Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMAJU TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Rahma Elliya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 11, No 3 (2017)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.282 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v11i3.10

Abstract

Terapi musik adalah metode penyembuhan dengan musik melalui energi yang dihasilkan dari musik itu sendiri. Berdasarkan hasil presurvey pada bulan Maret 2015, di ruang Mawar rumah sakit Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, data dari bulan Januari sampai Maret, jumlah pasien yang menjalani operasi adalah 142 pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap stres pada pasien dengan pra operasi di ruang Mawar rumah sakit Dr.H Abdul Moeloek Provinsi Lampung 2015. Metode: Rancangan penelitian ini dilakukan dengan kuasi eksperimen dengan satu kelompok pretest-posttest. Populasi penelitian adalah semua pasien pra operasi di ruang Mawar rumah sakit Dr. H Abdul Moeloek Propinsi Lampung rata-rata populasi per bulan, sebanyak 40 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 pasien. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji T. Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan tingkat stres sebelum diberi terapi musik rata-rata tingkat stres adalah 33,47, dan setelah diberi terapi terapi musik rata-rata tingkat stres adalah 23,07. Hasil uji statistik diperoleh nilai P-value = 0,000 < α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi musik terhadap stres pada pasien dengan pra operasi di ruang Mawar rumah sakit Dr.H Abdul Moeloek 2015. Terapi musik yang diharapkan digunakan sebagai terapi pelengkap / non-farmakologis pada pasien pra-operasi untuk mengurangi tingkat stres.
Penentuan Strategi Bersaing Menggunakan Analisis SWOT (Studi Kasus Pada PT. Keong Nusantara Abadi Natar Lampung Selatan) Rahma Elliya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4747.764 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v5i1.870

Abstract

Setiap wanita normal selalu mengalami masa pubertas, yaitu masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa dengan ciri-ciri datangnya menerche. Remaja mengalami menarche remaja akan mengalami kecemasan, yang merupakan reaksi umum. Kecemasan pada remaja dalam menghadapi menarche seringkali dikaitkan dengan pemahaman-pemahaman yang salah tentang menarche atau keterbatasan informasi tentang menarche. Orang yang memiliki pengetahuan secara baik, kecemasannya lebih rendah dari pada orang yang memiliki pengetahuan kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang menarche terhadap tingkat kecemasan remaja pada saat mengalami menarche. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskritif korelasi dengan pendekatan cross sectional, yang dijadikan sampel adalah 46 responden remaja wanita. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi square. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang menarche terhadap tingkat kecemasan remaja pada saat mengalami menarche di SMP Muhammadiyah 3 Labuhanratu Bandar Lampung Tahun 2009 (p value= 0,012 yang berarti (p<a=0,05). Diharapkan Penelitian selanjutnya untuk dapat mengkaji lebih jauh apakah ada faktor lain yang mempengaruhi tingkat kecemasan remaja yang menghadapi menarche dan manfaat pemberian pengetahuan pada remaja dalam menghadapi menarche.
Stres psikososial kronis dengan kejadian hipertensi pada pekerja lapangan pabrik gula PT. Indolampung Perkasa Rahma Elliya; Marliyana Marliyana; Yulianto Yulianto
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.3 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v14i1.1609

