Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KOSTUM KARAKTER TOKOH UTAMA PADA FILM SERIES KOREA “SWEET HOME” Kusuma, Paku; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
Narada : Jurnal Desain dan Seni Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/narada.2024/v11.i3.007

Abstract

One of the supporting pillars of creative industries is fashion. Fashion has great potential value to improve the economy. Promotion of fashion, especially through film platforms, has proven to be successful in our fashion industry. Costume references from the film industry also become a reference for fashion designer in developing their works. The increasing dominance of film series from Korea since 2002 has significant impact on the development of this industry. This research aims to find out how the costumes in the Korean film series 'Sweet Home' are constructed to depict the three dimensions of the main characters, namely: Cha Hyun Soo, Pyeon Sang Wook, and Seo Yi Kyeong. Qualitative descriptive methods are used with mise-en-scene as an analytical approach. Data was obtained through observations and literature study. The results of the analysis show that the four costume elements, namely: upper clothing, body, legs, and accessories are closely related to the three dimensions of character, namely physiological, sociological, and psychological for each character which are connected to the perception of acceptance by the audience. This relationship places a strong emphasis on trends according to the time setting of the film's background depiction, so that the successful acceptance of the adaptation of the webtoon comic into a film is very visually satisfying for viewers. These three characters, who belong to different generations, are able to neatly represent the expectations of the audience with costumes that have been adapted to each character's personality so that they often become a reference for post-pandemic dressing patterns.
Pelatihan Manajemen Produksi Film Lokal Bagi Masyarakat Desa Sinema Kepunduhan Melalui Pendekatan Partisipatif Firdaus, Firdaus Azwar Ersyad; AL Ansory, Muchammad Zaenal; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v4i1.3632

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah upaya mengembangkan sumber daya manusia untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam memanajemen produksi film bagi Masyarakat Desa Sinema Kepunduhan Kabupatenn Tegal. Adapun kegiatan ini berfungsi untuk mengatasi masalah kurangnya pengetahuan tentang manajemen produksi film lokal. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat dapat dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran dan pelatihan terkait manajemen produksi film. Kegiatan abdimas ini mencakup penyediaan pelatihan teknis tentang manajemen produksi film, edukasi tentang platform distribusi digital, dan pemahaman tentang strategi pemasaran yang efektif. Kegiatan pelatihan manajemen produksi film lokal dan strategi pendanaan menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Sinema. Melalui hasil evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 52%, hal tersebut menandakan keberhasilan pelatihan dalam memberikan solusi bagi tantangan industri film lokal. Dengan memperkuat industri film lokal, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi dan budaya yang signifikan serta memberdayakan kreativitas lokal.   Abstract The aim of this activity is to develop human resources to enhance knowledge and skills in managing film production for the Community of Sinema Kepunduhan Village, Tegal Regency. This activity serves to address the issue of lack of knowledge about local film production management. Through a participatory approach, the community can actively participate in the learning and training process related to film production management. This community service activity includes providing technical training on film production management, educating about digital distribution platforms, and understanding effective marketing strategies. Local film production management and funding strategy training activities serve as a solution to improve the understanding and skills of the Sinema Village community. Evaluation results indicate a 52% increase in participants' understanding, signifying the success of the training in addressing challenges faced by the local film industry. By strengthening the local film industry, communities can gain significant economic and cultural benefits while empowering local creativity.
ANALISIS MISE EN SCENE PADA FILM SLEEP CALL (2023) KARYA FAJAR NUGROS Putri, Shalomitha Debora; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas analisis sinematografi dalam film Sleep Call (2023) yangdisutradarai oleh Fajar Nugros. Film ini dipilih karena menampilkan gaya visual yang kuatdan penggunaan elemen sinematografi yang mendalam dalam membangun suasana danmenyampaikan pesan naratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkajibagaimana elemen-elemen sinematografi seperti komposisi gambar, pencahayaan,warna, gerakan kamera, serta fokus dan kedalaman bidang digunakan untukmemperkuat tema, karakterisasi, dan atmosfer dalam film. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan melaluiobservasi terhadap adegan-adegan dalam film dan dianalisis berdasarkan teorisinematografi serta referensi studi film. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwasinematografi dalam Sleep Call tidak hanya berfungsi sebagai estetika visual, tetapi jugasebagai alat naratif yang esensial dalam membentuk emosi penonton dan mendukungperkembangan cerita secara keseluruhan.Kata kunci: Film, Sinematografi, Mise-en scene.
