Claim Missing Document
Check
Articles

Pengarsipan Jejak Film Eksperimental Indonesia melalui Website berbasis Edutech : Studi Kasus Komunitas Ruang Film & Experimental Wiwid Sintowoko, Dyah Ayu; Ersyad, Firdaus Azwar; Azhar, Hanif
Jurnal Pengabdian Seni Vol 6, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v6i1.14466

Abstract

Pengarsipan film khususnya eksperimental sangat perlu dilakukan untuk jejak sejarah sinema Indonesia. Website ini dirancang untuk mendukung literasi akademisi khususnya pengajar film eksperimental yang saat ini sudah mulai dilakukan sejak tahun 2023 di Bandung. Ruang Film & Experimental melakukan benchamark pengarsipan di Arkipel dan Sinematek untuk melihat jejak arsip sinema Indonesia. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif dengan melihat 2.750 film seluloid dan ribuan film lain dalam format pita analog, pita magnetik, dan format digital dengan genre film baik cerita maupun film noncerita (dokumenter). Kegiatan pemberdayaan ekosistem perfilman juga dilakukan di Arkipel, Forum Lenteng, dan Cinelogue dari Jerman untuk melihat lanskap produksi film alternatif. Hasil kegiatan ini menghasilkan empat pokok untuk pemberdayaan Ruang Film & Experimental khususnya di bidang edukasi, yaitu  (1) international benchmark bersama Cinelogue. Cinelogue merupakan bagian dari jaringan global praktisi dan akademisi film dan seni visual yang menggunakan sinema sebagai promosi budaya dan film eksperimental; (2) benchmark pengarsipan secara digital yang sudah dilakukan dengan Arkipel; (3) benchmark edukasi sejarah sinema Indonesia melalui arsip analog Sinematek; dan (4) diseminasi secara internasional. Kegiatan selanjutnya adalah pengadaan kompetisi festival film eksperimental skala nasional untuk mencapai tujuan sinema inklusif. Archiving films—especially experimental works—is essential to preserving the historical trajectory of Indonesian cinema. This website was developed to support academic literacy, particularly for educators of experimental film, a field emerging in Bandung since 2023. Ruang Film & Experimental conducted benchmarking activities with Arkipel and Sinematek to trace the archival footprint of Indonesian cinema by employing participatory observation to analyze 2,750 celluloid films and thousands more in analog tape, magnetic tape, and digital formats, covering both fiction and non-fiction genres. Film ecosystem development efforts were also carried out at Arkipel, Forum Lenteng, and Germany’s Cinelogue to examine the landscape of alternative film production. These activities resulted in four key strategies to empower Ruang Film & Experimental in education: international benchmarking with Cinelogue, collaboration with Arkipel on digital archiving, educational benchmarking through Sinematek’s analog archives, and international dissemination of experimental film practices. The next phase involves organizing a national experimental film festival competition to advance the goal of fostering inclusive cinema.
An Analysis of Cinematographic Elements in The Film Autobiography Semesta, Cakrawala Jagad; Ersyad, Firdaus Anwar; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
TEXTURE Art and Culture Journal Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/texture.v8i1.6243

Abstract

The film “Autobiography” was inspired by the director's own experience and dissatisfaction with a system that imposed strict adherence to norms. The objective of this study is to examine the cinematographic components of the film titled “Autobiography”. This study employs a qualitative approach to observation, utilising cinematographic theory and the Blain Brown technique to examine and analyse autobiographical videos. The analysis focuses on three key elements of cinematographic theory: frame, light, colour, and movement. The findings of this study demonstrate that the film use the frame-within-frame approach to portray a more self-absorbed character. Additionally, the film utilises numerous close-up shots and low-angle techniques to depict a more amiable figure. The film utilises practical components and natural light extensively in its lighting design, creating a heightened sense of realism that enhances the audience's immersion. This picture employs a dark colour palette to enhance its air of mystery. This is demonstrated by the transition of the colour sign from green to red. The camera movement techniques of stationary, tracking, countermove, reveal, zoom in, and tilting up/down are employed to provide dramatic and stressful components in the process of capturing photographs.
