Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun CNC Mini Router 3 Axis untuk Keperluan Praktikum CAD/CAM Pramono, Gatot Eka; Yuliaji, Dwi; Waluyo, Roy; Jaenal, Jaenal
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.576 KB) | DOI: 10.32832/ame.v1i1.102

Abstract

Penggunaan dan kebutuhan mesin cnc mini router 3 axis di Indonesia saat ini mengalami peningkatan diantaranya untuk kegiatan produksi dan praktikum disekolah-sekolah kejuruan dan universitas-universitas teknik di Indonesia. Namun harga mesin CNC mini dipasaran masih cukup tinggi yakniberkisar 30-40 jutaan. Sehingga tidak semua sekolah ataupun universitas mampu membelinya. Oleh karena itu perlu adanya langkah-langkah kongkrit untuk mengatasi hal itu diantaranya dengan mendesain dan merancang bangun mesin CNC yang dikhususkan untuk keperluan praktikum. Desain dan rancang bangun mesin CNC mini router 3 axis meliputi pemilihan bahan dan proses produksi, perhitungan daya router, perhitungan defleksi poros, dan menguji kinerja mesin CNC mini router 3 axis. Pada penelitian ini diperoleh daya router minimal untuk memotong segala jenis kayu adalah 336 Watt, dengan torsi router sebesar 0,0211 Nm dan kecepatan putaran pahat minimal adalah 15924 rpm, diameter pahat 6 mm, panjang langkah pada sumbu x sebesar 0,5 m, pada sumbu y sebesar 0,3 m, dan pada sumbu z sebesar 0,1 m. Mesin CNC mini router 3 axis ini mampu digunakan untuk segala jenis kayu dengan tegangan geser maksimum 124 kg/cm2. Defleksi maksimal poros dengan beban 20 kgpada sumbu x adalah sebesar 0,48 mm dan pada sumbu y adalah sebesar 0,041 mm. Akurasi gerakan pada sumbu x dan y adalah 0,2 mm. Pemakanan sepanjang sumbu x menghasilkan permukaan benda kerja yang cembung dengan tinggi maksimum cembungan adalah 0,5 mm. Sedangkan pemakanansepanjang sumbu y menghasilkan permukaan benda kerja yang cekung dengan cekungan maksimum adalah 0,08 mm. Defleksi tools dengan beban 5 kg pada sumbu x adalah 2 mm sedangkan pada sumbu y adalah 1,2 mm.
RANCANG BANGUN MODEL KETEL SEBAGAI PENUNJANG PEMBANGKIT KALOR PADA SISTEM ORGANIC RANKINE CYCLE (ORC) sutoyo, edi; Rahmat, Mamat; Waluyo, Roy
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.475 KB) | DOI: 10.32832/ame.v2i1.347

Abstract

Penggunaan sinar matahari sebagai sumber energi panas (khususnya di indonesia) memiliki banyak keterbatasan. Keterbatasan tersebut antara lain, energi panas dari matahari hanya tersedia di siang hari dan tidak optimal saat mendung dan hujan. Oleh karena itu diperukan pembangkit kalor sebagai penunjang, yang dapat menaggulangi kelemahan sistem yang ada. Ketel merupakan salah satu Solusi alternatif sebagai penunjang operasi sistem ORC saat cuaca mendung, hujan atau saat malam hari. Ketel berfungsi sebagai pemanas air pengganti energi panas matahari. Suplai air panas ke epavorator yang semula dihasilkan dari solar kolektor diganti dengan air panas yang berasal dari ketel. Sumber panas untuk ketel berasal burner biomassa. Pengujian ketel dilakukan dengan memvariasikan tiga debit yang berbeda yaitu: 7 liter/menit, 24 liter/menit dan 43 liter/menit. Hasil pengujian dengan debit 7 liter/menit, 24 liter/menit dan 43 liter/menit menghasilkan ?T rata-rata berturut-turut sebesar 10,4 OC, 0,46 OC dan 0,37OC sedangkan Effisiensi ketel maksimum terjadi pada debit 7 liter/menit, pada yaitu sebesar 0,032%. Dari rancangan yang dihasilkan dan pengjian yang dilakukan ketel mampu berfungsi sebagai pembangkit atau penyuplai panas di sistem ORC untuk menggantikan solar collector ketika sumber panas dari iradiasi matahari tidak diperoleh.
UJI PERFORMASI DISC BRAKE SEPEDA MOTOR MATERIAL KOMPOSIT MATRIKS ALUMINIUM BERPENGUAT PARTIKEL KERAMIK waluyo, roy; Rahmalina, Dwi
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.296 KB) | DOI: 10.32832/ame.v3i1.462