Abstract

Chronic psychosocial stress and hypertension among sugar cane plantation workers in Lampung, IndonesiaBackground: The background of this research is based on data obtained from the 2016 Tulang Bawang District Health Office; hypertension is one of the causes of death. In 2016 the number of deaths from hypertension in Tulang Bawang Regency was 34 cases. Based on the results of the pre-survey by researchers, it was known from 532 workers who went to the Medical Clinic at PT. Indolampung Perkasa diagnosed with hypertension as many as 168 (31.57%) people.Purpose: Knowing correlation between chronic psychosocial stress and hypertension among sugar cane plantation workers in Lampung Indonesia.Methods: Type of study was quantitative, with cross sectional design. The populations of this study were all sugar cane plantation workers at PT. Indolampung Perkasa and sample of 229 respondents. Data collection was primary, directly to respondents by distributing questionnaires. Data analysis was chi square with OR 2.637.Results: It was known from 229 respondents with hypertension, as many as 79 (34.5%) respondents were hypertensive and as many as 150 (65.5%) respondents were not hypertensive. Known from 229 respondents with stress, as many as 82 (35.8%) respondents were stressed and as many as 147 (64.2%) respondents were not stressed with (p-value 0.001; OR 2,637).Conclusion: There were correlation between chronic psychosocial stress and hypertension among sugar cane plantation workers in Lampung Indonesia.Keywords: Chronic psychosocial stress; Hypertension; Sugar cane plantation workersPendahuluan: Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang tahun 2016, penyakit hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian. Pada tahun 2016 jumlah kematian akibat hipertensi di Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 34 kasus. Berdasarkan hasil pra survey yang dilakukan peneliti diketahui dari 532 orang pekerja yang berobat ke Medical Clinic PT. Indolampung Perkasa dengan diagnosa hipertensi sebanyak 168 (31,57%) orang.Tujuan: Diketahui hubungan stres psikososial kronis dengan kejadian hipertensi pada pekerja lapangan.Metode: Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain / rancangan cross sectional. Populasi sebanyak 532, sampel sebanyak 229 responden. Pengumpulan data secara primer, langsung kepada responden dengan membagikan kuesioner. Analisis data secara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (chi square) dengan nilai OR 2,637.Hasil: Diketahui dari 229 responden dengan hipertensi, sebanyak 79 (34,5%) responden yang hipertensi dan sebanyak 150 (65,5%) responden yang tidak hipertensi. Diketahui dari 229 responden dengan stres psikososial kronis, sebanyak 82 (35,8%) responden yang stres psikososial kronis dan sebanyak 147 (64,2%) responden yang tidak stres psikososial kronis dengan (p-value 0,001 ; OR 2,637).Simpulan: Ada hubungan stres psikososial kronis dengan kejadian hipertensi pada pekerja lapangan. 
Melittin Treatment for Biofilm of MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus aureus) Rahma Elliya; Teguh Pribadi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1120.221 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i3.263

Abstract

Tindakan pembedahan akan mengakibatkan reaksi psikologis yaitu stres. Sekitar 80% dari pasien yang akan menjalani pembedahan di Indonesia mengalami stres. Di Provinsi Lampung, pasien preoperasi sebanyak 56,7% dengan tingkat stres ringan, 25% dengan tingkat stress sedang dan 18,3% dengan tingkat stress berat. Teknik relaksasi sebagai metode utama untuk menghilangkan stres. Teknik relaksasi yang biasanya digunakan adalah teknik relaksasi otot progresif dan imajinasi terbimbing. Hasil presurvey di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung diperoleh bahwa tingkat stres tertinggi terdapat di ruang mawar, yaitu dari 15 orang terdapat 12 orang (80%) mengalami gangguan stres menghadapi rencana operasi. Tujuan penelitian ini adalah diketahui perbedaan teknik relaksasi otot progresif dan imajinasi terbimbing dalam penurunan tingkat stress pada pasien pre-operasi di Ruang Mawar RSUD Dr. H Abdul Moeloek Tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien pre- operasi di Ruang Mawar RSUD Dr.H Abdul Moeloek Provinsi Lampung, yaitu pada tahun 2015 sebanyak 536, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Analisis penelitian menggunakan uji t independent. Hasil penelitian, terdapat pengaruh teknik relaksasi otot progresif dalam penurunan tingkat stress pada pasien pre-operasi (p-value=0,000). Terdapat pengaruh teknik imajinasi terbimbing dalam penurunan tingkat stress pada pasien pre-operasi (p-value=0,000). Tidak ada perbedaan teknik relaksasi otot progresif dan imajinasi terbimbing dalam penurunan tingkat stres pada pasien pre-operasi (p-value=0,483). Saran peneliti, diharapkan dilakukannya pemberian intervensinon farmakologi yaitu teknik relaksasi otot progresif dan imajinasi terbimbing dalam penurunan tingkat stres pre-operasi.
Penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikap pada masyarakat Febri Yogi Munanda; Eka Trismiyana; Rahma Elliya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v16i1.6471

