Claim Missing Document
Check
Articles

TELAAH PEMBELAJARAN BIPA BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI INTERKULTURAL Fenny Yuliani Pasaribu; Daniela Maretty Situmorang; Nanda Claudia Pardede; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2621

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) perlu dirancang bukan hanya sebagai transfer struktur bahasa, tetapi juga sebagai proses pemerolehan makna sosial dan budaya yang melekat pada penggunaan bahasa Indonesia. Artikel ini bertujuan menelaah pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal sebagai strategi pedagogis untuk memperkuat kompetensi interkultural pemelajar asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka deskriptif melalui sintesis tematik terhadap literatur tentang BIPA, budaya lokal, pembelajaran bahasa kontekstual, dan kompetensi interkultural. Data dianalisis melalui reduksi informasi, pengodean tema, pemetaan relasi konsep, dan interpretasi kritis. Hasil telaah menunjukkan bahwa budaya lokal berfungsi sebagai sumber input autentik, konteks pragmatik, dan medium refleksi lintas budaya dalam pembelajaran BIPA. Integrasi budaya lokal dapat dilakukan melalui teks budaya, dialog situasional, proyek berbasis budaya, media digital, kunjungan virtual, simulasi sosial, dan penilaian performatif. Kompetensi interkultural pemelajar dapat diperkuat melalui empat dimensi utama, yaitu sikap terbuka, pengetahuan budaya, keterampilan menafsirkan dan berinteraksi, serta kesadaran kritis terhadap perbedaan budaya. Kajian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal berpotensi memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya apabila dirancang secara bertahap, sesuai level BIPA, dan disertai evaluasi yang mengukur penggunaan bahasa dalam konteks sosial budaya.
Language and Colonialism: A Historical Study on the Development of Dutch Loanwords in Indonesian Safinatul Hasanah Harahap; Desta Riani Br Perangin-angin; Jesika Indah Sari Purba; Santa Hoky Br Sembiring; Desveromonika Zalukhu
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Mahesa Research Center (PT. Mahesa Global Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/warisan.v6i1.2665

Abstract

This study investigates the historical development of Dutch loanwords in the Indonesian language, situating it within the broader context of colonialism and linguistic transformation. The study is premised on the assumption that colonial rule not only shaped political and economic structures but also left a profound impact on language. The central research question investigates how Dutch colonialism contributed to the development and integration of Dutch-derived vocabulary in Indonesian. Employing a historical-linguistic methodology, this study combines etymological analysis with archival and textual sources from the colonial period to trace the semantic evolution and socio-political function of selected loanwords. The findings reveal that Dutch loanwords are predominantly found in administrative, legal, educational, and technological domains, reflecting the sectors most influenced by colonial governance. These borrowings did not merely enrich the lexicon but also signified a shift in epistemic frameworks during the colonial encounter. The article argues that the linguistic legacy of colonialism in Indonesia is not a passive imprint but an active site of negotiation and adaptation. This study contributes to a deeper understanding of the entangled relationship between language and power in postcolonial societies and highlights the importance of historical inquiry in linguistic research.
ANALISIS FEMINISME TERHADAP DINAMIKA KEKERASAN, MANIPULASI, DAN PERJUANGAN SUBJEKTIVITAS DALAM MEMOAR BROKEN STRINGS KARYA AURELIE MOEREMANS Dita Hasibuan; Dora Perawati Sihotang; Yosi Aunike Sinuraya; Safinatul Hasanah Harahap
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14460

Abstract

This study analyzes the memoir Broken Strings (2025) by Aurelie Moeremans through the lens of feminist literary criticism. The memoir documents the author's lived experience as a young woman subjected to emotional manipulation, sexual violence, and identity control by a significantly older man. Drawing on feminist theoretical frameworks—particularly the concept of the male gaze (Mulvey, 1975), gender-based violence (hooks, 2000), and women's subjectivity in autobiographical narratives (Smith & Watson, 2001)—this study identifies three central dimensions: (1) the construction of women as objects and property within unequal power relations, (2) the systematic silencing and erasure of women's agency through psychological manipulation, and (3) the process of self-reclamation and liberation as a form of feminist resistance. The findings suggest that this text functions not only as a document of personal trauma but also as a political act that challenges patriarchal norms normalizing the exploitation of young women. Broken Strings serves as a mirror reflecting how asymmetrical gender structures operate simultaneously within private and public spheres.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMK SWASTA JAMBI MEDAN Rouli Simanulang; Safinatul Hasanah Harahap
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17197

Abstract

This study aims to explain how the Pancasila Student Profile is applied in Indonesian language learning and to identify obstacles that arise during its implementation at a private vocational high school in Jambi, Medan. The method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The research subjects included the vice principal and Indonesian language teachers in grades X, XI, and XII. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that the six dimensions of the Pancasila Student Profile are integrated into the lesson planning module, but implementation in the field is not evenly distributed and optimal across all grade levels. The main obstacles identified include declining student character and learning motivation, misuse of devices during learning, low student learning independence, and low focus in grade XII students due to the pressure of final exams and Field Work Practice. It was concluded that the implementation of the Pancasila Student Profile at Jambi Private Vocational High Schools in Medan is in a transitional phase that requires strengthening teachers' pedagogical capacity, equitable distribution of facilities, and more consistent and sustainable institutional synergy.
Pendekatan Objektif pada Cerpen "Aku, Dia dan Mereka" Karya Putu Ayub dkk-Kritik Sastra Sherly Anjelia Purba; Siti Azura; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i3.21

