Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN PROBIOTIK Lactobacillus fermentum ENKAPSULASI PLUS METIONIN TERHADAP JUMLAH BAKTERI ASAM LAKTAT DAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK Toriq Nur Satrio Prayoga; Umi Kalsum; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh lama penyimpanan probiotik Lactobacillus fermentum enkapsulasi plus metionin terhadap jumlah bakteri asam laktat dan kandungan bahan organik. Penelitian ini menggunakan materi isolat bakteri Lactobacillus fermentum, tepung maizena, maltodextrin, metionin dan kemasan alumunium foil 50g. Penelitian ini menggunakan metode  percobaan rancangan acak lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah lama simpan probiotik Lactobacillus fermentum enkapsulasi plus metionin yakni PO (0 hari), P1 (7 hari), dan P2 (14 hari). Parameter yang diambil adalah jumlah BAL dan kandungan bahan organik. Analisis data yang digunakan adalah analisis ragam dan uji BNT untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Berdasarkan hasil analisis ragam menunjukkan bahwa lama penyimpanan probiotik Lactobacillus fermentum enkapsulasi plus metionin berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah BAL. Rataan jumlah BAL (log cfu/g) P0= 8,08, P1= 9,43, dan P2= 9,86. Berdasarkan hasil analisis ragam menunjukkan bahwa lama penyimpanan probiotik Lactobacillus fermentum enkapsulasi plus metionin  tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan bahan organik. Rataan kandungan bahan organik (%) yakni P0= 87,75, P1=86,25, dan P2= 88,50. Menurut hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lama simpan produk  probiotik  tersebut ada respon positif terhadap jumlah BAL dan mampu bertahan sampai 14 hari berdasarkan jumlah BAL log 9,86 cfu/g dan kandungan BO 88,5%. Perlu diadakan penelitian lanjut mengenai lama simpan lebih dari 14 hari produk probiotik enkapsulasi plus metionin dan berbagai jenis kemasan.
PERBEDAAN PERFORMA PRODUKSI DOMBA LEPAS SAPIH DENGAN PEMBERIAN PAKAN FERMENTASI DAN PAKAN NON FERMENTASI Nur Fajar Azizi; Inggit Kentjonowaty; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menanalisis perbedaan performa produksi domba lepas sapih dengan pemberian pakan fermentasi dan pakan non fermentasi. Penelitian dilaksanakan di (UPTD BPPTDK) Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengembangan Perbibitan Ternak dan Diagnostik Kehewanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yogyakarta. Materi dalam penelitian ini menggunakan domba ekor tipis jantan lepas sapih sebanyak 40 ekor,usia 3-5 bulan rumput umami, konsentrat, bekatul, garam dan saus burger pakan atau SBP. Metode penelitiannya  adalah eksperimen dengan 2 perlakuan (A1 = pakan fermentasi, A2= pakan non fermentasi), dan 20 ulangan. Dengan variabel panjang badan, tinggi badan, dan pertambahan bobot badan. Data dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan sangat nyata (P<0,01) pada PBB domba lepas sapih dengan pemberian pakan fermentasi dan non fermentasi  Rataan PBB (g/ekor/hari) pada *A1 = 90, *A2 =30. Rataan tinggi badan (cm) pada *A1 = 55,6 *A2= 50,7. Rataan panjang badan (cm) pada *A1= 51,8, *A2= 48,8 Kesimpulannya adalah performa produksi (PBB,TB dan PB) domba lepas sapih dengan pemberian pakan fermentasi dan non fermentasi  Rataan PBB (g/ekor/hari) pada *A1 = 90, *A2 =30. Rataan tinggi badan (cm) pada *A1 = 55,6 *A2= 50,7. Rataan panjang badan (cm) pada *A1= 51,8, *A2= 48,8 domba ekor tipis lepas sapih yang diberi pakan fermentasi berbeda dengan yang diberi pakan non fermentasi. Performa produksi domba ekor tipis lepas sapih yang diberi pakan fermentasi lebih baik dibandingkan dengan diberi pakan non fermentasi.Kata kunci: performa produksi, domba ekor tipis, lepas sapih,Pakan fermentasi, non fermentasi
