Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Psikoreligius Dalam Penanganan Halusinasi pada Pasien dengan Perubahan Persepsi Sensorik (Literature Review) Maulana, Indra; Platini, Hesti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.167-176

Abstract

Gangguan jiwa berat merupakan gangguan jiwa yang ditandai dengan terganggunya kemampuan menilai realitas atau tilikan (insight) yang buruk. Salah satu jenis dari gangguan jiwa berat adalah skizofrenia. Skizofrenia adalah suatu kelainan nerobiologis otak yang menyebabkan gangguan dalam berfikir, merasakan dan kesulitan dalam berinteraksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas intervensi psikoreligeuspada pasien dengan Halusinasi. Penyusunan  literature review ini menggunakan pencarian P (patient, population, problem), I (intervention, prognostic, factor, exposure) ,C (comparison, control) dan O (outcome) atau biasa disebut dengan  PICO . PICO yang kami gunakan yaitu: P: Pasien dengan gangguan halusinasi pendengaran  I: Pengaruh halusinasi pendengaran dengan cara psikoreligius C: Intervensi untuk halusinasi pendengaran dengan cara psikoreligius O: Pengaruh intervensi untuk halusinasi pendengaran dengan cara psikoreligius Pencarian artikel penelitian dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci yang sesuai dengan PICO yang telah ditentukan tahun pencarian dari tahun 2015 sampai dengan 2020. Hasil penelitian ini Berdasarkan literatur yang ditemukan, keseluruhan artikel menggambarkan bahwa terapi psikoreligius sangat berpengaruh dalam kemampuan klien mengontrol halusinasi. Terapi psikoreligius yang dilakukan meliputi beberapa teknik diantaranya terapi dzikir,  melakukan sholat sunah, membaca Al-Qur’an dan membaca surat pendek, pemberian terapi teknik menghardik dengan spiritual  dan Terapi Gayatri Mantram. Kesimpulannya adalah Terapi Psikoreligius dan terapi aktivitas kelompok. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa terapi psikoreligius efektif dalam mengontrol halusinasi.  Kata Kunci: halusinasi, perubahan persepsi sensorik, psikoreligious
Terapi kognitif perilaku (cbt) dalam mengelola emosi untuk meningkatkan keseimbangan mental pada pasien dengan gangguan bipolar: literature review Maulana, Indra; Hastuti, Widia; Platini, Hesti
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 2 (2025): July Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i2.1183

Abstract

Background: Bipolar disorder is characterized by extreme mood swings, which disrupt mental balance and quality of life of sufferers, thus requiring effective interventions for emotion management. Purpose: To evaluate the effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) in managing emotions to improve mental balance in patients with bipolar disorder, and to identify effective strategies and gaps in the literature. Method: A systematic literature review was conducted by analyzing empirical studies from academic databases, inclusion criteria such as publications in the last 10 years and a focus on CBT for bipolar disorder. Results: Through strategies such as cognitive restructuring, relaxation techniques, and coping skills training, is effective in reducing symptoms of mania and depression and improving emotion regulation, especially when therapy is carried out over the long term. Integration of meditation can enhance effectiveness, although patient compliance and integration with pharmacotherapy affect outcomes. CBT is superior to other psychosocial interventions in emotion management, but is less optimal for manic episodes and non-Western cultural contexts. Conclusion: CBT is a valuable approach to improving mental balance, but requires adjustment for specific symptoms and cultural adaptation, with further research to address these limitations.. Keywords: Bipolar Disorder; Cognitive Behavioral Therapy; Emotional Management.   Pendahuluan: Gangguan bipolar ditandai dengan fluktuasi suasana hati yang ekstrem, yang mengganggu keseimbangan mental dan kualitas hidup penderita, sehingga memerlukan intervensi yang efektif untuk pengelolaan emosi. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas Terapi Kognitif Perilaku (CBT) dalam mengelola emosi guna meningkatkan keseimbangan mental pada pasien dengan gangguan bipolar, serta mengidentifikasi strategi yang efektif dan celah dalam literatur. Metode: Kajian literatur sistematis dilakukan dengan menganalisis penelitian empiris dari basis data akademik, kriteria inklusi seperti publikasi dalam 10 tahun terakhir dan fokus pada CBT untuk gangguan bipolar. Hasil: Melalui strategi seperti restrukturisasi kognitif, teknik relaksasi, dan pelatihan keterampilan koping, efektif dalam mengurangi gejala mania dan depresi serta meningkatkan regulasi emosi, terutama bila terapi berlangsung dalam jangka panjang. Integrasi meditasi dapat memperkuat efektivitas, meskipun kepatuhan pasien dan integrasi dengan farmakoterapi memengaruhi hasil. CBT lebih unggul dibandingkan intervensi psikososial lain dalam pengelolaan emosi, tetapi kurang optimal untuk episode mania dan konteks budaya non-Barat. Simpulan: CBT merupakan pendekatan yang berharga untuk meningkatkan keseimbangan mental, namun memerlukan penyesuaian untuk gejala spesifik dan adaptasi budaya, dengan penelitian lanjutan untuk mengatasi keterbatasan ini. Kata Kunci: Gangguan Bipolar; Pengelolaan Emosi; Terapi Kognitif Perilaku.
Penerapan telehealth pada gangguan psikologis pasien perioperatif: a literature review Platini, Hesti; Arisunyoto, Wisnu; Maulana, Indra; Pebrianti, Sandra
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 2 (2025): July Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i2.1187

