Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Konstruksi Tabung Sistem Pressure Swing Adsorption (PSA) Oksigen Konsentrator Syawaludin, Adrian; Yuliaji, Dwi; Waluyo, Roy
ALMIKANIKA Vol 5 No 1 (2023): Januari
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v5i1.8141

Abstract

Tabung Pressure Swing Adsorption (PSA) merupakan struktur utama yang mendukung kerja sistem PSA. Tabung ini berfungsi sebagai wadah zeolite untuk melakukan proses penyerapan udara bebas menjadi oksigen murni dengan diberi tekanan dari dalam. Agar tidak terjadi kebocoran, maka desain serta material yang dipilih harus tahan terhadap tekanan dan juga kebocoran. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui detail desain dari sistem PSA. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui ketahanan produk terhadap pengaruh tekanan, serta mengetahui tingkat kebocoran akibat pengaruh tekanan pada tabung PSA. Perancangan konstruksi dari tabung PSA dilakukan dengan desain menggunakan prinsip bejana tekan serta material menggunakan stainless steel 304. Tabung PSA yang dirancang memiliki spesifikasi tegangan izin material 8,4 í— 107 N/m2, volume tabung 1,3 liter, tebal tabung 0,003 m, serta tekanan perencanaan 4í—105 N/m2. Hasil analisa menunjukkan bahwa tebal tabung shell 2,6í—10-4 m dan flat head 1,1í—10-3 m. Tekanan maksimum tabung hasil analisa sebesar 4,3í—106 N/m2. Tegangan longitudinal 2,7í—106 N/m2, tegangan tangensial 5,5í—106 N/m2, tegangan hidrostatik 5,2í—105 N/m2, tegangan longitudinal akibat tekanan hidrostatik 3,5í—106 N/m2, dan tegangan tangensial akibat tekanan hidrostatik 7,1í—106 N/m2. Hasil analisa sambungan las menunjukkan tegangan izin kawat las 9,8í—107 N/m2 dan tegangan sambungan las 7,1í—103 N/m2. Hasil analisa pada sambungan ulir mencatat tegangan izin material ulir 8,4í—107 N/m2, tegangan aksial pada badan ulir 6í—105 N/m2, tegangan bending pada akar ulir 3,3í—106 N/m2, dan tegangan geser melintang pada pusat akar ulir 1,6í—106 N/m2. Dari hasil analisa struktur desain tabung PSA menunjukkan bahwa sambungan las serta sambungan ulir telah memenuhi persyaratan. Hal ini dikarenakan tegangan hasil analisa tidak melebihi tegangan izin material.Kata kunci :  analisa; bejana tekan; material; pressure swing adsorption; tabung PSA; tegangan
Rancang Bangun Mesin Belt Sander Setiawan, Ilham Heru; Pramono, Gatot Eka; Waluyo, Roy
ALMIKANIKA Vol 5 No 2 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v5i2.13890

Abstract

Pada penelitian ini dirancang mesin amplas sabuk (belt sander) yaitu mesin amplas yang menggunakan sabuk pegangan dari sisi – sisi amplas tersebut yang berfungsi untuk mengikis suatu permukaan yang ringan seperti kayu balok, logam ringan, alumunium dan yang merupakan benda kerja ringan. Unjuk kerja mesin ini yakni melalui perhitungan dan perancangan mesin dengan menggunakan program/aplikasi komputer menggunakan SolidWorks 2018. Dari hasil perhitungan dan perancangan disimpulkan bahwa mesin amplas (belt sander) menggunakan daya motor listrik dengan spesifikasi 1 hp (2800 Rpm) dengan menggunakan Pulley dengan perbandingan 2:1. Mesin ini juga dirancang untuk melakukan proses kerja pada posisi horizontal dan vertikal. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perbandingan Pulley sangatlah berpengaruh pada kecepatan yang diinginkan untuk sebuah perancangan mesin yang berkali – kali salah pada ukuran dan desain yang tidak sesuai pada fungsinya.
Perancangan Sistem Kendali Nirkabel Robot Pengantar Barang AWH16 Menggunakan Modul Bluetooth Gustiana, Muhamad Halif; Sutisna, Setya Permana; Waluyo, Roy
ALMIKANIKA Vol 5 No 2 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v5i2.13893