Abstract

Komposit matriks aluminium berpenguat partikel keramik banyak dikembangkan untuk aplikasi komponen otomotif. Keunggulan komposit matriks aluminium diantaranya mempunyai berat jenis rendah dibanding logam ferro serta memiliki performa yang baik seperti kekuatan tinggi, kekerasan tinggi, sifat tahan aus dan koefisien ekspansi panas rendah. Penelitian ini bertujuan mendapatkan performa, yaitu waktu berhenti saat pengereman pada kecepatan 40 km/jam dari disc brake dengan material komposit matriks (Al-3Si+1.2Cu) dan partikel penguat (SiC+Al2O3) serta mendapatkan gradien temperatur pada disc brake akibat proses pengereman melalui simulasi termal dengan metode Finite element analysis. Hasil pengujian menunjukan komposit matriks aluminium dengan Cu 1.2%wt. yang diberi perlakuan aging 180°C dengan holding time 6 jam memiliki waktu berhenti rata-rata 2,70, lebih cepat dibanding disc brake dari logam ferro yang memiliki waktu berhenti rata-rata sebesar 2,84. Hasil simulasi termal menunjukan terjadi gradien temperatur dari 30,2°C yang terjadi pada sepanjang brake lining pusat pengereman dan 29.9°C pada daerah mendekati titik pusat disc brake.
Perbandingan Metode Kalibrasi Jaringan Saraf Tiruan Dengan Persamaan Polynomial Pada Proses Kalibrasi Sensor Gaya 6 Aksis Ahmad, M.Sc, Anton Royanto; Waluyo, Roy
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.192 KB) | DOI: 10.32832/ame.v3i2.768

Abstract

Sensor gaya dan momen enam aksis telah banyak digunakan dan menjadi komponen yang sangat penting dalam otomasi dan robotika. Desain struktur, susunan strain gage dan kalibrasi menjadi faktor untuk mendapatan sensor yang akurat dan decoupled. Dalam studi kali ini akan digunakan struktur silang dan susunan yang barudengan menggunakan strain gage yang parallel. Dua tipe kalibrasi akan digunakan dan dibandingkan yaitu Jaringan saraf tiruan dan persamaan polynomial. Percobaan menggunakan gaya dan momen gaya secara terpisah menunjukan bahwa jaringan saraf tiruan lebih baik ketimbang polynomial.
STRESS ANALYSIS PADA HORIZONTAL AXIS WIND TURBINE BLADE BERBAHAN KAYU Waluyo, Roy
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.132 KB) | DOI: 10.32832/ame.v4i2.1537

Abstract

The blade turbine is a component that experiences a very high stress on a wind turbine. Materialsoften used are aluminum composite, polymer and even steel. Aluminum has a high fatigue. Plasticis very suitable But it requires mold while steel has a great weight. Wood is an alternative materialfor a blade turbine. Because it is lightweight, strong, easily shaped, and has high fatique resistanceand is easy to obtain. In this research, a stress analysis on a blade with balsa wood material withfixed force 5 Newton is applied. The result of analysis by using Autodesk Inventor student version,shows that the minimum Stress that occurs is: 12.1265 N / m ^ 2 and the maximum stress is:955595 N / m ^ 2. The maximum stress occurs at the point / node 390 or the area near theassembly hub or fixed geometry marked in red.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA BLADELESS FAN SEBAGAI PENDINGIN RUANGAN Kusmawan, Rudi; Waluyo, Roy; Rahmat, Mamat
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.098 KB) | DOI: 10.32832/ame.v6i1.2798