Abstract

Background: Patients undergoing surgery often experience stress and anxiety, which can increase complications and hinder recovery. Effective management of psychological factors is key to improving outcomes. Preoperative anxiety is inversely correlated with the amount of information patients receive, but easily accessible personalized support is limited. Purpose: To determine the existing evidence regarding the practice of telehealth, especially telenursing in perioperative patients. Methode: A literature review with a rapid review approach. The strategy in this literature review is with PCC which is used to develop guiding questions: Population (P): surgical patients; Concept (C): telehealth; Context (C): outcomes in the peri-operative period. The study search was conducted with 3 databases namely Pubmed, EBSCO, Proquest and Google Scholar Search Engine. Result: Result in this study literature search, 21 articles were found that matched the search. 5 articles were found that met the inclusion criteria. The telehealth interventions found were 4 interventions through telenursing that could significantly reduce stress, anxiety and depression in perioperative patients. Conclusion: Telehealth, especially telenursing, can reduce stress reactions, anxiety, and depression in perioperative patients and helping patients feel more prepared and less anxious. Keywords: Psychological Disorder; Perioperative; Telehealth; Telenursing.   Pendahuluan: Pasien yang menjalani pembedahan sering mengalami stres dan kecemasan, yang dapat meningkatkan komplikasi dan menghambat pemulihan. Manajemen faktor psikologis yang efektif adalah kunci untuk meningkatkan hasil. Kecemasan sebelum operasi berkorelasi terbalik dengan jumlah informasi yang diterima pasien, tetapi dukungan pribadi yang mudah diakses masih terbatas. Tujuan: Untuk mengetahui bukti yang ada mengenai praktik telehealth, khususnya telenursing pada pasien perioperatif. Metode: Tinjauan literatur dengan pendekatan kajian cepat. Strategi dalam tinjauan literatur ini adalah dengan PCC yang digunakan untuk mengembangkan pertanyaan-pertanyaan pemandu: Populasi (P): pasien bedah; Konsep (C): telehealth; Konteks (C): hasil pada periode perioperatif. Pencarian studi dilakukan dengan 3 database yaitu Pubmed, EBSCO, Proquest dan Mesin Pencari Google Scholar. Hasil: Hasil dari pencarian literatur penelitian ini, ditemukan 21 artikel yang sesuai dengan pencarian. Ditemukan 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi telehealth yang ditemukan sebanyak 4 intervensi melalui telenursing yang secara signifikan dapat menurunkan stres, kecemasan dan depresi pada pasien perioperatif. Simpulan: Telehealth khususnya telenursing dapat menurunkan reaksi stress, kecemasan, dan depresi pada pasien perioperatif. Sehingga membantu pasien merasa lebih siap dan tidak terlalu cemas. Kata Kunci: Gangguan Psikologis; Perioperatif; Telehealth; Telenursing.
Application of Pursed-Lip Breathing in a Patient with Right-sided Pneumothorax (Pneumothorax Dextra): a Case Report Nur'aeni, Yuni; Sari, Eka Afrima; Platini, Hesti
Nursing Case Insight Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Nursing Case Insight Journal
Publisher : CV. Literasi Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63166/px7kvw55