EKSPLORASI PROSES KREATIF KARYA FILM EKSPERIMENTAL BERJUDUL LOGIN OUT Fikriansyah, Muhammad Rizki; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film eksperimental “LOGIN OUT” merupakan sebuah karya seni yangmengangkat isu adiksi terhadap game online serta dampak psikologis dan sosial yangdiƟmbulkannya di era digitalisasi. Film ini terinspirasi dari pengalaman pribadi saudarapenulis yang mengalami kecanduan game sebagai bentuk pelarian setelah mengalamiperundungan di masa sekolah. Melalui pendekatan eksperimental, eksplorasi visual, dannaraƟf yang simbolis, Įlm ini memanfaatkan medium warna, komposisi gambar, sertaelemen sinematograĮ untuk merepresentasikan emosi dan konŇik baƟn yang dialami olehtokoh utama. Pendekatan inovaƟf juga diterapkan melalui penggunaan dua monitor yangmenghadirkan dua akhir cerita berbeda, yakni pemulihan dan keterjebakan dalam duniadigital. Strategi ini memberi pengalaman interakƟf bagi penonton sekaligus menjadibentuk kriƟk sosial terhadap perilaku perundungan serta upaya meningkatkan kesadaranakan penƟngnya menjaga kesehatan mental. Karya ini bertujuan untuk menyampaikanpesan edukaƟf mengenai bahaya kecanduan game online, mendorong reŇeksi terhadaphubungan manusia dan teknologi di era digital, serta menyoroƟ fenomena adiksi yangsemakin relevan dan kompleks dalam kehidupan masyarakat modern saat ini.Kata Kunci : Adiksi, Digitalisasi, Film Eksperimental
EKSPLORASI PSIKOLOGIS MELALUI NARASI CERITA MENGGUNAKAN POV 3 DI DALAM FILM EKSPERIMENTAL SCENT OF A SINNER Situmeang, Ezra Dereno; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scent of a Sinner membahas eksplorasi naratif dan visual dalam medium filmeksperimental melalui pendekatan sudut pandang orang ketiga (POV 3) untukmenggambarkan dampak psikologis dari berbagai perspektif terhadap satu subjek. Scentof a Sinner menyajikan representasi non-linear yang menggabungkan elemeneksperimental, abstrak, dan simbolik serta menyoroti efek kementalan yang muncul daripersepsi sosial yang berbeda terhadap seorang individu. Karya ini memanfaatkan teoriperspektif psikologi, sosiologi, dan narasi dalam mendukung konstruksi visual dankonseptual karya, dengan tujuan untuk menstimulasi refleksi kritis mengenai dampakpenilaian sosial terhadap kondisi mental seseorang. Film berdurasi ±45 menit inidikembangkan dengan aspek rasio 1:1 sebagai metafora keterbatasan perspektif danruang mental subjek, serta dikemas dalam berbagai format visual untuk memperkuatdiferensiasi sudut pandang.Kata Kunci: eksperimental, sudut pandang, psikologis, POV 3, sosiologis, narasi,perspektif
EKSPLORASI VISUAL NILAI AKUMULASI DAN MENABUNG DALAM KARYA FILM ESKPERIMENTAL “TUMBUH DARI TETESAN” Ikhlas, Nazryl Akmallul; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menabung adalah proses menyisihkan uang secara rutin untuk mencapai tujuantertentu di masa depan. Namun, gaya hidup konsumtif yang banyak dijalani oleh generasimilenial dan Gen Z, yang dipengaruhi oleh media sosial serta rendahnya literasi keuangan,membuat kebiasaan menabung menjadi sulit dibentuk. Karya ini merupakan filmeksperimental berdurasi sekitar lima menit yang menggunakan pendekatan eksplorasivisual sebagai refleksi atas pentingnya konsistensi, kesabaran, dan nilai akumulasi dalamproses menabung. Simbol-simbol visual seperti tetesan air, keran bocor, celengan, dantanaman digunakan untuk menyampaikan makna secara tidak langsung dan interpretatif.Karya ini diharapkan dapat mendorong audiens, terutama generasi muda, untuk lebihsadar akan pentingnya membangun kebiasaan finansial yang berkelanjutan.Kata kunci: Menabung, Akumulasi, Eksplorasi Visual, Generasi Muda, Film Eksperimental
