Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pelatihan Blended Learning bagi Guru di Lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Agus Subaidi; Moh Zayyadi; Sri Indriati Hasanah; Durroh Halim
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.98 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v4i2.3699

Abstract

Not all teachers in Madrasah Tsanawiyah (MTs)’s public of Sumber Bungur have the ability to adapt to Information and Communication of Technology(ICT) development. Especially in the management of technology-based applications.Whereas with the rapid development of technology, teachers ' knowledge of technology must be mastered in order to support success in learning. The goal of this devotion is to introduce blended learning and motivate teachers to apply technology in learning.The participants of the devotion are representatives of the teacher teachers in the subjects at MTs Sumber Bunga as many as 14 people. Before the devotion carried out the participants were given Pretests aims to know the initial knowledge of participants related to the model of learning, utilization of ICT and blended learning, the result teachers are less utilizing ICT in learning and yet Know about blended learning. Whilethe results of the dedication gained data that the participants experienced an increase in knowledge about blended learning. Participants can also utilize the app Edmodo and quiz creator that supports teachers to apply blended learning. The poll stated that participants responded well to the implementation of devotion. They want to apply blended learning in learning after knowing its usefulness.
KAJIAN MATEMATIS PARIWISATA PANTAI JUMIANG DI DESA TANJUNG KECAMATAN PADEMAWU Sri Indriati Hasanah; Harfin Lanya; Chairul Fajar Tafrilyanto; Moh Zayyadi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip etnomatematika dan konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di objek wisata Pantai Jumiang Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat sekitar lokasi Pantai Jumiang dan penelitian langsung yang dilakukan peneliti terkait dengan hal-hal yang ada di Pantai Jumiang, baik struktur lokasi, maupun fasilitas umum yang ada di Pantai Jumiang. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan datanya adalah wawancara bebas terstruktur dan observasi untuk menemukan konsep-konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif model interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang antara lain garis lengkung, lonjong, segitiga, limas segitiga, persegi panjang, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, lingkaran, prisma segitiga, limas segi empat, setengah lingkaran. , balok, jajar genjang dan sudut. Konsep matematika yang terdapat pada Wisata Pantai Jumiang diatas dapat digunakan untuk mengenalkan matematika melalui wisata lokal. Dengan demikian pembelajaran matematika di kelas akan lebih bermakna karena akrab bagi siswa, sudah dikenal dan terkandung dalam lingkungan budayanya sendiri. Konsep matematika yang abstrak akan menjadi konkrit jika sudah mengetahui konsep matematika pada Wisata Pantai Jumiang.
Edukasi Pembuatan dan Penyemprotan Desinfektan pada Masyarakat di Desa Bukek Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan Hasan Basri; Sri Indriati Hasanah; M. Khoiri Khoiri
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i3.7623

Abstract

Background: Indonesia was one of the countries hardest hit by the Covid pandemic. Low-income families in Bukek Village, Tlanakan Sub-District cannot afford to buy disinfectant. Provide an understanding of the importance of preventing the transmission of Covid-19 and provide skills to make disinfectants using materials commonly used in households, such as floor cleaners, clothes bleach and water. Method: The implementation method goes through three stages, namely the preparation stage, the implementation stage and the observation stage. The preparation stage includes observation, and coordination with the village. The implementation stage includes socialization activities and spraying of disinfectants, while the evaluation stage is carried out through the provision of questionnaires. Result: The community knows the ingredients used to make disinfectant liquid. The community is also able to make disinfectants independently. As well as several points or crowded locations spraying disinfectant has been carried out. Conclusion: The socialization activities and the spraying of disinfectants went very smoothly because of the support from both the village apparatus and the surrounding community. The impact of the implementation of the activities is also very felt for the community, this can be seen from the results of the questionnaire which showed a positive response from the respondents' answers.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN MATRIKS DI KELAS XI MA Fetty Nuritasari; Sri Indriati Hasanah; Aan Sholehoddin
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v3i2.1761