VISUALISASI INTRUSIVE THOUGHTS DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTA Shafy Putra, Muhammad; Wiwid Sintowoko, Dyah Ayu; Permana Zen, Adrian
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The making of this experimental 昀椀lm en琀椀tled Intrusive Thoughts is a 昀椀lm work that discusses intrusive thoughts, namely nega琀椀ve thoughts in the form of imagina琀椀on or thoughts that are brutal, or appear in the form of violence, sexual, and create cogni琀椀ve disorders that if followed will endanger others. This work is inspired by the phenomenon of intrusive thoughts in the journal "Journal of Obsessive-Compulsive and Related Disorders". This experimental 昀椀lm explores how intrusive thoughts can a昀昀ect cogni琀椀ve ac琀椀vity through symbolic and meaningful scenes. The 昀椀lm aims to raise awareness about intrusive thoughts, as a medium of expression and explora琀椀on to channel personalanxie琀椀es, and help people who experience Intrusive Thoughts to feel more understood and less alone. Experimental 昀椀lm is the medium chosen to raise and discuss this phenomenon. In the discussion of the work, the author will discuss the elements of experimental 昀椀lm,namely abstract form and associa琀椀onal form displayed through color, symbols, movement, music, and sound. Keywords: : Intrusive Thoughts, intrusive thoughts, cogni琀椀ve impairment, experimental昀椀lm
DAMPAK NEGATIF FLEXING DI LINGKUNGAN SEKITAR DALAM FILM PENDEK Aryawijaya, Emir Hakim; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pamer adalah tindakan menunjukkan (Mendemostrasikan) sesuatu yang dimiliki kepada orang lain dengan maksud memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk menyombongkan diri. Fenomena pamer kekayaan semakin parah di dunia, termasuk di Indonesia. Maraknya fenomena pamer di Indonesia sudah populer sejak lama, namun dahulu hanya dilakukan oleh golongan pengusaha. Sekarang, bukan hanya pengusaha yang memamerkan harta mereka, tetapi juga golongan baru seperti orang kaya baru, selebritas, dan artis internet. Karya film pendek dari tugas akhir yang berjudul "Flexing" menceritakan seorang pemuda dari kampung yang baru saja pindah ke ibu kota untuk kuliah dan mencari validasi dari teman-temannya dengan cara yang salah. Karya ini diciptakan dalam bentuk film pendek untuk memberikan kesan penyampaian yang dapat diterima oleh audiens maupun penguji. Kata Kunci : pamer, film pendek.
DAMPAK NEGATIF GENERALIZED ANXIETY DISORDER SEBAGAI SUMBER PENCIPTAAN KARYA FILM EKSPERIMENTAL Akbar, Mohammad Zydan; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa cemas merupakan hal yang wajar terjadi pada manusia dan dapat dialami oleh siapa saja tanpa mengenal batasan usia dan gender. Kecemasan adalah reaksi emosional terhadap situasi genting atau berbahaya. Namun, jika kecemasan berlangsung terus menerus, hal ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari dan berkembang menjadi gangguan kecemasan umum atau Generalized Anxiety Disorder (GAD). Sayangnya, stigma negatif terhadap gangguan mental masih kuat, sehingga banyak orang yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat. GAD ditandai dengan kekhawatiran berlebihan terhadap berbagai hal dan dapat mengganggu interaksi sosial serta aktivitas harian. Salah satu penyebab utama kecemasan adalah manajemen waktu yang buruk, yang membuat individu merasa tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan permasalahan ini, penulis tertarik membuat film eksperimental yang menggambarkan isu kecemasan berlebihan. Film eksperimental dipilih karena memungkinkan ungkapan pribadi yang mendalam dan sudut pandang subjektif yang unik, sehingga dapat menyampaikan urgensi isu kesehatan mental ini dengan lebih efektif. Kata kunci: generalized anxiety disorder, kecemasan, film eksperimental
FUNGSI DAN MAKNA KAIN ULOS RAGI HOTANG PADA PERNIKAHAN ADAT BATAK DI KOTA BANDUNG Malau, Nova Astrit Febrianty; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Trihanondo, Donny
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kain Ulos Ragi Hotang merupakan kain khas tradisional yang dimiliki Masyarakat Adat Batak dari Sumatera Utara. Perkembangan era zaman mempengaruhi pola pikir serta kehidupan manusia terlihat dari pengetahuan generasi saat ini, dan membuat masyarakat lebih maju di luar wilayah asli nya. Masyakarat Batak Toba menjadikan Kota Bandung sebagai wilayah Etnografi untuk mengimplementasi kebudayaan Kain Ulos Ragi Hotang pada acara Pernikahan Batak Toba. Dalam acara adat Pernikahan ini Ulos Ragi Hotang menjadi bagian penting dalam adat istiadat yang diperoleh dari leluhur untuk dikembangkan dan dilestarikan di luar wilayah Sumatera Utara Sendiri. Pada penelitian ini, untuk memperoleh data yang valid maka dilakukan melalui metode penelitian kualitatif, dengan metode penelitian berupa observasi, wawancara, studi literatur. Metode observasi inilah yang nanti dilakukan untuk mendapatkan informasi dari metode ini dilakukan untuk melengkapi kebutuhan data didukung melalui buku, jurnal serta media lainnya. Proses penelitian dilakukan dengan teori nilai seni, nilai keindahan dan keunikan yaitu mimesis, formalistis, instrumental dikarenakan unsur unsur yang terdapat dalam teori tersebut mendukung makna dan fungsi dari Ulos Ragi Hotang terhadap penelitian akan pernikahan adat batak toba sebagai ciri khas maupun pengetahuan umum Kata Kunci: Kain Ulos, Ulos Ragi Hotang, pernikahan Batak Toba, teori mimesis, formalistis, instrumental.
