Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Kimia dan Sensori Kulit Pie Berbahan Dasar Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) dan Tepung Kepala Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Noli Novidahlia; Cici Fitriani; Distya Riski Hapsari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(1)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i1.8169

Abstract

Pie is processed food products consisting of pie crust dough and filling. A good pie crust is crispy and crumbs but not easily to crumble. In this research, pie crust were made using mocaf flour and catfish dumbo head flour. The purpose of this research was to study the effect of mocaf flour and catfish dumbo head flour substitution on physicochemical and sensory pie crust. The method used was analysis of variance (RAL) with one factor that is the ratio betwn mocaf flour and catfish dumbo head flour with four treatment levels, 100:0, 95:5, 90:10, and 85:15. The product analysis included sensory tests (sensory and hedonic quality) and chemical tests (moisture content, protein content, and calcium content). The result showed that pie crust with treatment mocaf 5%: catfish head flour 15% produced a product with good chemical composition and sensory quality.
Karakteristik Kimia dan Sensori Roti Kering Bagelen Substitusi Tepung Kacang Arab (Cicer arietinum) Zazti Kinasih; Noli Novidahlia; Muhammad Fakih Kurniawan
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(3)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i3.10015

Abstract

Wheat flour is highly used as a main material of processing bread, one of the developments is bagelen bread. The intent of this study is to innovate bagelen dried-bread product with the proportion of chickpea flour, increasing protein (based on SNI) and fibre content. This research was using a one-factor Complete Randomized Design (RAL) method, 2 repeats, with wheat flour: chickpea flour treatment rates each are 100%:0%, 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%. ANOVA variance and Duncan test were carried out with a 95% confidence interval. The results of the data analysis stated that the substitution of chickpea flour had a significant effect on protein and fibre level, sensory and hedonic quality, but it has no noticeable effect on the moisture level. The selected product is bagelen dried-bread with the proportion of 80% wheat flour and 20% chickpea flour with moisture content of 6,09%, protein 9,93%, crude fibre 29,5%, ash 1.49%, fat 29.97%, carbohydrate 52.50%, total calorie value of 519,53 kcal. Based on the results of sensory quality tests, bagelen dried-bread was obtained with more brownish-yellowish color, bagelen smell, chickpea smell, baked smell, not smelled langu, tasted sweet like bagelen, chickpea taste, more crispy texture. By hedonic tests, panelists tend to like the color, odor, taste, crispiness, and overalls of the product.
Profil Tekstur Patty Daging Celeng, Babi, dan Campurannya Menggunakan Texture Analyzer Siti Ariska Yuliyana; Noli Novidahlia; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24841

Abstract

Daging merupakan bahan pangan hewani yang sering diolah menjadi berbagai produk seperti patty. Mutu produk daging olahan sangat ditentukan oleh karakteristik teksturnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil tekstur patty daging celeng, babi, dan campurannya menggunakan Texture Analyzer dengan parameter hardness, springiness, cohesiveness, gumminess, dan chewiness. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf perlakuan, yaitu Celeng 100%: Babi 0%, Celeng 75%: Babi 25%, Celeng 50%: Babi 50%, Celeng 25%: Babi 75%, dan Celeng 0%: Babi 100%. Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi proporsi daging celeng dan daging babi tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap parameter hardness dan gumminess, tetapi berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap springiness, cohesiveness, dan chewiness. Nilai hardness patty daging celeng, babi, dan campurannya berada pada kisaran 3,09–4,12 KgForce, sedangkan nilai springiness patty berada pada kisaran 0,99%–6,11%. Nilai cohesiveness patty berkisar antara 0,84%–0,89%, nilai gumminess patty berkisar antara 2,17 KgForce–3,89 KgForce, dan nilai chewiness patty berada pada kisaran 2,78 KgForce–15,84 KgForce. Patty berbahan 100% daging celeng memiliki nilai springiness (6,11%), cohesiveness (0,89%), dan chewiness (15,84 KgForce) tertinggi dibandingkan patty babi murni maupun campurannya, menunjukkan tekstur yang lebih elastis, kenyal, dan kompak.
Pelaksanaan Prosedur Sanitasi pada Proses Produksi Yoghurt di PT XYZ Fira Noviana; Noli Novidahlia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.21552

