Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR KUALITATIF SISWA SMA MELALUI PENDEKATAN RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING (RMT) PADA TOPIK ALJABAR Bernika Indrialis Ifana; Nyimas Aisyah; Weni Dwi Pratiwi; Elika Kurniadi; Jeri Araiku
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v3i2.15772

Abstract

Aljabar merupakan salah satu topik pembelajaKemampuan Berpikir Kualitatif Siswa SMA Melalui Pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT) Pada Topik Aljabarran dalam matematika yang penting karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Namun, dalam mempelajari aljabar masih terdapat kesulitan terutama pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Kesulitan yang masih sering terjadi yaitu mengubah permasalahan kedalam bentuk matematika, belum memahami konsep SPLTV bahkan masih ada kekeliruan dalam perhitungan aljabar. oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemunculan indikator kemampuan berpikir kualitatif peserta didik melalui pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT) pada topik Aljabar materi SPLTV. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya yaitu peserta didik kelas X MIPA Olimpiade SMA Muhammadiyah 1 Palembang sebanyak 26 peserta didik dengan fokus subjeknya 6 peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah dipilih secara purposive sampling. Penelitian dilaksanakan sebanyak tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap analisis data. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes tertulis dengan tujuan untuk mengukur kemampuan berpikir kualitatif siswa, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil data yang telah didapatkan akan dianalisis dengan tiga tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa indikator kemampuan berpikir kualitatif siswa melalui pendekatan RMT pada topik aljabar yang banyak dilakukan dengan baik yaitu pelabelan, pencarian secara sistematis untuk mengumpulkan dan melengkapi informasi, perbandingan, penggunaan lebih dari satu sumber, penyandaian dan pemecahan kode. Sedangkan, untuk indikator visualisasi peserta didik sudah memberikan bentuk visualnya tetapi masih belum tepat untuk penentuan panjang dari setiap sisi bangun tersebut.
Transisi Kemampuan Berpikir Aritmatika ke Kemampuan Berpikir Aljabar pada Pembelajaran Matematika Weni Dwi Pratiwi; Elika Kurniadi
Jurnal Gantang Vol 3 No 1 (2018): Pembelajaran dan Media Pembelajaran Matematika yang Inovatif
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.012 KB) | DOI: 10.31629/jg.v3i1.388

Abstract

Studi terdahulu menunjukkan bahwa peran aljabar pada pembelajaran saat ini terfokus pada banyak perspektif sehingga pembelajaran aljabar tradisional membutuhkan pembaharuan yang fundamental dan juga perubahan cara berpikir. Pembelajaran aljabar saat ini harus dapat difokuskan kepada penguasaan dan pengaplikasian aljabar di berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Studi dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang adanya transisi kemampuan berpikir dari aritmatika ke aljabar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator transisi kemampuan berpikir aritmatika ke kemampuan berpikir aljabar sudah dapat tercapai dengan baik, hanya saja siswa masih melakukan kekeliruan pada saat mengerjakan operasi bilangan negatif karena siswa sulit membedakan antara tanda bilangan dan juga tanda operasi yang terlibat dalam operasi tersebut. Hal ini harusnya dapat diantisipasi mengingat hal tersebut sangat diperlukan dalam pemahaman aljabar tingkat lanjut Kata kunci: kemampuan berpikir aritmatika, kemampuan berpikir aljabar
Pendampingan Penulisan Artikel pada Jurnal Nasional bagi Guru Matematika: dari Laporan PTK menuju Manuskrip Ely Susanti; Nyimas Aisyah; Cecil Hiltrimartin; Yusuf Hartono; Somakim Somakim; Meryansumayeka Meryansumayeka; Scristia Scristia; Jeri Araiku; Weni Dwi Pratiwi; Elika Kurniadi; Nety Wahyu Saputri
Jurnal Anugerah Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.313 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v2i2.2714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendapingi guru dalam menulis artikel ilmiah berdasarkan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mereka lakukan. Peserta yang mendaftar dalam kegiatan ini adalah sebanyak 68 guru matematika SMP dan SMA dari target 40 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring melalui tiga sesi synchronous dan dua kegiatan asynchronous. Pada sesi synchronous dilakukan pelatihan mengenai PTK, tata cara penulisan artikel ilmiah hasil PTK, dan demonstrasi dalam mengunggah artikel ilmiah pada jurnal nasional. Sesi asynchronous dilakukan sebagai wadah pendampingan peserta selama mereka mengerjakan tugas berupa penelitian dan menuliskan artikel ilmiah. Dari hasil pendampingan, diperoleh 7 artikel ilmiah yang dibuat oleh guru dan diuanggah ke salah satu jurnal nasional. Tanggapan peserta masuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil refleksi menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap PTK mereka masih perlu ditingkatkan terutama dalam hal menganalisis hasil PTK dan inisiatif dalam melaksanakan PTK. Guru harus memakanai bahwa PTK harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam hal kepengurusan kenaikan pangkat.
QUALITATIVE THINKING LEVEL FOR GEOMETRY LEARNING BASED ON RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING (RMT) APPROACH Weni Dwi Pratiwi; Nabilah Hauda; Elika Kurniadi; Jeri Araiku; Puji Astuti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.922 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5332