Abstract

Background: The number of natural disaster events in Lampung Province in 2020 has occurred as many as 35 times, spread in several regions, namely west Lampung as many as 10 times natural disaster events, Tanggamus 2 times, East Lampung 9 times, Pesawaran 1 time, and Bandar Lampung City as many as 15 times. As for Tanggamus, 668 houses were damaged lightly to severely due to floods and landslides in Semaka Sub-District, Tanggamus Regency, Lampung in 2019.Purpose : Find out about training on flood disaster preparedness regarding knowledge and attitudes in the pekon kunyayan Tanggamus community.Method: Type of quantitative research, pre-experimental research design with one group pretes-postes design approach, population and sample is community district tanggamus, purposive sample sample technique.. Analysis of univariate and bivariate data using t-tests.Results : Average public knowledge before and after being given counseling on flood disaster preparedness with a mean mean of 5.87 and increased on average to 8.73. Public attitudes before and after were given counseling on flood disaster preparedness with a mean of 26.13 and increased on average to 46.00.Conclusion: The results of bivariate data analysis using the t-test test obtained a p-value value of 0,000 < 0.05 then it can be drawn the conclusion that there is an influence of counseling on the preparedness of flood disasters on the knowledge and attitudes of the community. The advice is expected for the community not to dispose of garbage or do negative things that can cause flood disasters.           Keywords: Flood disaster; Preparedness; Knowledge; AttitudePendahuluan: Jumlah kejadian bencana alam di Provinsi Lampung pada tahun 2020 telah terjadi sebanyak 35 kali, yang tersebar dalam beberapa wilayah, yaitu Lampung barat sebanyak 10 kali kejadian bencana alam, Tanggamus 2 kali, Lampung Timur 9 kali, Pesawaran 1 kali, dan Kota Bandar Lampung sebanyak 15 kali. Sedangkan untuk Kabupaten Tanggamus sebanyak 668 rumah rusak ringan hingga berat akibat banjir dan longsor di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung tahun 2019.Tujuan : Untuk mengetahui pelatihan  tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikappada masyarakat di pekon kunyayan tanggamus.Metode : Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one group pretes-postes design, populasi dan sampel adalah masyarakat kabupaten tanggamus, teknik sampel purposive sampel. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-test.Hasil : Rata-rata pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah  diberi penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan mean 5,87 dan mengalami peningkatan rata-rata menjadi 8,73. Sikap masyarakat sebelum dan sesudah  diberi penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan mean 26,13 dan mengalami peningkatan rata-rata menjadi 46,00.Simpulan : Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t-tes didapat nilai p-value 0,000 < 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan tentang kesiapsiagaan bencana banjir terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat. Saran Diharapkan bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah ataupun melakukan hal negatif yang dapat menyebabkan terjadinya bencana banjir.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS PATOLOGIS PADA SISWI KELAS IX SMPN 30 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Wijayanti Wijayanti; Yulina Yulina; Rahma Elliya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.235 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.198

Abstract

Data dari Himpunan Studi Obesitas Indonesia (HISOBI) menunjukkan prevalensi hiperkolesterolemia sebesar13,13%. Kandungan pada alpukat lemak nabati yang tinggi dan tak jenuh bermanfaat untuk menurunkan kolestrol LDL(kolestrol jahat) sehingga dapat berguna untuk mencegah stroke, penyakit jantung,darah tinggi dan kanker. Tujuan daripenelitian ini adalah diketahui pengaruh pemberian jus alpukat (persea Americana mill) terhadap penurunan kolesterol tikusputih jantan (Rattus Novergicus) Galur Wistar di Kota Bandar Lampung.Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan Pretest-Posttest with control group.Subjek pada penelitian iniadalah tikus wistar dengan berat badan 200 gram dan berjenis kelamin jantan sejumlah 10 ekor.Alat pengumpulan datayang digunakan pada penelitian ini di lakukan di laboratorium dan lembar observasi.Analisa data yang digunakan uji t-Independen.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar kolesterol pada tikus putih wistar setelah diberi kuning telur adalah97,8 mg/dl, setelah diberi Jus Alpukat (persea Americana mill) adalah 59,1 mg/dl, penurunan kadar kolesterol pada tikusputih wistar setelah perlakuan adalah 38,7 mg/dl, Ada pengaruh pemberian jus alpukat (persea Americana mill) terhadappenurunan kolesterol tikus putih jantan (Rattus Novergicus) Galur Wistar (p value 0,007). Saran pada peneliti selanjutnyaapabila akan melakukan penelitian tentang alpukat terhadap kolesterol diharapkan menambah jumlah kelompok sampel.
PERSPEKTIF HUKUM: KELENGKAPAN PENGISIAN FORMULIR INFORMED CONSENT DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSUD MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 Rahma Elliya; Dessy Hermawan; Eka Trismiana
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.473 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i1.229