Abstract

Saat ini teknologi robot semakin berkembang pesat, khususnya teknologi yang berhubungan dengan pengontrol otomatis, sehingga manusia selalu mencari proses otomatisasi yang pengoperasiannya dapat digunakan dengan mudah. Perancangan sistem robot pengantar barang AWH16 dikendalikan dengan sistem nirkabel menggunakan modul Bluetooth HC05, dimana modul akan bekerja untuk menggerakan robot yang dapat bergerak maju dan berbelok dalam mengantar barang. Hasil pengujian modul Bluetooth HC05 saat pengujian tanpa adanya halangan dapat menjangkau hingga jarak 10-meter atau 1000 cm dan ketika adanya halangan Bluetooth HC05 hanya mampu terkoneksi dan menjangkau jarak 9 meter. Kecepatan rata-rata robot ketika berjalan lurus dengan beban 2 kg adalah sebesar 0,099 m/s. Sementara dengan beban 20 kg diperoleh rata-rata kercepatan 0,080 m/s. Ketika robot berbelok 90 derajat dengan beban 2 kg diperoleh rata-rata kecepatan 0,236 m/s, sedangkan dengan beban 20 kg diperoleh rata-rata kecepatan 0,188 m/s. Dengan hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa modul Bluetooth HC05 dapat diaplikasi untuk mengendalikan robot pengantar barang dengan kendali jarak jauh.
Perhitungan Dan Design Komponen Pneumatik Alat Press Emping Melinjo Syawalludin, Muhammad Ilham; Hartono, Budi; Waluyo, Roy
ALMIKANIKA Vol 5 No 2 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v5i2.13897

Abstract

Sistem pneumatik sangat berperan dalam penentuan berhasil atau tidaknya suatu sistem pneumatik. Dikarenakan suatu sistem pneumatik ada proses perpindahan udara dengan melakukan langkah piston sebagai tekanan suatu sistem itu sendiri. Langkah awal hingga akhir dalam sistem pneumatik merupakan proses terjadinya perpindahan tenaga kepada obyek yang akan mengalami proses tekanan. Menentukan desain dan perhitungan yang digunakan merupakan hal penting sebelum melakukan sistem pneumatik. Dari perhitngan daya kompresor, konsumsi udara pada piston, gaya efektifitas piston dan perhitungan tekanan kerja yang dilakukann. Berdasarkan besaran gaya yang sudah diperhitungkan, sehingga diharapkan suatu proses dapat melakukan sistem kerja dengan semestinya, pada alat ini obyek yang akan diberi tekanan kerja adalah melinjo agar dapat menjadi emping. Mesin press yang menggunakan sistem pneumatik untuk menghasilkan tekanan konstan dan waktu yang sesuai terhadap buah melinjo, sehingga menhasilkan ukuran yang sama.
Perancangan Prototype Konstruksi Pipa Industri Mengacu Pada ASME Code B 31.3 Nur Aziz; Roy Waluyo; Dwi Yuliaji
ALMIKANIKA Vol 5 No 3 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASME Code on Piping, B31 merupakan kode standar untuk sistem perpipaan yang banyak ditemukan di pabrik petrokimia, kilang minyak, pabrik kimia, pharmaceutical, tekstil, kertas, semi-konduktor, pabrik pemrosesan bahan makanan dan lainnya. Faktor utama diperlukannya standard atau code adalah terkait manajemen keamanan dan keselamatan jiwa manusia yang mengoperasikan mesin atau pabrik tersebut. Sehingga diperlukan perancangan yang menjaminan keamanan untuk konstruksinya. Dalam penelitian ini, perancangan dilakukan dengan meninjau diameter pipa yang digunakan, ketebalan pipa komersial, menganalisa tegangan pipa apakah masih dalam keadaan aman dengan menggunakan Software Caesar II 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh perancangan sistem pipa industri dengan standart Code ASME B31.3 dan memperoleh besaran tegangan yang terjadi akibat beban sustained dengan tekanan 40,61 Psi (pada saat beroperasi). Hasil dari kalkulasi dengan nilai tebal minimum dinding masing-masing pipa yang mendekati tebal dinding minimum pipa schedule 5, dan nilai tegangan tertinggi pada pipa 1 inch sebesar 1589,01 Psi dan untuk tegangan pada pipa 1 1/4 inch sebesar 835,86 Psi. Kesimpulan dari data yang didapatkan pada analisa sistem perpipaan, dengan pipa schedule 5 masih dalam tahap aman untuk menahan tekanan operasi 40,61 Psi. Kata kunci : ASME code B31.3; CAESAR II; perancangan; schedule pipa; tegangan pipa; tumpuan.
Analisis Kemampuan Pendinginan Water Cooling Tank (WCT) Berdasarkan Perubahan Daya Heater pada Untai FASSIP-6S Faturahman, Rangga Aditya; Waluyo, Roy; Yuliaji, Dwi; Setiawan, Putut Hery; Maryadi, Shendy Akbar; Fauzan, Muhammad Ahsan; Juarsa, Mulya
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10, No 2: Desember 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.159-168

