Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Abdi Masyarakat

Pelatihan Peningkatan Keterampilan Servis Backhand bulutangkis Melalui Media Audio Visual di SMPN 1 Mataram Soemardiawan Soemardiawan; Intan Primayanti; Aminullah Aminullah; Indri Susilawati
Abdi Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.027 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i1.962

Abstract

Pelatihan pengembangan media pembelajaran multimedia dengan pemanfaatan Media audio meningkatkan keterampilan servis  backhand dan forehand bulutangkis visual Peralatan audio visual bertujuan untuk memberikan ketrampilan dalam pembuatan media pembelajaran multimedia audio visual yang menarik dengan cara yang relatif mudah. Dengan dikuasainya media pembelajaran multimedia oleh para guru penjas diharapkan akan pemicu minat siswa untuk lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran, dan pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah Metode Presentasi mengenai pengenalan software, media audio visual, kemanfaataannya, dan penerapannya dalam pembuatan media pembelajaran interaktif, Metode Demonstrasi mengenai pengoperasionalisasian program dan Metode Praktik yaitu pembuatan media pembelajaran secara langsung oleh peserta sesuai dengan mata  pelajaran masing-masing dengan pemanfaatan programMedia audio visual. Metode evaluasi dengan mengamati perbedaan kemampuan guru sebelum dan setelah pelatihan. Dari hasil yang  dicapai terlihat peningkatan kemampuan yang cukup signifikan dibanding dengan sebelum dilatih, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta. Evaluasi hasil dilihat dari penilaian tugas praktik yang menggambarkan keberhasilan materi yang telah disajikan.Selain itu juga dicermati kinerja dan partisipasi para peserta.Di akhir kegiatan Tim menjaring data kebermaknaan program pada para peserta.Diharapkan agar program pelatihan ini terus diadakan karena sangat dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran media audia visual memungkinkan menggunakan gambar hidup, pemutaran kembali suara, dan penayangan visual yang berukuran besar
Workshop Evaluasi Terhadap Sekolah Khusus Olahragawan PPLP NTB Soemardiawan Soemardiawan; Susi Yundarwati
Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdi.v2i1.1400

Abstract

Workshop evaluasi terhadap sekolah khusus olahragawan PPLP NTB, PPLP NTB merupakan salah satu wadah untuk  atlet di Nusa Tenggara Barat. Sekolah ini didirikan sebagai wahana Training Center calon atlet agar memiliki prestasi yang memuaskan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah Desain evaluasi menggunakan model CIPP (Contex, Input, Proces, dan Product) yang dikembangkan oleh Stufflebeam (1985). Model ini memiliki kelebihan dibandingkan model lainnya karena dapat melihat keberhasilan program secara lebih komprehensif, tidak hanya melihat keberhasilan program dari tujuan semata, tetapi mulai dari konteksprogram, input, proses, dan produk secara menyeluruh. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data berupa: angket, wawancara dan dokumentasi. Metode ini digunakan untuk menggali data (indepht) yang lebih mendalam yang tidak diperoleh dari pertanyaan dalam angket. Wawancara ditujukan kepada kepala sekolah, pelatih, guru, alumni, dan siswa guna melengkapi data yang digunakan dalam angket. Dokumentasi digunakan untuk menjaring data, meliputi: latar belakang (karakteristik) pelatih, guru, data nilai akhir ujian nasional siswa, prestasi olahraga yang diraih atlet, latar belakang siswa (cabang olahraga, asal daerah). Hasil akhir dari kegiatan penelitian pengabdian ini  adalah sebagai wahana Training Center calon atlet agar memiliki prestasi, pembangunan bidang olahraga dilaksanakan melalui berbagai program kegiatan, baik yang bersifat olahraga massal, pembibitan, maupun prestasi. Untuk mendorong keberhasilan olahraga ditanah air, pemerintah telah memberikan kesempatan dan layanan pendidikan kepada segenap pemuda untuk mengikuti pendidikan olahraga bagi yang memiliki bakat olahraga melalui sekolah atlet sekolah khusus olahragawan PPLP NTB didaerah mataram yaitu jalan Pemuda Gomong Mataram.
KEJUARAAN PERTANDINGAN BULUTANGKIS USIA MUDA SMA/SMK/MA SEKOTA MATARAM BEKERJASMAN DENGAN UNDIKM TAHUN 2020 Soemardiawan Soemardiawan; Susi Yundarwati
Abdi Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v2i2.1448