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang sering dijumpai di masyarakat maju, baik pria ataupun wanita, tua ataupun muda bisa terserang penyakit ini, dan gejalanya tidak terasa. Penyakit ini disebut sebagai silent diseases dan merupakan faktor risiko utama dari perkembangan atau penyebab penyakit jantung dan stroke. Bila tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh lainnya, seperti otak, ginjal, mata dan kelumpuhan organ-organ gerak. Dalam penelitian penulis menggunakan jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian survei analitik yaitu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan ituterjadi dan menggunakan pendekatan metode survey. Adapun yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami hipertensi Di UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, yang berjumlah 48 resonden. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode total populasi.Hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,000 yang berarti bahwa ada perbedaan tekanan darah pada penderita hipertensi yang sebelum dan sesudah diberikan jus mentimun (Cucumis sativus) Di UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2015. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapatmeningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pendidikan kesehatan, sehingga petugas kesehatan dapat membantu menurunkan angka kejadian hipertensi.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN GURU DENGAN PRILAKU MENYIKAT GIGI MURID DI SD N 1 PERUMNAS WAY KANDIS BANDAR LAMPUNG Rahma Elliya; Indra Maulana; Meliana Hidayati
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.933 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i2.193

Abstract

ABSTRACT: PSYCHO-RELIGIOUS THERAPY AND DEPRESSIVE SYMPTOMS AMONG MOSLEM ELDERLY WHO ARE LIVING INSTITUTIONSBackground : Depresion is one of the disease occurred among the elderly. Based on pre-survey at institutions (Tresna Werdha Social Services) Natar South Lampung, with 20 elderlies there were 12 elderlies (60%) who had had show the depression symptoms with score of GDS >9. The symptoms of depression could be managed by two ways: pharmacology and non pharmacology. The therapy which is developing entire world was psycho-religios, one of them is zikr therapy.Purpose: To know the influence of psycho-religious therapy and depressive symptoms among moslem elderly who are living institutions (Tresna Werdha Social Services) Natar-South Lampung 2017Methods : Quantitative research type, with analytic survey design with quasi experimental with one group pretest - posttest design approach. The population of the study were all moslem elderly living institutions (Tresna Werdha Social Services). They had screened by MMSE (Mini Mental State Examintion), and the sample of 29 respondents. Respondents performed psycho-religious therapy and observed the symptoms of depression by using the Geriatric Depression Scale (GDS) questionnaire. Statistical analysis used T-test.Results : The research result showed the average score of Depression before psycho-religious therapy was 15.9 mean with standard deviation of 1,79. The average score of depression symptom after religiosity therapy was 12.76 mean with standard deviation of 2.28.Counclusion : There was the influence of of psycho-religious therapy and depressive symptoms among moslem elderly living institutions (Tresna Werdha Social Services) Natar-South Lampung 2017 (p value 0,000). The suggestion for management of the institutions to be conduct to the psycho- religious such as counseling psycho- religiuos and spirituality approach to reduce the depression symptoms.Keywords: Psycho-religious therapy, depressive symptoms, moslem elderly living institutionsPendahuluan : Depresi merupakan salah satu penyakit yang banyak terjadi di kalangan lansia. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan, dari 20 lansia terdapat 12 lansia yang menunjukkan gejala depresi (60%) dengan skor GDS > 9. Penatalaksanaan untuk menurunkan depresi dapat dilakukan dengan dua tindakan yaitu farmakologi dan non farmakologi. Terapi saat ini yang mulai berkembang didunia adalah terapi psikoreligius, salah satu contoh terapi ini adalah terapi dzikir.Tujuan : dari penelitian ini adalah diketahui pengaruh terapi religiusitas terhadap gejala Depresi pada Lansia Beragama Islam di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Tahun 2017.Metode : Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan survey analitik dengan pendekatan quasi eksperimen dengan one group pretest – posttest design. Populasi penelitian adalah semua lansia beragama Islamdi UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werda Natar Lampung Selatan dan di skrening menggunakan MMSE (Mini Mental State Examintion) dan didapatkan sampel sebanyak 29 responden. Responden dilakukan terapireligiusitas dan dilihat gejala depresinya dengan menggunakan kuesionerGeriatric Depression Scale (GDS). Analisa statistik yang digunakan yaitu uji T Dependen.Hasil : penelitian menunjukkan rata-rata Skor Gejala Depresi Sebelum Terapi Religiusitas mean 15,9 dengan standar deviasi 1,79. Rata - rata Skor Gejala Depresi Sesudah Terapi Religiusitas mean 12.76 dengan standar deviasi 2,28.Kesimpulan : Ada pengaruh terapi religiusitas terhadap gejala depresi pada Lansia Beragama Islam di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Tahun 2017 (p value 0,000). Saran bagi Panti sebagai tempat dilakukan penelitian sudah bagus dalam mengadakan kegiatan-kegiatan kerohanian, mungkin lebih dimodifikasi agar lansia tidak merasa cepat merasa bosan. Panti juga bisa melakukan pendekatan spiritualitas untuk mengurangi angka depresi dengan cara mendampingan lansia dari segi spritualitas dan bekerjasama dengan yayasan-yayasan keagamaan. Pendahuluan : Depresi merupakan salah satu penyakit yang banyak terjadi di kalangan lansia.  Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan, dari 20 lansia terdapat 12 lansia yang menunjukkan gejala depresi (60%) dengan skor GDS > 9. Penatalaksanaan untuk menurunkan depresi dapat dilakukan dengan dua tindakan yaitu farmakologi dan non farmakologi. Terapi saat ini yang mulai berkembang didunia adalah terapi psikoreligius, salah satu contoh terapi ini adalah terapi dzikir.  Tujuan : dari penelitian ini adalah diketahui pengaruh terapi religiusitas terhadap gejala Depresi pada Lansia Beragama Islam di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Tahun 2017.  Metode : Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan survey analitik dengan pendekatan quasi eksperimen dengan one group pretest – posttest design. Populasi penelitian adalah semua lansia beragama Islamdi UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werda Natar Lampung Selatan dan di skrening menggunakan MMSE (Mini Mental State Examintion) dan didapatkan sampel sebanyak  29 responden. Responden dilakukan terapireligiusitas dan dilihat gejala depresinya dengan menggunakan kuesionerGeriatric Depression Scale (GDS). Analisa statistik yang digunakan yaitu uji T Dependen. Hasil : penelitian menunjukkan rata-rata Skor Gejala Depresi Sebelum Terapi Religiusitas mean 15,9 dengan standar deviasi 1,79.  Rata - rata Skor Gejala Depresi Sesudah Terapi Religiusitas mean 12.76 dengan standar deviasi 2,28.  Kesimpulan : Ada pengaruh terapi religiusitas terhadap gejala depresi pada Lansia Beragama Islam di UPTD Pelayanan Sosial Tresna Werdha Natar Lampung Selatan Tahun 2017 (p value 0,000). Saran bagi Panti sebagai tempat dilakukan penelitian sudah bagus dalam mengadakan kegiatan-kegiatan kerohanian, mungkin lebih dimodifikasi agar lansia tidak merasa cepat merasa bosan. Panti juga bisa melakukan pendekatan spiritualitas untuk mengurangi angka depresi dengan cara mendampingan lansia dari segi spritualitas dan bekerjasama dengan yayasan-yayasan keagamaan. 
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN INTERDIALISIS DENGAN KEJADIAN HIPOTENSI INTRADIALISIS PADA PASIEN CRONIC KIDNEY DESEASE DI RUANG HEMODIALISA RSUD Dr.H.ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2014 Fadhlie Ibrahim; Rahma Elliya; Teguh Pribadi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.006 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i2.724