Abstract

Pneumothorax is a condition in which air enters the pleural cavity of the lungs, potentially disrupting the respiratory process. A common clinical manifestation is severe shortness of breath during inspiration. Pursed-lip breathing is a non-pharmacological therapy that can relax the respiratory muscles and reduce dyspnea. This study aims to examine the application of pursed-lip breathing in a patient with pneumothorax and its effect on respiratory status. Mr. X, a 70-year-old fisherman, was admitted to the hospital with complaints of severe shortness of breath and difficulty breathing. The patient was medically diagnosed with right-sided pneumothorax due to ruptured bleb, suspected to be caused by chronic active pulmonary tuberculosis. A chest tube thoracostomy (CTT) procedure had been performed. The patient had a 55-year history of smoking 1.5-2 packs of cigarettes per day. This case report employed a nursing care approach. The intervention administered was pursed-lip breathing, conducted over three days with three repetitions per session. The evaluation focused on respiratory rate, oxygen saturation, and the level of dyspnea based on the Modified Borg Scale and the Modified Medical Research Council (mMRC) Dyspnea Scale. Evaluation results showed a decrease in respiratory rate from 25 to 21 breaths per minute and an increase in oxygen saturation from 94% to 97%. Additionally, dyspnea severity decreased from a Borg score of 3 to 2 and from mMRC grade 2 to grade 1 following the intervention. Pursed-lip breathing can improve respiratory status and reduce dyspnea, suggesting its potential as a non-pharmacological therapy for patients with pneumothorax. 
Sedentary Lifestyle Pada Penderita Hipertensi Platini, Hesti; Maulana, Indra Maulana; Kosim; Widia Hastuti
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/hqz2g958

Abstract

Sedentary time merupakan masalah kesehatan masyarakat yang besar mengingat tingginyaprevalensi dan biaya kesehatan. Kondisi hipertensi dapat mempengaruhi aktivitas fisik, sehingga sedentary lifestyle menjadi salah satu faktor resiko yang dapat terjadi pada penderita hipertensi akibat kondisi kesehatan maupun faktor lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sedentary lifestyle pada pasien yang mengalami hipertensi Metode Penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Jumlahresponden sebanyak 75 dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu probability/ random sampling. Pada penelitian ini sedentary lifestyle kemudian dikategorikan menjadi 3 tingkat yaitu ringan, sedang, dan berat berdasarkan durasi penggunaaan waktu sedentary. Kriteri inklusi yaitu pasien dengan hipertensi grade 1, bersedia menjadi responden. Kuesioner dalam penelitian ini yaitu The Sedentary Behaviour Questionnaire (SBQ). Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat sedentary lifestyle pada penderita hipertensi yaitu kategori sedang (56%). Aktivitas fisik yaitu rata-rata 52 jam/minggu. Kesimpulannya sedentary lifestyle pada penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas pada penderita hipertensi berada pada level sedang. Hal ini menunjukan bahwa aktivitas fisik responden mengarah kepada kurangnya aktivitas fisik. Sehingga perawat perlu mencegah masalah Kesehatan atau komplikasi yang berkaitan dengan sedentary lifestyle.
Teknologi Dalam Meningkatkan Kepatuhan dan Perawatan Penderita Tuberkulosis : Tinjauan Literatur Platini, Hesti
Jurnal Surya Vol 12 No 1 (2020): VOL 12 NO 1 APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/js.v12i1.85

Abstract

Background : Tuberkulosis merupakan penyakit menular dan bersifat kronis yang membutuhkan pengobatan lama. Pengobatan yang cukup lama membutuhkan interaksi dari penderita seperti kepatuhan. Sehingga membutuhkan intervensi dan dukungan dalam kepatuhan pengobatan. Teknologi digital semakin dimanfaatkan untuk mendukung pengobatan tuberkulosis. Teknologi memiliki potensi untuk meningkatkan kepatuhan tuberkulosis.Objectives : Tujuan tinjauan sistematis ini untuk mengetahui pengaruh teknologi dalam meningkatkan kepatuhan dan dukungan perawatan penderita tuberkulosis dengan penggunaan teknologi digital.Design : Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu dengan pencarian data dari internet seperti google scholar, Proquest, EBSCO. kriteria inklusi yang membahas pengaruh teknologi digital terhadap kepatuhan serta perawatan tuberkulosis, dengan desain penelitian minimal quasi eksperimen dan tahun pencarian yaitu 10 tahun terakhir (2009-2019).Results : Hasil dari pencarian literatur ini didapatkan 34 artikel dan sebanyak 23 memenuhi kriteria tahun dan sebanyak 14 merupakan artikel lengkap, serta 5 artikel merupakan artikel yang menunjukan  bahwa salah satu efek intervensi digital yang dapat mendukung dan meningkatkan kepatuhan pengobatan yaitu salah satunya dengan short message send (SMS) dan Video Observed therapy (VOT). Namun dari berbagai teknologi penunjang untuk kepatuhan tuberkulosis, penggunaan  VOT dan SMS lebih efektif karena dapat melakukan pengawasan langsung dibanding yang lainnya karena lebih terstandar sebagai pengingat kepatuhan, namun VOT selama ini masih terbatas penggunaanya dibanding SMS yang sudah umum masyarakat luas menggunakan.Conclusions : Program pemanfaatan teknologi digital memiliki pengaruh untuk membantu perawatan pasien tuberkulosis sebagai pengingat dalam kepatuhan pengobatan tuberkulosis, sebagai sarana pendidikan kesehatan. Jangkauan luas yang memudahkan penderita dan petugas kesehatan dalam penggunaanya. Bukti pengaruh teknologi digital dalam perawatan tuberkulosis dalam meningkatkan perawatan tuberkulosis masih terbatas. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampak teknologi dalam meningkatkan program TB.
Efektivitas Terapi Bermain Terhadap Kecemasan Perioperatif pada Anak: Scoping Review Maulana, Indra; Platini, Hesti; Amira, Iceu
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.2.59-66