Abstract

Industri mulai mengembangkan kipas tanpa bilah yang disebut dengan Bladeless fan menggunakan efek air multiplier. Teknologi air multiplier memanfaatkan airfoil yang dipakai pada sayap pesawat berfungsi untuk menarik udara sekitar. airfoil berfungsi untuk mengeluarkan udara dan melipatgandakan udara yang masuk  menjadi beberapa kali lipat. Dalam penelitian ini bladeless fan menggunakan NACA 0012. Pada  bladeless fan dilakukan pengujian untuk mendapatkan data flow rate input dan output untuk mengetahui seberapa besar kelipatan flowrate setelah melewati bladeless fan. flowrate input didapatkan dengan cara mengukur kecepatan aliran dari keluaran kompresor dengan menggunakan rotameter sebanyak 10 kali. Flowrate ouput dengan cara mengukur keluaran dari bladeless fan menggunakan alat air flowmeter yang diambil datanya sebanyak 10 kali. Pengambilan data temperatur dan RH sebanyak 3 titik menggunakan termometer dan RH meter digital. Hasil pengujian menunjukan Semakin besar flowrate  input maka semakin besar flowrate output dan temperatur semakin tinggi. Flowrate output terkecil yaitu sebesar 160 L/s dengan  temperatur output 24,20 °C. Flowrate output terbesar yaitu 801 L/s dengan temperatur 19,1°C. Kelipatan aliran udara (multiple airflow) terbesar 11,4 pada laju aliran udara input 70 L/s dengan menghasilkan laju aliran udara 801 L/s. Kelipatan aliran udara terendah 8.0 pada laju aliran udara input 20 L/s dengan menghasilkan laju aliran udara output 160 L/s. Rata-rata kelipatan aliran udara adalah 10.1.
Pengembangan Wood Plastic Composite (WPC) Melalui Pemanfaatan Limbah Plastik dan Serbuk Gergaji Kayu Waluyo, Roy; Ahmad, Anton Royanto; Pramono, Gatot Eka; Kurniansyah, Kurniansyah
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v7i1.3434

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan pembuatan wood plastic composite (WPC) melalui pemanfaatan limbah plastik dan serbuk gergaji kayu (SGK). Plastik yang digunakan adalah HDPE. Material lain yang ditambahkan secara konstan adalah serat serabut kelapa (SSK) sebanyak 2% Selanjutnya WPC dikarekterisasi. Proses pembuatan menggunakan proses hot press. Ukuran sampel adalah 20mm x 60mm x 10mm. Pengujian tarik mengikuti standar ASTM D639 dan pengujian impak mengikuti standar ASTM D6110. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh presentasi SGK, tekanan pencetakan dan ukuran mesh SGK terhadap sifat mekanis (kekuatan tarik dan impak) dari WPC. Hasil pengujian menunjukan, penambahan sebuk gergaji meningkatkan kekuatan tarik dari WPC. Sampel WPC dengan 20% SGK memiliki kekuatan tarik rata-rata terbesar yaitu 24.093 N/mm2. Kekuatan impak terbesar terdapat pada sampel WPC dengan 10% SGK yang memiliki harga rata-rata terbesar yaitu 0,69 Joule/mm2.. Kekuatan tarik maksimum terdapat pada beban 100 kg atau pada tekanan 4.5 kg/cm2, dengan nilai kekuatan tarik sebesar 26.031 N/mm2. kekuatan tarik meningkat seiring menurunnya ukuran butir serbuk gergaji.  Kekuatan tarik terbesar diperoleh pada sampel WPC yang memiliki mesh 30 yaitu sebesar 24.093 N/mm2
DESIGN KONSEP PROTOTYPE ALAT PEMBUAT TELUR ASIN MENGGUNAKAN OPTIMALISASI COMPRESSED AIR BERSTANDAR ASME Sumadi, Sumadi; Hartono, Budi; Waluyo, Roy
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v7i1.3737