PENGARUH UKURAN MANGKOK BUATAN TERHADAP PERSENTASE KEBERHASILAN LARVA JADI PUPA, PUPA JADI CALON RATU Apis cerana Muhammad Nizham Pradiptha; Oktavia Rahayu Puspitarini; Muhamad Farid Wadjdi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 01 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran mangkok buatan terhadap persentase keberhasilan larva jadi pupa, pupa jadi calon ratu Apis cerana. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah larva Apis cerana yang berumur kurang dari 24 jam dengan menggunakan peralatan grafting , sangkar ratu, lilin malam dan peralatan pengaman. Metode penelitian ini menggunakan percobaan dengan metode Rancangan Acak Lengkap 3 perlakuan dan 6 ulangan, tiap ulangan terdiri dari 4 unit dari masing-masing perlakuan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah ukuran sel mangkok buatan. Ukuran mangkok yaitu P1=(kedalaman=0,75cm, lebar atas=0,65cm dan lebar dasar=0,44cm), P2=(kedalaman=0,85cm, lebar atas=0,71cm dan lebar dasar=0,54cm) dan P3=(kedalaman=1cm, lebar atas=0,71cm dan lebar dasar=0,62cm). Parameter yang diamati yaitu persentase larva jadi pupa dan pupa jadi calon ratu Apis cerana. Berdasarkan hasil perhitungan analisis ragam, diketahui bahwa ukuran mangkok buatan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase keberhasilan larva jadi pupa dan pupa jadi calon lebah ratu Apis cerana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata larva jadi pupa yaitu P1=50%a ,P3=54,16%a dan P2=66,66%b dan rata-rata pupa jadi calon ratu pada Apis cerana yaitu P1=66,66%a, P3=91,66%a dan P2=100%b maka didapatkan bahwa perlakuan terbaik P2.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ukuran mangkok buatan sedang yang memiliki ukuran kedalaman 0,85 cm ,lebar atas 0,71 cm dan lebar dasar 0,54 cm mampu menghasilkan persentase larva jadi pupa 66,66% dan persentase pupa jadi calon lebah ratu Apis cerana  100%. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang bahan sel, bahan olesan, dan pengaruhnya terhadap morfometri lebah ratu agar mendapatkan ratu lebah yang unggul.Kata kunci : lebah ratu, mangkok buatan, larva, pupa
ANALISA KUALITAS DAGING SAPI BALI BERDASARKAN UMUR POTONG DI RPH LESTARI, KECAMATAN LIBURENG KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Kausar Arisandi; Oktavia Rahayu Puspitarini; Irawati Dinasari Retnaningtyas
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sapi Bali merupakan sapi lokal khas Indonesia yang memiliki banyak keistimewaan, salah satunya terletak di kualitas dagingnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa kualitas daging sapi Bali berdasarkan umur potong di RPH Lestari, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Digunakan sebanyak 3 kg bagian has luar dari daging sapi Bali sebagai materi, serta oven, kertas Whatman, kertas grafik, timbangan analitik, 2 buah kaca tebal, wadah/cawan, beban seberat 35 kg, pH meter dan ATK sebagai alat dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan bobot badan. Terdapat 3 perlakuan pada penelitian ini, dengan P1: daging sapi Bali berumur < 1,5 tahun, P2: daging sapi Bali berumur 2-3 tahun, P3: daging sapi Bali berumur > 5 tahun. Setiap perlakuan dilakukan perulangan sebanyak 4 kali. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah bau, warna, nilai pH, kadar air, dan Water Holding Capacity (WHC). Analisis data yang digunakan adalah analisis ragam satu arah dilanjutkan dengan analisis Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) apabila didapati pengaruh. Hasil yang diperoleh untuk rata-rata bau daging sapi Bali adalah P1= 4,00a, P2= 3,75b, dan P3= 2,50c; untuk rata-rata warna daging sapi Bali adalah P1= 3,00c(3), P2= 5,00b(5), dan P3= 7,75a(7-8); untuk rata-rata nilai pH daging sapi Bali adalah P1= 5,53b, P2= 5,38ab, dan P3= 5,31a; untuk rata – rata kadar air (%) daging sapi bali adalah P1= 73,76c, P2= 71,85b, dan P3= 70,92a; dan untuk Water Holding Capacity (WHC) (%) adalah P1= 24,19b, P2=23,95b, dan P3= 21,52a. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara umur daging sapi Bali terhadap kualitas daging sapi Bali di RPH Lestari.Kata kunci: daging sapi bali, umur potong daging, studi kasus, kualitas daging.  