Abstract

Penelitian ini fokus pada ekstraksi nilai-nilai karakter moral yang terkandung dalam cerpen "Aku, Dia, dan Mereka" karya Putu Ayub, dengan tujuan utama untuk memperkaya pembelajaran sastra. Subjek penelitian ini adalah cerpen tersebut, dan penelitian ini mendalam pada nilai-nilai karakter moral yang muncul dalam karya sastra tersebut. Metode analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menyelidiki serta menggambarkan nilai-nilai karakter moral yang tersirat dalam cerpen. Proses analisis ini mencakup prinsip pendekatan objektif, melibatkan unsur-unsur penting dalam pembentukan karya sastra seperti tema, latar, tokoh dan penokohan, alur, gaya bahasa, sudut pandang, serta amanat yang terkandung. Penelitian ini diarahkan untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang nilai-nilai moral yang terkandung dalam karya sastra tersebut, memberikan kontribusi pada pengembangan metode pengajaran sastra yang lebih holistik. Dengan mengeksplorasi elemen-elemen kritis dalam cerpen, diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan baru terkait konsep moral dan etika yang terkandung dalam karya sastra modern.
Co-Authors Abdul Haris Abdurahman Adisaputera Achmad Yuhdi Adetha Sari Manik Adrian Marpaung Afina Zatil Isnan Maruhawa Agatha Olivia Purba Agung Dzaky Syuhada Agustina Verawati Simorangkir Angelina Gracia Ginting Anggreiny Damanik Annisa Aprilia Asrul Arifuddin Muda Harahap Artha Situmorang Astuti Simanullang Azra Batrisyia Azwa Khalisa Nasution Bagas Ibnu Andira Baherianta Tarigan Barus, Frinawaty Lestarina Claudia Ratna Ningsih Dadang Sunendar Daniela Maretty Situmorang Daniela Situmorang Dear Ezra Sipayung Debora Putriani Br Nainggolan Debora Saputri Manihuruk Desta Riani Br Perangin-angin Desveromonika Zalukhu Dinda Maulida Nasution Dita Hasibuan Dora Perawati Sihotang Dzakiyah Mega Wangi Elsa Manora Simaremare Eniya Rianta Sema Kudadiri Enjelina Pitri Simamora Ernes Tifani Anastasia br Saragih Ernisa Hidayah Eylen Yossi Siagian Ezra Natasya Hutabarat Fahira Adind Fenny Yuliani Pasaribu Frinawaty L. Barus Frischa Saria Gora Gloria Siahaan Grace Angel Sirait Hadya Aminah Harahap Harifin Harifin Huraiyah Jiratullah Husna Husna Ida Binneka Inayah Hanum Lubis Inayah Hanum Lubis Iren Christin Ferbina Ginting Irma Yanti Sitorus Irvan Zebua Irzi Armando Panjaitan Jesika Indah Sari Purba Jesika Melissa Wati Simanjuntak Kevin Pardede Kristina Natalia Br Pasaribu Lidya Manurung Loly Amalia Putri Sihaloho MARA UNTUNG RITONGA, MARA UNTUNG Maria Cristin TC Aritonang Melany Yohana Manalu Miranda Maria Magdalena Br Gultom Monika Aprilia Mustika Wati Siregar Mutia Rahelsy Mutiara Putri Nabila Naila Faizah S Rambe Najla Haifa Maulidina Tarigan Nanda Claudia Pardede Natalia Debriyanti Siringoringo Ovi Oktavia Kresensia Sihombing Pretty Grace Banjarnahor Prety Vania Akwila Napitupulu Puja Astrid Br Sirait Putri Anggini Putri Elpstisia Siringo Putri Octavia Simbolon Rani Citra Lestari Zai Romauli Angelika Rosliana Marbun Rouli Simanulang Ruth Tio Rohana br. Sianturi Sadina Yanti Dalimunthe Salmah Naelofaria Samuel Simamora Santa Hoky Br Sembiring Sheilla Valensia Girsang Sherly Anjelia Purba Silfani Hulu Siti Azura Siti Fadilah Aini Siregar Sonia Manihuruk Suherlinda Suherlinda Sumiyadi Sumiyadi Syairal Fahmy Dalimunthe Tia Hairany Amanda Tina Arsita Siregar Visensia Sihite Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wasilah, Atika Winda Nidarwati Gulo Wisman Hadi Yasinta Theresya Claudia Malau Yesi Jesika Sitepu Yesna Enika Br Lingga Yosi Aunike Sinuraya Zulpahmi Lubis