Abstract

Yoghurt adalah produk olahan susu yang diperoleh melalui proses fermentasi menggunakan starter Bakteri Asam Laktat (BAL), seperti Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Industri pangan merupakan industri yang krusial bagi kesehatan masyarakat, hal ini menjadikan industri pangan sebagai industri yang selalu berdampingan dengan aspek sanitasi dalam proses produksinya. Penelitian ini menggunakan metode observasi secara langsung yaitu praktik secara langsung di lapangan untuk melihat dan melaksanakan sanitasi pada proses produksi yoghurt di PT XYZ. Dapat disimpulkan bahwa proses-proses kritis seperti pasteurisasi, pendinginan, penambahan starter, dan inkubasi memerlukan perhatian lebih dalam hal sanitasi untuk menjaga kualitas dan keamanan produk akhir. Penerapan prosedur sanitasi seperti sanitasi ruangan, sanitasi peralatan, sanitasi pekerja, dan Fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan dan tempat sampah, masih belum optimal dalam penggunaannya. Penanganan limbah cair dan padat juga belum dilakukan dengan sistem pengolahan yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.
Penerapan Sistem Penerimaan Bahan Baku Halal pada PT. Gizi Indonesia Muhammad Ikbal Rambe; Noli Novidahlia; Lia Amalia; Aminullah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21610

Abstract

Sistem Penerimaan Bahan Baku Halal merupakan bagian integral dari Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang bertujuan memastikan kehalalan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi suatu produk. PT. Gizi Indonesia bergerak pada sektor industri kosmetik yang berbasis bahan alami berupa ekstrak. Kosmetik merupakan produk wajib bersertifikat halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penerimaan bahan baku pada PT. Gizi Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode yang menggunakan studi pustaka atau berbagai literatur sebagai sumber informasi yang telah dilakukan sebelumnya. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hal ini dilakukan agar penyusunan data yang sudah didapatkan kemudian dipaparkan dan dianalisis sehingga bisa menginformasikan bagi pemecahan masalah yang dihadapi. Salah satu hal yang menentukan terpenuhinya kriteria jaminan halal adalah proses penerimaan bahan baku, dimana bahan baku merupakan asal mula dihasilkannya produk halal sehingga terjaminnya bahan baku yang digunakan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. PT Gizi Indonesia dalam hal ini sudah mengatur prosedur tetap untuk menjamin bahwa setiap bahan baku yang masuk dan digunakan terjamin kehalalannya sehingga bisa menghasilkan produk berkualitas yang juga terjamin kehalalannya.
Karakteristik Kimia dan Sensori Abon Cabai Merah Keriting – Terasi Nurhaeni Syifa; Lia Amalia; Noli Novidahlia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21673