Abstract

Badminton is a sport that imposes human rights in great demand by the community both as a daily sport and chosen to be a professional sport by many young Indonesians. It is proven by the large number of badminton athletes sprung up both at the regional and national level. All athletes involved in badminton have one goal, namely to make Indonesia famous in the world. With the slowness of the achievements of Indonesian athletes and to better maintain the competition of badminton achievements in the international arena, then we reletion dengan University Pendidikan Mandalika UNDIKMA intends to hold a Badminton Championship SMA / SMK / MA throughout kota mataram " UNDIKMA Cup I 2020". Our hope with this badminton championship can bring quality badminton athletes to Indonesia in general. In this championship activity we as a committee provide a place for young badminton players to achieve again in the future and become a means of proving for them in measuring their ability to play badminton. In our service activities we carried out several stages including the preparatory stages including the socialization of the badminton championship by distributing invitation letters and championship brochures to SMA / SMK / MA throughout the Kota Mataram Next to record the players who have registered and the last is a technical meeting, after that the implementation stage of the championship is held for 4 days and the last is the final evaluation stage, namely making the final report. Based on the results of devotion activities that have been carried out, (1) players get the right place to maximize the player's psychology in competing and improve and measure the technical abilities possessed by players, (2) The trainer indirectly has a picture of how psychological conditions and abilities possessed by the players, so that they can determine the right formula in the next training program, (3) for the committee who are Penjaskesrek students, where they certainly get lessons in managing a championship and participate in the refereeing process.
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Manajemen Olahraga Pengurus KONI NTT Soemardiawan Soemardiawan; Susi Yundarwati; Intan Primayanti; Sukarman Sukarman
Abdi Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.54 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i2.961

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kapasitaskemampuan manajemen olahraga pengurus Koni NTT Tahun 2019.Metode penelitian ini adalah metode deskriptif.Jumlah sampel sebanyak 34 orang dengan tehnik pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan tehnik analisis data dengan membandingkan dua rata rata pree test sebesar = 78 (sedang), dan rata rata post test sebesar = 84,5 (baik). Hasil penelitian ini menunjukan terdapat peningkatan yang signifikan kapasitas kemampuan manajemen pengurus provinsi cabang olahraga di Pengurus NTT Tahun 2019.Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa melalui kegiatan seminar, pelatihan dan workshop kapasitas manajemen olahraga menjadi meningkat, point penting yang dapat diskusikan daman mencermati hasil penelitian tersebut adalah (1) skor yang memperoleh nilai yang tinggi dari 9 meteri adalah:  (a) Manajemen penyelenggaraan event olahraga, (b) Manajemen pengiriman kontingen ke event olahraga, (c) Menejemen kepemimpinan dalam organisasi olahraga (d), presentasi kelompok yaitu. manajemen event dan manajemen mengiriman atlet. (2) Sedangkan yang memeperoleh skor ratarata adalah materi  (a) olimpism sebagai filosofi dasar organisasi olahraga, (b) Manajemen pembinaan olahraga prestasi, (c) Manajemen) indentifikasi bakat olahragawan, (d) Menejemen keuangan dalam organisasi olahraga dan (3) Sedangkan materi (a) Pengetahuan tentang anti doping sangat rendah,Temuan yang menarik dalam penelitian ini adalah(1) bahwa pengurus propinsi cabang olahraga mempunyai latar belakang yang berbeda beda akan tetapi memiliki komitmen yang tinggi dalam memajukan prestasi olahraga di NTT, (3) karena banyak pengurus cabang olahraga yang tidak mempunyai latar belakang organisasi olahraga mereka sangat antusias dalam mengikuti seminar, pelatihan tersebut, (3) masih banyak para pengurus cabang olahraga yang merangkap jabatan dengan organisasi lainya sehingga kurang focus dalam menjalankan organisasi olahraga yang dipimpinya..(4) Pendanaan operasional pengurus cabang olahraga berasal dari patungan pengurus dan ketuanya.
Training on Preparing Physical Condition Test Instruments for Pb Badminton Athletes. Brilliant Yundarwati, Susi; Soemardiawan, Soemardiawan
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6009

Abstract

The expected goal is to create trainers who have knowledge about training in preparing physical condition test instruments for PB badminton athletes. Gemilang understands the importance of the physical condition components of badminton in Mataram. improve the performance of all Mataram City athletes effectively, efficiently and modernly. Mitra's problem is that the trainers lack knowledge regarding training in preparing physical condition test instruments for PB badminton athletes. Glorious, and many trainers still carry out conventional physical conditions without using sports science technology that is developing in the field of sports. The urgency of the problem is that there are no guidelines for the physical condition test instruments used by PB. The Glorious City of Mataram, is only conventional, not programmed to be varied, effective, the coach's experience of being an athlete is not the solution that is obtained. The solution method is by holding socialization, training, mentoring and evaluation analysis. Training on preparing physical condition test instruments for PB badminton athletes. A good performance according to this branch of sport. So that the training guidelines for preparing test instruments can be used as a basis for coaches to determine the physical condition of Badminton athletes. It is hoped that the results of the training service research will allow coaches to develop test instruments and measure physical conditions as reference material in formulating training programs so that they can improve the performance of badminton athletes. The conclusion is that there is knowledge about training in preparing physical condition test instruments for PB badminton athletes. Brilliant. provide a significant impact on systematic physical condition tests, effectively and efficiently to improve the performance of Mataram badminton athletes.
Penerapana Tes Dan Pengukuran Keterampilan Permainan Sepakbola Pada SSB Redwood Mataram Soemardiawan, Soemardiawan; Nurdin, Nurdin; Hariyanto, Fitri Anggraini
Abdi Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i1.5128