Abstract

Penyakit TB Paru (Tuberkulosis Paru) merupakan salah satu contoh penyakit infeksi pada saluran pernapasan dan merupakan menular yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis.Di Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni, prevalensi penderita TB Paru itahun 2012 sebesar 33 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan dukungankeluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB parudi Wilayah Kerja Puskesmas Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2013.Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien TB paru yang telah mengikuti program pengobatan TB paru periode Juli – Oktober 2013 di Wilayah Kerja Puskesmas Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 42 orang, sampel adalah total populasi. Pengumpulan datadengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2013 ( p value 0,014 OR 7,071). Saran pada keluarga dan pasien agar meningkatkan peran serta dalam pengobatan TB dan perlunya pendekatan lintas sektoral khususnya upaya peningkatan ekonomi masyarakat sehingga tidak menjadi alasan lagi untuk tidak minumobat oleh karena efek samping yang mengganggu aktivitas pekerjaan pasien.
Pengaruh terapi musik klasik (mozart) terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Rahma Elliya; Satria Baharuddin; Dessy Hermawan
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i1.1605

Abstract

The effect of classic music therapy (mozart) on blood pressure in elderly with hypertensionBackground: Based on the Health Profile of North Lampung Regency in 2018 the number of people with hypertension in the last three years increased to 600 in 2017 and in 2018 the number of sufferers was 741 sufferers.Purpose: To determine the effect of classical music therapy (Mozart) on blood pressure.Method: Quantitative research uses a quasi-experimental approach. The population was patients with hypertension at the Elderly Post health service (Posyandu) at Kalibalangan Health Center, which amounts to 80 people. A sample of 62 participants divided into 2 groups, 31 participants by music therapy + antihypertensive drug (amlodipine), and 31 other participants only take the antihypertensive drug as amlodipine. Data collection techniques by monitoring of blood pressure. The statistical test used is the Independent Test.Results:The average blood pressure of systole before being given Classical Music (Mozart) + Amlodiphine is 164.2 mmHg, diastole 102.7 mmHg. The average blood pressure of systole before being given Amlodipine is 163.5mmHg, diastole 103.9 mmHg. Average blood pressure of systole after given Classical Music (Mozart) + Amlodipine is 147.1mmHg, diastole 89.03mmHg. The mean systole blood pressure after Amlodipine is 152.3mmHg, diastole 95.2 mmHg. There are differences in systolic blood pressure in patients with moderate hypertension between the intervention groups (classical music therapy (mozart) ) and the control group (p-value = 0,000) There is a difference in diastolic blood pressure in patients with moderate hypertension between the intervention group (classical music therapy (mozart) and the control group (p value = 0.016).Conclusion: There is an influence of classical music therapy (mozart) on blood pressure, it is recommended to use the results of this study as an alternative therapy in the treatment of primary hypertension and so that it can be socialized to the communityKeywords: Classical Music Therapy (Mozart); Blood Pressure; Hypertension; ElderlyPendahuluan: Jumlah penderita hipertensi di Kabupaten Lampung Utara dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan tahun 2015 sebesar 10.743 penderita tahun 2016 sebesar 13.039 penderita dan tahun 2017 sebesar 11.228 penderita. Sementara di Puskesmas Kalibalangan tahun 2015 sejumlah 604 turun menjadi 458 tahun 2016, kemudian meningkat menjadi 600 tahun 2017 dan tahun 2018 sejumlah 741 pasien, musik klasik merupakan salah satu terapi non farmakalogik yang mampu menurunkan tekanan darah.Tujuan: Diketahui pengaruh terapi music klasik (Mozart) terhadap tekanan darah pada lansia.Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi di Posyandu Puskesmas Kalibalangan yang berjumlah 80 orang. Sampel sebanyak 62 partisipan dibagi menjadi 2 kelompok, 31 partisipan dengan terapi musik + obat anti hipertensi (amlodipine), dan 31 partisipan lainnya hanya mengkonsumsi obat anti hipertensi sebagai amlodipine. Teknik pengumpulan data dengan mengamati tekanan darah. Uji statistik yang digunakan adalah Independent Test.Hasil: Rata-rata tekanan darah systole sebelum diberi Musik Klasik (Mozart) + Amlodiphine adalah 164.2 mmHg, diastole 102,7 mmHg, pada kelompok yang diberi Amlodipine adalah 163.5mmHg, diastole 103.9 mmHg. Rata-rata tekanan darah systole sesudah diberi Musik Klasik (Mozart) + Amlodipine adalah 147.1 mmHg, diastole 89.03 mmHg, pada kelompok yang diberi Amlodipine adalah 152.3 mmHg, diastole 95.2 mmHg. Ada perbedaan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi sedang antara kelompok intervensi (terapi music klasik (mozart) dan kelompok control (p-value = 0,000). Ada perbedaan tekanan darah diastolic pada penderita hipertensi sedang antara kelompok intervensi (terapi music klasik (mozart) dan kelompok control (p value =0,016).Simpulan: Ada pengaruh terapimusik klasik (Mozart) terhadap tekanan darah pada lansia, sehingga disarankan agar menggunakan hasil penelitian ini sebagai salah satu terapi alternative dalam pengobatan hipertensi primer dan agar dapat disosialisasikan kepada masyarakat.
Co-Authors Adelta, Yosi Adhani, Neisa Ainur Rahma Andi Rahmadi Andoko Andoko Andoko Andoko, Andoko Anggun Istawala Anjani, Ni Wayan Oktavia Aprina Aprina Aryanti Aryanti Aryanti Wardiah Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Ayu Martiana Budiarti Chelda Ernita Chrisanto, Eka Yudha Cindy Desmonika Desi Risnarita Desmonika, Cindy Dewi Kusumaningsih Diah Wahyuni Dila, Ratu Ratna Djunizar Djamaludin Eka Novita Sari Eka Novita Sari, Eka Novita Eka Sartika, Eka Eka Trismiana Eka Trismiyana Endah Fajrianti Erlianti, Febi Ernita, Chelda Erpiyana, Refsi Evi Marta Fadhlie Ibrahim Febi Erlianti Febri Dwi Widyawati Febri Yogi Munanda Fradini Wandira Fransisca Melyana Furqoni, Prima Dian Gunawan, M. Ricko Helmawati Helmawati Heni Kartika Sari Hermawan, Dessy Hidayah, Alisah Rahmah Hilmiah Hilmiah Husada, Imam Farid Farian Ilham Agung Sakti Imam Farid Farian Husada Indra Maulana Ismi Mu&#039;alifah Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Istawala, Anggun K, Umi Rohmayati Keswara, Umi Romayati Kitry, Adelia Lisma Dana Leni Haryanti M. Arifki Zainaro Mahda Rizka F.R Mardani Mardani Mariyam, Siti Herlina Marlena Marliyana Marliyana Maya Maya Mega Haryanti Meliana Hidayati Mu'alifah, Ismi Muhammad Johan Bastomi Muhammad Rafli Mutiara Arini Ariska Najamuddin Dalimunthe Niluh Sumo Nopriani Novikasari, Linawati Prima Dian Furqoni Prima Dian Furqoni Prima Dian Furqoni Prima Dian Furqoni Rahmadi, Andi Rika Juana Rilyani Rilyani Rilyani, Rilyani Riska Wandini, Riska Rizka, Mahda Saputra, Dian Angen Sari, Lisa Depita Sastria Handayani Satria Baharuddin Sekardhyta Ayuning Tias Setiawati Setiawati Setiawati Setiawati Silvia, Eka Sinurat, Siti Farida Siti Nursondang Slivia, Eka Sri Haryani Sumo, Ni Luh Susi Anisia Laila Teguh Pribadi Teguh Pribadi Trismiana, Eka Trismiyana, Eka Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso, Triyoso Wahid Tri Wahyudi Widia Afira Wijayanti Wijayanti Winarno , Rudi Yanti Fitria Yopita Sari Yulendasari, Rika Yulianto Yulianto Yulina Yulina Yuniati Yuniati Yunidha Puspita Sari