Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Materi Pembelajaran Iman, Islam dan Ihsan Pada Konten Media Sosial Dalam Upaya Penguatan Iman Dan Akhlak Mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Warahma, Aisyah; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1676

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola pikir, sikap, dan perilaku mahasiswa. Di satu sisi, media sosial menjadi sarana komunikasi dan informasi yang efektif, namun di sisi lain berpotensi melemahkan nilai-nilai keimanan dan akhlak apabila tidak dimanfaatkan secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi materi pembelajaran iman, Islam, dan ihsan pada konten media sosial dalam upaya penguatan iman dan akhlak mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, sedangkan objek penelitian meliputi konten media sosial yang memuat materi iman, Islam, dan ihsan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi materi iman, Islam, dan ihsan pada konten media sosial dapat dilakukan melalui penyajian konten edukatif, inspiratif, dan aplikatif yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa. Konten tersebut berperan dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, kesadaran spiritual, serta pembentukan akhlak mahasiswa. Meskipun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan kontrol penggunaan media sosial dan perbedaan tingkat kesadaran religius mahasiswa.
Kontribusi Pendidikan Agama Terhadap Integrasi Iman dan Akhlak Dalam Dunia Pendidikan Naufal Aziz, Akmal; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1677

Abstract

Pendidikan agama memiliki peran fundamental dalam membentuk kepribadian peserta didik secara utuh, khususnya dalam mengintegrasikan aspek iman dan akhlak dalam kehidupan pendidikan. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan moral yang menuntut penguatan nilai-nilai spiritual dan etika. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi pendidikan agama dalam mengintegrasikan iman dan akhlak sebagai landasan pembentukan karakter peserta didik. Kajian ini menggunakan pendekatan konseptual dengan menelaah berbagai pandangan teoretis dan praktik pendidikan agama di lingkungan pendidikan formal. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai wahana internalisasi nilai iman yang diwujudkan dalam perilaku akhlak mulia. Integrasi iman dan akhlak melalui pendidikan agama berkontribusi pada pembentukan peserta didik yang berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran moral dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Dengan demikian, pendidikan agama memiliki kontribusi strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan etis.
Pendidikan Agama Sebagai Fondasi Pembentukan Iman dan Akhlak Generasi Muda Rahma Yani, Aulia; suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1678

Abstract

Pendidikan agama memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk keimanan dan akhlak generasi muda. Di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan arus globalisasi, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan moral yang berpotensi melemahkan nilai-nilai keagamaan dan karakter. Kondisi ini menuntut adanya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan iman dan akhlak. Pendidikan agama berfungsi sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual, moral, dan etika yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendidikan agama, generasi muda diarahkan untuk memiliki keimanan yang kuat, sikap yang bertanggung jawab, serta perilaku yang mencerminkan akhlak mulia. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama sebagai fondasi pembentukan iman dan akhlak generasi muda, serta mengidentifikasi tantangan dan upaya penguatan pendidikan agama di era modern. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama yang dilaksanakan secara terpadu di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat berkontribusi signifikan dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki karakter positif.
Pentingnya Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Iman dan Akhlak terhadap Siswa SD Ramadani, Aulya; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1681

Abstract

Pendidikan merupakan proses fundamental dalam mengembangkan potensi individu secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor guna membentuk kepribadian serta karakter peserta didik. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan iman dan membentuk akhlak siswa sekolah dasar karena menjadi fondasi nilai moral, etika, dan spiritual sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan iman dan akhlak siswa di tingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, dan jurnal pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan nilai keimanan, praktik ibadah, serta pembiasaan perilaku positif seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter siswa. Selain itu, keteladanan guru dan lingkungan belajar yang religius berperan dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai akhlak. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam berkontribusi besar dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran sosial sejak dini.
Peran Pendidikan Agama dalam Pembentukan Iman dan Akhlak Peserta Didik Nurfaizah, Nurfaizah; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1682

Abstract

Pendidikan agama memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian peserta didik, khususnya dalam menanamkan iman dan akhlak mulia sebagai fondasi kehidupan. Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai proses internalisasi nilai-nilai Islam yang berkelanjutan dalam sikap dan perilaku peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan iman dan akhlak peserta didik di lingkungan pendidikan formal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen relevan yang berkaitan dengan pendidikan agama, iman, dan akhlak. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berkontribusi secara signifikan dalam menumbuhkan keimanan peserta didik serta membentuk akhlak mulia, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial. Melalui pembelajaran yang terintegrasi antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, pendidikan agama mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan moral dan spiritual dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-nilai Iman Dan Akhlak Siswa Sekolah Dasar Pertiwi, Mutia; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai- nilai iman dan akhlak pada siswa Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang diterapkan guru adalah keteladanan, yakni dengan memberikan contoh perilaku positif yang sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, kasih sayang, kesabaran, dan sikap saling menghormati. Dalam pelaksanaannya, guru menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan latar belakang keluarga siswa, keterbatasan sarana dan prasarana, serta tingkat pemahaman siswa yang beragam. Dukungan orang tua dalam menerapkan pendidikan agama di lingkungan keluarga menjadi faktor penting yang memengaruhi efektivitas pembelajaran di sekolah. Penanaman nilai iman dan akhlak tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan rutin dan budaya sekolah yang berorientasi pada pembiasaan akhlakul karimah. Proses ini berperan dalam membentuk karakter siswa, memberikan pengalaman nyata dalam mengamalkan nilai-nilai agama, serta memperkuat kesadaran spiritual dan moral dalam kehidupan sehari- hari.
Pendekatan Integratif Pendidikan Agama Terhadap Penguatan Iman Dan Akhlak Nabila Ardelia, Siti; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1686