Abstract

 Penelitian ini merupakan penelitian design research tipe validation study yang bertujuan untuk mengembangkan learning trajectory pada pembelajaran geometri topik geometri tiga dimensi untuk menunjang kemampuan berpikir kualitatif siswa dengan pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT). Hypothetical Learning Trajectory (HLT) akan disempurnakan sepanjang pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas. Kegiatan dibuat dan dirancang dalam bentuk lembar kerja siswa (LKPD) untuk menunjang proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Palembang, sedangkan kelompok fokus penelitian ini adalah 6 siswa dengan kemampuan yang bervariasi yaitu tinggi, sedang, dan rendah yang dipilih berdasarkan hasil prestasi yang didokumentasikan oleh guru dalam semester sebelumnya serta rekomendasi guru mata pelajaran matematika. Ada tiga tahapan dalam melakukan penelitian ini, yaitu: (1) preparing the experiment; (2) design experiment dibagi menjadi preliminary experiment dan teaching experiment; (3) retrospective analysis. Data penelitian dikumpulkan dan akan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan belajar yang dibuat menggunakan tingkat berpikir kualitatif dengan indikator yang sering terlihat pada siswa kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 1 Palembang adalah indikator visualisasi dan pelabelan. Lintasan belajar yang diperoleh dari penelitian ini didasarkan pada LKPD yang telah dilakukan oleh siswa dimana masalah berkontribusi untuk membangun micro teaching dalam pembelajaran dimensi ketiga. (10pt)This research is a research design type validation study that aims to develop a learning trajectory on the study of geometry topics of three-dimensional geometry to support students' qualitative thinking skills with a Rigorous Mathematical Thinking (RMT) approach. Hypothetical Learning Trajectory (HLT) will be refined throughout the lesson carried out in the classroom. The activities were created and designed using student worksheets (LKPD) to support the learning process. The subjects of the study were students of SMA Negeri 1 Palembang class XII, meanwhile, the focus group of this study was 6 students with varied abilities, namely high, medium, and low who were selected based on the achievement result documented by the teacher in the previous semester as well as the recommendations of teachers of mathematics subjects. There are three stages in conducting this research, namely: (1) Preparation Phase; (2) Design experiments divided into pilot experiments and teaching experiments; (3) retrospective analysis. Research data is collected and will be analyzed qualitatively. The results showed that the learning trajectory made using qualitative thinking levels with indicators often seen in students of SMA Negeri 1 Palembang class XII MIPA 7 is an indicator of visualization and labeling. The learning trajectory obtained from this study is based on LKPD that has been done by students where the problem contributes to building micro-teaching in third-dimensional learning.  
THE PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE DIMENSIONS OF MATHEMATICS TEACHER IN MATHEMATICS MODELING LEARNING Elika Kurniadi; Vina Amalia Suganda; Bunda Harini
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Prima : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v6i2.5381