PENGARUH PERENDAMAN DAGING AYAM KAMPUNG DENGAN CAMPURAN SARI DAUN DAN BIJI PEPAYA TERHADAP KEEMPUKAN, TOTAL BAKTERI DAN NILAI pH Nabilla Putri A; Inggit Kentjonowaty; Oktavia Rahayu Puspitarini
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perendaman campuran sari daun dan biji pepaya terhadap keempukan, total bakteri dan nilai pH pada daging ayam kampung. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging ayam kampung jantan bermur 18 bulan, dengan berat 880 gram serta daun dan biji pepaya 480 gram. Penelitian ini mengunakan metode percobaan dengan Rancanggan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah sebagai berikut: P0 = tanpa perendaman (kontrol), P1 = perendaman dengan konsentrasi 15%, P2 = perendaman dengan konsentrasi 20%, P3 = Perendaman dengan konsentrasi 25%. Variable yang diamati dalam penelitian ini mencakup keempukan, total bakteri dan nilai pH. Data penelitian dianalisis menggunakan Analysis of variance (ANOVA). Jika hasil ANOVA menunjukkan pengaruh , dilanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman dengan berbagai konsentrasi campuran sari daun dan biji papaya pada daging ayam kampung berpengaruh yang sangat (P<0,01) terhadap keempukan, total bakteri dan nilai pH. Rata-rata nilai keempukan (N) pada P0 = 23,99c P1= 18,09b P2 =14,16a P3 = 13,15a. Rata- rata total bakteri (CFU/g) pada P0 = 4,5x104 P1= 7,1x105 P2=  4,0x105 P3= 7,8x105 dan rata- rata nilai pH pada P0= 5,15a P1= 5,22a P2= 6,56b P3= 7,15c. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perendaman daging ayam kampung dengan berbagai campuran sari daun dan biji pepaya selama 45 menit mempengaruhi keempukan, total bakteri dan nilai pH. Campuran sari daun dan biji pepaya sebanyak 15% mampu menghasikan kualitas keempukan, total bakteri dan nilai pH.Kata kunci:daun pepaya, biji pepaya, daging, ayam kampung, keempukan, total bakteri,  nilai pH.
Pemanfaatan Aplikasi Deteksi Birahi Sapi Perah dan Monitoring Suhu Kandang Berbasis IoT Pada UD. Dewi Sri Desa Ranuklindungan Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan Oktriza Melfazen; Oktavia Rahayu Puspitarini; Unung Lesmanah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5526

Abstract

The main challenges in optimising dairy farm productivity are lambing and managing barn temperature and humidity. Timely detection of lambing is key to successful reproduction. IoT-based app detects oestrus and monitors barn temperature. The system calculates the cow's fertile period and alerts the farmer for timely insemination, increasing the chances of reproductive success. IoT-connected sensors monitor barn temperature and humidity, maintaining a stable environment for the cows and increasing productivity.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN PEMERAHAN KAMBING PERAH DI KELOMPOK TERNAK KARYA MULYA Kentjonowaty , Inggit; Susilowati , Sri; Rahayu Puspitarini , Oktavia
Kocenin Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Masyarakat Budidaya kambing perah di Kelompok Ternak Karya Mulya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak dibidang manajemen pemerahan agar bisa meningkatkan jumlah produksi susu kambing serta meningkatkan kesejahteraan para peternak. Anggota Kelompok Karya Mulya ada 45 peternak dengan kepemilikan sekitar 2-20 ekor kambing induk. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendampingan berjenjang. Hasil kegiatan ini Peternak memahami bagaimana manajemen pemerahan yang baik dan benar serta memiliki ketrampilan dalam manajemen pemerahan, sehingga produksi susu rata-rata meningkat yang sebelum pendampingan produksinya hanya 0,5 liter/ekor/hari, setelah dilakukan penyuluhan dan pendampingan selama 1,5 bulan produksi susu meningkat menjadi 1-1,5 liter/ekor/hari.