INKLUSIVITAS SENI RUPA BAGI PENYANDANG DISABILITAS TUNANETRA DALAM KARYA BEYOND SIGHT Wijayanti, Sheila Nurfitri; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memahami pengalaman manusia secara lebih mendalam menjadi daya tarik untuk menciptakan karya seni rupa, dengan seni rupa yang inklusif bagi penyandang disabilitas tunanetra. Memperluas akses terhadap seni rupa yang berangkat dari gagasan seni lukis melalui expanded painting dalam mengembangkan karya seni lukis konvensional. Melalui pendekatan expanded painting ini, karya Beyond Sight mengintegrasikan elemen visual ke dalam medium yang lebih luas dengan menciptakan karya seni rupa yang berasal dari gagasan seni lukis dapat dirasakan melalui indera selain penglihatan. Mengubah esensi seni rupa yang awalnya menggunakan medium yang hanya dapat dinikmati oleh visual menjadi audio dan dapat diraba, sehingga menghasilkan karya yang inklusif. Dalam proses penciptaan karya, dilibatkan lima anak penyandang disabilitas tunanetra dari SLBN A Citeureup untuk mengekspresikan kreativitas menggunakan clay sebagai medium. Karya seni rupa yang dihasilkan tidak hanya menonjolkan keindahan visualnya saja, tetapi juga memberikan pengalaman multisensorial kepada penyandang disabilitas tunanetra dan mereka yang menikmatinya dapat merasakan karya seni rupa dengan pengalaman yang baru. Kata kunci: inklusivitas seni rupa, disabilitas tunanetra, seni lukis, expanded paintingdengan pengalaman yang baru. Kata kunci: inklusivitas seni rupa, disabilitas tunanetra, seni lukis, expanded painting
REPRESENTASI KAIN TENUN JANGGAWARI SUKU BADUY DALAM MEDIUM INSTALASI: HITAM PUTIH JANGGAWARI Miftahussurur, Giat Agus; Sadono, Soni Sadono; Sintowoko , Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan ini bertujuan untuk mengabadikan dan melestarikan kebudayaan Kain Tenun Suku Baduy, khususnya Kain Janggawari, melalui medium instalasi seni. Kain Janggawari dipilih karena memiliki nilai sakral dan filosofi mendalam yang mencerminkan kehidupan dan kebudayaan masyarakat Baduy. Seni instalasi dipilih sebagai medium karena mampu menampilkan detail visual dan tekstur kain dengan lebih baik, sehingga nilai estetika dan keindahannya dapat lebih diapresiasi oleh masyarakat luas. Latar belakang dari pengkaryaan ini adalah ancaman modernisasi dan perubahan sosial yang mengikis praktik tradisional Suku Baduy, termasuk dalam pembuatan Kain Tenun. Tujuannya yaitu Menggali filosofi yang mengalir di dalamnya. Melalui medium Instalasi, upaya ini bertujuan tidak hanya untuk menyimpan dan mengamankan warisan budaya ini bagi generasi mendatang, tetapi juga untuk menghidupkan kembali kisah-kisah yang tersembunyi di balik setiap motif dan warna yang digunakan dalam Kain Tenun tersebut. Kata kunci: Kain Tenun Baduy, Kain Janggawari, Seni Instalasi, pelestarian budaya, seni tradisional, modernisasi, visualisasi estetika
VISUALISASI DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP HUBUNGAN INTERPERSONAL MELALUI KARYA FILM EKSPERIMENTAL "UNGRATEFUL" Rapekan, Muhammad Fakhrinur Shiyam; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial menjadi salah satu platform berbagi informasi dan berekspresi, yang sangat populer pada zaman ini. Penggunaan media secara berlebihan ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi para penggunanya, seperti rusaknya hubungan interpersonal dengan keluarga, serta timbulnya rasa iri dan kurang percaya diri. Kerusakan pada suatu hubungan yang diakibatkan oleh pengguna yang tidak bijak, dapat berpengaruh pada lingkungan di sekitarnya. Penulis membuat karya yang merepresentasikan salah satu dampak dari media sosial terhadap hubungan interpersonal. Karya film eksperimental ini diharapkan dapat menggambarkan bagaimana penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat buruk bagi manusia sebagai makhluk sosial. Bersyukur dapat membantu manusia dalam mempererat suatu hubungan, dan mendapatkan kebahagiaan. Sehingga kedepannya, manusia dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kata kunci: media sosial, hubungan interpersonal, bersyukur