Abstract

This study aims to explain the dimensions of pedagogical content knowledge of mathematics teachers in learning mathematical modeling. Four dimensions of teacher pedagogical content knowledge for mathematical modeling: (1) Dimension of mathematical modeling theory, (2) Dimension of cognitive, (3) Dimension of learning, and (4) dimension of evaluation. The data collection is observation and interview. Based on the basic assumptions about the impact of teaching on learning, teacher competence will result in quality teaching and quality student learning. Therefore, all of dimensions should be included as mandatory components in teacher education and professional development.
COLLABORATIVE LEARNING DALAM PENINGKATAN KAPASITAS GURU MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN NUMERASI DI SMP KOTA PALEMBANG Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi; Elika Kurniadi; Weni Dwi Pratiwi; Rini Herlina; Laela Sagita; Hasbi Ramadhan; Allen Marga Retta; Anggria Septiani Mulbasari; Viona Adelia; Nabila Putri Isamer; Atikarani Noer Saleha
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v4i3.4522

Abstract

Teacher innovation in designing interesting learning requires continuous improvement of abilities. The learning assessment paradigm that revolves around the Asasemen Kopetnsi Minimum (AKM) where one of them is numeracy or also called numeracy literacy and mathematical literacy. A problem was found in teachers at the Palembang City MGMP in Difficulty in compiling learning tools that strengthen students' numeracy skills. Through training and mentoring in the learning community or collaborative learning, selecting KD for numeracy strengthening, determining numeracy demands for the KD, determining numeracy activities that can be embedded in learning, and determining mathematical tools and mathematical terms (terminology) used in activities. The results show that the teacher is able to use contexts that are close to the daily lives of students in learning. keyword: Collaborative Learning, Learning Tools, Numeracy
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII PADA MATERI KOORDINAT KARTESIUS DENGAN PEMBELAJARAN PEMODELAN MATEMATIKA BERBATUAN KOMIK PEMBELAJARAN Nadiah Setiyowati; Elika Kurniadi; Vina Amalia Suganda; Bunda Harini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i1.6801

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banyuasin III. Yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa SMP kelas VIII dalam menyelesaikan permasalahan menggunakan pembelajaran pemodelan matematika berbantuan komik pembelajaran pada materi koordinat kartesius. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berupa komik pembelajaran mengenai materi koordinat kartesius berdasarkan tahapan pemodelan matematika yang sejalan dengan tahapan pada pemecahan masalah. Siswa mengerjakan LKPD secara kelompok sehingga siswa dapat berdiskusi dan memecahkan permasalahan yang diberikan. Dalam upaya Teknik pengumpulan data menggunakan hasil Post-test yang dikerjakan oleh siswa dan berdasarkan hasil wawancara dengan siswa. Setelah dilakukan pengolahan data secara deskriptif kualitatif diperoleh hasil bahwasanya kemampuan pemecahan masalah siswa masih terdapat siswa yang masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal pada beberapa indikator.
Abstract relational thinking ability of high school students through the rigorous mathematical thinking (RMT) approach to algebra topics Nuraisyah, Raisya Novita; Pratiwi, Weni Dwi; Aisyah, Nyimas; Kurniadi, Elika; Araiku, Jeri; Astuti, Puji
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jpmrafa.v9i1.10091

Abstract

Algebra teaching at RMT is designed to involve students in consciously and deliberately practicing the formation of conceptual elements from mathematical functions. This research is a qualitative descriptive study which aims to see the emergence of indicators on levels think relational abstract with use approach RMT on the topic of algebra, material on Systems of Linear Equations with Three Variables. The research subjects in this study were 26 students of SMA in Palembang class Implementation procedures study consists from three stages that is stage preparation, stage implementation, and data analysis stage. The research was conducted in three meetings, the first meeting and second done in a way offline using the RMT approach, as well as meeting third he gave question test abstract relational abilities online through the zoom meetings application. The results of research obtained at SMA in Palembang class well, based on students being able to reach indicators of the level of abstract relational thinking.
PENDAMPINGAN PENDESAINAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PMRI BAGI GURU KABUPATEN MUSI RAWAS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK Zulkardi, Zulkardi; Putri, Ratu Ilma Indra; Somakim, Somakim; Kurniadi, Elika; Sukmaningthias, Novika; Simarmata, Ruth Helen
Jurnal Terapan Abdimas Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v7i2.11376