Abstract

Pendahuluan: Pembedahan dan rawat inap pada anak merupakan situasi stres yang menimbulkan kecemasan. Kecemasan dapat berdampak negatif terhadap perawatan perioperatif dan perilaku serta kemampuan pasien untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan Rumah Sakit. Terapi bermain merupakan  salah  satu cara mengurangi kecemasan. memiliki potensi untuk  mempersiapkan, dan/atau mengalihkan perhatian anak-anak, yang dapat mengakibatkan hasil kesehatan manfaat seperti pengurangan kecemasan perioperatif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terapi bermain cocok mengurangi kecemasan pada anak ketika dalam keadaan perioperative.  Metode: Seleksi artikel menggunakan Prisma Flow Diagram dengan kata kunci yang digunakan effectiveness and play therapy or theurapetic play and perioperative anxiety and child. Digunakan 4 Artikel dari 265 artikel yang telah diseleksi dari 3 pangkalan data yaitu, Cochrane, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil: Dari hasil artikel yang sudah kami temukan bahwasannya beberapa terapi atau tindakan bermain pada anak terbukti efektif untuk menurunkan kecemasan pada anak yang akan menjalani operasi. Kesimpulan: Terapi bermain dapat menjadi alternatif dalam mengurangi kecemasan pada anak sebelum operasi namun mempunyai kekurangan pada anak disabilitas dimana perlunya modifikasi dalam pelaksaan terapi bermain. Diperlukan penelitian lanjutan terkait metode terapi bermain pada anak dengan disabilitas. Kata Kunci: efektivitas, kecemasan pada anak, perioperative, terapi bermain 
Undergraduate Nursing Student’s Self-Efficacy Towards Palliative Care: A Rapid Narrative Review Sopia, Nurul; Agustina, Hana Rizmadewi; Platini, Hesti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4752

Abstract

The increasing number of patients with life-threatening diseases will affect the high need for palliative care in health services. Self-efficacy towards palliative care among undergraduate students is vital for ensuring they have adequate readiness and ability to provide high-quality care. Objective : This review aims to identify the level of self-efficacy towards palliative care among undergraduate nursing students. Method : The method used in this literature review is a rapid narrative review compiled using PRISMA 2020 guidelines. The databases used were PubMed, Medline, Scopus and ScienceDirect. Articles used are research articles with published from 2020-2024. The criteria in this study were organized based on the PCC framework criteria. The main keywords were not limited to “undergraduate nursing student*”, “self-efficacy”, and “palliative care”. Results : Nine out of 167 studies were included. The findings discussed the level of self-efficacy and factors that influence self-efficacy towards palliative care in clinical learning among undergraduate nursing students. Conclusions : Low self-efficacy indicates undergraduate nursing students' unpreparedness to provide palliative care. Nursing students need self-efficacy towards palliative care to ensure adequate readiness and ability to provide high-quality palliative care. This review is essential to improve the quality of palliative care education and increase self-efficacy in undergraduate nursing students.
Societal Stigma Towards Patients with Mental Disorders in A Sociocultural Context: Literature Review Maulana, Indra; Platini, Hesti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5310