Abstract

Masalah pengabdian kepada masyarakat ini, adalah sebagai bahwa Pelatih dan Pemain SSB belum mengetahui tes dan pengukuran keterampilan permainan sepak bola. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan (teoritis) bagi pelatih dan pemain tentang tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. (2) Untuk dapat meningkatkan pembinaan prestasi olahraga khususnya dalam permainan sepakbola pada jenjang usia dini, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama pelatih dan pemain agar terjalin kerjasama yang baik. Sebagai pedoman bagi atlet dan pelatih untuk menerapkan instrument tes dalam sepakbola Metode Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dibagi atas dua kegiatan yaitu: (1) kegiatan penjelasan secara teori dilakukan selama satu hari yaitu menjelaskan cara pelaksanaan tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola dan (2) kegiatan praktek, dilakukan selama 5 hari. mempraktekkan secara langsung tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa: (1) Peserta dapat menerima materi dengan bersemangat dan kemauan yang besar sehingga dapat diserap oleh seluruh pelatih dan pemain dengan baik dan mampu dipraktekkan dengan baik. (2) Motivasi peserta cukup tinggi mengikuti pelatihan tes dan pengukuran keterampilan permainan sepakbola. (3) Peserta menyadari bahwa materi yang diberikan adalah pengetahuan tambahan yang sangat bermanfaat bagi mereka untuk melakukan pembinaan prestasi olahraga sepakbola pada jenjang usia dini.
(Training to Prevent Sports Injuries to Ankles for Football Athletes) Soemardiawan, Soemardiawan; Yundarwati, Susi
Abdi Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i1.6792

Abstract

The problem is that the incidence of ankle injuries in soccer athletes at soccer clubs in West Nusa Tenggara dominates every year, and experiences a decline in performance due to ankle injuries. The aim of this service is to analyze ankle injuries in NTB football players by identifying injuries through the coaches, medical team who provide information to the physiotherapy team. The method used in this research design is observational with a case control design with a retrospective study with the aim of finding out training to prevent sports injuries to the ankle for football athletes. Research stages: Screening Questionnaire and Ankle examination form, Initial examination 1, Examination management 1 and Seminar workshop. Research Results Based on the results and discussion in this research, it can be concluded that: there is a very significant effect of sports injury prevention training on the ankle for football athletes after chronic ankle injury.  
Injury Assistance Ankle on NTB Football Players Soemardiawan, Soemardiawan; Yundarwati, Susi; Hariyanto, Fitri Anggraini; Marzuki, Ismail
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7383

Abstract

Based on the situation analysis, In the 2023 NTB ASPROV League 3, all medical teams of the league recorded ankle injuries experienced by 55% of the total number of soccer athlete injuries. The purpose of the study was to realize effective and efficient ankle injury assistance for NTB soccer players in preventing ankle injuries. The method used is the solution method, namely by holding socialization, training, assistance, and evaluation of the analysis of ankle injury assistance for NTB soccer players which is good according to the branch of the soccer sport. The sustainability of the program from this community service activity will later produce a chronic post-ankle injury guideline module to improve the performance of soccer athletes in the NTB League 3 event, the participants of which are 15 coaches from each NTB League 3 club. Increasing the competence of coaches in this assistance process, the success of achieving athlete achievement depends on the coach. In the community service activity, the assistance for ankle injuries in NTB soccer players was able to handle ankle injuries as a reference material in formulating athlete training programs after ankle injuries so that it could improve athlete achievement in the field of soccer. The positive response of the coaches to the implementation of community service is very good, so that the coaches can implement the material obtained from the training process. The results of this study so that the assistance of ankle injuries to NTB Football players is realized effectively and efficiently in preventing ankle injuries 
Sports Therapist Training For Dikoni Coaches In Mataram City Soemardiawan, Soemardiawan; Yundarwati, Susi; Anggraini, fitri; Marzuki, Ismail
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9688

Abstract

In the world of sports, an athlete's success is not only determined by intensive training but also by proper physical recovery management. One aspect that is often overlooked yet very important is recovery through sports massage techniques. The main problem identified is the lack of specialized teams or skilled personnel serving as sports masseurs or sports therapy experts in most sports branches under KONI Kota Mataram. The goal of this training is to ensure that each sports branch under KONI Mataram has competent supporting personnel in the field of sports massage, namely sports therapists. The method used in this service is the expository method, which is a learning method delivered by first providing lectures that explain supporting materials such as injury massage, discussions, definitions, principles and concepts of the subject matter, as well as providing examples of practice exercises, demonstrations, qustions, and assignments, as well as knowledge training both in theory and practice. The research results can be concluded to provide an understanding of the basic theory and practice of sports therapy in sports massage for the measurement team under KONI Mataram, preparing the measurement team, and improving athletes' recovery quality through skilled personnel in the field of sports massage.