Abstract

Abstract. In preparing the learning process in the classroom, teachers must prepare learning tools. Learning tools consist of a syllabus, lesson plans, student worksheets, and assessments in the form of tests and non-tests. This service activity aims to provide training and the application of research related to the development of learning tools for middle school mathematics MGMP teachers, and to find out the response of high school Mathematics MGMP teachers to the assistance in developing learning tools provided. This community service implementation model is a mentoring model to improve teacher professionalism in preparing teaching and learning activities, especially in preparing learning tools, the need for basic understanding of theory, and its application. The number of participants who attended this activity was 33 mathematics teachers from Musi Rawas district. Overall, the implementation of this service activity went smoothly without any significant obstacles, only some participants were left from the Zoom meeting when the activity was carried out in sync due to signal interference. The results of the satisfaction response questionnaire analysis get positive results Abstrak. Dalam mempersiapkan proses pembelajaran di kelas, para guru harus menyiapkan perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran terdiri dari silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, serta lembar penilaian baik berupa tes maupun non tes. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan penerapan penelitian yang berkaitan dengan pengembangan perangkat pembelajaran bagi guru – guru MGMP matematika sekolah menengah, dan mengetahui respon guru -guru MGMP Matematika sekolah menengah terhadap pendampingan pengembangan perangkat pembelajaran yang diberikan. Model pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah model pendampingan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar, terutama dalam menyusun perangkat pembelajaran, di mana diperlukan pemahaman dasar teori serta pengaplikasiannya. Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan ini sebanyak 33 orang guru matematika dari kabupaten Musi Rawas. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti, hanya saja terdapat beberapa peserta yang terkeluar dari Zoom meeting saat pelaksanaan kegiatan berlangsung secara synchronous dikarenakan gangguan signal. Hasil analisis angket respon kepuasan mendapatkan hasil yang positif  
PENDAMPINGAN GURU MGMP MATEMATIKA OGAN KOMERING ILIR DALAM MERANCANG ASSESSMENT BERBASIS PEMODELAN UNTUK MENUNJANG AKM PESERTA DIDIK Hartono, Yusuf; Hiltrimartin, Cecil; Araiku, Jeri; Nuraeni, Zuli; Kurniadi, Elika
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18275

Abstract

Abstract. Mathematical modeling is the process of mathematizing real-life problems into mathematical language. Modeling assessment is conducted to evaluate student learning outcomes at the end of the learning process and to gather information on students’ abilities, guiding teaching strategies. The lack of teacher competence in preparing mathematical modeling assessments and students' struggles in mathematical modeling result from a lack of experience in connecting mathematical concepts with real-life problems. This service activity aims to provide training for mathematics teachers in developing assessments based on mathematical modeling to enhance students' AKM. It also aims to understand the response of MGMP mathematics teachers to the training and to obtain high-quality learning tools based on mathematical modeling. The model for implementing this activity is a mentoring model designed to enhance teacher professionalism in preparing teaching and learning activities, particularly in creating digitally assisted learning tools. A total of 22 participants from Ogan Komering Ilir Regency took part in this activity, conducted synchronously and asynchronously. The analysis of the satisfaction response questionnaire revealed positive results in terms of relevance, material attractiveness, practicality, program design, feedback, and recommendations. Abstrak. Pemodelan matematika merupakan proses matematisasi dari permasalahan kehidupan nyata menjadi bahasa matematika. Asesmen pemodelan dilakukan untuk mengetahui hasil pembelajaran siswa di akhir pembelajaran dan juga untuk mendapatkan informasi kemampuan siswa agar bisa menentukan tindakan dalam mengajar siswa. Kurangnya kompetensi guru dalam menyusun asesmen pemodelan matematika dan kelemahan siswa dalam pemodelan matematika dikarenakan kurangnya pengalaman dalam menghubungkan konsep-konsep matematika pada permasalahan kehidupan nyata. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan yaitu memberikan pelatihan kepada guru matematika dalam mengembangkan asesmen berbasis pemodelan matematika untuk menunjang AKM peserta didik, mengetahui respon guru-guru MGMP matematika terhadap pelatihan, serta mendapatkan perangkat pembelajaran berbasis pemodelan matematika yang berkualitas. Model pelaksanaan kegiatan ini adalah model pendampingan berkelompok untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar khususnya dalam membuat perangkat pembelajaran yang berbantuan digital. Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan ini sebanyak 22 orang peserta dari Kabupaten Ogan Komering Ilir yang dilakukan secara synchronous dan asynchronous. Hasil analisis angket respon kepuasan mendapatkan hasil yang positif dari aspek relevansi, daya tarik materi, kepraktisan, desain program, umpan balik, hingga rekomendasi.