Abstract

This research is aimed to know about location and type of errors the students do and contributing factor.The research subject are students on the elevent grade in MA. The methods used for data collection in this research are tests and interviews. The conclusion of this research are a) the location of students error on XI grade MA in solving the matrix problem are: misunderstanding of the problem (known, asked), error in  solving the problem, error writing the final answer, b) the type of  students error on XI grade MA in solving matrix problem are: concept errors, principle errors, operating errors, the other errors (write the final answer), c) factor of students  error on XI grade MA in solving matrix problem are: less understanding of mathematical concepts, less have sufficient on  cognitive abilities about matrix principles, less understanding of command questions, not careful and skillful in calculations, less have sufficient on  cognitive abilities to solving matrix problems, forgot, less accuracy, and less have skill abaout operation symbols.
Pendampingan Kegiatan Lesson Study (LS) di SDN Sumedangan 2 Pademawu Hasan Basri; Sri Indriati Hasanah; Naila Nor Hayati; Imam Efendi Ramadhan
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i2.233

Abstract

Perbaikan proses pembelajaran tentunya harus terus dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas mutu lulusan, salah satu bentuk kegiatan yang dapat digunakan adalah Lesson Study (LS). Melalui kegiatan pengabdian pendampingan LS kita dapat melakukan perbaikan proses pembelajaran melalui kegiatan observasi, selain itu kegiatan ini akan mampu meningkatkan kolegialitas diantara sesama guru. Adapun langkah-langkah pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari empat tahapan yaitu pertama observasi dan need analysis, kedua workshop, ketiga penyamaan persepsi terkait LS, keempat pendampingan dan pelaksanaan LS. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pengetahuan guru terkait Lesson Study sangat signifikan dimana semula tidak ada guru yang memahami terkait LS saat pre tes, namun di akhir kegiatan guru melalui pos tes menyatakan telah memahami melalui terkait LS baik itu terkait tahapan pada lesson study, apa yang harus dilaksanakan pada setiap tahapan tersebut, tugas observer maupun terkait hal apa saja yang diperbolehkan pada saat refleksi. Selain itu semua guru memberikan kesan positif terhadap pelaksanaan kegiatan LS, dan berencana untuk tetap melaksanakan kegiatan LS ini secara mandiri.
KAJIAN MATEMATIS PARIWISATA PANTAI JUMIANG DI DESA TANJUNG KECAMATAN PADEMAWU Sri Indriati Hasanah; Harfin Lanya; Chairul Fajar Tafrilyanto; Moh Zayyadi
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.208 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip etnomatematika dan konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di objek wisata Pantai Jumiang Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat sekitar lokasi Pantai Jumiang dan penelitian langsung yang dilakukan peneliti terkait dengan hal-hal yang ada di Pantai Jumiang, baik struktur lokasi, maupun fasilitas umum yang ada di Pantai Jumiang. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan datanya adalah wawancara bebas terstruktur dan observasi untuk menemukan konsep-konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang. Penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif model interaktif, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa konsep matematika yang terdapat pada wisata Pantai Jumiang antara lain garis lengkung, lonjong, segitiga, limas segitiga, persegi panjang, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, segitiga siku-siku, lingkaran, prisma segitiga, limas segi empat, setengah lingkaran. , balok, jajar genjang dan sudut. Konsep matematika yang terdapat pada Wisata Pantai Jumiang diatas dapat digunakan untuk mengenalkan matematika melalui wisata lokal. Dengan demikian pembelajaran matematika di kelas akan lebih bermakna karena akrab bagi siswa, sudah dikenal dan terkandung dalam lingkungan budayanya sendiri. Konsep matematika yang abstrak akan menjadi konkrit jika sudah mengetahui konsep matematika pada Wisata Pantai Jumiang.
ETNOMATIKA DALAM JEMBATAN SURAMADU UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN GEOMETRI PADA SISWA isnaifani Indah cahyawati Muis; Hoirul Widad Billa; Wiwin Hestyana Ningsih; Sri Indriati Hasanah
SIGMA Vol 8, No 1 (2022): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v8i1.1701

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana cara agar menyatukan konsep kebudayaan dengan pendidikan bisa diimplementasikkan kepada pembelajaran geometri dengan menggunakan konsep etnomatematika dalam jembatan suramadu, Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode etnograf. Etnografi dalam hal ini menjadi sebuah pengamatan pada sekelompok orang pada lingkungan alami tanpa buatan di mana tanpa adanya sebuah formalitas. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan agar proses berpikir mendalam serta interpretasi fakta yang dikonsepkan dengan pengembangan pemahaman sesuai dengan utamanya nilai-nilai yang diteliti yang diutamakan. Hasil penelitian yakni adanya geometri di mana jembatan penghubung ini memiliki ruang masing-masing serta detail bentuk bangunan yang terdiri dari segi empat, segitiga dan trapesium. Selian itu juga didapat hubungan antara garis-garis dalam antargaris yang dapat dilihat melalui bentuk kabel yang tersusun dalam jembatan tersebut.
Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) Bagi UMKM Desa Branta Tinggi, Tlanakan, Pamekasan Chairul Fajar Tafrilyanto; Septi Dariyatul Aini; Sri Indriati Hasanah; Kusyairi Kusyairi; Linda Susanti
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v3i2.4115