Abstract

Research on natural circulation phenomena is an important aspect in the development of passive safety systems in Nuclear Power Plants (NPP). To support this study, the National Research and Innovation Agency (BRIN) has designed and built a FASSIP-6S (Passive System Simulation Facility-6S) test facility, which serves to observe phenomena in passive cooling systems. The system is designed to operate without external power to extinguish reactors, dissipate decay heat, and resist the release of radioactive substances into the environment. This study is focused on testing the cooling ability of the Water-Cooling Tank (WCT) against variations in heating power. Experiments were carried out by varying the temperature of heating and cooling water, as well as measuring parameters such as power (W), inlet and outlet temperature (THin, THout, TCin, TCout), natural circulation flow (Q), and mass flow rate (m). The experiment was carried out on a medium-scale rectangular strand with dimensions of 2.5 meters high and 0.85 meters wide, with temperature measurements using a K-type thermocouple. The results show that the greater the heating power, the higher the cooling ability of the WCT. The average heat displacement at 1100W power is 793.03W, at 1300W it is 1026.51W, and at 1600W it is 1300.16W. The number of Reynolds obtained also increases as power increases, indicating an increase in natural circulatory flow
Application-based Simulations to Understand the Management Concepts of Electrical Load-shedding: A Case Study of the Electricity System on Offshore Platforms Goeritno, Arief; Syamsudin, Tangtang; Azama, Irham Muhammad; Waluyo, Roy; Fitriani, Fitriani
Journal of Applied Science and Advanced Engineering Vol. 4 No. 1 (2026): JASAE: March 2026
Publisher : Master Program in Mechanical Engineering, Gunadarma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59097/jasae.v4i1.69

Abstract

This article describes the management concepts of electrical load-shedding in the electricity system of the offshore platforms environments for drilling to produce gases and oils. Stable and efficient electrical systems are essential for offshore platforms to ensure safety, productivity, and operational continuity. Load-shedding is a critical function that maintains the balance between power generation and demand during contingency events. This study employs an application-based simulation methodology to evaluate management strategies for electrical load-shedding in offshore electricity systems. Eight simulation scenarios assessed various operational conditions, including generator capacity, transformer performance, cable characteristics, and load prioritization. The results identify the feasibility and limitations of each scenario, illustrating the effects of different shedding strategies on power flow distribution, voltage stability, and system losses. The analysis shows that some configurations maintain stability margins, while others result in operational infeasibility due to voltage drops and overloading. The findings emphasize the necessity of structured load prioritization and the integration of automation using programmable logic controller (PLC)-assisted systems to improve system resilience. These results offer practical guidance for offshore operators, supporting enhanced planning and decision-making for reliable load-shedding strategies.
Aerodynamic Performance of the NACA 0012 Airfoil: Lift and Drag Characteristic Across a Range of Angles of Attack Septiawan, Dedy; Yuliaji, Dwi; Waluyo, Roy
Journal of Applied Science and Advanced Engineering Vol. 4 No. 1 (2026): JASAE: March 2026
Publisher : Master Program in Mechanical Engineering, Gunadarma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59097/jasae.v4i1.79