Abstract

Telur asin adalah merupakan makan budaya orang Indonesia  yang sudah turun temurun,banyak cara yang digunakan untuk membuat telur asin, mulai dari menggunakan lumpur, direndam dalam air garam  didalam toples. Artikel ini  mengkaji sebuah konsep alat pembuat telur asin dengan menggunakan tekanan hidro-pneumatic, langkah - langkah pembautan alat  ini dapat dijelaskan sebabagai berikut : alat utama yang akan digunakan sebuah vessel horizontal dengan dimensi panjang 400 mm, diameter 250 mm, dengan manhole berada dibagian atas sebagai tempat pengisian  dan pengambilan telur setelah proses selesai, material yang digunakan untuk vessel ini adalah stainless steel untuk aplikasi makanan, untuk melakukan pengontrolan pressure vessel horizontal ini di lengkapai alat-alat sistem kontrol adalah sebagai berikut: Quick Cuopler,  thermometer, pressure gauge, safety valve, air service dan drainage valve. Media  penekan adalah udara bertekanan dengan menggunakan sebuah kompressor mini dengan spesifikasi sebegai berikut : Voltage 220V/50HZ, motor speed 2850 rpm, kapasitas 8 liter, berat 15,5 kg, Tekanan yang akan digunakan antara  2 bar – 3 bar. Adapun cara kerja alat  ini  dapat dijelaskan sebagai berikut :  telur  yang sudah dibersihkan  dimasukan kedalam pressure vessel  1,5 kg – 2 kg, kemudian larutan air garam yang sudah masak kemudian dimasukan kedalam pressure vessel, larutan air garam ini diisikan sebanyak 2/3 volume pressure  vessel, kemudian manhole ditutup, dan udara bertekanan diisikan ke dapam pressure vessel melalui quick coupler dengan tekanan  0,5 bar  tekanan udara  ini bisa di variasikan sesuai dengan waktu pengasinan, air larutan garam akan memasuki telur melalui pori-pori telur dimana air larutan garam akan ditekan oleh udara bertekanan,apabila tekanan berlebih bisa dilakukan pengaturan dengan relief  valve, tekanan didalam pressure vessel bisa dimonitor dengan pressure gauge, temperatur  bisa di kontrol dengan alat  thermo meter,apabila tekanan berlebih udara bisa  keluar melalui safety valve, apabila selesai proses telur bisa di keluarkan melalui manhole dan derajat keasinan telur bisa diketahu dengan menggunakan alat salinometer digital. Diharapkan dengan adanya alat ini proses pembuatan telur asin ini akan menjadi lebih cepat, dari rata -rata waktu pembuatan telur asin 15 hari,sehingga akan meningkatkan proses produksi telur asin dan hal ini akan meningkatkan ekonomi masyarakat.Kata kunci : Hydro-pneumatic,Horizontal Vessel, Alat Kontrol, Stainless Steel, Telur Asin, Salinometer, Pressure Range 0,5 – 1 bar.  
PENGARUH UKURAN BUTIR KATALISATOR CANGKANG TELUR PADA PROSES PACK CARBURIZING TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO MATERIAL DIN 17210 C15 Rajab, Dede Ardi; Abdulah, Amri; Shieddique, Apang Djafar; Husna, Agus; Waluyo, Roy
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v7i1.4156

Abstract

Penambahan karbon pada permukaan baja karbon rendah sering disebut pack carburizing. Selain bahan kimia, katalisator untuk proses pack carburizing yang mudah didapatkan  yaitu cangkang telur.  Pada prosesnya, cangkang telur dihaluskan menjadi serbuk dan dicampur dengan arang tempurung kelapa. Dalam penelitian ini menggunakan variasi tiga tingkat  ukuran butir cangkang telur,  dengan ukuran yaitu ±1 mm2, ±3 mm2 dan ±5 mm2 yang masing – masing dicampur dengan karbon aktif dari arang tempurung kelapa dengan komposisi 40% cangkang telur, 60% arang tempurung kelapa. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mencari nilai kekerasan yang terbaik.  Specimen yang digunakan sebagai  material dasar adalah baja DIN 17210 C15 yang termasuk dalam kelompok baja karbon rendah. Suhu pada proses pemanasan di furnace yaitu 950 °C dan holding time selama 2 jam,  lalu pengambilan foto mikroskopik pada material kemudian uji kekerasan material sebelum dan sesudah pack carburizing. Hasil penelitian ditemukan nilai effective case depth yang paling tinggi adalah specimen A yang menggunakan ukuran butir katalisator ±1 mm2 sebesar 1.2 mm dan terendah pada specimen C ukuran butir katalisator ±5 mm2 sebesar 0.96 mm,  dari hasil tersebut bahwa cangkang telur dengan ukuran butir yang lebih kecil akan mudah menjadi gas lebih cepat dibandingkan dengan yang lebih besar, kecepatan menjadi gas tersebut berpengaruh terhadap kekerasan permukaan specimen yang dihasilkan.
Pengaruh variasi jenis plastik terhadap sifat fisik dan mekanik Wood plastic composite (WPC) Waluyo, Roy; Saputro, Ilham Aji; Pramono, Gatot Eka; Ahmad, Anton Royanto
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v8i1.6680