Abstract

The important role of MSMEs is increasingly being felt in the process of national economic development in Indonesia. Branta Tinggi Village is one of the villages in Tlanakan District, Pamekasan Regency which has a large number of MSMEs. However, there are still many MSME owners in Branta Tinggi Village who do not understand the importance of business legality in the form of making a Business Identification Number (NIB), because some people have an understanding that obtaining business permits and legality is a complicated and time-consuming matter. Meanwhile, the Business Identification Number (NIB) itself plays an important role in running a business. In carrying out this community service activity, the University of Madura KKN 4 Team is trying to increase the potential of MSMEs to improve the welfare of the people of Branta Tinggi Village. One of them is by helping to make NIB (Business Identification Number) in 3 hamlets. This community service activity is given in making a Business Identification Number (NIB) which is carried out through the door to door method where this service activity is carried out in real time by visiting the residence of each UMKM in three hamlets in the village of Branta Tinggi.
Etnomatematika: Eksplorasi Budaya Kerabhen Sape Madura Zumrotun Aini; Nur Afifah; Irhamdi Muslim; Sri Indriati Hasanah
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 2 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.018 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i2.856

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara matematika dengan budaya masyarakat Madura yakni pada Kerabhen Sape. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif-etnomatematika. Etnomatematika digunakan untuk mendeskripsikan budaya yang bernuansa dengan tujuan untuk mendapatkan deskripsi dan analisis mendalam tentang sebuah budaya berdasarkan observasi, data pustaka, wawancara dan dokumentasi yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan data. Fokus dalam penelitian ini yaitu eksplorasi etnomatematika dalam budaya Kerabhen Sape Madura, yang bagi kebanyakan masyarakat Madura tidak hanya sebuah pesta rakyat atau acara yang diselenggarakan tiap tahun yang diwarisi secara turun temurun, tetapi Kerabhen Sape adalah bentuk simbol prestise yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai konsep matematika, seperti bangun datar, kesebangunan, kekongruenan, dan operasi bilangan. Selain itu, budaya Kerabhen Sape ini sangat terkenal di Indonesia bahkan hingga tingkat internasional. Kata kunci: etnomatematika, ekplorasi, kerabhen sape, konsep matematika. ABSTRACT The purpose of this study was to explore the relationship between mathematics and the culture of Madurese community, namely Kerabhen Sape. In this study, researchers used qualitative-ethnomathematics research. Ethnomathematics is used to describe nuanced culture with the aim of getting a description and in-depth analysis of a culture based on observations, library data, interviews and documentation that has been obtained from the results of data collection. The focus of this research is ethnomatematics exploration in the Madura Kerabhen Sape culture, which for most Madurese is not just a people's party or an annual event inherited from generation to generation, but Kerabhen Sape is also a form of prestige symbol that can lift dignity and the dignity of the Madurese community. The results of this study indicate that there are various mathematical concepts, such as flat wake, congruence, kekongruenan, and number operations. In addition, the Kerabhen Sape culture is very well known in Indonesia and even internationally. Keywords: ethnomatematics, exploration, kerabhen sape, mathematical concepts.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Implementasi Model Cooperative Learning Tipe CIRC pada Materi Trigonometri Kelas X di MA Nurus Sholah Atiqotul Jannah; Sri Indriati Hasanah; Fetty Nuritasari; Lili Supardi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 2 (2023): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v3i2.333

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan aktivitas siswa., mengetahui peningakatan respon siswa dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui implementasi model pembelajan cooperative learning tipe CIRC pada materi perbandingan trigonometri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desaian Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X B MA Nurus Sholah yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data melalui metode alur yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I 3,025 menjadi 3,44 pada siklus II,pada hasil angket respon siswa  pada siklus I 64,58% menjadi 89,58% pada siklus II dan  hasil tes belajar siswa pada siklus I 43,75% menjadi 93,75%pada siklus II. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan model pembelajan cooperative learning tipe CIRC pada materi perbandingan trigonometri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MA Nurus Sholah.