Abstract

The wing is one of the most critical components in an aircraft structure, as it directly contributes to the generation of lift, which enables flight. Without wings, an aircraft would be unable to produce lift or counter aerodynamic drag effectively. This study aims to analyze the lift and drag forces acting on a NACA 0012 airfoil under varying angles of attack and flow velocities. Two approaches were employed: numerical simulations using ANSYS Fluent to investigate airflow patterns and pressure distribution on the upper and lower surfaces of the airfoil, and experimental testing in a wind tunnel to validate and complement the findings. The experiments considered angles of attack of 0°, 3°, 6°, and 9°, with freestream velocities of 1 m/s and 3 m/s. The quantitative data collected include lift coefficient (CL), drag coefficient (CD), the relationships between CL–α, CD–α, and CL–CD, as well as pressure and velocity distributions from the CFD simulations. Both computational and experimental results indicate that increasing the angle of attack produces a significant change in the lift and drag characteristics of the airfoil. In conclusion, variations in the angle of attack have a substantial impact on the aerodynamic flow behavior around the airfoil and on the magnitude of the resulting lift and drag forces.
Design of a Wireless Control System Using a Bluetooth Module for an Oil Purifier Robot Setya Permana Sutisna; Roy Waluyo; Addiena Syahvina Nasution; Muslim Ilyas
Jurnal Rekayasa Lingkungan dan Biosistem Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Relibi Vol.1 No.1 2023
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/relibi.v1i1.421

Abstract

The sea is one of the sources of wealth in Indonesia. Damage to and on the sea greatly impacts marine ecosystems and the livelihoods of people on the coast. Oil spills are the main source of marine pollution. Several ways of handling oil spills are carried out utilizing mechanical removal, using sorbents, and using dispersants. This countermeasure is carried out in offshore sea areas so that large ships and human resources are needed are many and qualified technologies needed that can help handle oil spills can be done remotely by designing a wireless system that can control an unmanned waste oil cleaning robot. This study aims to get the results of Bluetooth module as a wireless control system for waste oil cleaning robots and to implement Bluetooth module for this robot control system. The design of this robot control system utilizes the HC06 Bluetooth module as a connection to connect to the smartphone and uses the Arduino Uno R3 block to enter algorithm programming to be able to drive a waste oil cleaning robot. Bluetooth module testing is carried out with treatment with and without obstacles with a range of 1-15 m. Tests were also carried out to move the robot to go forward, backward, and turn right, and left. The control of the waste oil cleaning robot can be properly connected at all ranges with unhindered treatment at all ranges. While the treatment with obstacles can only be connected up to a distance of 9 m. The performance of the cleaning robot to move forward, backward, turning right, and left with a 100% success rate. Based on the test data, it can be concluded that the Bluetooth module HC06 and Arduino Uno R3 can be applied to control robots cleaning waste oil.
Analisis Kekuatan Coupling Machinoy-Connection Pemadam Kebakaran Terhadap Tekanan Fluida Air 10 Bar dan 15 Bar Budi Hartono; Angga Kurnianto; Roy Waluyo; Fitriani Fitriani
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v9i1.112

