqiana Fauziah M Nasir Maat, Suprapto Maki Zamzam Mardhotillah, Rachma Rizqina Marinda Dwi Puspitarini Melindah, Winda Mia Puspitasari Mirshall Abiedama Prayoga Mochamad Faishal Riza Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Taufiq Hidayat Muhammad Taufiq Hidayat Mukarramah, Imraatul Mutiarawati, Diah Titik Nada Mufarrohah Nandasari, Anggy Dwipa Nathalya Dwi Kartika Sari Navis, Khiliah Ngiluhtara Aditiya Putri Nisa, Fauziyatun Nunki, Nastasya Nur Naili Fahira Nur Sophia Matin Pratama, Nizar Revandini Prayoga, Mirshall Abiedama Prisnidiawati, Ajeng Puspitasari, Renny Novi Putri Lestari, Ajeng Anindhita Putri, Ananda Ghufron Yuana Putri, Nasya Desinta Qonita Iklila Maghfuroh Qotrinnada, Nabilah Rahmawati, Lili Susan Ramadani, Vania Nur Regina Ayu Fristiyanti Rhomadhoni , Muslikha Nourma Riza, Mochammad Faishal Rizki Jalil, Ike Wasilatur Rizki Nurmalya Kardina Romdhoni, Muhammad Afwan Rosiana Dewi Regita Sa'bania Hari Raharjeng Sabrina, Shinta Milenia Sadza, Lailatus Salfa Salsabilah Zain Salimi, Syafrina Maulidyatus Salman Firmansyah Sari, Devi Fitriana Satya Nugraha Wirayudha Seggaf Achmad Syah Septina Isro’ Hermawati Setiarsih, Dini Setyana Yuli, Azizah Ari Siti Husnul Khotimah Sofaria Munir, Ratna Sonia Fitriatul Qolbi Suliati Suliati Sunaryo, Merry Suryandaru, Suryandaru Syafiuddin, Achmad Tauziah, Amalia Thomas Sumarsono Thomas Sumarsono Thomas Sumarsono Tullah, Auria Hidayah Uliyatul Laili, Uliyatul Umaha, Farida Wandara Sekar Ayu Pramesti Wideistianti, Annisa Pricilya Widya Novita Sari Wiwik Winarningsih Wulan, Wieke Sri Wulandari, Dwi Agustin Yauwan Tobing Lukiyono Yuliana Yuliana Yuni Nur Malita Sari Zahrotul Illiyin Zain, R.A Wafiqah Aulia Zalfa, Anisatuz Zazabilla, Indira