Abstract

Pendekatan integratif dalam pendidikan agama memiliki peran strategis dalam menguatkan iman dan membentuk akhlak peserta didik secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendekatan integratif pendidikan agama terhadap internalisasi keimanan dan pembentukan perilaku akhlak di lembaga pendidikan. Objek kajian mencakup peserta didik serta pelaksanaan pendidikan agama yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, dengan memanfaatkan data dari jurnal ilmiah dan buku akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan integratif pendidikan agama yang dilaksanakan secara sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan mampu memperkuat iman peserta didik sekaligus membentuk akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan pendidikan di era modern. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif dalam pendidikan agama sebagai upaya membangun karakter, moral, dan perilaku etis peserta didik.
Pendidikan Agama Sebagai Landasan Pembentukan Iman dan Akhlakul Karimah Rianto, Rizqy; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1687

Abstract

Pendidikan Agama Islam adalah suatu proses pendidikan yang dilaksanakan secara sengaja dan terstruktur dengan tujuan membimbing peserta didik agar dapat mengenal, memahami, menghayati, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran utama dari pendidikan ini adalah membentuk keimanan dan akhlak yang mulia sebagai landasan dalam pengembangan karakter Islami. Iman didefinisikan sebagai keyakinan yang kuat terhadap ajaran agama, yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, dan menjadi pedoman dalam menentukan sikap serta perilaku seorang Muslim. Sedangkan akhlak merujuk pada perilaku, tabiat, atau karakter yang tertanam dalam diri seseorang dan tercermin dalam tindakannya. Artikel ini menelaah konsep iman dan akhlak serta hubungannya dalam Pendidikan Agama Islam melalui studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa iman dan akhlak memiliki keterkaitan yang erat, di mana kualitas akhlak seseorang mencerminkan tingkat keimanannya. Pendidikan Agama Islam memegang peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan membentuk akhlak mulia melalui pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan guru. Dengan demikian, pendidikan ini menjadi sarana utama dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam.
Implementasi Model Pembelajaran Aktif Untuk Penguatan Iman dan Akhlak Siswa Sekolah Dasar Rizka Alna Putri, Cahaya; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1693

Abstract

Penguatan iman dan akhlak pada siswa sekolah dasar merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter sejak usia dini. Tantangan perkembangan zaman menuntut adanya inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga mampu menanamkan nilai keimanan dan akhlak secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran aktif dalam penguatan iman dan akhlak siswa sekolah dasar melalui pendekatan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber relevan berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen ilmiah yang berkaitan dengan pembelajaran aktif, pendidikan karakter, iman, dan akhlak pada siswa sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pembelajaran aktif, seperti diskusi, bermain peran, problem based learning, dan pembelajaran berbasis pengalaman, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan keterlibatan siswa serta memperkuat internalisasi nilai iman dan akhlak. Pembelajaran aktif mendorong siswa untuk berpikir kritis, berperilaku sesuai nilai moral, serta mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, model pembelajaran aktif dapat dijadikan alternatif strategis dalam penguatan iman dan akhlak siswa sekolah dasar.
Pengintegrasian Pendidikan Agama dalam Upaya Membentuk Iman dan Akhlak Mulia pada Peserta Didik Yunita Sari Br Manik, Dila; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1697

Abstract

Pendidikan agama memiliki peranan strategis dalam membentuk iman yang kokoh dan akhlak mulia pada peserta didik, terutama di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengintegrasian pendidikan agama dalam upaya membentuk keimanan dan akhlak mulia peserta didik melalui proses pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur (library research), yaitu menelaah berbagai sumber tertulis berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema pendidikan agama dan pembentukan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama yang dilakukan secara sistematis dalam kurikulum, proses pembelajaran, serta kegiatan ekstrakurikuler mampu memberikan dampak positif terhadap penguatan nilai-nilai keimanan, sikap religius, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial peserta didik. Selain itu, keberhasilan integrasi pendidikan agama sangat dipengaruhi oleh sinergi antara guru, lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam memberikan keteladanan serta pembiasaan nilai-nilai akhlak mulia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengintegrasian pendidikan agama secara menyeluruh dan konsisten berkontribusi signifikan dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan berkepribadian unggul sebagai generasi penerus bangsa.