Abstract

Stigma towards people with mental disorders (ODGJ) is a complex global issue that has a negative impact on patient well-being, access to health services, and their healing process and social integration. This stigma includes various forms of discrimination, stereotypes, and prejudices that can significantly hinder effective treatment of mental disorders. This study aims to provide a comprehensive picture of the stigma of people with mental disorders in various socio-cultural contexts. The literature reviewed in this study explores how stigma is formed, the factors that influence it, and the impact on individuals and communities. This study uses a literature review method by examining scientific articles that discuss the stigma of people with mental disorders in various regions of Indonesia in less than the last 10 years. Results: Data analysis shows that the stigma of people with mental disorders is still quite high, although there is variation between regions and community groups. The results of the study show that stigma against ODGJ is still widely found in Indonesian society. This stigma is influenced by various factors, such as lack of knowledge about mental disorders, cultural values, and social norms. This stigma can have negative impacts on PLWH, such as discrimination, social isolation, and barriers in accessing health services. Increasing public knowledge and understanding of mental disorders through education and public campaigns, as well as culturally sensitive interventions, can help reduce stigma and improve the quality of life of patients with mental disorders. The importance of understanding the stigma picture in this sociocultural context cannot be overstated because interventions designed to reduce stigma must be tailored to local conditions to be effective.
Nursing Intervention for the Burden of Family Caregiver Patient with Lung Cancer: Scoping Review Platini, Hesti; Maulana, Indra
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.5313

Abstract

Cancer sufferers during treatment, and cancer survival have a big influence on the family members around them. This scoping review is part of the development of a support model for family members of people diagnosed with lung cancer. Objective:o identify nursing support for caregiver burden in family caregivers of cancer patients. This scoping review was guided PRISMA Scr six-stage scoping review framework. All available published articles from January 2020 to the beginning of 2024 were systematically searched through the PubMed, CINAHL, EBSCO, and Science Direct databases. Each key journal is searched manually. Overall, 402 articles were screened, and 16 articles were ultimately included. The results of the analysis were found to be 6 components of nursing support: psychological and educational support, psychological and educational support mainly Information and Communication Technology, attention to support, support aimed at reducing caregiver stress, support for patients and caregivers, etc. Of the 32 studies, 6 were randomized controlled trials (RCTs), and the remaining 10 were non-RCTs. The results of the scoping review categorize nursing support for caregiver burden in family caregivers of cancer patients into 6 components. Future research should be more specific regarding cancer.
Co-Authors Aaron Tigor Sihombing Aep Maulid Mulyana Ahmad Ihsan Fathurrizki Andoko Andoko Arisunyoto, Wisnu Artanti Lathifah Ayyida Aini Rahmah Bambang Aditya Nugraha Budhiaji, Purbayanty Cepi Restiadi Chandra Isabella Hostanida Purba Ciptaan, Meta Agil Daila Dahlia Rojabani Devi Nurrahmawati Dhini Andriani Dyah Setiorini Eka Afrima Sari Elfrida Ratnawati ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Endah Panca Lidya Fadila, Salsabila Sakhi Faizal Musthofa Fanny Adistie Farah Huwaida Qurrota Aini Fredrick Dermawan Purba Gusgus Ghraha Ramdhanie Hamidah . Hana Rizmadewi Agustina Harun, Hasniatisari Harun, Hasniatisari Hastuti, Widia Hendrawati Hendrawati Hendrawati Iceu Amira Iceu Amira D.A Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana` Indra Maulana Iskandarsyah, Aulia Iwan Shalahuddin Iwan Shalahudin Iyus Yosep Janah, Syahratul Kosim Kosim K Kosim Kosim Lauren, Sherie Meiza Dania Leni Handayani Leni Handayani Lilis Mamuroh Liza Rizki Amalia Mamat Lukman Mohamad Ramdan Mumtazah, Dina Zahrotunnisa N, Bambang Aditya Nauli, Yolanda Erica neng yulia maudi Nita Fitria Nur Fitriani NUR FITRIANI Nur'aeni, Yuni Nurlaeci Nurlaeci Purnama, Martia Dewi Puspaningrum, Sepdian Putri, Dina Mala Rahmawati, Lidya Rahmayani, Melly Restuning Widiasih Risma Dwi Nur Pratiwi Rizal Chaidir, Rizal Rizki, Indrianti Alvini Rohaeti, Sri Elis Rojabani, Daila Dahlia Saepul, Saepul Salsabila, Nabela Normaulida Salsabilla, Sausan Zahrah Salwa Sandra Pebrianti Sepdian Puspaningrum Sicilia, Asha Grace Sidik Maulana Sidik Maulana Simanjuntak, Dikes Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Sopia, Nurul Sri Hartati Pratiwi Sri Nopia Peni Suci Larasati Sutandi, Andi Tetti Solehati Theresia Eriyani Titis Kurniawan Titis Kurniawan Tuti Pahria Umiah, Siti Sonia Urip Rahayu Wafa Siti Alawiyah Widia Hastuti Widia Hastuti Windiramadhan, Alvian Pristy Yanti Hermayanti Yusshy Kurnia Heliani Yusshy Kurnia Herliani Zahrotur Rusyda Hinduan