VISUALISASI KECEMASAN ANTISIPATIF DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL FADED Nacazeta, Alghofiri Omar; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kesempatan ini penulis membahas mengenai kecemasan. Kecemasan merupakan salah satu hal yang dirundungi oleh setiap manusia. Salah satu kecemasan yang sering dialami oleh manusia masa kini terutama adalah kecemasan Antisipatif. Kecemasan Antisipatif bisa saja terjadi karena faktor lingkungan, keluarga, ataupun sosial. Kecemasan ini terjadi apabila seseorang berlebihan memikirkan hal yang sudah atau yang akan terjadi. Salah satu contoh penyebab terjadinya kecemasan ini pada saat memikirkan wawancara kerja, memikirkan masa depan dengan teman-teman atau faktor keluarga yang tidak sejalan dan mendukung keinginan kita. Akibat dari kecemasan antisipatif ini sangat signifikan dan memiliki kecenderungan kepada suatu hal yang negatif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dari itu penulis membuat karya ini dengan tujuan memberikan informasi kepada pembaca serta masyarakat bahwasannya dampak kecemasan antisipatif ini sangat berbahaya khususnya terhadap diri sendiri. Dalam mengangkat permasalahan ini penulis membuat karya tugas akhir ini melalui medium film eksperimental. Kata kunci: kecemasan antisipatif, film eksperimental
Co-Authors Adeseptian, Ricco Adrian Permana Zen Akbar, Mohammad Zydan Akhmadi Akhmadi Alfianto, Rynaldi Alghonyu, Dhara Alifiardi, Lukman Alifyan, Muhammad Daffa Amalia, Shalvinna Anggar Erdhina Adi Arfi Andrian Arini Arumsari Ariq, Nadhif Jasir Arsyafitri, Yasmin Annisaa Aryawijaya, Emir Hakim Asfar, Muhammad Qessar Ashila, Muhammad Azka Avianto Nugroho Azahra, Qonita Rahima Azwar, Azwin Bahri, Rizki Fahreza Belinda, Geby Ayu Budi Haswati, Sri Maharani Cucu Retno Yuningsih Didit Endriawan Donny Trihanondo Dony Tri Hanondo Dwitama, Muhamad Rizki Epri Diningrum, Anisa Ersyad, Firdaus Anwar Fadhilla, Alya Fauzan, Emir Ahmad Febrian, Yusep Febriana, Sheva Pahlevi Fiallco, Yoppyndra Fikriansyah, Muhammad Rizki Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Firdaus Azwar Ersyad Firdaus, Ivan Fauzy Ganjar Gumilar Gregorius Kresna Haga Ginting Gumelar, Muhammad Handriyandi, Muhammad Adli Hanif Azhar Hasan, Yassar Herliana, Zhira Ananda Iis Kurnia Nurhayati Ikhlas, Nazryl Akmallul Iqbal Prabawa Wiguna Isroni Muhammad Miraj Malau, Nova Astrit Febrianty Martiyadi Nurhidayat Miftahussurur, Giat Agus Muchammad Zaenal Al Ansory Muhammad Arief Fauzi Muhammad Rizky Ramadhan Nacazeta, Alghofiri Omar Nathaniel, Sibyl Negara, Fajar Wijaya Novian Denny Nugraha Nugraha, Arjuun Khanif Alfin Nugraha, Yudhistira Farhanda Nurul Fitriana Bahri Paku Kusuma Pratama, Febrian Aggy Putra, Edwar Fernanda Dwi Putri, Anisa Silviana Putri, Jade Elisa Putri, Shalomitha Debora Rahmah, Fathiyah Nurshabrina Ramadhan, Muhammad Sabili Ramadhana, Syahdila Novanza Ranti Rachmawanti Rapekan, Muhammad Fakhrinur Shiyam Refi Rifaldi Windya Giri Ridzky, Axel Ramadhan Roro Retno Wulan Salsabila, Siela Salma Semesta, Cakrawala Jagad Shafy Putra, Muhammad Situmeang, Ezra Dereno Siwi Anjar Sari Soni Sadono Sugihartono, Ranang Agung Sukarso, Dwie Alfhyandy Sumarnis, Nisa Teddy Ageng Maulana Vega Giri Rohadiat Wijayanti, Sheila Nurfitri Yanuar Rahman