OPTIMASI DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK TERNAK SAPI PERAH UD. DEWI SRI FARM Oktriza Melfazen; Unung Lesmanah; Oktavia Rahayu Puspitarini
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan level keberdayaan mitra merupakan suatu hal yang perlu diwujudkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. UD. Dewi Sri Farm di Grati, Pasuruan sejauh ini belum menggunakan strategi digital marketing yang efektif untuk meningkatkan produksi dan keuntungan dari hasil ternaknya. Dalam pengabdian ini dilakukan pelatihan dan pendampingan optimasi penggunaan digital marketing untuk mempromosikan produk susu dan benih sapi perah yang merupakan produk andalannya, sehingga mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing. Analisis kondisi pemasaran saat ini, pemetaan strategi digital yang tepat, dan penerapan platform media sosial yang relevan adalah bagian dari metodologi pengabdian ini. Berdasarkan pengamatan setelah implementasi terlihat bahwa penggunaan digital marketing dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendukung keberlanjutan ekonomi kelompok ternak sapi perah, dan meningkatkan visibilitas produk dan potensi penjualan. Hasilnya memungkinkan peternak untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan dengan membuat strategi pemasaran yang berbasis digital.
PENGARUH PERENDAMAN DAGING KAMBING DENGAN PEMBERIAN INFUSA DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) TERHADAP SUSUT MASAK DAN WHC (WATER HOLDING CAPACITY) Igo Athief Naufal, Maulana; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kali ini berguna untuk menganalisis daging kambing yang direndam dengan infusa daun salam terhadap susut masak serta WHC. Penelitian dilakukan selama 30 hari di Laboratorium Terpadu Unisma. Menggunakan daging kambing kacang berumur 2 tahun dengan bobot 500 gram dan daun salam sebanyak 90 gram. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang mencakup 4 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel yang diamati susut masak dan WHC (Water Holding Capacity) dengan perlakuan perendaman daging kambing dengan ekstrak daun salam, menggunakan perbandingan P0=Perendaman daging kambing tanpa ekstrak daun salam, P1= Perendaman daging kambing dengan konsentrasi ekstrak daun salam 5%, P2= Perendaman daging kambing dengan konsentrasi ekstrak daun salam 10%, P3= Perendaman daging kambing dengan konsentrasi 15%. Analisis statistik dilakukan menggunakan ANOVA, apabila ada hasil yang berpengaruh sangat nyata maka diteruskan menggunakan uji BNT. Penelitian ini mengahasilkan bahwa perendaman dengan infusa daun salam berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap susut masak dan WHC. Rata-rata susut masak dan WHC optimal diperoleh pada P3 (15% infusa daun salam) dengan nilai susut masak 27,61% dan WHC 38,93%. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan infusa daun salam 15% dalam pengolahan daging kambing untuk meningkatkan kualitas daging.Kata Kunci : Daging Kambing, Infusa Daun Salam, Susut Masak, Water Holding Capacity, Kualitas Daging.
ANALISIS TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT DAN pH PADA YOGURT DENGAN PENAMBAHAN GULA AREN (Arenga pinnata Merr) Mubaraq, Ghusni; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Suryanto, Dedi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan gula aren (Arenga pinnata Merr) dengan konsentrasi yang berbeda pada yogurt terhadap total Bakteri Asam Laktat (BAL) dan pH. Materi yang digunakan, starter yogurt komersil, 3 liter susu sapi, gula aren, MRS Agar, alkohol, kapas, alumunium foil, aquades. Penelitian menggunakan metode percobaan dan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 5 ulangan, P0 = gula aren 0%, P1 = gula aren 4%, P2 = gula aren 8%, P3 = gula aren 12%, dan diuji menggunakan analisis ragam dan uji lanjut BNT. Variabel yang diamati total bakteri asam laktat dan pH. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan gula aren pada yogurt berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total bakteri asam laktat namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH. Hasil rata-rata total BAL (CFU/ml) P0 = 1,1x1010 b, P1 = 1,1x1010 a, P2 = 2,1x1010 b, P3 = 1,8x1010 b. Nilai rata-rata pH yogurt yaitu P0 = 3,94, P1 = 3,91, P2 = 3,98, P3 = 3,97. Kesimpulan penelitian penambahan gula aren pada yogurt mempengaruhi total bakteri asam laktat namun tidak mempengaruhi nilai pH yogurt. Penambahan gula aren pada yogurt optimal sebesar 8% dapat  meningkatkan total BAL. Disarankan untuk menambahkan gula aren sebanyak 8% untuk mendapatkan kualitas yogurt lebih baik.Kata kunci : yogurt, susu sapi, gula aren, total BAL, nilai pH
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abiwardhani, Alif Brillian Ach. Bagus Adhiluhung Mardhotillah Achsan Sabilan Al Falah Ahlul Ilham Mahayana Ahmad Bayu Kusuma Ahmad Fadholi, Ahmad Ahmad Fa’iqin Alik Maulidiyah Andi Kausar Arisandi Arfin Angga Saputra Armada armada Azmi, Ahmad Faruq Badat Muwakhid Bagus Singgih Putra Pratama Dhana Bayu Pratama, Bima Sakti Bustami Fauzan Daniar Dwi Absari Dedi Suryanto Desirma Cipta Masnaly Desy Desy Dicky Ari Pratangga Dinasari, Irawati Dwi Aji Andrianto Edi Hartono Edy Purwanto Fadilla, Zahra Jinan Fadillah, Daffa Akbar Faiqul Mubarok Fajar Bayu Dwi Kurniawan Fanani, Khoirul Farid Wadjdi Fathor Rahman Fatimah Azzahra Firda Uswatun Khotimah Fitriani Fitriani Hae, Nabila Latifa Hairil Ansyarif Hamdan Has Hariri, Moh Hulwani Rujianto, Alif Noval Ibrahim, Ismet Igo Athief Naufal, Maulana Ilmayana Husnia In&#039;am Maulidha Rizaldy Inggit Kentjonowaty Inggit Kentjonowaty Intan Dwi Novieta, Intan Dwi Irawati Dinasari Irawati Dinasari Retnaningtyas Irawati Dinasari Retnaningtyas Irmayani Irmayani Ita Athia Iva Siska Anggraeni Devitasari Kentjonowaty , Inggit Khadafi, Muhammad Rahul Kharismawan, Wildan Bilal khowi, Muhamad Abdul Kusnarida, Elif Luluh Anggriani M Nurkholis M. Basid Sidiq M. Farid Wadjdi Mahardhika, Brahmadhita Pratama Mahmuda, Yuwanda Lailatul Mardhotilah, Achmad Bagus Adhiluhung Masnaly, Desirma Cipta Maulana, Robby Rizaldi Merlita Herbani Mochammad Endrian Novabrianto Mu’is, Muhammad Mubaraq, Ghusni Mudawamah Mudawamah Muhamad Farid Wadjdi Muhammad Faisal Muhammad Farid Wadjdi Muhammad Farid Wadjidi Muhammad Havizh Al-Azhar Muhammad Mu’is Muhammad Nizham Pradiptha Muhammad Wahyu Indra c Lasmana Mujahidin, Muhammad Wildan Musoffin, Abdul Nabilla Putri A Nanda Agustia Nasharuddin Nisa’us Sholikah Norizan Norizan Novi Apriyanti Nur Fajar Azizi Nur Laili Azizah Nur Laili Azizah Nurazka, Nauval Nurul Friska Maulidah Nurul Humaidah Nurul Jadid Mubarokati Oktriza Melfazen Oktriza Melfazen Oktriza Melfazen Prasetya Gusti Samiaji Purnama, Shelly Eka R, Rasidin Rahmat Dianto Rasbawati, Rasbawati Retnaningtyas, irawati Dinasari Ridha Rizkiani Ainun Nishak Rifkas, Alvin Paradiptya Rita Dewi Antika Rizal Ilmi Rahmatulloh Rizki Rizki Sadewa, Jihad Sahidan Rais Salsabila, Maulida Santosa, David Kusworo Budi Setiawan, Tri Bagus Sihabudin, Agus Sirojuddin, Khidzir Siti Aminah Anwar Sri Susilowati Sri Susilowati Sri Susilowati Sultoni, Muhammad Sumartono Sunaryo Sunaryo Susilowati , Sri Syafirah, Nurmaya Syam Rahadi Thaufiqur Rochman, Achmad Tintrim Rahayu, Tintrim Toriq Nur Satrio Prayoga Ulinnuha, Ahmad Umi Kalsum Unung Lesmanah Unung Lesmanah Usman Ali Usman Ali Utomo, Moch Luthfi Hadi Verdianto, Ageng Prima Wijaya, Ega Adi Wulang, Chairul Usman Muhammad Yanti Nurjaya, Maria Indradi Yudha Apridho Al Ghani