REIMAJINASI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN DALAM BENTUK SENI MEDIA BARU BERBASIS VIRTUAL REALITY “BEAUTY HORIZON” Nugraha, Yudhistira Farhanda; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beauty Horizon adalah karya seni media baru berbasis VR yang mereimajinasidampak pencemaran lingkungan dan banjir di Bojongsoang, Bandung. Karya ini bertujuanuntuk memberikan pengalaman yang melibatkan audiens dalam menjelajahi ruang virtualyang merefleksikan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. Dengan pendekatanestetika non-linear, VR memungkinkan audiens merasakan keterlibatan emosional yangmendalam, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan.Kata kunci: virtual reality, seni media baru, pencemaran lingkungan, banjir, Bojongsoang,pengalaman imersif
THE UNSEEN SCARS : REPRESENTASI PENERIMAAN DAMPAK EMOSIONAL TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA MELALUI FILM EKSPERIMENTAL Herliana, Zhira Ananda; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan tugas akhir ini merepresentasikan proses penerimaan danpemaafan seorang anak terhadap pola asuh orang tua yang ia terima sejak kecil.Meskipun mengalami luka emosional sang anak perlahan menyadari latar belakangserta alasan di balik perlakuan orang tuanya. Karya ini menampilkan pengulangan(looping) beberapa adegan keseharian seperti makan bersama, memasak, yangmemiliki makna simbolik atau metafora secara sederhana. Setiap pengulanganmenggambarkan tiga fase emosi yang dialami anak: sedih, kecewa dan amarah,hingga akhirnya tersenyum karena telah memaafkan. Proses tersebut merujuk padatahapan uncovering phase, decision phase, dan work phase dalam teori forgiveness.The Unseen Scars dikemas dalam bentuk film eksperimental, sebuah bentuk karyayang tidak terikat alur cerita linear maupun struktur narasi konvensional.Melalui pendekatan ini, karya lebih menekankan pada ekspresi visual, atmosferemosional, dan simbolisasi makna serta suara untuk menyampaikan pesan batinyang bersifat personal. Tugas akhir ini bertujuan meningkatkan kesadaran akanpentingnya afeksi positif dari orang tua, serta mengajak penonton untukmerenungkan dampak pengasuhan terhadap tumbuh kembang anak.Kata kunci : Pola Asuh, Afeksi, Memaafkan, Film Eksperimental
VISUALISASI EMOSI PADA ANAK TUNALARAS DALAM SEBUAH KARYA FILM EKSPERIMENTAL YANG BERJUDUL “PALET EMOSI” Handriyandi, Muhammad Adli; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PALET EMOSI adalah Įlm eksperimental yang mengeksplorasi dinamikaemosional anak tunalaras melalui pendekatan visual berbasis warna. Film inimengangkat empat emosi utama marah, bahagia, sedih, dan jijik yangdivisualisasikan melalui warna merah, kuning, biru, dan hijau sebagai representasikondisi baƟn tokohnya. Dengan menghapus dialog dan struktur naraƟfkonvensional, Įlm ini mengandalkan gestur tubuh, ritme visual, dan atmosfer bunyiuntuk menyampaikan perasaan yang kompleks namun seringkali tak terucap olehanak-anak berkebutuhan khusus. Pendekatan sinemaƟk ini bertujuan untukmembuka ruang interpretasi sekaligus empaƟ, serta mengajak penonton untukmemahami bahwa emosi dapat hadir dan dimengerƟ melalui medium non-verbal.Palet Emosi adalah upaya arƟsƟk sekaligus edukaƟf dalam membangunpemahaman lintas empaƟ tentang dunia emosional yang selama ini tersembunyi dibalik perilaku anak tunalaras.Kata Kunci: Įlm eksperimental, psikologi warna, anak tunalaras, visualisasi emosi,komunikasi non-verbal