Abstract

Produksi sampah plastik di Indonesia sudah sangat menghawatirkan. Produksi sampah nasional mencapai sekitar 65,8 juta ton pertahunnya. Berbagai jenis sampah plastik dengan mudah dapat kita temui. Wood plastic composite (WPC) merupakan salah satu alternatif pemanfaatan sampah plastik. WPC merupakan campuran antara bahan kayu sebagai filler dan plastik sebagai pengikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis plastik terhadap sifat fisik dan mekanik dari WPC. Jenis plastik yang digunakan adalah HDPE, PP, dan LDPE, dan sebagai filler digunakan serbuk gergaji gergaji (SGK) kayu kelapa. Material lain yang ditambahkan adalah serat serabut kelapa (SSK) sebanyak 2% wt. Proses pembuatan menggunakan proses hot press dengan beban pengepresan sebesar 50 kg dengan suhu 160°C. Untuk mengetahui sifat mekanik dan fisik sampel, dilakukan pengujian tarik mengikuti standar ASTMD639, pengujian impak mengikuti standar ASTM-D6110, pengujian densitas mengikuti standar SNI 03-2105-2006, pengujian daya serap air mengikuti standar SNI-03-2105-2006, dan foto makro menggunakan standar ASTM-E566. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh masing-masing uji parameternya, nilai kekuatan tarik tertinggi matriks HDPE sebesar 6MPa. Harga impak tertinggi WPC-PP sebesar 0,249J/mm2. Nilai densitas tertinggi WPC-PP sebesar 0,00087g/mm3. Terendah WPC-PP sebesar 0,042%. Hasil pengamatan foto makro menunjukkan WPC-PP memiliki distribusi sebaran penguat (SGK&SSK) lebih merata,  dibanding WPC-HDPE dan WPC-LDPE.
Co-Authors Abdul Rahman Abrista Devi Ade Fahrudin Adi Yoga Pratama Ahmad Suhaedi Amelia . Amri Abdulah Amri Abdullah Angga Kurnianto Anggraini, Yeni Annisa, Sarah Chairul Anton Royanto Ahmad Ardi Rajab, Dede Ari Hidayat Arief Goeritno Atmaja, Muhammad Iqbal Azama, Irham Muhammad Beny Syawaludin Budi Hartono Budi Hartono Budiman, Arif Adtyas Budiyanto, Nur Rochman Chayati, Nurul Dede Ardi Rajab Deendarlianto Dian Wulandari Dwi Rahmalina, Dwi Dwi Yuliaji Eko Hadi Purwanto Fahmi Aldiansyah Fahrudin, Ade Fahrulrizal Fahrulrizal Fahrulrizal, Fahrulrizal farizal, achmad Fauzan, Azka Rizqi Fauzan, Rifqi Fauzi, Amal Fauzy, Restu Fithri Muliawati Fitriani Fitriani Fitriani Gustiana, Angga Gustiana, Muhamad Halif Hakim, Muhammad Iqbal Furqonul Hana Subhiyah Hidayat, Muhamad Ari Husna, Agus Ilyas, Muslim Ina Afriani Indarto Indarto Ismaya, Jimmy Isnaini, Ismet Jaenal, Jaenal Joki Irawan Jos Budi Sulistyo Kasmudin Kharisma, Sunandi Khoirudin Khoirudin Kurniansyah, Kurniansyah Kurniawan, Ainul Septian Kusmawan, Rudi Luluk Dianarini Mamat Rahmat MAMAT RAHMAT MARDIANA Maryadi , Shendy Akbar Maryadi, Shendy Akbar Moniaga, Prya Muhamad Lutfi Muhamad Taufik Ulhakim Muhamad Yulianto Muhammad, Begawan Muhidin Muhidin Mulya Juarsa Mulya Juarsa Nasution, Addiena Syahvina Nur Alam, Deden Nur Aziz Oktaviandi, Ryan PAMUNGKAS, ADHIKA ENGGAR Pramono, Gatot Eka Pramono, Gatot Eka Prastowo, Dian Adi Putra, Esa Putut Hery Setiawan Putut Hery Setiawan Rahmat Maulana Putra, Dwi Dian Rajab, Dede Ardi Ramadhan, Afham Rezon, Kevin Ritzkal, Ritzkal Rudi Irawan Rulhendri Rulhendri Sanda Saputro, Ilham Aji Setiawan, Ilham Heru Setya Permana Sutisna Shieddique, Apang Djafar Slamet Widodo Sukarman Sukarman SUMADI SUMADI Suratun Suratun Sutoyo, Edi Syaiful Syaiful Syawalludin, Muhammad Ilham Syawaludin, Adrian Tachli Supriyadi Tika Hafzara Siregar Tukiman Wahyuni, Asri Yanto, Ausatha Rabbany Yogi Sirod Gaoz Yusuf, Aditia Maulana