Abstract

Abon cabai adalah produk olahan dari cabai kering yang digiling halus dan diperkaya oleh bumbu dan rempah, serta berpotensi dalam meningkatkan efisiensi pemasaran cabai melalui diversifikasi. Studi ini ditujukan untuk mengetahui karakteristik kimia dan sensori abon cabai merah seiring penambahan bubuk terasi. Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas satu faktor dengan tiga taraf perlakuan, yaitu A1 (10 g bubuk terasi), A2 (20 g bubuk terasi), dan A3 (30 g bubuk terasi). Analisis mencakup uji kimia (kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan serat kasat), uji sensori (uji mutu sensori dan uji hedonik). Data dianalisis secara statistik menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengna uji lanjut Duncan taraf 95%. Penentuan produk terpilih abon cabai merah terasi menggunakan metode De Garmo, abon cabai merah dengan penambahan bubuk terasi 30 g memiliki nilai produktifitas tertinggi sebesar 0,58 dengan kadar air berkisar 7,05%, abu berkisar 28,10%, protein berkisar 20,10%, lemak berkisar 12,01%, karbohidrat berkisar 33,05%, serta serat kasar berkisar 19,25%.
Co-Authors A.E. Zainal Hasan AA Sudharmawan, AA Adha, Siti Aulia Ainii, Aafiyah Nuur Ainii, Aafiyah Nuur Aisyah Intan Pamela Aji Jumiono Akhmad Endang Zainal Hasan Almaahi, Royyan Abdulamtin Althafry Kartawiria, Rifky fauzi amanah amanah Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah, Aminullah Apriani, Yasri Apriliani, Renti Aulannisa, Fairuza Azizah, Liza Shinta Nur Badriansyah, Liska Budiman, Muhamad Arif Choironi, Nida Cici Fitriani Damayanti, Imay Distya Riski Hapsari Dwi Novian Irawanti Dzaki, Reaska Akmal Eliska, Arshyla Erna Puspasari Fadhilah , Syifa Fauziah, Ratu Dwi Febriani, Rindiana Febriyanti, Anisa Dwi Ferlincha, Kiki Nola Fira Noviana Fitrillia, Tiana Gusrani, Salsabila Syifa Gusti Pratiwi Pangandian Hanafi Hanafi Hanna Marzuuqoh Utami Hasanah, Rima Nidaul Hastuti, Arti Imay Damayanti Indradewa, Rhian Indriyani, Resty Inonu, M. Ikhsan Pratama Intan Kusumaningrum Intan Kusumaningrum Irawanti, Dwi Novian Januarisca, Brida Januarisca, Brida Jefferson, Karina Aida Kurniawan, M. Fakih Lestari, Dede Amara Lia Amalia Lia Amalia Lidiyani, Nurfitri M. Ikhsan Pratama Inonu maharani, Azmi Mardiah Mashudi Mashudi Maulidia , Mira Ma’rifat Khoirunnisa Muhammad Ikbal Rambe Muhammad Mustofa Muhammad Rifqi Mukrimah, Siti Mulya, Sahnur nahwan Tsabita, Elsya Niken Pramesti Nur Mila Sari Nurhaeni Syifa Nurjanah, Eka Wulan Nurlaela, Raden Siti Pamela, Aisyah Intan Pamungkas, Wisnu Pangandian, Gusti Pratiwi Pangandian, Gusti Pratiwi Pertiqi, Sri Rejeki Retna Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pradita, Reyna Fatma Pratiwi , Ratika Pravitri, Nabila Feby Purnama, Hilman Puspa Pertiwi, Inno Ariska Putri, Cantyka Meisa Nurul Raden Siti Nurlaela Rahmawati, Siti Irma Ramadhan, Muhamad Fauzi Ramdani, Hisworo Ramdani, Hisworo Ramdani, Hisworo Rini Suhartani Rosmoyanti, Dewi Rosy Hutami Sadiah, Siti Saniyya, Ashila Nasyadhiya Sartika Widianingsih Setiawati, Indri Siti Ariska Yuliyana Siti Fauziah Siti Maulida Ulfa Siti Nurhalimah Siti Nurjanah Slamet, Hendra Sofyan, Nurul azfy Soraya, Dina Ayu Soraya, Dina Ayu Suhartani, Rini Suhartani, Rini Suprayatmi, Mira Suprayatmi, Mira Susanto, Muhammad Fajry Syifa, Nurhaeni Tiana Fitrillia Titi Rohmayanti Ulif Yuhana Widianingsih, Sartika Yuhana, Ulif Yuhana, Ulif Yuliana, Resti Yuliana, Resti Yuni Nurmilasari Zahra Putri Ardyansyah, Amanda Nurlita Zakiyyah, Syahla Zazti Kinasih