VISUALISASI PARENTLESS DALAM TUGAS AKHIR KARYA FILM EKSPERIMENTAL “BLUE HYDRANGEA” Nugraha, Arjuun Khanif Alfin; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ehilangan orang tercinta khususnya orang tua ternyata memberi dampak yangcukup besar bagi kehidupan seorang yang sedang menginjak usia remaja. Merekaditinggalkan oleh orang terdekatnya sejak usia dini dan harus beradaptasi dengankehidupan baru setelah orang tua mereka meninggal. Mereka menjalani peristiwakematian orang tuanya secara bertahap dan berusaha pulih dari titik terendah dalamhidupnya. Penulis membuat karya film eksperimental yang bejudul “Blue Hydrangea”untuk memvisualisasikan kehidupan seorang anak yang kehilangan kedua orangtuanya.Dalam karya ini tujuan penulis yaitu menyampaikan kepada audiens bahwa menjadiseorang anak laki-laki penuh tanggung jawab dan masih membutuhkan sosok seorang ibusebagai orang yang dicintainya terutama penulis, disampaikan dengan menggunakanmedium film eksperimental. Yang nantinya akan bermanfaat bagi penonton untukmerasakannya bagaimana perasaan yang dibawakan pada karya film eksperimentalpenulis.Kata kunci: Orang tua, Kehidupan, Remaja, Film, Eksperimental, Hydrangea
Co-Authors Adeseptian, Ricco Adrian Permana Zen Akbar, Mohammad Zydan Akhmadi Akhmadi Alfianto, Rynaldi Alghonyu, Dhara Alifiardi, Lukman Alifyan, Muhammad Daffa Amalia, Shalvinna Anggar Erdhina Adi Arfi Andrian Arini Arumsari Ariq, Nadhif Jasir Arsyafitri, Yasmin Annisaa Aryawijaya, Emir Hakim Asfar, Muhammad Qessar Ashila, Muhammad Azka Avianto Nugroho Azahra, Qonita Rahima Azwar, Azwin Bahri, Rizki Fahreza Belinda, Geby Ayu Budi Haswati, Sri Maharani Cucu Retno Yuningsih Didit Endriawan Donny Trihanondo Dony Tri Hanondo Dwitama, Muhamad Rizki Epri Diningrum, Anisa Ersyad, Firdaus Anwar Fadhilla, Alya Fauzan, Emir Ahmad Febrian, Yusep Febriana, Sheva Pahlevi Fiallco, Yoppyndra Fikriansyah, Muhammad Rizki Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Firdaus Azwar Ersyad Firdaus, Ivan Fauzy Ganjar Gumilar Gregorius Kresna Haga Ginting Gumelar, Muhammad Handriyandi, Muhammad Adli Hanif Azhar Hasan, Yassar Herliana, Zhira Ananda Iis Kurnia Nurhayati Ikhlas, Nazryl Akmallul Iqbal Prabawa Wiguna Isroni Muhammad Miraj Malau, Nova Astrit Febrianty Martiyadi Nurhidayat Miftahussurur, Giat Agus Muchammad Zaenal Al Ansory Muhammad Arief Fauzi Muhammad Rizky Ramadhan Nacazeta, Alghofiri Omar Nathaniel, Sibyl Negara, Fajar Wijaya Novian Denny Nugraha Nugraha, Arjuun Khanif Alfin Nugraha, Yudhistira Farhanda Nurul Fitriana Bahri Paku Kusuma Pratama, Febrian Aggy Putra, Edwar Fernanda Dwi Putri, Anisa Silviana Putri, Jade Elisa Putri, Shalomitha Debora Rahmah, Fathiyah Nurshabrina Ramadhan, Muhammad Sabili Ramadhana, Syahdila Novanza Ranti Rachmawanti Rapekan, Muhammad Fakhrinur Shiyam Refi Rifaldi Windya Giri Ridzky, Axel Ramadhan Roro Retno Wulan Salsabila, Siela Salma Semesta, Cakrawala Jagad Shafy Putra, Muhammad Situmeang, Ezra Dereno Siwi Anjar Sari Soni Sadono Sugihartono, Ranang Agung Sukarso, Dwie Alfhyandy Sumarnis, Nisa Teddy Ageng Maulana Vega Giri Rohadiat Wijayanti, Sheila Nurfitri Yanuar Rahman