Abstract

Y-Connection adalah bagian dari alat pada mobil pompa pemadam kebakaran yang fungsinya adalah memecah/membagi satu aliran air dengan diameter tertentu menjadi dua aliran agar petugas bisa membagi tugas di lapangan dan mempercepat pemadam api. Ketika air bertekanan tinggi melewati Y-Connection sering terjadi lepas kendali akibat patah sambungan atau lepas coupling. Hal ini menjadi salah satu penyebab resiko kerja petugas pemadam kebakaran menjadi sangat tinggi. Karena Y-Connection adalah satu alat yang terdiri dari sambungan dan percabangan sehingga beban akan terpusat di alat ini, sehingga diperlukan adanya analisis kekuatan. Metode penelitian dilakukan dengan 2 cara yaitu pengambilan data dan pengujian alat serta simulasi menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Dari kedua metode ini pengamatan diperluas menjadi 3 sub analisis yaitu (1) analisis tegangan, gaya dan laju aliran, (2) analisis Pressure Burst, dan (3) analisis melalui CFD. Pada Analisis tegangan, gaya dan laju aliran membuktikan adanya hukum Bernoulli dan kontinuitas sehingga perbedaan tekanan dan tegangan dapat terjadi pada aliran air yang berbeda luas penampang, Pada Analisis pressure burst menjelaskan keamanan alat berdasarkan ketebalan dinding outlet dan jenis bahan yang digunakan. Dengan tebal aktual dinding ujung outlet Y-Connection mampu menahan tekanan 1678,1 psi dan dinding ujung inletmampu menahan tekanan 1945,6 psi. Simulasi CFD memberikan gambaran letak titik kritis alat yang dapat menyebabkan deformasi, sehingga perlunya perhatian khusus pada titik-titik tersebut. Dengan begitu pemahaman terhadap alat Y-Connection dapat meningkat. Kata kunci : analisis pressure burst; titik kritis; Y-connection.
Co-Authors Abdul Rahman Abrista Devi Addiena Syahvina Nasution Ade Fahrudin Adi Yoga Pratama Ahmad Suhaedi Amelia . Amri Abdulah Amri Abdullah Angga Kurnianto Anggraini, Yeni Annisa, Sarah Chairul Anton Royanto Ahmad Ardi Rajab, Dede Ari Hidayat Arief Goeritno Atmaja, Muhammad Iqbal Azama, Irham Muhammad Beny Syawaludin Budi Hartono Budi Hartono Budiman, Arif Adtyas Budiyanto, Nur Rochman Chayati, Nurul Dede Ardi Rajab Deendarlianto Dian Wulandari Dwi Rahmalina, Dwi Dwi Yuliaji Eko Hadi Purwanto Fahmi Aldiansyah Fahrudin, Ade Fahrulrizal Fahrulrizal Fahrulrizal, Fahrulrizal farizal, achmad Faturahman, Rangga Aditya Fauzan, Azka Rizqi Fauzan, Muhammad Ahsan Fauzan, Rifqi Fauzi, Amal Fauzy, Restu Fithri Muliawati Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Gustiana, Angga Gustiana, Muhamad Halif Hakim, Muhammad Iqbal Furqonul Hana Subhiyah Hidayat, Muhamad Ari Husna, Agus Ina Afriani Indarto Indarto Ismaya, Jimmy Isnaini, Ismet Jaenal, Jaenal Joki Irawan Jos Budi Sulistyo Kasmudin Kharisma, Sunandi Khoirudin Khoirudin Khoirudin Kurniansyah, Kurniansyah Kurniawan, Ainul Septian Kusmawan, Rudi Luluk Dianarini Mamat Rahmat MAMAT RAHMAT MARDIANA Maryadi , Shendy Akbar Maryadi, Shendy Akbar Moniaga, Prya Muhamad Lutfi Muhamad Taufik Ulhakim Muhamad Yulianto Muhammad, Begawan Mulya Juarsa Mulya Juarsa Muslim Ilyas Nur Alam, Deden Nur Aziz Oktaviandi, Ryan PAMUNGKAS, ADHIKA ENGGAR Pramono, Gatot Eka Pramono, Gatot Eka Prastowo, Dian Adi Putra, Esa Putut Hery Setiawan Putut Hery Setiawan Rahmat Maulana Putra, Dwi Dian Rajab, Dede Ardi Ramadhan, Afham Rezon, Kevin Ritzkal, Ritzkal Rudi Irawan Rulhendri Rulhendri Sanda Saputro, Ilham Aji Septiawan, Dedy Setiawan, Ilham Heru Setya Permana Sutisna Shieddique, Apang Djafar Slamet Widodo Sukarman Sukarman Sukarman SUMADI SUMADI Suratun Suratun Sutoyo, Edi Syaiful Syaiful Syamsudin, Tangtang Syawalludin, Muhammad Ilham Syawaludin, Adrian Tachli Supriyadi Tika Hafzara Siregar Tukiman Wahyuni, Asri Yanto, Ausatha Rabbany Yogi Sirod Gaoz Yusuf, Aditia Maulana